Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Nutrizione

Pengaruh Penambahan Sari Terong Belanda (Solanum betaceum Cav.) dan Suhu Fermentasi Terhadap Kandungan Vitamin C Dan pH Yogurt WH, Annisa; Putriningtyas, Natalia Desy
NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Nutrizione
Publisher : Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/nutrizione.v4i2.7704

Abstract

Terong belanda adalah buah yang mengandung banyak gizi dan manfaat. Namun masyarakat kurang tertarik mengonsumsi terong belanda karena memiliki rasa manis asam, berukuran kecil, dan mengandung banyak biji. Oleh sebab itu diperlukan adanya inovasi produk untuk meningkatkan daya tarik konsumen. Salah satu produk yang mengalami mudah ditemukan, dan banyak diminati adalah yogurt. Pengolahan menjadi yogurt diharapkan dapat meningkatkan kesukaan masyarakat terhadap terong belanda, meningkatkan gizi dan manfaat kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan sari terong belanda dan suhu fermentasi terhadap vitamin C dan pH yogurt. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak kelompok dengan pola faktorial 3 x 2 dan ulangan sebanyak 2 kali. Faktor S (suhu fermentasi) S1 (suhu ruang 28-32℃) dan S2 (suhu inkubasi 43℃). Faktor T (penambahan sari buah terong belanda) T1 (15%), T2 (20%), T3 (25%). Variabel yang diukur adalah kandungan vitamin C dan pH yogurt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan sari terong belanda dan suhu fermentasi memberikan pengaruh nyata terhadap kandungan vitamin C (P<0,05), namun tidak berpengaruh nyata pada pH (P>0,05). Yogurt yang dibuat dengan menambahkan sari terong belanda sebanyak 25% dan difermentasi pada suhu ruang memiliki vitamin C tertinggi yaitu sebanyak 91,49 mg/ kg dan pH terendah yaitu 4,3
Formulasi Enteral Berbasis Protein Kedelai (Glycine max) sebagai Alternatif Makanan Tinggi Protein Pramesti, Cahya; Putriningtyas, Natalia Desy
NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Nutrizione
Publisher : Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/nutrizione.v4i2.11647

Abstract

Wasting pada anak usia rawan gizi (5-12 tahun) menggambarkan kondisi gizi kurang - buruk dan menjadi manifestasi Kurang Energi Protein (KEP). Asupan makanan dalam bentuk enteral direkomendasikan untuk anak dengan kondisi wasting. Peneliti mendesain enteral tinggi protein berbasis kedelai dalam sediaan Isolated soy Protein (ISP) dengan metode RAL. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis statsitik deskriptif kandungan energi dan zat gizi makro formula dengan komposisi bubuk ISP (FA 0%, FB 5%, FC 7,5%, dan FD 10%), susu skim (5%), MCT oil powder (5%), gula pasir (10%), dan air mineral hingga formula mencapai 200 ml. Uji organoleptik dilakukan untuk menganalisis perbedaan kesukaan antara keempat sampel pada panelis anak 5-12 tahun. Uji organoleptik dianalisis dengan uji non-parametik Kruskall Wallis dan uji sampel independent Mann-Whitney untuk mengetahui perbedaan kesukaan antar sampel. Uji dinilai bermakna atau terdapat perbedaan jika p-Value < 0,05. Rerata kandungan energi formula FA (0%), FB (5%), FC (7,5%), dan FD (10%) berkisar senilai 211,9-241,4 kkal dalam 200 mL. Rerata kandungan protein formula berkisar senilai 11,01-16,96 gram. Lemak formula berkisar pada rata-rata sebesar 7,26-7,56 g. Rata-rata karbohidrat senilai 28,51-29,27 g. Hasil analisis uji perbedaan kesukaan organoleptik menghasilkan nilai p-Vaue < 0,05. Terdapat kandungan energi dan zat gizi makro dari keempat formula dengan FB (5%) sebagai formula modifikasi terbaik dengan kandungan yang paling mendekati FA (0%) sebagai formula kontrol. Uji organoleptik menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kesukaan rasa, aroma, warna, dan tekstur.
Co-Authors Adi S Aeni, Syifa affandi, mustafa daru Agus Wijanarka Agus Wijanarka, Agus Akbariandi, Robby Al Kautsar, Nikmatul Ilma Aldias Bahatmaka Alia Azmi Amelia Fitra Khasanah Annisa Pramitasari Annisa Rahmawati Ari Tri Astuti, Ari Tri Asyifa Adni Maghfira Azizan, Azliyana Bogy Febriatmoko Cahyo Yuwono Candra, Adiska Rani Ditya Desty Ervira Puspaningtyas Efa Nugroho Efrilia Maulana Farida, Eko Fathurrahman Prasetyo Fernando, G. S.N. Fitrah, Fadlilah Naila Galuh Nita Prameswari Haqiqi Salman Hary, Widya Heni Maulidah Hilmy Aliriad Ihsani, Sri Indah Ika Mustika Dewi Inayah Anggraini Nanda Pramesti Indrasti, Oktaviani Dwi Indrayana, Sofyan Intan Permatasari Irwan Irwan Istiada, Ayu Iyyah, Isra Jayaputra, Vitta Maitri Budhi Jumirah, Yasinta Kartika Nugraheni Khairunnisa, Salwa Kusuma, Refani Alycia Latifah Rachmawati Lestari, Yanesti Nur Avianda Listiyani Eka Tyastuti M. Bakhtiar Subardi Made Bang Redy Utama Mardiana Mardiana Mariza, Maya Maulidah, Heni Maylvie Merzistya, Aufiena Nur Ayu Mohamad Shaifuddin, Siti Norashikin Muflikhah, Zuyyinatun Na'imah, Fitriyatun Nisa, Alfiana Ainun Nur Dina Amalina Nur Siyam Nurharsono, Tri Nurkhofifah, Sri Wahyu Oktaviani, Dita Oktia Woro Kasmini Handayani Paldy, Paldy Pramesti, Cahya Pramitha Sari Pranindita, Salsabila Kinaya Putri, Emilda Yulia Rachmawati, Latifah Raden Jaka Sarwadhamana Raha, Anastasia Servia Rahma, Siti Nur Raina Khairana Denando Rizal Fauzi Romadhoni, Wiga Nurlatifa Rr. Sri Ratna Rahayu Safina Azzahra Sari, Emi Yela Utami Shafa Kamila Rivani Silvia Ulin Nafi&#039; Sina Dwi Rahayu Siti Harnina Bintari Siti Nurunniyah Siti Wahyuningsih Siti Wahyuningsih Sri Purwaningsih Suharyo - Syamsudin, Fajar Tandiyo Rahayu Tiawati, Sulis Wara Dyah Pita Rengga WH, Annisa Widya Hary Cahyati Wiranto Wiranto Wulandari, Desi Lestari Yuliaji Siswanto