Claim Missing Document
Check
Articles

Korelasi Kelimpahan Biota Bentik Pemakan Karang terhadap Kesehatan Terumbu Karang di Perairan Pulau Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur Zihan Yuniar; Indah Riyantini; Lantun Paraditha Dewantii; Ofri Johan; Mochammad Rudyansyah Ismail
Jurnal Kelautan Vol 16, No 1: April (2023)
Publisher : Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jk.v16i1.11570

Abstract

ABSTRAKBiota bentik pemakan karang (Acanthaster planci, Drupella sp. dan Coralliophila sp.) merupakan predator karang yang dapat memangsa karang. Riset ini bertujuan untuk mengetahui kondisi terumbu karang, kelimpahan biota bentik pemakan karang dan bagaimana korelasi kelimpahan biota bentik pemakan karang terhadap kesehatan terumbu karang. Riset ini dilakukan pada bulan Mei – April 2021 menggunakan metode UPT (Underwater Photo Transect) untuk pengamatan terumbu karang dan metode Belt Transect untuk pengamatan kelimpahan biota bentik pemakan karang. Parameter kualitas perairan yang diukur meliputi salinitas, pH, kecerahan, kecepatan arus, nitrat dan fosfat.  Tutupan terumbu karang hidup di Perairan Pulau Sabu Raijua berkisar antara 16% - 58,72% dengan rata-rata 35,90% yang termasuk kedalam kategori “buruk – baik”. Kelimpahan biota bentik pemakan karang masih dalam batas normal yaitu Drupella sp. 0 – 0,23 ind/m2 dan Coralliophila sp. 0 – 0,07 ind/m2. Hasil analisis regresi linear menunjukan tidak terdapat korelasi antara kelimpahan biota bentik pemakan karang dan kesehatan terumbu karang di Pulau Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur.Kata kunci: Acanthaster planci, Coralliophila sp., Drupella sp., Kesehatan Terumbu Karang, Pulau Sabu RaijuaABSTRACTCoral-eating benthic biota (Acanthaster planci, Drupella sp. and Coralliophila sp.) are coral predators that can prey on corals. This research aims to determine the condition of coral reefs, the abundance of benthic coral-eating biota and how the correlation between the abundance of coral-eating benthic biota on the health of coral reefs. This research was conducted in May – April 2021 using the UPT (Underwater Photo Transect) method to observe coral reefs and the Belt Transect method to observe the abundance of coral-eating benthic biota. Water quality parameters measured include salinity, pH, brightness, current velocity, nitrate and phosphate. The live coral reef cover in the waters of Sabu Raijua Island ranges from 16% - 58.72% with an average of 35.90% which is included in the "bad - good" category. The abundance of coral-eating benthic biota was still within normal limits, namely Drupella sp. 0 – 0.23 ind/m2 and Coralliophila sp. 0 – 0.07 ind/m2. The results of the linear regression analysis showed that there was no correlation between the abundance of benthic coral-eating biota and the health of coral reefs on Sabu Raijua Island, East Nusa Tenggara.Keywords: Acanthaster planci, Coralliophila sp., Drupella sp., Coral Reef Health, Sabu Raijua Island
APLIKASI AKUAPONIK SISTEM PASANG SURUT DENGAN SUPLAI OKSIGEN POMPA SUBMERSIBEL DI DESA TANJUNGSARI, KABUPATEN SUMEDANG Ibnu Bangkit Bioshina Suryadi; Zahidah Zahidah; Lantun Paradhita Dewanti; Herman Hamdani; Rioaldi Sugandhy
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 12, No 1 (2023): Maret, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i1.35365

Abstract

Kondisi pandemi Covid-19 memberikan efek ekonomi yang cukup signifikan terhadap masyarakat Indonesia. Daya beli yang menurun, membuat masyarakat harus mencari solusi untuk memenuhi kebutuhan pangan yang bergizi dengan harga terjangkau. Sistem akuaponik merupakan salah satu jalan keluar untuk pemenuhan kebutuhan gizi tersebut. Dengan diadakannya pengabdian pada masyarakat ini, diharapkan dapat menjadi model untuk kegiatan urban farming dengan memanfaatkan lahan yang terbatas. Model yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendidikan masyarakat dan pelatihan. Sistem akuaponik yang memadukan budidaya ikan dengan tanaman sayur memberikan alternatif bagi masyarakat Desa Tanjungsari untuk mendapatkan sumber pangan berprotein tinggi yang organik serta dengan harga yang terjangkau.
PEMBELAJARAN PENANGANAN SAMPAH LAUT DI DI PULAU SERIBU DAN SEKITARNYA Zuzy Anna; Noir Primadona Purba; Ibnu Faizal; Lantun Paradhita Dewanti
Jurnal Berdaya Vol 2, No 2 (2022): Desember-Jurnal of Berdaya
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/job.v2i2.43573

Abstract

Pulau Seribu merupakan salah satu destinasi wisata penting di Provinsi DKI Jakarta. Sebagai salah satu kabupaten kepulauan, Pulau Seribu mempunyai tantangan terutama pada aspek pengelolaan sampah. Saat ini, pengelolaan sampah masih bersifat pengelolaan sentris dimana pengelolaannya diserahkan kepada pemerintah daerah. Disisi lain terdapat LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang mempunyai inisiatif agar sampah dapat bermanfaat bagi masyarakat. Untuk itu, kegiatan ini dimulai dari mengindentifikasi beberapa lokasi sampah di pulau Pramuk dan sekitarnya yang kemudian melakukan sharing knowledge dengan LSM penggiat sampah. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman bagaimana pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Hasil menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat Pulau Pramuka terhadap penanganan sampah mulai meningkat ditandai dengan adanya Rumah Literasi Hijau. Tempat tersebut menjadi salah satu lembaga yang didirikan oleh warga di Pulau Pramuka yang memiliki pengelolaan sampah lokal. Proses yang dilakukan mulai dari penyadaran terhadap pemilahan dan pengumpulan sampah bagi masyarakat sampai kepada pengolahan sampah menjadi bahan bakar. Hal ini menjadi Langkah konkret yang melibatkan partisipasi masyarakat. Pada kondisi luas dan skala yang lebih besar, dapat terus dilakukan sebagai upaya penanggulangan timbulan sampah di pulau tersebut.
MANAJEMEN KUALITAS AIR DALAM BUDIDAYA AKUAPONIK SISTEM PASANG SURUT Herman Hamdani; Ibnu Bangkit Bioshina Suryadi; Zahidah Zahidah; Yuli Andriani; Lantun Paradhita Dewanti; Rioaldi Sugandhy
Jurnal Berdaya Vol 2, No 1 (2022): Juni-Jurnal of Berdaya
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/job.v2i1.35554

Abstract

Akuaponik merupakan salah satu sistem budidaya ikan yang ramah lingkungan. Akuaponik menggabungkan sistem akuakultur dengan hidroponik. Sistem akuaponik pasang surut memanfaatkan tinggi rendahnya air pada media penanaman berupa gravel untuk kemudian dialirkan kembali pada kolam ikan sebagai sumber oksigen. Masyarakat Desa Tanjungsari, Kabupaten Sumedang merupakan salah satu contoh masyarakat urban fringe yang telah menerapkan sistem budidaya akuaponik. Akuaponik dipilih karena memiliki keunggulan dapat dilakukan pada lahan terbatas, hemat penggunaan air, tidak membutuhkan pupuk, dan apabila ditata dengan baik dapat menambah nilai estetika pada lahan marjinal. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini diharapkan menjadi contoh urban farming yang ramah lingkungan (hemat air) mengingat terbatasnya jumlah air bersih pada daerah yang padat penduduk. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah demonstrasi cara, temu teknis, dan temu lapang. Tujuan dari kegiatan ini adalah pemenuhan kebutuhan protein skala rumah tangga dengan sumberdaya yang terbatas.
Penyuluhan Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) di Desa Sukapura Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung Aulia Andhikawati; Asep Agus Handaka; Lantun Paradhita Dewanti
Farmers: Journal of Community Services Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v2i1.31547

Abstract

Kemunculan pandemi Covid-19 tentu berdampak bagi sebagian besar aspek kehidupan masyarakat. Salah satu aspek yang paling terdampak pandemi Covid-19 adalah ekonomi. Banyaknya PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) secara massal, mengakibatkan sejumlah besar orang kehilangan pekerjaannya. Untuk itu diperlukan suatu upaya alternatif yang mampu membantu meningkatkan pendapatan masyarakat dikala pandemi, dengan risiko kegagalan yang rendah, serta mudah diterapkan sebagai usaha sampingan selama pandemi Covid-19 berlangsung. Budikdamber atau disebut juga dengan budidaya ikan dalam ember, dapat menjadi salah satu alternatif usaha dalam bidang budidaya yang dapat dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan perikanan serta meningkatkan pendapatan di kala pandemi Covid-19. Budikdamber merupakan bentuk budidaya ikan yang tidak mengeluarkan biaya banyak serta mudah diterapkan bagi masyararakat awam, khususnya para keluarga di daerah urban perkotaan.Kegiatan penyuluhan Budikdamber menjadi salah satu cara untuk memberikan pengetahuan dan mengedukasi masyarakat sekitar Desa Sukapura Kabupaten Bandung untuk  menerapkan teknik budidaya ikan yang murah dan mudah, serta dikombinasikan bersamaan dengan teknik akuaponik kangkung. Ikan yang digunakan dalam Budikdamber yaitu 50 ekor ikan lele yang berukuran 10-13 cm dalam ember 60 L. Program PPM ini dilakukan selama kurang lebih satu bulan dan berhasil menghasilkan output berupa kegiatan penyuluhan Budikdamber pada 19 Juli 2020, dengan dihadiri sebanyak 20 peserta dari warga Desa Sukapura Kecamatan Dayeuhkolot, Kab. Bandung, yang hadir secara virtual dalam penyuluhan daring bertajuk “Diseminasi Budidaya Perikanan dalam Ember (Budikdamber)”. Output dari program ini adalah masyarakat Desa Sukapura yang menjadi lebih teredukasi mengenai praktik budidaya ikan yang mudah dan murah demi menjaga ketahanan pangan mandiri di tengah wabah pandemi Covid-19.
Edukasi Pengukuran Dimensi Utama Kapal Penangkap Ikan Guna Mendukung Pendataan Perikanan di Kabupaten Pangandaran Izza Mahdiana Apriliani; Achmad Rizal; Lantun Paradhita Dewanti; Pringgo KDNYP Putra
Farmers: Journal of Community Services Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v3i1.37791

Abstract

Aktivitas perikanan tangkap perlu dilakukan pendataan sebagai sumber informasi. Selain itu, keakuratan data perikanan merupakan salah satu komponen penting dalam upaya membangun sektor perikanan tangkap dan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan. Oleh karena itu, dibutuhkan pengetahuan dan keterampilan khusus bagi pemerintah Kabupaten Pangandaran dalam mengetahui pengukuran dasar kapal perikanan guna menunjang pendataan perikanan yang lebih baik. Khalayak sasaran pada kegiatan ini yaitu pihak Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan serta Pangkalan Pendaratan Ikan Cikidang Kabupaten Pangandaran. Penyampaian edukasi pentingnya pengukuran dimensi utama kapal dilakukan dengan metode penyampaian secara langsung melalui webinar. Berdasarkan kegiatan edukasi secara keseluruhan, baik dalam bentuk ceramah maupun diskusi disimpulkan bahwa peserta memahami mengenai dimensi utama kapal perikanan. Serta adanya peningkatan pemahaman pentingnya pengukuran yang sesuai dalam proses pendataan perikanan sebagai sumber data penting di Kabupaten Pangandaran. 
Penyuluhan Pentingnya Green Belt dan Penanaman Mangrove di Muara Gembong Kabupaten Bekasi Heti Herawati; zahidah hasan; Asep Sahidin; Isni Nurruhwati; Herman Hamdani; Izza Mahdiana Aprliniani; Lantun Paradhita Dewanti
Farmers: Journal of Community Services Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v3i1.37813

Abstract

AbstrakKecamatan Muara Gembong yang berlokasi di Kabupaten Bekasi merupakan salah satu daerah yang terkena dampak abrasi. Terdapat tiga desa yang terancam hilang oleh abrasi yaitu Desa Pantai Bahagia, Pantai Mekar dan Pantai Bakti. Abrasi yang terjadi di Muara Gembong juga diakibatkan oleh konversi hutan mangrove menjadi tambak oleh nelayan sekitar. Potensi bahaya yang terdapat di Kecamatan Muara Gembong tidak hanya dari abrasi, tetapi juga limpasan air dari hulu, karena daerah tersebut merupakan muara Sungai Citarum. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan penyuluhan mengenai green belt dan penanaman mangrove perlu untuk dilakukan. Membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya fungsi mangrove terhadap keberadaan dan kelestarian wilayah mereka dapat mempermudah pelaksaanaan kegiatan dan pasca kegiatan rehabilitasi mangrove. Tujuan dari penyuluhan ini adalah untuk memberikan penyuluhan guna membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya green belt dan melakukan penanaman mangrove sebagai pembekalan teknis dan persiapan sumberdaya manusia untuk keberlanjutan pelestarian mangrove di Kecamatan Muara Gembong.
Pelatihan Pengumpulan Sampah Laut Kepada Pengunjung Pantai Pangandaran Izza Mahdiana Apriliani; Noir Primadona Purba; Lantun Paradhita Dewanti; Heti Herawati; Ibnu Faizal
Farmers: Journal of Community Services Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v2i1.31927

Abstract

Monitoring sampah secara kontinu dan global diperlukan untuk mengurangi dampaknya di perairan. Salah satunya monitoring sampah di Pantai Pangandaran yang merupakan salah satu objek wisata andalan di Jawa Barat. Banyaknya jumlah penduduk dan wisatawan menyebabkan sering terdapat sampah hasil buangan dan yang berasal dari daerah lain. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada pengunjung Pantai Pangandaran maupun masyarakat dalam meningkatkan kepedulian terhadap sampah pesisir laut. Khalayak sasaran berupa masyarakat dan wisatawan pantai Pangandaran. Kegiatan dilakukan dengan metode partisipatori yakni memberikan wawasan bagaimana mengumpulkan sampah dengan basis ilmiah sederhana namun dapat dipertanggungjawabkan. Berdasarkan kegiatan pelatihan secara keseluruhan, baik dalam bentuk ceramah/diskusi maupun aksi bersih pantai dapat disimpulkan bahwa khalayak sasaran memahami pentingnya menjaga lingkungan pesisir dan laut. Serta adanya peningkatan skill khalayak sasaran dalam memahami upaya dunia melalui organisasi ICC (International Coastal Clean Up) dengan pengelompokkan sampah yang ada di dalamnya. Para peserta juga dapat mengaplikasikan form tersebut dikarenakan kemudahan untuk mengisi. Dilain hal, diperlukan penerjemahan form tersebut kedalam Bahasa Indonesia agar dapat digunakan oleh semua lapisan masyarakat.
PEMETAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN BAWAL PUTIH (Pampus argenteus) DI PERAIRAN PANGANDARAN Siti Nurholisah; Alexander M.A. Khan; Lantun Paradhita Dewanti; Mega Laksmini Syamsuddin
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 2 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.2.313-321

Abstract

Salah satu wilayah yang mempunyai potensi sumberdaya hayati laut yang cukup besar adalah Perairan Pangandaran. Ikan bawal putih (Pampus argenteus) merupakan salah satu sumberdaya hayati laut yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Pemetaan daerah penangkapan ikan bawal putih dapat dilakukan dengan pemanfaatan teknologi SIG. penelitian ini bertujuan untuk memetakan daerah penangkapan ikan bawal putih dan juga menganalisis hubungan parameter oseanografi dengan produktivitas tangkapannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data yang digunakan diambil dari Aqua modis, ECMWF, DEMNAS, dan data dari Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pangandaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai CPUE tertinggi berada pada posisi 108˚47’49” BT dan 7˚45’59” LS dan nilai CPUE terendah berada pada posisi 108˚40’31” BT dan 7˚46’31” LS, suhu optimum berada pada kisaran 27-28˚C, klorofil-a optimum berada pada kisaran 3,1-4,0 mg/m3, nilai optimum arus berada pada kisaran 2,6-5,0 m/s dan nilai optimum kedalaman berada pada kisaran 16-36 m. Kata kunci: bawal putih, pangandaran, pemetaan, SIG
KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN GILLNET MILLENIUM BERDASARKAN PERBEDAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN DI PPI KARANGSONG Rizkia Nurfarida; Lantun Paradhita Dewanti; Sri Astuty; Izza Mahdiana Apriliani
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 2 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.2.303-312

Abstract

Produksi hasil tangkapan ikan gillnet millenium yang didaratkan di PPI Karangsong berasal dari berbagai daerah penangkapan ikan (DPI). Karakteristik DPI dapat mempengaruhi komposisi hasil tangkapan. Riset ini bertujuan untuk membandingkan komposisi jenis, ukuran ikan, serta menganalisis hubungan suhu permukaan laut dan klorofil-a terhadap komposisi hasil tangkapan gillnet millenium berdasarkan daerah penangkapan. Metode yang digunakan yaitu metode survei dengan pengambilan data menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan hasil riset, didapatkan hasil tangkapan yang berbeda dari masing-masing daerah penangkapan ikan, baik dari segi bobot maupun jumlah ikan hasil tangkapan gillnet millenium. Hasil tangkapan utama gillnet millenium yaitu ikan tongkol dan ikan tenggiri. Komposisi hasil tangkapan utama dari segi bobot sebesar 56% dan hasil tangkapan sampingan sebesar 44%. Komposisi ukuran ikan tongkol didominasi oleh ukuran layak tangkap sebesar 66%, ikan tenggiri didominasi oleh ukuran belum layak tangkap sebesar 96%. Pemanfaatan hasil tangkapan sebesar 99,88%. Hubungan hasil tangkapan utama terhadap klorofil-a dan SPL memiliki hubungan yang kuat dengan nilai korelasi sebesar 0,71 bagi kapal <15 GT sedangkan untuk kapal ≥15-30 GT sebesar 0,73. Kata kunci: klorofil-a, suhu permukaan laut, tenggiri, tongkol
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdillah, Muhammad Faisal Achmad Rizal Achmad Rizal Aileen C. Mill Alexander M. A. Khan Alexander M. A. Khan Anrose, Zahrah Alifia Ghaida Anta M. Nasution Apriliani, Izza Mardiana Asep Agus Handaka Asep Sahidin Atikah Nurhayati Aulia Andhikawati Aulia Andhikawati Ayi Yustiati Azmi, Suniyyah Bambang Hermanto Burhanuddin, Muhmmad Adhietya Ramadhani Dedi Supriadi Denny Anggriawan Donny Juliandri Prihadi Dwi Masrina Evi Liviawaty Farisadri Fauzan Fitriana, Rachmawati Nur Fittrie Meyllianawaty Pratiwy Haidar Fathurrahman Hakim, Amara Rohullah Balqish Halalludin, Beni Haliman, Rubiyanto Widodo Handaka, Asep Agus Hardhiawan, Muhammad Adrian Shidqi Healthy Nirmalasari, Healthy Hendra Yusran Siry Herman - Hamdani Herman Hamdani Herman Hamdani Herman Hamdani Herman Hamdani Herman, Roffi Grandiosa Heti Herawati Heti Herawati Heti Herawati heti herawati Heti Herawati Heti Herawati Ibnu Bangkit Bioshina Suryadi Ibnu Bangkit Bioshina Suryadi Ibnu Faizal Ibnu Faizal Idzhar S Rofiqo Iis Rostini Indah Kurniasih Indah Riyantini Indah Riyantini Ine Maulina Irfan Zidni Iskandar - Ismail, Muhammad Rudyansyah Isni Nurruhwati Iss Rostini Iwang Gumilar Izza M. Apriliani Izza M. Apriliani Izza Mahdiana Izza Mahdiana Apriliani Izza Mahdiana Apriliani Izza Mahdiana Aprliniani Junianto - JUNIANTO JUNIANTO Junianto Junianto Kartika, Lintang KDNY Putra, Pringgo Khan, Alexander MA Khoerunnisa, Nurani Krisyawensya, Grinsya Brylian Laiman, Hendri Lintang Kartika Ludfi Dwi Rahadian Mahdiana, Izza Malik Maulana Marine K. Martasuganda Maulidina, Melly Mega Laksmini Syamsuddin Mochamad Rudyansyah Ismail Mochammad Rudyansyah Ismail Nia Kurniawati Nicholas V. C. Polunin Nirmalasari, Delinda Noir P. Purba Noir Primadona Purba Noir Primadona Purba Nurma - Wijayanti Ofri Johan Panjaitan, Bestran Virlando Praja, Ardan Pramesti, Defta Ninggar Pratiwy, Fittrie Meyllianawaty Pringgo KDNYP Putra Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi Putra Putra, Pringgo KDNY Putri Purnama Sari, Putri Purnama Radestya Triwibowo Rahayu, Indar Widiastuti Rahayu, Mufti Rega Permana Regina Ramda Dewi Rioaldi Sugandhy Rioaldi Sugandhy Rita Rostika Rizkia Nurfarida Rizkiantino, Rifky Rokhim, Irvan Nur Rostini, Iss Rudyansyah, Mochammad Rukmana, Raistsa Robbaanii Sunda Rusky Intan Pratama Rusky Intan Pratama Rusky Intan Pratama Siti Nurholisah Sri Astuty SUNARTO Suniyyah Azmi Surahmat, Reanita Juhaeriah Taufik Rahman Tim S. Gray Triwibowo, Radestya Usman Lubis Usman Lubis, Usman Wisoyo, Daniel Yadi Putra, Pringgo Kusuma Dwi Noor Yafi Ibnu Sienna Yuli Andriani Yustiati, Ayu Zahidah . . Zahidah Hasan Zahidah Zahidah Zahidah Zahidah Zahidah Zahidah, Zahidah Zahrah Alifia Ghaida Anrose Zidni, Irfan Zihan Yuniar Zuzy Anna