Claim Missing Document
Check
Articles

Marine Tourism Potential in Pangandaran Regency Indah Kurniasih; Atikah Nurhayati; Lantun Paradhita Dewanti; Achmad Rizal
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : JURNAL PERIKANAN DAN KELAUTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jpk.v10i1.8011

Abstract

Tourism sector in Pangandaran Regency is an important sector that contributes regional income. One of the famous types of tourism in Pangandaran Regency is marine tourism. Conditions and geographical location of Pangandaran Regency which has 91 km coast line makes Pangandaran as one of the favorite marine tourism destinations in West Java. This conditions allows marine tourism to become a leading sector that has potential in terms of tourism attraction and economic valuation. Based on that condition, this study was conducted to find out the economic potential and the factors that influence numbers of tourist visits to marine tourism in Pangandaran Regency. A total of 96 tourist respondent were asked to answer several questions related to the study that was held at five marine tourism locations in Pangandaran Regency (Karapyak Beach, Pangandaran Beach, Batuhiu Beach, Batukaras Beach and Madasari Beach). This study began in September 2019 until July 2020. Based on the results of the study, it is known that marine tourism in Pangandaran Regency 3A potential (attraction, accessibility and amenities/accomodation). The findings indicated that from six factors under study, the most influential factors in the marine tourism demand in Pangandaran Regency are income, travel expense and distance travelled. Consumen surplus based on the individual travel cost method (TCM) amounting to 13,354 IDR per individual per visit and then obtained the estimated economic value of tourism is 51,763,207,799 IDR
Pemetaan Daya Saing Subsektor Perikanan Tangkap di Provinsi Jawa Barat Asep Agus Handaka Suryana; Atikah Nurhayati; Lantun Paradhita Dewanti; Aulia Andhikawati; Regina Ramda Dewi
Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol 7, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/marina.v7i2.8881

Abstract

Usaha perikanan tangkap memiliki peran penting dalam penyediaan ikan di Jawa Barat. Usaha perikanan tangkap di kabupaten/kota yang memiliki laut telah berkembang sesuai dengan potensi wilayah serta berbagai sumber daya yang mendukungnya. Tingkat daya saing akan mencerminkan perbedaan perkembangan usaha perikanan tangkap di masing-masing daerah. Daya saing perikanan tangkap dapat dijadikan tolak ukur perkembangan, pemetaan, dan perencaaan pembangunan daerah. Tujuan penelitian ini untuk memetakan dan menganalisis daya saing subsektor perikanan tangkap antar kabupaten di Provinsi Jawa Barat. Penelitian dilakukan selama bulan Mei—September 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode literature review untuk memetakan dan menganalisis daya saing perikanan tangkap sepuluh kabupaten dan satu kota di Provinsi Jawa Barat yang memiliki wilayah laut. Data primer berupa pendapat ahli (expert judgement) mengenai proporsi daya saing usaha perikanan tangkap. Data sekunder berupa data statistik perikanan tangkap dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat. Analisis data yang dilakukan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kabupaten yang berdaya saing sangat tinggi adalah Kabupaten Indramayu dan Cirebon. Keunggulan dari kedua kabupaten ini adalah sumber daya manusia, sarana dan prasarana, produksi, serta penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). Sementara itu, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Tasikmalaya yang berada di wilayah selatan mempunyai tingkat daya saing rendah.Title: Mapping the Competitiveness of Capture Fisheries Subsector in West Java ProvinceThe capture fisheries have an essential role in providing fish in West Java. Fishing efforts in districts/cities that have the sea have developed following the region’s potential and various resources that support it. The level of competitiveness will reflect the difference in the development of fishing businesses in each area. Therefore, the competitiveness of fishing can be used as a benchmark for regional development, regional mapping, and regional development planning. This study aims to map and analyze the competitiveness of the inter-district fishing subsector in West Java Province. The survey was conducted during May—September 2019. The method used in this study is a literature review method to map and analyze the competitiveness of fisheries capture ten districts and one city in West Java Province that has a sea area. Primary data in the form of expert judgement on the proportion of competitiveness of fishing businesses. Secondary data in fishing statistics from the Marine and Fisheries Office of West Java Province. Data analysis was conducted using descriptive statistics. This study shows that the very competitive districts are Indramayu and Cirebon regencies. The advantages of these two districts are human resources, facilities and infrastructure, production, and application of science and technology. Meanwhile, the southern region’s Cianjur Regency, Garut Regency, and Tasikmalaya Regency have low competitiveness levels.
A BRIEF INFORMATION ON TUNA POLE-AND-LINE LANDINGS AND FISHING EFFORTS IN LARANTUKA, FLORES TIMUR DISTRICT, NUSA TENGGARA TIMUR PROVINCE, INDONESIA Lantun Paradhita Dewanti; Hendra Yusran Siry; Alexander Muhammad Akbar Khan
Indonesian Fisheries Research Journal Vol 27, No 1 (2021): (June) 2021
Publisher : Research Center for Fisheries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/ifrj.27.1.2021.51-60

Abstract

This research examines tuna pole-and-line landings data by focusing on trend and effort levels in Larantuka, Flores Timur District, Nusa Tenggara Timur Province, Indonesia. The analyzed fisheries data indicate trends that might be useful for monitoring and management purposes. The research data used were from the landings, number of trips, and fishing gear data on tuna pole-and-line from 2005 to 2014 provided by local fisheries authority. Data was also sourced from previous publications and field surveys. This research analyzes data on tuna pole-and-line fishery trends, relationships between landings, number of trips, and fishing gears used. Overall, the data on tuna landings from 2005-2014 increased whilst on the contrary there was a decrease in the numbers of trips and fishing gears used. The relationship between landings to trips (slope =               -0.0087; p-value = 0.7639) and gears (slope = 8.1285; p-value = 0.2715) can be interpreted as being a unit increase in number of trips, which tended to be linked with a decrease of 0.0087 tons in landings. In contrast, a unit increase in gears tended to be associated with an increase of 8.1285 tons in landings.The research did not show statistically significant relationships among      landings, numbers of both trips, and fishing gears.
STUDY ON MARKET PROCESS OF TUNA POLE-AND-LINE FISHERY IN EASTERN INDONESIA: A STUDY CASE IN SORONG, PAPUA BARAT PROVINCE Alexander M.A Khan; Lantun P. Dewanti; Izza M. Apriliani; Dedi Supriadi; Anta M. Nasution; Tim S. Gray; Aileen C. Mill; Nicholas V. C. Polunin
Indonesian Fisheries Research Journal Vol 26, No 1 (2020): (June) 2020
Publisher : Research Center for Fisheries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.728 KB) | DOI: 10.15578/ifrj.26.1.2020.33-39

Abstract

This research is a study of the way the small-scale pole-and-line tuna fishery in Sorong, Indonesia by examining official records of supply chains; key informant and fishers’ perceptions of marketing; and personal observations of landings and selling. The main finding of the study is that the pole-and-line fishers in Sorong have made strenuous efforts to escape the constrictions of middlemen by direct selling to processors. 
ANALISIS TEKNIS KAPAL HIBAH YANG BERBASIS DI PANGANDARAN BERDASARKAN STANDAR BIRO KLASIFIKASI INDONESIA (BKI) Izza Mahdiana Apriliani; Lantun Paradhita Dewanti; Heti Herawati; Indah Riyantini; Malik Maulana
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 3 No. 3 (2019): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.826 KB) | DOI: 10.29244/core.3.3.235-240

Abstract

Salah satu program KKP adalah bantuan unit kapal untuk nelayan di Pangandaran yang merupakan anggota Kelompok Usaha Bersama (KUB). Permasalahan yang terjadi adalah kapal hibah tidak digunakan oleh nelayan Pangandaran. Riset ini bertujuan menganalisis kesesuaian teknis kapal hibah dengan standar dari Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). Riset ini dilaksanakan dari Agustus-September 2018, di Kabupaten Pangandaran. Metode penelitian berupa studi kasus yang analisis deskriptif komparatif dengan membandingkan hasil pengukuran tinggi haluan, tebal gading, jarak antara gading dan tebal lambung kapal hibah terhadap standar BKI 1996. Hasil riset menunjukkan bahwa secara umum kapal hibah ukuran 3 GT tidak sesuai dengan standar BKI. Hal ini menyebabkan kapal tidak layak untuk dimanfaatkan. Kata kunci: BKI 1996, hibah, kapal perikanan, konstruksi, Pangandaran
KEPADATAN STOK IKAN DEMERSAL MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP DOGOL DI KABUPATEN PANGANDARAN Lantun Paradhita Dewanti; Haidar Fathurrahman; Alexander Khan; Izza Mahdiana Apriliani; Heti Herawati
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 3 No. 3 (2019): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.624 KB) | DOI: 10.29244/core.3.3.241-248

Abstract

Keberadaan dogol dianggap berkontribusi terhadap menurunnya kondisi sumberdaya perikanan di Pangandaran, khususnya ikan demersal. Optimalisasi pemanfaatan sumberdaya ikan dapat dilakukan apabila adanya ketersediaan dan distribusi sumberdaya telah diketahui dengan baik sehingga langkah kebijakan eksploitasi dapat dilakukan dengan tepat tanpa membahayakan kelestariannya. Tujuan dari riset ini adalah untuk menganalisis laju tangkap dan kepadatan stok ikan demersal berdasarkan luas area sapuan alat tangkap dogol yang dioperasikan di perairan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Riset dilaksakan mulai bulan Agustus 2018-Juli 2019 di wilayah timur perairan Pangandaran. Pengambilan sampel dilakukan di tiga stasiun (Desa Sagara Anakan, Bagolo, dan Babakan) dengan masing-masing 8 kali ulangan. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan sampel ikan demersal diambil secara langsung dengan metode sapuan wilayah menggunakan alat tangkap dogol. Hasil tangkapan utama alat tangkap dogol di Pangandaran terdiri dari udang dogol (Metapenaeus ensis) dengan presentase 2%, udang rebon (Acetes indicus) dengan presentase 81%, dan udang krosok (Parapenaopsis sp.) dengan presentase 14%. Kondisi oseanografis di wilayah penelitian memiliki substrat lumpur dan lumpur berpasir dengan kedalaman berkisar antara 8-120 meter. Hasil riset menunjukkan alat tangkap dogol yang digunakan di stasiun 3 memiliki nilai laju tangkap terbesar yaitu sebesar 21,08 kg/jam, sedangkan kepadatan stok tertinggi ada pada stasiun 2 dengan nilai densitas 423,7 kg/km2. Kata kunci: dogol, ikan demersal, laju tangkap, kepadatan stok
SELEKTIVITAS GILLNET YANG MENANGKAP SUMBERDAYA IKAN LAYUR (Trichiurus lepturus) DI KABUPATEN PANGANDARAN Lantun Paradhita Dewanti; Yafi Ibnu Sienna; Alexander Khan; Izza Mahdiana Apriliani; Heti Herawati
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 3 No. 3 (2019): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.899 KB) | DOI: 10.29244/core.3.3.273-281

Abstract

Ikan layur (Trichiurus lepturus) merupakan komoditas utama yang bernilai ekonomis tinggi di Pangandaran. Penelitian ini bertujuan menentukan perbandingan selektivitas alat tangkap gillnet dengan hasil tangkapan ikan layur berdasarkan frekuensi panjang, proporsi hasil tangkapan utama dan sampingan, serta kurva selektivitas di Kabupaten Pangandaran. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer merupakan data hasil tangkapan dan panjang ukuran ikan. Data sekunder yang dikumpulkan adalah data produksi perikanan tangkap di Kabupaten Pangandaran. Analisis data dilakukan dengan bantuan software Microsoft Excel. Ikan layur di Kabupaten Pangandaran ditangkap menggunakan alat tangkap gillnet dan pukat pantai, walaupun didominasi oleh gillnet. Hasil penelitian menunjukkan gillnet berukuran mata jaring 3 inci dengan nilai L75 = 73,2 cm dan S3l = 0,64 lebih selektif dibanding gillnet ukuran mata jaring 2 inci dengan nilai L75 = 69,2 cm dan S2l = 0,62. Alat tangkap gillnet ukuran mata jaring 3 inci lebih selektif menangkap ikan layur yang sudah layak tangkap di Kabupaten Pangandaran dibandingkan dengan gillnet ukuran mata jaring 2 inci. Kata kunci: gillnet, selektivitas, Trichiurus lepturus, Pangandaran
Karakteristik Dimensi Utama Kapal Perikanan Pukat Pantai (Beach Seine) di Pangandaran Izza Mahdiana Apriliani; Lantun Paradhita Dewanti; Irfan Zidni
Jurnal Airaha Vol 6 No 2: Desember 2017
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.603 KB) | DOI: 10.15578/ja.v6i2.65

Abstract

Pukat pantai merupakan salah satu kearifan lokal yang dipertahankan di wilayah Pangandaran. Armada kapal yang digunakan dalam operasi penangkapan dengan pukat pantai pun digunakan dalam kegiatan pariwisata. Dengan demikian kapal sangat penting dalam mendukung kegiatan operasi penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik desain kapal yang digunakan dalam kegiatan tersebut. Pengambilan data dilakukan selama bulan April 2017 di Pantai Pangandaran. Data didapatkan melalui pengukuran secara langsung di lapangan serta dianalisis secara deskriptif komparatif yang menggambarkan desain kapal pukat pantai. Hasil pengukuran menunjukkan dimensi utama kapal pukat pantai yaitu memiliki LOA (L) berkisar antara 8,2-12,1 meter, B max (B) sebesar 1,05-1,57 meter dan Depth (D) sebesar 0,78-1,05 meter. Rasio dimensi utama memiliki kisaran 7,32-8,67 untuk L/B, nilai L/D berkisar antara 10,22-12,21 dan nilai B/D berkisar antara 1,34-1,5. Nilai ini telah memenuhi kriteria standar rasio dimensi utama kapal di Indonesia.
EVALUASI SELEKTIVITAS DAN KERAMAHAN LINGKUNGAN ALAT TANGKAP DOGOL DI KABUPATEN PANGANDARAN PROVINSI JAWA BARAT Lantun Paradhita Dewanti; Izza Mahdiana; Irfan Zidni; Heti Herawati
Jurnal Airaha Vol 7 No 01: Juni 2018
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.513 KB) | DOI: 10.15578/ja.v7i01.84

Abstract

The purpose of this study was to determine the selectivity and level of environmental friendliness of mini bottom trawl in Pangandaran District. This research conducted on May-October 2017. Primary data obtained from purposive sampling either by interview or observation Selectivity indicator used was selectivity of catch species and size. Environmental friendly fishing was evaluated based on the FAO criteria. The result showed that catch rate of mini bottom trawl was 26.45 kg/hour. The main catch of mini bottom trawl in Pangandaran District was Trachypenaeus asper amount of 39,5% while by catch was Acetes sp¸ Oiolithes ruber, Trichiurus lepturus, and others catch with amount 60,40%. Catch size of mini bottom trawl main catch was ranged 4 cm - 9.90 cm. The main catch was 39,00% was more than size capture and under size capture was 61.00%. Catch utilization of this fishing gear was 93%. The result evaluation of environmental friendliness based on catch selectivity was 6 point which mean ‘less environmentally’ friendly while FAO criteria showed 18 point which mean ‘not environmentally’ friendly fishing.
Development of Morotai Island-North Maluku based on oceanographic-ecosystem condition Noir P. Purba; Heti Herawati; Lantun P. Dewanti; Ibnu Faizal; Izza M. Apriliani; Marine K. Martasuganda
Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Vol. 7 No. 3 (2019): Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah
Publisher : Program Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.001 KB) | DOI: 10.22437/ppd.v7i3.8568

Abstract

Morotai Island is developing district located in the North of North Halmahera and one of the areas that has potential source from ecosystem biodiversity. This biodiversity is very unique related to ocean condition such as ocean currents and other properties. This research used survey data in 2015 and other data from satellite and database insitu. The results showed that the Sea Surface Temperature (SST) ranges from 26.7 0C to 32.8 0C and the salinity ranges from 33.48 to 36.8 psu characterized by open ocean. The ocean currents patterns different in surrounding area due to variety of depth, tide effect, monsoonal situation, and local aspects. The mangrove area mostly located in the south, while coral reef stands in the almost coastal area. This region is mostly influenced by monsoons and also the Indonesia throughflow. From the results, the location in the southern part is very suitable for marine culture and tourism, while in the northern region it is very suitable for tourism, conservancy, and fishing. These activities will lead Morotai as an important area for enhancing the local revenue
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdillah, Muhammad Faisal Achmad Rizal Achmad Rizal Aileen C. Mill Alexander M. A. Khan Alexander M. A. Khan Anrose, Zahrah Alifia Ghaida Anta M. Nasution Apriliani, Izza Mardiana Asep Agus Handaka Asep Sahidin Atikah Nurhayati Aulia Andhikawati Aulia Andhikawati Ayi Yustiati Azmi, Suniyyah Bambang Hermanto Burhanuddin, Muhmmad Adhietya Ramadhani Dedi Supriadi Denny Anggriawan Donny Juliandri Prihadi Dwi Masrina Evi Liviawaty Farisadri Fauzan Fitriana, Rachmawati Nur Fittrie Meyllianawaty Pratiwy Haidar Fathurrahman Hakim, Amara Rohullah Balqish Halalludin, Beni Haliman, Rubiyanto Widodo Handaka, Asep Agus Hardhiawan, Muhammad Adrian Shidqi Healthy Nirmalasari, Healthy Hendra Yusran Siry Herman - Hamdani Herman Hamdani Herman Hamdani Herman Hamdani Herman Hamdani Herman, Roffi Grandiosa Heti Herawati Heti Herawati Heti Herawati heti herawati Heti Herawati Heti Herawati Ibnu Bangkit Bioshina Suryadi Ibnu Bangkit Bioshina Suryadi Ibnu Faizal Ibnu Faizal Idzhar S Rofiqo Iis Rostini Indah Kurniasih Indah Riyantini Indah Riyantini Ine Maulina Irfan Zidni Iskandar - Ismail, Muhammad Rudyansyah Isni Nurruhwati Iss Rostini Iwang Gumilar Izza M. Apriliani Izza M. Apriliani Izza Mahdiana Izza Mahdiana Apriliani Izza Mahdiana Apriliani Izza Mahdiana Aprliniani Junianto - JUNIANTO JUNIANTO Junianto Junianto Kartika, Lintang KDNY Putra, Pringgo Khan, Alexander MA Khoerunnisa, Nurani Krisyawensya, Grinsya Brylian Laiman, Hendri Lintang Kartika Ludfi Dwi Rahadian Mahdiana, Izza Malik Maulana Marine K. Martasuganda Maulidina, Melly Mega Laksmini Syamsuddin Mochamad Rudyansyah Ismail Mochammad Rudyansyah Ismail Nia Kurniawati Nicholas V. C. Polunin Nirmalasari, Delinda Noir P. Purba Noir Primadona Purba Noir Primadona Purba Nurma - Wijayanti Ofri Johan Panjaitan, Bestran Virlando Praja, Ardan Pramesti, Defta Ninggar Pratiwy, Fittrie Meyllianawaty Pringgo KDNYP Putra Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi Putra Putra, Pringgo KDNY Putri Purnama Sari, Putri Purnama Radestya Triwibowo Rahayu, Indar Widiastuti Rahayu, Mufti Rega Permana Regina Ramda Dewi Rioaldi Sugandhy Rioaldi Sugandhy Rita Rostika Rizkia Nurfarida Rizkiantino, Rifky Rokhim, Irvan Nur Rostini, Iss Rudyansyah, Mochammad Rukmana, Raistsa Robbaanii Sunda Rusky Intan Pratama Rusky Intan Pratama Rusky Intan Pratama Siti Nurholisah Sri Astuty SUNARTO Suniyyah Azmi Surahmat, Reanita Juhaeriah Taufik Rahman Tim S. Gray Triwibowo, Radestya Usman Lubis Usman Lubis, Usman Wisoyo, Daniel Yadi Putra, Pringgo Kusuma Dwi Noor Yafi Ibnu Sienna Yuli Andriani Yustiati, Ayu Zahidah . . Zahidah Hasan Zahidah Zahidah Zahidah Zahidah Zahidah Zahidah, Zahidah Zahrah Alifia Ghaida Anrose Zidni, Irfan Zihan Yuniar Zuzy Anna