Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

The Relationship between HbA1c, GDP and Disease Duration on the Occurrence of Diabetic Neuropathy at Ibnu Sina Hospital Jannah, Miftahul; Hidayati, Prema Hapsari; Mulyadi, Farah Ekawati; Kartika, Irna Diyana; Irmayanti, Irmayanti
Formosa Journal of Science and Technology Vol. 3 No. 8 (2024): August 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjst.v3i8.11132

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) affects over 693 million adults globally by 2045, with complications like neuropathy underscoring the need for effective monitoring. This observational case-control study at Ibnu Sina Hospital, Makassar, explores the relationship between HbA1c levels, fasting blood sugar (GDP), disease duration, and diabetic neuropathy. Analyzing 77 medical records, the study found that most participants were aged 56-65 years, predominantly male, with high rates of uncontrolled HbA1c (80.5%) and GDP (67.5%). Diabetic neuropathy prevalence was 61.0%. Statistical analysis revealed significant correlations between neuropathy and HbA1c levels (p=0.000), GDP (p=0.002), and disease duration (p=0.041). These findings highlight the impact of glycemic control and disease duration on neuropathy in DM patients.
Hubungan Kualitas Tidur Dengan Derajat Acne Vulgaris Pada Mahasiswa Preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Marfia, Marfia; Arfah, Arni Isnaini; Rasfayanah, Rasfayanah; Abdi, Dian Amelia; Mulyadi, Farah Ekawati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9976

Abstract

Latar Belakang: Acne vulgaris  merupakan penyakit kulit peradangan kronis dengan pathogenesis kopleks, melibatkan kelenjar sebasea, hiperkeratinisasi folikuler, kolonisasi bakteri propinibacterium acnes pada kulit dan terjadinya penyumbatan folikel. Salah satu faktor yang berperan terhadap terjadinya acne vulgaris adanya meningkat sekresi sebum. Sebum sendiri diproduksi oleh kelenjar sebasea. Sekresi sebum meningkat akibat adanya sekresi hormon androgen yang tinggi. Sintesis hormon androgen dapat ditekan dengan adanya hormone melatonin. Hormon melatonin berfungsi untuk menginduksi tidur dan dapat meningkatkan kualitas tidur. Tujuan: Mengetahui hubungan kualitas tidur dengan acne vulgaris pada mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia. Metode: Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer, yaitu data yang dikumpulkan oleh peneliti dengan menggunakan kuesioner. Hasil: Dari 141 responden yang mengisi kuesioner didapatkan sebagian besar sampel berjenis kelamin perempuan yaitu 106 sampel (75,2%) dan laki-laki sebanyak 35 sampel (24,8%). Dengan kelompok usia terbanyak yaitu usia 18 tahun (37%), dimana sebagian besar sampel memiliki acne ringan yaitu sebanyak 103 sampel (72,5%). Sebanyak 64 responden (45,4%) memiliki kulit berminyak yang sesekali mencuci kulit wajahnya sebanyak 74 responden (52,4%) dan 126 responden (89,3%) sering mengonsumsi makanan berminyak. Sebagian besar sampel memiliki kadar tidur poor sleep yaitu 123 sampel (87,2%). Berdasarkan hasil uji chi square, dimana didapatkan nilai-p sebesar 0,732 (>0,005) yang artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara derajat acne dengan kualitas tidur. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan kejadian acne vulgaris pada mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia.
Persepsi Dan Tingkat Kepuasan Mahasiswa Terhadap Kegiatan Praktikum Metode Luring Dan Daring Di Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Jufri, Imam Taqwani; Fattah, Nurfachanti; Mulyadi, Farah Ekawati; Arfah, Arni Isnaini; Aisyah, Windy Nurul
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13589

Abstract

Latar Belakang: Praktikum luar jaringan (luring) merupakan praktikum yang dilaksanakan secara klasikal atau melalui pertemuan tatap muka di dalam laboratorium. Praktikum dalam jaringan (daring) merupakan praktikum yang dilaksanakan melalui metode pembelajaran jarak jauh (distance learning) secara virtual. Praktikum daring dilakukan tanpa bertatap muka secara langsung, melainkan menggunakan metode-metode tertentu agar peserta didik mendapat pengalaman praktikum. Praktikum daring memiliki tantangan, seperti interaksi terbatas. Sebaliknya, praktikum luring memungkinkan interaksi langsung, namun membutuhkan kehadiran fisik. Kedua metode memiliki kelebihan dan tantangan masing-masing dalam proses pembelajaran, sehingga persepsi dan tingkat kepuasan pelajar juga sangat berbeda. Tujuan: Mengetahui persepsi dan tingkat kepuasan mahasiswa terhadap kegiatan praktikum luring dan daring di Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitaf dengan desain penelitian cross sectional. Hasil: Penelitian ini dilakukan dengan jumlah responden 163 responden. Didapatkan persepsi tidak mudah terhadap praktikum luring sebanyak 64 responden (39,3%), sedangkan tingkat kepuasan puas terhadap praktikum daring yakni sebanyak 81 responden (49,7%). Kemudian persepsi mudah terhadap praktikum luring yakni sebanyak 99 responden (60,7%), dan tingkat kepuasan puas terhadap praktikum luring yakni sebanyak 92 responden (56,4%). Kesimpulan: Mahasiswa memiliki persepsi tidak mudah terhadap kegiatan praktikum metode luring, sedangkan metode daring dirasakan mudah. Kemudian tingkat kepuasan mahasiswa puas terhadap praktikum metode luring dan daring.
Analisa Kandungan Antioksidan Polifenol Pada Buah Tin (Ficus Carica) Dan Buah Anggur Merah (Vitis Vinifera) Dengan Metode 2,2-Diphenyl-1- Picrylhydrazyl (DPPH): Analysis of Antioxidant Content of Polyphenols in Figs (Ficus Carica) and Red Grapes (Vitis Vinifera) Using the 2,2-Diphenyl-1- Picrylhydrazyl (DPPH) Method Syamsu, Rachmat Faisal; Listin, Nurhalisa; Putra, Fadil Mula; Muchsin, Achmad Harun; Mulyadi, Farah Ekawati
Jurnal Abdi Keperawatan dan Kedokteran Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/jakk.v5i1.159

Abstract

Antioxidants play an important role in counteracting free radicals that can damage body cells. Indonesia has a wide variety of natural antioxidant sources, including fig fruit (Ficus carica) and red grapes (Vitis vinifera), which are rich in polyphenol and flavonoid compounds. To determine the antioxidant activity of these fruits, the DPPH method is used because it is simple, rapid, and accurate in measuring the ability of compounds to scavenge free radicals. This study aimed to determine the extraction method for fig fruit (Ficus carica) and red grapes (Vitis vinifera), as well as to analyze the polyphenol antioxidant content of both fruits using the DPPH method. This research was an experimental laboratory study. The results showed that the extraction of fig fruit (Ficus carica) and red grapes (Vitis vinifera) was carried out using the maceration method. This method was chosen because it is simple, easy to perform, requires readily available equipment, and is effective in maintaining the stability of heat-sensitive active compounds, making it suitable for extracting polyphenol compounds. Based on the results of the antioxidant activity test using the DPPH method, the fig fruit extract of the Iraqi variety showed an IC₅₀ value classified as very strong antioxidant activity, while the red grape extract of the Red Globe variety showed an IC₅₀ value classified as strong according to the Blois classification. These results indicate that both fruits contain polyphenol compounds with antioxidant potential, with higher antioxidant activity observed in fig fruit compared to red grapes.
Gangguan Pendengaran Terhadap Kualitas Hidup Lansia Basalamah, Putri Azimah Fauzi; Makmun, Armanto; Arifuddin, Andi Tenri Sanna; Pratama, Arhmad Ardhani; Mulyadi, Farah Ekawati
Indonesian Journal of Health Vol 5 No 2 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Citra Cendekia Celebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33368/inajoh.v5i2.126

Abstract

Sejalan dengan bertambahnya usia harapan hidup orang di Indonesia, masalah kesehatan bagi usia lanjut akan semakin bertambah. Salah satu masalah kesehatan usia lanjut adalah gangguan pendengaran. Lansia memiliki beberapa kerentanan dan faktor risiko yang secara umum disebabkan oleh penurunan kondisi fisik, psikologis, dan perubahan perkembangan pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya gangguan pendegaran pada lanjut usia, untuk mengetahui kualitas hidup lanjut usia, untuk mengetahui hubungan gangguan pendengaran dengan kualitas hidup pada lansia, serta untuk mengetahui hubungan karakteristik umur dengan kualitas hidup lansia. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari setengah lansia mengalami gangguan pendengaran pada telinga kanan (57.1%), lebih dari setengah lansia mengalami gangguan pendengaran pada telinga kiri (71.4%), dan lebih dari setengah lansia mengalami gangguan pendengaran unilateral (71.4%). Sebagian besar lansia kualitas hidupnya kurang baik (61.90%). Ada hubungan gangguan pendengaran dengan kualitas hidup lansia (p<0.05).
Co-Authors Abdi, Dian Amelia Aisyah, Windy Nurul Akib, Marliyanti Nur Rahmah Al Qindy, Syech Muh. Amir, Suliati P Arfah , Arni Isnaini Arfah, Arni Isnaini Arifin, Arina Fathiyyah Arifuddin, Andi Tenri Sanna Asram, Andi Assofi, A. Syarifah Balqis Balqis, Nur Huriyah Basalamah, Putri Azimah Fauzi Danial, Nurul Fauziah Darariani Iskandar Darma, Sidrah Darussalam, Andi Husni Esa Esa Darussalam, Andi Husni Fattah, Nurfachanti Fendy Dwimartyono Guraci, Vaya Gaby Hadi, Santriani Hamsah, M. Hamzah, Pratiwi Nasir Harahap, Muh. Wirawan Harahap, Muhammad Wirawan Harun, Andi Qonita Hasbi, Berry Erida Hasta Handayani Ida Royani Ihsan, Alfisyahr Nindya Maqbul Irmayanti Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Irna Diyana Kartika Jaya, Muhammad Alim Jufri, Imam Taqwani Juhamran, Reeny Purnamasari Kamaluddin, Irna Diyana Kartika Kanang, Indah Lestari Daeng Karim, Abdul Mubdi Ardiansar Arifuddin kharie, Rikhamawati Listin, Nurhalisa M., Syifaa Anandari Makmun, Armanto Mangarengi, Yusriani Marfia, Marfia Miftahul Jannah Muchsin, Achmad Harun Muhammad Taufiqurrahman, Muhammad Namirah, Hanna Aulia Nur, M. Jabal Nurhikmawati Pratama, Arhmad Ardhani Prema Hapsari Purnamasari, Reeny Putra, Fadil Mula Qarinah, Maryam Rachmat Faisal Syamsu, Rachmat Faisal Ramadhani Yusri, Nur Amelia Fitri Ramadhani, Zhafirah Yasmin Rasfayanah, Rasfayanah Safitri, Asrini Saharuddin, Yaumil Izzah Ainiyah Sommeng, Faisal Susilo, Wawan Syahruddin, Febie Irsandy Tahir, Akina Maulidhany Triananda, Dhini Cesaria Umi Budi Rahayu Wiriansya, Edward Pandu Yani Sodiqah Yanti, Andi Kartini Eka