p-Index From 2021 - 2026
3.799
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Dialektika Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Diglossia BAHASTRA Jurnal Pendidikan Islam Kajian Linguistik dan Sastra Jurnal Gramatika Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Proceedings Education and Language International Conference KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Diglosia Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Jurnal Masyarakat dan Budaya JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Artefak Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education Journal (Birle Journal) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Social Research Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Studies in English Language and Education ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin JS (Jurnal Sekolah) Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Society Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya ANUFA ASEAN Journal of Educational Research and Technology Sawerigading Jurnal Linguistik Terapan Indonesian Language Education and Literature Studies in English Language and Education
Claim Missing Document
Check
Articles

REALISASI KESANTUNAN BERBAHASA DALAM INTERAKSI KELAS DI SEKOLAH MENENGAH ATAS BERLATAR BAHASA JAWA Fitria Cahyaningrum; Andayani Andayani; Budhi Setiawan
Jurnal Gramatika Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.477 KB) | DOI: 10.22202/jg.2018.v4i1.2434

Abstract

AbstractThis study aims to describe the form and uniqueness of language politeness in classroom interaction in senior high school with a background of Java language. The method used is descriptive qualitative research method with sociopragmatic approach. Data in the form of students' speech in the learning process of Bahasa Indonesia. Technique of collecting data by using listening, feee, participating, speaking and data transcription. Data analysis techniques use interactive model in the form of data collection, data reduction, data analysis, and conclusion. The results show that there are generosity maxim, tact maxim, modesty maxim, agreement maxim, and sympathy maxim. As for the uniqueness of Javanese language in classroom interaction with marker of basa krama alus and basa ngoko.Keywords: language politeness, Java language, classroom interactionAbstrakPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan keunikan atau kekhasan kesantunan berbahasa dalam interaksi kelas di Sekolah Menengah Atas yang berlatar bahasa Jawa. Metode yang digunakan ialah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiopragmatik. Data berupa tuturan siswa dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data melalui teknik perekaman dengan metode simak bebas libat cakap (SBLC). Analisis data menggunakan model interaktif berupa pengumpulan data, reduksi data, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pematuhan maksim kedermawanan, maksim kebijaksanaan, maksim kesederhanaan, maksim kesepakatan, dan maksim kesimpatian. Adapun ditemukan kekhasan bahasa Jawa dalam interaksi kelas dengan penanda basa krama alus dan basa ngoko.Kata Kunci: kesantunan berbahasa, bahasa Jawa, interaksi kelas
ANALISIS STRUKTURAL DAN NILAI PENDIDIKAN CERITA RAKYAT SERTA RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA DI SMP Nurmansyah Triagus Maulana; Edy Suryanto; Andayani Andayani
Jurnal Gramatika Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.787 KB) | DOI: 10.22202/jg.2018.v4i1.2424

Abstract

Abstrak: Kurangnya pendokumentasian cerita rakyat di Kabupaten Pemalang berpotensi menghilangkan aset daerah dan pengetahuan masyarakat lokal, sehingga diperlukan pendeskripsian tertulis. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan cerita rakyat di Kabupaten Pemalang yang meliputi: (1) Isi cerita (2) struktur cerita; (3) nilai pendidikan cerita; dan (4) relevansi sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia di SMP.  Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data adalah purposive sampling, mengambil empat cerita rakyat meliputi Joko Ripuh, Mbah Bantarbolang, Asal-Usul Banyumudal dan Legenda Curug Maratangga. Validasi data penelitian adalah triangulasi sumber. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan  dokumen. Teknik analisis data adalah model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan kebaruan dalam isi cerita rakyat, yaitu dari segi penambahan tokoh pada cerita Asal-Usul Banyumudal, penambahan isi pada cerita Joko Ripuh dan Mbah Bantarbolang serta cerita lengkap pada Legenda Curug Maratangga. Struktur cerita menjadi daya tarik adalah tempat  menjadi sejarah cerita. Nilai pendidikan yang terkandung dalam cerita rakyat didominasi nilai pendidikan agama dan moral. Nilai pendidikan sosial merata di setiap cerita, sedangkan nilai pendidikan adat sedikit ditemukan karena tidak ada kebiasaan yang hingga sekarang hidup di lingkungan cerita rakyat berasal; dan  keempat cerita tersebut telah memiliki resolusi, koda, konflik dan penyelesaian sebagai kriteria materi di dalam silabus.Kata kunci: cerita rakyat, pendekatan struktural, nilai pendidikan, bahan ajar
REALISASI KESANTUNAN BERBAHASA DALAM INTERAKSI KELAS DI SEKOLAH MENENGAH ATAS BERLATAR BAHASA JAWA Fitria Cahyaningrum; Andayani Andayani; Budhi Setiawan
Jurnal Gramatika Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.477 KB) | DOI: 10.22202/jg.2018.v4i1.2434

Abstract

AbstractThis study aims to describe the form and uniqueness of language politeness in classroom interaction in senior high school with a background of Java language. The method used is descriptive qualitative research method with sociopragmatic approach. Data in the form of students' speech in the learning process of Bahasa Indonesia. Technique of collecting data by using listening, feee, participating, speaking and data transcription. Data analysis techniques use interactive model in the form of data collection, data reduction, data analysis, and conclusion. The results show that there are generosity maxim, tact maxim, modesty maxim, agreement maxim, and sympathy maxim. As for the uniqueness of Javanese language in classroom interaction with marker of basa krama alus and basa ngoko.Keywords: language politeness, Java language, classroom interactionAbstrakPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan keunikan atau kekhasan kesantunan berbahasa dalam interaksi kelas di Sekolah Menengah Atas yang berlatar bahasa Jawa. Metode yang digunakan ialah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiopragmatik. Data berupa tuturan siswa dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data melalui teknik perekaman dengan metode simak bebas libat cakap (SBLC). Analisis data menggunakan model interaktif berupa pengumpulan data, reduksi data, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pematuhan maksim kedermawanan, maksim kebijaksanaan, maksim kesederhanaan, maksim kesepakatan, dan maksim kesimpatian. Adapun ditemukan kekhasan bahasa Jawa dalam interaksi kelas dengan penanda basa krama alus dan basa ngoko.Kata Kunci: kesantunan berbahasa, bahasa Jawa, interaksi kelas
GRAMMATICAL FUNCTIONS IN INDONESIAN RELATIVE CLAUSES IN FOREIGN STUDENTS’ WRITING Anggun Melati Sari; Andayani Andayani; Sumarlam Sumarlam
Humanus: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Vol 16, No 2 (2017)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.132 KB) | DOI: 10.24036/humanus.v16i2.7855

Abstract

This study aims to describe the grammatical function of the Indonesian relative clauses found on the foreign students' academic degree program at Technical Manager Unit Language (UPTBahasa) University Sebelas Maret Surakarta. Data used in the form of writing, the sentences in the written essays of foreign students contained relative clauses. The techniques of data analysis use apportion method and advanced techniques of apportion method. The result of this study shows that the process of relativization that occurs in Indonesian can only relate the subject function. As the development of linguistics, the process of relativizationalso occurs in the object. Relativization on object will be accepted when it is altered through the passage process. In addition, the process of relativizationthat occurs can be through the steps, namely the obliteration strategy. The obliteration strategy serves to dissipate the nominative which relating its relative clauses. This research has concluded that the relativization process of relative clauses in Indonesian only occurs in the subject. Then, the most frequently used relativization in Indonesian is the obliteration strategy.Keywords: Indonesian for foreign speakers, grammatical functions, strategy obliteration, relative clausesFUNGSI GRAMATIKAL DALAM KLAUSA RELATIF BAHASA INDONESIA PADA KARANGAN MAHASISWA ASINGAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan tentang fungsi gramatikal klausa relatif bahasa Indonesia yang ditemukan pada karangan mahasiswa asing program darmasiswa level akademik di UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Data yang digunakan berupa data tulis, yakni kalimat-kalimat dalam karangan mahasiswa asing yang didalamnya terdapat klausa relatif. Teknik analisis data menggunakan metode agih dan teknik lanjutan dari metode agih. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses perelatifan yang terjadi dalam bahasa Indonesia hanya dapat merelatifkan fungsi subjek. Seiring perkembangan ilmu kebahasaan, proses perelatifan terjadi juga pada objek. Perelatifan pada objek akan berterima apabila diubah melalui proses pemasifan. Selain itu, proses perelatifan yang terjadi dapat melalui langkah-langkah, yakni strategi obliteration. Strategi obliteration berfungsi untuk melesapkan nomina yang direlatifkan dalam klausa relatifnya. Penelitian ini memeroleh simpulan bahwa proses perelatifan klausa relatif dalam bahasa Indonesia hanya terjadi pada subjek. Kemudian, strategi perelatifan dalam bahasa Indonesia yang sering digunakan adalah strategi obliteration. Kata Kunci: bahasa Indonesia bagi penutur asing, fungsi gramatikal, strategi obliteration, klausa relatif
THE MEANING AND TEACHING OF “BUDI PEKERTI” IN THE POETRY OF KEKEAN BY F. AZIZ MANNA: SEMIOTIC STUDIES OF RIFFATERRE Kodrat Eko Putro Setiawan; Andayani Andayani; Retno Winarni
Humanus: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Vol 16, No 2 (2017)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.935 KB) | DOI: 10.24036/humanus.v16i2.8034

Abstract

Poetry can be used as a medium internalization precept of “budi pekerti” (manner). The theory of semiotic Riffaterre can be used in understand the meaning and precepts of “budi pekerti” mind contained in poetry Kekean work F. Aziz Manna. Research methodology this is descriptive qualitative. The result of this research suggests that indirectness expression by replacing meaning in the form of metaphors and similes and the deflection the meaning of ambiguity. Reading a heuristic useful to clarify the meaning of language. Reading hermeneutic in poetry Kekean remembrance people is in this world for permits god, therefore attitude “tawaduk” should be owned by each individual. Matrix poetry Kekean is an attitude “tawaduk” that should be owned by each individual.  The model in Kekean poetry is “hanya kepala dan torso. tubuhku bulat. togog. Lenganku buntung”, “Aku pun tumbuh bagai barang aduan”. The varians in the Kekean poem is “Leherku terlilit tali panjang; berjuang dalam gerak melingkar; Aku pun tumbuh bagai barang aduan”. The teaching of “budi pekerti” that are contained in the poetry Kekean among others: believe in the existence of God; have a sense of self-worth; developing work ethos and learning; have a sense of responsibility; and able to control themselves.Keyword: Kekean poetry, budi pekerti, semiotik Riffaterre MAKNA DAN AJARAN BUDI PEKERTI DALAM PUISI KEKEAN KARYA F. AZIZ MANNA: KAJIAN SEMIOTIK RIFFATERREAbstrakPuisi dapat digunakan sebagai media internalisasi ajaran budi pekerti. Teori Semiotik Riffaterre dapat digunakan dalam memahami makna dan ajaran budi pekerti yang terkandung dalam puisi Kekean karya F. Aziz Manna. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa ketidaklangsungan ekspresi berupa penggantian arti dalam bentuk metafora dan simile dan penyimpangan arti berupa ambiguitas. Pembacaan heuristik berguna untuk memperjelas arti secara kebahasaan. Pembacaan hermeneutik dalam puisi Kekean mengandung makna manusia ada di dunia ini atas izin Allah, oleh sebab itu sikap tawaduk harus dimiliki oleh setiap individu. Matriks puisi Kekean adalah sikap tawadhu yang harus dimiliki oleh setiap individu. Model dalam puisi Kekean adalah “hanya kepala dan torso. tubuhku bulat. togog. Lenganku buntung”, “Aku pun tumbuh bagai barang aduan”. Varian dalam puisi Kekean adalah  “Leherku terlilit tali panjang; berjuang dalam gerak melingkar; Aku pun tumbuh bagai barang aduan”. Ajaran budi pekerti yang terkandung dalam puisi Kekean antara lain: meyakini adanya Tuhan; memiliki rasa menghargai diri sendiri; mengembangkan etos kerja dan belajar; memiliki rasa tanggungjawab; dan mampu mengendalikan diri.Kata kunci: puisi Kekean, budi pekerti, semiotik Riffaterre
Empowering Teachers with the Application of a Process Approach in Indonesian Language Learning in Surakarta City Junior High School Ari Suryawati Secio Chaesar; Andayani; Suyitno; Arif Setyawan
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2023): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v7i2.11700

Abstract

The learning process during the Covid-19 pandemic presents a new paradigm, namely learning which was originally teacher-centered, shifting towards a students-centered learning paradigm by utilizing network media. Thus, it is necessary to coordinate cooperatively between teachers and students to create attractive, innovative, creative, and meaningful learning. However, in reality there are still obstacles faced but Indonesian language teachers, such as the not yet optimal application of the approach in the learning process in accordance with the latest curriculum and the absence of practical guidelines in activiting students in learning Indonesian during the pandemic and post-pandemic. Therefore, Community Service (PkM) activites aim to change the mindset of the Indonesian language teacher audience from teacher-centered learning to student-centered learning by applying a process approach, as well as improving the quality of student learning from learning about language to learning to use language. The method used in PkM is through the stages of problem identification and field studies, making books, training for teachers, practical training in the application of the process approach, as well as monitoring and evaluating the implementation of activities. The results of PkM activities can be concluded that partners understand and implement in practical exercises. Comments are based on PkM activities, namely that participants are enthusiastic about the material presented and hope that the training will continue to be developed by adding discussion topics and practice exercises to Indonesian language subject matter in Junior High Schools.
Analisis Deiksis dalam Tulisan Kolom Opini Situs Mojok.co M. Furqon Al Maarif; Alfi Nur Hasanah; Ike Nur Baeti; Muhammad Yusuf Zanuar; Sumarwati Sumarwati; Andayani Andayani
Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Juli : Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/lencana.v1i3.1829

Abstract

Language is a tool used by humans in communicating. The theory of language develops and becomes the talk of experts. Pragmatics, as a linguistic discipline, has clear differences from other linguistic disciplines, both in terms of terminology and research focus. Pragmatics focuses on the goals that speakers want to achieve through their communication. Pragmatics has another derivative, one of which exists. The research entitled “Analysis of Diexis in Writing Opinion Columns on the Mojok.co Site aims to analyze the use of diexist in the form of persona diexist, place or space diexist, time diexist and discourse diexist. This research use desciptive qualitative approach. The data collection technique used in this study was reading and taking notes. Based on the results of the study, it was found that there is the use of persona diexis, place or space diexis, time diexis and discourse diexis in writing uploaded in the Opinion Column of Mojok.co
REPRESENTASI BUDAYA JAWA DALAM NOVEL LOVE IN LUMAJANG KARYA A.C. AGNI: KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA Sunu Setiawan Utama; Apriliya Wijayanti; Indah Ayu Purboningrum; Sumarwati Sumarwati; Andayani Andayani
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v11i2.3061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai nilai dan wujud budaya yang direpresentasikan dalam novel Love in Lumajang. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan antropologi sastra yaitu pendekatan interdisipliner yang secara khusus mengkaji berbagai aspek kebudayaan manusia yang tercermin melalui karya sastra. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Love in Lumajang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Untuk menganalisis data digunakan teknik analisis konten, yang terdiri dari 3 prosedur berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan wujud dan unsur kebudayaan yang terkandung dalam novel Love in Lumajang. Wujud budaya tersebut mencakup (1) ideas, (2) activities, (3) artifact. Sedangkan unsur yang terkandung meliputi (1) bahasa, (2) sistem pengetahuan, (3) sistem kemasyarakatan dan organisasi sosial, (4) sistem peralatan hidup dan teknologi, (5) sistem ekonomi dan mata pencaharian, (sistem religi).
PEMANFAATAN SYAIR GULUNG DAN WORDWALL PADA PEMBELAJARAN MENULIS PUISI BERBASIS PELAJAR PANCASILA PADA SEKOLAH PENGGERAK Syahroni Syahroni; Andayani Andayani; Raheni Suhita
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 11, No 1 (2023): Kwangsan
Publisher : Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31800/jtp.kw.v11n1.p127--146

Abstract

Writing competencies demand mastery of other language skills, as writing is perceived to be the most significant aspect of language, especially poetry, which has distinct characteristics. However, despite the fact that learning to write poetry is challenging, it plays a crucial role in literature and education. In this regard, it can affect students' character and personality, broaden their perspectives on life, and improve their language skills. In order to achieve the predetermined goals, contextual learning materials and media must be tailored to the nature and needs of the students. In the context of this research, the materials were ancient poetry texts in the form of verses synchronized with the Wordwall media. The incorporated material and media were determined based on the Pancasila student profile. Researchers employed a qualitative research design with a descriptive method. The study was conducted in three senior high schools in North Kayong Regency, West Kalimantan Province, which implemented the Sekolah Penggerak program. Three Indonesian language teachers and nine students from the three schools participated in this research. The results demonstrated the significance of six Syair Gulung containing Pancasila student profiles that were deemed practical and entertaining as learning materials. Thus, the combination of Syair Gulung and the Wordwall media was viewed as effective for teaching students how to write poetry. AbstrakMenguasai keterampilan menulis harus menguasai keterampilan berbahasa lainnya, karena menulis merupakan aspek kebahasaan tertinggi. Terlebih lagi menulis puisi yang memiliki sifat bahasa yang khas. Namun demikian, walaupun pembelajaran menulis puisi yang merupakan pembelajaran dengan kategori rumit, namun memiliki peranan penting dalam sastra dan dunia pendidikan. Peran tersebut dapat mempengaruhi watak, kepribadian, memperluas wawasan kehidupan, dan meningkatkan kemampuan berbahasa murid. Dalam hal pemenuhan tujuan pembelajaran tersebut diperlukan materi dan media pembelajaran yang kontekstual sesuai kodrat dan kebutuhan murid. Materi tersebut berupa teks puisi lama berbentuk syair yang dielaraskan dengan media wordwall. Materi dan media tersebut sebagai bentuk pembelajaran berdeferensiasi dengan basis profil pelajar Pancasila. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan bentuk deskriptif. Sasaran penelitian ini adalah sekolah penggerak tingkat SMA di Kabupaten Kayong Utara Provinsi Kalimantan Barat yang berjumlah 3 sekolah. Subyek penelitian ini adalah 3 guru bahasa Indonesia serta 9 murid yang berasal dari 3 sekolah. Hasil penelitian ini mendeskripsikan makna 6 syair gulung yang memiliki kandungan profil pelajar Pancasila yang efektif dan menyenangkan untuk digunakan sebagai materi pembelajaran. Syair gulung dengan media wordwall merupakan kombinasi yang berdampak pada terpenuhinya kebutuhan murid dalam pembelajaran menulis puisi.
PENYEBAB ALIH KODE DAN CAMPUR KODE ANTARA MAHASISWA KAMPUS MENGAJAR DAN SISWA SDN 2 JENAWI Riska Dwi Wahyuni; Andayani -; Sumarwati -
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/lf.v7i2.19373

Abstract

Bahasa merupakan alat untuk berkomunikasi dalam suatu proses interaksi sosial. Dalam bentuk percakapan atau lisan bahasa sering digunakan sebagai media untuk bersosialisasi dengan sesama. Sehingga pada proses interaksi sosial tersebut akan menyebabkan terjadinya penggunaan lebih dari satu bahasa yang beragam dan biasa disebut dengan kedwibahasaan. Dalam kedwibahasaan ini terdapat istilah alih kode dan campur kode. Pada penelitian ini ditemukan faktor-faktor penyebab terjadinya alih kode, antara lain: (1) penutur, (2) mitra tutur, (3) kehadiran penutur orang ketiga, (4) topik pembicaraan, dan (5) perubahan interaksi dari fomal ke informal. Sedangkan faktor-faktor campur kode dalam interaksi sosial yang terjadi antara siswa SD Negeri 2 Jenawi dengan mahasiswa kampus mengajar di lingkup sekolah, antara lain : (1) mempermudah dalam berkomunikasi dan menjelaskan suatu hal, (2) menjalin keakraban, dan (3) situasi yang menyertai. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengamatan dan wawancara yang kemudian hasil analisis diidentifikasi dan dideskripsikan.
Co-Authors Adenarsy Avereus Rahman Ahimsa W Swadeshi Ahmad Bahtiar, Ahmad Akhmad Mukhibun Alfi Nur Hasanah Alifah Raihan Nur Hasanah Anggun Melati Sari Anggun Melati Sari Apriliya Wijayanti Ari Suryawati Secio Chaesar Arif Setyawan Asqina Mawadati Nur Setiawan Atikah Anindyarini Atikah Anindyarini Aziz Fauzi Basuki Rachmat Sinaga Bebryana Ratri Biya Ebi Praheto Budhi Setiawan Budhi Setiawan Budhi Setiawan Budiyono Budiyono Cahyaningrum, Fitria Chafit Ulya Chafit Ulya Dani Dwi Susanti Destiani Destiani Edy Suryanto Edy Suryanto Elisabeth Nugraheni Eko Wardani Elok Harisma Kartikasari Elyariza Devy Aulia Firdaus Ermawati S Erni Rahayu Fauzi, Aziz Fendy Yogha Pratama Fitria Cahyaningrum Fitria Cahyaningrum Fitria Cahyaningrum Gabriella Sophia Pinastiti Herman J. Waluyo Heru Susanto Hidayat Nur Septiadi Hubbi Saufan Hilmi Ike Nur Baeti Ilham Zulhidayat Bursan Imanudin Hari Setyoko Indah Ayu Purboningrum Kartika Rahmat Sari Dewi Khusnul Fatonah Kodrat Eko Putro Setiawan Kundharu Saddhono Kundharu Saddhono M. Furqon Al Maarif Makyun Subuki Mega Puspitasari Mokh. Yahya Muhammad Rohmadi Muhammad Yusuf Zanuar Murtianis Murtianis Nadyatul Husna Nugraheni Eko Wardhani Nugroho Ponco Santoso Nur'aini Oktaviyanti Nurmansyah Triagus Maulana Nurul Hidayah Fitriyani Oktaviani Windra Puspita Raheni Suhita Raheni Suhita Retno Winarni Retno Winarni Retno Winarni Ririen Wardiani Riska Dwi Wahyuni Rukayah Rukayah Saddhono, Kundharu Sahid Teguh Widodo Sigit Arif Bowo Sumarlam, Sumarlam Sumarwati Sumarwati - Sumarwati Sumarwati Sunu Setiawan Utama Suwandi, Sarwiji Suyitno Suyitno Suyitno Syahroni Syahroni Syihaabul Hudaa Tian Setyanto Tri Hartini Tusana Nurul Safaah Umi Khomsiyatun Wahyu Lestari Wijang Iswara Mukti Winda Dewi Pusvita Y Slamet Yeyen Purwiyanti Yustina Dwinuryati Zeny Arisa Alfiyah Rofi