Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : FIKRAH

IMPLEMENTASI KURIKULUM PENDIDIKAN PERTANIAN DI PONDOK PESANTREN MELALUI PROGRAM AGRIBISNIS Sirojudin, A.; Tamam, Abas Mansur; Sa’diyah, Maemunah
FIKRAH Vol 3 No 1 (2019): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v3i1.20522

Abstract

Pendidikan yang berorientasi ke perkotaan telah menyebabkan terlantarnya lahan-lahan pertanian di desa dan menjadi faktor pendorong atas tingginya laju urbanisasi. Pesantren Al-Ittifaq merupakan sebuah lembaga pendidikan yang cukup berhasil dalam melakukan pendidikan pertanian sekaligus mengangkat ekonomi masyarakat Desa Alamendah melalui kegiatan agribisnisnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Studi terhadap kurikulum Agribisnis Pesantren Al-Ittifaq bertujuan untuk menggambarkan suatu model kurikulum bagi pendidikan yang berkarakter pedesaan. Sehingga melalui penerapan kurikulum agribisnis yang dijalankan Al-Ittifaq diharapkan dapat memberikan suatu model pendidikan yang terbukti berhasil menyiapkan sumberdaya manusia yang mampu mengelola pertanian di pedesaan dan menurunkan laju urbanisasi.
FUNGSI BUDAYA MONARKI DALAM PEMBELAJARAN PENGUATAN IDENTITAS NASIONAL: TINJAUAN JEPANG DAN INDONESIA Sa’diyah, Maemunah; Rofiah, Rofiah
FIKRAH Vol 3 No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v3i2.20531

Abstract

Penelitian ini mengungkap manfaat budaya monarki dalam upaya penguatan identitas nasional melalui fungsi simbolisasi raja. Menggunakan studi kasus monarki di Indonesia dan Jepang, menggali bagaimana raja-raja menjalankan perannya ditengahmasyarakatnya menunjukan bahwa keberadaan raja sebagai symbol utama suatu budaya monarki dapat memperkuat pengaruh nilai-nilai budaya dalam memandu dan menjaga kehidup masyarakat budaya tersebut. Hal ini dapat menjadi suatu strategi pembelajaran dalam upaya penguatan identitas nasional. Perbandingan peran raja di Indonesia dan jepang menunjukan bahwa terdapat kekurangan dan kelebihan dalam pengupayaan penguatan identitas nasional. Oleh karena itu saling mempelajari kelebihan dan kekurangan dari kedua Negara dapat memperbaiki dan mengembangkan makna dan implementasi identitas nasional yang lebih berdaya guna bagi eksistensi Negara.
PENGARUH MENTORING AL-QUR’AN TERHADAP INTENSITAS KEDISIPLINAN MEMBACA AL-QUR’AN MAHASISWA Anita, Anita; Sa’diyah, Maemunah
FIKRAH Vol 4 No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v4i2.20544

Abstract

Al-Quran merupakan kitab suci dan sebagai petunjuk hidup bagi umat muslim. Tentunya membaca dan berinteraksi dengan Al-Quran menjadi kewajiban bagi setiap muslim tanpa terkecuali mahasiswa. Dengan adanya kesibukan, aktivitas sehari-hari terkadang melalaikan kita untuk tidak membaca Al-Quran. Salah satu upaya untuk meningkatkan intensitas membaca Al-Quran mahasiswa UIKA adalah dengan diadakannya program mentoring Al-Quran. Intensitas kedisiplinan membaca Al-Quran setidaknya ditandai dengan rutinitas membaca Al-Quran setiap hari. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dan menelaah sejauh mana pengaruh program mentoring Al-Quran dengan intensitas-intensitas kedisiplinan membaca Al-Quran mahasiswa. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif analisis korelasional dengan rumus F/N x 100% kemudian dilanjutkan dengan menggunakan rumus product moment. Penelitian ini dilakukan di Universitas Ibn Khaldun Bogor tepatnya di organisasi Asisten Kajian Islam (ASKI) dengan jumlah responden yang mengikuti mentoring Al-Quran sebanyak 32 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, angket, dan wawancara. Berdasarkan analisa data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa pelaksanaan program mentoring Al-quran di organisasi Asisten Kajian Islam UIKA Bogor berada dalam kategori “baik”. Sedangkan intensitas kedisiplinan membaca Al-Quran mahasiswa peserta mentoring ASKI UIKA berada pada kategori “cukup baik”. Sementara itu tingkat pengaruh pelaksanaan program mentoring terhadap intensitas kedisiplinan membaca Al-Quran mahasiswa adalah 0,28. Dengan melihat tabel indeks korelasi product moment dan membandingkan nilai “rxy” yang telah diperoleh yakni 0,28 dengan nilai “rt” yang masing-masing sebesar 0,349 dan 0,449 dapat diketahui ternyata nilai “rxy” atau ro lebih kecil daripada nilai rt baik pada taraf signifikasi 5% dan 1%, maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan pelaksanaan program mentoring AL-Quran terhadap intensitas kedisiplinan membaca Al-Quran mahasiswa.
STUDI KORELASI PEMBELAJARAN ONLINE TERHADAP HASIL BELAJAR AKIDAH AKHALK KELAS VII (MTS DARUL MUTTAQIEN) Amalia, Rizqi Putri; Sa’diyah, Maemunah; Gustiawati, Syarifah
FIKRAH Vol 4 No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v4i2.20548

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui “Apakah terdapat Korelasi antara Pembelajaran Online terhadap Hasil Belajar Akidah Akhlak kelas VII MTs Darul Muttaqien”. Untuk mengetahui hubungan pembelajaran online terhadap hasil belajar Akidah Akhlak kelas VII Mts Darul Muttaqien. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data meliputi angket dan dokumentasi. Digunakan untuk memperoleh data tentang pembelajaran online siswa MTs Darul Muttaqien yang digunakan sebagai sampel penelitian. Sedangkan teknik dokumentasi digunakan untuk memperoleh data mengenai hasil pembelajar Akidah Akhlak, serta jumlah populasi. Hasil penelitian mengenai korelasi Pembelajaran Online terhadap Hasil Belajar Akidah Akhlak MTs Darul Muttaqien, menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan antara pembelajaran online terhadap hasil belajar Akidah Akhlak siswa dengan nilai 0,257 yang terletak antara interval 0,20 – 0,40 yang termasuk korelasi kurang. Kemudian dengan melihat para “r” dengan nilai signifikasinya di peroleh “r” tabel sebesar 0,361. Dengan demikian para taraf signifikasi 5% “r” hitung = 0,257 < dari “r” tabel = 0,361 berarti hipotesis alternatif (Ha) ditolak.
PENGARUH MENTORING AL QUR’AN TERHADAP INTENSITAS KEDISIPLINAN MEMBACA AL QUR’AN MAHASISWA (STUDI KASUS DI LEMBAGA ASKI UIKA BOGOR) Anita, Anita; Sa’diyah, Maemunah
FIKRAH Vol 5 No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v5i2.20557

Abstract

Al-Quran merupakan kitab suci dan sebagai petunjuk hidup bagi umat muslim. Tentuya membaca dan berinteraksi dengan Al-Quran menjadi kewajiban bagi setiap muslim tanpa terkecuali mahasiswa. Dengan adanya kesibukan, aktivitas sehari-hari terkadang melalaikan kita untuk tidak membaca Al-Quran. Salah satu upaya untuk meningkatkan intensitas membaca Al-Quran mahasiswa UIKA adalah dengan diadakannya program mentoring Al-Quran. Intensitas kedisiplinan membaca Al-Quran setidaknya ditandai dengan rutinitas membaca AL-Quran setiap hari. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dan menelaah sejauh mana pengaruh program mentoring Al-Quran dengan intensitas intensitas kedisiplinan membaca Al-Quran mahasiswa. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif analisis korelasional dengan rumus F/N x 100% kemudian dilanjutkan dengan menggunakan rumus product moment. Penelitian ini dilakukan di Universitas Ibn Khaldun Bogor tepatnya di organisasi Asisten Kajian Islam (ASKI) dengan jumlah responden yang mengikuti mentoring Al-Quran sebanyak 32 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, angket, dan wawancara. Berdasarkan analisa data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa pelaksanaan program mentoring Al-quran di organisasi Asisten Kajian Islam UIKA Bogor berada dalam kategori “baik”. Sedangkan intensitas kedisiplinan membaca Al-Quran mahasiswa peserta mentoring ASKI UIKA berada pada kategori “cukup baik”. Sementara itu tingkat pengaruh pelaksanaan program mentoring terhadap intensitas kedisiplinan membaca Al-Quran mahasiswa adalah 0,28. Dengan melihat tabel indeks korelasi product moment dan membandingkan nilai “rxy” yang telah diperoleh yakni 0,28 dengan nilai “rt” yang masing-masing sebesar 0,349 dan 0,449 dapat diketahui ternyata nilai “rxy” atau ro lebih kecil daripada nilai rt baik pada taraf signifikasi 5% dan 1%, maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan pelaksanaan program mentoring ALQuran terhadap intensitas kedisiplinan membaca Al-Quran mahasiswa.