p-Index From 2021 - 2026
9.537
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Jurnal Kajian Bali IJEE (Indonesian Journal of English Education) TARBIYA : Journal Education in Muslim Society KEMBARA Indonesian Journal of English Language Studies (IJELS) CaLLs : Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal SOLMA Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer International Journal of Community Service Learning International Journal of Language and Literature JOURNAL OF APPLIED LINGUISTICS AND LITERATURE Journal of English Language Teaching and Linguistics PEDULI: Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Apollo Project: Jurnal Ilmiah Program Studi Sastra Inggris Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia LINGUA : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya JL3T (Journal of Linguistics, Literature and Language Teaching) TRAVERSE - Journal of Language and Applied Linguistics Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan Indonesian Journal of EFL and Linguistics Indonesian Journal of English Teaching Journal of Language and Literature Studies Jurnal Karya Abdi Masyarakat International Journal of Community Service (IJCS) Elysian Journal : English Literature, Linguistics, and Translation Studies LOKATARA SARASWATI TELL - US JOURNAL Sintaksis: Publikasi Para Ahli Bahasa dan Sastra Inggris Litera : Jurnal Bahasa dan Sastra Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature) Open Access DRIVERset Sawerigading
Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Juru Bahasa (Interpreter): Peluang bagi Lulusan Sastra Inggris Hikmaharyanti, Putu Desi Anggerina; Jayantini, I Gusti Agung Sri Rwa; Ariyaningsih, Ni Nyoman Deni; Utami, Ni Made Verayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 4 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i4.5196

Abstract

Kemampuan dwibahasa saat ini memang sangat menantang yang ditandai dengan tidak banyaknya mahasiswa dan alumni jurusan Sastra Inggris yang berani mengambil pekerjaan sebagai juru bahasa dan sepatutnya kemampuan ini diasah lebih dalam sebab kemampuan ini yang akan membawa para pemelajar jurusan Sastra Inggris merajut profesi menjadi seorang juru bahasa baik itu terikat dalam sebuah institusi maupun sebagai pekerja lepas. Pengabdian ini bertujuan untuk mencukupi kebutuhan serta meningkatkan kompetensi mahasiswa dan alumni Fakultas Bahasa Asing Universitas Mahasaraswati Denpasar yang juga termasuk kategori masyarakat dalam mengambil peluang berprofesi sebagai juru bahasa. Pelatihan dibagi menjadi 2 gelombang dari pertengahan bulan Maret sampai Mei (8 minggu). Pelatihan dilakukan secara intensif yang diikuti oleh 10 orang termasuk mahasiswa dan alumni dengan menggunakan teknik menyimak/mendengarkan (listening), meniru (shadowing), menguraikan kembali dalam bentuk berbeda (paraphrasing), dan yang terakhir adalah whispering atau menerjemahkan dalam waktu yang bersamaan dengan pembicara bahasa sumber. Keempat teknik ini diklaim mampu meningkatkan kemampuan seorang juru bahasa khususnya kemampuan kognitif. Pelatihan ini didukung oleh Rumah Harapan Disabilitas Graha Nawasena kota Denpasar sebagai tempat pelaksanaan serta 1orang penutur asli dari Inggris sebagai narasumber. Selama kurang lebih 2 bulan kegiatan pelatihan juru bahasa ini dilakukan guna mencari regenerasi para juru bahasa pemula yang selanjutnya akan mandiri mendapatkan jam terbang sendiri sampai ke tahap juru bahasa professional. Peserta yang mengikuti pelatihan ini pun mendapatkan manfaat dari setiap sesi latihan serta merasa terbantu oleh penggunaan teknik-teknik yang sudah dipraktekan bersama.
FLOUTING MAXIM AS SHOWN BY CHARACTERS IN A NOVEL ENTITLED BUFFALO BILL, THE BORDER KING I Komang Arsa Adi Winarta; Ni Wayan Suastini; I Gusti Agung Sri Rwa Jayantini
ELYSIAN JOURNAL : English Literature, Linguistics and Translation Studies Vol. 2 No. 1 (2022): ELYSIAN JOURNAL: English Literature, Linguistics and Translation Studies
Publisher : Prodi Sastra Inggris Fakultas Bahasa Asing Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.619 KB) | DOI: 10.36733/elysian.v2i1.3707

Abstract

This study aims to determine the types of flouting maxim found in Buffalo Bill's novel and to find out the reasons for the characters to flouting the maxims. The researcher used the theory by Grice (1975) to find out the types of maxims in Buffalo Bill's novel, and Cutting (2002) theory to find out the strategies of characters in Buffalo Bill's novel violate these maxims. The data is collected from the novel Buffalo Bill, The Border King where the novel tells the reader about the life story of William F. Cody or known as Buffalo Bill during the Civil War. It was written by Colonel Ingraham and Ned Buntline and published by STREET & SMITH in 1907. The story focuses on the journey of Buffalo Bill. As a result of the analysis of research data, four types of maxim violations were committed by the characters in the novel Buffalo Bill. There is a flouting of maxim of quantity, flouting of maxim of quality, flouting of maxim of relevance, and flouting of maxim of manner. There are a total of twenty records found in Buffalo Bill's novel. flouting of maxim of quantity appears 10 times (47.7%), flouting of maxim of quality does not occur (0%), flouting of maxim of relevance appears 9 times (47.7%), and maxim of manner appears once (4,6%). In the strategy of the characters in the novel Buffalo bill violating the maxims, there are five types of causes for the characters to violate the maxims.
Exploring Characterization of the Main Character in Raya and the Last Dragon Movie K.Divyani; Jayantini, I Gusti Agung Sri Rwa; Juniartha, I Wayan
ELYSIAN JOURNAL : English Literature, Linguistics and Translation Studies Vol. 3 No. 1 (2023): Elysian Journal : English Literature, Linguistics, and Translation Studies
Publisher : Prodi Sastra Inggris Fakultas Bahasa Asing Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.715 KB) | DOI: 10.36733/elysian.v3i1.4643

Abstract

Abstract This article focuses specifically on the character analysis in Raya and the Last Dragon movie, especially the main character, namely Raya. This research is aimed to finding out main character’s characterization. The theory of characterization that proposed by Warren and Wellek (1962) was applied in this study. The research data were collected from Raya and the Last Dragon movie by watching the main character’s dialogue and action. Qualitative descriptive method was also used in conducting this research. There were 3 aspects of characterization that found in this movie namely, Raya was psychologically portrayed as a clever, determined, and cautions person. On the other hand, she was also socially described as Heart land’s princess, Chief Benja’s daughter, and dragon gem’s guardian. Lastly, she was physiologically illustrated to have black hair with braided and ponytail, big and black eyes, black eyebrows, brown skin, flat nose, and small lips when she was a child. However, when she was growing adult, she was depicted to have average height, thick black eyebrows, and long wavy hair, slim and slightly muscular. Keywords: Character, Characterization, Movie Abstrak Artikel ini berfokus secara khusus pada analisis karakter dalam film Raya and the Last Dragon, khususnya karakter Utama, yaitu Raya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penokohan karakter utama. Teori tentang penokohan yang diusulkan oleh Warren dan Wellek (1962) diaplikasikan pada penelitian ini. Data penelitian dikumpulkan dari film Raya and the Last Dragon dengan menonton dialog dan aksi karakter utama. Metode kualitatif deskriptif juga digunakan dalam melakukan penelitian ini. Adapun 3 aspek penokohan yang ditemukan dalam film ini diantaranya, Raya digambarkan secara psikologis sebagai seseorang yang cerdas, bertekad, dan berhati-hati. Di sisi lain, dia juga dideskripsikan secara social sebagai putri dari negeri Hati, anak kepala suku Benja, dan penjaga permata naga. Terakhir, dia diilustrasikan secara fisiologis memiliki rambut berwarna hitam yang dikepang dan diikat, mata yang besar dan berwarna hitam, alis tipis berwarna hitam, kulit coklat, hidung pesek, dan bibir tipis saat dia masih kecil. Namun, ketika beranjak dewasa, dia digambarkan memiliki tinggi rata-rata, alis tebal berwarna hitam, rambut panjang bergelombang, langsing, sedikit berotot. Kata kunci: Karakter, penokohan, Film
The Value of Being of The Supporting Characters in The Movie “Luca” Pranata, I Made Yudisthira Adhi; Jayantini, I Gusti Agung Sri Rwa; Winarta, Ida Bagus Gede Nova
ELYSIAN JOURNAL : English Literature, Linguistics and Translation Studies Vol. 3 No. 3 (2023): Elysian Journal: English Literature, Linguistics, and Translation Studies
Publisher : Prodi Sastra Inggris Fakultas Bahasa Asing Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/elysian.v3i3.4793

Abstract

This study attempts to reveal the moral value based on the classification of Linda and Eyre (1993) in the movie Luca. This study aimed to find out the value of being of the supporting characters in the movie Luca. It utilized a descriptive qualitative method. This study used the theory of moral values proposed by Linda and Eyre (1993) in their book entitled Teaching Your Children Values. The findings showed there were three types of moral values found in the supporting characters in the movie Luca. They are honesty, peaceability, and courage. The moral value of honesty and peaceability dominantly appeared in this movie. It related to their inner sincere and self-control which contributes building the movie as a whole. These data mainly revealed through the process that each characters engaged, along with its related situation in the movie.
Konstruksi makna tempat dalam artikel ilmiah berbahasa Indonesia bidang antropologi Ayomi, Putu Nur; Jayantini, I Gusti Agung Sri Rwa
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 8 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v8i1.18396

Abstract

Tempat biasanya dipahami sebagai lokasi spasial di dunia fisik. Namun, dalam berbahasa, fenomena abstrak juga dapat dikonstruksi sebagai tempat. Beberapa studi telah memetakan kategori makna tempat dan konstruksinya dalam struktur leksikogramatikal bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah konsep tersebut dapat diterapkan untuk mengategorikan makna tempat dalam bahasa Indonesia, bagaimana konstruksi leksikogramatikalnya, serta bagaimana makna tempat bekerja dalam teks ilmiah yang memiliki tingkat abstraksi tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian campuran, dengan menggunakan teori linguistik sistemik fungsional (LSF). Kajian dilakukan pada korpus lima artikel ilmiah berbahasa Indonesia pada jurnal nasional terakreditasi bidang antropologi. Temuan penelitian ini adalah rekategorisasi makna tempat dari yang telah ditawarkan pada studi terdahulu, yakni dengan mengklasifikasikan profesi sebagai tempat yang berhubungan dengan sosial-budaya dan tempat metereologis dikembangkan menjadi tempat metereologis-geologis. Sebagian besar makna tempat mengambil posisi Sirkumstan dalam klausa tunggal, pewatas nomina yang berfungsi sebagai Penjenis maupun Penegas, juga Partisipan dalam klausa relasional. Dalam wacana artikel ilmiah bidang antropologi, makna tempat berfungsi dalam penetapan konteks tempat dari penelitian, juga kategorisasi atau taksonomi fenomena yang diteliti. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa dalam bahasa Indonesia makna tempat dapat dibentuk dari makna lain selain tempat, memiliki realisasi leksikogramatikal yang beragam, dan berfungsi secara tekstual dalam artikel ilmiah.
Acculturations in Intercultural Marriage Families: The Story from Denpasar City Jayantini, I Gusti Agung Sri Rwa; Sulatra, I Komang; Andriyani, Anak Agung Ayu DIan; Sharita, Jasmine
Humanus Vol 21, No 1 (2022)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1061.519 KB) | DOI: 10.24036/humanus.v21i1.113205

Abstract

Acculturation in families with parents having different cultures is a fascinating phenomenon. It is a worth investigating issue to be seen from type of intercultural marriage the family chooses and how children adapt to their parents’ different backgrounds.  This study aims at analyzing types of intercultural marriage taking place in Denpasar, the capital city of Bali province, Indonesia and investigating how the children from these families face the acculturation process. Twenty children in Denpasar city, Bali experiencing intercultural marriage were involved in the research. They were observed and interviewed to identify how acculturation takes place in their family. The study reveals that in the sense of acculturation as a process of adjustment and adaptation, it occurs in four types of intercultural marriage, namely (1) submission/immersion (being submitted to one), (2) obliteration (adopting new language and culture), (3) compromise (maintenance with limitations), and (4) consensus (full maintenance). Each type of intercultural marriage is supportively adopted in the families that give the opportunity for the children to live harmoniously despite the different backgrounds and cultures their parents have.
Traditional vs Online Games: Their Benefits for Young Learners Suwastini, Ni Komang Arie; Radhaswati, I Dewa Ayu Agung; Jayantini, I Gusti Agung Sri Rwa; Artini, Ni Nyoman
TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society TARBIYA: JOURNAL OF EDUCATION IN MUSLIM SOCIETY | VOL. 10 NO. 1 2023
Publisher : Faculty of Educational Sciences, Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/tjems.v10i1.31329

Abstract

AbstractAs young learners like to learn in a fun atmosphere with engaging interactions, the present study argues that when children learn English as a foreign language, implementing games in teaching English can benefit young learners. The research was conducted following the library research method, where the content of the research from previous studies on English for young learners and the benefits of using games in teaching English for young learners were collected with the keywords "young learners", "traditional games", and "online games." The sources were selected from articles published in reputable international and accredited national journals from 2010-2022. The result of this study shows that two types of games can be chosen such as traditional and online games. The implementation of each type of game in teaching has strengths, weaknesses, and suggestions to improve the quality to help young learners learn. Overall, young learners will get more positive impacts due to the implementation of both traditional and online games. They can be recommended as strategies to teach English to young learners.  AbstrakSebagai pembelajar muda yang suka belajar dalam suasana yang menyenangkan dengan interaksi yang menarik, penelitian ini berargumen bahwa ketika anak-anak belajar Bahasa Inggris sebagai bahasa asing, penggunaan permainan dalam pengajaran Bahasa Inggris dapat memberikan manfaat bagi pembelajar muda. Penelitian ini dilakukan mengikuti metode penelitian perpustakaan, di mana konten penelitian dari studi sebelumnya tentang Bahasa Inggris untuk pembelajar muda dan manfaat penggunaan permainan dalam pengajaran Bahasa Inggris untuk pembelajar muda dikumpulkan dengan kata kunci "pembelajar muda", "permainan tradisional", dan "permainan online". Sumber-sumber ini dipilih dari artikel yang diterbitkan dalam jurnal internasional terkemuka dan jurnal nasional yang terakreditasi dari tahun 2010-2022. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dua jenis permainan dapat dipilih, yaitu permainan tradisional dan permainan online. Implementasi setiap jenis permainan dalam pengajaran memiliki kelebihan, kelemahan, dan saran untuk meningkatkan kualitasnya agar membantu pembelajar muda belajar. Secara keseluruhan, pembelajar muda akan mendapatkan dampak positif lebih banyak karena penggunaan baik permainan tradisional maupun online. Kedua jenis permainan ini dapat direkomendasikan sebagai strategi untuk mengajar Bahasa Inggris kepada pembelajar muda.How to Cite: Suwastini, Ni Komang A., Radhaswati, I Dewa A. A., Jayantini, I Gusti A.S.R., Artini, Ni Nyoman. (2023). Traditional vs Online Games: Their Benefits for Young Learners. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 10(1), 13-38. doi:10.15408/tjems.v10i1.31329.
Strategi Pengajaran BIPA untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Jayantini, I Gusti Agung Sri Rwa
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 2 (2024): Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bahasa.v6i2.1065

Abstract

This study seeks to identify two significant aspects of BIPA (Indonesian for Foreign Speakers) teaching, namely: (i) the factors influencing motivation as an effort to sustain and achieve learning success in BIPA and (ii) teaching and learning strategies that can be applied to enhance both internal and external motivation. A systematic literature review was conducted following several steps. Data collection involved (1) defining keywords, (2) identifying and evaluating academic literature, and (3) determining key findings and grouping them according to the focus of this paper. The analysis was carried out through descriptive and thematic reviews based on the identified keywords. The literature review findings highlight two main points. First, there are several factors influencing motivation that teachers and learners can leverage to improve learning achievements, both internal and external. Second, the learning strategies that can be implemented to enhance motivation include creative approaches by BIPA teachers, such as: (i) contextual learning using cultural and gastronomic approaches as integral parts of maintaining learners' motivation, (ii) interactive teaching methods utilizing various media, such as comics and online interactive platforms like Zoompolls, Worldwall Games, Mentimeter, and Padlet, and (iii) innovative learning based on Information and Communication Technology (ICT).AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dua aspek penting dalam pengajaran BIPA, yaitu (i) faktor-faktor yang memengaruhi motivasi sebagai upaya untuk bertahan dan mencapai prestasi belajar BIPA dan (ii) strategi belajar mengajar yang dapat diterapkan untuk meningkatkan dua jenis motivasi, baik internal dan eksternal. Kajian literatur sistematis (systematic literature review) diterapkan dengan beberapa langkah. Pengumpulan data dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu (1) menetapkan kata kunci, (2) pustaka berupa hasil penelitian ilmiah, dan (3) menetapkan sejumlah temuan penting dan membuat klasifikasi sesuai dengan fokus makalah ini. Analisis dilakukan dengan melakukan telaah deskriptif beserta tematik sesuai kata kunci yang telah diidentifikasi. Hasil kajian pustaka menunjukkan dua hal utama. Pertama, ada sejumlah faktor yang memengaruhi motivasi yang dapat digunakan pengajar dan pemelajar untuk meningkatkan prestasi belajar, baik internal dan eksternal. Kedua, strategi belajar yang dapat diterapkan untuk meningkatkan motivasi adalah kreativitas guru BIPA yaitu (i) pembelajaran kontekstual yang menggunakan pendekatan kultural serta gastronomi sebagai bagian integratif menjaga motivasi pemelajar, (ii) metode pembelajaran interaktif dengan memanfaatkan sejumlah media, yaitu komik dan media interaktif online seperti Zoompols, Worldwall Games, Mentimeter, Padlet, dan (iii) pembelajaran inovatif berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Metaphors and Their Meaning in “Kid Krow” Album by Conan Gray Yustika Astrimulyani; I Gusti Agung Sri Rwa Jayantini
ELYSIAN JOURNAL : English Literature, Linguistics and Translation Studies Vol. 4 No. 4 (2024): Elysian Journal: English Literature, Linguistics, and Translation Studies
Publisher : Prodi Sastra Inggris Fakultas Bahasa Asing Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/elysian.v4i4.9774

Abstract

This study seeks to understand the meaning of metaphors in Conan Gray's Kid Krow album. The qualitative method was used in this study. This study aims to reveal how metaphors convey the author's feelings and function as a means of strong emotional storytelling. The analysis results show that metaphors are aesthetic tools to explore universal themes such as love, loss, and adolescent identity. This study found nine metaphors and two types of meaning based on the theory of meaning proposed by Leech (1981): connotative meaning and affective meaning. The connotative meaning in these metaphors gives an additional dimension to the lyrics, while the affective meaning can evoke strong emotions in listeners. This research contributes to a richer understanding of how metaphors in music can be used as a medium to express complex human experiences. Abstrak Penelitian ini mengacu pada pemahaman makna metafora yang terkandung dalam album Kid Krow karya Conan Gray. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana metafora tersebut di gunakan untuk menyampaikan perasaan penulis serta berfungsi sebagai sarana penceritaan emosional yang kuat. Hasil analisis menunjukkan bahwa metafora tidak hanya berfungsi sebagai alat estetika, tetapi juga sebagai sarana untuk mengeksplorasi tema-tema universal seperti cinta, kehilangan, dan identitas remaja. Dalam penelitian ini ditemukan 9 metafora dan dua jenis makna berdasarkan teori makna yang dikemukakan oleh Leech (1981) yaitu makna konotatif dan makna afektif. Makna konotatif yang terkandung dalam metafora ini memberikan dimensi tambahan pada lirik, sedangkan makna afektif dapat membangkitkan emosi yang kuat pada pendengar. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih kaya tentang bagaimana metafora dalam musik dapat digunakan sebagai media untuk mengekspresikan pengalaman manusia yang kompleks.
Empowering Villages through Waste Management for Agritourism Success Jayantini, I Gusti Agung Sri Rwa; Martiningsih, Ni Gusti Agung Gde Eka; Wiratama, I Gusti Ngurah Made; Karta, Ni Luh Putu Agustini
International Journal of Community Service Learning Vol. 8 No. 4 (2024): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v8i4.85336

Abstract

A very crucial issue that needs serious attention for tourism development in rural areas is waste management. Thus, anticipation and solutions to problems, including the environmental impact, are needed in developing villages as agritourism areas. The purpose of this research is to identify programs required by the community to promote a tourist destination, manage agritourism, and overcome environmental problems. This type of research is descriptive qualitative with a community service approach. The research subjects included community leaders, women's groups (PKK), youth, farmer groups, and relevant local partners such as tourism business groups. In-depth interviews with community leaders, women, youth, and farmer groups were used to collect data. The instrument used was an interview sheet. After the data was collected, it was analyzed using the descriptive qualitative data analysis method. The results obtained include three things. First, tourism and human resource management programs resulted in a positive attitude toward creating a tourist attraction connectivity map. Second, in the agricultural sector, farmers showed their active participation, which was realized by structuring the garden by installing QR code-based plant signboards and developing organic farming. Third, the community's positive attitude in the environmental sector is shown by making compost from organic waste produced by women's groups and diversifying coffee businesses. This research is expected to create a pattern of community empowerment for agro-tourism areas supported by the active participation of village communities.
Co-Authors Adi Putra, Nyoman Canestra Adi, Ni Ketut Sri Atik Oktari Aditana, I Kadek Arya Adnyani, Ni Luh Putu Sri Anak Agung Ayu Dian Andriyani Ardipa, I Putu Mahendra Chandra Ariyaningsih, Ni Nyoman Deni Artiasih, Putu Artini, Ni Nyoman Audina, Ira Putri Blangsinga, Gede Wisma Krisna Ari Aditya Cahyani, Ni Made Wahyu Suganti Cahyanti, Ni Kadek Ayu Rina Dwi Citrawati, Ni Kadek Deni Ariyaningsih, Ni Nyoman Desak Putu Eka Pratiwi Dewi, Gusti Putu Rustika Dewi, Ni Komang Karisma Felia Gita Dewi, Ni Kadek Freskila, Euniq Putri Gede Irwandika . Gede Rasben Dantes Gunawati, Erika Hading, Yuliana Resti Hardiyanti, Ayu Fitri Hutapea, Jesica Vanessa I Dewa Ayu Md A Wahyu Linda Dewi I Gde Agoes Caskara Surya Putra I Gusti Agung Paramitha Eka Putri I Gusti Ayu Agung Dian Susanthi I Gusti Ayu Vina Widiadnya Putri I Kadek Adi Sukrawan I Komang Arsa Adi Winarta I Komang Sulatra I Komang Sulatra I Nyoman Pasek Hadisaputra I Putu Ngurah Wage Myartawan I Wayan Juniartha I Wayan Resen Ida Ayu Made Sri Widiastuti Ida Ayu Mela Tustiawati Ida Bagus Ari Arjaya Indradewi, Amalia Irina Safitri Zen Janggur, Oktavianus Jendra, Made Iwan Indrawan K.Divyani Kadek Ayu Siwi Patmawati Legawa, I Gede Aditya Cipta Lutfiana, Dina Made Wulan Lestari, Ida Ayu Maksimianus Didimus Jehadu Maku, Serfus Evander Mauboy, Yemima Vanesha Mihira, Luh Shanti Nilayam Ni Gst. Ag. Gde Eka Martiningsih Ni Kadek Chandra Pithaloka Ni Komang Arie Suwastini Ni Luh Putu Agustini Karta Ni Made Verayanti Utami Ni Nyoman Deni Ariyaningsih Ni Putu Eka Aristayanti NI WAYAN SUASTINI Ni Wayan Surya Mahayanti Nice Maylani Asril Novionita, Made Linda Nugraha, I Gusti Bagus Wahyu NUR FITRIANI Oktarina Wisudayanti, Kadek Heni Oktavirani, Ni Luh Gede Indah Pranata, I Made Yudisthira Adhi Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA . Putu Desi Anggerina Hikmaharyanti Radhaswati, I Dewa Ayu Agung Rinawati, Ni Kadek Ayu Ronald Umbas Ronsmin, Felisita Rusnalasari, Zulidyana Dwi Sang Putu Kaler Surata Saputra, I Nyoman Pasek Hadi Sergius Kasma Sharita, Jasmine Simanjuntak, Kezia Grace Rejoicelyn Simatupang, Echa F E Sinaga, Suisan Skolastika, I Made Perdana Spencer, Wildhan Randy System, Administrator Tanuyanapat, Cayaputiyayi Tentang, Fotina Wahyuni, Ni Luh Putu Richa Winarta, Ida Bagus Gede Nova Winarta, Ida Bagus Nova Wiratama, I Gusti Ngurah Made Wula, Yohanes Yasin, Muhammad Reza Jufri Yundari, Yundari Yustika Astrimulyani