Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat)

PELATIHAN PEMBUATAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) BAGI GURU TK PUJA KUSUMA PAUH MENANG JAMBI Hanum, Ardina; Kustati, Martin; Amelia, Rezki; Gusmirawati
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 06 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan motivasi, kreatifitas, dan keterampilan guru dalam membuat Alat Permainan Edukatif (APE) dan menerapkan dalam pembelajaran. Belajar sambil bermain adalah salah satu karakteristik anak usia dini. Kegiatan bermain memiliki unsur edukasi yang disebut dengan permainan edukatif. Pendidikan anak usia dini memerlukan alat bantu yang inovatif dan efektif untuk mendukung perkembangan anak. Alat Permainan Edukatif (APE) merupakan salah satu media penting dalam proses pembelajaran yang dapat merangsang perkembangan kognitif, motorik, dan sosial anak. Pembelajaran menjadi lebih menarik dan anak tidak akan jenuh apabila guru menggunakan media Alat Permainan Edukatif (APE). Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah Participatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan dalam tahapan kegiatan berupa persiapan, pelaksanaan, observasi, dan evaluasi. Pada pelatihan ini guru diberi gambaran materi tentang Alat Permainan Edukatif (APE), pemilihan alat dan bahan serta demonstrasi cara membuatnya. Hasil pelatihan ini adalah guru menjadi lebih termotivasi dan memiliki kreativitas untuk membuat Alat Permainan Edukatif (APE) dengan menggunakan bahan yang sederhana, serta menerapkannya dalam pembelajaran sehingga dapat meningkatkan interaksi dikelas dan mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.
PEMBINAAN KEAGAMAAN MELALUI ZIKIR DAN DOA BAGI SISWA SD ISLAM KREATIF MAKKAH PADANG Ani Fitria Nurkhasanah; Martin Kustati; Gusmirawati
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 04 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari pembinaan keagamaan di sekolah adalah untuk membantu membentuk karakter dan kepribadian siswa agar menjadi manusia yang bertakwa kepada Allah SWT. Pembinaan keagamaan merupakan usaha yang dilakukan untuk penyempurnaan kegiatan yang bersifat agama dan biasanya dilakukan secara terus-menerus untuk memperoleh hasil yang lebih baik. Pembinaan keagamaan dapat dilakukan dimana saja, baik di lingkungan masyarakat yang dapat diikuti mulai dari anak-anak hingga lansia dan juga di sekolah. Sekolah sebagai sarana yang memiliki tujuan untuk memperbaiki tingkah laku siswa, sudah pasti melakukan kegiatan pembinaan kegamaan. Metode yang dilakukan sekolah melalui metode pembiasaan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) pada kegiatan pembinaan keagamaan yaitu zikir dan doa bersama setelah Sholat berjamaah. Langkah pembinaan mencakup mencari dan menentukan bacaan zikir yang sesuai dengan Sunnah Rasulullah SAW, pelaksanaan kegiatan yang dilakukan setelah Sholat Zuhur berjamaah secara bersama-sama dan didampingi oleh tim pendidik yang bertugas, dan evaluasi pelaksanaan pembinaan keagamaan yang dilakukan diakhir semester. Berdasarkan pelaksanaan pembinaan dapat dinyatakan bahwa siswa akan terbiasa untuk melaksanakan zikir dan doa tanpa adanya dorongan dari pendidik ataupun orang lain, siswa akan sadar dengan sendirinya karena kebiasaannya yang sering dilakukan.
PEMBINAAN PENDIDIKAN KEAGAMAAN MELALUI KEGIATAN WIRID YASIN DI KINALI Ummu Fitrah Widia Rahman; Martin Kustati; Gusmirawati
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 04 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pembinaan ini untuk mengetahui pendidikan keagamaan melalui kegiatan wirid yasin di Kinali. Kegiatan wirid yasin biasanya dilakukkan setiap malam jum’at di mesjid atau dari rumah ke rumah, kegiatan ini dilaksanakan bermacam-macam, ada wirid mingguan, wirid bulanan, dan sebagainya. Masyarakat biasanya melaksanakan wirid secara berkelompok yang dilaksanakan dengan cara melantunkan kalam Allah, zikir, doa bersama dan disertai dengan ceramah agama serta makan bersama oleh seluruh anggota perwiridan. Metode yang digunakan dalam pembinaan ini adalah metode PAR (Participatory Action Research) karena pembinaan ini berorientasi pada pengembangan dan mobilisasi ilmu pengetahuan di masyarakat. Pelaksaanaan metode pembinaan adalah metode ceramah dengan langkah-langkah: pertama, ustadz menyampaikan materi pendidikan keagaamaan. Kedua, Para jemaah mendengarkan langsung materi yang disampaikan oleh ustadz. Ketiga, diberikan waktu untuk sesi tanya jawab antara ustadz dan para jemaah. Hasil dari pembinaan ini diharapkan masyarakat di Kinali mengalami perubahan menjadi hamba Allah yang lebih baik dari segi ilmu keagamaan dan akhlak serta mengetahui cara-cara beragama dengan benar.