Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Media Pohon Baca untuk Meningkatkan Kemampuan Pengenalan Kosakata pada Anak Usia Dini Kelompok B di TK PGRI Kartini Ledokombo Jember Nila Farurizah; Indah Kharismawati; Muhammad Agus Sugiarto
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5237

Abstract

Penguasaan kosakata merupakan aspek penting dalam perkembangan bahasa anak usia dini, namun pengamatan awal di TK PGRI Kartini Ledokombo, Jember menunjukkan bahwa anak-anak Kelompok B masih kesulitan mengenal huruf, mengucapkan kosakata dasar, dan menyusun kata sesuai gambar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah media pohon baca dapat membantu anak lebih mengenal kosakata. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang mencakup empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi, dengan subjek sepuluh anak Kelompok B berusia 5–6 tahun (6 perempuan dan 4 laki-laki); data dihimpun melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi, kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan: rata-rata kemampuan anak naik dari 35,42% (ketuntasan 10%) pada kondisi awal menjadi 60,91% (ketuntasan 90%) pada Siklus I, dan 82,92% (ketuntasan 100%) pada Siklus II, melampaui target keberhasilan 80% yang telah ditetapkan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pohon baca terbukti efektif dalam mendukung pengenalan kosakata anak usia dini sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, menarik, dan menyenangkan.
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Permainan Maze Warna pada Anak Usia 5–6 Tahun di PAUD SPS Flamboyan 05 Ledokombo Jember Siti Yuliana; Indah Kharismawati; Muhammad Agus Sugiarto
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5239

Abstract

Kemampuan motorik halus pada anak kelompok usia 5–6 tahun di PAUD SPS Flamboyan 05 Ledokombo Jember teramati belum tumbuh secara maksimal, terlihat dari kesulitan mereka menggerakkan jari-jemari secara luwes dan terarah ketika mengerjakan berbagai aktivitas. Proses pembelajaran yang berjalan selama ini cenderung hanya mengandalkan lembar kerja siswa tanpa diimbangi media yang beragam dan menarik, sehingga rangsangan terhadap motorik halus anak menjadi kurang optimal. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji penerapan permainan maze warna serta mengukur sejauh mana peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun setelah menggunakan media tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bersifat kolaboratif dengan mengacu pada model Kemmis dan McTaggart, dilaksanakan melalui dua siklus dengan tiga pertemuan pada masing-masing siklus, melibatkan 6 anak kelompok B sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui observasi dengan lembar checklist yang mencakup empat aspek penilaian, yakni kelenturan jari, koordinasi mata-tangan, ketepatan gerak dalam menyelesaikan maze, serta tingkat konsentrasi dan ketekunan anak. Hasilnya memperlihatkan kenaikan yang cukup berarti, yaitu dari rata-rata 47% pada tahap pra-siklus (kategori Masih Berkembang/MB), naik menjadi 58% pada siklus pertama (kategori Berkembang Sesuai Harapan/BSH), hingga mencapai 85% pada siklus kedua (kategori Berkembang Sangat Baik/BSB). Temuan ini mengindikasikan bahwa permainan maze warna efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun di PAUD SPS Flamboyan 05 Ledokombo Jember.