p-Index From 2021 - 2026
3.799
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Dialektika Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Diglossia BAHASTRA Jurnal Pendidikan Islam Kajian Linguistik dan Sastra Jurnal Gramatika Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Proceedings Education and Language International Conference KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Diglosia Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Jurnal Masyarakat dan Budaya JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Artefak Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education Journal (Birle Journal) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Social Research Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Studies in English Language and Education ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin JS (Jurnal Sekolah) Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Society Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya ANUFA ASEAN Journal of Educational Research and Technology Sawerigading Jurnal Linguistik Terapan Indonesian Language Education and Literature Studies in English Language and Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Cohesion and Coherence of Narrative Essays of Madagascar Students of Indonesian Language for Foreign Speakers (BIPA) at UPTP2B Sebelas Maret University Basuki Rachmat Sinaga; Andayani Andayani; Sahid Teguh Widodo
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 2, No 1 (2019): Budapest International Research and Critics Institute February
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v2i1.158

Abstract

This study aimed to describe the use of the form of cohesion and coherence of narrative essay of Madagascar students of Indonesian Language for Foreign Speaker (BIPA) at Language Center Sebelas Maret University. The method used was descriptive qualitative. The researcher collected the data by giving assignments to the students. Then, the researcher classified the findings with the techniques of reading, listening, and writing. The results obtained in the form of cohesion were: 1) grammatical cohesion consisted of reference, substitution, ellipsis, and conjunction; 2) lexical cohesion consisted of repetition, synonym, and collocation. In the form of coherence, the students were able to express their writing in a simple way to be able to be understood by the readers.
Makna Leksikal, Gramatikal dan Kontekstual pada Slogan Kementerian Kelautan dan Perikanan (Studi Makna dan Relevansinya sebagai Bahan Ajar Linguistik) Tusana Nurul Safaah; Andayani Andayani; Nugraheni Eko Wardani
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 5, No 1 (2020): VOLUME 5 NUMBER 1 MARCH 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v5i1.1469

Abstract

Slogan yang berada di satuan kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dari tingkat pusat hingga ke daerah-daerah memiliki variasi diksi yang berbeda-beda dan menarik untuk dikaji. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengkaji aspek makna slogan yang digunakan oleh satuan kerja satuan kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dan relevansinya sebagai bahan ajar Linguistik di Perguruan Tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif yang melalui metode analisis deskriptif. Sumber data yang dikaji dalam penelitian ini yakni dokumen-dokumen yang berkenaan dengan slogan-slogan yang berada di satuan kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Penelitian ini menghasilkan suatu temuan bahwa (1) setiap satuan kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan RI memiliki slogan yang berbeda-beda dan memiliki makna yang berbeda; (2) slogan yang digunakan di setiap satuan kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan RI memiliki kekhasan masing-masing; dan (3) slogan yang digunakan di satuan kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dapat dijadikan sebagai pendukung bahan ajar Linguistik di perguruan tinggi.
The Use of Multisensorial Media in Learning Writing Narration Based on Balance of Brain Functions in Elementary Schools Ririen Wardiani; Sarwiji Suwandi; Andayani Andayani; Budiyono Budiyono
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 4, No 1 (2019): VOLUME 4 NUMBER 1 MARCH 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.622 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v4i1.917

Abstract

The purpose of this study is to describe the application of the use of multisensory media in learning to write narratives based on balancing brain function. The research method used is descriptive method with a qualitative approach. Place of research in elementary schools in Ponorogo. Subjects in the study were teachers and elementary school students in grade IV. Data collection techniques are direct observation techniques, interview techniques, and tests. The instruments of data collection are observation guides, interview guides, and test questions. The data analysis technique uses mastery learning guidelines. The results showed that the use of multisensory media in the form of media images, concrete objects, and film media can be used to ignite emotions as a basis for the initial search and development of ideas. The use of picture media can produce students categorically mastery as many as 30 students, the use of concrete media objects 59 students, and the use of film media as many as 63 of the 72 students studied. The use of multisensory media is very important in implementing learning based on balancing brain function.
Ragam Fungsi Gestur pada Tuturan Deiksis dalam Film 3 Srikandi: Analisis Multimodal Korpus Destiani Destiani; Andayani Andayani; Muhammad Rohmadi
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 3, No 2 (2018): VOLUME 3 NUMBER 2 SEPTEMBER 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.478 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v3i2.726

Abstract

Bahasa Indonesia beberapa tahun terakhir ini makin banyak dipelajari oleh berbagai negara. Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) memerlukan multimedia untuk menunjang unsur gestur pada materi deiksis. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keragaman fungsi gestur pada tuturan deiksis dalam Film 3 Srikandi. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling dengan data penelitian melputi unsur verbal dan nonverbal. Data verbal berupa deiksis, sedangkan unsur nonverbal berupa berbagai gestur yang hadir saat tokoh mengucapkan deiksis. Pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Sementara itu, data diolah dengan menggunakan analisis isi dengan pendekatan multimodal. Hasil penelitian menunjukkan tuturan deiksis yang disampaikan para tokoh dapat menampilkan beberapa gestur sehingga fungsi gestur pun beragam. Penggunaan multimedia Film 3 Srikandi membantu proses pembelajaran deiksis dengan adanya unsur nonverbal yang melekat pada dialog tokoh. Pengajar BIPA dapat menggunakan film sebagai media pembelajaran yang membantu untuk menjelaskan materi deiksis. Selain itu, multimedia dapat menstimulus mahasiswa dalam berkomunikasi serta memperbanyak kosakata baru yang diperoleh di kelas bahasa.
MENGEMBANGKAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA Imanudin Hari Setyoko; Andayani Andayani; Budhi Setiawan
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.221 KB)

Abstract

Kecerdasan emosional (EQ) adalah salah satu aspek penting yang mempengaruhi keberhasilan siswa pada setiap kegiatan pembelajaran. Kesan pembelajaran yang ada hanya sebatas pengetahuan yang mengarahkan pada pengembangkan ranah kognitif saja tanpa mempertimbangkan ranah afektif dan psikomotor yang dimiliki siswa. Akibatnya, keterampilan siswa jadi tidak seimbang. Tanpa disadari, kecerdasan emosional justru memiliki peran dalam membentuk keterampilan dan perilaku belajar siswa. Salah satu pembelajaran yang dapat membangun kecerdasan emosional siswa adalah cerpen, karena harus melibatkan unsur-unsur perasaan dan emosi mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk membangun pemahaman mendalam guru tentang pentingnya membangun kecerdasan emosional siswa pada kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualtitaif untuk menjawab permasalahan yang ada. Hasilnya, dalam penelitian ini ditemukan perubahan persepsi guru tentang pentingnya membangun kecerdasan emosionalsiswa. Adanya perubahan perilaku belajar siswa menjadi lebih bersemangat mengikuti kegiatan pembelajaran juga menjadi salah satu hasil dalam penelitian ini. 
The Role of Student’s Language Competence for Producing Negotiation Text Mega Puspitasari; Andayani Andayani; Sarwiji Suwandi
AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 2 (2019): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 3 Nomor 2, Desember
Publisher : Indonesian Language and Literature Education Study Program and LPPM State University of Jakarta (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.966 KB) | DOI: 10.21009/AKSIS.0302013

Abstract

The student’s language competence is a supporting factor that can be used to facilitate communication activities at school or in the community. One of the activities is negotiation. Negotiation needs a language competency for producing negotiating texts, (1) language knowledge including grammer and lexical, (2) strategics competence for finding accurate information on the topic to obtain facts, dare to ask for more than expected, and students must be able to show a firm attitude, and (3) communicative competence including confidence, contextual and effective. Based on these results, the purpose research for describing a Indonesian language competence by students in producing negotiating texts. The research method used is literature study to collect reference data that are relevant to topics from various sources of books, literature and other research results.
Pemanfaatan Studi Nilai-Nilai Profetik dalam Pembelajaran Sastra di Perguruan Tinggi Adenarsy Avereus Rahman; Andayani Andayani; Sarwiji Suwandi; Budhi Setiawan
Belajar Bahasa Vol 6, No 2 (2021): BELAJAR BAHASA : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indone
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v6i2.5628

Abstract

Nilai profetik mengandung nilai-nilai terpuji yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw, tidak hanya diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, nilai profetik dapat diimplementasikan dalam karya sastra.di sisi lain nilai profetik dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran sastra, khususnya diperguruan tinggi secara akademisi memiliki tingkat pemahaman yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan 1) implementasi nilai profetik pada novel Bulan Nararya karya Sinta Yudisia. 2) sebagai bahan referensi dalam pembelajaran sastra, 3) sebagai sarana menanamkan nilai pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif.Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan wawancara, bentuk data berupa kata atau kalimat yang mengacu pada penelitian, validasi data menggunakan trianggulasi sumber data dan teori, teknik analisis menggunakan analisis isi. Hasil penelitian ini (1) Menunjukan bahwa studi nilai profetik bisa dimanfaatkan sebagai materi pembelajaran sastra sebagai pendekatan sastra yang digunakan dalam mengapresiasi karya sastra. (2) Studi nilai profetik dapat dijadikan sarana dalam menanamkan nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam karya sastra. Dengan adanya penelitian  ini mampu memberikan pengalaman belajar baru dengan menggunakan kajian baru dengan tujuan memperluas khazanah pengetahuan tentang sastra.
KAJIAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA CERITA RAKYAT “NYI ANDAN SARI DAN KI GURU SOKA” Yustina Dwinuryati; Andayani Andayani
Jurnal Artefak Vol 4, No 1 (2017): April
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.538 KB) | DOI: 10.25157/ja.v4i1.731

Abstract

Terdapat beragam folklor atau cerita rakyat yang mengandung nilai kearifan lokal. Cerita rakyat mengandung banyak relevansi dengan pembentukan budi pekerti atau karakter. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan manfaat folklor sebagai salah satu pembentukan karakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Data penelitian berupa dokumen cerita rakyat berjudul Nyi Andan Sari dan Ki Guru Soka dan wawancara dengan informan yang kemudian ditranskrip dalam bahasa tulis. Analisis data menggunakan analisis interaktif Untuk memvalidasi data digunakan teknik triangulasi metode dan review informan. Dari penelitian yang dilakukan, ditemukan sepuluh karakter yang muncul dari cerita tersebut. Karakter yang ditemukan yaitu religious, kedisiplinan, keingintahuan yang kuat, kerja keras, toleransi, , mandiri, , semangat kebangsaan, bersahabat, peduli sosial dan tanggung jawab. Setiap karakter yang muncul bermula dari cerita yang terdapat dalam folklor tersebut. Nilai religious dilihat dari kebersediaan bertapa oleh Ki Guru Soka untuk menemui Tuhan agar mendapatkan pencerahan dalam kehidupannya. Meskipun dalam pertapaannya tersebut ia mendapatkan berbagai ancaman, godaan, gangguan dari berbagai bentuk, ia tetap memiliki kekuatan hati untuk melihat ke depan dan tujuannya. Hal ini patut dicontoh, karena saat ini manusia banyak yang sudah tidak tahan godaan, seperti halnya korupsi, pembunuhan, pemerkosaan, dan bentuk kejahatan lainnya. Sebagian dari itu mampu menunjukkan ketidakkuatan pada gangguan bersifat duniawi.There are many folklores that having local wisdom. Foklores posses many values of character. The purpose of the research is to portray the function of folklore to build character. This is a qualitative research applying the descriptive method. The data of the research is a folklore entitled Nyi Andan Sari dan Ki Soka and the transcript of the interview with the informant. The technique of data analysis applied in the study is the joint model of analysis. Data validation applied is triangulation method and informant review. The result of the research is that there are ten figures in the story, namely religious, tolerant, discipline, hard working, independent, curious, nationalist, friendship, social awareness and responsibility. The characters show in the description of the story. The religious character can be viewed from the willingness of Ki Guru Soka to meditate to meet the God to get the enlighten in his life. In his meditation he got a lot of disturbance in various forms, he still has power to keep his goal. It is a good example because nowadays there are many people that doing deeds, for example things such as corruption, murder, rap, and other crimes. It shows the inability of people to face the everyday problems.
NOVEL PERGI KARYA TERE LIYE: ANALISIS KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA Nadyatul Husna; Andayani Andayani; Chafit Ulya
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 1 (2019): Vol.6 No.1 Bulan Maret 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v6n1.p%p

Abstract

The purpose of this research are to describe the intrinsic elements and inner conflicts of the main characters in the novel Pergi. This research is a descriptive research using content analysis method and using literary psychology approach which is conducted for six months, starting from May 2018 to October 2018. The source of data used in this study is in the form of documents and interviews. Documents in the form of  Novel Pergi by Tere Liye. The research subject was taken by purposive sampling technique. Data collection is done by analyzing documents and interviews. Validity test used is triangulation of theory and source triangulation. Data analysis techniques used are interactive model analysis which includes data collection, reduction activities, data presentation, and conclusion drawing. The research procedure consists of the preparation stage, the implementation phase, and the report preparation phase. The results of this study indicate the following two things. First, Novel Pergi has complete intrinsic elements consisting of 7 elements. Second, the Bujang character has an element of id, ego, and superego, which sometimes between the three is not in line and causes inner conflict within him.
ANALISIS STRUKTURAL DAN NILAI PENDIDIKAN CERITA RAKYAT SERTA RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA DI SMP Nurmansyah Triagus Maulana; Edy Suryanto; Andayani Andayani
Jurnal Gramatika Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.936 KB) | DOI: 10.22202/jg.2018.v4i1.2424

Abstract

Abstrak: Kurangnya pendokumentasian cerita rakyat di Kabupaten Pemalang berpotensi menghilangkan aset daerah dan pengetahuan masyarakat lokal, sehingga diperlukan pendeskripsian tertulis. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan cerita rakyat di Kabupaten Pemalang yang meliputi: (1) Isi cerita (2) struktur cerita; (3) nilai pendidikan cerita; dan (4) relevansi sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia di SMP.  Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data adalah purposive sampling, mengambil empat cerita rakyat meliputi Joko Ripuh, Mbah Bantarbolang, Asal-Usul Banyumudal dan Legenda Curug Maratangga. Validasi data penelitian adalah triangulasi sumber. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan  dokumen. Teknik analisis data adalah model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan kebaruan dalam isi cerita rakyat, yaitu dari segi penambahan tokoh pada cerita Asal-Usul Banyumudal, penambahan isi pada cerita Joko Ripuh dan Mbah Bantarbolang serta cerita lengkap pada Legenda Curug Maratangga. Struktur cerita menjadi daya tarik adalah tempat  menjadi sejarah cerita. Nilai pendidikan yang terkandung dalam cerita rakyat didominasi nilai pendidikan agama dan moral. Nilai pendidikan sosial merata di setiap cerita, sedangkan nilai pendidikan adat sedikit ditemukan karena tidak ada kebiasaan yang hingga sekarang hidup di lingkungan cerita rakyat berasal; dan  keempat cerita tersebut telah memiliki resolusi, koda, konflik dan penyelesaian sebagai kriteria materi di dalam silabus.Kata kunci: cerita rakyat, pendekatan struktural, nilai pendidikan, bahan ajar
Co-Authors Adenarsy Avereus Rahman Ahimsa W Swadeshi Ahmad Bahtiar, Ahmad Akhmad Mukhibun Alfi Nur Hasanah Alifah Raihan Nur Hasanah Anggun Melati Sari Anggun Melati Sari Apriliya Wijayanti Ari Suryawati Secio Chaesar Arif Setyawan Asqina Mawadati Nur Setiawan Atikah Anindyarini Atikah Anindyarini Aziz Fauzi Basuki Rachmat Sinaga Bebryana Ratri Biya Ebi Praheto Budhi Setiawan Budhi Setiawan Budhi Setiawan Budiyono Budiyono Cahyaningrum, Fitria Chafit Ulya Chafit Ulya Dani Dwi Susanti Destiani Destiani Edy Suryanto Edy Suryanto Elisabeth Nugraheni Eko Wardani Elok Harisma Kartikasari Elyariza Devy Aulia Firdaus Ermawati S Erni Rahayu Fauzi, Aziz Fendy Yogha Pratama Fitria Cahyaningrum Fitria Cahyaningrum Fitria Cahyaningrum Gabriella Sophia Pinastiti Herman J. Waluyo Heru Susanto Hidayat Nur Septiadi Hubbi Saufan Hilmi Ike Nur Baeti Ilham Zulhidayat Bursan Imanudin Hari Setyoko Indah Ayu Purboningrum Kartika Rahmat Sari Dewi Khusnul Fatonah Kodrat Eko Putro Setiawan Kundharu Saddhono Kundharu Saddhono M. Furqon Al Maarif Makyun Subuki Mega Puspitasari Mokh. Yahya Muhammad Rohmadi Muhammad Yusuf Zanuar Murtianis Murtianis Nadyatul Husna Nugraheni Eko Wardhani Nugroho Ponco Santoso Nur'aini Oktaviyanti Nurmansyah Triagus Maulana Nurul Hidayah Fitriyani Oktaviani Windra Puspita Raheni Suhita Raheni Suhita Retno Winarni Retno Winarni Retno Winarni Ririen Wardiani Riska Dwi Wahyuni Rukayah Rukayah Saddhono, Kundharu Sahid Teguh Widodo Sigit Arif Bowo Sumarlam, Sumarlam Sumarwati Sumarwati - Sumarwati Sumarwati Sunu Setiawan Utama Suwandi, Sarwiji Suyitno Suyitno Suyitno Syahroni Syahroni Syihaabul Hudaa Tian Setyanto Tri Hartini Tusana Nurul Safaah Umi Khomsiyatun Wahyu Lestari Wijang Iswara Mukti Winda Dewi Pusvita Y Slamet Yeyen Purwiyanti Yustina Dwinuryati Zeny Arisa Alfiyah Rofi