Claim Missing Document
Check
Articles

LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR KMS Novyar Satriawan Fikri; Mulono Apriyanto; Rifni Novitasari
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 7 No 2 (2021): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v7i2.202

Abstract

Food agricultural land is the part of the cultivation function land. The population growth rate in Indragiri Hilir Regency reaches 4.66 percent per year. The increase in population growth in Indragiri Hilir Regency has an impact on increasing the need or demand for food which is quite high. From these problems, this study was prepared by identifying the Areas of Sustainable Food Agriculture (LP2B). The purpose of this research is to know the juridical basis, the philosophical basis and the sociological basis. It is concluded that there will be serious problems with the decrease in the area of ​​agricultural land. Lahan pertanian pangan merupakan bagian dari lahan fungsi budidaya. Laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Indragiri Hilir mencapai 4,66 persen per tahun, Peningkatan pertumbuhan penduduk di Kabupaten Indragiri Hilir berdampak pada peningkatan kebutuhan atau permintaan (deman) pangan yang cukup tinggi. Dari pokokpermasalahan tersebut disusunlah studi ini dengan mengidentifikasi Kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Adapun tujuan dari penelitian ini mengetahui landasan yuridis, landasan filosofis dan landasan sosiologis. Disimpulkan bahwa akan terjadi permasalahan serius dengan penurunan luas lahan pertanian.
PEMANFAATAN PUPUK ORGANIK CAIR TANDAN KELAPA UNTUK PERTUMBUHAN BIBIT PINANG (ARECA CATECHU L) DI TANAH GAMBUT Yoyon Riono; Mulono Apriyanto
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 7 No 2 (2021): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v7i2.206

Abstract

This study aims to determine the concentration of liquid organic fertilizer of coconut bunches for the growth of areca nut seedlings. This research was conducted in the experimental field of the agricultural faculty of Indragiri Islamic University from July to November 2020. This research was conducted in the form of an experiment using a non-factorial completely randomized design consisting of 5 levels and 3 replications. Coconut bunches liquid organic fertilizer consists of 0, 50, 70, 90, 110 ml. The data were statistically analyzed and further examined using the HSD test at the 5% level. The results showed that increasing the dose of liquid organic fertilizer of coconut bunches increased the growth of seedling height, dry weight and root crown ratio, increased the number of leaves, the increase in stem circumference and the widest leaf area. The dose of liquid organic fertilizer for coconut bunches is 750 ml. increased the increase in seedling height, dry weight Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Konsentrasi pemberian pupuk organik cair tandan kelapa untuk pertumbuhan bibit pinang. Penelitian ini dilakukan di lahan percobaan fakultas pertanian Universitas Islam Indragiri dari Juli hingga November 2020. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk percobaan menggunakan rancangan acak lengkap non faktorial yang terdiri dari 5 taraf dan 3 ulangan. Pupuk organik cair tandan kelapa terdiri dari 0, 50, 70, 90, 110 ml. Data telah dianalisis scara statistik dan diperiksa lebih lanjut dengan menggunakan uji HSD pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa peningkatan dosis pupuk organik cair tandan kelapa meningkatkan pertambahan tinggi bibit, berat kering dan rasio tajuk akar, meningkatkan pertambahan jumlah daun, pertambahan lingkar batang dan luas daun terluas. Dosis pupuk organik cair tandan kelapa 750 ml. meningkatkan pertambahan tinggi bibit, berat kering.
OPTIMALISASI PEMUPUKAN DI LAHAN GAMBUT Elfi Yenny Yusuf; Marlina Marlina; Mulono Apriyanto
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 7 No 2 (2021): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v7i2.212

Abstract

Increasing the productivity of peatlands can be done by applying the right fertilization system. The purpose of this study was to determine the appropriate dose of NPK fertilization in intercropping red chili and shallots on peat soil. This research was conducted at the Laboratory and Experimental Garden of the Faculty of Agriculture, Indragiri Islamic University. The study took place from August to December 2020. The study was carried out using a Completely Randomized Design (CRD) with 3 replications, N2 (500 kg/ha), N3 (750 kg/ha) in red chilies and shallots. The results showed that treatment with a dose of 500 kg/ha of NPK fertilizer in an intercropping system of chili with shallots on peat soil gave the best growth and yield of shallots. Treatment dose of 250 kg/ha NPK fertilizer gave the best red chili fruit production. Peningkatan produktivitas lahan gambut dapat dilakukan dengan menerapkan sistem pemupukan yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan dosis pemupukan NPK yang tepat pada tumpangsari cabai merah dan bawang merah di tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di Laboraturium dan Kebun Percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Islam Indragiri. Penelitian berlangsung daribulan Agustus hingga Desember 2020. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 ulangan.Perlakuan dalam penelitian ini dosis pupuk NPK 16:16:16 yaitu N0 (0 kg/ha), N1 (250 kg/ha), N2 (500 kg/ha), N3 (750 kg/ha) pada cabai merah dan bawang merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk NPK 500 kg/ha dalam system tumpangsari cabai dengan bawang merah di tanah gambut memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah terbaik. Perlakuan dosis pupuk NPK 250 kg/ha mememberikan produksi buah tanaman cabai merah terbaik.
PEREMPUAN DALAM PERIKANAN DAN AKUAKULTUR DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR RIAU Rujiah Rujiah; KMS Novyar Satriawan Fikri; Marlina Marlina; Mulono Apriyanto
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 7 No 3 (2021): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v7i3.221

Abstract

In terms of participation excellence, the fisheries sector of Indragiri Hilir Regency is gender biased. Pia dominates the scene, will hold leading positions such as ownership, control, and access to the productive resources of aquaculture production systems, as well as ownership of fishing vessels and equipment in the fishing sector. These roles give them the benefit of financial by providing investment opportunities, loan facilities, and import and export licenses, among others. Despite the economic potential of small-scale fisheries and aquaculture, women invest very little in the aquaculture, artisanal and industrial sectors. Women take a secondary role in processing and marketing, delaying major decisions for male counterparts. The underlying socio-cultural norms and gender relationships emphasized by intersectionality are often barriers to owning, accessing, or controlling productive resources and other inputs. Gender mainstreaming appears to be a very recent development in the fisheries sector. The goal of the study is the reorientation of women, especially those working in small-scale fisheries, including fisheries and aquaculture, toward active and significant participation in boat owner contribution, productivity, and policy/decision-making. Secondary data and conclusions from previous studies, especially reports and reviews from other districts,compared to what is available in Indragiri Hilir Regency. As a result, we propose expanding social entrepreneurship initiatives, bootstrapping,and social capital, among other interventions, to increase women's participation in the fisheries sector. Dalam hal keunggulan partisipasi, sektor perikanan Kabupaten Indragiri Hilir bias gender. Pia mendominasi tempat kejadian, akan memegang posisi terkemuka seperti kepemilikan, kontrol, dan akses ke sumber daya produktif sistem produksi akuakultur, serta kepemilikan kapal penangkap ikan dan peralatan di sektor perikanan. Peran-peran ini menguntungkan mereka secara finansial dengan memberikan peluang investasi, fasilitas pinjaman, dan lisensi impor dan ekspor, antara lain. Terlepas dari potensi ekonomi perikanan dan akuakultur skala kecil, perempuan berinvestasi sangat sedikit di sektor akuakultur, artisanal dan industri. Perempuan mengambil peran sekunder dalam pengolahan dan pemasaran, menunda keputusan besar untuk rekan-rekan laki-laki. Norma-norma sosial-budaya yang mendasari dan hubungan gender yang ditekankan oleh interseksionalitas sering menjadi hambatan untuk memiliki, mengakses, atau mengendalikan sumber daya produktif dan input lainnya. Pengarus utamaan gender tampaknya menjadi perkembangan yang sangat baru di sektor perikanan. Tujuan dari penelitian adalah reorientasi perempuan, terutama mereka yang bekerja di perikanan skala kecil, termasuk perikanan dan akuakultur, menuju partisipasi aktif dan signifikan dalam kontribusi pemilik kapal, produktivitas, dan kebijakan / pengambilan keputusan. Data sekunder dan kesimpulan dari penelitian sebelumnya, terutama laporan dan ulasan dari Kabupaten lain, dibandingkan dengan apa yang tersedia di Kabupaten Indragiri Hilir. Sebagai hasilnya, kami mengusulkan perluasan inisiatif kewirausahaan sosial, kapal penangkap ikan (bootstrapping), dan modal sosial, di antara intervensi lainnya, untuk meningkatkan partisipasi perempuan di sektor perikanan.
ENTREPRENEURSHIP PERKEBUNAN KELAPA DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Marlina Marlina; Mulono Apriyanto; Rifni Novitasari; KMS Novyar Satriawan Fikri; Widyawati Widyawati
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 8 No 1 (2022): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v8i1.235

Abstract

Entrepreneurship in agriculture by young people is very popular in Indragiri Hilir. The low level of youth involvement in the marketing chain of coconut plantation products needs to get a little attention. A study conducted a comparative analysis of youth and the elderly in the production and marketing of coconuts in Indragiri Hilir. Berwirausaha di bidang pertanian oleh anak muda sangat populer di Indragiri Hilir. Rendahnya tingkat keterlibatan pemuda dalam rantai pemasaran produk perkebunan kelapa perlu mendapat sedikit perhatian. Sebuah studi dilakukan analisis komparatif pemuda dan orang tua dalam produksi dan pemasaran kelapa di Indragiri Hilir.
KARAKTERISTIK DAN ANALISIS KEKERABATAN RAGAM SERTA PEMANFAATAN TANAMAN KELAPA (Cocos nucifera) OLEH MASYARAKAT DI DESA SUNGAI SORIK DAN DESA RAWANG OGUNG KECAMATAN KUANTAN HILIR SEBERANG KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Yoyon Riono; Marlina Marlina; Elfi Yenny Yusuf; Mulono Apriyanto; Rifni Novitasari; Hermiza Mardesci
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 8 No 1 (2022): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v8i1.236

Abstract

Research on the characteristics and analysis of kinship diversity and the use of coconut (Cocos nucifera L.) in Sungai Sorik and Rawang Ogung villages has been carried out to find out there are several varieties, kinship relationships, and benefits of coconut (Cocos nucifera L.). Exploration of coconut (Cocos nucifera L.) was carried out in Sungai Sorik and Rawang Ogung Villages. Plant Development Structure, carried out February-July 2021. The research method used exploration and observation and measurements of plant parts to make a description of coconut (Cocos nucifera L.). The results of morphological and anatomical observations in the form of qualitative and quantitative data. The results showed that there were three varieties of coconut (Cocos nucifera L.) namely deep coconut (pelak/polak), early coconut (superior), and yellow coconut. Penelitian tentang karakteristik dan analisis kekerabatan ragam serta pemanfaatan tanaman kelapa (Cocos nucifera L.) di Desa Sungai Sorik dan Rawang Ogung telah dilakukan untuk mengetahui ada beberapa ragam, hubungan kekerabatan dan manfaat tanaman kelapa (Cocos nucifera L.). Eksplorasi tanaman kelapa (Cocos nucifera L.) dilakukan di Desa Sungai Sorik dan Rawang Ogung Struktur Perkembangan Tumbuhan, dilaksanakan Februari-Juli 2021. Metode penelitian digunakan eksplorasi dan pengamatan dan pengukuran bagian tanaman untuk membuat deskripsi kelapa (Cocos nucifera L.). Hasil pengamatan morfologi dan anatomi berupa data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian didapatkan tiga ragam tanaman kelapa (Cocos nucifera L.) yaitu kelapo dalam (pelak/polak), kelapo genjah (unggul), kelapo kuning. Semua bagian tanaman kelapa memiliki manfaat ekonomi terutama buah kelapa dalam (pelak) memiliki daging buah paling tebal (1,7 cm) dan kelapo genjah (unggul) memiliki buah paling berat (2,6 kg).
PENGARUH PENAMBAHAN DAUN PANDAN WANGI PADA PENGOLAHAN VCO (VIRGIN COCONUT OIL) TERHADAP KESUKAAN KONSUMEN Jeki Prianto; Rifni Novitasari; Mulono Apriyanto
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 8 No 1 (2022): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v8i1.239

Abstract

This study aims to determine the effect of adding fragrant pandan leaves on VCO (Virgin Coconut Oil) processing on consumer preferences. This study used a completely randomized design method (CRD) with one factor, namely the concentration of addition of fragrant pandan leaf extract (P): (0%, 0.05%, 0.10%). Parameter analysis is the organoleptic test (color, taste, aroma, viscosity). The results showed that the concentration of addition of different fragrant pandan leaf extracts gave significantly different effects on the organoleptic test (color, taste, aroma, and viscosity). The results showed that the highest consumer preference assessment in the organoleptic test was found in the P2 treatment with a concentration of 0.20% addition of fragrant pandan leaf extract resulting in VCO which was liked by the community and was acceptable. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan daun pandan wangi pada pengolahan VCO (Virgin Coconut Oil) terhadap kesukaan konsumen. Penelitian ini menggunakan metode rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yakni konsentrasi penambahan ekstrak daun pandan wangi (P) : (0%, 0,05%, 0,10%). Parameter analisa adalah uji organoleptik (warna, rasa, aroma, kenentalan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi penambahan ekstrak daun pandan wangi yang berbeda memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap uji organoleptik (warna, rasa, aroma, dan kekentalan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian kesukaan konsumen tertinggi pada uji organoleptik terdapat pada perlakuan P2 dengan konsentrasi penambahan ekstrak daun pandan wangi 0,20% menghasilkan VCO yang di sukai masyarakat dan dapat diterima.
Pelatihan Dan Pendampingan Pengolahan Komoditas Kelapa Mulono Apriyanto
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 3 NOMOR 2 SEPTEMBER 2019 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (22.151 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v3i2.3691

Abstract

        Permasalahan  yang dihadapi mitra pertama yaitu Kelompok Tani Sinar Bahagia adalah tidak mengetahui diversifikasi komoditi kelapa, pendapatan petani kelapa  yang  rendah,  tidak  mengetahui  cara  pemasaran  produk  dan  memiliki  sikap  yang  pasrah terhadap keadaan. Sedangkan permasalahan yang dihadapi mitra kedua yaitu Kelompok PKK Desa Pasir Mas adalah kurangnya jenis kegiatan produktif dan tidak mengetahui  cara pemasaran produk. Berangkat dari permasalahan tersebut kedua mitra sepakat akan mengolah bagian kelapa yang selama ini dibuang begitu saja (air kelapa) padahal  dapat diproduksi menjadi produk turunan yang bernilai ekonomi (produk nata de coco). Tujuan kegiatan pendampingan dan pelatihan kelapa adalah bentuk kegiatan pengabdian masyarakat dan bermitra dengan  Desa Pasir Mas guna diversifikasi Komoditi Kelapa. Melalui mitra yakni Kelompok Tani Sinar Bahagia dan Kelompok PKK Desa Pasir Mas adalah  meningkatkan pendapatan mitra  dengan  cara  memproduksi dan  memasarkan produk  dari diversifikasi komoditi kelapa (nata de coco). Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah : (1) memberikan pelatihan pembuatan nata de coco, (2) pelatihan dan pendampingan pemasaran. Hasil dari kegiatan adalah meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan mitra, terciptanya produk nata Pasir Mas, publikasi pada media massa, serta adanya email, akun instagram dan sipindo untuk memasarkan produk secara online.
PENGARUH DUA HORMON PERTUMBUHAN DAN TIGA PUPUK KENDANG FORMULA PADA VARIETAS PAPAYA (CARICA PAPAYA L.) DI SIMPANG KIRI, KECAMATAN PELANGIRAN Tedi Susilo, Mulono Apriyanto
Jurnal Agro Indragiri Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v5i1.1451

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMK Bakti Agro Plantation Kecamatan Pelangiran untuk menilai pertumbuhan dan produksi pepaya solo (Carica pepaya L., 2n = 18) di Kabupaten Indragiri Hilir serta pengaruh pemberian hormon dan pupuk kendang rumus. Perangkat plot terpisah, terdiri dari 2 faktor dengan masing-masing 3 tingkat variasi, digunakan. Utama Faktornya adalah hormon yang diwakili oleh asam giberelat (GA3) dan auksin sintetis Trichloro asam asetat fenoxi (2-4-5-T). Faktor sekunder adalah pupuk kandang yang terdiri dari bahan organic pupuk kandang (OF); pupuk organik + mineral (FOM) dan pupuk cair (FL). Tes ini ditandai dengan 9 pemeliharaan (GA3 + FO, GA3 + FOM (pupuk organik dan mineral), GA + FL (pupuk cair); 2-4-5-T + FO, 2-4-5-T + FOM, 2-4-5-T + FL; SH (tanpa hormon) + FO (pupuk organik); SH + FOM dan SH + FL). Bahwa dilakukan pada tanah hidromorfik tropis yang banyak mengandung besi dengan permukaan air yang kuat. Setiap perlakuan diaplikasikan pada 3 baris dari 4 tanaman. Dilihat dari penelitian aplikasinya kombinasi hormon (GA3 + 2-4-5-T) dan pupuk organik + formula pupuk kendang merangsang pertumbuhan dan aplikasi hormon (GA3 dan 2-4-5-T) pada pohon papaya mungkin untuk mengurangi penanaman - siklus pembungaan dan pengaturan awal buah.
ANALISA MUTU MINYAK KELAPA SAWIT MENTAH DI POM IV NYATO PT. TH INDO PLANTATIONS KECAMATAN PELANGIRAN KABUPATEN INDRAGIRI HILIR RIAU Irianto Irianto; Mulono Apriyanto
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 1 No. 2 (2012)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v1i2.44

Abstract

POM (Palm Oil Mill) IV Nyato PT. TH Indo Plantation adalah salah satu perusahaan besar yang telah maju dan berkembang khususnya dalam bidang pengolahan minyak kelapa sawit mentah. Analisa mutu minyak sawit yang dilakukan di PT.TH Indo Plantations POM Nyato Kabupaten Indragiri Hilir Riau yaitu analisa Asam Lemak Bebas (ALB) dan Kadar Air serta analisa kadar kotoran / dirt. Di PT. TH Indo Plantations POM Nyato Kabupaten Indragiri Hilir Riau, standar Asam Lemak Bebas (ALB) yaitu >3 % untuk di vacum atau CPO produksi dan < 4 % untuk di BST % sedangkan standar Kadar Air yaitu 0,15-0,18 % dan untuk standar dirt atau kadar kotoran ialah 0,02. Untuk ketiga standar yang ditetapkan oleh POM Nyato, analisa yang sering melebihi dari standar ialah analisa moisture dan analisa dirt.
Co-Authors -, Baharuddin Abdul Rahman Sidik Abdul Razak Abdul Razak Ahamad Rifa’i Alfa, Akbar Ali Azhar Ali Azhar Ali Azhar Ali Azhar Ali Azhar Ali Azhar Ali Azhar Ali Azhar Ali Azhar Ali Azhar Amd Junaidi Anis Nurhayati Anitasar, Bestfy Anto Ariyanto, Anto Apriningsih, Apriningsih Apriningsih Ari Setiawan Arif Munandar Arum Putri Rahayu Backe, Riati Bahruslim Bayu Fajar Susanto Bayu Rianto Dewi Handayani Dita Fitriani Eko Priyono Eko Sutrisno Eko Sutrisno Elfi Yenny Yusuf Eman Sulaiman Eni Harmayani Eni Harmayani Euis Amalia Fatma Zuhrotun Nisa Feni Puspitasari Feni Puspitasari Fenthy Marlina Safitri Fitriani, Dita Fitriyah, Andi Tenri Hadi, Danang Hermiza Mardesci Ihwana As’ad Ilham, Dirja Nur Ilyas Ilyas Indra Mudrika Indra Purnama Indriyani Indriyani Indriyati, Citra Intan Sari Irianto Irianto Irianto Irianto Ismawati, Ike Jamri Jeki Prianto Kadek Rantawan Khairul Ihwan, Khairul Lana Santika Nadia Lilla Puji Lestari Listiyawati Listiyawati Lubis, Siti Rahmah Hidayatullah Lukman Handoko M Rexy Dimas Nasrullah M. Ramli M. Ridwan Marlina Marlina Marlina Marlina Marlina Marlina Marlina Marlina Marlina Marlina Marlina Melisa Muchlis Muchlis Muflihah Isnawati Muhammad Arpah Muhammad Iqbal Muhammad Ramli Muhammad Ramli Muharun Muharun Muharun, Muharun Mustofa, Riyadi Najirah Umar Nefrida Ninsix, Retti Ninsix, Retti Novitasari, Rifni Novyar Satriawan Fikri, KMS Nurhayati, Nurhayati Nursida, Nursida Nursida. Zinatal Hayati, Rofika Nofri Yandra. Olvi Ariyani Partini Priambada, Priambada Priyanto, Trimo Puspitasari, Feni Rahmadewi, Yunda Maymanah Ratri Retno Utami Ratri Retno Utami Rauza Sukma Rita Retti Ninsix Retty Ninsix Reza Winata Aulia Hutami Riati Bakce Riono, Yoyon Riyadi Mustofa Roberta Zulfhi Surya Roshid, Muhammad Nahruddin Rujiah Rujiah Rujiah Rujiah Rujiah Rujiah Rujiah Rujiah Rujiah Rujiah Rujiah Rujiah, Rujiah Safitri, Fenthy Marlina Safitri, Fenthy Marlina Said Muhammad Ikhsan Zulfi Maaruf Saputra, M. Rezki Satriawan Fikri, KMS. Novyar Sevia Dwi Suryanti Siti Asiah Jamil Siti Helmyati Sri Ndaru Arthawati Sriyanto Sriyanto Sriyanto Sriyanto Suci Adhis Rahmadani Sufiyanto, Mohammad Imam Sunaryanto, Hadi Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Suryadi Suryadi Suryadi Suryanti, Sevia Dwi Sutardi Sutardi Sutardi Sutardi Sutiharni, Sutiharni Syamsiar, Syamsiar Syamsul Arifin Tiara Pertiwi Trimo Priyanto Veriani Aprilia Vivi Arfiani Siregar Vivi Arfiani Siregar Widyawati Widyawati Widyawati Widyawati Wuri Ratna Hidayani Yoyon Riono Yoyon Riono Yulianti Yulianti Yulianti Yulianti Yulianti Yulianti Yulianti Yulianti Yunda Maymanah Rahmadewi Yusuf, Elfi Yenny