Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN KAPAL BANTUAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN (KKP) YANG BERBASIS DI KABUPATEN SUBANG Apriliani, Izza Mardiana; Dewanti, Lantun Paradhita; Putra, Pringgo KDNY
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 6 No. 1 (2022): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.6.1.011-017

Abstract

Kabupaten Subang merupakan salah satu wilayah yang memperoleh kapal hibah. Namun demikian, deksripsi terkait pemanfaatannya belum banyak diketahui. Penelitian ini mencoba menguraikan pemanfaatan kapal bantuan oleh masyarakat nelayan di Kabupaten Subang. Penelitian dilakukan dengan metode survei. Sebanyak 11 kapal hibah diberikan oleh KKP kepada masyarakat nelayan di Kabupaten Subang, yang pengelolaannya dilakukan oleh Koperasi Unit Desa (KUD). Kesebelas kapal yang ada terbagi dalam 3 ukuran yang berbeda yakni 6 GT (3 unit), 13 GT (2 unit) dan 25 GT (6 unit). Hanya kapal berukuran 6 dan 13 GT yang aktif digunakan untuk penangkapan ikan. Hal ini dikarenakan mahalnya biaya operasional kapal berukuran 25 GT. Pemberian kapal hibah telah dirasakan berpengaruh positif bagi masyarakat nelayan di Kabupaten Subang. Hal ini dapat terlihat dengan adanya peningkatan produksi perikanan tangkap sebesar 433,05 ton pada tahun 2020 jika dibandingkan dengan tahun 2018. Kapal hibah dilengkapi dengan alat tangkap jaring insang milenium yang dimaksudkan untuk mensosialisasikan penggunaan alat tangkap yang ramah lingkungan untuk menggantikan pukat hela dan pukat tarik yang telah dilarang. Belum adanya fasilitas yang memadai dalam menentukan daerah penangkapan ikan yang potensial seperti fishfinder merupakan kelemahan dari pemanfaatan kapal hibah ini. Kata kunci: ekonomi biru, jaring insang milenium, Kabupaten Subang, kapal hibah
KESESUAIAN UKURAN GROSS TONNAGE (GT) KAPAL DENGAN DOKUMEN PADA KAPAL GILLNET DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN KARANGSONG, KABUPATEN INDRAMAYU Apriliani, Izza Mahdiana; Abdillah, Muhammad Faisal; Dewanti, Lantun Paradhita; Sunarto
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 6 No. 2 (2022): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.6.2.139-144

Abstract

Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Karangsong menjadi salah satu pelabuhan terbesar dan paling tinggi aktivitasnya di Kabupaten Indramayu. Hal tersebut dapat dilihat dari jumlah armada kapal yang tersebar di PPI Karangsong. Di sisi lain, puluhan kapal yang berada di Indramayu melakukan praktik mark down. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji kesesuaian ukuran gross tonnage (GT) kapal dengan dokumen pada kapal gillnet di PPI Karangsong, Kabupaten Indramayu. Riset ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2021, bertempat di PPI Karangsong, Kabupaten Indramayu. Pengambilan sampel dilakukan dengan objek riset kapal gillnet berukuran <5 GT, 5-10 GT, >10-20 GT, >20-30 GT, dan >30 GT. Data yang diambil berupa panjang geladak kapal, lebar kapal dan dalam/tinggi kapal. Pengambilan sampel dari objek riset masing-masing sebanyak 3 kali ulangan per interval GT. Metode riset yang digunakan adalah survei. Data dianalisis secara deskripsi komparatif dengan membandingkan ukuran GT kapal antara ukuran pada dokumen kapal dan ukuran berdasarkan pengukuran fisik kapal. Terdapat beberapa ketidaksesuaian yang ditemukan terjadi pada kapal dengan kategori ukuran >10-20 GT, ukuran >20-30 GT, dan ukuran >30 GT. Selisih ukuran GT kapal tertinggi terdapat pada kapal dengan ukuran >30 GT. Kata kunci: gross tonage, pengukuran kapal, mark down, PPI Karangsong
KONSTRUKSI ALAT TANGKAP GILLNET DI WADUK JATIGEDE Hardhiawan, Muhammad Adrian Shidqi; Apriliani, Izza Mahdiana; Gumilar, Iwang; Dewanti, Lantun Paradhita; Herawati, Heti
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 3 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.3.395-404

Abstract

Waduk Jatigede merupakan waduk yang dipergunakan sebagai sarana penangkapan ikan. Usia yang terbilang muda berpengaruh bahwa informasi tentang penangkapan di Waduk Jatigede masih sulit ditemukan. Belum adanya informasi terkait pelaku kegiatan penangkapan ikan di Waduk Jatigede oleh pemerintah menyebabkan pengelolaan yang belum optimal. Informasi perikanan tangkap salah satunya adalah konstruksi alat tangkap yang digunakan oleh nelayan. Alat tangkap yang mendominasi perairan Waduk Jatigede adalah gillnet. Sehingga tujuan pada riset ini yaitu mengidentifikasi konstruksi alat tangkap khususnya gillnet di Waduk Jatigede. Pelakasanaan riset dilakukan di Waduk Jatigede pada Bulan Agustus hingga Oktober 2021. Metode yang digunakan yaitu studi kasus. Hasil riset menunjukan konstruksi alat tangkap gillnet didominasi oleh mesh size 5 inci, memiliki panjang badan jaring <100 meter, dan lebar badan jaring <6 meter. Tali iris atas, tali pelampung, dan tali pemberat menggunakan tali tambang berbahan Polyethylene (PE) dengan diameter 12 milimeter. Pelampung yang digunakan seluruh nelayan responden gillnet menggunakan botol plastik air mineral dengan ukuran 22,5 cm dan berdiameter 5 cm. Pemberat yang digunakan terdapat 2 jenis yaitu batu dan besi kawat. Pemberat batu memiliki berat 20 kg, sedangkan pemberat besi kawat memiliki diameter 15-20 cm dengan berat persatuannya ±5 gram. Kata kunci: gillnet, konstruksi alat tangkap, penangkapan
KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK PEDA KEMBUNG RENDAH GARAM SELAMA PENGENDALIAN LINGKUNGAN DENGAN PENGGUNAAN KADAR GARAM YANG BERBEDA Usman Lubis; Evi Liviawaty; Lantun Paradhita Dewanti; Rusky Intan Pratama
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i3.942

Abstract

Peda is one of the fermented products made through a spontaneous fermentation process, namely fermentation without starter bacteria. Environmental control is one of the important stages in peda fermentation because at this stage it requires the growth of fermentation bacteria originating from within the fish body. Salt is used during environmental control because salt can inhibit the growth of spoilage microbes and provide a suitable environment for fermentation microbes. The purpose of this study was to determine the use of appropriate salt levels to control the environment for the growth of fermentation bacteria so that the final product produced has uniform quality and the most favorable organoleptic characteristics. This research was conducted in December 2022 at the Fishery Product Processing Laboratory, Faculty of Fisheries and Marine Science, Padjadjaran University. The method used in this research is an experimental method by controlling the fermentation environment for 7 days consisting of six treatments, namely using salt in levels of 0%, 15%, 20%, 25%, 30%, and 35%, with observations made on day 1 to day 7, organoleptic tests were conducted by 15 semi trained panelists. The results of the organoleptic test were analyzed using non-parametric statistics with the Friedman test, if there is a significant difference then a further test of multiple comparison is carried out and the Bayes test is carried out for decision making. The results showed that the best treatment was the treatment using 20% salt content for 7 days with a pH value of 6.3; moisture content of 61.5%; salt content of 11.79% with a median characteristic value of appearance 5, aroma 7, texture 5, and taste 7 which was the most preferred treatment by panelists.
Efektivitas Anestesi Minyak Cengkeh (Syzygium Aromaticum) Pada Penanganan Benih Ikan Manfish (Pterophyllum Scalare) Zahrah Alifia Ghaida Anrose; Junianto Junianto; Lantun Paradhita Dewanti; Fittrie Meyllianawaty Pratiwy
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i3.1000

Abstract

MUTU DAN KONDISI MIKROBIOLOGIS PENGOLAHAN TERASI UDANG SKALA UKM DI SENTRA PRODUKSI CIREBON Suniyyah Azmi; Rusky Intan Pratama; Radestya Triwibowo; Lantun Paradhita Dewanti; Iss Rostini
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i4.1019

Abstract

Terasi is a fermented product made from fish or shrimp, that undergoes a salting process. The small-medium scale of shrimp paste industry are widespread in Indonesia, particularly in the Cirebon area. Traditional processing of shrimp paste involves natural or spontaneous fermentation processes, which involves microbes from the surrounding environment that can grow and contaminate the shrimp paste. This study aims to analyze the microbiological conditions and quality of traditional shrimp paste produced in Cirebon production centers based on SNI 2716: 2016 for shrimp paste. The survey method used purposive sampling based on specific criteria to determine sample points. The observation parameters tested included pathogenic bacteria E.coli (presumptive) using the petrifilm method (3MTM), Salmonella sp. and Vibrio parahaemolyticus using the PCR method, total mold using the ALT (Total Plate Number) method, aw, pH, and proximate. The overall data was analyzed using quantitative descriptive analysis. The results showed that E.Coli counts ranging from 6.00 x 102 to 2.10 x 104 CFU/g, thus not meeting SNI 2716: 2016 standard for shrimp paste. However, the final product did not show contamination by Salmonella sp, and Vibrio parahaemolyticus. The total mold contamination in the final shrimp paste product from processor A (Desa Jatimerta) and B (Desa Panjunan) ranged from 1.80 x 10² to 4.30 x 10³ CFU/g. The chemical analysist result of the final products from both processor generally met the SNI 2716: 2016 standards, except for processor B’s samples, where the water and ash content did not meet the standards. Key words: Fermentation, Molecular Identification, Contamination, Pathogen, Shrimp Paste
Optimalisasi Teknologi Penanganan Hasil Perikanan: Penyuluhan dan Diskusi di Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang Rostini, Iis; Dewanti, Lantun Paradhita; Apriliani, Izza Mahdiana
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 1 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i1.60737

Abstract

Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang memiliki potensi besar dalam bidang perikanan khususnya budidaya ikan, namun pengembangan sektor ini masih belum optimal. Salah satu upaya yang tengah dilaksanakan adalah pembentukan kelompok budidaya ikan dan penerapan sistem biofloc dalam budidaya ikan. Kelompok budidaya ini nantinya sebagai wadah untuk meningkatkan pengetahuan, memberikan pendampingan, dan memotivasi masyarakat setempat dalam menghasilkan produk perikanan yang memenuhi standar kualitas nasional Indonesia. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pemahaman masyarakat tentang teknologi penanganan hasil perikanan, mulai dari proses panen hingga distribusi ikan dalam kondisi hidup atau segar kepada konsumen. Metode yang diterapkan adalah penyuluhan dan diskusi mengenai penanganan ikan hidup dan segar kepada anggota kelompok pembudidaya ikan di Desa Sindangsari. Peserta penyuluhan menunjukkan antusiasme yang tinggi dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan. Kegiatan ini bersifat interaktif, memungkinkan peserta untuk berdiskusi dan bertanya jika ada hal yang belum dipahami. Para peserta berkomitmen untuk menerapkan teknik penanganan ikan sesuai dengan materi yang diajarkan. Pembinaan dan pendampingan lebih lanjut sangat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan usaha perikanan di Desa Sindangsari.
Edukasi Dampak dan Pencegahan Ghost Fishing kepada Nelayan di Pelabuhan Perikanan Cikidang Pangandaran Dewanti, Lantun Paradhita; Khoerunnisa, Nurani; Putra, Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi; Apriliani, Izza Mahdiana; Khan, Alexander M. A.
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 1 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i1.61314

Abstract

Pelabuhan Perikanan Cikidang yang terletak di Desa Babakan Kecamatan Pangandaran, merupakan pusat aktivitas perikanan tangkap dengan berbagai jenis alat tangkap seperti jaring insang hanyut, trammel net, rawai dasar, dan liong bun. Namun, penggunaan alat tangkap ini sering menimbulkan masalah, seperti hilangnya alat tangkap di laut yang berpotensi menyebabkan ghost fishing. Ghost fishing berdampak serius pada ekosistem laut, termasuk kerusakan habitat, penurunan populasi ikan, serta kerugian ekonomi akibat menurunnya hasil tangkapan. Alat tangkap yang ditinggalkan, hilang, dan dibuang (Abandoned, Lost, and Discarded Fishing Gear/ALDFG) bahkan telah diakui sebagai masalah global dengan dampak ekologis dan sosial ekonomi yang signifikan. Pemahaman nelayan di Pelabuhan Perikanan Cikidang mengenai ghost fishing masih minim. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan sebagai upaya edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran nelayan tentang dampak dan pencegahan ghost fishing. Pengabdian ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tridharma perguruan tinggi yang bertujuan mendukung pengelolaan perikanan berkelanjutan dan mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga ekosistem laut. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap edukasi bagi masyarakat nelayan di Pelabuhan Perikanan Cikidang tentang kelestarian sumber daya perikanan.
POLA ANTREAN KAPAL PENANGKAPAN IKAN DI PELABUHAN PERIKANAN KARANGSONG, KABUPATEN INDRAMAYU Rukmana, Raistsa Robbaanii Sunda; Apriliani, Izza Mahdiana; Putra, Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi; Dewanti, Lantun Paradhita
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 15 No. 1 (2024): Marine Fisheries: Journal of Marine Fisheries Technology and Management
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jmf.v15i1.52230

Abstract

A catch unloading is a fishing vessel activity carried out regularly at the port. The high frequency of unloading activities leads to a long queue which requires fishing vessels to wait in significant time for their unloading turn. One of the fishing ports with a significant waiting time is Karangsong Port, where the unloading queue can reach three weeks. To reduce the waiting time, there is a need to identify the utilization level of unloading facilities and queue patterns, as well as calculate unloading time and its influencing factors at Karangsong fishing port. This case study was focused on vessel queuing patterns, utilization of port facilities and the length of unloading time. Data were collected through direct interviews and observations. Based on the calculation results, the utilization rate of the unloading dock is 20.16%, TPI is 36.63% and the port basin reaches 577.86%. The vessels queue in double lines with a single service facility. The average length of unloading time for >30 GT vessels is 2.60 hours while for ≤30 GT vessels is 11.92% faster which is recorded at 2.29 hours. Factors affecting the length of unloading time incorporate the vessel's size, crew size, number of catches, availability of scales, market demand as well as the vessel's position and number of vessels in the queue. Keywords : Queue, fish unloading, port facilities
KOMPARASI PARAMETER TEKNIS PENANGKAPAN IKAN PADA KAPAL HIBAH KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN (KKP) DI KABUPATEN SUKABUMI Apriliani, Izza Mahdiana; Khan, Alexander MA; Dewanti, Lantun Paradhita; Rizal, Achmad; Nirmalasari, Delinda
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 13 No. 1 (2022): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jmf.v12i2.36070

Abstract

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggulirkan salah satu dari program yaitu hibah kapal bagi nelayan di Kabupaten Sukabumi yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB). Pemanfaatan kapah hibah yang berbasis di Kabupaten Sukabumi diharapkan mampu meningkatkan hasil tangkapan nelayan. Oleh karena itu, riset ini bertujuan untuk menilai tingkat pemanfaatan penggunaan kapal hibah yang berbasis di Kabupaten Sukabumi. Riset ini dilakukan pada bulan Agustus 2019 sampai Januari 2020. Metode yang digunakan yaitu metode survey. Data dianalisis secara deskriptif komparatif. Hasil riset menunjukan bahwa kapal hibah dinilai optimal dan dimanfaatkan dengan baik oleh nelayan Kabupaten Sukabumi dengan menggunakan alat tangkap jaring rampus dan pancing ulur. Aktivitas kapal hibah mampu menyamai dengan kegiatan kapal yang berbasis di Kabupaten Sukabumi.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdillah, Muhammad Faisal Achmad Rizal Achmad Rizal Aileen C. Mill Alexander M. A. Khan Alexander M. A. Khan Anrose, Zahrah Alifia Ghaida Anta M. Nasution Apriliani, Izza Mardiana Asep Agus Handaka Asep Sahidin Atikah Nurhayati Aulia Andhikawati Aulia Andhikawati Ayi Yustiati Azmi, Suniyyah Bambang Hermanto Burhanuddin, Muhmmad Adhietya Ramadhani Dedi Supriadi Denny Anggriawan Donny Juliandri Prihadi Dwi Masrina Evi Liviawaty Farisadri Fauzan Fitriana, Rachmawati Nur Fittrie Meyllianawaty Pratiwy Haidar Fathurrahman Hakim, Amara Rohullah Balqish Halalludin, Beni Haliman, Rubiyanto Widodo Handaka, Asep Agus Hardhiawan, Muhammad Adrian Shidqi Healthy Nirmalasari, Healthy Hendra Yusran Siry Herman - Hamdani Herman Hamdani Herman Hamdani Herman Hamdani Herman Hamdani Herman, Roffi Grandiosa Heti Herawati Heti Herawati Heti Herawati Heti Herawati Heti Herawati heti herawati Ibnu Bangkit Bioshina Suryadi Ibnu Bangkit Bioshina Suryadi Ibnu Faizal Ibnu Faizal Idzhar S Rofiqo Iis Rostini Indah Kurniasih Indah Riyantini Indah Riyantini Ine Maulina Irfan Zidni Iskandar - Ismail, Muhammad Rudyansyah Isni Nurruhwati Iss Rostini Iwang Gumilar Izza M. Apriliani Izza M. Apriliani Izza Mahdiana Izza Mahdiana Apriliani Izza Mahdiana Apriliani Izza Mahdiana Aprliniani Junianto - JUNIANTO JUNIANTO Junianto Junianto Kartika, Lintang KDNY Putra, Pringgo Khan, Alexander MA Khoerunnisa, Nurani Krisyawensya, Grinsya Brylian Laiman, Hendri Lintang Kartika Ludfi Dwi Rahadian Mahdiana, Izza Malik Maulana Marine K. Martasuganda Maulidina, Melly Mega Laksmini Syamsuddin Mochamad Rudyansyah Ismail Mochammad Rudyansyah Ismail Nia Kurniawati Nicholas V. C. Polunin Nirmalasari, Delinda Noir P. Purba Noir Primadona Purba Noir Primadona Purba Nurma - Wijayanti Ofri Johan Panjaitan, Bestran Virlando Praja, Ardan Pramesti, Defta Ninggar Pratiwy, Fittrie Meyllianawaty Pringgo KDNYP Putra Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi Putra Putra, Pringgo KDNY Putri Purnama Sari, Putri Purnama Radestya Triwibowo Rahayu, Indar Widiastuti Rahayu, Mufti Rega Permana Regina Ramda Dewi Rioaldi Sugandhy Rioaldi Sugandhy Rita Rostika Rizkia Nurfarida Rizkiantino, Rifky Rokhim, Irvan Nur Rostini, Iss Rudyansyah, Mochammad Rukmana, Raistsa Robbaanii Sunda Rusky Intan Pratama Rusky Intan Pratama Rusky Intan Pratama Siti Nurholisah Sri Astuty SUNARTO Suniyyah Azmi Surahmat, Reanita Juhaeriah Taufik Rahman Tim S. Gray Triwibowo, Radestya Usman Lubis Usman Lubis, Usman Wisoyo, Daniel Yadi Putra, Pringgo Kusuma Dwi Noor Yafi Ibnu Sienna Yuli Andriani Yustiati, Ayu Zahidah . . Zahidah Hasan Zahidah Zahidah Zahidah Zahidah Zahidah Zahidah, Zahidah Zahrah Alifia Ghaida Anrose Zidni, Irfan Zihan Yuniar Zuzy Anna