Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Implementasi Metode Yanbu’a dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran (Studi Kasus di MTs At-Taufiq Sambongdukuh Jombang) Styabudi, Wahyu; Yuliastutik, Yuliastutik
An-Nafah: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 2 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taswirul Afkar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64469/an-nafah.v2i2.24

Abstract

Fokus penelitian ini adalah: (1) Bagaimana perencanaan metode Yanbu’a dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di MTs At-Taufiq Sambongdukuh Jombang (2) Bagaimana penerapan metode Yanbu’a dalam meningkatkan kemampuan membaca Al- Qur’an di MTs At-Taufiq Sambongdukuh. Tujuan penulisan dalam tesis ini adalah: (1) Untuk mengetahui perencanaan metode Yanbu’a dalam meningkatkan kemampuan membaca Al- Qur‟an di MTs At-Taufiq Sambongdukuh Jombang. (2) Untuk mengetahui penerapan metode Yanbu’a dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di MTs At-Taufiq Sambongdukuh Jombang. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan jenis penelitian deskriptif. Dalam pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi, dengan menggunakan analisis reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) Perencanaan metode Yanbu’a dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di MTs At-Taufiq Sambongdukuh Jombang yaitu dengan mengklasifikasikan siswa/santri untuk memasuki jilid sesuai dengan kemampuan masing-masing santri. Hal tersebut berguna agar siswa dapat belajar sesuai kemampuan yang dimiliki, selain itu memilih asatidz pendamping Al-Qur’an yang disesuaikan dengan kemampuan asatidz tersebut dan benar-benar mampu mengajar pada jilid yang akan diajarkan, serta selalu mengadakan program evaluasi pada pembelajarannya. (2) Penerapan metode Yanbu’a dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di MTs At-Taufiq Sambongdukuh Jombang yaitu penyampaian materi menggunakan teknik klasikal, baca simak klasikal, dan sorogan individual. Menerapkan hafalan surah pendek dan surah pilihan sesuai target setiap jilid dan menerapkan lalaran surah pendek secara klasikal disetiap akhir pelajaran.
PENDAMPINGAN MODERASI BERAGAMA DI MAJELIS TAKLIM NURUL HIKMAH KLUDAN TANGGULANGIN SIDOARJO Rodiyah, Siti Kholidatur; Yuliastutik, Yuliastutik; Sulaiman, Sholehuddin
Ta'awun Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2024): November
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Moderasi beragama merupakan konsep penting dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat Indonesia yang multikultural. Sebaai pusat pendidikan keagamaan nonformal, majelis taklim memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama melalui pembelajaran dan pembinaan, penelitian ini berfokus pada Majelis Taklim Nurul Hikmah, yang telah mengimplementasikan berbagai program untuk memperkuat sikap moderat di kalangan jamaahnya. Dengan metode pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yakni dimulai dengan tahapan survey ke lapangan, mengidentifikasi permasalahan di lapangan, membuat perencanaan kegiatan, melaksanakan kegiatan dan diakhiri dengan melakukan evaluasi dan monitoring. Hasil kegitan pengabdian ini menganalisis program-program pendukung nilai moderasi, peran pengurus dan ustadz/ustazah, serta hambatan dan solusi dalam pelaksanaannya. Hasil temuan menunjukkan bahwa kegiat seperti kajian keagamaan, aksi sosial, dan pelatihan keterampilan yang inklusif berhasil meningkatkan pemahaman jamaah mengenai toleransi dan menghargai perbedaan. Meski menghadapi hambatan, seperti perbedaan pendapat internal dan dampak paham ektremisme, upaya dialog atarjamaah dan kolaborasi dengan tokoh masyarakat menjadi pendekatan yang efektif.  
PENGARUH PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TERHADAP KINERJA GURU Ghozali, Solchan; Yuliastutik, Yuliastutik; Munir , Misbachul; Hariani, Mila; Arifin, Samsul
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pendidikan dan pelatihan yang dilakukan oleh seorang guru bertujuan untuk mengubah guru yang sebelumnya merupakan guru yang tidak terlatih menjadi guru yang terlatih setelah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan. Pada program, pendidikan pelatihan tidak hanya pengetahuan dan kompetensi guru saja yang dikembangkan melainkan sikap dan perilaku yang disesuaikan dengan perkembangan pada pekerjaan mereka sehingga menghasilkan kinerja yang diharapkan oleh sistem pendidikan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel pendidikan dan pe1atihan terhadap kinerja guru. Subjek di penelitian ini adalah guru-guru UPT Kecamatan Gempol di tingkat sekolah dasar yang telah mendapat diklat peningkatan kompetensi. Ada 17 responden yang ditetapkan di penelitian ini. Alat pengumpulan data yang digunakan di penelitian ini adalah kuisioner. Data yang telah terkumpul akan dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana berganda menggunakan program SPSS for Windows Evaluation version 26.0. Berdasarkan hasil pengujian analisis data menunjukkan bahwa pendidikan dan pelatihan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru UPT Kecamatan Gempol di tingkat sekolah dasar
PENINGKATAN KETERAMPILAN NELAYAN MELALUI PELATIHAN TUNE UP MESIN KETINTING Anwar, M. Syaiful; Dzinnur, Cilda Thesisa Ilmawan; Triono, Bambang; Jahroni, Jahroni; Mashitoh, Nurul; Safira, Mirza Elmy; Halizah, Siti Nur; Yuliastutik, Yuliastutik; Sudjai, Sudjai
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai negara maritim warga negara Indonesia banyak yang memiliki mata pencaharian sebagai nelayan. Salah satu contohnya adalah nelayan tradisional yang ada di Desa Kalanganyar Kecamatan Sedati. Nelayan di Desa Kalanganyar Kecamatan Sedati merupakan nelayan tradisional yang menggunakan perahu mesin ketinting untuk operasionalnya. Permasalahan yang sering terjadi pada warga di Desa Kalanganyar Kecamatan Sedati adalah kurang kesadaran untuk melakukan perawatan mesin perahu ketinting. Untuk permasalahan ini diperlukan solusi yang tepat. Untuk itu kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan untuk dapat membantu warga mencari solusi atas permasalahannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh dosen Universitas Sunan Giri Surabaya. Kegiatan dilakukan kepada 115 warga Desa Kalanganyar Kecamatan Sedati. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki lima program kerja yaitu, penyuluhan pentingnya perawatan mesin ketinting, pelatihan keterampilan tune up mesin ketinting, pembuatan bengkel perahu sederhana, pengolahan hasil laut, dan pelatihan penjualan online pada karang taruna. Hasil Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah meningkatan keterampilan tune up mesin ketinting. Warga Desa Kalanganyar Kecamatan Sedati menyadari pentingnya perawatan mesin perahu. Selain itu warga memiliki bengkel untuk melakukan perawatan mesin perahu dengan biaya swadaya. Selanjutnya ibu-ibu PKK memiliki pengetahuan baru tentang cara pengolahan hasil laut agar memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat juga diikuti oleh karang taruna untuk mendapatkan pelatihan penjualan hasil olahan laut dengan cara online.  
INISIATIF BERSIH MASJID AL HIKMAH: MENINGKATKAN PARTISIPASI JAMAAH DALAM MENJAGA KEBERSIHAN DAN KEINDAHAN Mardikaningsih, Rahayu; Yuliastutik, Yuliastutik; Aliyah, Nelud Darajaatul; Safira, Mirza Elmy; Chumairoh, Nailul Ulah Al; Vitrianingsih, Yeni; Shofiyah, Roidatus; Fayola Issalillah
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebersihan merupakan salah satu unsur terpenting dalam agama Islam, yang berfungsi sebagai syarat dan rukun sah untuk menjalankan ibadah. Selain itu, kebersihan juga memiliki hubungan yang erat dengan kesehatan di lingkungan sekitar. Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan, pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan fokus pada Masjid Al Hikmah di Desa Gamping, Kabupaten Sidoarjo. Penulis melibatkan warga setempat dan mengajak mereka untuk berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti di masjid. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Action Research (PAR), yang memungkinkan partisipasi aktif dari masyarakat dalam setiap tahap kegiatan. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa kebersihan di lingkungan Masjid Al Hikmah semakin terjaga dan terawat setelah kegiatan dilakukan secara bersama-sama dengan para warga. Kegiatan ini meningkatkan kebersihan masjid, dan mempererat hubungan antarwarga dan menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan. Penulis merasa senang dan bangga dapat melaksanakan kegiatan pengabdian ini, karena manfaat yang diberikan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari ibadah dan kesehatan
INTEGRASI TEKNOLOGI DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: PERSPEKTIF PEDAGOGIS DAN BUDAYA Yuliastutik, Yuliastutik; Darmawan, Didit; Aliyah, Nelud Darajaatul; Issalillah, Fayola; Vitrianingsih, Yeni; Safira, Mirza Elmy; Masfufah, Masfufah; Masithoh , Nurul
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital menghadapi tantangan dan peluang besar untuk memastikan relevansinya terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran PAI berbasis teknologi melalui pendekatan tinjauan literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi, seperti flipped classroom dan platform digital, dapat meningkatkan aksesibilitas dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Namun, validitas konten digital, literasi teknologi pendidik, dan kesenjangan infrastruktur menjadi tantangan utama yang harus diatasi. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya pendekatan sensitif budaya untuk memastikan penerimaan masyarakat terhadap teknologi dalam pembelajaran agama. Dengan strategi yang tepat, integrasi teknologi dalam PAI dapat meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam tanpa mengorbankan esensi nilai-nilai spiritual. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan literasi digital bagi pendidik, pengembangan platform digital khusus PAI, dan penyediaan infrastruktur yang merata sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan teknologi dalam pembelajaran PAI
UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT DENGAN KEGIATAN SENAM PAGI DI DESA SEDENGANMIJEN KECAMATAN KRIAN KABUPATEN SIDOARJO Yuliastutik, Yuliastutik; Al Mursyidi, Busro Muhammad; Noviyanti, Derisma Vita; Halizah, Siti Nur; Darmawan, Didit
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Senam sebagai kegiatan fisik yang direncanakan secara sengaja untuk membentuk dan mengembangkan keseluruhan tubuh secara harmonis. Kegiatan senam pagi telah menjadi pilihan yang populer di masyarakat karena manfaatnya yang signifikan bagi kesehatan. Di Desa Sedenganmijen, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, kegiatan senam pagi yang dilakukan oleh mahasiswa KKN telah memberikan dampak positif pada kesehatan masyarakat setempat. Mengutamakan kesehatan jasmani merupakan hal yang penting bagi kesejahteraan manusia. Melalui kegiatan senam pagi, tubuh manusia dapat merasakan sejumlah manfaat yang signifikan. Salah satu manfaat utamanya adalah peningkatan daya tahan tubuh atau imunitas. Dengan rutin melakukan senam pagi, tubuh akan menjadi lebih kuat dalam melawan penyakit dan menjaga kesehatan. Pengalaman masyarakat Desa Sedenganmijen setelah mengikuti kegiatan senam pagi menunjukkan perasaan yang lebih baik secara fisik dan mental. Mereka merasa lebih segar, energik, dan bersemangat untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Selain itu, dengan berpartisipasi dalam senam pagi secara bersama-sama, juga memperkuat ikatan sosial antarwarga, meningkatkan rasa kebersamaan, dan memperkuat solidaritas dalam masyarakat.
REVITALISASI RUANG TERBUKA HIJAU KAMPUS MELALUI PENANAMAN POHON MANGGA DAN JAMBU Mardikaningsih, Rahayu; Gautama, Elly Christanty; Sulani, Sulani; Masithoh, Nurul; Aliyah, Nelud Darajaatul; Yuliastutik, Yuliastutik; Hariani , Mila
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah lingkungan di area kampus menjadi semakin kompleks seiring dengan pertumbuhan jumlah mahasiswa dan pembangunan infrastruktur yang intensif sehingga ruang terbuka hijau kian menyusut. Berkurangnya vegetasi menyebabkan penurunan kualitas udara, kenaikan suhu, dan menurunnya kenyamanan warga kampus. Lahan kosong yang tidak termanfaatkan juga menjadi sumber debu dan genangan air, memperburuk kerusakan lingkungan. Padatnya aktivitas manusia di kampus menambah tingkat polusi sehingga ekosistem lokal makin rentan terhadap dampak perubahan iklim, minimnya keanekaragaman hayati, serta menurunnya kualitas psikologis mahasiswa dan staf kampus. Dalam rangka mengatasi permasalahan tersebut, mahasiswa KKN bersama pihak kampus melakukan penanaman pohon mangga dan jambu secara partisipatif. Metode yang diterapkan melibatkan survei lokasi, pemilihan pohon adaptif, perencanaan tugas, dan pelaksanaan penanaman serta perawatan terstruktur. Hasil program menunjukkan keberhasilan penanaman 50 bibit mangga dan 10 bibit jambu di lahan kampus terpilih. Kegiatan ini tidak hanya memperbaiki aspek ekologi dan estetika, tetapi juga meningkatkan edukasi lingkungan serta potensi ekonomi berbasis hasil buah. Diharapkan kegiatan ini menjadi contoh dan inspirasi bagi institusi lain untuk mewujudkan kampus yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.  
REORIENTASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DI ERA SOCIETTY 5.0 Yuliastutik, Yuliastutik; Badriyah, Laila
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 No. 4 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i4.55270

Abstract

Perkembangan Revolusi Industri 4.0 dan pergeseran menuju Society 5.0 telah membawa implikasi signifikan terhadap sistem pengelolaan pendidikan, termasuk dalam konteks lembaga pendidikan Islam. Digitalisasi tidak hanya menuntut efisiensi dan inovasi teknologi, tetapi juga menantang lembaga pendidikan Islam untuk tetap mempertahankan nilai-nilai spiritual sebagai identitas dasarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji reorientasi manajemen pendidikan Islam di era digital, mengidentifikasi prinsip-prinsip manajerial yang relevan, serta merumuskan model konseptual pengelolaan pendidikan Islam yang integratif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap artikel ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan pada periode 2020–2025. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi dan sintesis tematik guna menemukan pola dan kecenderungan transformasi manajemen pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan adanya pergeseran menuju paradigma manajemen spiritual-teknologis, yaitu pengelolaan pendidikan yang mengintegrasikan digitalisasi sistem dengan penguatan nilai-nilai Islam. Prinsip adaptif, kolaboratif, dan transformatif menjadi fondasi utama, dengan penerapan model manajemen kolaboratif berbasis digital, kepemimpinan spiritual, serta hybrid management. Tantangan utama meliputi keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital sumber daya manusia, dan resistensi budaya organisasi. Penelitian ini menawarkan Model Manajemen Pendidikan Islam sebagai kerangka konseptual yang menyeimbangkan dimensi teologis-pedagogis dan teknologis- manajerial dalam menghadapi dinamika pendidikan global.
Seleksi Dan Pembinaan Peserta MTQ Dalam Upaya Melahirkan Generasi Qur’ani Berprestasi Di Kecamatan Wonoayu Murtadlo, Ahmad; Yuliastutik, Yuliastutik
Bale Pengabdian: Journal Of Community Service (BPJCS) Vol. 1 No. 2 (2025): Bale Pengabdian: Journal Of Community Service (BPJCS)
Publisher : At Taawun Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65798/bpjcs.v1i2.16

Abstract

This study aims to enhance the quality of santri through the selection and mentoring process of Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) participants in Wonoayu District as a strategy to produce a Qur’anic generation with strong character and competitiveness. The main challenges include limited regeneration at the village level, unequal access to training facilities, and unsustainable coaching programs. The study employs an Asset-Based Community Development (ABCD) approach combined with SWOT analysis to identify strengths, weaknesses, opportunities, and challenges. Data were collected through interviews, observations, and documentation, then analyzed using a descriptive qualitative method with source triangulation. The findings reveal that active involvement of the community, trainers, and Islamic educational institutions serves as a key asset supporting program success. Approximately 80% of participants who underwent intensive training showed improvement in technical skills and self-confidence, based on trainers’ evaluations and activity records. Additionally, several TPQ initiated cross-village joint training programs to strengthen Qur’anic social networks. These findings confirm that synergy among local actors through optimizing community assets can create sustainable and contextual coaching models. In conclusion, MTQ activities in Wonoayu function not only as a religious competition but also as a medium for community empowerment and Islamic character education relevant to today’s youth.