p-Index From 2021 - 2026
5.369
P-Index
This Author published in this journals
All Journal LITE: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Jurnal Studi Agama dan Masyarakat Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan AL-MAIYYAH Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Kamaya: Jurnal Ilmu Agama TAZKIR: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Ta`Limuna : Jurnal Pendidikan Islam AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Auladuna : Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-MAIYYAH : Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Muaddib: Islamic Education Journal Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Aksioma Ad Diniyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Jurnal Media Informatika Al-Kawakib Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Al-Iftah: Journal of Islamic studies and society Innovative: Journal Of Social Science Research AL ULYA: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan International Journal of Education, Culture, and Society International Journal of Humanities, Education, and Social Sciences Dialektika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Eduprof Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory
Claim Missing Document
Check
Articles

PAI Learning Media Based on Dayak Local Wisdom and Ecotheology in Health Vocational Schools Ikhwansyah, Muhammadi Fuad; Normuslim, Normuslim; Hamdanah, Hamdanah
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v6i2.1668

Abstract

This study develops Islamic Religious Education (IRE) learning media based on Dayak local wisdom and eco-theology to strengthen ecological awareness at the Muhammadiyah Health Vocational School in Palangka Raya. The research employs a modified Borg & Gall R&D model through six stages, including preliminary study, planning, product development, testing, revision, and field implementation. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation, and analyzed using qualitative and quantitative methods. Findings show the media is highly feasible, with expert validation scoring 91% for material and 88% for media design. Student responses (85%) confirmed its effectiveness in linking Islamic teachings with Dayak values—Tatadanya, Huma Betang, and Pantang Larang—in fostering environmental responsibility. Moreover, ecological awareness among students increased by 27% after implementation. The integration of Islamic eco-theology and Dayak cultural wisdom not only enhanced students’ conceptual understanding but also supported the internalization of ecological values in cognitive, affective, and psychomotor domains. This study contributes to the development of IRE media by demonstrating the value of integrating religion, local culture, and environmental education for character building and sustainability.
Trends and Developments in Religious Psychology Research Methods: A Bibliometric Study of SCOPUS Publications (2015–2025) Hamdi, Hamdi; Hamdanah, Hamdanah; Hartati , Zainap; Huda, Ali Anhar Syi’bul
Al Ulya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 2 (2025): Al Ulya: Jurnal Pendidikan Islam (Oktober)
Publisher : Fakultas Tarbiyah - Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/alulya.v10i2.4945

Abstract

This study is motivated by the growing need for a systematic examination of research methods in the psychology of religion, a field still largely dominated by quantitative approaches and lacking integration of qualitative and interdisciplinary perspectives. As research paradigms shift toward more contextual and phenomenological orientations, a comprehensive mapping of methodological trends has become essential. The purpose of this study is to analyze the trends, sources, and themes of scientific publications on research methods in the psychology of religion during the 2015–2025 period and to provide recommendations for future methodological development. Using a quantitative bibliometric approach, 160 publications were collected from the Scopus database and analyzed with Publish or Perish, VOSviewer, and Microsoft Word through a descriptive qualitative lens. The findings reveal a significant increase in publication volume, peaking in 2025, although only 44.4% directly address the core topic of psychology of religion. Most publications (93.1%) appeared in academic journals, indicating the dominance of digital dissemination in scientific communication. Analysis of active contributors identified five researchers from different countries, reflecting the field’s global and interdisciplinary nature. The keyword “religion” appeared most frequently, whereas “qualitative study” remained peripheral and insufficiently integrated into the main discourse. The study highlights the need to strengthen qualitative approaches within the psychology of religion to deepen understanding of subjective experience, personal meaning, and spiritual dimensions more holistically.
Kepemimpinan Pendidikan Islam Perspektif Suku Fatmah, Fatmah; Hamdanah, Hamdanah; Fahmi, Noor
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai agama dan budaya Islam. Konsep kepemimpinan dalam Islam memiliki landasan yang kuat dalam ajaran agama dan praktek sejarah Nabi Muhammad SAW sebagai utusan Allah dan pemimpin umat Islam. Pendidikan dalam Islam memiliki kedudukan yang sangat tinggi dan dianggap sebagai salah satu aspek penting dalam kehidupan umat Muslim. Konsep pendidikan dalam Islam tidak hanya terbatas pada akuisisi pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga mencakup pembentukan karakter, moralitas, dan spiritualitas individu. Melalui pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika kepemimpinan pendidikan Islam dari perspektif suku, diharapkan akan tercipta upaya kolaboratif antara para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat suku, untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam dan memperkuat identitas serta keberlanjutan budaya suku di Indonesia.
Multikulturalisme: Memahami Keanekaragaman Dalam Masyarakat Global Dalam Perspektif Islam Melati, Melati; Hamdanah, Hamdanah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10660

Abstract

Artikel ini membahas konsep multikulturalisme dalam konteks globalisasi, dengan fokus pada pengertian, tujuan, perspektif Islam, dan implikasinya. Globalisasi mempercepat pertukaran budaya di seluruh dunia, yang memunculkan tantangan dan peluang bagi keragaman budaya. Multikulturalisme menganjurkan pengakuan, penghargaan, dan penerimaan terhadap keberagaman budaya dalam masyarakat. Dalam Islam, multikulturalisme dipandang sebagai bagian dari rancangan Allah yang menegaskan persatuan asal manusia dan nilai-nilai toleransi. Pemahaman mendalam tentang multikulturalisme dan perspektif Islam memungkinkan pembangunan masyarakat inklusif dan harmonis. Implikasi multikulturalisme mencakup penguatan identitas masyarakat, peningkatan pemahaman antarbudaya, dan tantangan terhadap struktur kekuasaan yang dominan. Pendekatan kritis diperlukan untuk memastikan inklusi sosial yang berkelanjutan. Analisis pandangan para ahli seperti Amartya Sen, Bhikhu Parekh, dan Stuart Hall memberikan wawasan penting dalam memahami dan mewujudkan multikulturalisme yang progresif. Dengan memperkuat pemahaman tentang multikulturalisme dan nilai-nilai Islam, diharapkan masyarakat dapat menjadi inklusif, beradab, dan berkelanjutan.
Contextual Islamic Religious Education at the Primary School Level: Integrating the Banjar Life Philosophy into the IRE Curriculum Muttaqo, Moh. Ali; Normuslim, Normuslim; Hamdanah, Hamdanah
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v10i2.9802

Abstract

Background: Islamic Religious Education (IRE) at the Primary School Level in multicultural societies such as Indonesia must evolve to remain relevant and impactful. One way to achieve this is by contextualizing IRE at the Primary School Level by integrating local cultural values. This study explores how the philosophical values of the Banjar ethnic group—such as baiman (faith), batakwa (piety), and basusila (morality)—can be effectively integrated into the IRE at the Primary School Level curriculum to enhance students' moral and character development. Aim: The objective is to identify and analyze strategies for embedding these local values into religious education while evaluating their influence on learners' moral behavior. Method: A qualitative descriptive approach was employed, utilizing thematic analysis and library research as the primary methods. Data were collected through document analysis, literature review, and secondary reports involving educational institutions in South Kalimantan. Result and Discussions: The findings show that integrating Banjar cultural values—such as cooperation (gotong-royong) and mutual respect—into IRE at the Primary School Level not only enhances the contextual relevance of the curriculum but also reinforces students' religious identity and social awareness. Results indicate that 75% of students better understood Islamic values when taught through culturally familiar practices. In comparison, 80% of respondents acknowledged a positive transformation in their character and discipline through contextual religious instruction. Discussion revealed that such integration supports a holistic educational approach, linking cultural identity with moral development. It also addresses gaps in conventional curricula by offering inclusive, place-based learning models. In conclusion, this study affirms the significant role of local wisdom in shaping ethical and religious values in education. It recommends systematic curriculum development, teacher training, and community collaboration to sustain culturally responsive IRE at the Primary School Level. Integrating Banjar values into religious instruction fosters academic understanding, stronger moral integrity, and cultural rootedness among students.
Penggunaan Quizizz Dalam Evaluasi Pembelajaran Akhlak Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Santri Taman Pendidikan Al-Qur’an Al-Falah Bera Kabupaten Soppeng Iswandi, Khayrul; Saleh, Muh.; Buhaerah, Buhaerah; Said, Hamdanah; Amin, Sitti Jamilah
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 7 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i7.8193

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan quizizz sebagai alat digital dalam evaluasi pembelajaran akhlak untuk meningkatkan motivasi belajar santri di TPA Al-Falah Bera, Kabupaten Soppeng. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis: 1) Penggunaan media quizizz dalam evaluasi pembelajaran akhlak di TPA Al-Falah Bera Kabupaten Soppeng, 2) Motivasi belajar santri pada saat menggunakan media quizizz dalam evaluasi pembelajaran akhlak di TPA Al-Falah Bera Kabupaten Soppeng, dan 3) Apakah terdapat peningkatan yang signifikan dalam motivasi belajar santri TPA Al-Falah Bera, Kabupaten Soppeng antara sebelum dan sesudah penggunaan quizizz dalam evaluasi pembelajaran akhlak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen tipe one group pretest-posttest. Instrumen yang digunakan adalah angket skala likert untuk mengukur motivasi belajar santri sebelum dan sesudah penerapan quizizz. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang dan teknik penarikan sampel yang digunakan adalah total sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan motivasi belajar setelah menggunakan quizizz dalam evaluasi pembelajaran akhlak. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil analisis yang menununjukkan bahwa ttabel lebih kecil dengan thitung, maka H1 diterima yaitu (0,000<0,05). Dengan demikian, temuan ini terbukti bahwa quizizz efektif dalam meningkatkan motivasi belajar santri TPA Al-Falah Bera Kabupaten Soppeng. Implikasi dari penelitian ini adalah, pendidik di lingkungan pendidikan nonformal seperti TPA disarankan untuk mengadopsi media evaluasi digital yang inovatif guna mendorong motivasi dan partisipasi belajar santri.
Penerapan Pembelajaran Iqra’ pada Anak Berkebutuhan Khusus Studi Kasus di SLBN 2 Palangka Raya Wahyudi, Wahyudi; Hamdanah, Hamdanah; Saiful Lutfi
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v4i3.4774

Abstract

Religious education, especially the learning of the Qur'an, is one of the most important elements. The Qur'an as a guide to life and a source of knowledge, as the first means or tool of learning that needs to be understood and read. So, it is necessary to learn smoothly. Teaching the Qur'an to children with special needs, especially the disabled, is certainly adjusted and cannot be equated with teaching the Qur'an to other normal children because they have limitations in reading the Qur'an. This study aims to describe how the process or form of learning Iqra' is applied practically to students, to form students to be more accustomed to memorizing, mentioning and knowing the recitations of the Qur'an, as well as identifying various obstacles faced during the process and solutions used by educators to overcome them. This study applies a qualitative approach with the type of case study, where data is obtained through observation, interview, and documentation techniques. The results of the study show that, (1) the learning process or application of Iqra' includes setting goals, such as ensuring that students can read the Qur'an correctly pronounced, memorize hijaiyah letters, and memorize daily prayers. Determine the content of the learning material, which in this case includes learning using the Iqra' book which is compiled into several volumes. The teacher determines the strategies and methods used in Iqra' learning as well as the assessment of reading ability by evaluation. (2) Knowing the obstacles and their solutions, including internal and external factors.
Reform and Innovation in Islamic Boarding School Education Management: Standardization of Madrasah Diniyah Salafiyah Hamdanah, Hamdanah
JURNAL AL-TANZIM Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v8i2.7297

Abstract

This research focuses on analyzing and understanding the process of reform and innovation in the management of Islamic boarding school education, emphasizing the standardization of Madrasah Diniyah Salafiyah. This study aims to identify challenges, strategies, and impacts of reform and innovation in the context of Islamic boarding school education management by examining the implementation of standardization of Madrasah Diniyah Salafiyah. This research method uses a qualitative approach with a case study in the Madrasah Diniyah Salafiyah Islamic Boarding School. Data were collected through participatory observation, interviews with teachers and students, and analysis of curriculum and learning achievement documents. The analysis used descriptive and thematic approaches to identify patterns in implementing curriculum innovations and their impact on student achievement. The results showed that curriculum innovation has positively improved student achievement and skills. However, several challenges still need to be addressed, such as gaps in the understanding of teachers and students regarding these innovations. The implications of this research highlight the importance of continuity of education reform and management innovation in increasing pesantren's relevance, effectiveness, and competitiveness in producing qualified graduates who can compete in the global era.
KOMPETENSI GURU DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN HAFALAN QUR’AN PADA PEMBELAJARAN QUR’AN HADIS PESERTA DIDIK MAN 2 PAREPARE Arief, Muhammad; Saleh, Muhammad; Amin, Sitti Jamilah; Hamdanah, Hamdanah; Saepudin, Saepudin
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.27924

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kompetensi guru terhadap kemampuan hafalan Al-Qur'an siswa di MAN 2 Parepare, khususnya dalam pembelajaran Qur'an Hadis, dan bagaimana kompetensi tersebut dapat meningkatkan efektivitas proses pembelajaran serta membentuk sikap, nilai, dan motivasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi lapangan yang berfokus pada siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare. Metode ini memungkinkan peneliti untuk mengumpulkan data secara mendalam melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang berkaitan dengan pengaruh kompetensi guru terhadap kemampuan hafalan Al-Qur'an siswa. Pendekatan ini memfasilitasi pemahaman yang lebih baik tentang dinamika pembelajaran di lingkungan nyata dan bagaimana kompetensi guru mempengaruhi proses dan hasil pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi guru, khususnya dalam aspek pedagogik, berpengaruh signifikan terhadap kemampuan hafalan Al-Qur'an siswa di MAN 2 Parepare. Penggunaan metode pembelajaran yang kreatif dan integrasi teknologi dalam proses belajar mengajar terbukti meningkatkan hasil belajar siswa. Selain itu, kemampuan komunikasi guru juga memainkan peran penting dalam membentuk sikap, nilai, dan motivasi siswa. Dengan demikian, pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan menyenangkan, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di masa depan.
Islamic Values in Mathematics Education: A Bibliometric Analysis with Emphasis on Educational Management Trends Hamdanah, Hamdanah; Crismono, Prima Cristi; Yakoh, Mahnawawe
JURNAL AL-TANZIM Vol 9, No 4 (2025)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v9i4.12163

Abstract

This study aims to analyze the integration of Islamic values in mathematics education through a bibliometric approach, with a focus on trends in educational management. The background of this research lies in the growing attention to value education within the context of holistic education, alongside the lack of systematic mapping regarding the relationship among the concepts of "Islamic", "Mathematics", and "Education." Utilizing VOSviewer software, bibliographic data from scientific publications over the past ten years were analyzed to identify keyword networks, thematic trends, and the intensity of author contributions. The visualization results indicate that mathematics education serves as a central node, closely connected to Islamic values, student-centered learning, and blended learning, signaling a strong integration of spiritual values with modern learning approaches. Moreover, the linkages with STEM and science education demonstrate that Islamic value-based education is highly compatible with the direction of globalized education. The heatmap visualization also reveals authors' contributions to key themes, showing a balanced tendency between specialization and generalization. This study concludes that the development of holistic mathematics education management must integrate cognitive, affective, and spiritual aspects cohesively, while promoting contextual, adaptive, and value-based policies and curricula.