Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Sundanese Dining Etiquette as a Medium for Character and Moral Development in Children: Parental Contributions Septiawati, Chindy Suji; Mirawati; Asriadi AM, Muh; Halimah, Leli
Indonesian Values and Character Education Journal Vol. 7 No. 2 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ivcej.v7i2.85496

Abstract

The lack of attention to instilling proper etiquette in daily life can affect the development of children’s character and moral intelligence. Sundanese dining etiquette, as a cultural heritage, serves as a medium to instill moral values and build the character of younger generations. This study aims to analyze the role of parents in instilling Sundanese dining etiquette to achieve children's moral intelligence. The research method employed is a Systematic Literature Review (SLR) by conducting a literature search on electronic databases, including Google Scholar, ERIC, and Taylor and Francis. A total of 30 relevant articles were thematically analyzed and presented in tables and narrative analysis. The findings reveal that parents play a crucial role as educators, role models, and supervisors in supporting children to achieve moral intelligence. The stages children experience include moral knowing, moral feeling, and moral action. The habituation of Sundanese dining etiquette, through strong collaboration between mothers and fathers, positively impacts children’s character formation, such as independence, discipline, and politeness. This study concludes that parents' active roles in guiding and supervising their children during each stage of moral development are essential for achieving moral intelligence. Expanding the scope of literature is recommended to explore other local cultures as alternatives for fostering children’s moral intelligence.
Dampak Era Kemanusiaan 5.0 Terhadap Karakter Siswa Sekolah Dasar: Peluang dan Tantangan Rosalina, Bunga; Yanti, Dewi Novi; Halimah, Leli
Wahana Pendidikan Vol 12, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v12i1.16597

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Era Kemanusiaan 5.0 terhadap karakter siswa di tingkat Sekolah Dasar (SD). Metode yang digunakan adalah pendekatan analisis kualitatif dengan studi kasus yang menyeluruh, di mana peneliti mengeksplorasi peran teknologi dalam pendidikan karakter dan integrasi nilai-nilai kemanusiaan ke dalam kurikulum. Penelitian ini mengadopsi pendekatan gabungan yang terdiri dari metode kualitatif, studi kasus, dan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat memiliki pengaruh signifikan dalam membentuk karakter siswa yang berkualitas. Selain itu, penelitian ini memberikan rekomendasi kebijakan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan, sehingga dapat mempersiapkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan etika yang tinggi.
Strategi Peningkatan Kompetensi Guru Di Era Digital Untuk Sekolah Dasar Muthmainnah, Anti; Falasifah, Farah; Yadi, Nofri; Halimah, Leli
Wahana Pendidikan Vol 12, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v12i1.16817

Abstract

Dalam era digital yang berkembang pesat, kompetensi guru di Sekolah Dasar menjadi aspek yang sangat penting untuk diperhatikan. Artikel ini membahas pentingnya peningkatan kompetensi guru sebagai motivator dan fasilitator dalam proses belajar mengajar, selain sebagai penyampai informasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi strategi-strategi efektif yang dapat meningkatkan kompetensi digital guru dan mengatasi tantangan yang mereka hadapi dalam pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk mengeksplorasi berbagai strategi efektif, tantangan yang dihadapi guru dalam mengadaptasi teknologi, dan rekomendasi kebijakan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui analisis dokumen dan tinjauan pustaka yang mendalam mengenai literatur terkait kompetensi guru dan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan. Selain itu, artikel ini menekankan kompetensi digital sebagai kunci, di mana guru diharapkan mampu memanfaatkan alat dan aplikasi teknologi untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Hasil penelitian menunjukan beberapa strategi seperti pelatihan berkelanjutan, pemanfaatan teknologi dalam kurikulum, dan pembelajaran kolaboratif diusulkan untuk meningkatkan keterampilan digital guru. Namun, tantangan seperti keterbatasan keterampilan teknologi, infrastruktur, dan dukungan institusi juga perlu diatasi agar guru dapat beradaptasi dengan efektif. Melalui dukungan yang cukup, diharapkan pendidikan di Sekolah Dasar dapat berjalan lebih baik dan menciptakan generasi yang siap menghadapi tantangan zaman
Pelatihan Terintegrasi Bagi Kader PKK dan Posyandu Terkait Pencegahan Stunting pada Anak di Kabupaten Bandung Istianti, Tuti; Hopiani, Ayu; Mirawati; Halimah, Leli; Arisandi AM, Muh
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8677

Abstract

Kemajuan suatu bangsa di masa depan sangat bergantung pada kualitas generasi muda yang saat ini berada dalam kelompok anak usia dini. Namun, prevalensi stunting yang tinggi di Indonesia, termasuk Kabupaten Bandung, mengancam potensi masa depan tersebut. Stunting, akibat kekurangan gizi kronis, berdampak pada pertumbuhan fisik, kognitif, dan sosial-emosional anak, serta menurunkan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat peran kader PKK dan Posyandu dalam pencegahan stunting melalui pelatihan terintegrasi di Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), penelitian ini melibatkan 50 kader PKK dan Posyandu. Data dikumpulkan melalui Focus Group Discussion (FGD), wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Pelatihan yang dilakukan mencakup materi tentang pengertian stunting, dampaknya, pola makan sehat, dan perawatan anak yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader PKK dan Posyandu dalam pencegahan stunting. Evaluasi dan refleksi menunjukkan kepuasan peserta terhadap materi dan metode pelatihan, serta pentingnya pendampingan dan monitoring berkala. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kapasitas kader PKK dan Posyandu melalui pelatihan terintegrasi merupakan langkah strategis untuk menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Bandung.
Analisis Penerapan Model Work-based Learning pada Mahasiswa Calon Guru PAUD Mirawati; Ananthia, Winti; Sutisna, M Ridwan; Halimah, Leli; Hopiani, Ayu
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8682

Abstract

endidikan yang diberikan pada anak sejak dini dapat mempengaruhi berbagai aspek perkembangan anak. Sebagai upaya mengembangkan aspek perkembangan anak yang optimal, maka dibutuhkan pendidikan yang berkualitas. Dalam hal ini, pendidikan yang berkualitas berkaitan erat dengan kompetensi guru. Pengembangan kompetensi guru dapat dilakukan sejak mereka masih dalam masa pendidikan di Universitas. Upaya dalam mengembangkan kompetensi dan kesiapan calon guru PAUD telah dilakukan oleh Program Studi PGPAUD Kampus UPI di Cibiru melalui penerapan salah satu model yaitu Work-Based Learning (WBL). Penelitian sebelumnya menunjukkan keefektifan WBL untuk mempersiapkan seseorang sebelum memasuki dunia kerja. Namun, penerapan WBL pada calon guru PAUD perlu dikaji lebih lanjut, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk penerapan, manfaat, dan tantangan model WBL pada mahasiswa calon guru PAUD Kampus UPI di Cibiru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi WBL telah dilaksanakan dalam beberapa bentuk dan telah memberikan manfaat berupa keterampilan praktis, kesadaran karir, dan jaringan profesional. Meski efektif, koordinasi dengan mitra dan kesiapan mahasiswa adalah tantangan utama yang perlu diatasi. Komunikasi dengan mitra dan dukungan kepada mahasiswa penting untuk mendorong kesuksesan implementasi WBL
Kebijakan Pendidikan dalam Konteks Meningkatkan Pembelajaran melalui Guru Penggerak Nurwanci, Silvia; Gantina, Gantina; Rafiki, Riyadi; Halimah, Leli
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i2.1645

Abstract

Kebijakan Pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang berpusat pada siswa melalui berbagai inovasi dan intervensi, salah satunya adalah Program Guru Penggerak. Guru Penggerak merupakan program pemerintah yang dirancang untuk memberdayakan guru sebagai pemimpin pembelajaran yang inovatif dan inspiratif dalam lingkup sekolah dan komunitas pendidikan yang lebih luas. Program ini mendorong guru untuk berperan aktif sebagai agen perubahan, mengedepankan pembelajaran yang memfasilitasi perkembangan karakter, kompetensi, dan kreativitas siswa. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk mengkaji isu yang dibahas dengan mengelaborasi berbagai sumber seperti jurnal, buku, dan literatur lain yang relevan. Melalui analisis dan sintesis informasi dari sumber-sumber tersebut, penelitian ini bertujuan memperdalam pemahaman terhadap topik yang dikaji. Melalui pendekatan berbasis proyek, kolaborasi, serta refleksi praktik mengajar, Guru Penggerak diharapkan dapat mengembangkan kemampuan pedagogik, kepemimpinan, dan keterampilan komunikasi yang mendukung pembelajaran aktif. Implementasi kebijakan ini menghadapi berbagai tantangan, seperti perubahan pola pikir, penyesuaian kurikulum, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Namun, dengan dukungan kebijakan yang konsisten dan kolaborasi dari pemangku kepentingan, Guru Penggerak diyakini mampu meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat ekosistem pembelajaran, dan menghasilkan generasi yang adaptif, kreatif, serta berdaya saing tinggi.
Sinergi Antara Problematika Pendidikan dan Manajemen di Sekolah Dasar: Solusi Menuju Kualitas Pendidikan Supriyanto, Dede; Puspita, Devi Hadi; Halimah, Leli
Wahana Pendidikan Vol 12, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v12i2.16625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika dan efektivitas manajemen strategis dalam konteks pendidikan sekolah dasar di Indonesia, menggunakan pendekatan mixed-methods yang menggabungkan metode kualitatif deskriptif, studi kasus, dan studi literatur. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap kepala sekolah, guru, serta orang tua sebagai sumber data utama, sementara data kuantitatif diperoleh dari survei persepsi dan penilaian terhadap praktik manajerial di lapangan. Analisis data dilakukan dengan triangulasi dan analisis tematik guna memastikan validitas dan reliabilitas hasil penelitian. Hasilnya menunjukkan bahwa implementasi manajemen strategis di tingkat sekolah dasar masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia dan finansial, kualitas pengajaran yang belum merata, serta rendahnya partisipasi orang tua dalam proses pendidikan. Temuan dari wawancara menegaskan bahwa kolaborasi aktif antara sekolah dan masyarakat, termasuk orang tua dan pemerintah lokal, merupakan faktor kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan. Selain itu, pemanfaatan teknologi sebagai alat pendukung praktik manajerial terbukti mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan interaktivitas, sehingga mendukung terciptanya lingkungan belajar yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. Berdasarkan hasil tersebut, direkomendasikan penguatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan keterlibatan orang tua, serta optimalisasi penggunaan teknologi pendidikan untuk mewujudkan sekolah dasar yang mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan masa depan secara lebih efektif.
Intervensi Pembelajaran Kolaboratif Untuk Memotivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar : Sebuah Studi Kasus Cahya, Aulia Ihza; Yunus, Muhammad; Gusmarleni, Gusmarleni; Halimah, Leli
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.2784

Abstract

Dalam era pendidikan yang terus berkembang, motivasi belajar siswa jadi hal penting yang harus jadi perhatian. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis strategi motivasi belajar siswa di Sekolah Dasar melalui intervensi pembelajaran inovatif. Metode yang dipakai adalah studi literatur yang fokus pada pembelajaran berbasis teknologi, proyek, dan gamifikasi. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan intervensi tersebut secara signifikan meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam belajar, terutama yang terlibat dalam pembelajaran interaktif dan kolaboratif, yang berdampak positif terhadap prestasi akademik mereka. Namun, terdapat tantangan seperti kurangnya pelatihan bagi guru dan dukungan lingkungan belajar yang memadai. Kesimpulannya, pengembangan metode pembelajaran inovatif dan kolaboratif sangat diperlukan guna meningkatkan motivasi belajar siswa secara berkelanjutan dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih inspiratif.
Pendidikan Karakter Melalui Terapi Menulis: Strategi Efektif Mengurangi Bullying di Sekolah Dasar Nursyabani, Kinkin Karimah; Susanah, Herma; Nursidik, Ismail; Halimah, Leli
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.2909

Abstract

Pendidikan dasar memegang peran penting dalam pembentukan karakter dan kemampuan sosial anak, namun tantangan serius seperti bullying sering mengganggu proses tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas terapi menulis ekspresif sebagai metode inovatif dalam penanganan korban bullying di lingkungan sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi literatur yang mengkaji berbagai riset dan literatur terkait penggunaan terapi menulis untuk mengatasi dampak psikologis bullying. Hasil kajian menunjukkan bahwa terapi menulis memberikan manfaat signifikan terhadap peningkatan kepercayaan diri, pengelolaan trauma, dan perkembangan keterampilan sosial siswa korban bullying. Kesimpulannya, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sangat penting dalam mengintegrasikan terapi ini sebagai strategi efektif, tidak hanya untuk pemulihan emosional tetapi juga dalam membangun karakter positif dan memperkuat interaksi sosial siswa di lingkungan sekolah.
Bilingual Education in Improving Early Childhood Communication Skills: A Systematic Literature Review Khoiriah, Laeni Sipatu; Mirawati, Mirawati; AM, Muh. Asriadi; Halimah, Leli; Silawati, Endah
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 15, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpp.v15i1.pp85-100

Abstract

Abstract: Bilingual Education in Improving Early Childhood Communication Skills: Systematic Literature Review. Objectives: This study aims to comprehensively analyze bilingual education on early childhood communication skills. Methods: This research uses qualitative methods with a systematic literature review. Data was collected through electronic database literature searches namely, dimensions, eric, taylor and francis, sciencedirect and google scholar. Findings: Thirty seven articles were found that were relevant to the research topic. The results of this research show that bilingual education has great benefits for children's communication skills, especially in developing vocabulary and practicing pronunciation. Conclusion: Bilingual education is a method for improving children's communication skills, coupled with fun media and learning methods that can optimize learning and minimize the occurrence of obstacles.  Keywords: children’s bilingual, communication ability, and systematic literature review.