Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENJAGA KEBERSIHAN SUNGAI DELI DI KOTA MEDAN Abdi Eralisasi Harefa; Feny Cristanti Siburian; Dwi Mayanti Rosalina Marpaung; Randy Marcel Hutauruk; Sahala Fransiskus Marbun
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan Sungai Deli di Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan penyebaran kuesioner kepada 112 responden yang dipilih secara acak dari masyarakat sekitar bantaran sungai. Analisis data menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan skala Likert untuk mengukur partisipasi dalam bentuk ide, tenaga, materi, keterampilan, serta sosial dan moral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat tergolong sedang menuju tinggi dengan nilai rata-rata 3,40. Bentuk partisipasi tenaga dan sosial-moral menjadi yang paling dominan. Meskipun demikian, partisipasi berkelanjutan dan inisiatif pribadi masih perlu ditingkatkan melalui upaya pemberdayaan dan edukasi lingkungan. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam pengelolaan kebersihan sungai untuk mendukung kebijakan lingkungan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Pelibatan masyarakat secara optimal diharapkan dapat memperbaiki kualitas lingkungan sungai dan meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya pelestarian ekosistem sungai. Penelitian ini memberikan dasar penting bagi pembuat kebijakan dan pelaksana program lingkungan dalam merancang strategi yang sesuai dengan karakteristik partisipasi masyarakat setempat.
Pemetaan Persebaran IPM Sumatera Utara Menggunakan SIG Samuel Natanael; Sahala Fransiskus Marbun; Tiara Renata; Arungi Putra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan capaian pembangunan manusia di Provinsi Sumatera Utara masih terlihat jelas, baik antara wilayah perkotaan maupun daerah pinggiran, sehingga diperlukan kajian yang mampu menjelaskan bagaimana variasi tersebut terbentuk secara keruangan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pola spasial Indeks Pembangunan Manusia (IPM) beserta tiga indikator yang menyusunnya, yaitu kesehatan, pendidikan, dan ekonomi, pada tingkat kabupaten dan kota. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari publikasi Badan Pusat Statistik serta peta batas administrasi yang kemudian diolah melalui perangkat lunak Sistem Informasi Geografis. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan menyelaraskan data numerik dan data spasial hingga menghasilkan peta tematik yang menunjukkan pola persebaran masing-masing indikator. Hasil kajian memperlihatkan bahwa wilayah dengan aktivitas perkotaan umumnya memiliki nilai IPM lebih tinggi, sedangkan daerah yang jauh dari pusat pertumbuhan masih menunjukkan capaian yang relatif rendah. Perbedaan tersebut terutama dipengaruhi variasi umur harapan hidup, ketimpangan capaian pendidikan, serta ketidaksamaan daya beli masyarakat antarwilayah. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan spasial mampu memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai struktur ketimpangan pembangunan manusia di Sumatera Utara. Penelitian lanjutan dapat mengembangkan analisis dengan menambahkan faktor infrastruktur, ketersediaan layanan publik, atau karakter sosial ekonomi lokal untuk memahami sumber ketimpangan secara lebih mendalam.
Analisis Perbandingan Jumlah  Penduduk  Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara Terhadap Ketimpangan Pembangunan Ekonomi  Daerah Tahun 2024 Difa Aprilia Marpaung; Sahala Fransiskus Marbun; Waren Lucia Ambarita; Cindy patherecia Purba; Mayratmini Herti Hulu
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan jumlah penduduk antar kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara serta hubungannya dengan ketimpangan pembangunan ekonomi daerah tahun 2024. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana variasi jumlah penduduk memengaruhi tingkat ketimpangan pembangunan yang dilihat melalui perbedaan pendapatan per kapita antarwilayah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data yang dianalisis meliputi jumlah penduduk dan PDRB per kapita di 33 kabupaten/kota. Ketimpangan pembangunan diukur menggunakan Indeks Williamson untuk melihat deviasi pendapatan antarwilayah dibandingkan rata-rata provinsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah di Provinsi Sumatera Utara memiliki nilai Indeks Williamson yang berada pada kategori ketimpangan rendah, yaitu pada rentang 0,004 hingga 0,20. Hal ini mengindikasikan bahwa perbedaan pendapatan antarwilayah relatif kecil. Kota Medan menjadi satu-satunya wilayah dengan kategori ketimpangan sedang (0,50) akibat tingginya PDRB per kapita dibandingkan daerah lain. Sementara itu, daerah seperti Langkat, Pematang Siantar, Tanjung Balai, dan Binjai memiliki nilai ketimpangan yang sangat rendah, menunjukkan pemerataan pembangunan yang kuat. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa ketimpangan pembangunan ekonomi di Sumatera Utara secara umum berada pada tingkat rendah, dengan pengecualian Kota Medan yang memiliki deviasi pendapatan cukup besar. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan pemerataan pembangunan antarwilayah serta pemanfaatan peran pusat pertumbuhan untuk mendorong wilayah sekitarnya.
Analisis Spasial Kerapatan Bangunan dan Hubungannya dengan Kepadatan Penduduk di Kota Medan Menggunakan NDBI (Studi Tahun 2013 & 2023) Sahala Fransiskus Marbun; Yessi Afrianita, Yessi; Ardilla S. Pratiwi; Melia Rumana Sibagariang
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang kerapatan banguna dan hubungannya dengan kepadatan penduduk di Kota Medan pada tahun 2013 dan 2023 menggunakan metode penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data utama, Landsat 8 OLI/TIRS, diproses melalui pra-pemrosesan, perhitungan Indeks Perbedaan Bangunan (NDBI), klasifikasi Natural Breaks, dan analisis spasial perubahan kepadatan bangunan. Data kepadatan penduduk diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan sebagai perbandingan untuk pola pengembangan fisik perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kelas kepadatan bangunan tinggi hingga sangat tinggi selama sepuluh tahun terakhir, terutama di wilayah selatan dan barat serta beberapa kecamatan berkembang seperti Medan Denai, Medan Marelan, Medan Helvetia, dan Medan Deli. Sementara itu, pusat kota terus menunjukkan kepadatan tinggi namun cenderung stabil. Peningkatan nilai NDBI sejalan dengan pertumbuhan penduduk di hampir semua kecamatan, menunjukkan bahwa kebutuhan akan ruang hunian dan perluasan pemukiman merupakan pendorong utama perubahan lahan terbangun. Secara keseluruhan, studi ini mengonfirmasi perluasan perkotaan yang cepat dan peningkatan kepadatan spasial di Kota Medan, dan hasilnya dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan dalam merumuskan kebijakan spasial yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Analisis Spasial Perubahan Tutupan Lahan Menggunakan Sistem Informasi Geografis Di Kabupaten Samosir Tahun 2019-2024 Syahputri, Intan; Sahala Fransiskus Marbun; Ofa, Ofa Adrina Uli Harefa; Rut, Rut Elisa Tarigan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis penggunaan lahan dengan mengolah data tutupan lahan menggunakan teknik analisis spasial pada ArcGIS melalui proses intersect untuk mengidentifikasi luasan tiap kelas. Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah penelitian didominasi oleh Hutan Tanaman sebesar 26.296,24 ha (42,44%), diikuti Hutan Lahan Kering Sekunder seluas 18.016,87 ha (29,08%), serta Belukar sebesar 3.227,99 ha (5,21%). Selain itu, kategori lahan yang berada di Kawasan Hutan Siosar juga memiliki kontribusi yang cukup besar, seperti Hutan Lahan Kering Sekunder–Siosar (4.256,08 ha; 6,87%) dan Belukar–Siosar (3.576,95 ha; 5,77%). Kelas penggunaan lain seperti organisasi, pertanian lahan kering, tanah terbuka, dan sawah menunjukkan persentase yang relatif kecil (<5%). Secara keseluruhan, luas areal yang dijelaskan mencapai 61.954,57 ha, yang menggambarkan komposisi ruang serta distribusi tutupan lahan di wilayah studi sebagai dasar evaluasi arah perubahan dan pengelolaan lahan ke depan.
Pemetaan Kualitas Udara Kota Medan Pada Tahun 2025 Dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG)  Alvin Damero Siregar; Pinem, Shania Maria Franciska; Ella Citra Denisa Ginting; Sahala Fransiskus Marbun
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan persebaran spasial konsentrasi PM2.5 di Kota Medan tahun 2025 menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data bulanan PM2.5 dari 21 kecamatan diolah dengan ArcGIS 10.8. Hasil menunjukkan rata-rata konsentrasi PM2.5 sebesar 91,43 µg/m³, yang tergolong tidak sehat. Konsentrasi tinggi terpusat di kecamatan pusat dan selatan (seperti Medan Barat, Medan Sunggal) akibat padatnya aktivitas perkotaan dan lalu lintas, sementara wilayah pesisir utara memiliki kadar lebih rendah. Temuan ini mengindikasikan risiko kesehatan dan lingkungan yang serius, sehingga diperlukan kebijakan pengendalian polusi udara yang terarah, termasuk regulasi emisi, transportasi berkelanjutan, dan perluasan ruang terbuka hijau.
PERKEMBANGAN KAWASAN PERDAGANGAN DI SEPANJANG JALAN TEMPULING, KECAMATAN MEDAN TEMBUNG, KOTA MEDAN Sahala Fransiskus Marbun; Diana Suci Hafidah; Febri May Novani Sipayung; Salman Zudi Hutasuhut; Indah Wahyuni Sinaga
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kawasan perdagangan merupakan indikator penting dalam memahami dinamika pemanfaatan ruang di wilayah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pertumbuhan aktivitas perdagangan di sepanjang Jalan Tempuling, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan unit usaha formal maupun informal. Pertumbuhan tersebut dipengaruhi oleh faktor aksesibilitas, kepadatan penduduk, perubahan penggunaan lahan, serta meningkatnya mobilitas masyarakat. Metode penelitian meliputi observasi lapangan, pemetaan penggunaan lahan, dan analisis deskriptif terhadap perubahan struktur keruangan. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya transformasi ruang berupa bertambahnya fungsi komersial, perubahan bangunan hunian menjadi tempat usaha, serta meningkatnya intensitas kegiatan ekonomi harian, yang secara keseluruhan membentuk pusat aktivitas ekonomi baru pada skala lokal. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan dan perencanaan tata ruang yang adaptif untuk mengakomodasi perkembangan perdagangan yang cepat di kawasan perkotaan
ANALISIS SWOT DALAM MENENTUKAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BUDIDAYA ULAT JERMAN DI KECAMATAN PATUMBAK Ahmad Fauzi Sinuraya; Abdi E. Harefa; Farhan Fauzan Ahdaputra; Joe Athana Sembiring; Ipantri Naibaho; Sahala Fransiskus Marbun
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Usaha budidaya ulat Jerman (Zophobas morio) menjadi salah satu bentuk agribisnis nonkonvensional yang berkembang pesat di masyarakat karena menawarkan potensi ekonomi yang menjanjikan, kebutuhan modal yang relatif rendah, serta peluang pasar yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi internal dan eksternal usaha budidaya ulat Jerman di Kecamatan Patumbak serta merumuskan strategi pengembangan yang tepat melalui pendekatan analisis SWOT. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pelaku usaha, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan berbasis matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ini memiliki kekuatan berupa kualitas ulat yang unggul, lokasi strategis dekat Kota Medan, keterampilan tenaga kerja yang memadai, serta kemudahan akses pakan. Namun, ditemukan kelemahan seperti promosi yang belum optimal dan keterbatasan tenaga kerja. Secara eksternal, peluang pasar sangat terbuka seiring meningkatnya permintaan pakan hewan hias dan potensi pengembangan produk turunan, sementara ancaman datang dari fluktuasi ekonomi dan perubahan cuaca ekstrem. Berdasarkan hasil analisis SWOT, dirumuskan strategi pengembangan meliputi peningkatan kapasitas produksi, diversifikasi produk, serta optimalisasi pemasaran digital untuk mendukung peningkatan daya saing dan keberlanjutan usaha agribisnis ulat Jerman di wilayah tersebut.
Efektifitas Pengelolaan Air dan Tanah dalam Meningkatkan Hasil Produksi Pertanian di Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara Rifani Olivia Nainggolan; Oka Nelli Hutagoal; Febiyola Dasuha; Muhammad Rizky; Sahala Fransiskus Marbun
SOSIAL : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS Vol 3 No 4 (2025): SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/sosial.v3i4.1351

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of natural resource management, particularly water and soil, in increasing agricultural production in Sampali Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency. The research approach used was descriptive qualitative through field observations, in-depth interviews with farmers and village officials, and documentation studies from relevant agencies. The results indicate that the irrigation system in Sampali Village is not operating effectively, characterized by shallowing of canals, damaged irrigation walls, and blockages that cause uneven water distribution. This condition has a significant impact on crop yields, with a difference in production between upstream and downstream areas reaching 1.9 tons/ha. Furthermore, soil quality has also declined due to the excessive use of chemical fertilizers, as indicated by a soil pH that tends to be acidic (5.4–6.0), low organic matter content (1.2–1.8%), and decreased soil biological activity. Factors influencing the effectiveness of water and soil management include technical, environmental, socio-economic, and institutional aspects. This study concludes that natural resource management in Sampali Village is still suboptimal, necessitating improvements to irrigation infrastructure, increased use of organic fertilizers, and institutional strengthening and farmer mentoring. These efforts are expected to support sustainable agricultural productivity gains.  
Analisis Pengunaan Lahan di Kabupaten Deli Serdang Kecamataan Pancur Batu Mengunakan Citra Google Earth Sahala Fransiskus Marbun; Sania Agustina Br Subakti; Selfi Juwita Zamasi; Elno Situmorang; Lastri Marbun
SOSIAL : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS Vol 3 No 4 (2025): SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/sosial.v3i4.1364

Abstract

Pancur Batu District, as one of the areas in Deli Serdang Regency, is experiencing the dynamics of regional development and pressure on land. The total area of ​​Pancur Batu District in Deli Serdang Regency is 122.53 km2. Information on the current land use conditions is essential to support spatial planning and sustainable development policy making. This study aims to identify, map, and analyze the distribution of Sustainable development. This study aims to identify, map and analyze the distribution of land use in Pancur Batu sub-district by utilizing remote sensing technology. The method used is visual interpretation and on-screen digitization using high-resolution satellite imagery from Google Earth in 2024. Land use classification is divided into several main classes, such as settlements, open land and road networks. The main result of this study is a land use map of Pancur Batu sub-district with a 1: 63,360 map that presents a special distribution of each land use class. From the results of the map analysis, it is known that land use is dominated by open land. Meanwhile, identified residential areas are growing rapidly along the main road network. The resulting map can be accurate and up-to-date basic data for the Deli Serdang district government for monitoring, evaluating land suitability, and controlling space use in Pancur Batu sub-district.
Co-Authors Abdi E. Harefa Abdi Eralisasi Harefa Afifah Khairiyah Agnes Enonita Haref Ahmad Fauzi Sinuraya Aidil Fajri Lintang Alvin Damero Siregar Anas Fela Naibaho Andre Marcelino Simamora Anggita Lydia Sirait Anggun Citra Sari Anju Diah Natalia Panjaitan Ardilla S. Pratiwi Arungi Putra Asih Ester E.G Harahap Badostar Situmorang Balqis Aulia Mayvita Beta Marsaulina Cahyani Saragih Cindy patherecia Purba Claurisa Tri Milda Purba Cristyan Adma Jaya Damai Yanti Gultom Daniel Try Desty Novry Lianty Diana Suci Hafidah Difa Aprilia Marpaung Dinda Aprilia Dinda Elizabeth Sihotang Dinda Lufita Hutabarat Dini Sagala Dwi Aulia Saputri Dwi Mayanti Rosalina Marpaung Ella Citra Denisa Ginting Elno Situmorang Erwati Yosepa Saragih Escha Purba Ester Siagian Farhan Fauzan Ahdaputra Febiyola Dasuha Febri May Novani Sipayung Feny Cristanti Siburian Geovan Cristofel Sihombing Gilang Raihan Attaya Goklas Sihombing Gomoses Simarmata Grace Indah Situmeang Grecia Margarethe Indah Wahyuni Sinaga Ipantri Naibaho Jernih Margarethe Joe Athana Sembiring Juleha Sitio Juwita Maya Sari S Juwita Maya Sari. S Kalsa Sijabat Lajuardi Putra Beheng Sinulingga Lasmauli Marpaung Lastri Marbun Luqman Mulia Alkahfi M. Padli Siregar Mayratmini Herti Hulu Melia Rumana Sibagariang Mesi Tambunan Mhd. Zidan Aris Fatih Mislaini Muhammad Rizky Nabila Putri Adha Nadiya Safira pulungan Nandita Septika Baeha Natalia Siagian Niha Clawdya Lubis Nilfais Laia Nur Renni Sariani Syah Putri Brutu Nurintan Nurintan Nurul Hikmah Sari Ofa, Ofa Adrina Uli Harefa Oka Nelli Hutagoal Pangaribuan, David Pinem, Shania Maria Franciska Pradita Amelia Putri Qania Gultom Rachel Tobing Rahel Namisa Br Ginting Rahel Namisa Ginting Randy Marcel Hutauruk Rely Noviyanti Lumbantobing Rifani Olivia Nainggolan Rud Sahanaia Sari Nona Rusniatri Hasugian Rut, Rut Elisa Tarigan Salman Zudi Hutasuhut Samuel Natanael Sania Agustina Br Subakti Selfi Juwita Zamasi Shadai Vrentina Sitio Shintia Malau Silsilia Iryanda Stevanie Diva Marpaung Syahputri, Intan Tiara Renata Timbul Raja Halomoan Trinita Aulia Putri Valerina Sinaga Vita Nurliana Waren Lucia Ambarita Widya Ningsih Yessi Afrianita, Yessi