Claim Missing Document
Check
Articles

Model Tata Kelola Kearsipan Rekam Medis RSUD Sumberrejo Junadi
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 4 No. 1 (2020): February 2020
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v4i1.359

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, Fokus dalam penelitian ini adalah tata kelola rekam medis RSUD Sumberrejo sesuai Undang Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan. Adapun metode yang digunakan adalah dengan pendekatan kualitatif. Data dan informasi diperoleh dengan cara wawancara, dokumentasi, dan observasi. Pengambilan informan penelitian menggunakan teknik purposive dan snowball sampling, dalam proses penelitian terinventarisir sumber data primer sebanyak 18 informan. Dalam menganalisa menggunakan teknik analisis data interaktif Model miles and Huberman, yang mengemukakan bahwa “aktifitas dalam analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas. Aktifitas dalam analisis data, yaitu data reduction, data display and conclusion drawing/verifying”. Hasil dari penelitian ini yaitu Pengelolaan rekam medis RSUD Sumberrejo dimulai dari penciptaan, penggunaan, penyimpanan, pemeliharaan dan penyusutan rekam medis di RSUD Sumberrejo sudah menjalankan fungsinya masing-masing sesuai dengan peraturan perundang undangan seperti permenkes tentang rekam medis, pedoman penyelenggaraan dan prosedur di rumah sakit. Sedangkan hambatan yang dihadapi oleh unit rekam medis RSUD Sumberrejo adalah luas ruang penyimpanan yang kurang memadai sehingga mempengaruhi berkas rekam medis yang seharusnya disimpan selama 5 tahun kemudian di inaktifkan namun karena keterbatasan tempat penyimpanan berkas rekam medis harus di inaktifkan setelah 3 tahun penyimpanan.Hal ini tidak sejalan dengan permenkes nomor 269 tahun 2008 tentang rekam medis. Serta masalah mengenai kurangnya jumlah sumber daya manusia yaitu jumlah tenaga rekam medis yang masih kurang.
Implementasi Kurikulum 2013 Revisi 2018 Pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Di Kabupaten Bojonegoro Junadi
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 5 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v5i2.381

Abstract

Studi ini membahas tentang implementasi Kurikulum 2013 revisi 2018. Kurikulum 2013 revisi 2018 merupakan kurikulum yang dilaksanakan pada salah satu Sekolah Menengah Pertama di Bojonegoro yaitu pada SMPN 1 Bojonegoro selama 3 tahun terakhir. Jika mengacu pada prestasi yang diraih sudah tidak perlu diragukan lagi dengan memiliki sarana dan prasarana yang memadai, namun sosialisasi kurikulum 2013 revisi 2018 belum merata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kurikulum 2013 revisi 2018 di SMPN 1 Bojonegoro. Fokus penelitian ini adalah pada implementasi kurikulum 2013 revisi 2018 di SMPN 1 Bojonegoro dengan menggunakan empat faktor implementasi yang dikemukakan oleh George Edward III yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kurikulum 2013 revisi 2018 di SMPN 1 Bojonegoro sudah berjalan efektif walaupun. Adapun saran peneliti ialah diadakannya evaluasi secara rutin oleh kepala sekolah kepada masing-masing guru supaya pemerataan kegiatan yang diikuti oleh guru tercapai.
Evaluasi Kinerja Pegawai Pada Sub Bidang Program Dan Pelaporan Di Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro: (Studi Pada Pemerintah Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro) Junadi
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 5 No. 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v5i1.388

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi kinerja pegawai pada sub bidang program dan pelaporan di Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro. Jenis dalam penelitian ini adalah dengan metode kualitatif deskriptif. Fokus penelitian mengacu pada A. Muchdarsyah Sinungan (2015), bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja dapat dilihat dari manusia yang meliputi : kualitas hasil pekerjaan, kuantitas hasil pekerjaan, penyesuaian diri, kedisiplinan dan pengetahuan. Hasil penelitian menyebutkan, masih ada tumpang tindih pekerjaan yang terjadi serta masih ada pegawai yang mengerjakan pekerjaan yang bukan bagian dari tupoksi dan tanggung jawabnya. Hal ini yang menyebabkan pekerjaan berjalan kurang efektif ditunjang dengan masih rendahnya sumber daya manusia. Kualitas kerja yang dicapai dinilai masih kurang optimal. Hal ini disebabkan karena masih ada permasalahan yang ditimbulkan seperti tidak disiplin dalam melaksanakan tugas dalam ketentuan jam kerja, terlambat masuk, kurang fokusnya terhadap pekerjaan karena penempatan pegawai yang ditempatkan tidak sesuai tupoksi dan SOP.
Collaborative Governance Dalam Mitigasi Bencana Tanah Longsor di Kabupaten Bojonegoro Puspita, Sindi; Junadi; Wulandari, Septi
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 8 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v8i1.829

Abstract

Jumlah kejadian bencana tanah longsor di Kabupaten Bojonegoro cukup tinggi, untuk meminimalisir jumlah angka resiko bencana yang tejadi maka diperlukan peran stakeholders dalam mengurangi resiko bencana tanah longsor melalui kolaborasi. Melihat selama ini dalam mitigasi bencana tanah longsor yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) belum efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana proses kolaborasi yang dibangun dalam mengurangi resiko bencana tanah longsor di Kabupaten Bojonegoro. Metodologi penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan enam subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa collaborative governance dalam mitigasi bencana tanah longsor di Kabupaten Bojonegoro belum berjalan dengan optimal dan belum sepenuhnya efektif, meskipun beberapa indikator telah terpenuhi, seperti komitmen dari beberapa individu, membangun kepercayaan antar pihak yang terlibat sudah saling berbagi informasi. Hal ini karena masih ada beberapa indikator yang belum terpenuhi sehingga menghambat keberhasilan kolaborasi, yaitu dialog tatap muka yang belum berjalan dengan intens, kurang aktifnya peran berbagai aktor dalam kolaborasi, sumber daya yang kurang memadai. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti memberikan saran kepada BPBD Kabupaten Bojonegoro sebagai koordinator penanggulangan bencana untuk melakukan monitoring dan evaluasi, meningkatkan peran swasta, akademisi, media massa, masyarakat untuk memperkuat komitmen, dan meningkatkan koordinasi antar stakeholders.
Inovasi Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah) Dalam Penyelenggaraan Pelayanan Publik (Studi Kasus di Kantor Urusan Agama Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro) Sari, Novita; Suprastiyo, Ahmad; Junadi
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 8 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v8i1.833

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah mendeskripsikan inovasi SIMKAH dalam penyelenggaraan pelayanan publik di KUA Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro. Jenis penelitian ini ialah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di Kantor KUA Kecamatan Godang Kabupaten Bojonegoro. Fokus penelitian yaitu inovasi SIMKAH dengan menganalisis pada teori inovasi yang dikemukakan oleh Cook, Matthews dan Irwin yaitu: Leadership, Management/Organizations, Risk Management, Human Capital, Technology. Dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik menguji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan ketekunan pengamatan dan triangulasi, sedangkan analisis data yang digunakan adalah Kondensasi Data (Data Condentation), Penyajian Data (Data Display), Penarikan Kesimpulan atau Verifikasi (Verification). Pengujian keabsahan data dapat diperoleh dengan menggunakan teknik pemeriksaan keabsahaan data seperti yang dikemukakan oleh Moeloeng. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa sarana dan prasara teknologi, serta sumber daya manusia di KUA masih belum maksimal dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat melalui inovasi SIMKAH.
Evaluasi Program Smart Village Desa Gondang Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro Huda, Nurul; Subandi, Erwan; Junadi; Suhindarno, Heny
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 9 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v9i2.1252

Abstract

Evaluasi Program Smart Village Desa Gondang merupakan langkah yang penting dan krusial. Penelitian ini difokuskan pada evaluasi penerapan program smart village selama ini berjalan yang dapat mencakup infrastruktur teknologi yang tersedia, pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID), tingkat keterampilan digital perangkat desa dan masyarakat, serta dampak dari program smart village. Metode penelitian meliputi survei untuk mengumpulkan informasi dari berbagai kelompok kepentingan, wawancara mendalam untuk memahami pendapat dan pengalaman langsung masyarakat, serta dokumentasi analisis dan hasil yang dicapai terkait implementasi program. Berdasarkan hasil penelitian indikator keberhasilan smart village yang terlaksana hanya smart government, dan smart community, sedangkan program smart village Desa Gondang belum sepenuhnya berorientasi pada smart environtment, hal ini didasarkan pada indikator dalam evaluasi program yang terdiri dari input, proses, output, dan outcome, yang menemukan kendala terbesar terletak pada input yang mencakup aspek sumber daya manusia, finansial dan infrastruktur pendukung. Seperti dalam pengelolaan sumber daya alam dan keberlanjutan lingkungan, sehingga membuat, kurangnya fokus pada smart environment menghambat upaya desa untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan perlindungan lingkungan yang lebih baik. Evaluasi mengindikasikan bahwa keterbatasan dalam literasi digital dan keterampilan teknologi di kalangan penduduk desa menghambat efektivitas adopsi teknologi pintar yang menjadi inti dari Smart Village.
Evaluation of the Clean Water Supply System Development Program in Bojonegoro from the SDGs Perspective Febriani, Tiara Ayu Surya; Huda, Muhammad Miftahul; Junadi, Junadi
Jurnal Demokrasi dan Politik Lokal Vol 7 No 1 (2025): Edisi April (In Press)
Publisher : Jurusan Ilmu Politik, FISIP, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jdpl.7.1.1-15.2025

Abstract

This study aims to evaluate the clean water supply system development program in Bojonegoro Regency in encouraging the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs) point 6, which is oriented towards universal access to clean water. The study used a qualitative descriptive method, with primary data from interviews and field observations and secondary data from related documents. The results showed that this program increased access to clean water by 98.23%, approaching the RPJMD target and positively impacting the community. Evaluation based on William N. Dunn's theory showed high effectiveness and efficiency, with optimal budget management. However, challenges in equal access, adequacy, and accuracy of targets still need to be improved. The inequality of development distribution was seen in several sub-districts affected by drought. However, this program received a positive response from the community because it improved the quality of life and reduced health risks. Further efforts are needed to ensure the equality and sustainability of the program to achieve the SDGs targets by 2030.
Achieving Sustainable Development Goals (SDGs) in The Village Through Good Governance: Inclusive Perspective Anggraini, Nita; Kumalasari, Ana; Junadi, Junadi; Rahimjon, Dilbarova Malika
Publik : (Jurnal Ilmu Administrasi) Vol 14, No 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/pjia.14.1.96-108.2025

Abstract

This research aims to analyze application of good governance pronciples in supporting the inclusion of people with disabilities in the villages of Bojonegoro Regency to acvhieve the Sustainable Development Goals (SDGs). Even though various social assistance programs have been distributed, there are still gaps in accessibility for people with disabilities in vilages, which indicates a lack of inclusive governance. This research uses a qualitative Approach with a case study method in several villages in Bojonegoro, Which were selected based on the relevance and diversity of regional characteristic. Data wa collected through in depth interviews. Research informants included village heads, village offocials, and people with disabilities. The research results show that the application of good governance principles such as transparency, accountability, and participation in the distribution of social assistance is not optimal, so access for people with disabilities remains low. This research provides is not optimal, so acces for people with disabilities remains low. This research provides practical contributitions that support regional policies to strengthen inclusive governance that supports the achievement of SDGs at the local level. 
Manajemen Kelelahan sebagai Strategi Peningkatan Kinerja dan Keselamatan Pelaut di Industri Maritim Indonesia Gustian, Huske Dwi; Junadi, Junadi; Qamaruddin, Qamaruddin
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 8.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri maritim Indonesia menghadapi tantangan serius tingginya angka kecelakaan kapal yang diatribusikan pada human error, dengan kelelahan kerja (fatigue) menjadi akar penyebab yang sering terabaikan. Artikel ini bertujuan menganalisis pengaruh kelelahan terhadap kinerja dan keselamatan pelaut, serta merumuskan strategi mitigasinya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan analisis laporan KNKT (2018-2021), penelitian mengidentifikasi dua masalah krusial: menurunnya konsentrasi saat bertugas jaga dan ketidaksesuaian pencatatan jam istirahat akibat tekanan operasional. Hasilnya menegaskan bahwa kelelahan, yang dipicu jam kerja berlebih dan istirahat tidak memadai, secara langsung menurunkan kewaspadaan dan meningkatkan risiko kecelakaan. Sebagai solusi, direkomendasikan implementasi manajemen kelelahan yang terintegrasi dalam Sistem Manajemen Keselamatan (SMK). Strategi komprehensif ini mencakup pelatihan berkelanjutan, penyediaan fasilitas kerja memadai, penerapan disiplin manajemen waktu istirahat oleh nakhoda sesuai standar STCW & MLC, serta integrasi prosedur mitigasi ke dalam sistem. Implementasi yang sistematis ini merupakan solusi proaktif untuk meningkatkan performa dan keselamatan pelaut, sehingga memperkuat fundamental keselamatan industri maritim nasional.
Village Financial Management Through Good Governance: Challenges Faced by Village Governments in Managing Village Funds Ahmad Suprastiyo; Januwarso, Arief; Junadi, Junadi
Journal of Social and Policy Issues Volume 5, No 3 (2025) July - September
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/jspi.v5i3.519

Abstract

The purpose of this study is to analyze the financial management model of villages through the principles of good governance. The research methodology uses a qualitative method with a case study design, data collection through observation techniques, in-depth interviews, and document analysis. Data validity is ensured through triangulation of sources and data collection methods. The research informants consist of 17 individuals, including the Village Secretary, Village Treasurer, Village Council, Village Consultative Body, Department of Village Community Empowerment, Inspectorate, and Village Community. Data analysis includes data collection, data display, data condensation, and conclusion drawing/verification. The research findings indicate that accountability is in place, but it is not accompanied by a strong commitment from the Village Head. Community participation focuses on the results of development rather than monitoring or supervising budget use. The use of the village website for financial transparency is still minimal. In terms of the rule of law, there is still non-compliance with regulations in village financial management, necessitating the concept of preventive oversight. The limitations of this study are related to the key informant, the Village Head of Kapas, who could not be interviewed due to legal proceedings, and the study did not include aspects of equality, vision, strategy, responsiveness, and consensus-oriented principles in village financial management. These limitations can serve as recommendations for future research. The implications of this study are the development of concepts for financial management in village governance in Indonesia