p-Index From 2021 - 2026
12.888
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Al-Mustashfa Jurnal Tirtayasa Ekonomika (Tirtayasa Economica Journal) Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam EKO-REGIONAL JURNAL PENGEMBANGAN EKONOMI WILAYAH Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social Sciences Jurnal Mantik Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Value: Jurnal Manajemen dan Akuntansi eCo-Buss Journal of Global Business and Management Review Al-Muqayyad Jurnal Manajemen Oeconomicus Journal of Economics Jurnal EMA (Ekonomi Manajemen Akuntansi) Indonesian Journal of Islamic Business and Economics (IJIBE) AT-TIJARAH: Jurnal Penelitian Keuangan dan Perbankan Syariah J-ISCAN : Journal of Islamic Accounting Research International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research, and Technology (IJSET) Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) Journal of Islamic Economics Lariba SETARA: Jurnal Studi Gender dan Anak KENDALI: Economics and Social Humanities Journal of Islamic Economics and Finance Velocity: Journal of Sharia Finance and Banking AT-TIJARAH: Journal Islamic Banking and Finance Research Journal of Accounting, Management, Economics, and Business Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen IIJSE Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah JESKaPe: Jurnal Ekonomi Syariah, Akuntansi dan Perbankan Journal of Sharia Accounting and Tax (JSAT Journal of Economic Development and Village Building Journal of Islamic economics Perspectives (JIEP) Social & Economic Bulletin International Journal of Business and Quality Research Masile:Jurnal Studi Ilmu Keislaman Journal of Sharia Tourism and Hospitality Cirebon International Journal of Economics and Business Journal on Islamic Economics, Finance, and Banking (Z-CONOMICS) Journal of Islamic Economics and Finance Contemporary Islamic Economic and Business Review Jurnal Pengkajian Penelitian Syariah dan Ilmu Hukum Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Al-Amwal: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah DIMASEJATI:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Shariqonomica: Journal of Sharia, Law, and Economics
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengaruh Inflasi dan Fluktuasi Harga Emas Terhadap Realisasi Zakat Maal di Indonesia Dodi Sunanto; Finita Rahmadhani; Sri Rahayu; Syaeful Bakhri; Abdul Aziz
MASILE Vol 7 No 1 (2026): Masile Jurnal Studi Ilmu Keislaman
Publisher : Insitut Pesantren Babakan cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1213/10.1234/vol3iss2pp230

Abstract

Abstract This study analyzes the simultaneous and partial effects of inflation as well as global gold price fluctuations on the realization of zakat maal revenue in Indonesia. Using monthly data from 2023 to 2025 and the Vector Error Correction Model (VECM), this study reveals the dynamics of short-term and long-term relationships between macroeconomic variables and the performance of national zakat maal collection. The Johansen cointegration test successfully confirmed the existence of two cointegration vectors, indicating a strong long-term equilibrium relationship among the variables under study. In the short term, changes in inflation have a positive and significant effect on zakat maal collection, where a 1% increase in inflation increases zakat maal collection by Rp9.93 billion. Additionally, zakat maal collection from the previous period also significantly influences gold price fluctuations, with a Rp1 billion increase in zakat maal collection causing a 0.00262% decrease in gold price fluctuations by 0.00262%. This finding indicates that the surge in the value of muzaki’s assets due to gold price fluctuations also drives an increase in zakat maal obligations denominated in rupiah. Overall, this study confirms that inflation and global gold price fluctuations are important macroeconomic factors that influence the realization of zakat maal revenue. The results of this study provide policy implications for Baznas and economic regulators to integrate macroeconomic outlook analysis into strategic planning for zakat management, as well as to formulate risk mitigation strategies to maintain the stability of zakat revenue amid global economic uncertainty. Keywords: Gold Price Fluctuations; Inflation; Makroeconomics; Realization of Zakat Maal.
Analisis Pengembangan Industri Pariwisata Melalui Model Pentahelix Di Desa Wisata Cipaniis Kabupaten Kuningan Shilpha Dwi Putri Aida; Syaeful Bakhri; Abdul Aziz
Journal of Sharia Tourism and Hospitality Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Sharia Tourism and Hospitality
Publisher : Department of Sharia Tourism, Faculty of Islamic Economics and Business UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/jetour.v4i1.123

Abstract

Pariwisata diketahui sebagai sektor yang berkembang di bidang jasa dengan menawarkan kegiatan rekreasi dan bersantai ria. Pengembangan pariwisata sangat diperlukan karena mengingat bahwa sektor ini dibutuhkan oleh kalangan masyarakat setempat. Disamping itu, ruang lingkup pariwisata menyangkup desa wisata. Desa wisata merupakan suatu desa yang berkembang dan dijadikan sebagai pusat kegiatan wisata bagi lingkungan di sekitarnya. Sebuah desa yang dapat dikategorikan menjadi desa wisata, tentunya memiliki ciri khas dan karakteristik yang dapat dikembangkan pada sektor pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan industri pariwisata melalui model pentahelix. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dan teknik analisis data menggunakan teknik SWOT. Data penelitian terdiri dari wawancara. observasi dan dokumentasi. Penelitian ini akan dilakukan di Desa Wisata Cipaniis yang berada di Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) implementasi model pentahelix dalam pengembangan desa wisata Cipaniis, peran dari lima unsur pentahelix seperti akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah dan media sudah sesuai dengan perannya. Akan tetapi, terdapat dua unsur pentahelix yang kurang menonjol yaitu akademisi dan media. 2) faktor internal dan eksternal dalam pengembangan desa wisata Cipaniis sudah diidentifikasi dan hendak ditindaklanjuti. 3) peran dan paritisipasi masyarakat desa wisata Cipaniis masih sangat rendah, sehingga pengembangan wisata di desa menjadi terhambat. Berdasaarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa desa wisata Cipaniis belum maksimal dalam melaksanakan pengembangan pariwisata. Rencana-rencana pembangunan dan pengembangan masih belum terlaksana dengan baik dikarenakan banyak aspek yang belum maksimal untuk dijalankan. Kata Kunci: Pengembangan Pariwisata, Desa Wisata, Pentahelix.
ROLE OF BAITUL MAL WAT TAMWIL IN GREEN SHELL BUSINESS OF MUARA VILLAGE GUNUNG JATI CIREBON DISTRICT Natsya Dewi Chintya; Syaeful Bakhri; Abdul Ghoni
Journal of Economic Development and Village Building Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Economic Development and Village Building
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jedvb.v1i1.5

Abstract

This study aims to determine the financing at BMT Gunung Jati for the green mussel business in Muara Village, the role of BMT Gunung Jati for the mussel business in Muara Village and what are the opportunities and challenges of Baitul Mal wat Tamwil in developing the green mussel business in Muara Village. The method used is a qualitative method with field research. Data collection is done by observation, interviews, and documentation. The instruments used were observation sheets and interview guidelines. Data analysis was carried out through data reduction, analysis, and concluding. The results of the study show that the existence of BMT Gunung Jati Cirebon is felt to be very helpful for green mussel business actors in Muara Village in increasing micro-businesses owned by the community because the financing from green mussel business actors BMT Gunung Jati Cirebon in Muara Village has begun to be helped to increase their business so that economic income also increased. Green mussel business actors in Muara Village are no longer afraid of a lack of capital to run their businesses. This research has implications for economic development activities and can be used as a reference.
Pengaruh Literasi Keuangan Syariah Dan Gaya Hidup Terhadap Perilaku Konsumtif Melalui Kontrol Diri Sebagai Variabel Intervening Melis Nur Pratiwi; Syaeful Bakhri; Sri Rokhlinasari
Tirtayasa Ekonomika Vol 20, No 2 (2025)
Publisher : FEB Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35448/jte.v20i2.32687

Abstract

Perilaku konsumtif yang tinggi di kalangan mahasiswa menjadi permasalahan yang cukup signifikan, terutama ketika tidak diimbangi dengan pemahaman literasi keuangan syariah dan kontrol diri yang memadai. Gaya hidup modern yang cenderung konsumtif turut mempengaruhi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh antara literasi keuangan syariah dan gaya hidup terhadap perilaku konsumtif baik secara langsung maupun melalui kontrol diri pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 662 mahasiswa. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 90 responden dihitung dengn rumus Taro Yamane dengan non probability sampling dengan metode purposive sampling dan propotional sampling digunakan untuk menentukan jumlah masing-masing sampel berdasarkan jurusan dan tingkat semester. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengujian instrumen data, pengujian hipotesis, dan path analysis menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah dan gaya hidup secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kontrol diri. Hasil dari literasi keuangan syariah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif. gaya hidup tidak berpengaruh terhadap perilaku konsumtif. sedangkan kontrol diri secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif. Kemudian literasi keuangan dan gaya hidup berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif dengan kontrol diri sebagai variabel intervening Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon.
Determinants of Zakat Contribution Amounts: Evidence from Muzakki at Daarut Tauhiid (DT) Peduli Cirebon Dini Nadila Sari; Syaeful Bakhri; Nursyamsudin
Journal of Islamic Economics Perspectives Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Islamic Economics Perspectives
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business, State Islamic University of  Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/rxqs1k57

Abstract

This study aims to analyze the influence of socio-economic characteristics on the amount of zakat paid by muzakki (Zakkah Payers) in Daarut Tauhiid (DT) Peduli. Zakat is not only a form of spiritual worship, but also serves as a tool to reduce social inequality and improve community welfare. In Indonesia, although the potential for zakat from income and services is quite large, its realization is still relatively low. Socio-economic characteristics such as education, occupation, income, and number of dependents influence the amount of zakat paid, so understanding these factors is important for zakat management institutions to design effective and targeted collection and distribution strategies. The study used a quantitative method with a survey approach. The study population consisted of 136 zakat payers, with a sample of 60 people selected through purposive sampling using the Slovin formula. Data were obtained through questionnaires and analyzed using multiple linear regression, partial t-test, simultaneous F-test, and coefficient of determination. The results showed that education, occupation, and income had a significant effect on the amount of zakat paid, but the number of breadwinners did not have a significant effect. Simultaneously, socioeconomic characteristics had a positive and significant effect, confirming that the combination of education, occupation, and income determines the amount of zakat paid by zakat payers. This finding demonstrates the importance of considering the socio-economic characteristics of zakat payers to achieve success in zakat management and its impact on societal welfare.
PENGARUH JUMLAH PENDUDUK, PERTUMBUHAN EKONOMI DAN INFLASI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI JAWA BARAT 2015-2024 Idzan Ihdil Mar’i; Nur Ela; R. Ilfan Muhammad Abdurrasyid; Syaeful Bakhri; Abdul Aziz
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 5 No. 1 (2026): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, Juli 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v5i1.1720

Abstract

Pengangguran terbuka merupakan salah satu permasalahan utama dalam pembangunan ekonomi daerah, terutama di wilayah dengan jumlah penduduk besar seperti Provinsi Jawa Barat. Tingginya tingkat pengangguran tidak hanya mencerminkan rendahnya kemampuan penyerapan tenaga kerja, tetapi juga berpotensi menimbulkan berbagai dampak sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi, dan inflasi terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Jawa Barat periode 2015–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa data time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25 serta melalui uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi, dan inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka. Secara parsial, jumlah penduduk berpengaruh negatif, sedangkan pertumbuhan ekonomi dan inflasi berpengaruh positif, namun seluruh variabel tidak signifikan secara statistik. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kebijakan pengurangan pengangguran perlu diarahkan pada peningkatan kualitas tenaga kerja dan penciptaan lapangan kerja yang lebih luas.
Determination of the Human Development Index: Panel Data Analysis of Per Capita GRDP, Open Unemployment Rate, and Health Complaints in Java Island 2015-2024 Sri Dewi Miladiyah; Rosidah Rosidah; Tarudi Tarudi; Syaeful Bakhri; Abdul Aziz
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 9 No 2 (2026): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v9i2.10307

Abstract

Determination of the Human Development Index: Panel Data Analysis of Per Capita GRDP, Open Unemployment Rate, and Health Complaints in Java Island 2015–2024. This study aims to analyze the influence of GRDP per capita, Open Unemployment Rate (TPT), and Health Complaints on the Human Development Index (HDI) in six provinces in Java Island during the period 2015–2024. Using a quantitative approach based on panel data regression analysis, this study processed 60 observation units sourced from the official publication of the Central Statistics Agency (BPS). The results of the model selection test through the Chow Test and Hausman Test determined the Fixed Effect Model (FEM) as the best estimation model. The results of the simultaneous test showed that the three independent variables together had a significant effect on the HDI (F = 641.0955; prob. = 0.0000) with an Adjusted R-squared value of 0.9886, which means that 98.86% of the variation in the HDI in Java Island can be explained by the model. Partially, only GRDP per capita has a positive and significant effect on the HDI (coefficient = 13.3333; prob. = 0.0000), confirming that regional economic capacity is the dominant determinant of human development in Java. Meanwhile, Health Complaints (prob. = 0.6413) and TPT (prob. = 0.5637) do not have a significant effect on the HDI, which is thought to be caused by the subjective-perceptual nature of health variable measurements and the effectiveness of social safety net programs in mitigating the impact of unemployment. This study recommends inclusive and equitable economic growth policies, strengthening primary health services, and optimizing social financial instruments to accelerate the achievement of sustainable human development in Java.
Human capital, religiosity, and participatory governance as drivers of welfare through rural–urban linkages in Cirebon Regency Bakhri, Syaeful; Fanther, Refaldo; Ma'ruf, Amar; Zahra, Dinar Maula
Journal of Islamic Economics Lariba Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jielariba.vol12.iss1.art25

Abstract

IntroductionCommunity welfare in border regions is shaped by complex interactions among demographic conditions, religiosity, governance, and rural–urban economic linkages. Despite growing attention to rural–urban development, previous studies have largely examined these factors independently, providing limited understanding of how they collectively influence welfare in decentralized regions. Integrating perspectives from rural–urban development and Islamic economics offers a more comprehensive framework for explaining sustainable and inclusive community welfare.ObjectivesThis study aims to examine the effects of demographic factors and religiosity on community welfare in the border areas of Cirebon Regency, Indonesia. It also seeks to develop an integrated rural–urban development model by identifying strategic priorities for sustainable welfare improvement from the perspectives of human capital, participatory governance, and Islamic economics.MethodThis study employed a convergent parallel mixed-methods design. Quantitative data were collected from 156 respondents across four border subdistricts using structured questionnaires and analyzed through multiple linear regression to examine the effects of demographic factors and religiosity on community welfare. Qualitative data were obtained through observations, interviews, documentation, and focus group discussions to explore rural–urban interactions and institutional dynamics. The Analytic Hierarchy Process was subsequently applied to determine the priority of sustainable livelihood assets supporting community welfare.ResultsThe findings demonstrate that demographic factors and religiosity both exert significant positive effects on community welfare, with religiosity emerging as the stronger predictor. Human capital, particularly education and health, represents the highest strategic priority for sustainable development, followed by financial and physical capital. The qualitative findings further indicate that participatory governance, institutional collaboration, and balanced rural–urban economic linkages strengthen social cohesion, improve access to economic opportunities, and reduce regional disparities. From an Islamic economics perspective, these outcomes are consistent with the principles of maqāṣid al-sharīʿah, which emphasize human development, social justice, and collective welfare through ethical governance and inclusive economic participation.ImplicationsThe study highlights the importance of integrating human capital development, participatory governance, Islamic social finance, and rural–urban connectivity into regional development policies. Such an integrated approach can strengthen community resilience, promote equitable welfare distribution, and support sustainable territorial development in border regions.Originality/NoveltyThis study proposes an integrated framework that combines demographic factors, religiosity, rural–urban economic linkages, governance, and Islamic economics to explain community welfare. By integrating quantitative and qualitative evidence within a single analytical model, it provides a novel contribution to the literature on sustainable regional development and offers practical policy guidance for border areas in Indonesia and other developing economies.
Minat Mahasiswa Dalam Investasi Di Pasar Modal Syaeful Bakhri
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 10 No. 1 (2018)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v10i1.2846

Abstract

Abstrak  Merujuk data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah investor pasar modal Indonesia sampai dengan Maret 2018 mencapai 1,21 juta single investor identification (SID), naik 36 persen dari realisasi 2016 sebanyak 894.116 SID. Kenaikan dua digit tidak membuat jumlah investor dinilai signifikan bila dibandingkan dengan jumlah 260 juta penduduk Indonesia.   Mahasiswa sebagai agent of change memiliki peran yang sangat strategis dalam melakukan sosialisasi informasi mengenai investasi di pasar modal. Penelitian ini bertujuan untuk melihat respon dan mengukur minat mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam melakukan investasi di pasar modal. Beberapa hal yang bisa dilihat dan mempengaruhi minat mahasiswa dalam melakukan investasi adalah manfaat investasi, nilai tambah investasi dan kondisi ekonomi. Sampel dari penelitian ini adalah 96 mahasiswa Fakultas syariah dan ekonomi Islam  IAIN Syekh Nurjati Cirebon.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan antara manfaat investasi dengan minat berinvestasi pada mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dibuktikan dengan nilai (p = 0,336 > 0.05). Hasil analisis juga menggambarkan bahwa tidak ada hubungan antara nilai tambah dan minat berinvestasi pada mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon, sebagaimana dibuktikan berdasarkan nilai  (p = 0.574 > 0.05). Variabel kondisi ekonomi mahasiswa dengan minat investasi pada mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon ternyata juga tidak memiliki hubungan, dibuktikan berdasarkan hasil (p = 0,619 > 0.05).Investasi bagi mahasiswa adalah sebuah proses pembelajaran dalam rangka mempersiapkan diri dalam membangun kehidupan ekonomi baik secara pribadi maupun. keluarga. Upaya peningkatan sosialisasi yang terus menerus harus tetap dilakukan, karena bagaimanapun pasar modal merupakan salah satu pintu bagi proses belajar mahasiswa tentang ekonomi dan investasi.  Kata kunci : Manfaat Investasi, Nilai Tambah, Kondisi Ekonomi dan Minat Investasi dan Pasar Modal Abstract                Referring to the data of Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), the number of Indonesian capital market investors up to March 2018 reached 1.21 million single investor identification (SID), up 36 percent from 2016's realized 894,116 SID. A double-digit increase does not make our investors significant when compared to 260 million Indonesians. Students as agent of change have a very strategic role in disseminating information about investment in capital market. This study aims to see the response and measure the interest of students of the Faculty of Sharia and Islamic Economics IAIN Syekh Nurjati Cirebon in investing in the capital market. Some things that can be seen and affect the interest of students in making investments are the benefits of investment, value added investment and economic conditions. The sample of this research is 96 students of Sharia Faculty and Islamic Economics IAIN Syekh Nurjati Cirebon.               The results of this study indicate that there is no relationship between the benefits of investment with the interest of investing in IAIN student Sheikh Nurjati Cirebon, evidenced by the value (p = 0.336> 0.05). The results of the analysis also illustrates that there is no relationship between the added value and interest in investing in IAIN students Sheikh Nurjati Cirebon, as evidenced by value (p = 0.574> 0.05). The variable of economic condition of student with investment interest in IAIN student Sheikh Nurjati Cirebon was also not related, proven based on the result (p = 0,619> 0,05).               Investment for students is a learning process in order to prepare themselves in building economic life both personally and. The continuous improvement of socialization must continue to be done, because after all the capital market is one of the doors for students' learning process about economy and investment. Keywords: Investment Benefits, Value Added, Economic Condition and Investment Interest and Capital Market 
Pembangunan Pariwisata Di Kabupaten Pangandaran Pasca Pemekaran Pahrul Fauzi; Syaeful Bakhri; Abdul Aziz Ahmad
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 11 No. 1 (2019)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v11i1.4250

Abstract

Pariwisata menjadi salah satu sektor andalan pada pembangunan ekonomi Indonesia, hal tersebut dapat diketahui dari munculnya pariwisata sebagai salah satu sektor dari lima besar komoditas penyumbang devisa terbesar nasional. Wisata Pangandaran menjadi semakin berkembang seiring pemekaran wilayah pada tahun 2012. Dengan adanya pemekaran tersebut Kabupaten Pangandaran menjadi lebih fokus mengembangkan pariwisata. Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa terdapat peningkatan dan penurunan kinerja pada sektor pariwisata di Kabupaten Pangandaran setelah pemekaran, hal tersebut dapat diketahui dari naik turunnya jumlah pengunjung. Namun disisi lain, setelah pemekaran terdapat beberapa pengoptimalan potensi wisata yang dikembangkan. Sedangkan berdasarkan hasil analisis SWOT, diketahui bahwa sektor pariwisata di Kabupaten Pangandaran berada pada posisi kuadran pertumbuhan dengan strategi pertumbuhan yang bersifat stabil. Banyaknya objek wisata potensial dan disahkan menjadi daerah otonom menjadi faktor utama pada sisi kekuatan, sedangkan faktor sarana dan prasarana serta manajemen pengelolaan menjadi titik lemahnya. Adapun pada sisi peluang, Kabupaten Pangandaran dinilai mempunyai peluang yang tinggi karena semakin berkembangnya sektor pariwisata di Indonesia maupun dunia, sedangkan dari sisi ancaman yang perlu diwaspadai adalah kondisi kelestarian alam yang perlu dijaga seiring pembangunan sektor pariwisata. Berdasarkan analisis hierarki proses, pada level pertama ditemukan bahwa sarana dan prasarana menjadi faktor dengan prioritas pertama dengan nilai 32,68 sedangkan pada posisi kedua yaitu faktor kelembagaan dengan nilai 29,99. Hal tersebut menandakan bahwa faktor sarana dan prasaran serta kelembagaan menjadi faktor yang perlu diprioritaskan pada pembangunan sektor pariwisata Kabupaten Pangandaran pasca pemekaran. Sedangkan pada level kedua diketahui bahwa lima faktor tertinggi diantaranya peraturan daerah menjadi prioritas pertama disusul oleh kualitas jalan, pengelolaan DTW, Koordinasi dengan masyarakat, dan fasilitas kesehatan.
Co-Authors Aan Danuri Aan Jaelani Abdul Aziz Abdul Aziz Abdul Aziz Abdul Aziz Abdul Aziz Abdul Aziz Abdul Aziz Ahmad Abdul Ghoni Abdul Ghoni Abdul Nasir Achmad Otong Busthomi Afif Muamar Afiqoh Agustin Agisti, Salsabilah Fejrinaningtias Agustian, Adheflee Muhammad Agustina Ahmad Amin Mubarok Ahmad Otong Busthomi Ahsin Sakho Muhamad Ahsin Sakho Muhammad Aji Priambodo Alamsyah, Muhammad Fakhri Alda Laudya Alfan, Muh Iqbal Alleynisa, Amanda Amelia Azizah Amir Amir Anggraeni, Devina Anisa Suhada Putri Anton Sudrajat apri, Sesar Aprilliyanto Ardiansyah Ardiansyah Ardli, Arsalan Wilyan Awis Hamid Dani Ayus ahmad Yusuf Ayus Ahmad Yusuf Aziz, Abdul Azizah, Imroatul Bintang Bintang Chintya, Natsya Dewi Dangi Dangi Dangi, Dangi Dani, Awis Hamid Danil Surasa Danil Surasa David Audretsch Dede Komariah Delina Dewi Fatmasari Diana Djuwita, Diana Diana Putri Dini Nadila Sari Dita Rosyalita Dita Rosyalita Dodi Sunanto Edy Setyawan Ega Triyana Enjang Ryan Firmansyah Fakhri Ahmad Zainunnuri Fanther, Refaldo Faridah Nurbaiti Faridah Nurbaiti Faridah Nurbaiti Finita Rahmadhani Firdaus, Ahmad Maulana Fitriyani Tiarawati Futiah, Vuvut Ghofar Saifudin, Abdul Ghozali, Moh Gofar Maulana Sidik Gunawan, Muhammad Fajar Halimatus Sya'diyah Hamiid, Sharyan Haniah Haniah Haryogi, Jeryan Haulah Nakhwatunnisa Hediana, Dika Herawati, Cucu Herlinawati Herlinawati Herlinawati Idzan Ihdil Mar’i Ijah, Siti Rohmatul Indah Nurhaeni Isman Julian Jannah, Isroqtul Kumala, Titi Latip Purnama Layaman, Layaman Leliya Leliya Lilis Banowati Lilis Banowati Lilis Banowati Lina Hanayah llstianah, Esa Ma'ruf, Amar Maman Sulaeman Marhaendro Purno Maulana, Saptaji Mauliandini Mufidah Mauliandini Mufidah Melis Nur Pratiwi Mia Auliah Misbachudin Miyah Listiani Mochammad Imron Awalludin Moh Ghozali Moh. Mabruri Faozi Moh. Mabruri Faozi Moh. Mabruri Faozi, Moh. Mabruri Mohammad Fakhri Al-Farabi Mohammad Hamdan Nurhadi Muhammad Akmal Izzudin Muhammad Nuralam Mu’arif, Azmi Nizham Natsya Dewi Chintya Neng Ulpa Apipah Noval Kurnia Nudza Ainandeka De Fatih Nugraha Nugraha Nuniek Tri Wahyuni Nur Ela Nurfarikhah, Ika Nursyamsudin Nursyamsudin, Nursyamsudin Octaviani, Risthi Dwi Oki Khairul Hikmah Pahrul Fauzi Patimah, Pipin Pradini, Anez Yuniar Putri, Diana R. Ilfan Muhammad Abdurrasyid R. Nur Abdurakhman R. Nur Abdurakhman Rachmawati, Luthfiah Rana, Mohammad Refaldo Fanther Refaldo Fanther Ririn Sarinah Rofiq, Ainur Rosidah Rosidah Saefulloh, Eef Shifa Nurul Hilma Shilpha Dwi Putri Aida Shinta, Nazma Shofi Nurrohmah Sholikhah, Fitrotus Siti Aisah Siti Aisah Sri Dewi Miladiyah Sri Rahayu Sri Rokhlinasari Syahid, Husein As Sya’adatun Munawaroh Tarudi Tarudi Ulfah, Mariyah Umamah Mumtazah Askhiyah Ummah, Gabriel Rosyidatul Ummi Khulsum Vuvut Futiah Wahyuni, Nuniek Tri Wardah Nuroniyah Wartoyo Wartoyo Wasman Wasman Watuniah Watuniah Yayah Khoeriyah Yusuf, Ayus Akhmad Zahra, Dinar Maula