p-Index From 2021 - 2026
5.369
P-Index
This Author published in this journals
All Journal LITE: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Jurnal Studi Agama dan Masyarakat Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan AL-MAIYYAH Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Kamaya: Jurnal Ilmu Agama TAZKIR: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Ta`Limuna : Jurnal Pendidikan Islam AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Auladuna : Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-MAIYYAH : Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Muaddib: Islamic Education Journal Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Aksioma Ad Diniyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Jurnal Media Informatika Al-Kawakib Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Al-Iftah: Journal of Islamic studies and society Innovative: Journal Of Social Science Research AL ULYA: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan International Journal of Education, Culture, and Society International Journal of Humanities, Education, and Social Sciences Dialektika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Eduprof Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory
Claim Missing Document
Check
Articles

Development of Students' Religious Character Through Intimate Friendship Husniah, Laila; Hamdanah, Hamdanah; Surawan, Surawan
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v8i2.4052

Abstract

Intimate friendship can have a significant impact on a person's religious character, both positively and negatively, depending on the dynamics of the relationship. Therefore, this study aims to determine the development of students' religious character through intimate friendship. The method used is qualitative with 10 students in grade XI, namely 5 students of BRL 1 and 5 students of XI BRL 2, using a phenomenological approach. Data collection was carried out through observation, interviews, and documentation. The results of the observation show the development of students' religious character through intimate friendship, that close friendship and mutual trust between students can play a role in helping the development of their religious character. Friends who support each other in terms of religious values ​​will help shape students' personalities to be better in terms of religion. The results of the study show that the development of students' religious character through intimate friendship at SMKN 2 Palangka Raya can be encouraged through intimate friendship. In the school environment, close friendship between students not only strengthens social ties, but also influences the formation of religious character. In addition, through close friendships, students feel more comfortable and confident in expressing their feelings, be it happiness, anxiety, or challenges faced in everyday life. In this supportive environment, they can more freely discuss various issues, including moral dilemmas, religious understanding, or even challenges in practicing Islamic values ​​in real life. Through open discussions and sharing experiences, students not only gain new perspectives, but also feel supported in their spiritual journey. For example, when a student has difficulty maintaining consistency in worship, his close friends can provide motivation or reminders in a more personal and empathetic way.
Teachers' Ability in Building Students' Learning Readiness in Madrasah Hartati, Zainap; Hamdanah, Hamdanah; Wahdarohmah, Nabila Khairunnisa
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v6i2.280

Abstract

As a teacher today has various challenges that are not easy, in addition to facing various administrative demands, teachers also face challenges from students who have diverse characteristics, one of which is technological advances. For this reason, the aim of this research is how teachers can develop students' learning readiness at MAN Kotawaringin Timur. This research offers that religion teachers need to have various abilities in order to build student readiness, considering the condition of students when they tend to have low motivation and interest. The purpose of the study is how the teacher's ability to build student learning readiness at MAN Kotawaringin Timur. This research uses quantitative with a descriptive approach and data collection techniques using observation, interviews, documentation and surveys, then to validate the data researchers use source triangulation techniques and techniques while data analysis uses percentages, data reduction and conclusions. The results of this research show that the ability of Al-Qur'an Hadith teachers is considered very good (86.39). This is because in opening lessons the teacher is able to create the right conditions so that students can focus on learning, the teacher also actively provides responses or reinforcement to students, besides that the teacher also explains the material systematically so that it is easily understood by students and the teacher also uses various variations in explaining the subject matter as well as the ability to manage the class, the process of guiding students well. While the ability of Fiqh teachers in building students' learning readiness is considered very good (85.83), this is because teachers are able to apply good lesson opening skills, questioning skills and reinforcement skills so as to increase student participation and interest in learning, explaining skills and organizing skills and individual learning skills as a way of building student learning readiness. This is because teachers have applied basic teaching skills as an ability to build students' learning readiness. In addition, teachers are able to apply lesson opening skills, questioning skills, reinforcement skills, explaining skills, variety skills and individual learning skills as a way to build student learning readiness.  The results of this study can provide implications for schools and teachers as a reference to improve optimal student learning outcomes.
Pengaruh Intimate Friendship Dan Self Disclosure Terhadap Kepercayaan Diri Mahasiswa Pai Angkatan 2023 FTIK IAIN Palangka Raya Nadia, Nafa; Hamdanah, Hamdanah; Supriadi, Gito
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Media Informatika Edisi September - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara intimate friendship dan self disclosure terhadap kepercayaan diri mahasiswa IAIN Palangkaraya angkatan tahun 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini  menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi pada penelitian ini seluruh mahasiswa Pendidikan agama islam Angkatan 2023. Teknik sampel yang digunakan penelitian menggunakan teknik sampling jenuh atau sensus dimana semua anggota populasi dijadikan sebagai sampel yakni 133 mahasiswa. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara intimate friendship dan self disclosure terhadap kepercayaan diri mahasiswa karena keduanya tidak saling mempengaruhi dalam upaya meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa dari hasil uji hipotesis terdapat nilai signifikan 0,127 dengan kriteria niali sig > 0,05 hal tersebut menunjukkan bahwa Ha ditolak dan H0 diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh intimate friendship dan self disclosure terhadap kepercayaan diri mahasiswa Pendidikan agama islam Angkatan 2023 fakultas tarbiyah dan ilmu keguruan IAIN Palangka Raya.
Kegiatan Ekstrakurikuler Keagamaan Sebagai Media Membangun Kepercayaan Diri Siswa Kelas Vii Di Mts Nurul Zholam Kabupaten Seruyan: Pemikiran Imam Al-Ghazali dalam Kilas Sejarah: Analisis Bibliometrik dalam Kontribusinya terhadap Pendidikan Jainudin, Jainudin; Hamdanah, Hamdanah; Hidayati, Sri
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i2.4959

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk memberikan rekomendasi penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan kilas balik pemikiran Imam Al-Ghazali melalui analisis bibliometrik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan analisisbibliometrik. Sumber data dari google scholar, aplikasi publish or perish (PoP) dengan 100 artikel sebagai sampel dengan kata kunci pemikiran Imam Al-Ghazali rentang waktu publikasi tahun 2020-2024 menghasilkan 100 artikel yang dianalisis menggunakan aplikasi VOSViewer versi 1.6.20. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan penelusuran melalui database google scholar (rentang waktu penelusuran 2020-2024) Perkembangan publikasi mengalami peningkatan secara bertahap, namun mengalami penurunan di tahun 2020,2021, dan 2024. Perkembangan penelitian tentang pemikiran Imam Al-Ghazali paling banyak terjadi pada tahun 2023 yaitu sebanyak 26 Publikasi, dan mengalami penurunan di tahun 2021 hanya 12 publikasi yang relevan dengan topik pemikiran Imam Al-Ghzali.  Penelitian tersebut terdapat produktifitas peneliti yang mengkaji topik pemikiran Imam Al-Ghazali terdiri atas 6 yaitu Janwari, Jubaidah, Putri, yasin, Faizin, dan Padhil. Kemudian, berdasakan hasil analisis network, overlay, dan density vizualitation, secara umum penelitian sebelumnya hanya fokus meneliti pemikiran Imam Al-Ghazali secara luas, namun belum mengaitkan pemikiran Imam Al-Ghazali dengan character education, study, thought, dan perspektive. Sehingga temuan tersebut sangat direkomendasikan bagi peneliti selanjutnya.
Inclusive Education Based on Humanistic Learning: Teachers' Innovation Ability in Learning at SMAN 4 Palangka Raya Rahmawati, Lilis; Hamdanah, Hamdanah; Surawan, Surawan
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v10i2.9655

Abstract

Background: Teacher innovation and the implementation of humanistic learning in inclusive schools are important to ensure the creation of learning that respects diversity and meets the individual needs of all learners. Aim: This study aims to analyze PAI teachers' innovations in implementing inclusive education based on humanistic learning to improve the quality of inclusive and learner-centered learning. Method: This study used descriptive qualitative research with data collection techniques in the form of interviews. Results and Dıscussion: The results of this study indicated that PAI teachers' innovation is running well (89.78%) in inclusive education because PAI teachers are able to design and implement innovative learning strategies, including curriculum adaptation, use of relevant learning media, and approaches that pay attention to the special needs of inclusive learners, while humanistic-based learning is running very well (91.36%) in inclusive education because PAI teachers have successfully implemented humanistic learning principles, such as humanizing learners. This is illustrated in the learning process when conducting direct observation in the classroom and in the school environment that every teacher pays attention to every learner's needs. This successful implementation reflects the commitment of PAI teachers in encouraging the creation of a learning atmosphere that is full of empathy, respect for diversity, and supports the holistic development of learners, both in academic and non-academic aspects. These results are evidence that innovation and humanistic approaches are very relevant to support quality inclusive education.
Nilai Religius Pada Media Sosial Madrasah Aliyah Negeri Kotawaringin Barat Umam, Nurul; Hamdanah, Hamdanah; Lutfi, Saiful
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jkip.v4i1.621

Abstract

Era digital seperti sekarang ini, media sosial memiliki peran penting dalam penguatan nilai-nilai religious di kalangan pelajar. Karenanya penelitian ini penting untuk mengetahui bagaimana nilai-nilai religius, khususnya yang berkaitan dengan ibadah puasa, disampaikan dan disebarluaskan melalui media sosial resmi dalam platform istagram Madrasah Aliyah Negeri Kotawaringin Barat yang platform Instagram bernama mankobar. official. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan, yang digali datanya menggunakan Teknik observasi yang dilakukan secara langsung terhadap akun instagram madrasahnya selama bulan Ramadan 1446 H/2025 M. Hasil apenelitian didapatkan bahwa konten-konten yang diunggah, seperti ajakan memanfaatkan berpuasa, tampilan ayat Al-Quran dan hadis, serta dokumentasi kegiatan keagamaan seperti Pesantren Kilat, buka Bersama dan kajian keislaman selama puasa, dirasakan oleh siswa memberikan kontribusi positif terhadap semangat religius mereka. Keterlibatan aktif pihak madrasah, khususnya kepala madrasah sebagai top leader dan wakil kepala madrasah bidang Hubungan Masyarakat adalah orang penting yang berperan menyajikan pesan-pesan islami secara menarik yang dapat menggugah siswa dalam menontonnya   In today's digital era, social media plays an important role in strengthening religious values among students. Therefore, this research is essential to understand how religious values, particularly those related to the practice of fasting, are conveyed and disseminated through the official social media of Madrasah Aliyah Negeri Kotawaringin Barat, specifically via its Instagram platform under the handle mankobar.official. This study employs a qualitative approach with a field research design, collecting data through direct observation of the madrasah’s Instagram account during the month of Ramadan 1446 H / 2025 AD. The research findings indicate that the uploaded content—such as invitations to make the most of fasting, verses from the Qur'an and hadith, as well as documentation of religious activities like talk shows, Pesantren Kilat (intensive religious camp), distribution of takjil to the community, communal iftar, and Islamic studies during the fasting period—has positively contributed to students’ religious enthusiasm. The active involvement of the school, particularly the head of the madrasah as the top leader and the vice principal of public relations, plays a significant role in presenting Islamic messages in an engaging way that captures students’ interest.
PERANAN METODE BERCERITA TERHADAP EFEKTIVITAS PENANAMAN NILAI KEAGAMAAN ANAK Hamdanah, Hamdanah; Baharan, Andi Khaerul
Dialektika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 1 (2022): Dialektika : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/dialektika.v1i1.1974

Abstract

Setiap anak pasti mengalami berbagai tahapan pada perkembangan dalam hidupnya, dari beberapa macam perkembangan salah satunya adalah aspek perkembangan nilai agama dan moral. Modernisasi zaman, berdampak pada menurunnya kesadaran tentang pentingnya nilai keagamaan bagi anak. Sehingga, untuk menanamkan nilai keagamaan itu sendiri perlu dilakukan pembiasaan sejak dini. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui bagaimana pendidik mengimplementasikan peranan metode bercerita terhadap efektivitas penanaman nilai agama pada . Implementasi metode bercerita terhadap penanaman nilai keagamaan anak berdasar dari fakta yang ada di lapangan terkait dengan kondisi anak di masa ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif proses pelaksanaan metode bercerita dalam meningkatkan nilai-nilai agama pada anak, dan untuk mengetahui seberapa besar hasil peningkatan pengembangan nilai keagamaan anak. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode penelitian dengan tehnik triangulasi yakni pendekatan ke guru dan pengamatan di lapangan. Hasil penelitian ini, bahwa dalam upaya penerapan metode bercerita ini bisa menggunakan berbagai jenis media semacam boneka, ilustrasi gambar, atau media yang lain agar menarik minat anak tersendiri. Proses pelaksanaan metode bercerita dilakukan dalam kegiatan pembelajaran dan pembiasaan. Setelah dilakukan metode dan disertai upaya-upaya yang sesuai maka akan dapat dilakukan peninjauan lebih lanjut terkait seberapa besar presentase keberhasilan yang dicapai.
Implikasi Media Sosial terhadap Nilai Religius Siswa MAN Kotawaringin Barat Umam, Nurul; Hamdanah, Hamdanah; Lutfi, Saiful
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i2.1794

Abstract

Social media is a medium that provides convenience in communication and even interaction without being limited by space and time. Everyone who uses a smartphone has social media installed for their communication access. This communication is needed for interpersonal or intergroup. This is to support mobile activities. The purpose of this study is to determine the implications of social media on the religious values ​​of students at MAN Kotawaringin Barat. This study uses a descriptive qualitative method with a snowball sampling technique which is a type of research that starts with a small sample then develops into a large one until the researcher digs up data with participant observation techniques, in-depth interviews, and documentation. The object of this study is the implications of MAN Kotawaringin Barat social media on students' religious values ​​and the subjects of this study were 31 class XI IPS 1 students with the criteria of actively visiting MAN Kotawaringin Barat social media. The results of this study indicate that the social media of MAN Kotawaringin Barat is still actively used to upload current information and various school activities, but no influence of religious values from the social media of MAN Kotawaringin Barat was found.
INTEGRASI PAI DENGAN NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA: KIAT-KIAT MEREGENERASI POLA BERPIKIR UNTUK MEMBANGUN IDIEALITAS PEMAHAMAN KEBERAGAMAAN DALAM DUNIA PENDIDIKAN Ahmad Ramadhan, Sayid; Hamdanah, Hamdanah; Normuslim, Normuslim
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v4i8.3214

Abstract

The purpose of this study is to explore strategic approaches for regenerating students' patterns of thinking through the integration of Islamic Religious Education (PAI) with the values of religious moderation, in order to build an ideal understanding of religious life within the educational context. A literature review was used as the research method, and the findings are presented descriptively. The results indicate that there are three strategies teachers can implement to regenerate students' ways of thinking teachers must demonstrate a moderate attitude when delivering and explaining PAI content, teachers can relate PAI material to relevant local wisdom that reflects the values of religious moderation, and teachers must encourage students to identify, examine, and analyze various interpretations within the context of Islamic law (shari’ah) found in the PAI curriculum.
Penggunaan Quizizz Dalam Evaluasi Pembelajaran Akhlak Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Santri Taman Pendidikan Al-Qur’an Al-Falah Bera Kabupaten Soppeng Iswandi, Khayrul; Saleh, Muh.; Buhaerah, Buhaerah; Said, Hamdanah; Amin, Sitti Jamilah
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 7 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i7.8193

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan quizizz sebagai alat digital dalam evaluasi pembelajaran akhlak untuk meningkatkan motivasi belajar santri di TPA Al-Falah Bera, Kabupaten Soppeng. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis: 1) Penggunaan media quizizz dalam evaluasi pembelajaran akhlak di TPA Al-Falah Bera Kabupaten Soppeng, 2) Motivasi belajar santri pada saat menggunakan media quizizz dalam evaluasi pembelajaran akhlak di TPA Al-Falah Bera Kabupaten Soppeng, dan 3) Apakah terdapat peningkatan yang signifikan dalam motivasi belajar santri TPA Al-Falah Bera, Kabupaten Soppeng antara sebelum dan sesudah penggunaan quizizz dalam evaluasi pembelajaran akhlak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen tipe one group pretest-posttest. Instrumen yang digunakan adalah angket skala likert untuk mengukur motivasi belajar santri sebelum dan sesudah penerapan quizizz. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang dan teknik penarikan sampel yang digunakan adalah total sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan motivasi belajar setelah menggunakan quizizz dalam evaluasi pembelajaran akhlak. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil analisis yang menununjukkan bahwa ttabel lebih kecil dengan thitung, maka H1 diterima yaitu (0,000<0,05). Dengan demikian, temuan ini terbukti bahwa quizizz efektif dalam meningkatkan motivasi belajar santri TPA Al-Falah Bera Kabupaten Soppeng. Implikasi dari penelitian ini adalah, pendidik di lingkungan pendidikan nonformal seperti TPA disarankan untuk mengadopsi media evaluasi digital yang inovatif guna mendorong motivasi dan partisipasi belajar santri.