Claim Missing Document
Check
Articles

Increasing the Results of Bullet Rejection Skills Using the Jigsaw Learning Method Toriquddin lutfi; Fauzi Muhamad; Pamungkas Hari; Yogidarso Termiantono; Rahmadhani Hafid; Dianto Mochamad; Juriyah Juriyah
Journal of Education Technology and Inovation Vol. 6 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Program Pasca Sarjana, Universias PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jeti.v6i2.1502

Abstract

This study aims to evaluate the impact of using the Jigsaw learning method in improving students' shot put skill outcomes. The Jigsaw method is applied in a classroom environment to facilitate group collaboration, where students are given the responsibility to learn a particular aspect of the shot put technique and then teach it to the rest of the group. The study involved observation of the learning process, evaluation of skill progress, and analysis of student responses using the PTK (class action research) method to students SMK Tamansiswa, Mojoagung, Kab. Jombang, with a total of 38 students. The results showed a significant improvement from the pre-cycle which was complete 5 students with 13.2%, incomplete 33 students and 86.8%. In cycle 1, 13 students with 34.2% were complete, while 25 students with 65.8% were incomplete. In cycle 2 100%, in students' in-depth understanding of the shot put technique, increased collaboration between students, and higher learning motivation. These results highlight the potential of the Jigsaw method as an effective approach in improving classroom skills in the sport of shot put. This study provides a foundation for further integration of collaborative learning methods in the context of teaching sport in schools
Analisa Kebugaran Jasmani melalui Parameter Tes Respirasi Pemain Sepak Bola Putri Pra PON Jawa Timur Sabrina Mutiara Firdaus Wibowo; Hari Pamungkas; Muhammad Nidomuddin; Luthfie Lufthansa; Ary Artanty
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 5 No. 2 (2024): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v5i2.594

Abstract

Sepak bola merupakan olahraga yang menggabungkan berbagai keterampilan seperti fisik, teknis, dan taktis yang tinggi. Daya tahan respirasi menjadi salah satu unsur kunci dalam mendukung kondisi fisik para pemain sepak bola. PON XII akan diselenggarakan di Aceh-Sumatera Utara dan Provinsi Jatim ikut andil dalam kegiatan tersebut. Salah satu tim yang berpartisipasi adalah tim sepak bola putri Jawa Timur. Namun, proses menentukan pemain dalam sebuah tim yang solid dibutuhkan kualifikasi dan seleksi yang ketat agar dapat bersaing dengan tim-tim provinsi lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebugaran jasmani melalui parameter tes respirasi pemain putri Pra PON Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah eksperimen. Sampelnya seluruh pemain sepak bola putri Pra PON sejumlah 38 orang pemain. Data tes yang diambil adalah post test menggunakan MFT, karena peneliti menggunakan desain penelitian Posttest Only Control Group Design. Hasil analisis post test diperoleh rata-rata sebesar 34.3368 dengan signifikansi <0.05 dan VO2Maks termasuk dalam kategori Baik. Namun, jika dilihat dari hasil rata-rata, hasil kebugaran jasmani pemain sepakbola putri Pra PON Jawa Timur belum masuk dalam kategori Baik Sekali (berdasarkan Test Value=41). Dapat disimpulkan bahwa pemain sepak bola putri Pra PON Jawa Timur dalam kondisi atau kriteria baik.
Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Kapasitas Paru Maksimal Pemain Sepak Bola Persija FC M. Bagus Teguh Tabrani; Rubbi Kurniawan; Hari Pamungkas; Dedy Irawan; Agusti Mardikaningsih
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 5 No. 2 (2024): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v5i2.596

Abstract

Pemain sepak bola umumnya memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) yang rendah hingga normal karena kebutuhan untuk menjaga kecepatan dan mobilitas yang optimal. Obesitas diartikan sebagai berat badan berlebih akibat dari penumpukan lemak yang dapat beresiko bagi kesehatan seseorang. Kapasitas paru maksimal atau VO2maks adalah volume maksimum oksigen yang dikonsumsi dalam satu menit selama latihan maksimal. Pengukuran VO2maks berguna untuk menganalisis status kebugaran seseorang dengan mempertimbangkan resiko kardiovaskular, sehingga subjek dapat mengetahui status VO2maks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi atau hubungan IMT (Indeks Massa Tubuh) dengan kapasitas paru maksimal pemain Persija FC. Penentuan pengambilan sampel yang peneliti gunakan adalah dengan teknik total sampling, jadi seluruh 16 pemain Persija menjadi sampel. Prosedur tes yang dilakukan adalah tes antropometri dan Multistage Fitness Test (MFT). Hasil analisis data yang diperoleh mempunyai signifikansi <0,05, yang artinya data berkolerasi sig=0,002. Nilai Pearson Correlation menjelaskan bahwa, ada korelasi kuat antara dua variabel indeks massa tubuh dengan VO2maks (nilai Pearson Correlation= -,713). Kesimpulan dari penelitian ini, terdapat korelasi antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kapasitas paru maksimal pada pemain. Semakin besar indeks massa tubuh, berakibat gangguan fungsional kardioresprasi terutama pada kemampuan paru maksimal.
Pengaruh Intermitten Training terhadap Kapasitas Oksigen Maksimal Pemain Liga 1 Persela Lamongan FC Ferizal, Moch. Sandy; Pamungkas, Hari; Kurniawan, Rubbi; Nidomuddin, Muhammad; Sudari, Sudari
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 5 No. 3 (2024): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v5i3.598

Abstract

Aerobic endurance is an important element for a soccer player. Exercise brings changes and adaptations to the body, including increasing maximum oxygen capacity, including intermittent training. Football is a dynamic sport and is a big football sport that relies on excellent performance. The aim of this research is to test whether intermittent training has an effect on the maximum oxygen capacity of football players, namely Persela Lamongan FC players. The author uses experimental research. Intermittent training uses three posts (shuttle run, 2.4 km run, fartlek run) with a training frequency of 3 times a week face to face with progressive (gradual) intensity and load. The test instrument used by the author in this research is the Beep Test or MFT (Multi Fitness Stage). The significance value of the post-test results shows that there is an effect of intermittent training on the maximum oxygen capacity of Persela Lamongan FC players with >0.05 (sig=.076). The conclusion of this research is that there is an influence of intermittent training on the maximum oxygen capacity of Persela Lamongan players. The research results obtained show that the maximum oxygen capacity is in the Good category.
Pengaruh Komposisi Tubuh terhadap Daya Ledak Otot Tungkai Pemain Sepak Bola Liga 1 Persija Jakarta Subyakto, Ricky Cannavaro; Pamungkas, Hari; Kurniawan, Rubbi; Nidomuddin, Muhammad; Yusuf, Havid
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 5 No. 3 (2024): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v5i3.611

Abstract

Football can be defined as a high-speed game with running while carrying the ball or not and constant movement both for attack and defense. However, with high speed, power, and skill, the factor that can limit their performance is the consideration of the weight of the football player. Weight can affect an important role in the game if it hinders the player's running, speed of movement and when kicking the ball. Leg muscle explosive power is a very important variable in assessing the level of muscle power produced by the lower leg muscles. Therefore, leg muscle explosive power is often used as an important predictor of performance in football sports that require skills in kicking the ball. This study aims to determine the effect of body composition on leg muscle explosive power in Liga 1 Persija Jakarta soccer players. This study is an experimental type through a quantitative descriptive approach (based on numerical data). The research sample was 17 players. The test instruments used were anthropometric tests and power jump tests. Data analysis used SPSS IBM 25. The results of the post-test analysis obtained an average of 59.1271 with a significance of >0.05 (p = 0.031). In conclusion, there is an influence of body composition on the explosive power of the leg muscles of Persija Jakarta soccer players.
KONTRIBUSI PERSENTASE LEMAK TUBUH TERHADAP INDEKS MASSA TUBUH PADA PERFORMA PEMAIN KLUB AREMA FC Muhammad Rafli; Havid Yusuf; Hari Pamungkas; Yulianto Dwi Saputro; Dedy Irawan
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v8i2.3021

Abstract

Indeks massa tubuh merupakan unsur kebugaran jasmani yang dihitung melalui tes antropometri, antara tinggi badan dengan berat badan. Berat badan seseorang dipengaruhi oleh lemak yang ada di dalam tubuhnya. Tidak heran, jika ada seorang pemain sepakbola yang mengalami obesitas akan kesulitan untuk melakukan gerakan yang lincah, atraktif dan eksplosif. Ini akan berdampak pada performa atlet, terlebih juga performa tim. Tujuan dari penelitian ini melihat kontribusi persentase lemak tubuh terhadap indeks massa tubuh pada pemain Arema FC. Sampel yang digunakan adalah seluruh pemain Arema FC yang berjumlah 25 orang. Instrumen penelitian pada tes kebugaran jasmani olahraga adalah sebagai berikut: 1) IMT (Indeks Massa Tubuh) dengan cara mengukur tinggi badan dan berat badan kemudian dicatat. Selanjutnya keduanya dihitung sesuai rumus yang ditentukan. 2) Persentase lemak tubuh menggunakan alat untuk mengukur komposisi tubuh, yaitu Seca mBCA 514 Medical Body Composition Analyzer. Hasil data menyatakan terdapat korelasi antara persentase lemak tubuh dengan indeks massa tubuh, yaitu dengan nilai korelasi sebesar 0,98. Artinya, signifikansi diantara keduanya sangat kuat. Hasil data menyatakan bahwa rata-rata persentase lemak tubuh pemain Arema FC normal dengan kisaran 18,8%. Sedangkan rata-rata indeks massa tubuh dari pemain Arema FC adalah dalam kategori normal dengan kisaran 23 kg/m2. Kesimpulannya adalah para pemain Arema FC memiliki kondisi lemak tubuh yang normal sehingga indeks massa tubuh mengikuti dalam keadaan normal.
ANALISIS LATIHAN INTENSITAS DENGAN INTERVAL TERHADAP PENINGKATAN VO2MAX PADA PEMAIN SEPAKBOLA BHAYANGKARA FC Muhammad Irfan Attamimi; Muhammad Nidomuddin; Yuskhil Mushofi; Hari Pamungkas; Havid Yusuf
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v9i1.3625

Abstract

Sepak bola merupakan olahraga dengan intensitas tinggi. Atlet sepak bola mempertahankan kemampuan fisik dan fisiologisnya dengan intensitas tinggi untuk waktu yang lama (dalam waktu normal selama 90 menit). Latihan rutin memiliki efek terbatas pada peningkatan kapasitas paru, sehingga metode latihan tertentu sangat bisa meningkatkan kapasitas paru dalam diri seorang atlet. Umumnya, semakin tinggi VO2max (kapasitas maksimal paru dalam mengkonsumsi oksigen), maka aerobik dan daya tahan kardiorespirasinya semakin baik. Latihan yang berhubungan dengan VO2max berprinsip pada intensitas yang dilakukan atlet dan lamanya masa pemulihan intermitten (jarak istirahat antara per set nya), dan intensitas intermiten). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran pemain sepak bola tim Bhayangkara FC melalui parameter VO2max. Sampel yang digunakan adalah 25 pemain Bhayangkara FC. Instrumen tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah MFT (Multistage Fitness Test) dengan metode Yo-yo Test. Dari hasil data di atas menyatakan bahwa nilai signifikansi <0,05 menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pre-test dengan post-test. Kesimpulannya adalah ada peningkatan VO2max secara signifikan pada pemain Bhayangkara FC. Latihan dengan intensitas – interval mempengaruhi daya kerja kardiorespirasi di dalam tubuh sehingga konsumsi oksigen di dalam paru-paru menjadi maksimal.
PENGARUH LATIHAN ISOMETRIC SQUAT TERHADAP DAYA LEDAK OTOT GASTROCNEMIUS PADA PEMAIN SEPAKBOLA LIGA 2 INDONESIA Tama, Bima Dwi Tama; Pradipta, Anangga Widya Pradipta; Istiawan, Nurcholis Istiawan; Pamungkas, Hari Pamungkas; Nidomuddin, Muhammad Nidomuddin
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v9i1.3652

Abstract

Pemain sepak bola harus memiliki teknik yang benar dalam bermain sepak bola, salah satunya menendang bola. Dengan demikian, tendangan yang dihasilkan oleh seorang pemain sepak bola harus keras, kencang dan tepat sasaran (terarah). Daya ledak otot tungkai dapat dilatih dnegan menggunakan latihan isometric squat sehingga latihan tersebut dapat meningkatkan kualitas otot tungkai. Dengan kekuatan otot yang meningkat, pemain sepak bola dapat memiliki dasar yang lebih kuat untuk melakukan gerakan-gerakan seperti tendangan, berlari, dan menggiring bola. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan isometric squat terhadap daya ledak otot gastrocnemius pada pemain sepakbola Liga 2 Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen, melalui pendekatan deskriptif kuantitatif. Seluruh populasi tim kesebelasan PSCS Cilacap sejumlah 22 orang. Peneliti menggunakan instrumen tes berupa Standing Broad Jump Test untuk mengetahui kekuatan dan kecepatan otot tungkai (gastrocnemius). Dari hasil data menyatakan bahwa nilai signifikansi >0,05 ditunjukkan dengan angka 0.709. Test value di angka 240 cm sebagai ambang batas nilai minimal dari norma Standing Broad Jump Test bagi seorang pemain sepak bola. Kesimpulannya adalah latihan isometric squat efektif dalam mencapai hasil maksimal ditinjau dari daya ledak otot gastrocnemius.
ANALISA LATIHAN RUNNING CIRCUIT TERHADAP DAYA TAHAN KARDIORESPIRASI PADA PEMAIN SEPAKBOLA PSCS CILACAP FC Dona Saputra; Wiwik Kusmawati; Anangga Widya Pradipta; Hari Pamungkas; Muhammad Nidomuddin
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v9i1.3655

Abstract

Pemain sepak bola dituntut selalu bugar di setiap pertandingan. Latihan fisik perlu diprogramkan agar kualitas kebugaran jasmani dari pemain lebih baik lagi. Salah satu latihan yang dapat dilakukan adalah running circuit. Meningkatkan daya tahan kardiorespirasi merupakan tujuan umum dalam latihan fisik, karena peningkatan daya tahan kardiorespirasi berhubungan dengan kinerja atlet secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa latihan running circuit terhadap daya tahan kardiorespirasi pada pemain sepakbola. Jenis penelitian ini termasuk penelitian eksperimen dan metode yang digunakan adalah One Group Posttest Only Design. Seluruh 22 pemain PSCS Cilacap FC menjadi sampel dari penelitian ini. Peneliti menggunakan instrumen tes berupa Beep Test untuk mengetahui prediksi kadar konsumsi oksigen maksimal (VO2maks). Latihan running circuit yang diprogramkan menggunakan 3 pos yaitu shuttle run, lari 2,4 km, lari fartlek dengan interval. Hasil data menyatakan bahwa nilai signifikansi >0,05 menunjukkan latihan running circuit efektif dalam mencapai hasil optimal untuk daya tahan kardiorespirasi ditinjau dari VO2maks. Signifikansi ditunjukkan dengan angka 0.261. Test value di angka 51 (ml/kg/menit) sebagai ambang batas kriteria atas rata-rata pada norma VO2maks. Kesimpulannya adalah latihan running circuit efektif dalam mencapai hasil optimal untuk daya tahan kardiorespirasi ditinjau dari segi VO2maks-nya.
Analisis Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa di SMP Mutiara Harapan Kuncoro, Agus; Rohmah, Laila Nur; Sudari, Sudari; Pamungkas, Hari; Agyanur, Shoffurijal
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v9i2.4116

Abstract

Kebugaran jasmani penting karena berhubungan dengan kesehatan, pertumbuhan yang disertai dengan perkembangan tubuh khususnya pada siswa smp berusia 13-15 tahun, namun hal ini belum diketahui kebanyakan anak-anak remaja bahwa physical fitness/kebugaran jasmani sangat penting. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis tingkat kebugaran jasmani siswa-siswi di SMP Mutiara Harapan. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, serta menggunakan sampel penelitian dengan nonprobalitity sampling dengan sampling jenuh dengan jumlah sampel/subjek siswa-siswi berjumlah 63 siswa dengan 28 siswa dan 35 siswi. Tes penelitian ini ialah Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) serta memakai koefesiensi validasi instrument untuk kategori remaja/adolecents. Hasil penelitian dari 63 siswa-siswi menunjukkan kategori baik sekali 0% (0 siswa), baik 7,9% (5 siswa-siswi), kategori sedang 80% (51 siswa-siswi), kategori 11,1% (7 siswa-siswi), dan kurang sekali 0% (0 siswa). Dengan mempertimbangkan hasil yang sudah diuaraikan, dapat disimpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmaniSMP Mutiara Harapan masuk termasuk dalam kategori sedang dan dan memiliki mean/rata-rata kebugaran jasmani yang cukup.
Co-Authors Abda Abda Abiyoso, Riyatno Aghyanur, Shoffurijal Agusti Mardikaningsih Agusti Mardikaningsih Agyanur, Shoffurijal Ahmad Lani Ahmad Rizal Hidayat Aji Sukma, Benny Al Ma'ruf, Gufroni Alya Dwi Candra Hikaya Anangga Widya Pradipta Anangga Widya Pradipta, Anangga Widya Andik, Cahyono Angga Sukmantoro Aofal, Reza Arbahan Azizi Ariestika, Elsa Arifin, Mohammad Ikbar Shabiyan Ary Artanty Ashari Husen Ashari Husen Azrul Azwar Imanulhaq Budijanto Budijanto, Budijanto Cahyono Andik Chrystna Bhagascara David Ardan Kurniawan Daviet, Daviet Dwi Saputra Dedy Irawan Defa Khoirudin Dianto Mochamad Dimas Sevila Dimas, Dimas Iqbal Pradita Dini Marta Madyana Hari Dona Saputra Endang Sumarti Erwinsyah Riski Fahmi Fahmi, Dwi Fahmi Muchtar Fahmi, Erwinsyah Riski Fauzi Muhamad Ferizal, Moch. Sandy Galing, Galing Cahya Adi Krisna Habibi, Ahmad Ilham Hafid, Rahmadhani Hariono, Jayus Harmoko Harmoko, Harmoko Hernandi, Iman Budi Husein, Ashari Husen, Ashari Iknasius Lagu Ilham Akbar Lazuardian Febriansyah Ilmah, Nur Khozana Ilmah Iqbal, Muhammad Iqbal Ferdy Septian Istiawan, Nurcholis Istiawan Jadug Arya Aragani Juriyah Juriyah Juriyah Juriyah, Juriyah Khozanah Ilmah, Nur Khusnul Hotimah Kirom, Muhammad Zayyin Agil Kuncoro, Agus Kurniawan Kartika Aji Kurniawan, Farid Tri Lesmana, Heru Syarli Lucky Mahfud Efendi lutfi, Toriquddin Luthfia, Wulandari Luthfie Lufthansa M. Bagus Teguh Tabrani Madyana Hari, Dini Marta Mardikaningsih, Agusti Maulidin, Ahmad Hanif Miftah Rakhmadian Mochamad, Dianto Moh. Ali Mu'arifudin Moh. Syafiq Uhailil Fikri Muhamad, Fauzi Muhammad Irfan Attamimi Muhammad Nidommuddin Muhammad Nidomudin Muhammad Rafli Niddomudin, Muhammad Nidommuddin, Muhammad Nidomuddin, Muhammad Nuril Hidayati Nurwakhid Muliyono, M. Pd. Permata, Friska Dwi Pradipta, Anangga Pradipta, Anangga Widya Pradipta Pramana, Aditya Ramadhan Prasetiyo, Rahayu Rahmadhani Hafid Ramadhan Heriyansah, Bramantio Ramadhani, Bintang Tri Rasitawanto, Yanu Reza Aofal Rohmah, Laila Nur Rubbi Kurniawan Rubbi Kurniawan Rubbi Kurniawan, M. Pd. Rubbi, Rubbi Kurniawan Sabrina Mutiara Firdaus Wibowo Saputri, Lawrenza Berliana Dwi Satriya, Hendra Putra Setyawan, Trinovandhi Siska Sari, Reno Siswanto, Hendro Subyakto, Ricky Cannavaro Sudari Sudari Sudari, S. Ag., M. Pd. Sudari, Sudari Sudarsono Suliarno, Jefri Wibowo Syahbana, Duan Dito Tama, Bima Dwi Tama Termiantono, Yogidarso Tifan Abid Alana Toriquddin lutfi Tri Asih Wahyu, S. Pd., M. Pd. Widya Pradipta, Anangga WINARNO Wiwik Kusmawati Wulandari Luthfia Yogidarso Termiantono Yulianto Dwi Saputro Yuskhil Mushofi Yusuf, Havid Yusus, Havid