Articles
Peran Kepemimpinan Transformasi Terhadap Kesiapan Untuk Berubah Pada Guru di Indonesia
Simatupang, Marhisar;
Ratnaningtyas, Aisyah;
Respati, Winanti Siwi;
Widiastuti, Mariyana;
Susanti, Yulisa
Jurnal Diversita Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v11i1.14496
Tahun 2022 pemerintah Indonesia meluncurkan program Merdeka Belajar pada guru di sekolah sebagai solusi dari pandemi covid-19. Pada kenyataannya tidak semua guru mampu melaksanakan program ini di sekolah dikarenakan adanya ketidaksiapan terhadap perubahan yang dimiliki oleh guru. Penelitian ini mengeksplorasikan tantangan dan permasalahan yang dihadapi oleh guru di Indonesia dalam mengimplementasikan program Merdeka Belajar di sekolah. Penelitian ini juga menjadi acuan bagi guru untuk tetap memiliki kesiapan perubahan pada kurikulum yang berubah-ubah dan mampu menjalani perubahan dengan baik. Penelitian ini dapat berkontribusi untuk memperbaiki dan meningkatkan program Merdeka Belajar atau program baru yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif asosiatif, yang melibatkan 648 guru di Indonesia dari sekolah negeri dan swasta yang telah menjalankan program Merdeka Belajar minimal satu semester. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan penyebaran kuesioner secara online di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh kepemimpinan transformasi terhadap kesiapan untuk berubah pada guru.
STUDI DESKRIPTIF: GAMBARAN KESIAPAN UNTUK BERUBAH PADA GURU
Simatupang, Marhisar;
Murniati, Hamidah Dwi
Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi Vol 23, No 01 (2025): Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi
Publisher : Esa Unggul University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47007/jpsi.v23i01.486
Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum baru yang diimplementasikan pada tahun ajaran baru 2022/2023. Saat ditetapkannya kurikulum ini, terdapat beberapa guru yang dinyatakan belum siap dalam menerapkan Kurikulum Merdeka karena dari segi fasilitas sekolah belum memadai, namun sebagian guru juga sudah siap dalam menerapkan kurikulum ini karena fasilitas dan dukungan sudah diberikan. Di satu sisi guru ingin mendapatkan pelatihan lebih banyak lagi agar lebih optimal dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kesiapan untuk berubah pada guru yang menjalani Kurikulum Merdeka. Penelitian ini berjenis kuantitatif deskriptif menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling dengan kriteria guru sekolah negeri ataupun swasta, telah menjalani Kurikulum Merdeka minimal 1 semester. Responden sebanyak 399 guru. Alat ukur kesiapan untuk berubah dengan koefisien realibilitas 0,963 dan 41 aitem valid. Hasil penelitian menunjukkan guru yang memiliki kesiapan untuk berubah tinggi sebesar 63.2% dan memiliki kesiapan untuk berubah yang rendah sebesar 36.8%. Guru berjenis kelamin laki-laki, guru swasta, tingkat pendidikan mengajar PAUD, lamanya menjalankan Kurikulum Merdeka selama >4 semester, memiliki gaji sebesar >5 juta, dan berusia 24-29 tahun memiliki kesiapan untuk berubah yang tinggi.
Pengaruh Learning agility Terhadap Innovative Work Behavior Pada Mahasiswa Yang Bekerja
Hamdani, Hamdan;
Simatupang, Marhisar;
Sa'dijah, Nur Ainy
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 4, No 3 (2023): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51849/j-p3k.v4i3.212
Learning agility adalah kapasitas seorang untuk belajar dari pengalaman dan itu akan memajukannya, menunjukkan bahwa ia telah mampu memahami tuntutan pekerjaannya, Innovative Work Behavior adalah kompetensi atau kemampuan pekerja dalam menampilkan perilaku kerja yang inovatif, kemudian secara aktif terus diolah, dikembangkan, dan dipertajam untuk memberikan kontribusi yang signifikan. Penelitian ini mencoba untuk menguji dampak Learning agility mahasiswa terhadap Innovative Work Behavior. Pada mahasiswa psikologi UBP Karawang yang bekerja merupakan populasi penelitian. Dua instrumen, Skala Learning agility 22-item dan Skala Innovative Work Behavior 19-item, digunakan untuk mengumpulkan data. 172 mahasiswa UBP Karawang yang bekerja berpartisipasi dalam penelitian ini sebagai subjek, dan ukuran sampel ditentukan menggunakan non-probability sampling melalui purposive sampling. Dapat disimpulkan dari uji statistik yang digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini bahwa terdapat pengaruh antara Learning agility mahasiswa dengan Innovative Work Behavior yang positif dan signifikan. Hal ini terbukti dari temuan uji regresi linier sederhana yang menghasilkan taraf signifikan sebesar 0,000.
PENGARUH WORK-STUDY CONFLICT DAN OPTIMISME TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA ANGGOTA ORMAWA DI UNIVERSITAS BUANA PERJUANGAN KARAWANG
Febrianti, Iceu;
Simatupang, Marhisar;
Wulandari, Christina R
Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi Vol 21, No 2 (2023): Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi
Publisher : Esa Unggul University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47007/jpsi.v21i2.323
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh work-study conflict dan optimisme terhadap komitmen organisasi pada mahasiswa anggota organisasi mahasiswa di Universitas Buana Perjuangan Karawang. Terdapat tiga variabel dalam penelitian ini, yakni work-study conflict, optimisme dan komitmen organisasi. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 84 mahasiswa aktif di UBP Karawang yang mengikuti organisasi serta bekerja. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh dimana semua populasi digunakan sebagai sampel penelitian. Skala yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari skala work-study conflict dan komitmen organisasi yang dirancang oleh peneliti. Skala optimisme yang digunakan merupakan modifikasi dari life orientation test. Uji hipotesis menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menemukan bahwa work-study conflict dan optimism berpengaruh terhadap komitmen organisasi (p < 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa work-study conflict dan optimisme memiliki pengaruh yang signifikan terhadap komitmen organisasi. Hasil temuan ini menjadi pertimbangan dalam membuat penangan untuk meningkatkan komitmen organisasi anggota organisasi mahasiswa di UBP Karawang dengan menerapkan sikap optimisme dan work-study conflict yang terjadi pada mahasiswa yang bekerja dan aktif mengikuti organisasi.
PELATIHAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM MENINGKATKAN KERJASAMA TIM ANGGOTA DI KOMUNITAS X
Simatupang, Marhisar;
Barus, Debi Angelina Br.;
Respati, Winanti Siwi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.32260
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan komunikasi interpersonal dalam meningkatkan kerjasama tim anggota komunitas X. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest design dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah subjek pada penelitian ini sebanyak 10 orang yang merupakan anggota komunitas X. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala likert. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara komunikasi interpersonal terhadap kerjsama tim dengan taraf signifikansi (p) 0,62 > 0,05. Hal tersebut juga menyatakan bahwa pelatihan komunikasi interpersonal dapat dikatakan kurang efektif dalam meningkatkan kerjasama tim anggota komunitas X. Hal ini dapat disebabkan karena metode pelatihan komunikasi interpersonal yang kurang maksimal, sehingga perlu dilakukan pelatihan lebih lanjut dengan memerhatikan metode-metode yang tepat
Improving English Language Skills Students Of Graha Yatim Dhuafa Based On Survey Results Study Interest: Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris Siswa Graha Yatim Dhuafa Berbasis Hasil Survey Minat Belajar
Anindita, Rina;
Agustina, Noni;
Simatupang, Marhisar;
Prastyani, Desy; Rahman, Taufiqur
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/dinamisia.v9i3.23548
Community Service Activities (PKM) carried out at Graha Yatim (GRAY) Cempaka Putih, Jakarta, aim to help students in grades 5 elementary to 2 high school to have better English language skills. The activity begins with an assessment of the English language skills as well as the interests and talents of students assisted by the GRAY orphanage in learning English. Followed by activities to improve students' English skills through the language learning application "English with Noni". This activity was attended by GRAY students and accompanying teachers. Interest and talent mapping was carried out in 1 session by the Psychology Faculty team, language learning was carried out by the Teacher Training and Education Faculty. This activity will be carried out in June – July 2024, organized by the Faculty of Economics and Business, and the Faculty of Engineering. The results obtained were changes in English language skills by GRAY students. This can be seen from the English language ability scores, which were measured before and after participating in training with the English with Noni application, where the values that increased were the vocabulary scores for understanding short videos, and the courage to use English in conversation. The sustainability of this program is that volunteer teachers continue learning English using the English with Noni application
Peran Kepribadian Pro-Aktif Terhadap Komitmen Kerja pada Guru dan Terapis Anak Berkebutuhan Khusus
Marhisar Simatupang;
Nadiya Andromeda
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3703
Tingginya kebutuhan organisasi untuk mempertahankan komitmen kerja karyawan mendorong pentingnya pemahaman tentang faktor-faktor psikologis yang berperan dalam pembentukannya. Salah satu faktor yang diperkirakan memiliki kontribusi penting adalah kepribadian proaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepribadian proaktif terhadap komitmen kerja pada karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik analisis regresi sederhana. Subjek penelitian berjumlah 76 karyawan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian proaktif berpengaruh signifikan terhadap komitmen kerja, ditunjukkan oleh nilai F = 21,044; p = 0,000. Nilai R² = 0,221 yang berarti kepribadian proaktif berkontribusi sebesar 22,1% terhadap komitmen kerja. Koefisien regresi positif (B = 0,774; p = 0,000) mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat proaktivitas individu, semakin tinggi pula komitmen kerja yang ditunjukkan. Temuan ini memperkuat penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa kepribadian proaktif merupakan prediktor penting dari komitmen organisasi. Penelitian ini memberikan implikasi bagi organisasi untuk mendorong pengembangan perilaku proaktif guna meningkatkan keterikatan dan retensi karyawan.
Transformational Leadership and Organizational Commitment among Generation Z Employees in Indonesia
Marhisar Simatupang;
Rina Anindita;
Winanti Siwi Respati
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol. 11 No. 1 (2026): February-April 2026, Saintek, Soial and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala and Collaboration Yayasan Yusda Edu Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/sejarah.v11i1.391
High employee mobility among Generation Z has emerged as a critical human resource challenge in Indonesia. This study investigates the direct influence of transformational leadership on organizational commitment among Generation Z employees. Using a quantitative correlational design, data were collected from 410 Generation Z workers across various industrial sectors in Indonesia. Transformational leadership was measured using the Bass and Avolio framework, while organizational commitment was assessed using an adapted Meyer and Allen scale. Data were analyzed using Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS). The results indicate that transformational leadership has a significant and positive effect on organizational commitment (β = 0.72; p < 0.001), explaining 52.8% of the variance in commitment. These findings demonstrate that transformational leadership plays a crucial role in fostering emotional attachment and loyalty among Generation Z employees. This study contributes to the literature by providing empirical evidence focused exclusively on Generation Z within a developing country context.
Do Psychology and Non-Psychology Students Differ in Test Anxiety?
Novendawati Wahyu Sitasari;
Marhisar Simatupang;
Law Mei-Yui;
Zariv Chew Long Kwan;
Mikaela Berliyana Alitani
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 04 (2026): October 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/g-couns.v10i04.9329
Test anxiety is a major concern in higher education due to its negative impact on students’ academic performance and psychological well-being. However, comparative studies across academic disciplines in the Indonesian context remain limited. This study aimed to examine differences in test anxiety between Psychology and Non-Psychology students. A quantitative comparative design was employed, involving 280 undergraduate students (140 Psychology and 140 Non-Psychology) selected through convenience sampling. Test anxiety was measured using a scale adapted from Brooks et al. (2015), which demonstrated high reliability (α = .92). Data were analyzed using an Independent Samples t-Test. The results showed that Levene’s test indicated unequal variances (F = 15.463, p < .05); therefore, the unequal-variance assumption was applied when interpreting the t-test results. A significant difference in test anxiety was found between groups (t = 4.651, p < .001), with Psychology students reporting higher anxiety levels (M = 209.69) than Non-Psychology students (M = 198.34). The effect size was moderate (Cohen’s d = .56). These findings highlight the importance of discipline-sensitive assessment practices and targeted psychological interventions, particularly for Psychology students. Keywords: academic discipline, psychology students, test anxiety
PENGARUH INFERIORITY FEELING TERHADAP KECENDERUNGAN MELAKUKAN KEKERASAN DALAM BERPACARAN PADA DEWASA AWAL DI KARAWANG
Sinta Nopiyanti;
Nuram Mubina;
Marhisar Simatupang
Psikologi Prima Vol. 4 No. 1 (2021): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34012/psychoprima.v4i1.1908
Kecenderungan melakukan kekerasan dalam berpacaran bisa terjadi kepadasiapapun, baik itu laki-laki maupun perempuan. Individu yang memiliki tingkat inferiorityfeeling tinggi tentu akan mempengaruhi bagaimana individu tersebut berperilaku dalam suatuhubungan. Bentuk dari kecenderungan kekerasan dalam berpacaran adalah kekerasanpsikologis, kekerasan finansial, kekerasan seksual, dan kekerasan fisik. Tujuan dari penelitianini adalah untuk mengetahui pengaruh inferiority feeling terhadap kecenderungan melakukankekerasan dalam berpacaran pada dewasa awal di Karawang. Penelitian ini menggunakanmetode penelitian kuantitatif dengan teknik sampling snowball dan kuota. Partisipan padapenelitian ini adalah dewasa awal berusia 18-40 tahun, berdomisili di Karawang dan menjalinsuatu hubungan dengan pasangan. Jumlah partisipan dalam penelitian ini adalah sebanyak647 orang, dengan jumlah partisipan laki-laki sebanyak 378, dan perempuan sebanyak 269.Metode pengumpulan data dilakukan dengan bantuan google form yang disebar melaluisosial media. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian adalah the feeling of inadecuacyscale dengan jumlah aitem 38, dan skala kecenderungan kekerasan dalam berpacaran denganjumlah aitem 66. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inferiority feeling memiliki pengaruhsebanyak 28% terhadap kecenderungan melakukan kekerasan dalam dalam berpacaran padadewasa awal di Karawang.