Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

MODEL PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS LITERACY GARDENS DI PAUD Ai Sutini; Leli Halimah; Mohamad Helmi Ismail
CAKRAWALA DINI: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 10, No 1 (2019): May 2019
Publisher : UPI Kampus Cibiru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.659 KB) | DOI: 10.17509/cd.v10i1.14457

Abstract

Kemajuan suatu bangsa di masa depan dalam berbagai sektor kehidupan, sangat tergantung pada generasi muda yang mungkin saat ini masih berada pada kelompok anak usia dini. Kelompok usia tersebut akan menjadi investasi, dan akan menjadi sumber daya manusia yang berkualitas apabila orang dewasa (seperti orang tua, guru) mampu membangun potensi kreativitas  sejak dini. Adapun, yang menjadi permasalahannya berdasarkan hasil studi pendahuluan terhadap banyak Taman Kanak-kanak (TK) pada umumnya pembelajaran di TK belum sesuai dengan tahap perkembangan anak, mengingat pembelajaran lebih banyak mengkondisikan anak-anak bermain di dalam kelas, agar anak cepat dapat membaca, menulis, dan berhitung. Dengan kondisi tersebut, menjadi sangat jarang anak-anak TK bermain di halaman sekolahnya, sementara dari hasil kajian literature bahwa bermain di lingkungan outdoor classroom, seperti di halaman sekolah memberikan banyak manfaatnya bagi berkembangnya seluruh aspek perkembangan anak termasuk sangat potensial untuk membentuk karakter anak. Menyikapi kondisi realitas dan hasil kajian literature, maka penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pendidikan karakter berbasis literacy gardenss di PAUD. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif yang bersifat studi kasus.Sesuai dengan karakteristik studi kasus, pengumpulan data penelitian, digunakan beberapa instrument penelitian, yaitu observasi, catatan lapangan, dokumen hasil karya siswa, photo, rekaman dengan menggunakan video, wawancara, dan penilaian. Setiap instrument tersebut digunakan saat berlangsungnya proses pembelajaran. Adapun analisis data dilakukan meliputi kegiatan: penjodoan pola, pembuatan eksplanasi, dan analisis deret waktu. Untuk memperoleh kesimpulan penelitian, analisis data dilakukan secara berkelanjutan setiap kali proses pembelajaran, yang dilanjutkan dengan interpretasi hasil analisis data melalui konfrensi secara berkolaborasi dengan guru. Selain  laporan  penelitian  sebagai  kelengkapan  hasil  penelitian, luaran  yang  diharapkan  dari penelitian ini adalah: (a) menghasilkan dokumen prototype model, (2) menghasilkan buku ajar, (c) menghasilkan CD pembelajaran sesuai model, (d) artikel untuk diajukan pada jurnal nasional atau internasional yang terakreditasi.   Kata kunci: Pendidikan karakter,  literacy gardenss, pendidikan anak usia dini 
MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ANAK UDIA DINI MELALUI METODE SOSIODRAMA BERBASIS CTL (CONTEXTUAL TEACHING LEARNING) Sri Kartini Dewi; Nenden Ineu Herawati; Leli Halimah
CAKRAWALA DINI: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 7, No 2 (2016): November 2016
Publisher : UPI Kampus Cibiru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.368 KB) | DOI: 10.17509/cd.v7i2.10533

Abstract

Penelitian ini atas dasar permasalahan kemandirian anak yang sering dihadapi oleh guru dikelas A TK Smart Kindergarten, antara lain: anak belum mampu menyiapkan perlengkapan makan dengan mandiri, anak belum mampu mengambil makanan yang akan dimakan dengan sendiri, anak belum mampu membereskan perlengkapan makan dengan sendiri dan masih membutuhkan bantuan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan penerapan metode sosiodrama berbasis CTL dalam pembelajaran pembiasaan anak sejak usia dini. metode sosiodrama berbasis CTL merupakan kolaborasi dari sosiodrama dan CTL. Metode sosiodrama adalah suatu cara memerankan beberapa peran dalam suatu cerita tertentu yang menuntut integrasi di antara pemerannya. Metode sosiodrama berbasis CTL yang diperankan atau didramatisasikan oleh anak memuat suatu kejadian atau contoh-contoh yang biasa ditemukan dalam kehidupan sehari-hari anak. untuk rumusan masalahnya yaitu: (1) Bagaimana aktivitas kemandirian anak melalui metode sosiodrama berbasis CTL. (2) Bagaimana peningkatan kemandirian anak setelah diterapkannya metode sosiodrama berbasis CTL (3) Bagaimana lingkungan yang kondusif untuk meningkatkan kemandirian anak usia dini. metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK), dengan menggunakan desain penelitian dari John Elliot. PTK ini dilaksanakan dalam tiga siklus, dengan satu siklus sebanyak tiga tindakan. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan meliputi instrumen penilaian performa, observasi, wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi berupa foto. Penelitian ini menunjukkan kemandirian anak mengalami peningkatan pada aktivitas kegiatan makan bersama yaitu anak mampu melakukan kegiatan dengan sendiri dari awal mempersiapkan makanan hingga membereskan perlengkapan makan tanpa dibantu. Pada hasil penelitian yang diperoleh mengalami perkembangan yang cukup signifikan setiap siklusnya. Berdasarkan data yang diperoleh pada siklus I dari ketiga indikator dari keseluruhan anak yang mendapatkan bintang empat anak mampu menyiapkan perlengkapan makan, anak mampu mengambil makanan, dan anak mampu memberekan peralatan makan hasil perkembangan kemandirian anak menunjukkan hasil 33,33%, siklus II sebesar 48.14%, dan siklus III menunjukkan hasil 85,18%. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa metode sosiodrama berbasis CTL dapat mengembangkan kemandirian anak-anak di TK Smart Kindergarten.Kata kunci: Kemandirian Anak Usia Dini, Metode Sosiodrama Berbasis CTL
Penguatan Kompetensi Guru PAUD di Kabupaten Pangandaran dalam Implementasi Merdeka Bermain melalui Media Loose Parts Mohamad Helmi Ismail; Leli Halimah; Ayu Hopiani; Muh. Asriadi AM
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/pengabdian.v3i3.2658

Abstract

Pandemi COVID-19 menjadi salah satu fenomena yang berdampak pada bidang pendidikan. Fenomena ini banyak mempengaruhi sistem penyelenggaraan pendidikan. Salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi hal tersebut yaitu melalui adanya Kurikulum Merdeka bagi setiap jenjang pendidikan, tak terkecuali jenjang PAUD. Pada lembaga PAUD implementasi kurikulum Merdeka dikenal juga sebagai Merdeka bermain. Implementasi Merdeka bermain di PAUD masih menjadi tantangan bagi para guru. Hal ini karena guru perlu memiliki keterampilan dan kompetensi dalam mengelola dan merancang pembelajaran agar sesuai dengan konsep Merdeka bermain. Maka dari itu, perlu adanya penguatan kompetensi pada guru terkait implementasi Merdeka bermain. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai implementasi Merdeka bermain menggunakan salah satu media bermain yaitu loose parts. Metode yang digunakan yaitu pelatihan berupa peningkatan kompetensi guru melalui ceramah interaktif, tanya jawab dan diskusi, serta simulasi. Hasil kegiatan pelatihan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terkait implementasi Merdeka bermain melalui media loose parts. Para guru berpendapat bahwa media loose parts sangat potensial untuk membantu guru dalam menciptakan pembelajaran yang kreatif serta sesuai dengan konsep Merdeka bermain.
IMPLEMENTASI BUDAYA SEKOLAH UNTUK MENUMBUHKAN NILAI-NILAI KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR DI SDN CINANGGERANG I KABUPATEN SUMEDANG Agi Hamdani; Leli Halimah
JURNAL ILMIAH PENDAS: PRIMARY EDUCATION JOURNAL Vol 4 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi PGSD, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pendas.v4i2.2079

Abstract

This research discusses the implementation of school culture as a means to shape the character values ​​of students at at SD Negeri Cinangerang I. The topics of study in this research are: (1) What is the description of school culture at Cinanggerang I Public Elementary School, (2) How is the implementation of school culture in at SD Negeri Cinangerang I in shaping student character values. The research method used in this study is a qualitative method. Sources of data from this study are school principals, teachers, and students. Data collection techniques used are interviews, observation and documentation. The results of the study show that (1) the school culture applied at SD Negeri Cinangerang I is religious culture, 5S culture, literacy culture, environmental care culture. (2) The application of the school culture is carried out through consistent good habituation in both intra-curricular and extra-curricular activities. (3) The character values ​​that are developed through school culture are religious, tolerance, discipline, responsibility, friendship, social care, love to read, care for the environment, love the motherland.
TANTANGAN PEMBELAJARAN ABAD-21: PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS POWER POINT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Lusi Amalida; Leli Halimah
JURNAL ILMIAH PENDAS: PRIMARY EDUCATION JOURNAL Vol 4 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi PGSD, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pendas.v4i1.2082

Abstract

21st century learning is learning that prepares the 21st century generation where advances in information and communication technology are developing so fast that it has a major influence on various aspects of life including the teaching and learning process. Today in the implementation of various educational programs, we are faced with various challenges that must be faced by teachers. Teachers must always have the competence of 21st century teachers, so that teachers can prepare everything well through various existing innovations by implementing them in class, especially in responding to various needs in the 21st century. This type of research is qualitative research with a case study type. Based on the initial research conducted, the researcher found the problem that the situation of class VI A students at SDN Haurngombong II who generally studied with direct learning models, especially the lecture method, showed that students were less enthusiastic about receiving lessons and caused boredom when studying in class, so this study aims to find out development of power point-based interactive learning media to improve student learning outcomes in class VI A at SDN Haurngombong II. The results of this study are 1) Development of power point-based interactive learning media to improve class VI A students at SDN Haurngombong II.
Identifikasi Prosocial Skill Anak Usia Dini dalam Project Based Learning di Taman Kanak-Kanak Nenden Ineu Herawati; Margaretha Sri Yuliariatiningsih; Leli Halimah; - Mirawati
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 3 (2020): Optimalisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menuju Kemandirian di Tengah P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prosocial skill atau keterampilan prososial merujuk pada suatu tindakan yang dilakukan secara sukarela untuk memberikan bantuan atau manfaat bagi orang lain. Keterampilan ini merupakan salah satu aspek yang hendaknya dapat dimiliki oleh anak usia dini. Anak yang memiliki keterampilan ini dapat menunjukkan sikap peduli terhadap orang lain yang sedang mengalami kesulitan, mau berbagi, saling membantu dan bergiliran dengan teman. Keterampilan prososial tersebut merupakan suatu keterampilan yang penting dimiliki oleh anak, karena melaluiketerampilan tersebut anak dapat diterima di lingkungan sosialnya dengan baik. Salah satu upaya stimulasi yang diasumsikan dapat meningkatkan keterampilan prososial anak yaitu melalui penerapan project based learning. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi keterampilan prososial anak dalam penerapan project basedlearning di taman kanak-kanak. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi kasus dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Adapun hasil dalam penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran secara utuh terkait stimulasi keterampilan prososial anak usia dini dalam project based learning, sehingga dapat menjadi salah satu rujukan dalam pengembangan keterampilan prososial di lembaga PAUD. Kata Kunci : Prososial, Projject Based Learning, Anak Usia Din
Implementation Of Environmental Awareness Character Education In Early Childhood Through Habituation Amalia, Alifia Rizky; Halimah, Leli; Asriadi AM, Muh
THUFULA Vol 11, No 2 (2023): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v11i2.22759

Abstract

The amount of waste in Indonesia continues to increase every year, which causes pollution and environmental damage. Garbage scattered everywhere will have a bad impact on living things, especially human health. This study was conducted to examine the influence of the implementation of environmental care character education through habituation on environmental care attitudes in early childhood. The method carried out in this research is a descriptive method with a case study design. The sample in the study was 3 teachers, 12 grade A students, and 6 grade B students. Data collection techniques are used by making observations, conducting interviews, and documenting activities to apply environmentally caring characteristics. The results showed that the habituation of environmental care was implemented by: 1) storing shoes and bags in lockers; 2) hand washing; and 3) disposing of garbage in its place. This habituation is supported by teachers as role models for children in applying environmental care attitudes. The implication of this study is to increase awareness of environmental care through environmental care character education in early childhood through habituation.
Pelatihan Interaktif untuk Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Penyusunan KOSP dan Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka di Lembaga PAUD Mirawati, Mirawati; Justicia, Risty; Halimah, Leli; Hopiani, Ayu
Jurnal Usia Dini Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : PG PAUD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jud.v9i2.52406

Abstract

Artikel ini membahas terkait implementasi pelatihan interaktif untuk meningatkan kompetensi guru dalam penyusunan kurikulum operasional satuan Pendidikan (KOSP) dan modul ajar berbasis kurikulum merdeka di lembaga PAUD. Permasalahan yang melandasi program ini adalah kesulitan yang dialami oleh guru mitra dalam menysuusn KOSP, menentukan peta konsep, rancangan kegiatan, penilaian, serta umpan balik pada proses pembelajaran. Berdasarkan analisis situasi tersebut program ini mengusung solusi pelatihan interaktif bagi guru dalam mengembangan KOSP dan modul ajar berbasis kurikulum merdeka di lembaga PAUD. Adapun metode pelaksanaan PkM ini adalah melalui pelatihan interaktif yang dilakukan secara blended (daring-luring) dengan melibatkan 25 guru dari lima lembaga mitra di wilayah Bandung. Hasil pelaksanaan program menunjukkan antusias yang sangat tinggi dari para partisipan. Selain itu, partisipan juga menunjukkan peningkatan dalam aspek pemahaman terkait kebijakan kurikulum merdeka, implementasi kurikulum merdeka, penyusunan KOSP dan modul ajar berbasis krukulum merdeka di lembaga PAUD.
Pengembangan Model Mini Book Series Smart Mindful Parenting dalam Upaya Pencegahan Tindak Kekerasan Pada Anak Halimah, Leli; Hopiani, Ayu; Sutini, Ai; Mirawati, Mirawati
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol 9, No 2: Oktober 2023 Special Edition
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v9i2.52447

Abstract

Pada saat ini fenomena kekerasan kepada anak masih marak terjadi diberbagai negara, salah satunya yaitu di Indonesia. Kekerasan terhadap anak di Indonesia masih menunjukkan angka yang tinggi. Salah satu faktor penyebab dari tingginya angka kekerasan terhadap anak yaitu kurangnya kesadaran orang tua dan masyarakat terhadap tindakan kekerasan terhadap anak. Kondisi ini mendorong peneliti untuk memberikan edukasi kepada sekolah dan keluarga untuk mencegah terjadinya tindak kekerasan kepada anak. Salah satu upaya yang akan dilakukan peneliti yaitu dengan mengembangkan model Mini Book Series Smart Mindful Parenting. Penelitian ini menggunakan metode Design Based Research (DBR) dengan melibatkan partisipan yaitu guru dan orang tua di PAUD Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut. Pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, FGD, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu terbentuknya model Mini Book Series Smart Mindful Parenting yang dapat dimanfaatkan oleh para guru dan orang tua untuk mengenali berbagai tindakan yang termasuk dalam kekerasan terhadap anak
Curriculum Development Based on Workplace-Oriented Learning to Improve The Competence of Prospective Early Childhood Education Teachers Halimah, Leli; Mirawati, Mirawati; Silawati, Endah; Hopiani, Ayu
Vidya Karya Vol 39, No 1 (2024)
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jvk.v39i1.19190

Abstract

This study aims to develop a curriculum design based on Workplace-Oriented Learning (WOL) to improve the professional competence of prospective Early Childhood Education (ECE) teachers. The Educational Design Research (EDR) approach was used in the development of this design, through problem identification, curriculum planning, prototype development, and design evaluation. Through needs analysis and careful planning, this curriculum integrates theory with practice in the field. The results showed that the WOL curriculum was designed according to the current needs in the field. Based on the existing needs, the curriculum design is divided into several stages, including career awareness, career exploration, career preparation, and career training, which allow students to understand the tasks and skills needed in the world of work. With collaboration between educational institutions and industry, this curriculum bridges the gap between theory and practice, preparing students to become PAUD teachers who are ready to face the dynamic demands of early childhood education. Thus, the development of WOL-based curriculum design is expected to make a significant contribution to improving the quality of education and learning in early childhood.