Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengabdian Masyarakat dalam Identifikasi dan Penanganan Kasus Banjir di Tanjung Senang Bandar Lampung Tarigan, Biela Thoricelly Br; Selviana, Lulu; Mukhlis, Sasy Gisda; Saragih, Yesika Febyanti; Ramadhani, Mutia; Syafira, Alifia Angel Joane; Maini, Miskar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.158

Abstract

Wilayah sekitar Polsek Tanjung Senang di Kota Bandar Lampung kerap dilanda banjir saat musim hujan akibat buruknya sistem drainase, alih fungsi lahan, serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab utama banjir dan merumuskan rekomendasi penanganan yang efektif. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung dan wawancara dengan warga, khususnya di Desa Way Kandis. Hasil analisis menunjukkan bahwa saluran drainase yang sempit dan tersumbat sampah menjadi pemicu utama terjadinya banjir. Sebagai solusi, disarankan pembangunan dan pelebaran drainase, peningkatan kesadaran masyarakat melalui edukasi, serta penerapan kebijakan publik seperti program “Drainase Bersih dan Resapan Air Komunal Tanjung Senang”. Kebijakan ini meliputi pembersihan drainase rutin oleh RT, kewajiban memiliki tempat sampah tertutup, bank sampah komunitas, pembuatan sumur resapan, dan edukasi berkelanjutan. Pendekatan ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir secara berkelanjutan melalui kolaborasi masyarakat dan pemerintah.
Bantuan Teknis dalam Mengidentifikasi Faktor Lingkungan Penyebab Banjir di Kota Bandar Lampung dan Strategi Penanganannya Syaputra, M. Raihan; Berliantine, Febi Getzi; Nurjanah, Suci; Arman, Renata Ulima; Pratama, Krisna; Akbar, Muhammad Irfan Khairullah; Maini, Miskar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.170

Abstract

Banjir merupakan permasalahan lingkungan yang kerap terjadi di Kota Bandar Lampung dan berdampak signifikan terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarkat ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor lingkungan yang menjadi penyebab banjir serta merumuskan strategi penanganan yang berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara dengan warga terdampak dan tokoh masyarakat, observasi lapangan, serta telaah pustaka dari sumber relevan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa banjir disebabkan oleh kombinasi antara kondisi topografi yang cekung dan sistem drainase yang tidak berfungsi optimal. Genangan air dilaporkan bertahan selama 2–3 hari, menyebabkan gangguan terhadap aktivitas harian masyarakat. Tindakan penanganan yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah masih bersifat sementara dan belum menyentuh akar permasalahan. Masyarakat mengharapkan solusi jangka panjang, seperti perbaikan sistem drainase dan pembangunan area resapan. Diperlukan integrasi antara kebijakan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat dalam merumuskan strategi mitigasi banjir yang efektif dan berkelanjutan.
Pendampingan Masyarakat dalam Identifikasi Faktor Lingkungan Penyebab Banjir di Jalan Senopati Raya Kota Bandar Lampung Hakim, Nasywa Naura Fitriani; Ramadhan , Farhan Nur; Alfadla, Moza Nayla; Yusri , Muhammad; Matondang, Nikmah Azhima Putri; Br Purba , Angel Permata Sari; Andena , Rahma; Maini, Miskar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.172

Abstract

Jalan Senopati Raya di Kota Bandar Lampung kerap mengalami banjir berulang yang mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan kerugian material. Kegiatan pendampingan masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab banjir tersebut, mengidentifikasi dampak yang ditimbulkan, serta merumuskan solusi alternatif yang dapat diterapkan secara mandiri oleh masyarakat. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah wawancara semi-terstruktur dengan warga terdampak, observasi, investigasi, pengukuran dimensi saluran dan dokumentasi lapangan guna memperoleh data kontekstual yang memperkuat analisis. Hasil observasi menunjukkan bahwa banjir dipicu oleh kapasitas saluran drainase yang sempit dan tersumbat oleh sampah dan vegetasi liar, serta kurangnya area resapan akibat dominasi permukaan kedap air di kawasan tersebut. Berdasarkan temuan ini, mahasiswa Teknik Sipil Institut Teknologi Sumatera (ITERA) mengusulkan beberapa solusi praktis seperti pelebaran dan peningkatan fungsi drainase, pembersihan rutin saluran, edukasi warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan drainase, serta pemantauan saluran saat hujan sebagai bentuk mitigasi awal. Partisipasi aktif masyarakat bersama mahasiswa dalam penerapan solusi lokal terbukti berkontribusi positif dalam mengurangi risiko banjir skala kecil, meskipun upaya jangka panjang tetap membutuhkan dukungan kebijakan dari pemerintah daerah.
KARAKTERISTIK KOEFISIEN KEKASARAN MANNING PADA ALIRAN DENGAN TRANSPOR SEDIMEN DI SUNGAI WAY LUNIK Maini, Miskar; Kiranaratri, Ayudia Hardiyani; Pangestu, Bagus Prayogi
Jurnal Teknik Gradien Vol 17 No 01 (2025): JURNAL TEKNIK GRADIEN
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknik_gradien.v17i01.1390

Abstract

River bed dredging can change channel roughness values, affecting flow characteristics. The way Lunik River experiences regular dredging, the fundamental roughness value continues to change. This roughness value is an important factor in estimating flow discharge more accurately. This research aims to determine the roughness value of the Way Lunik River based on hydraulic parameters, geometry, and gradation of channel bed materials, as well as evaluate differences in flow discharge calculation results from various methods. The methods used include calculating the Manning roughness value based on hydraulic parameters, direct observation using the Cowan concept, and calculating the roughness coefficient based on the gradation of river bed material using the Anderson, Raudviki, Meyer, Subramaya, Bajorunas, and Wong Parker method approach. The data used consists of primary and secondary data related to sediment transport materials. The analysis results show that the Manning roughness coefficient value based on hydraulic parameters using the Manning Equation ranges between 0.022–0.079, while based on the geometric parameters of the Cowan Method, it is 0.0165. Meanwhile, the Manning roughness coefficient value based on riverbed material gradation (bed-load) varies, with the following details: Anderson method (0.0076–0.0117), Raudviki method (0.0106–0.0152), Meyer method (0.0097–0.0140), Subramaya Method (0.0119–0.0171), Bajorunas Method (0.0086–0.0123), and Wong Parker Method (0.0109–0.0156). Analysis of discharge deviations from measured discharge shows that the geometric parameter-based approach has a deviation of 58% and hydraulic parameters of 91%. In comparison, the material gradation-based method shows a more than 100% deviation. These results indicate that Manning roughness coefficient calculations based on geometric parameters tend to be more suitable for application to the Way Lunik River, considering that the irregular cross-sectional shape of the river reflects field conditions more accurately.
Analisis Kebutuhan Air dan Desain Saluran Irigasi Sederhana di Desa Way Huwi Kabupaten Lampung Selatan Putra, M. Ikhsan Wisna; Anwar, Ilyas; Simatupang, Partogi Josua Gembira; Ramadhan, Windu Revi; Al Thoriq, Alif Muhammad; Putra, Satria Pratama; Cibro, Dantomi; Al Farisi, Muhammad Ilham; Maini, Miskar
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i1.438

Abstract

Sumber daya pertanian merupakan elemen vital dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya di wilayah yang bergantung pada irigasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air irigasi dan merancang sistem saluran irigasi sederhana di Kecamatan Way Huwi, Kabupaten Lampung Selatan. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan menganalisis data hidrologi dan klimatologi, meliputi curah hujan, evapotranspirasi, perkolasi, dan efisiensi saluran irigasi. Estimasi kebutuhan air dilakukan pada tahap persiapan lahan dan berbagai fase pertumbuhan tanaman padi. Hasil analisis menunjukkan kebutuhan air tertinggi terjadi pada tahap persiapan lahan (Januari) sebesar 8,52 mm/hari, diikuti fase pembuahan (Maret) sebesar 6,89 mm/hari, dan terendah pada fase awal pertumbuhan (Februari) sebesar 5,78 mm/hari. Berdasarkan hasil tersebut, dirancang saluran irigasi sederhana dengan dimensi lebar dasar 1 m, tinggi muka air 1 m, dan kemiringan saluran 1,5%, menghasilkan penampang basah 2,5 m². Perhitungan kapasitas saluran menghasilkan debit sebesar 3,19 m³/s, yang mampu memenuhi kebutuhan total debit irigasi sebesar 3,004 m³/s untuk lahan seluas 2.782 hektar. Penelitian ini menunjukkan bahwa desain saluran irigasi yang direncanakan layak secara teknis dan dapat mendukung pengelolaan air yang efisien serta adaptif terhadap kebutuhan irigasi setempat.
Pengabdian Masyarakat dalam Identifikasi dan Penanganan Penumpukan Sampah di Jalur Dua UIN Raden Intan Lampung Sambuaga, Arif Rachman; Afriana, Velia Dwi; Aulia, Khoiria Artha; Saputra, Anton; Sari , Tri Nilam; Maini, Miskar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 3 (2025): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i3.2359

Abstract

Permasalahan sampah masih menjadi isu utama dalam pengelolaan lingkungan di berbagai wilayah, termasuk di kawasan Jalur Dua Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung. Observasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab penumpukan sampah di lokasi tersebut serta merumuskan solusi yang tepat dalam upaya peningkatan kualitas lingkungan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi literatur. Hasil Observasi menunjukkan bahwa penumpukan sampah terjadi akibat perilaku masyarakat yang belum sadar akan pentingnya kebersihan, minimnya pengawasan, serta ketidakefektifan sarana dan prasarana yang tersedia. Dampak yang ditimbulkan meliputi pencemaran lingkungan, gangguan kesehatan, dan penurunan estetika ruang publik. Berdasarkan temuan tersebut, solusi yang ditawarkan mencakup empat pendekatan utama: edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, rekonstruksi area pembuangan liar, penerapan sanksi serta pembentukan lembaga pengawas, dan pengembangan program bank sampah berbasis komunitas. Melalui upaya kolaboratif antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga pendidikan, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Identifikasi dan Evaluasi Kondisi Lingkungan Pasar Tugu di Kota Bandar Lampung Ilham, Rahmat Arifin; Gulo, Fransiscus Yana Julio; Afenda, Gerald Samuel; Angelica, Sabrina; Nurfauziah, Haliza; Maini, Miskar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 3 (2025): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i3.2365

Abstract

Pasar Tugu merupakan salah satu pusat kegiatan ekonomi dan sosial penting di Kota Bandar Lampung yang mengalami berbagai permasalahan lingkungan, terutama akibat tingginya aktivitas masyarakat dan kurangnya pengelolaan kawasan secara terpadu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan lingkungan yang terjadi di kawasan Pasar Tugu serta merumuskan strategi penataan kawasan yang berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara langsung dengan para pedagang dan warga sekitar pasar, serta analisis kualitatif terhadap kondisi fisik dan sosial lingkungan. Data utama diperoleh melalui wawancara tatap muka, yang kemudian diperkuat dengan studi literatur yang relevan untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa permasalahan utama yang dihadapi kawasan Pasar Tugu adalah akumulasi sampah, baik dari aktivitas pasar maupun dari pemukiman di sekitarnya. Timbunan sampah ini menyebabkan penyempitan akses jalan, menimbulkan bau tidak sedap, serta memicu genangan air saat hujan. Meskipun petugas kebersihan secara rutin melakukan pembersihan, volume sampah yang tinggi membuat penanganan tidak optimal. Beberapa solusi yang diusulkan antara lain relokasi Tempat Penampungan Sementara (TPS), penerapan budidaya maggot di rumah tangga, penguatan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), edukasi kebersihan kepada masyarakat, serta penegakan peraturan lingkungan secara konsisten. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku pasar dalam mewujudkan lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Alternative Method for Determining Manning's Roughness Coefficient Using Two-Point Velocity in Equilibrium and Nonequilibrium Sediment Transport Maini, Miskar; Kironoto, Bambang A.; Rahardjo, Adam P.; Istiarto
Civil Engineering Journal Vol. 11 No. 7 (2025): July
Publisher : Salehan Institute of Higher Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28991/CEJ-2025-011-07-02

Abstract

Understanding flow resistance equations, such as Manning’s roughness equation, is essential for river design and improvement. Estimating Manning’s roughness coefficient becomes more complicated when sediment transport is involved. This study takes an alternative approach by using velocity profiles to examine how sediment transport affects Manning’s roughness coefficient. To achieve this goal, 1200 velocity profiles with sediment-feeding (SF) and non-sediment-feeding (NSF) flows are evaluated to determine the (composite) Manning’s roughness coefficient. Sediment-feeding flows describe sediment flow under equilibrium conditions, whereas non-sediment-feeding flows represent sediment flow under nonequilibrium conditions. A Sontek 16-MHz Acoustic Doppler Velocimeter is used to measure the velocity (and turbulence) profiles. In addition to the present data, 225 secondary velocity profile data sets are analyzed in this study. The research findings indicate that the composite Manning’s roughness coefficient nco can be determined from Manning’s roughness coefficient nz/B at z/B in the transversal direction, using two points of the velocity profile at y/H = 0.2 and 0.4 in the vertical direction. The differences in the velocity profile shape (u/U) due to sediment feeding, particularly in inner regions (y/H ≤ 0.2), affect the value of nz/B. nco for sediment-feeding flows are generally higher than the cross-section Manning roughness coefficient n. As nco (based on nz/B) is based on the velocity profile, the nco values change with sediment transport. Meanwhile, the n values remain unchanged because the equation variables cannot detect the presence of sediment transport. For non-sediment-feeding flow, the differences in nco with n are 14.80% for a fixed bed (FB) and 18.17% for a movable bed (MB). The differences are even more pronounced for sediment-feeding flow at 33.01% for a fixed bed and 36.52% for a movable bed. The point where nz/B/nco = 1 occurs at z/B = 0.2 from the channel sidewall. This suggests that nz/B, measured at z/B = 0.2 from the channel sidewall, provides a good representation of nco for the section.
Kajian Stabilitas Konstruksi Culvert Bridge dalam Mitigasi Debit Banjir Kala Ulang 50 Tahun di Kawasan Industri Gas Kabupaten Barito Utara Saputra, Cahyo Agung; Maini, Miskar
Science Tech: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 11 No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/st.vol11.no1.a19190

Abstract

Culvert bridges are an important part of industrial drainage systems that must be evaluated for stability. Construction stability is a crucial factor, especially in the gas industrial area of ​​North Barito Regency, which has an extreme risk of flooding. This research uses hydraulic and geotechnical analysis to evaluate the safety factors of culvert bridges from the hydraulic and construction stability aspects. The research results show that to flow the design discharge with a return period of 50 years (Q50) of 13.78 m³/s, a culvert with a diameter of 2.967 m is required. With the addition of 25% freeboard, the design diameter increases to 3.709 m. However, the materials available are two steel pipe units with a diameter of 3 m. Hydraulic calculations show that one culvert with a diameter of 3 m can carry a discharge of up to 15,047 m³/s, so two culvert units can accommodate 30,093 m³/s, far exceeding the design discharge. Meanwhile, the stability analysis results show a safety factor (SF) against overturning 5.98 and against sliding 4.473, both exceeding the recommended safe limits. Apart from that, the bearing capacity of the subgrade is also sufficient, with a maximum stress of 528.475 kN/m², still far below the allowable stress of 868.8582 kN/m². The results of this research confirm that the two culvert designs not only meet the hydraulic and geotechnical criteria. However, they can also effectively channel the designed flood discharge with a high level of safety.  
Comparison of Manning's Roughness Coefficient Estimation Methods Based on Channel Geometry and Bed-Load Sediment Characteristics in the Way Tapus River Ayudia Hardiyani Kiranaratri; Miskar Maini
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 9 No 3 (2025): G-Tech, Vol. 9 No. 3 July 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/g-tech.v9i3.7378

Abstract

Natural and artificial rivers contain bed-load sediment materials with varying shapes and grain sizes influencing flow resistance, velocity, and discharge. This resistance is expressed by the Manning roughness coefficient (n), whose accurate estimation is essential for hydraulic analysis. While n is commonly obtained from Manning’s table, alternative methods based on hydraulic parameters, channel geometry, and sediment characteristics, such as the Keulegan, Mayer-Peter-Muller, Lane and Carlson, Henderson, Raudkivi, Subramanya, and Wong and Parker methods, can be applied for more site-specific estimations. This study utilized primary field data and secondary data to estimate n values using various approaches. The n values ranged from 0.096–0.148 (hydraulic parameters), 0.069–0.136 (channel geometry), and 0.009–0.018 (sediment-based methods). Error analysis comparing calculated and observed discharges showed that the channel geometry method yielded the most accurate results with an average error of 15.59%. In contrast, other methods resulted in significantly higher errors. Thus, the channel geometry approach is recommended for estimating the Manning coefficient in the Way Tapus River.
Co-Authors Afenda, Gerald Samuel Afriana, Velia Dwi Agatha Padma Laksitaningtyas, Agatha Padma Ahmad Yudi Akbar, Muhammad Irfan Khairullah Al Farisi, Muhammad Ilham Al Thoriq, Alif Muhammad Alexander, Rionaldo Alfadla, Moza Nayla Alfinna Mahya Ummati, Alfinna Mahya Andena , Rahma Andry Yuliyanto Angelica, Sabrina Anton Saputra, Anton Anwar, Ilyas Aprilia, Ayu Sinta Apriwelni, Siska Arman, Renata Ulima Aulia Hidayat Burhamidar Aulia, Khoiria Artha Ayu Sinta Aprilia Ayudia Hardiyani Kiranaratri Ayudia Hardiyani Kiranaratri Berliantine, Febi Getzi Br Purba , Angel Permata Sari Budi Ribowo, Anggarani Cahyo Agung Saputra Cibro, Dantomi Djoko Legono Ekaputra, Reza Asriandi Elian Zhafira Erdina Tyagita Utami Fadillah Sabri Fathurrahman, Arif Fitriana, Indri Rahmandhani Furqan Ali Yusuf Galih Rio Prayogi Gulo, Fransiscus Yana Julio Hakim, Nasywa Naura Fitriani Ilham, Rahmat Arifin Ilpandari Ilpandari Ilpandari, Ilpandari Istiarto Julita Hayati Junita Eka Susanti Khanza, Ayu Kamila Kironoto, Bambang A. M Gilang Indra Mardika Marina, Bernaditha Catur Mashuri Mashuri Mashuri Matondang, Nikmah Azhima Putri Michael Michael Mukhlis, Sasy Gisda Nadi, Abi Berkah Nadi, Muhammad Abi Berkah Nurfauziah, Haliza Nurjanah, Suci P Kirtinanda Pangestu, Bagus Prayogi Pratama, Krisna Putra, M. Ikhsan Wisna Putra, Satria Pratama Putri Ayu Dwiyana Rahardjo, Adam P. Rahmat Kurniawan Rahmat Kurniawan Ramadhan , Farhan Nur Ramadhan, Windu Revi Ramadhani, Mutia Reza Asriandi Ekaputra Sambuaga, Arif Rachman Saragih, Yesika Febyanti Sari , Tri Nilam Selviana, Lulu Sihombing, Tera Melya Patrice Simatupang, Partogi Josua Gembira Sitepu, Arif Rahman Hakim Siti Rahma Syafira, Alifia Angel Joane Syahidus Syuhada Syaputra, M. Raihan Tambunan, Hermon Frederik Tarigan, Biela Thoricelly Br Utami, Erdina Tyagita Yusri , Muhammad Yusuf, Furqan Ali Zhafira, Elian