p-Index From 2021 - 2026
3.799
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Dialektika Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Diglossia BAHASTRA Jurnal Pendidikan Islam Kajian Linguistik dan Sastra Jurnal Gramatika Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Proceedings Education and Language International Conference KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Diglosia Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Jurnal Masyarakat dan Budaya JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Artefak Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education Journal (Birle Journal) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Social Research Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Studies in English Language and Education ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin JS (Jurnal Sekolah) Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Society Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya ANUFA ASEAN Journal of Educational Research and Technology Sawerigading Jurnal Linguistik Terapan Indonesian Language Education and Literature Studies in English Language and Education
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MODEL BAHAN AJAR MEMBACA MENULIS PERMULAAN DENGAN PENDEKATAN ATRAKTIF DI SEKOLAH DASAR KAWASAN MISKIN KOTA SURAKARTA Andayani Andayani
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 22, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.799 KB) | DOI: 10.23917/kls.v22i1.4365

Abstract

Penelitian ini bertujuan menyusun produk awal berbentuk bahan ajar membacamenulis permulaan dengan pendekatan atraktif yang tepat untuk diterapkan diSD kawasan miskin Kota Surakarta. Penelitian dilakukan dengan menggunakanmetode research and development (RD) dan mendapatkan hasil bahwa pada tahapeksplorasi ditemukan kebutuhan bahan ajar yang menarik untuk diterapkan diSD-SD kawasan miskin Kota Surakarta, sehingga dikembangkan bahan ajar denganpendekatan atraktif. Proses pengembangan dilaksanakan melalui observasi,wawancara, dan lokakarya. Berdasarkan hasil uji keefektifan ditemukan bahwabahan ajar dengan pendekatan atraktif dapat digunakan untuk meningkatkankompetensi membaca menulis permulaan secara efektif dan berterima.Kata Kunci: membaca-menulis permulaan, atraktif, kawasan miskin
REALIZATION OF POLITENESS ON STUDENTS’ RESPONSIVE UTTERANCE IN CLASSROOM INTERACTION Fitria Cahyaningrum; Andayani Andayani; Budhi Setiawan
Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Vol 19, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.684 KB) | DOI: 10.24036/komposisi.v19i1.8974

Abstract

The purpose of this study is to describe the form and function of students’ responsive speech politeness in class interaction at Senior High School. The method used is qualitative descriptive research method with sociopragmatic approach. Data were students’ speech in the process of learning Bahasa Indonesia. Technique of collecting data through recording technique with free listening method (SBLC). Data analysis technique used interactive model in the form of data collecting, data reduction, data analysis, and drawing conclusions. The results show that there is compliance with the tact maxim, generosity maxim, modesty maxim, agreement maxim, and sympathy maxim. The responsive speech acts are directive, assertive, and expressive that serve acceptance, rejection, request and praise.Keywords: form of responsive speech act, responsive speech act function, classroom interaction.REALISASI KESANTUNAN TUTURAN RESPONSIF SISWA DALAM INTERAKSI KELAS AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi kesantunan tindak tutur responsif siswa dalam interaksi kelas di Sekolah Menengah Atas. Metode yang digunakan ialah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiopragmatik. Data berupa tuturan siswa dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data melalui teknik perekaman dengan metode simak bebas libat cakap (SBLC). Teknik analisis data menggunakan model interaktif berupa pengumpulan data, reduksi data, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pematuhan maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim kesederhanaan, maksim kesepakatan, dan maksim kesimpatian. Adapun tindak tutur yang ditemukan berbentuk direktif, asertif, dan ekspresif yang berfungsi menerima, menolak, meminta, dan memuji.Kata kunci: bentuk kesantunan tindak tutur responsif, fungsi tindak tutur responsif, interaksi kelas.
SOCIAL ISSUES OF AYAT-AYAT CINTA 2 NOVEL BY HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY Wijang Iswara Mukti; Andayani Andayani; Nugraheni Eko Wardani
Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Vol 18, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.65 KB) | DOI: 10.24036/komposisi.v18i2.8431

Abstract

Literature works cannot be completely understood if they are separated from the society that produces them. The understanding of social issues on literature works in the form of novel can be used as a polite means of education for people in posturing a phenomenon. This study is a qualitative descriptive one with literature sociological approach. Data collection applied observing and note-taking techniques. Data was analized by using content analysis. The result shows that AAC2 novel consists of six social issues, they are: (a) Poverty, much experienced by Muslim immigrants in European big cities; (b) Criminal, much committed by extrimist Jews toward the Palestinians and Muslims in general; (c) Disorganized family, much experienced by Europian society due to irresponsible husband and less dutiful children to their parents; (d) War, between Palestina and Israel; (e) Breach of norms, in the form of selling virginity, theft, vandalism, and liquor; (f) Population issues, in the form of discrimination toward the rights of Muslims minority in Europe and Islamophobia; and (g) Bureaucratic problems, in the form of lobbying done by the extremist Jews toward the University of Edinburgh campus. The social issues expressed by Habiburrahman El Shirazy contains educational values for the readers about social problems developed in community so they can learn how to solve them as offered by the story.Keyword: ayat-ayat cinta 2,novel, social issuesMASALAH SOSIAL DALAM NOVEL AYAT-AYAT CINTA 2 KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZYAbstrakKarya sastra tidak dapat dipahami secara utuh apabila dipisahkan dari masyarakat yang telah melahirkannya. Pemahaman terhadap masalah-masalah sosial yang ada di dalam karya sastra bentuk novel dapat dijadikan sebagai sarana edukasi yang halus bagi masyarakat dalam menyikapi suatu peristiwa. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Analisis data menggunakan content analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan novel AAC2 mengandung enam masalah sosial, yaitu: (a) Kemiskinan, yang banyak dialami oleh para imigran Muslim di kota-kota besar di Eropa; (b) Kejahatan, yang banyak dilakukan oleh kelompok Yahudi ekstrem terhadap orang-orang Palestina dan orang-orang Islam pada umumunya; (c) Disorganiasi keluarga, banyak dialami oleh masyarakat Eropa akibat suami yang tidak bertanggung jawab dan anak-anak yang kurang berbakti kepada orang tuanya; (d) Peperangan, antara Palestina dan Israel. (d) Pelanggaran terhadap Norma-Norma, berupa menjual keperawanan, pencurian, vandalisme, dan minuman keras. (e) Masalah Kependudukan, berupa diskriminasi terhadap hak-hak muslim minoritas di Eropa dan Islamophobia; (f) Masalah Birokrasi, berupa lobi-lobi yang dilakukan oleh kelompok Yahudi ekstrem terhadap kampus University of Edinburgh. Masalah-masalah sosial yang diungkapkan oleh Habiburrahman El Shirazy dalam novel AAC2 mengandung nilai-nilai edukasi bagi pembaca terhadap masalah-masalah sosial yang berkembang di masyarakat untuk kemudian diketahui bagaimana solusi yang ditawarkan dalam cerita.Kata kunci : ayat-ayat cinta 2, masalah sosial, novel
THE USE OF WRITING LEARNING MEDIA FOR BIPA STUDENTS TO UNDERSTAND LOCAL CULTURE Asqina Mawadati Nur Setiawan; Andayani Andayani; Kundharu Saddhono
Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Vol 18, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.343 KB) | DOI: 10.24036/komposisi.v18i1.7730

Abstract

PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MENULIS BAGI MAHASISWA BIPA UNTUK MEMAHAMI BUDAYA LOKALAbstract This research mainly discusses the use of learning media in writing for TISOL (Teaching Indonesia to Speaker of Other Language) students to understand the local culture in UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret. The purpose of this research is to describe the use of learning media of TISOL students to understand local culture. The research method is qualitative descriptive by using naturalistic case study. Data in this research consists of  primary and secondary taken from informants, events and literature review. The technique of collecting data is by using observation, interview and study of document. Validity of data is conducted by using method and source triangulation. The result of analysis and discussion in this research shows that teacher uses learning media particularly in writing skill. Learning media in teaching writing for TISOL students is by using film, local music, picture, demonstration media, and real life of community. Furthermore, learning outside the class is conducted so that students are able to apply learning material directly in understanding local culture and improving writing skill.Keywords: media, writing skill, TISOL, local cultureAbstrakPenelitian ini membahas tentang penggunaan media pembelajaran menulis bagi mahasiswa BIPA untuk memahami budaya lokal di UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan media pembelajaran menulis bagi mahasiswa BIPA untuk memahami budaya lokal. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan strategi penelitian studi kasus yang bersifat naturalistik. Data dalam penelitian ini terdiri atas data primer dan data sekunder dengan sumber data berupa informan, peristiwa, dan studi pustaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan studi dokumen. Validitas data dilakukan dengan triangulasi metode dan triangulasi sumber. Hasil analisis dan pembahasan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pengajar menggunakan media pembelajaran, terutama pada keterampilan menulis. Media pembelajaran keterampilan menulis dalam pembelajaran BIPA adalah media film, musik lokal, gambar, media demonstrasi, serta kehidupan masyarakat sekitar. Selain itu, dilakukan pula pembelajaran di luar kelas agar mahasiswa dapat menerapkan materi belajar secara langsung untuk memahami budaya lokal dan meningkatkan keterampilan menulis.Kata kunci: media, pembelajaran menulis, BIPA, budaya lokal.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS ARGUMENTASI MELALUI MODEL THINK PAIR SHARE DAN MEDIA AUDIOVISUAL PADA SISWA KELAS X-10 SMA NEGERI KEBAKKRAMAT Fitria Cahyaningrum; Andayani Andayani; Kundharu Saddhono
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v3i1.605

Abstract

This research aims to improve learning process quality of writing argumentation text and argumentation writing skills through the Think Pair Share model with audiovisual media of students X-10 grade SMA Negeri Kebakkramat. This research was a Classroom Action Research (CAR) with two cycles. Data sources include events, informants, and documents. Data collection through interviews, observation, and document analysis. Data validity by triangulation method technique, triangulation of data source and informant review. Data analysis technique using comparative descriptive analysis technique. Think Pair Share model with audiovisual is able to improve the quality of learning process of argumentation writing skill indicated by teacher and student performance. In pre-cycles, the teacher and student performance values were still below the achievement indicator. In cycle I, the value of teacher performance increased to 69.29 and the percentage of student performance of 47.22%. Meanwhile, in cycle II the teacher performance value became 80.71 and the percentage of student performance became 78.95%. After the action done on the first cycle, there were only 21 students who achieved the value of KKM (minimum completeness criteria) which means it did not meet the achievement indicators. Implementation of Think Pair Share with audiovisual media in cycle II showed a significant improvement in argumentation writing skill, that is, score of 31 students exceeded KKM. In conclusion, the application of Think Pair Share model with audiovisual media is able to improve learning process quality and argumentation writing skill for the tenth grade students of SMA Negeri Kebakkramat. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran menulis argumentasi dan keterampilan menulis argumentasi melalui penerapan model Think Pair Share dengan media audiovisual siswa kelas X-10 SMA Negeri Kebakkramat. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus. Sumber data berupa peristiwa, informan, dan dokumen. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Validitas data dengan teknik triangulasi metode, triangulasi sumber data dan review informan. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif komparatif. Model Think Pair Share dengan audiovisual mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran keterampilan menulis argumentasi dengan indikator kinerja guru dan siswa. Pada prasiklus, nilai kinerja guru dan siswa masih berada di bawah indikator pencapaian. Siklus I, nilai kinerja guru meningkat menjadi 69,29% dan kinerja siswa sebesar 47,22% sedangkan pada siklus II nilai kinerja guru menjadi 80,71% dan kinerja siswa menjadi 78,95%. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I, siswa yang tuntas hanya 21 siswa yang artinya dianggap belum memenuhi indikator pencapaian. Penerapan Think Pair Share dengan media audiovisual pada siklus II, menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan menulis argumentasi, yaitu skor 31 siswa melampaui KKM. Disimpulkan bahwa penerapan model Think Pair Share dengan audiovisual mampu meningkatkan kualitas proses dan keterampilan menulis argumentasi pada siswa kelas X SMA Negeri Kebakkramat.
HUBUNGAN PENGUASAAN KOSAKATA DENGAN KESALAHAN DIKSI DALAM KALIMAT BAHASA INDONESIA MAHASISWA BIPA LEVEL AKADEMIK Mokh. Yahya; Andayani -; Kundharu Saddhono
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 1, No 2 (2018): JURNAL KREDO VOLUME 1 NO 2 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.002 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v1i2.2121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan penguasaan kosakata dengan kesalahan diksi dalam kalimat bahasa Indonesia mahasiswa BIPA level akademik. Penelitian ini dilakukan di UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia dengan subjek mahasiswa yang sedang mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Program Darmasiswa 2016-2017. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dalam bentuk studi kasus. Penelitian difokuskan pada tipe-tipe kesalahan diksi dan hubungannya dengan penguasaan kosakata yang dimiliki oleh mahasiswa BIPA. Penelitian menunjukkan bahwa tipe-tipe kesalahan diksi dalam kalimat BIPA di antaranya yaitu 1) pemilihan diksi yang kurang atau tidak tepat, (2) kesalahan penggunaan verba aktif dan pasif, (3) penggunaan istilah asing, (4) penggunaan kata ganti yang kurang atau tidak tepat, (5) penggunaan konjungsi yang tidak tepat, (6) kelebihan kata atau pengulangan kata, (7) penggunaan kata tidak baku, (8) ketidakparalelan, (9) penggunaan preposisi yang tidak tepat, dan (10) susunan frasa yang terbalik. Penguasaan kosakata yang rendah berhubungan dengan banyaknya kesalahan diksi yang dilakukan oleh mahasiswa BIPA. Makin banyak kosakata yang dikuasai oleh mahasiswa, makin baik pula kemampuannya dalam memilih diksi untuk dituliskan menjadi kalimat.
KESALAHAN PENGUCAPAN KOSAKATA PELAJAR BIPA DI UPT BAHASA UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA Winda Dewi Pusvita; Andayani Andayani; Retno Winarni
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 2, No 2 (2019): JURNAL KREDO VOLUME 2 NO 2 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.642 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v2i2.2143

Abstract

AbstractWarga Negara Asing (WNA) tertarik datang ke Indonesia dengan beberapa latar belakang seperti  tertarik pada budaya, makanan, sosial, dan lain sebagainya. Melalui latar belakang tersebut WNA harus berkecimpung dengan Warga Negara Indonesia (WNI) melalui bahasa yaitu bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan kesalahan pengucapan kosakata pelajar BIPA di UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa asing pelajar BIPA tingkat dasar di UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret. Pelajar BIPA berasal dari lima negara yaitu Polandia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Meksiko. Kelima pelajar BIPA tersebut memiliki kemampuan dasar bahasa Indonesia yang berbeda.  Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Hasil penelitian diuraikan dengan deskripsi data kesalahan pengucapan kosakata pelajar BIPA dari hasil temuan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan pengucapan kosakata responden yang berasal dari Polandia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Meksiko masih sangat beragam. Kesalahan pengucapan kosakata pelajar BIPA tersebut di dalam penelitian ini di klasifikasikan setiap responden penelitian.
KAJIAN PRAGMATIK PADA KOSAKATA DAN FONETIS BAHASA PENDERITA AFASIA GLOBAL Nugroho Ponco Santoso; Andayani Andayani; Budhi Setiawan
Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya Vol 46, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1223.938 KB)

Abstract

Aphasia is a language disorder caused by brain injury. This study aimed at describing how the pragmatic process and forms on words and language phonemes of those suffering from global aphasia. The study is qualitative research using case study approach. The primary data on this study were collected by purposive sampling whose subject was a global aphasia sufferer who had obtained language rehabilitation during one-year period. The secondary data were taken by using in-depth interview with the family, therapist, and subject's neighborhood. The data were analyzed by comparing the in-depth interview result and the field notes of research. The result showed that the individual with global aphasia still had pragmatic abilities, although s/he could produce meaningless words and sounds. In addition, the individual with global aphasia used gesture and intonation to help convey the idea of her/his utterence. The gestures and intonations performed by the individual with global aphasia were nodding and shaking head, and moving hands; while the forms of intonation changes were sudden change in intonation, imitating sounds, and whisper.
CITRA EMANSIPASI PEREMPUAN DALAM KISAH MAHABARATA: PELURUSAN MAKNA PERAN DAN KEBEBASAN BAGI PEREMPUAN MODERN Kartika Rahmat Sari Dewi; Andayani Andayani; Nugraheni Eko Wardhani
Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol. 19 No. 2 (2017)
Publisher : LIPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jmb.v19i2.492

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menemukan simbolisme dan wujud nilai emansipasi yang terdapat pada tokoh-tokoh perempuan dalam kisah pewayangan, khususnya Mahabarata. Sebagai bentuk kontruksi sosial, emansipasi memunculkan pemahaman baru pada kaum perempuan terkait dengan peran dan posisinya dalam ranah domestik maupun publik. Munculnya anggapan perempuan harus mampu tampil di depan publik mulai disetujui semua kalangan, namun di sisi lain mulai tidak diimbangi dengan pemenuhan tugas dalam ranah domestiknya. Hal tersebut dilatarbelakangi banyaknya pemahaman dan praktik yang keliru terkait makna peran dan kebebasan di kalangan perempuan, di mana semuanya terjadi dalam rangka mengusung persamaan hak, sebagai prinsip dasar dari adanya emansipasi. Fenomena ini berimplikasi pada munculnya kesenjangan antara ambisi untuk dapat totalitas berperan di ruang publik dan pemenuhan kewajiban personalnya di ranah domestik. Kajian berikut bertujuan untuk dapat menemukan nilai-nilai ideal yang berkaitan dengan peranan kaum perempuan, khususnya yang terkandung di dalam sastra Jawa klasik. Hasil dari kajian merupakan perbandingan antara makna emansipasi perempuan yang saat ini dianut di masyarakat, dengan konsep peranan perempuan yang terjabarkan dalam kisah Mahabarata. This paper aims to find the symbolism and emancipation value form found in female characters in puppet stories, especially Mahabharata. As a form of social construction, emancipation creates a new understanding for women in relation to their roles and positions in the domestic and public sphere. The emergence of women's assumption must be able to appear in public began to be approved by all circles, but on the other hand began not matched by the fulfillment of duties in the domestic realm. This is due to the many misunderstandings and misconceptions related to the meaning of roles and freedom among women, where everything happens in order to promote equality, as a basic principle of emancipation. This phenomenon has implications for the emergence of the gap between ambition to be able to play a role in the public sphere and fulfillment of personal obligations in the domestic sphere. The following study aims to find the ideal values related to the role of women, especially those contained in classical Javanese literature. The result of the study is a comparison between the meanings of women's emancipation that is currently embraced in society, with the concept of the role of women in the Mahabharata story.
Planting Base Value of Hardworking Character Education through Ulid Novel Hidayat Nur Septiadi; Andayani Andayani; Nugraheni Eko Wardani
Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education (BirLE) Journal Vol 2, No 3 (2019): Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education, August
Publisher : BIRCU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birle.v2i3.350

Abstract

Important hard work characters are taught for the younger generation today so that researchers are interested in describing and explaining the values of character education in hard work in Ulid's novel by Mahfud Ikhwan. This novel tells the story of the struggle of poor families to send their eldest children from kindergarten to high school with various struggles and hard work in his life. The actions that the characters to bring out the character values of hard work that are proven through the attitude and every dialogue of the characters. This study included descriptive qualitative with note-taking techniques and literature studies. The results of data analysis of hard work character values are known to 9 frequencies, including unyielding characters, passionate characters, active working characters, earnest characters, the full character of confidence in acting, the full character of the struggle for life, independent practice character, cooperative character, and characters fight together.
Co-Authors Adenarsy Avereus Rahman Ahimsa W Swadeshi Ahmad Bahtiar, Ahmad Akhmad Mukhibun Alfi Nur Hasanah Alifah Raihan Nur Hasanah Anggun Melati Sari Anggun Melati Sari Apriliya Wijayanti Ari Suryawati Secio Chaesar Arif Setyawan Asqina Mawadati Nur Setiawan Atikah Anindyarini Atikah Anindyarini Aziz Fauzi Basuki Rachmat Sinaga Bebryana Ratri Biya Ebi Praheto Budhi Setiawan Budhi Setiawan Budhi Setiawan Budiyono Budiyono Cahyaningrum, Fitria Chafit Ulya Chafit Ulya Dani Dwi Susanti Destiani Destiani Edy Suryanto Edy Suryanto Elisabeth Nugraheni Eko Wardani Elok Harisma Kartikasari Elyariza Devy Aulia Firdaus Ermawati S Erni Rahayu Fauzi, Aziz Fendy Yogha Pratama Fitria Cahyaningrum Fitria Cahyaningrum Fitria Cahyaningrum Gabriella Sophia Pinastiti Herman J. Waluyo Heru Susanto Hidayat Nur Septiadi Hubbi Saufan Hilmi Ike Nur Baeti Ilham Zulhidayat Bursan Imanudin Hari Setyoko Indah Ayu Purboningrum Kartika Rahmat Sari Dewi Khusnul Fatonah Kodrat Eko Putro Setiawan Kundharu Saddhono Kundharu Saddhono M. Furqon Al Maarif Makyun Subuki Mega Puspitasari Mokh. Yahya Muhammad Rohmadi Muhammad Yusuf Zanuar Murtianis Murtianis Nadyatul Husna Nugraheni Eko Wardhani Nugroho Ponco Santoso Nur'aini Oktaviyanti Nurmansyah Triagus Maulana Nurul Hidayah Fitriyani Oktaviani Windra Puspita Raheni Suhita Raheni Suhita Retno Winarni Retno Winarni Retno Winarni Ririen Wardiani Riska Dwi Wahyuni Rukayah Rukayah Saddhono, Kundharu Sahid Teguh Widodo Sigit Arif Bowo Sumarlam, Sumarlam Sumarwati Sumarwati - Sumarwati Sumarwati Sunu Setiawan Utama Suwandi, Sarwiji Suyitno Suyitno Suyitno Syahroni Syahroni Syihaabul Hudaa Tian Setyanto Tri Hartini Tusana Nurul Safaah Umi Khomsiyatun Wahyu Lestari Wijang Iswara Mukti Winda Dewi Pusvita Y Slamet Yeyen Purwiyanti Yustina Dwinuryati Zeny Arisa Alfiyah Rofi