Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : de-lite

Peran Sosial Iklan Layanan Masyarakat Bersama Hapus Kekerasan Seksual Edisi “Jangan Menyalahkan Korban” Nugraha, Dewinta Putri; Jasjfi, Elda Franzia
de-lite: Journal of Visual Communication Design Study & Practice Vol 4, No 1 (2024): July 2024
Publisher : Visual Communication Design Department of Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37312/de-lite.v4i1.8702

Abstract

Korban dari pelecehan seksual sering kali merasa tidak berani dan tidak aman melaporkan atas peristiwa yang menimpanya. Terdapat pula fenomena kurangnya rasa empati di lingkungan masyarakat, sehingga Kemdikbud RI mengunggah salah satu Iklan Layanan Masyarakat berjudul “Jangan Menyalahkan Korban” sebagai peringatan terhadap masyarakat untuk lebih baik mendengarkan keluhan dari para penyintas pelecehan seksual dan tidak langsung menyalahkan korban. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperdalam pemahaman terhadap tanda-tanda dan pesan sosial yang terdapat dalam Iklan Layanan Masyarakat tersebut. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teori semiotika Roland Barthes sebagai pendukung untuk ditemukannya pesan dan tanda. Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan mengobservasi setiap scene yang terdapat pada iklan, dan terdapat 6 scene dalam iklan dengan pesan di dalamnya. Hasil penelitian ini menunjukkan pemaknaan penonton iklan terhadap pesan sosial pada iklan, yaitu bahwa iklan tersebut meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kepedulian mengenai kekerasan maupun pelecehan seksual dan memberi edukasi agar untuk tidak menyalahkan korban kekerasan maupun pelecehan seskual.
Peran Sosial Iklan Layanan Masyarakat Bersama Hapus Kekerasan Seksual Edisi “Jangan Menyalahkan Korban” Nugraha, Dewinta Putri; Jasjfi, Elda Franzia
de-lite: Journal of Visual Communication Design Study & Practice Vol. 4 No. 1 (2024): July 2024
Publisher : Visual Communication Design Department of Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37312/de-lite.v4i1.8702

Abstract

Korban dari pelecehan seksual sering kali merasa tidak berani dan tidak aman melaporkan atas peristiwa yang menimpanya. Terdapat pula fenomena kurangnya rasa empati di lingkungan masyarakat, sehingga Kemdikbud RI mengunggah salah satu Iklan Layanan Masyarakat berjudul “Jangan Menyalahkan Korban” sebagai peringatan terhadap masyarakat untuk lebih baik mendengarkan keluhan dari para penyintas pelecehan seksual dan tidak langsung menyalahkan korban. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperdalam pemahaman terhadap tanda-tanda dan pesan sosial yang terdapat dalam Iklan Layanan Masyarakat tersebut. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teori semiotika Roland Barthes sebagai pendukung untuk ditemukannya pesan dan tanda. Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan mengobservasi setiap scene yang terdapat pada iklan, dan terdapat 6 scene dalam iklan dengan pesan di dalamnya. Hasil penelitian ini menunjukkan pemaknaan penonton iklan terhadap pesan sosial pada iklan, yaitu bahwa iklan tersebut meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kepedulian mengenai kekerasan maupun pelecehan seksual dan memberi edukasi agar untuk tidak menyalahkan korban kekerasan maupun pelecehan seskual.
Co-Authors Acep Iwan Saidi Achmad Syarief Achmad Syarief Achmad Syarief Adhityatama, Agus Agung Eko Budi Waspada Agung Eko Budi Waspada Agung Eko Budi Waspada Agung Eko Budiwaspada Agus Adhityatama Ahmad Syarif Hidayatullah, Ahmad Syarif Akmal Annisa Dinar Azahra Ariani Ariani Ariani Ariani Asrini Ayu Wibowo Atridia Wilastrina Audrey Lutfianti Awang Eka Novia Rizali Awang Eka Novia Rizali Awang Eka Novia Rizali, Awang Eka Novia Bramantio Aninditho Devalentsky Mayangkoro Cama Juli Rianinggrum Cama Juli Rianingrum Charles S. Marpaung Charles S. Marpaung Edo Tirtadarma Emmanauli, Ribka Erick Teguh Leksono Erlina Novianti Erlina Novianti, Erlina Evan Raditya Pratomo Febriyani Yuda Syafitri Gihon Nugrahadi Gihon Nugrahadi, Gihon Hayfa Putri Alifia Hidayatullah, Ahmad Syarief Ida Ayu Putu Sri Widnyani Iskandar, Layla Nurina Kartika Ivan, Januar Januar Ivan Jelly Tan Jessica Laurencia Joseph Setiawan Cahyadi Joseph Setiawan Cahyadi Josslyn Amelie Kurniawan, Izzabilla Rahma Putri Laurencia, Jessica Lie Fika Firlianty Mahsa Raffa Raffa Luthta Menul Teguh Riyanti, Menul Teguh Miftahul Jannah At Tabrani Mugabe, Robert Mukamilatun Nisa Nayla Almira Vasthi Nisa, Mukamilatun Nugraha, Dewinta Putri Pandu Lazuardy Patriari Patriari, Pandu Lazuardy Pramesti Saniscara Puspaningtyas, Valentina Ayu Puspatarini, Retna Ayu Quincy, Quincy Rachman, Ariani Rafi, Muhammad Abyan Resky Annisa Damayanti, Resky Annisa Rianinggrum, Cama Juli Ribka Emmanauli Rifki Risandhy Risandhy, Rifki Robert Mugabe Rosidianti Alifah Sari, Dhia Naura Sastranegara, Karina Luthfiya Setiadi, Virginia Suryani Siti Marshaula Lyravega Susy Irma Adisurya Syah, Teuku Giara Gaesaro Syauqi Adam Rabbani Tahalea, Silvia Amanda Aurelia Teuku Giara Gaesaro Syah Tirtadarma, Edo Utomo, R. Drajatno Widi Vera Waradya Waspada, Agung Eko Budi Wiana, Amanda Wibowo, Asrini Ayu Yan Yan Sunarya Yan Yan Sunarya Yan Yan Sunarya Yosua Reydo RESPATI Yosua Reydo Respati, Yosua Reydo Yuda Syafitri, Febriyani