p-Index From 2021 - 2026
9.804
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JBP) MALIH PEDDAS E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan IPA Veteran MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran el-Ibtidaiy: Journal of Primary Education Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal PGSD: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Natural: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Jurnal Basicedu Journal of Education Technology International Journal of Elementary Education Mimbar Ilmu DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) Academy of Education Journal Jurnal Pendidikan dan Konseling Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Optika : Jurnal Pendidikan Fisika Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran DWIJALOKA Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal Wawasan Pendidikan JIFP (Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya) Indonesian Journal Of Educational Research and Review Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Jurnal Basicedu JS (Jurnal Sekolah) Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Lontar Physics Today Indonesian Journal of Elementary School Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Jurnal Cerdas Mendidik Literasi (Jurnal Pendidikan Dasar) Lensa Pendas Jurnal Pendidikan Guru Profesional Pena Edukasia Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Bina Gogik
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantukan Media Gambar Pada Pembelajaran IPAS Materi Tumbuhan Siti Nurjanah; Diana Endah Handayani; Singgih Adhi Prasetyo
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 2 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i2.4839

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari rendahnya pemahaman siswa kelas IV pada mata Pelajaran IPAS materi tumbuhan di SDN Bumirejo 01 Demak yang disebabkan oleh aktivitas pembelajaran yang masih bersifat konvensional, berpusat pada guru, serta kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang interaktif sehingga siswa menjadi bosan dan pasif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh model Problem Based Learning berbantukan media gambar pada mata Pelajaran IPAS materi tumbuhan terhadap hasil belajar siswa kelas IV. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif berjenis Quasi Experimental dengan rancangan Non-equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV, dengan sampel kelas IV A sebagai kelas kontrol (21 siswa) dan kelas IV B sebagai kelas eksperimen (21 siswa). Teknik pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda (pretest dan posttest), observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa uji normalitas Liliefors, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-Test (uji t). Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen mencapai 80,63, sedangkan kelas kontrol sebesar 71,65. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh nilai thitung sebesar 2,199 yang lebih besar dari ttabel sebesar 2,021 pada taraf signifikan α = 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantukan media gambar berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPAS materi tumbuhan siswa kelas IV di SD Negeri bumirejo 01 Demak.
IDENTIFIKASI MEMBACA PERMULAAN DI KELAS 1 SDN PANDEANLAMPER 05 SEMARANG Muhamad Habib Syukron Hidayat; Diana Endah Handayani; Asep Ardiyanto
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i3.12249

Abstract

The uneven distribution of basic literacy skills and limitations in visual cognitive processing in early childhood in interpreting textual symbols are the background of this research activity. These operational problems trigger obstacles in information absorption, lethargy of instructional focus, and ongoing academic vulnerability for students in early grades. The main focus of this scientific study is to identify early reading skills and dissect the multidimensional factors that influence these obstacles. The steps of a descriptive qualitative approach with an interactive analysis design are carried out through direct observation techniques, semi-structured interviews, and documentation of draft learning records. Primary data collection is carried out periodically with subjects of first grade A students, class teachers, and the principal at SDN Pandeanlamper 05 Semarang. Data validity is tested through triangulation of techniques and sources. Empirical research findings reveal that of a total of 27 students, 15 children are in the high category, while 12 students are identified as having mechanical obstacles divided into 5 students in the low category and 7 students in the moderate category. The subjects' operational difficulties are dominated by errors in distinguishing similar letter shapes experienced by 9 children. Inhibiting factors include physiological, intellectual, cyber environmental, and psychosocial variables. The main conclusion emphasizes the importance of synergistic collaboration in designing a diverse literacy conditioning strategy. ABSTRAK Ketidakmerataan kecakapan literasi dasar serta keterbatasan pemrosesan kognitif visual pada anak usia dini dalam mencerna simbol tekstual melatarbelakangi kegiatan penelitian ini. Masalah operasional tersebut memicu terhambatnya penyerapan informasi, kelesuan fokus instruksional, serta kerentanan akademis berkelanjutan bagi para siswa di jenjang kelas awal. Fokus utama kajian ilmiah ini adalah mengidentifikasi kemampuan membaca permulaan serta membedah faktor-faktor multidimensional yang memengaruhi hambatan tersebut. Langkah-langkah pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain analisis interaktif ini dijalankan melalui teknik observasi langsung, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi draf rekam belajar. Pengumpulan data primer dilaksanakan berkala terhadap subjek siswa kelas satu A, guru kelas, dan kepala sekolah di SDN Pandeanlamper 05 Semarang. Validitas data diuji via triangulasi teknik dan sumber. Temuan penelitian secara empiris menyingkap bahwa dari total 27 siswa, sebanyak 15 anak menempati kategori tinggi, sedangkan 12 siswa teridentifikasi mengalami hambatan mekanis yang terbagi atas 5 siswa berkategori rendah dan 7 siswa berkategori sedang. Kesulitan operasional subjek didominasi oleh kekeliruan membedakan bentuk huruf mirip yang dialami oleh 9 anak. Faktor penghambat mencakup aspek fisiologis, intelektual, lingkungan siber, dan variabel psikososial. Simpulan utama menegaskan pentingnya kolaborasi sinergis guna merancang draf strategi pengondisian literasi bervariasi.    
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MEDIA GAMBAR SERI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPLANASI SISWA KELAS V SD NEGERI BAWANG 02 KABUPATEN BATANG Kurnia Janatul Ma’wa; Suyitno Suyitno; Diana Endah Handayani
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i3.13046

Abstract

This research is motivated by the low ability to write explanatory texts of elementary school students, especially in developing ideas, connecting ideas logically, and arranging texts according to structure. Learning that is still teacher-centered causes student engagement to be less than optimal. This study aims to determine the effectiveness of the Problem Based Learning model assisted by a series of pictures on the ability to write explanatory texts of fifth-grade students of SDN Bawang 02, Batang Regency. The study used a quantitative approach with a One Group Pretest-Posttest design on 25 students using a saturated sampling technique. Data collection techniques included tests, observations, and documentation. The validity results showed that the teaching module was valid (95.5%) and the instrument was very valid (99%), while the reliability obtained a Cronbach Alpha value of 0.776. The results showed an increase in the average value from 54.88 to 78.36 and classical learning completeness from 8% to 92%. The hypothesis test showed a significance value of 0.000 <0.05 with a calculated t of -12.652 so that H₀ was rejected and Hₐ was accepted. Thus, the Problem-Based Learning model, supported by a series of images, effectively improves students' explanatory text writing skills. It is recommended to use a clearer and more varied series of images and to encourage students to actively participate in discussions and problem-solving. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan menulis teks eksplanasi siswa sekolah dasar, terutama dalam mengembangkan ide, menghubungkan gagasan secara logis, dan menyusun teks sesuai struktur. Pembelajaran yang masih berpusat pada guru menyebabkan keterlibatan siswa kurang optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas model Problem Based Learning berbantuan media gambar seri terhadap kemampuan menulis teks eksplanasi siswa kelas V SD Negeri Bawang 02 Kabupaten Batang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest pada 25 siswa menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil validitas menunjukkan modul ajar valid (95,5%) dan instrumen sangat valid (99%), sedangkan reliabilitas memperoleh nilai Cronbach Alpha sebesar 0,776. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 54,88 menjadi 78,36 serta ketuntasan belajar klasikal dari 8% menjadi 92%. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dengan t hitung 18,619 sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, model Problem Based Learning berbantuan media gambar seri efektif meningkatkan kemampuan menulis teks eksplanasi siswa. Disarankan penggunaan gambar seri yang lebih jelas dan variatif serta pembiasaan siswa untuk aktif dalam diskusi dan pemecahan masalah.  
ANALISIS DAMPAK GAME ONLINE FREE FIRE TERHADAP PERILAKU PROKRASTINASI PADA SISWA KELAS TINGGI Muhammad Aldi Febri Hernanda; Diana Endah Handayani; Henry Januar Saputra
Jurnal Binagogik Vol. 13 No. 2 (2026): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of digital technology has increased the use of online games among elementary school students. However, excessive use may disrupt time management, learning discipline, and academic responsibility, as well as encourage academic procrastination. This study aims to analyze the impact of the online game Free Fire on academic procrastination and identify the relationship between gaming intensity and the learning behavior of upper-grade students at SDN Guntur 2, Demak Regency. This study employed a descriptive qualitative approach involving 21 students from Grades IV, V, and VI who played Free Fire. Data were collected through questionnaires, observations, interviews with teachers and parents, and documentation. Data validity was examined using source and technique triangulation, while data analysis involved data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that 80% of students reduced their study time because of playing Free Fire, while 71% tended to postpone completing school assignments. The forms of procrastination identified included delaying homework, studying shortly before examinations, completing assignments near deadlines, difficulty managing time, and reduced concentration during learning activities. Students with high gaming intensity tended to experience greater difficulty balancing study, play, and rest time than students with low gaming intensity. These findings indicate that uncontrolled use of Free Fire is associated with increased academic procrastination. Therefore, parental supervision, teacher guidance, and restrictions on gaming time are necessary to prevent online gaming activities from interfering with students’ academic responsibilities.
ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM SELASA LITERASI TERHADAP MINAT BACA SISWA SDN PANDEANLAMPER 05 SEMARANG Rika Yunita, Ulfah; Endah Handayani, Diana; Kartinah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.44250

Abstract

Rendahnya minat baca siswa Indonesia tercermin dalam hasil Progress in International Reading Literacy Study (PIRLS 2021), yang menempatkan Indonesia di peringkat ke-49 dari 57 negara, dan Programme for International Student Assessment (PISA 2022), yang menempatkan Indonesia di peringkat ke-60 dari 61 negara. Kondisi ini mendorong SDN Pandeanlamper 05 Semarang untuk mengembangkan Program Literasi Selasa sebagai inovasi dalam Gerakan Literasi Sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Literasi Selasa terhadap minat baca siswa dan mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan dilakukan pada bulan Januari tahun ajaran 2025/2026 dengan subjek siswa dan guru kelas III dan IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan kuesioner, diuji dengan teknik triangulasi, dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program berjalan dengan baik dengan persentase rata-rata 73% (kategori baik), memberikan dampak positif pada minat baca siswa dengan rata-rata 56% (kategori cukup), di mana siswa kelas empat menunjukkan minat baca yang lebih tinggi (57%) dibandingkan siswa kelas tiga (54%). Faktor pendukung meliputi konsistensi implementasi, peran aktif guru, ketersediaan fasilitas literasi, dan dukungan dari kepala sekolah, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan koleksi buku, heterogenitas kemampuan membaca, kurangnya dukungan keluarga, dan persaingan dengan media digital. Disarankan agar sekolah memperkuat fasilitas literasi dengan secara teratur menambah koleksi buku, guru meningkatkan kreativitas dalam kegiatan literasi, siswa membiasakan diri membaca secara teratur, dan peneliti lebih lanjut memperluas studi tentang implementasi Gerakan Literasi Sekolah di semua tingkatan kelas.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA MATERI PENYAJIAN DATA KELAS III SDN PANDEANLAMPER 05 SEMARANG Widiyatno, Harris; Diana Endah Handayani; Kartinah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45363

Abstract

This study examines students’ learning difficulties in solving mathematical word problems on data presentation material in Grade III at SDN Pandeanlamper 05 Semarang. The problem underlying this research is that many students still experience difficulties in understanding concepts, interpreting questions, and applying appropriate problem-solving strategies. The purpose of this study is to describe the types of learning difficulties experienced by students and to identify the factors that influence these difficulties. This research employed a qualitative approach with a case study method. Data were collected through tests, interviews, questionnaires, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques with triangulation to ensure validity. The results show that students experience difficulties in several aspects, including understanding problem statements, determining problem-solving strategies, performing calculations, and rechecking answers. These difficulties are influenced by internal factors such as low learning motivation and limited conceptual understanding, as well as external factors such as teaching methods and limited use of learning media. The findings imply that teachers need to apply more varied instructional strategies and provide concrete learning media to help students better understand mathematical concepts and improve their problem-solving skills.
Pengembangan Media Pembelajaran Permainan Uno Card pada IPAS Materi Rangka, Sendi, dan Otot Untuk Siswa Kelas VI Sekolah Dasar: (Development of Uno Card Game Learning Media for Science and Social Studies (IPAS) on Skeleton, Joints, and Muscles for Grade VI Elementary School Students) Fara, Amalia; Filia Prima Artharina; Diana Endah Handayani
BIODIK Vol. 12 No. 02 (2026): June 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/cz5psc90

Abstract

The Merdeka Curriculum emphasizes student-centered learning; however, Natural and Social Sciences (IPAS) topics regarding the skeletal system, joints, and muscles often pose a challenge for students due to their complexity, requiring strong conceptual understanding and extensive memorization. Observations at SD Negeri Panohan and SD Negeri Sambongpayak revealed that students still struggle to comprehend these materials despite the use of visual aids such as images and torsos. This research focuses on the development and validation of an Uno Card-based learning tool for sixth-grade IPAS materials. Utilizing the Research and Development (R&D) method with an ADDIE procedural design, the study evaluates the media's effectiveness in terms of feasibility and teacher-student practicality. Data collection instruments included interview guides, observation sheets, as well as expert validation questionnaires and user response scales (teachers and students). The research data indicate that the developed Uno Card media meets the "highly feasible" criteria, with media expert validation reaching an average of 97%—covering media feasibility aspects (relevance, teacher capability, ease of use, availability, and usefulness) and graphic feasibility aspects (size, design, and content). Material expert validation also fell into the "valid without revision" category with an average percentage of 95,7%, as the content was deemed aligned with IPAS learning objectives and current scientific developments. The level of practicality based on teacher responses reached 98.5% and 97.1%, while student responses were 90.43% and 90.32%, categorized as "highly practical." Furthermore, the media was considered easy to use in learning activities, with card sizes and shapes appropriate for the characteristics of elementary school students. Drawing from the analyzed data, the Uno Card game media is feasible and highly practical to be utilized as a supporting tool for learning IPAS material on the skeletal system, joints, and muscles in elementary schools. Absrtak. Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran yang berpusat pada siswa, namun materi Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) mengenai rangka, sendi, dan otot seringkali menjadi tantangan bagi siswa karena kompleksitasnya yang membutuhkan pemahaman konseptual kuat dan bersifat hafalan. Hasil observasi di SD Negeri Panohan dan SD Negeri Sambongpayak menunjukkan siswa masih kesulitan memahami materi tersebut meskipun telah menggunakan media gambar maupun torso. Tujuan utama penelitian ini untuk menghasilkan media pembelajaran permainan Uno Card pada materi rangka, sendi, dan otot serta menguji kelayakan dan kepraktisannya untuk siswa kelas VI Sekolah Dasar. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) melalui prosedur pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implementation, Evaluation). Instrumen pengumpulan data meliputi pedoman wawancara, lembar observasi, serta angket validasi ahli dan respon pengguna (guru dan siswa). Data penelitian menunjukkan bahwa media Uno Card yang dikembangkan termasuk kriteria sangat layak dengan perolehan persentase validasi ahli media mencapai rata-rata 97% dengan aspek penilaian aspek kelayakan media (relevansi, kemampuan guru, kemudahan pengguna, ketersediaan, kebermanfaatan) dan aspek kelayakan kegrafikan (ukuran, desain, dan isi media pembelajaran), serta validasi ahli materi juga masuk kategori valid tanpa revisi dengan persentase rata-rata 96% dan materi pada media uno card dinilai sesuai dengan capaian pembelajaran IPAS dan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang baru. Tingkat kepraktisan media berdasarkan respon guru mencapai 98,5% dan 97,1% dan respon siswa sebesar 90,43% dan 90,47%, dikategorikan sangat praktis, serta media ini dinilai mudah digunakan dalam kegiatan pembelajaran, ukuran dan bentuk kartu sesuai dengan karakteristik siswa SD. Dengan memperhatikan hasil tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa media permainan Uno Card layak dan sangat praktis dimanfaatkan sebagai sarana penunjang pembelajaran IPAS materi rangka, sendi, dan otot di Sekolah Dasar. Kata kunci: Uno Card, Media Pembelajaran, IPAS, Sistem Gerak, Sekolah Dasar.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS V DI SDN PALEBON 03 KOTA SEMARANG Aprellia Noor Azizah; Mei Fita Asri Untari; Diana Endah Handayani
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i3.12884

Abstract

Science and Social Studies (IPAS) learning in elementary schools often faces low student motivation due to conventional and non-interactive media. This gap highlights the need for digital-based audiovisual learning media capable of transforming abstract materials into concrete and engaging concepts. This study aimed to develop valid, practical, and effective audiovisual learning media on photosynthesis to enhance the learning motivation of fourth-grade students. The research employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model comprising Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. Expert validation results yielded an overall average score of 86.4%, categorized as highly valid. Small-group trial results indicated a practicality score of 92.5%, categorized as highly practical. Furthermore, field trials revealed a student motivation percentage of 90.6%, categorized as very high. In conclusion, the developed audiovisual media is proven valid, practical, and effective in enhancing student learning motivation in IPAS. This research implies a practical contribution for educators in adopting innovative digital learning tools. ABSTRAK Pembelajaran IPAS di sekolah dasar sering kali dihadapkan pada rendahnya motivasi belajar siswa akibat penggunaan media konvensional yang kurang interaktif. Kesenjangan ini menuntut tersedianya media audiovisual berbasis digital yang mampu menyajikan materi abstrak menjadi konkret dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media audiovisual pada materi fotosintesis yang valid, praktis, serta efektif meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil validasi oleh tiga ahli menunjukkan rata-rata persentase sebesar 86,4% dengan kriteria sangat valid. Uji kepraktisan kelas kecil memperoleh nilai 92,5% yang tergolong sangat praktis. Selanjutnya, uji coba lapangan menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa dengan capaian persentase sebesar 90,6% dalam kategori sangat tinggi. Kesimpulannya, media audiovisual yang dikembangkan terbukti valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPAS. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi nyata bagi pendidik dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi digital yang inovatif di sekolah dasar.  
Development of Math Counting Box to Improve Students’ Numeracy Skill in Phase A Tasya Putri Rahmadani; Diana Endah Handayani; Iin Purnamasari
Journal of Education Technology Vol. 9 No. 2 (2025): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v9i2.97412

Abstract

Numeracy skills among early-grade students remain relatively low, particularly in mastering the concepts of addition and subtraction. This issue is exacerbated by the lack of interactive and developmentally appropriate learning media that can provide meaningful learning experiences. This study aims to develop and evaluate the effectiveness of the Math Counting Box as a learning medium to enhance students’ numeracy skills. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which includes five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The subjects of this study were lower-grade elementary school students. Data collection involved expert validation, numeracy tests through pretest and posttest, and student response questionnaires. The instruments used included validation sheets, numeracy test items, and a Likert-scale questionnaire. Data were analyzed using a paired sample t-test to determine the effect of the media on learning outcomes. The results showed that the Math Counting Box demonstrated a high level of validity, significantly improved numeracy scores (p < 0.001), and received very positive responses from students with an average rating of 89.72%. These findings indicate that the media is effective in enhancing basic numeracy skills and can serve as an innovative solution to support mathematical thinking development at an early educational stage.
PENGEMBANGAN MEDIA KARTU PERKALIAN BERBASIS PENDEKATAN OPEN-ENDED UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PERKALIAN KELAS III SEKOLAH DASAR Nurul Choirunnisa; Joko Sulianto; Diana Endah Handayani
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i4.15346

Abstract

This study was motivated by the low understanding of multiplication concepts among third-grade elementary school students, which tends to be caused by learning processes focused on memorization and the lack of interactive media variations. This study aims to describe the current availability of multiplication learning media, analyze the procedures for developing Open-Ended approach-based Multiplication Cards, and test the effectiveness of the media in improving students' understanding of multiplication concepts. This study used the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The trial subjects consisted of 25 third-grade students at SDN Wonolopo 03 Semarang. Data were collected through interviews, questionnaires, and tests (pretest and posttest), then analyzed using qualitative descriptives, paired sample t-tests, and N-Gain tests. Validation results showed that the media was highly suitable for use based on material experts (98.03%) and media experts (96.43%). This media was also proven to be highly practical based on teacher responses (100%) and student responses (90.8%). Effectiveness testing proved that the Open-Ended-based Multiplication Card media significantly improved understanding of multiplication concepts, as indicated by a significance value of p=0.000<0.05 in the paired sample t-test and an average N-Gain score of 0.438, categorized as moderate. This success indicates that presenting various representations of multiplication operations transforms student understanding from mechanical memorization to flexible conceptual understanding. Thus, the Open-Ended approach-based Multiplication Card media is proven to be effective and worthy of being utilized as an innovative learning medium in elementary schools. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep perkalian siswa kelas III sekolah dasar yang cenderung disebabkan oleh proses pembelajaran yang berfokus pada hafalan serta minimnya variasi media interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketersediaan media pembelajaran perkalian saat ini, menganalisis prosedur pengembangan media Kartu Perkalian berbasis pendekatan Open-Ended, serta menguji keefektifan media tersebut dalam meningkatkan pemahaman konsep perkalian siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek uji coba terdiri atas 25 siswa kelas III SDN Wonolopo 03 Semarang. Data dikumpulkan melalui wawancara, angket, serta tes (pretest dan posttest), kemudian dianalisis menggunakan deskriptif kualitatif, paired sample t-test, dan uji N-Gain. Hasil validasi menunjukkan bahwa media sangat layak digunakan berdasarkan penilaian ahli materi (98,03%) dan ahli media (96,43%). Media ini juga terbukti sangat praktis dari ketercapaian respons guru (100%) dan respons siswa (90,8%). Pengujian efektivitas membuktikan bahwa media Kartu Perkalian berbasis Open-Ended berhasil meningkatkan pemahaman konsep perkalian secara signifikan yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi p=0,000<0,05 pada paired sample t-test serta skor rata-rata N-Gain sebesar 0,438 yang tergolong dalam kategori sedang. Keberhasilan ini menandakan bahwa penyajian berbagai representasi operasi perkalian mampu mentransformasi pemahaman siswa dari hafalan mekanis menuju pemahaman konseptual yang fleksibel. Dengan demikian, media Kartu Perkalian berbasis Open-Ended terbukti efektif dan layak dimanfaatkan sebagai media pembelajaran inovatif di sekolah dasar.    
Co-Authors Agil Deris Setiawan Agistina, Putri Naharin Agustini, Ferina Al Hisyam, Alfan Fahmi Amalia Aljani Ana Ariyana Anggellina, Vindy Bella Aprellia Noor Azizah Ardiyanto, S.Pd., M.Or, Asep Arfilia Wijayanti Aries Tika Damayani Armawanto, Fardika Arni Jumiati Assa Dwi Mauliana Astutik, Indah Puji Damayanti, Aries ika Davina Vina Dewi Sri Lestari Dhea Afra Teronika Dianti Widiastuti Diyah Nur Fadilah Eka Sari Setianingsih, Eka Sari Elsa Febriana Ema Oktavia Ervina Eka Subekti Estima Titi Hapsari Fadhila Cendra Irianti Fadhilah, Tri Nur Fadilah, Diyah Nur Fadzilah, Feni Fajar Cahyadi Fara, Amalia Febri Bayuaji Ferina Agustini Fika Dwi Maratusolekhah Fike Fitri Febriyanti Filia Prima Artharina Fillia Prima Atharina Fine Reffiane Fine Reffiane . . Fitriana, Wiwit Fitrianti, Ikta Frida Ashofa Hanim Muchotun Hapsari, Estima Titi Hendra Gunawan Henry Januar Saputra Henry Januar Saputra Henry Januar Saputra, Henry Januar Ibnu Fatkurroyana Iin Purnamasari Iin Purnamasari Ikha Listyarini Ikha Listyarini Intan Mustika Dewi Intan Rahmawati Intan Rahmawati Joko Sulianto . . Kartinah Kasiyanti, Kasiyanti Khoirunnisa, Elvina Khusnul Fajriyah Khusnul Fajriyah Kiswoyo, Kiswoyo Kurnia Janatul Ma’wa LAILATUNNISFI LAILATUNNISFI Lisabila, Aqida Suashthiva Lulut Sugiarti Luthviyani, Irma Ristantina M. Anas Dzakiy Maratusolekhah, Fika Dwi Mei Fita Asri Untari Mei Sulistyoningsih Melani, Diyan Miftahul Khasanah Millaty Azka Makhsyari Mira Azizah Miranti Hartuti Mudzanatun Mudzanatun Muhamad Habib Syukron Hidayat Muhammad Aldi Febri Hernanda Muhammad Rizky Ramadhan Najma Nanda Danty Kumalasari Negari, Anita Siwi Niken Sekar Purwaningtyas Nofa, Alfina Laila Nurpiana, Lupi Nurul Choirunnisa Nurul Dian Pertiwi Pambudi, Sigit Permatasari, Zuliana Prasena Arisyanto Qoriati Mushafanah R, Ibnu Fatkhu Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahayu, Adelia Rizki Rahmat Rais Rahmat Rais, Rahmat Rasiman Rasiman Rasiman Rasiman Ratnasari, Dwi Handayani Renggani, Septina Ayu Reni Rakhmawati Retnawati, Yayuk Retno Nilawati Rifqi Atussilmi Rika Yunita, Ulfah Rofian, Ari Widyaningrum, Rofian, Sabila, Arneta Salma Sadewa, Wahyu Sari Khusnul Khuluq Sari, Ayu Rifenda Sari, Elsa Safitri Puspita Sasa Rofi Ramadani Setia W, M.Yusuf Sholehah, Siti Hidayatus Sigit Pambudi Sigit Ristanto Singgih Adhi Prasetya Singgih Adhi Prasetyo, Singgih Siti Hidayatus Sholehah Siti Maesaroh Siti Nurjanah Sulistyowati Sulistyowati Sunan Baedowi Sundari, Riris Setyo Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno x YP Suyitno YP Swara, Arul Mega Tasya Putri Rahmadani Tri Nur Fadhilah Tutut Triyani Veryliana Purnamasari Warsiti Warsiti Wawan Kurniawan Wawan Kurniawan Wawan Kurniawan Wawan Priyanto, Wawan Wening Palupi, Dinar Ayu Widiyatno, Harris Wulansari, Lya Amanda Yantaviyani, Fina Yayuk Retnawati Yuliyanti, Nisrina Arum Yumniya, Alfa Zakiyah, Dina Malikhatuz