Claim Missing Document
Check
Articles

Korelasi Indeks Massa Tubuh terhadap Hemoglobin Setelah Aktifitas Fisik Pada Anak Prapubertas Hari, Hari Pamungkas; Moh. Syafiq Uhailil Fikri; Muhammad Nidomuddin; Havid Yusuf
Bravo's: Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 12 No 4 (2024): Bravo's: Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
Publisher : Physical Education Departement of University PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v12i4/31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari korelasi Indeks Massa Tubuh (IMT) terhadap Hemoglobin (Hb) setelah aktivitas fisik pada anak prapubertas. Penelitian ini menggunakan metode Korelasional, Subjek terdiri dari 20 anak laki – laki yang masuk dalam ktiteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran kadar Hb menggunakan metode Hematin, pengambilan darah kapiler 24 jam setelah setelah subjek melakukan aktivitas fisik modifikasi bola voli. Untuk pengukuran IMT menggunakan Rumus (Berat badan / Tinggi Badan²). Nilai IMT dan kadar Hemoglobin di analisis menggunakan SPSS 25 untuk mengetahui uji normalitas data dengan Kolmogorov-Smirnov. Apabila data tidak berdistribusi normal maka dilakukan uji korelasi Spearman dan dilanjutkan dengan uji hipotesis Kruskal-Wallis. Jika data normal maka menggunakan koefisien korelasi Pearson (r) dan CI 95% telah dipertimbangkan untuk uji signifikansi. Hasil penelitian 20 subjek menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi p-value sebesar 0,16 (P>0,05) dengan mean IMT sebesar 20,43 kg/m2 dan kadar Hb sebesar 15,51 g/dL. Dan hasil uji korelasi, signifikansi korelasi antara IMT dengan Hemoglobin nilai p-value adalah 0,019 (P<0,05). dan nilai korelasi pearson 0,521 (Korelasi kuat). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan positif indeks massa tubuh terhadap kadar hemoglobin pada anak prapubertas setelah aktivitas fisik.
Cross-Sectional BMI Dan Glukosa Darah Terhadap Kadar IGF-1 Pada Anak Usia 10-11 Tahun Hari, Hari Pamungkas
Bravo's: Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 12 No 2 (2024): Bravo's: Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
Publisher : Physical Education Departement of University PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bd8vwv09

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional BMI (Bodi Massa Indeks) dan glukosa darah terhadap hormon IGF-1 pada anak anak usia 10-11 tahun. Penelitian ini menggunakan metode Korelasional Product momen dengan pendekatan cross-sectional, subjek ditentukan dari kriteria inklusi dan eksklusi dan subjek pada penelitian ini terdiri dari 20 anak laki-laki. Pengukuran kadar glukosa darah dengan metode Drabkin dan pengukuran kadar IGF-1 serum menggunakan Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA). Pengambilan darah darah kapiler dari vena sebanyak 3 cc. dan dianalisis di laboratorium faal. Hasil data akan dianalisis dengan uji normalitas dan korelasi product momen menggunakan SPSS 25 dengan pertimbangan signifikansi 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara variabel BMI (Bodi Massa Indeks) dengan Glukosa darah P-value 0,000 (P<0,05), tidak ada hubungan antara glukosa darah dengan IGF-1 P = 0,199 (P>0,05) dan ada hubungan antara variabel BMI dengan IGF-1 nilai p-value 0,020 (P<0,05). Kesimpulan pada penelitian ini bahwa ada hubungan positif antara variabel BMI dan glukosa, serta ada hubungan antara BMI dan kadar IGF-1. Dan tidak ada korelasi antara glukosa darah dan kadar serum IGF-1.
Improving Bounce Pass Skills in Basketball Games Using the Problem Based Learning Method Madyana Hari, Dini Marta; Luthfia, Wulandari; Fahmi, Erwinsyah Riski; Andik, Cahyono; Hari, Pamungkas
Journal of Education Technology and Inovation Vol. 6 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Program Pasca Sarjana, Universias PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jeti.v6i2.1494

Abstract

This research uses a problem-based learning approach with a learning sequence of observation, evaluation, and progress monitoring to measure the improvement of individual bounce pass skills. During the learning process, learners are invited to identify problems or difficulties they face in performing the bounce pass. Collaborate in finding solutions to overcome these problems. Conduct learning and simulation of game situations that allow the application of the "bounce pass" technique with the help and direction of the teacher. The method in this study uses a classroom action research (PTK) approach of observation, evaluation, and progress monitoring to measure the improvement of individual bounce pass skills. The results of this study contribute to the development of effective learning methods in improving technical skills in sports, especially in the context of basketball games, with the skill completeness value increasing from pre 61.5% to 73.1% and increasing 100%. The PBL method has an effect on the development of effective learning methods in improving technical skills in sports, especially in the context of basketball games
Increasing the Results of Bullet Rejection Skills Using the Jigsaw Learning Method lutfi, Toriquddin; Muhamad, Fauzi; Hari, Pamungkas; Termiantono, Yogidarso; Hafid, Rahmadhani; Mochamad, Dianto; Juriyah, Juriyah
Journal of Education Technology and Inovation Vol. 6 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Program Pasca Sarjana, Universias PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jeti.v6i2.1502

Abstract

This study aims to evaluate the impact of using the Jigsaw learning method in improving students' shot put skill outcomes. The Jigsaw method is applied in a classroom environment to facilitate group collaboration, where students are given the responsibility to learn a particular aspect of the shot put technique and then teach it to the rest of the group. The study involved observation of the learning process, evaluation of skill progress, and analysis of student responses using the PTK (class action research) method to students SMK Tamansiswa, Mojoagung, Kab. Jombang, with a total of 38 students. The results showed a significant improvement from the pre-cycle which was complete 5 students with 13.2%, incomplete 33 students and 86.8%. In cycle 1, 13 students with 34.2% were complete, while 25 students with 65.8% were incomplete. In cycle 2 100%, in students' in-depth understanding of the shot put technique, increased collaboration between students, and higher learning motivation. These results highlight the potential of the Jigsaw method as an effective approach in improving classroom skills in the sport of shot put. This study provides a foundation for further integration of collaborative learning methods in the context of teaching sport in schools
Analisis Hasil Asian Para Track Championships 2023 Berdasarkan Kelas Cycling dan Jarak Lintasan 1000 Meter Tifan Abid Alana; Nuril Hidayati; Havid Yusuf; Hari Pamungkas; Sudari
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 4 No. 2 (2023): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v4i2.354

Abstract

Indonesia is one of the contesting countries from Southeast Asia that will take part in the 2023 Asian Para Track Championships in Malaysia. Indonesian cyclists competing in this championship are athletes with special needs. The sport classification for athletes with special needs is influenced by performance disorders in various sports at different levels, according to the athlete's condition. The purpose of this research is to find out the fastest time and the time difference recorded in this competition according to the class and category. From the data obtained, there is a significant difference between the fastest arriving class and the slower class. Researchers took CYCLE 5 and CYCLE 2 data to find out the difference between the fastest and the slower classes. The difference in the average travel time between the two classes is ∆t = 14,363 seconds. The CYCLE 5 class gets an average arrival time at the finish line of 71,074 seconds or 1 minute 11,074 seconds in a 1000 meter track distance. In other words, this class is the fastest of the other classes. The CYCLE 2 class gets an average arrival time at the finish line of 85,437 seconds or 1 minute 25,437 seconds in a 1000 meter track distance. In other words, this class is slower than the other classes.
Analisis Latihan Kecepatan Reaksi terhadap Kemampuan Kelincahan Pemain Bhayangkara FC U-18 Dimas Sevila; Muhammad Nidomuddin; Anangga Widya Pradipta; Hari Pamungkas; Havid Yusuf
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 5 No. 1 (2024): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v5i1.480

Abstract

Kelincahan salah satu unsur penting yang dimiliki pemain sepak bola. Sepak bola merupakan olahraga yang banyak menggunakan aktivitas jangka pendek selama pertandingan dan aktivitas bervariasi setiap 4-6 detik. Aktivitas ini memiliki intensitas tinggi dan mencakup lari cepat dan kelincahan berisi aktivitas seperti perubahan arah, pertemuan dengan bola, intersepsi dan tekel. Salah satu faktor penting yang mempengaruhi kelincahan pada pemain adalah kecepatan reaksi mereka. Kecepatan reaksi dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang menanggapi stimulus/rangsangan eksternal dengan cepat dan tepat. Berdasarkan penjelasan di atas, tujuan dari peneliti adalah ingin menganalisis pengaruh latihan kecepatan reaksi terhadap kelincahan pemain sepak bola, yaitu pemain Bhayangkara FC U-18. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Sampel dari penelitian ini adalah seluruh pemain Bhayangkara FC U-18 yang berjumlah 25 orang. Instrumen tes yang digunakan saat pre-test dan post test dalam penelitian ini adalah Arrowhead Test. Selama 3 bulan, dengan frekuensi 3 kali latihan selama 30 menit kepada pemain sepak bola Bhayangkara FC diberikan latihan respon motorik berupa stimulus menerima sinyal. Hasil analisis data pre test diperoleh mean sebesar 9.6836 sedangkan post test diperoleh data mean sebesar 8.9436, dengan selisih mean antara pre dan post adalah 0.74000. Hasil data menyatakan nilai signifikansi <0.05, menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pre test dengan post test kelincahan pemain Bhayangkara FC U-18. Kesimpulannya, ada pengaruh latihan kecepatan reaksi secara signifikan terhadap kelincahan pada pemain Bhayangkara FC U-18.
Pengaruh Latihan Ketahanan Otot Ekstremitas Superior Terhadap Kekuatan Lengan Pemain Klub Bhayangkara FC Angga Sukmantoro; Muhammad Nidomuddin; Moh. Ali Mu'arifudin; Hari Pamungkas; Havid Yusuf
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 5 No. 1 (2024): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v5i1.481

Abstract

Aktivitas permainan dalam sepak bola sangat berkaitan erat dengan kondisi fisik pemain. Salah satu unsur yang dapat mendukung kondisi fisik adalah kemampuan daya tahan otot. Push-up dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kekuatan dan hipertrofi otot ekstremitas atas. Push-up akan meningkatkan daya tahan otot tubuh bagian atas, memperkuat otot dan tulang, serta menciptakan massa otot tanpa lemak yang meningkatkan metabolisme. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh latihan ketahanan otot ekstremitas superior terhadap kekuatan lengan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen. Sampel yang digunakan adalah seluruh pemain Bhayangkara FC sejumlah 25 orang pemain laki-laki. Push-up yang dilakukan pemain sepak bola Bhayangkara FC dengan ketentuan sebagai berikut; 1) 1 set terdiri dari 30 repetisi (jumlah pengulangan), 2) Jumlah total set terdiri dari 12 set, 3) Jeda istirahat 2 menit tiap set-nya (interval). Hasil data yang telah dianalisis menyatakan bahwa nilai signifikansinya <0.05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara pre test dengan post test kekuatan otot lengan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh latihan ketahanan otot ekstremitas superior terhadap kekuatan lengan pada pemain Bhayangkara FC.
Efektifitas Sprint Interval Training (SIT) dalam Meningkatkan VO2max Pemain Sepak Bola Hernandi, Iman Budi; Pamungkas, Hari; Sudarsono, Sudarsono; Kurniawan, Rubbi
JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jskk.2024.9.1.4

Abstract

VO2max is a component that affects the performance of a soccer player on the field. Research was conducted to examine the extent to which SIT can provide significant benefits in increasing VO2max for soccer players. The study used a quasi-experiment with a quantitative approach. The samples involved were Persikab Bandung soccer players in 2023 as many as 18 players who were given treatment in the form of Sprint Interval Training (SIT). The instrument uses the MFT (Multistage Fitness Test) which is used to measure the player's VO2max. The results showed that the average VO2max before treatment was 48,678 ± 7,883, and the average VO2max after training was 51,417 ± 4,944. Based on the results of the analysis, it is concluded that Sprint Interval Training (SIT) can effectively increase the VO2max capacity of soccer players. The results of this study are expected to contribute to the development of football training programs.
Shuttle Run Training On The Physical Performance Of Persik Kendal Football Players Nidomuddin, Muhammad; Pramana, Aditya Ramadhan; Pamungkas, Hari; Habibi, Ahmad Ilham; Mardikaningsih, Agusti
Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ) Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jpj.v6i2.4389

Abstract

Study this aiming for know influence shuttle run training against performance physique player Persik kendal football. Shuttle run is one of the form very important agility training in sport football, because involving movement fast, change direction, and speed reaction. The research method used is method experiment with pre-test and post-test design one group. Sample in study This is 20 players active Persik Kendal who follows the training program for 6 weeks with frequency 3 times per week. Instrument measurement covering test test 30 meter sprint speed, and power hold. The results of the data analysis show that there is improvement significant in aspects agility, speed and power stand after undergo the shuttle run program. With Thus, shuttle run practice is proven give influence positive to performance physique player Kendal Peach football.
Sport Physical Fitness Using Test Parameters on Malang Raya Handball Players Pamungkas, Hari; Nidomuddin, Muhammad; Yusuf, Havid
Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan) Vol. 6 No. 1 (2022): Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan)
Publisher : Physical Education, Health and Recreation Study Program, Universitas Insan Budi Utomo, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/jp.jok.v6i1.899

Abstract

This handball game requires excellent physical ability, where the physical ability of the handball players in order to be able to play optimally in matches. The research objective is to conduct data surveys and analyze physical conditions using measuring instruments that follow Indonesia's geographical conditions. The research conducted is analytical research through a quantitative descriptive approach. The research instrument used in this study was a test of running speed, agility, and oxygen saturation. Ten test items have excellent categories: running speed of 91.4%, Agility of 89.5%, and Oxygen Saturation of 99.4% in the Malang men's handball team. In the poor women's handball team, three test items had excellent categories at 84.9% running speed, 99% Agility, and 99.6% Oxygen Saturation. As a measure of the ability of each player according to Sport Science. The results of this study can be used as a reference for players and coaches in following up on programs that will be made according to the needs of players with the results of data obtained from sports tests and measurements.
Co-Authors Abda Abda Abiyoso, Riyatno Aghyanur, Shoffurijal Agusti Mardikaningsih Agusti Mardikaningsih Agyanur, Shoffurijal Ahmad Lani Ahmad Rizal Hidayat Aji Sukma, Benny Al Ma'ruf, Gufroni Alya Dwi Candra Hikaya Anangga Widya Pradipta Anangga Widya Pradipta, Anangga Widya Andik, Cahyono Angga Sukmantoro Aofal, Reza Arbahan Azizi Ariestika, Elsa Arifin, Mohammad Ikbar Shabiyan Ary Artanty Ashari Husen Ashari Husen Azrul Azwar Imanulhaq Budijanto Budijanto, Budijanto Cahyono Andik Chrystna Bhagascara David Ardan Kurniawan Daviet, Daviet Dwi Saputra Dedy Irawan Defa Khoirudin Dianto Mochamad Dimas Sevila Dimas, Dimas Iqbal Pradita Dini Marta Madyana Hari Dona Saputra Endang Sumarti Erwinsyah Riski Fahmi Fahmi, Dwi Fahmi Muchtar Fahmi, Erwinsyah Riski Fauzi Muhamad Ferizal, Moch. Sandy Galing, Galing Cahya Adi Krisna Habibi, Ahmad Ilham Hafid, Rahmadhani Hariono, Jayus Harmoko Harmoko, Harmoko Hernandi, Iman Budi Husein, Ashari Husen, Ashari Iknasius Lagu Ilham Akbar Lazuardian Febriansyah Ilmah, Nur Khozana Ilmah Iqbal, Muhammad Iqbal Ferdy Septian Istiawan, Nurcholis Istiawan Jadug Arya Aragani Juriyah Juriyah Juriyah Juriyah, Juriyah Khozanah Ilmah, Nur Khusnul Hotimah Kirom, Muhammad Zayyin Agil Kuncoro, Agus Kurniawan Kartika Aji Kurniawan, Farid Tri Lesmana, Heru Syarli Lucky Mahfud Efendi lutfi, Toriquddin Luthfia, Wulandari Luthfie Lufthansa M. Bagus Teguh Tabrani Madyana Hari, Dini Marta Mardikaningsih, Agusti Maulidin, Ahmad Hanif Miftah Rakhmadian Mochamad, Dianto Moh. Ali Mu'arifudin Moh. Syafiq Uhailil Fikri Muhamad, Fauzi Muhammad Irfan Attamimi Muhammad Nidommuddin Muhammad Nidomudin Muhammad Rafli Niddomudin, Muhammad Nidommuddin, Muhammad Nidomuddin, Muhammad Nuril Hidayati Nurwakhid Muliyono, M. Pd. Permata, Friska Dwi Pradipta, Anangga Pradipta, Anangga Widya Pradipta Pramana, Aditya Ramadhan Prasetiyo, Rahayu Rahmadhani Hafid Ramadhan Heriyansah, Bramantio Ramadhani, Bintang Tri Rasitawanto, Yanu Reza Aofal Rohmah, Laila Nur Rubbi Kurniawan Rubbi Kurniawan Rubbi Kurniawan, M. Pd. Rubbi, Rubbi Kurniawan Sabrina Mutiara Firdaus Wibowo Saputri, Lawrenza Berliana Dwi Satriya, Hendra Putra Setyawan, Trinovandhi Siska Sari, Reno Siswanto, Hendro Subyakto, Ricky Cannavaro Sudari Sudari Sudari, S. Ag., M. Pd. Sudari, Sudari Sudarsono Suliarno, Jefri Wibowo Syahbana, Duan Dito Tama, Bima Dwi Tama Termiantono, Yogidarso Tifan Abid Alana Toriquddin lutfi Tri Asih Wahyu, S. Pd., M. Pd. Widya Pradipta, Anangga WINARNO Wiwik Kusmawati Wulandari Luthfia Yogidarso Termiantono Yulianto Dwi Saputro Yuskhil Mushofi Yusuf, Havid Yusus, Havid