Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS PROGRAM BIMBINGAN PERKWINAN KEMENTRIAN AGAMA DALAM MENCEGAH PERCERIAN DI KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN 2018-2020: Studi kasus di kantor kementrian Agama Kab. Bojonegoro Winarsih; Junadi; Taufiq, Ahmad
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 6 No. 2 (2022): August 2022
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v6i2.652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana efektivitas program bimbingan perkawinan kementerian agama dalam mencegah perceraian di kabupaten bojonegoro tahun 2018-2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas program bimbingan perkawinan kementerian agama dalam mencegah perceraian di kabupaten bojonegoro tahun 2018-2020 belum berjalan dengan optimal dan belum sepenuhnya efektif, meskipun beberapa indicator telah dipenuhi dengan baik, seperti pemahaman program, dan tepat sasaran
IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA BERENCANA (KB) DENGAN METODE OPERASI PRIA (MOP)/VASEKTOMI DI KABUPATEN BOJONEGORO Yuniar, Vira; Rupiarsih; Junadi
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 7 No. 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v7i1.659

Abstract

Laju pertumbuhan penduduk di Indonesia selalu meningkat dari tahun ke tahun. Menurut Badan Pusat Statistik (2020), mengatakan pertumbuhan penduduk di Indonesia dari tahun 2015 hingga 2019 adalah 255,5 juta, 258,7 juta, 261,9 juta, 265,0 juta menjadi 268,1 juta orang. Berdasarkan data tersebut dapat diketahui bahwa setiap tahun jumlah penduduk Indonesia selalu bertambah, persentase pertumbuhan penduduk itu sendiri dapat mencapai 1,15% (BPS, 2020). Masalah kependudukan yang terjadi dianggap dengan membentuk program Keluarga Berencana sebagai bentuk upaya untuk mengatasi masalah kependudukan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi Implementasi Program Keluarga Berencana (KB) dengan Metode Operasi Pria (MOP)/Vasektomi di Kabupaten Bojonegoro. Adapun jenis penelitian pada penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Dalam penelitian ini metode analisa data yang digunakan adalah analisa kualitatif non statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pelaksanaan program KB MOP/Vasektomi kurang efektif yang disebabkan oleh minimnya tenaga pelayanan dan juga penyediaan alat dan obat kontrasepsi (Alokon) untuk pria sangat terbatas sehingga megakibatkan rendahnya tingkat pencapaian jumlah kesetaraan akseptor program KB MOP/Vasektomi.
OPTIMALISASI SISTEM INFORMASI DESA DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK DI KECAMATAN PURWOSASI Firmansyah Setio Aji, Boni; Junadi; Swasanti, Ida
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 7 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v7i2.666

Abstract

Berdasarkan Undang-Undang Desa No. 6 Tahun 2014 pemerintah dan pemerintah daerah wajib mengembangkan Sisitem Informasi Desa (SID) dan pembangunan kawasan perdesaan. Dengan manfaat Sistem Informasi Desa, merupakan salah satu upaya pemerintah desa untuk mewujudkan pembangunan, mewujudkan pemerintah yang baik (good governance), transparan dan akuntabel. Sisitem Informasi Desa akan memberikan akses publik akan informasi sesuai dengan Undang-Undang pelayanan publik, yakni Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan dan mengidentifikasi permasalahan dalam Optimalisasi Sistem Informasi Desa dalam meningkatkan Pelayanan publik di Desa Donan Kecamatan Purwosari. Adapun jenis penelitian pada penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada tujuan, alternatif keputusan, sumber daya yang dibatasi. Dalam penelitian ini metode analisa data yang digunakan adalah analisa kualitatif non statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pengelolaan sistem informasi desa belum sepenuhnya optimal, masih banyak data desa yang belum terdata secara lengkap serta belum memberi akses lebih kepada masyarakat untuk melihat transparansi desa, program kerja, kebijakan desa dan pelayanan publik, kurangnya kebijakan desa untuk pengelolaan sistem informasi desa. 3. Kurangnya Sumber Daya Manusia yang menjadikan hambatan pada penerapan sistem informasi desa di Desa Donan.
Dukungan E-Government Dalam Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro Pria, Vico Tri Okta; Junadi; Novianto, Herta; Huda, Muhammad Miftahul
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 8 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v8i2.882

Abstract

Penerapan E-Government merupakan sebuah tindakan yang dilakukan dengan menggunakan teknologi informasi secara elektronis Wide Area Network, internet mobile computing dalam ruang lingkup penyelenggaraan pemerintahan yang ta terbatas tempat dan waktu dengan tujuan untuk mengoptimalisasikan proses pelayanan public yang efektif dan efisien. Dukungan e-government dalam pelayanan pada masyarakat di Kecamatan Gondang ini menggunakan 3 elemen sukses yaitu, elemen support (dukungan), elemen capacity (Kemampuan) dan elemen value (Manfaat) serta mendeskripsikan Kendala yang menjadi penghambat penerapan e-government. Penulis melakukan penelitian di Kecamatan Gondang. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan mengenai penerapan e-government dalam pelayanan pada masyarakat di Kantor Kecamatan Gondang. Jenis penelitian yang digunakan penulis yaitu penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini yaitu, Camat Kecamatan Gondang, Sekretaris Camat Kecamatan Gondang, Staff Bidang Pelayanan Umum Kecamatan Gondang serta Masyarakat yang pernah mengurus pelayanan publik seperti pelayanan administrasi. Sumber data diperoleh dari data primer dengan metode wawancara dan pengamatan secara langsung serta data sekunder yaitu bersumber dari buku, arsip, majalah, website resmi serta dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini yaitu Observasi, Wawancara serta Ddokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan e-government di Kecamatan gondang telah diterapkan e-government namun masih memiliki kekurangan sehingga belum bisa dikatakan sempurna dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, alhasil kecamatan gondang telah melaksanakan langkah untuk mengatasi masalah yang saat ini dihadapi supaya pelayanan kepada masyarakat yang berbasis e-government seutuhnya dapat melayani masyarakat yang hendak mengakses layanan tersebut.
INOVASI PELAYANAN KTP DIGITAL MELALUI APLIKASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL DI KABUPATEN BOJONEGORO Laila Oktaviani; Esa Septian; Junadi Junadi
Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Vol. 11 No. 2 (2024): Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi, dan Pelayanan Publ
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/publik.v11i2.1103

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study is to determine the extent of the implementation of public service innovation through the IKD application provided by the government together with the Population and Civil Registration Office. The research method used is qualitative descriptive with a case study type approach. Primary and secondary data collection from interviews, observations, documentation are then analyzed and conclusions are drawn from the research problem. The results of this study show that the implementation of Digital KTP innovation has so far been carried out as directed, with the application in making population identity, which is easy, fast does not need to wait long, practical, data is safer and can save the budget for the KTP-el stamp, but in its implementation there are still various problems, namely on the internet network, the application often errors, the device does not support and low public awareness
SINERGISITAS ANTAR OPD DALAM PENANGANAN ANGKA PERNIKAHAN DINI DI KABUPATEN BOJONEGORO Fatimmatul Munawaroh; Ahmad Taufiq; Junadi Junadi
Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Vol. 11 No. 2 (2024): Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi, dan Pelayanan Publ
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/publik.v11i2.1109

Abstract

This research aims to determine the synergy of Regional Government Organizations (OPD) in reducing early marriage. This research uses descriptive qualitative research methods and data collection techniques using field studies which are carried out directly at the research location through observation, interviews and documentation. This research uses the concept of Najiyati and Rahmat (2011), Synergy can be built in two ways, namely Communication and Coordination. The results of the research show that synergy between Regional Government Organizations (OPD) in handling the number of early marriages in Bojonegoro Regency has made various efforts but the results are not yet optimal. It can be seen: 1) So far they have carried out good synergy, they have carried out socialization between Regional Government Organizations (OPD ) also invited parents and teenagers who are still underage. 2) create a joint program to reduce the rate of early marriage.
SINERGISITAS ANTAR ORGANISASI PEMERINTAH DAERAH (OPD) DALAM PENANGANAN ANGKA PERNIKAHAN DINI DI KABUPATEN BOJONEGORO Fatimmatul Munawaroh; Ahmad Taufiq; Junadi Junadi
Jurnal Administrasi, Manajemen dan Ilmu Sosial Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Administrasi Manajemen Sumber Daya Manusia dan Ilmu Sosial (JAEIS)
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/jaeis.v3i2.127

Abstract

This research aims to determine the synergy of Regional Government Organizations in reducing early marriage. This research uses descriptive qualitative research methods and data collection techniques using field studies which are carried out directly at the research location through observation, interviews and documentation. The results of the research show that synergy between Regional Government Organizations in handling the number of early marriages in Bojonegoro Regency has made various efforts but the results are not yet optimal. It can be seen: 1) So far, synergy has been carried out well, there has been socialization between Regional Government Organizations and inviting parents and teenagers who are still underage. 2) create a joint program to reduce the rate of early marriage.
Inovasi Pencegahan Stunting Melalui Gerakan Ceting Mening : Studi Pada Puskesmas Merakurak Kabupaten Tuban Junadi, Junadi; Inayah, Alin Nur; Subandi, Erwan; Suhindarno, Heny
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 8 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v8i3.1056

Abstract

Penelitian ini dilakukan di unit Organisasi Bersifat Fungsional Puskesmas Kecamatan Merakurak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisa sebuah inovasi pencegahan stunting dengan gerakan Ceting Mening yang diciptakan oleh Puskesmas Kecamatan Merakurak. Penelitian ini menggunakan teori atribut inovasi menurut Everett M Rogers. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan teknik analisa data kualitatif. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling, snowball sampling, dan sampling insidental, sedangkan untuk teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan untuk teknik analisa data menggunakan metode analisa interaktif menurut Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi pencegahan stunting dengan gerakan Ceting Mening sebagian besar sudah memenuhi. Namun, masih ditemukannya beberapa permasalahan di antaranya, seperti yang dialami oleh masyarakat dalam proses berupa saat memberikan makanan tersebut, anak selalu dalam unsur paksaan sebab nafsu makan yang kurang. Selain itu juga belum adanya inovasi ini dibeberapa desa yang ada diwilayah kerja karena inovasi hanya dijalankan pada sebeluh desa saja. Disamping itu, perlu adanya evaluasi yang harus dilakukan oleh UOBF Puskesmas Kecamatan Merakurak agar inovasi pencegahan Stunting dengan gerakan Ceting Mening dapat memberikan manfaat lebih bagi masyarakat sebagai penerima pelayanan.
Social Impact Analysis of the Innovation of the Independent Farmer Program on Farmers' Welfare in Sumberrejo District Junadi, Junadi; Kumalasari, Ana; Ibrahim, Adil Hassan
Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : PT Mattawang Mediatama Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.daengku3048

Abstract

The research aims to analyze the social impact of the Independent Farmer Program innovation on the welfare of farmers in Sumberrejo District, Bojonegoro Regency. This qualitative study gathered primary data through interviews with participating farmers and secondary data from official reports. The results indicate that the Independent Farmer Program significantly improves farmers' income, access to technology, and agricultural management skills. It also contributes positively to other social aspects such as education, health, and overall family welfare. However, challenges remain, particularly concerning resources and infrastructure. Recommendations are provided to enhance government support and program sustainability. This study offers insights for policymakers in improving farmers' welfare through innovative programs.
ANALYSIS OF OPEN GOVERNMENT: A REVIEW OF FOOD SECURITY AND INDEPENDENCE POLICY IN BOJONEGORO Septiana, Vita Nugrah; Kumalasari*, Ana; Junadi, Junadi; Musa, Hussein Gibreel
JWP (Jurnal Wacana Politik) Vol 10, No 1 (2025): JWP (Jurnal Wacana Politik) January
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jwp.v10i1.59783

Abstract

This study examines how Open Government initiatives enhance the effectiveness of the Independent Farmer Card (KPM) Plus Program and their subsequent impacts on Food Security and Food Independence among rural communities. The research problem of this study is that some farmers lack an understanding of how to access support and follow application instructions for agricultural aid through the KPM Plus Program. The research analyzes the impact of transparency, participation, and collaboration within government frameworks on agricultural support. The findings highlight that Open Government initiatives significantly enhance the effectiveness of the KPM Plus Program, leading to better food security and independence for farmers. While SEM results confirm that strong governance positively influences agricultural programs, the model’s fit indices indicate a need for refinement to capture the underlying dynamics better. The study recommends strengthening Open Government practices to enhance program effectiveness and food security in rural areas. Future research should consider additional variables and refine the model for deeper insights into the relationship between governance and agriculture. This research contributes valuable perspectives on rural development, highlighting the importance of transparent and participative governance in advancing agricultural support and food sustainability.