Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of Students' Perspectives of the Kurikulum Merdeka Implementation at SMP Swasta Kristen Tomosa 1 Zai, Ayu Kartika; Telaumbanua, Kristof Martin Efori; Waruwu, Yaredi; Harefa, Afore Tahir
Journal Of Language Education and Development (JLed) Vol. 8 No. 1 (2025): Vol 8 No 1(2025): Journal of Language Education and Development (JLed)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the perspectives of students at SMP Swasta Kristen Tomosa 1 on the implementation of the Kurikulum Merdeka. This research focuses on how students view the curriculum in terms of understanding, learning experiences, emotional responses, and expectations. To comprehensively explore these perspectives, an appropriate research approach is needed. Therefore, a qualitative descriptive method was used using interviews as the main instrument and classroom observation as the second instrument. Data were analyzed using the Miles et al. (2014) model which includes data condensation, data display, and conclusion drawing. This study involved 25 seventh-grade students as respondents. The results showed that most students viewed Kurikulum Merdeka positively. They consider this curriculum to be more practical, fun, and interesting compared to the previous curriculum. Students expressed their appreciation for hands-on activities, project-based learning, and a more flexible learning process. This research also found that students expect more creative and interactive teaching methods to support their interests and learning styles. This research provides insights into how Kurikulum Merdeka is received by students and highlights their expectations for the learning environment. Keywords: students’ perspectives, kurikulum merdeka.
A Content Analysis of the English Textbook “English for Nusantara” for the Eighth Grade of Junior High School Based on Brian Tomlinson’s Theory Lase, Ertaniat; Laoli, Adieli; Waruwu, Yaredi; Harefa, Afore Tahir
JELITA Vol 7 No 1 (2026): Journal of English Language Teaching and Literature (JELITA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jelita.v7i1.1193

Abstract

This study examines the importance of high-quality teaching materials, particularly textbooks, in achieving English language learning objectives in Indonesia. Textbooks play a crucial role in the Merdeka Curriculum. Therefore, this study aims to analyze the feasibility of the English textbook “English for Nusantara” for eighth-grade junior high school students at SMP Negeri 1 Gunungsitoli Barat, by evaluating its content against Brian Tomlinson's 16 criteria for teaching materials. Employing a Qualitative approach with content analysis on Chapters 1-5, the findings revealed that the textbook substantially meets the criteria, with 14 criteria fulfilled and a high match percentage of 87.5%, placing it in the "Good" category. The two less-fulfilled criteria concerned drawing students’ attention to linguistic features and specific aspects of right-left brain stimulation. Overall, the results indicate the textbook is of adequate and effective quality, providing a systematic structure for grammar and vocabulary, and containing relevant, varied, and high-impact activities. This study contributes valuable input for educators and curriculum developers to improve the quality of teaching materials and optimize student learning outcomes in English.
Efektivitas Penerapan Kurikulum Merdeka Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran Biologi Yanti, Novita; Telaumbanua, Desman; Waruwu, Toroziduhu; Waruwu, Yaredi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kurikulum merdeka dalam pembelajaran biologi, mengukur keterampilan berpikir kritis siswa, serta menganalisis efektivitas penerapan Kurikulum Merdeka terhadap keterampilan berpikir kritis siswa di SMK Negeri 1 Gido. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kurikulum merdeka di SMK Negeri 1 Gido telah berjalan cukup baik dengan menerapkan prinsip-prinsip utama seperti pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning), pembelajaran berdiferensiasi, dan pendekatan ilmiah. Guru berperan sebagai fasilitator yang memberikan keleluasaan kepada siswa untuk belajar sesuai minat, gaya belajar, dan tingkat kesiapan mereka. Namun, keterbatasan fasilitas laboratorium, sarana praktikum, dan akses teknologi pembelajaran masih menjadi tantangan yang menghambat pelaksanaan secara optimal. Keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Biologi mencapai persentase 83,20% yang termasuk kategori “Baik”. Penerapan strategi pembelajaran aktif, kontekstual, dan berpusat pada siswa terbukti memberikan pengaruh positif terhadap indikator interpretasi, analisis, evaluasi, dan eksplanasi, meskipun indikator inferensi dan regulasi diri masih memerlukan penguatan. Berdasarkan kriteria yang digunakan, efektivitas penerapan Kurikulum Merdeka terhadap keterampilan berpikir kritis siswa berada pada kategori “Efektif
ANALISIS KESULITAN BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Telaumbanua, Merniwati; Telaumbanua, Desman; Waruwu, Toroziduhu; Waruwu, Yaredi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13173

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui kesulitan belajar yang dialami peserta didik dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Ma’u, (2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar peserta didik dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Ma’u. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek  penelitian yaitu peserta didik kelas VIII dengan jumlahnya sebanyak 52 orang. Instrumen penelitian, yaitu: (1) Lembar observasi pembelajaran, (2) Lembar angket kesulitan belajar, (3) Lembar panduan wawancara. Hasil penelitian: (1) Sesuai hasil angket kesulitan belajar diketahui pada Indikator 1 “proses pembelajaran” persentasenya 76,77%. Indikator 2 “motivasi minat belajar” persentasenya 78,69%, Indikator 3 “memahami konsep baru” persentasenya 69,62%. Indikator 4 “metode pembelajaran” persentasenya 72,69%. (2) Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar yaitu: faktor perhatian, motivasi, minat belajar, metode mengajar guru, ketersediaan sarana dan prasarana. (3) Kesulitan belajar peserta didik yang paling tinggi yaitu faktor kesulitan mengikuti pembelajaran P5 dengan persentase 89,23%, faktor tidak bersemangat belajar dengan persentase 89,62%, dan kurang termotivasi untuk belajar dengan persentase 84,62%. (4) Kesulitan belajar peserta didik dipengaruhi oleh faktor eksternal berasal dari lingkungan, keluarga, sekolah. Sedangkan faktor internal berasal dari diri peserta didik seperti minat, motivasi, kemampuan belajar
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Script Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 1 Huruna Halawa, Cindi Puspita; Telaumbanua, Desman; Gulo, Hardikupatu; Waruwu, Yaredi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13162

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA dan pelaksanaan kegiatan proses pembelajaran masih berpusat kepada guru. Tujuan penelitian: (1) Mengetahui proses pelaksanaan kegiatan pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Script.  (2) Mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Cooperative Script dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA. Lokasi penelitian di SMP Negeri 1 Huruna. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII dengan jumlah 26 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) Perencanaan, (2) Tindakan, (3) Observasi, dan (4) Refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu: (1) Lembar observasi kegiatan pembelajaran (responden guru), (2) Lembar observasi peserta didik yang terlibat aktif, (3) Tes hasil belajar. Hasil penelitian: (1) Proses pelaksanaan kegiatan pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Script di SMP Negeri 1 Huruna diperoleh rata-rata hasil rekapitulasi refleksi Siklus I yaitu 59,22% dengan kriteria kurang dan rata-rata hasil rekapitulasi refleksi Siklus II yaitu 86,42% dengan kriteria baik, (2) Hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Script di SMP Negeri 1 Huruna diperoleh nilai rata-rata hasil belajar pada Siklus I yaitu 59,81 dengan kriteria kurang dan nilai rata-rata hasil belajar pada Siklus II yaitu 82,69 dengan kriteria baik
Developing Reading Strategies to Enhance Vocabulary Comprehension and Purposeful Reading among Third-Grade Elementary Students Zai, Irene Netalis Mawati; Zendrato, Citra Kasih; Giawa , Ester Linda Putri; Harefa , Erlin Harta Yanti; Ziliwu, Yurman; Zendroto, Junita Putri Ningsih; Laia, Agustina; Waruwu, Yaredi
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i1.3874

Abstract

English reading instruction in elementary schools often emphasizes mechanical decoding and pronunciation accuracy, while reading comprehension and reading purposes receive limited attention. This condition leads third-grade students to experience difficulties in understanding texts due to limited vocabulary knowledge and unclear reading objectives. This study aimed to develop English reading strategies that emphasize vocabulary comprehension and purposeful reading for third-grade elementary school students. The study employed a Research and Development method using the ADDIE model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. A needs analysis was conducted through classroom observations and teacher interviews to identify students’ reading difficulties. The results indicated that students’ limited vocabulary knowledge caused them to read English texts mechanically without clear reading purposes. Based on these findings, an English reading strategy module was developed with a structured instructional syntax consisting of setting explicit reading objectives, introducing vocabulary contextually, guided reading practice, comprehension checking, and gradual scaffolding toward independent reading. Expert validation results confirmed that the developed module was valid, practical, and appropriate for classroom use. A limited try-out also showed positive teacher responses and increased student engagement during reading activities. In conclusion, the developed English reading strategies effectively support vocabulary development and purposeful reading in elementary school English instruction.
Deep Learning Manifestation for TEYL at PPA IO-0133 Krammer Hilina’a Kota Gunungsitoli Telaumbanua, Yasminar Amaerita; Zebua, Meniati; Gulo, Dari Hati; Waruwu, Pujawati; Waruwu, Yaredi; Zebua, Hasna; Halawa, Zun Kelvin Eferistus Albers
Abdi Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): ABDI NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : PT Media Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64198/abdinusantara.v2i1.87

Abstract

This community service program aims to describe the manifestation of deep learning principles—joyful, meaningful, and mindful learning—in teaching English for young learners in a non-formal education setting. The program was conducted at a Pusat Pengembangan Anak (PPA) involving learners aged 9–11 years and implemented over seven instructional meetings. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through field notes and observation sheets. The findings show that joyful learning was manifested through students’ enthusiasm, active participation, and positive emotional engagement during learning activities. Meaningful learning appeared as students connected English materials with their daily experiences and used language in relevant contexts. Mindful learning was reflected in students’ attention, cooperation, and gradual awareness of the learning process. These findings indicate that deep learning principles can be effectively implemented in non-formal English learning contexts and highlight the potential of community-based programs in supporting meaningful and sustainable English education for young learners.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP KREATIVITAS SISWA DALAM PELAJARAN IPA KELAS VIII SMP NEGERI 1 HILIDUHO Zebua, Yohana Krida Intan Warni; Telaumbanua, Desman; Zega, Novelina Andriani; Waruwu, Yaredi
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i1.9774

Abstract

ABSTRACT Science learning at SMP Negeri 1 Hiliduho is still predominantly teacher-centered, resulting in limited student participation and the underdevelopment of students' creativity. This condition indicates the need for an instructional model that can encourage active participation and interaction among students. This study aims to determine the effect of the Jigsaw cooperative learning model on the creativity of eighth-grade students in science learning. The research employed a quasi-experimental method with a nonequivalent posttest-only control group design. The sample consisted of 28 students in the experimental class and 25 students in the control class selected through purposive sampling. The research instrument was a creativity test that had met validity and reliability criteria. Data were collected through tests and documentation and analyzed using normality tests, homogeneity tests, and an independent t-test. The results showed that the average posttest score of the experimental class was higher than that of the control class, and the difference was statistically significant. These findings indicate that the implementation of the Jigsaw cooperative learning model can enhance student interaction, increase active participation, and develop students' creative thinking skills in science learning. Therefore, the Jigsaw cooperative learning model has an effect on improving students' creativity. ABSTRAK Pembelajaran IPA di SMP Negeri 1 Hiliduho masih cenderung berpusat pada guru sehingga keterlibatan siswa dalam proses belajar relatif rendah dan kreativitas siswa belum berkembang secara optimal. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang mampu mendorong partisipasi aktif dan interaksi antarsiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap kreativitas siswa kelas VIII dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain nonequivalent posttest-only control group design. Sampel penelitian terdiri atas 28 siswa pada kelas eksperimen dan 25 siswa pada kelas kontrol yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes kreativitas yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Data dikumpulkan melalui tes dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol dan perbedaan tersebut signifikan secara statistik. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mampu meningkatkan interaksi, partisipasi aktif, serta kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran IPA. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berpengaruh terhadap peningkatan kreativitas siswa.
AN ANALYSIS OF USING YOUTUBE VIDEOS IN TEACHING SPEAKING AT THE ELEVENTH GRADE LEVEL Hulu, Tri Mulia Damai; Daeli, Hidayati; Laoli, Adieli; Waruwu, Yaredi
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i2.9869

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the utilization of YouTube videos in English language learning and their impact on the development of students’ speaking skills amid the increasing use of digital media as learning resources. The integration of technology in language learning has become an important strategy to provide authentic materials and enhance students’ engagement in the learning process. This study employed a qualitative approach, with data collected through classroom observations, interviews with teachers and students, and analysis of instructional documents. The data were analyzed descriptively to obtain a comprehensive understanding of the practice of using YouTube videos in English language instruction. The findings indicate that the use of YouTube videos enhances students’ learning motivation and provides more authentic language exposure through examples of pronunciation, intonation, and expressions in real communication contexts. In addition, video-based learning creates greater opportunities for students to actively practice speaking through discussions, imitation activities, and content-based presentations. However, the study also identified several challenges, including limited internet access, variations in content quality, and potential distractions from other features on the digital platform. In synthesis, these findings confirm that YouTube videos are effective in supporting the development of speaking skills when they are integrated in a planned, selective, and pedagogically sound manner within English language teaching strategies. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan video YouTube dalam pembelajaran bahasa Inggris serta dampaknya terhadap pengembangan keterampilan berbicara siswa di tengah meningkatnya penggunaan media digital sebagai sumber belajar. Integrasi teknologi dalam pembelajaran bahasa menjadi strategi penting untuk menghadirkan materi yang autentik dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi pembelajaran, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen pembelajaran. Data dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai praktik penggunaan video YouTube dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan video YouTube meningkatkan motivasi belajar serta memberikan paparan bahasa yang lebih autentik melalui contoh pelafalan, intonasi, dan ekspresi dalam konteks komunikasi nyata. Selain itu, penggunaan video membuka peluang bagi siswa untuk berlatih berbicara secara aktif melalui diskusi, imitasi, dan presentasi berbasis konten. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi kendala berupa keterbatasan akses internet, variasi kualitas konten, dan potensi distraksi dari fitur lain pada platform digital. Secara sintesis, temuan ini menegaskan bahwa video YouTube efektif dalam mendukung pengembangan keterampilan berbicara apabila diintegrasikan secara terencana, selektif, dan pedagogis dalam strategi pembelajaran bahasa Inggris.
Analisis Modul Ajar dalam Pembelajaran Biologi Pada Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 2 Susua Laia, Mistariani; Telaumbanua, Desman; Zega, Novelina Andriani; Waruwu, Yaredi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelengkapan dan kesesuaian isi komponen modul ajar dalam pembelajaran Biologi pada Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 2 Susua. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap modul beberapa modul ajar yang digunakan di kelas X. Informan penelitian yaitu beberapa orang guru biologi kelas X di SMA Negeri 2 Susua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelengkapan komponen modul ajar telah mencapai nilai persentase 83%. Sementara itu, kesesuaian isi modul ajar dengan prinsip Kurikulum Merdeka hanya mencapai nilai persentase 64%. Sehingga dari keadaan tersebut dapat disimpulkan bahwa modul ajar Biologi yang dianalisis telah cukup lengkap secara komponen, tetapi masih terdapat kelemahan dalam kesesuaian isi modul ajar dengan prinsip Kurikulum Merdeka.
Co-Authors 105120100111001, RAHMAN MALIK Achmad Hidir Adi Nugroho Susanto Putro Adieli Laoli Bate’e, Alwinar Krisdayanti Bate’e, Juni F E Bawamenewi, Arozatulo Daeli, Ican Kurniawati Daniel Setiawan Zamasi Desman Telaumbanua Erwita, Ika Gea, Dwi E N Gea, Faeriani Gea, Jaka Kristiani Gea, lisnayanti GEA, SEPI FITA SARI Gea, Tri Yanti Nibenia Giawa , Ester Linda Putri Giawa, Marinus Gulo, Ceria Putri Damai Gulo, Dari H Gulo, Dari Hati GULO, EFAIF MARTIN BERKATNIA Gulo, Jernita Gulo, Nosnidar Gulo, Septika Novianti Gulo, Sesilia Gulo, Suryani Halawa, Cindi Puspita Halawa, Zun Kelvin Eferistus Albers Hardikupatu Gulo Harefa , Erlin Harta Yanti Harefa, Afore Tahir Harefa, Afore Tahir Harefa Tahir Harefa, Agnes Renostini Harefa, Armin Sondara Harefa, Hasrat S. Harefa, Princes Tamwest Harefa, Stevani Aurelya Harefa, Trisman Harita, Epifania A Y Hasrat Sozanolo Harefa Hia, Maria Putri Cantika Hidayati Daeli Hulu, Delan Septiani Hulu, Jernih Permata Sari Hulu, Rasni Hulu, Tri Mulia Damai Ihsan, Rodiyal Indah Wijaya Lase Kurniawan Zega, Julman Happy Lahagu, Irfan Ahmad Saleh Laia, Agustina Laia, Mistariani Laia, Putrawan Saleh Laoli, Okta Cristopher Laowo, Eunike Noniterima Larosa, Yulidartini Lase, Efen R Lase, Ertaniat Lase, Intan Yulistin Lase, Krisna Yanti Lase, Ricardo Sondrara Lawolo, Arni Yanti Lawolo, Yardin Setiaman Maru'ao, Nursayani Mendrofa, Elvienna Sally Juwita Mendrofa, Finci Trisnawati Musdalifah, Andi Nazara, Dewi Artika Nazara, Nista Ningsi Nazara, Veronica Victoria Ndruru, Intan Hartini Novelina Andriani Zega Putri Zega, Elpin Mawarni Subhan, Roni Syariatin, Nur Syarofa, Najwa Tanuso, Nur Antoni Eko Telaumbanua, Kristof Martin Efori TELAUMBANUA, MEI HARTATI Telaumbanua, Merniwati TELAUMBANUA, NOVTRI YANTI Telaumbanua, Reita Solagracia Telaumbanua, Rini Suzwina Telaumbanua, Rita Kristiani Telaumbanua, Sirilus Suriani Telaumbanua, Vebriang Hati Wahyuni, Erna Waruwu, Pujawati Waruwu, Toroziduhu Yanti, Novita Yasminar Amaerita Telaumbanua Zai, Ayu Kartika Zai, Irene Netalis Mawati Zalukhu, Oktavius Zalukhu, Sarmin Zalukhu, Satri Indah Zebua, Ardi Syah Putra Zebua, Etikat Muliana Zebua, Hasna Zebua, Idelia Dara ZEBUA, INDAH RATNA Zebua, Meniati Zebua, Michael Sendroro Zebua, Novita Sari Zebua, Yohana Krida Intan Warni Zega, Dwi Cahyani Zega, Ice Trisna G Zega, Riswan Zega, Sailas Mardianti Zendrato, Citra Kasih Zendroto, Junita Putri Ningsih Ziliwu, Yurman