Claim Missing Document
Check
Articles

DINAMIKA DAYA SAING EKSPOR FURNITURE ROTAN INDONESIA KE NEGARA TUJUAN EROPA Muhammad Fathul Anwar; Harianto Harianto; Suharno Suharno
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 8 No. 2 (2020): Desember 2020 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2020.8.2.152-163

Abstract

Rotan Indonesia adalah salah satu komoditas alami yang telah diperdagangkan sejak lama. Sebagai salah satu kekayaan alam, rotan memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing furniture rotan Indonesia ke negara-negara pengimpor terbesarnya dan juga menganalisis faktor-faktor penentu yang mempengaruhi daya saing furniture rotan Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data deret waktu tahunan yakni dari 2007-2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu melalui uji daya saing dengan pendekatan Revealed Comparative Advantage (RCA) dan Revealed Symetric Comparative Advantage (RSCA) digunakan untuk menganalisis daya saing furniture rotan Indonesia ke negara-negara importir eropa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki daya saing yang lebih tinggi di 4 negara pengimpor, terutama di pasar furniture rotan negara Inggris dan Italia yang memiliki daya saing lebih tinggi dibanding pasar lainnya.
Posisi Kopi Robusta Indonesia di Pasar Jerman Menggunakan Metode Linear Approximate Almost Ideal Demand System Sevi Oktafiana Fortunika; Harianto Harianto; Suharno Suharno
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 9 No. 1 (2021): Juni 2021 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2021.9.1.29-42

Abstract

Indonesia is one of the top coffee producers in the world. The major markets for Indonesian coffee are European Union (EU), then Germany is the largest importing country. This research analyzed the position for Indonesian robusta coffee in Germany among Vietnam and India as the major producers of robusta coffee as Indonesia. The econometric model of the Linear Approximate Almost Ideal Demand System was used to estimate a position for Indonesian robusta coffee among its competitors. The analysis utilized time-series data from 1996 to 2017. The results of the study showed that the main exporting countries, including Indonesia, tended to have lower import tariffs than other countries, not the main exporters. The demand for imported coffee beans was generally influenced by the prices of major exporters, but demand for imported roasted coffee was not affected by the prices of major importing countries. Indonesian coffee beans in the German market was elastic, while roasted coffee was inelastic. Indonesian coffee competed with Vietnam both for coffee beans and roasted coffee. The expenditure elasticity of Indonesian coffee beans was positive and Indonesian roasted coffee was negative.
Karakteristik Perilaku Subsisten Petani pada Usahatani Padi di Indonesia Anisa Dwi Utami; Harianto Harianto
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 9 No. 2 (2021): Desember 2021 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2021.9.2.79-87

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi karakteristik perilaku subsisten petani dalam industri beras di Indonesia. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan analisis regresi untuk menggali berbagai faktor yang mempengaruhi tingkat subsistensi usahatani padi dengan menggunakan data survei pertanian nasional tahun 2014. Hasil empiris menunjukkan bahwa baik karakteristik rumahtangga petani maupun karakteristik usahatani padi memiliki pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap keputusan petani apakah akan mengkomersialkan atau menjadi subsisten. Adapun harga di tingkat petani juga memiliki pengaruh yang signifikan secara statistik, tetapi efeknya relatif kecil. Secara umum, studi ini menunjukkan bahwa pertanian subsisten dalam industri beras di Indonesia masih signifikan meskipun banyak literatur yang menekankan adanya perubahan struktural dalam sistem pertanian di Indonesia.
PENGARUH KREDIT TERHADAP EFISIENSI TEKNIS PADI SAWAH DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Aprilia Bella R. Rifaini; Harianto Harianto; Wahyu Budi Priatna
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2022.10.2.200-210

Abstract

Keberhasilan usahatani tidak terlepas dari beberapa hal, salah satunya adalah pembiayaan. Kredit merupakan fasilitas pembiayaan memiliki peran sebagai pembentukan modal petani guna untuk mendukung peningkatan produksi pangan khususnya padi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kredit terhadap efisiensi teknis usahatani padi sawah. Pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara kepada petani responden yang terdiri dari 36 petani menggunakan kredit dan 66 petani yang tidak menggunakan kredit, pemilihan sampel dilakukan secara random. Hasil analisis menggunakan metode analisis stochastic frontier dalam fungsi produksi Cobb-Douglas menunjukkan bahwa petani pengguna kredit lebih efisien dibandingkan petani yang tidak menggunakan kredit. Rata-rata tingkat efisiensi teknis petani kredit sebesar 0,93 sedangkan petani yang tidak menggunakan kredit sebesar 0,87. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa dengan menggunakan kredit terdapat peluang bagi petani, untuk memenuhi penyediaan input produksi yang diperlukan agar dapat meningkatkan produksinya, karena efisiensi teknisnya lebih tinggi dibandingkan dengan petani yang tidak menggunakan kredit.
Pola Perubahan Harga dan Marjin Pemasaran Bahan Pangan di Masa Pandemi Covid-19 Herawati Herawati; Harianto Harianto
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 9 No. 2 (2021): Desember 2021 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2021.9.2.188-199

Abstract

Bahan pangan masih menjadi komoditas strategis bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia. Perubahan harga-harga pangan bepengaruh signifikan bagi kesejahteraan penduduk. Pandemi Covid-19 secara nyata memengaruhi aktivitas masyarakat dan sistem agribisnis pangan. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis pola perubahan harga dan marjin pemasaran bahan pangan (beras, bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, minyak goreng, dan gula) setelah adanya pandemi Covid-19. Penelitian memanfaatkan metode statistik deskriptif melalui penghitungan rata-rata sederhana dan koefisien variasi terhadap data harga-harga bahan pangan harian yang berasal dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN). Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa, kecuali bawang merah dan minyak goreng, harga-harga bahan pangan di berbagai tingkatan pasar turun di masa pandemi Covid-19. Namun, risiko harga bahan pangan di berbagai tingkatan pasar meningkat. Pada masa pandemic Covid-19 besaran dan variabilitas marjin pemasaran di sepanjang rantai pemasaran juga meningkat. Kebijakan kelembagaan yang mampu meningkatkan transparansi dan kompetisi pasar tampaknya lebih efektif dalam jangka panjang untuk mengurangi guncangan harga akibat Covid-19 di berbagai tingkat pasar daripada intervensi harga.
The Effect of Land Tenure on Agricultural Household Income and Welfare in Different Agroecosytems Mutiara Budi Amalia; Harianto Harianto; Sumaryanto Sumaryanto
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 11 No. 2 (2023): Desember 2023 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2023.11.2.299-310

Abstract

Narrowing land tenure is happening in Indonesia agricultural household. This affect on decreasing agricultural household income. Attempts to increase income in the non-agricultural sector have resulted in a variety of income structures. The relationship between land tenure and household income does not always show the same direction, this is due to different agro-ecosystem conditions. This study aims to analyze: (1) the effect of land tenure and agro-ecosystem conditions on the non-agricultural income structure, (2) the effect of land tenure and non-agricultural income structure on the welfare of agricultural households. The data used is the National Farmer Panel sourced from the Indonesian Center of Agriculture Socio Economics Policy Studies (ICASEPS), Ministry of Agriculture. The analytical method used is Generalized Linear Model whics is processed using R Software. The results show that there is a negative relationship between land area and non-agricultural income structure. Meanwhile, education and agro-ecosystem conditions are positively related to non-agricultural income structure. The percentage of non-agricultural income, sequentially from the highest, is the agro-ecosystem of paddy fieds, dry land based crops and vegetables, plantation-based dry land. A positive relationship is also shown between the variables of land area, education, non-agricultural income structures and the welfare of agricultural households which were proxied using per capita expenditure. Meanwhile, an increase in household members will reduce the welfare of agricultural households.
STRATEGI PENGEMBANGAN BANK PAKAN SAPI DENGAN PENDEKATAN MODEL BISNIS KANVAS Muhammad Akbar; Harianto Harianto; Nahrowi Nahrowi
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 11 No. 2 (2023): Desember 2023 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2023.11.2.287-298

Abstract

Feed affects the reproductive cycle of cows,which has an impact on efforts to increase the population. The purpose of this research is to describe and improve the business model using the Business Model Canvas (BMC) approach and SWOT analysis to produce a new business model prototype for the Sepakat feed bank group. The procedure for collecting data in this study was in-depth interviews and focus group discussion (FGD). The results of this research show that the main elements that must be improved in the initial mapping of the business model in the agreed feed bank group are value propositions, channels, key activities, key resources, key partners, and revenue streams. The SWOT analysis illustrates that the strengths are well-mapped customers, abundant raw materials. The weaknesses are in the low quality of human resources in terms of maintenance of feed processing equipment, limited land, and the lack of superior forage varieties, processed feed production is not continuous, product distribution channels are not varied, and business capital restrictions. Opportunities that can be exploited are the development of new processed feed products, utilization of information technology and government support. The threats faced are dependence on one processed product and a climate dominated by a dry season. Improvement strategies carried out include creating new products (value proposition) using feed formulations based on availability, nutritional content, and prices of feed raw materials, utilizing various facilities for sales channels (channels) such as social media and BUMDes, establishing separate business units to manage feed banks (key activities), establishing superior foraging nurseries by utilizing land belonging to the Bima district government (key resources), establishing cooperative partnerships with financial institutions (key partners) and ensuring feed processing machines continue to function and operate to produce feed as a source of main income (revenue stream).
Co-Authors A. Faroby Falatehan Abd. Rasyid Syamsuri Achmad Suryana Ahmad Zainuddin Alghif Aruni Nur Rukman Amzul Rifin Anisa Dwi Utami Annisa Fitri Antik Suprihanti Aprilia Bella R. Rifaini Arham Rivai Arief Daryanto Arief Daryanto Astari Miranti Bintang C. H. Simangunsong Bonar M Sinaga Bonar M. Sinaga Bonar M. Sinaga Bonar M. Sinaga Bonar M. Sinaga Bonar Marulitua Sinaga Bonar Marulitua Sinaga Bonar Marulitua Sinaga Bungaran Saragih Dahlia Nauly Dedi Budiman Hakim Devi Agustia Dian Hafizah, Dian Dominicus Savio Priyarsono Dudi Septiadi Dwi Ajeng Kartini Apriliyanti Dwi Rachmina Edy Siswanto Eka Dewi Satriana Eka Monika Manihuruk Erliza Noor Erwinsyah Erwinsyah Erwinsyah, Erwinsyah Fitria Virgantari Freshty Yulia Arthatiani Gita Vinanda Gita Vinanda Hariadi Kartodiharjo Hartoyo Hartoyo Heny Kuswanti Suwarsinah Herawati Herawati Hermanto Siregar Hutagaol, Manuntun Paruliah I Ketut Kariyasa Iman Widhiyanto Joko Adrianto Kuntjoro Kuntjoro Kusmaria Lukman M. Baga Lukytawati Anggraeni M. Parulian Hutagaol Maharani Tristi Manalu, Doni Sahat Tua Maria Trisanti Saragih Meily Andriani Meylani Lestari Michael Jourdan Moeljopawiro, Sugiono Muh Saiful Djafri Muhamad Emil Rachman Muhamad Yunus Muhammad Akbar Muhammad Fadil Hidayat Muhammad Firdaus Mutiara Budi Amalia Nahrowi Nahrowi Nandika Aisya Pratiwi Novia Fitri Yanti Saragih Nuni Anggraini Nunung Kusnadi Nunung Nuryartono Nurul Iski Prasmita Dian Wijayati Ratna Winandi Ratna Winandi Asmarantaka Ratna Winandi Asmarantaka Ratna Winandi Asmarantaka Reni Kustiari Risnayanti Ulfa Aulia Risnayanti Ulfa Aulia Rita Nurmalina Rita Yuliana Rizki Amalia Rizki Puspita Dewanti Rizma Aldillah Santun R.P. Sitorus Saragih, Edwin S Sebayang, Veralianta Br Sevi Oktafiana Fortunika Sherley Siseraf Pamusu Sinaga, Bonar M. Siti Yuliaty Chansa Arfah Sonitia Verawati Sinaga Sri Hartoyo Sri Hery Susilowati Sri Utami Kuntjoro Stevana Astra Jaya Suharno Sumaryanto Sumaryanto Suprehatin Suprehatin Surya Abadi Sembiring Susilowati, Sri Hery Tanti Novianti Tjipta Purwita Wahyu Budi Priatna Yahdi Zaky Yosephine Vincensia Sinaga Yundari, Yundari Yusman Syaukat