Claim Missing Document
Check
Articles

IbM KELOMPOK LANSIA PENDERITA DM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LIMO KOTA DEPOK JAWA BARAT Diah Ratnawati; Tatiana Siregar; Chandra Tri Wahyudi
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2018
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.375 KB) | DOI: 10.20956/pa.v2i2.2987

Abstract

ABSTRAKKegiatan IbM Lansia penderita DM di Wilayah Kerja Puskesmas Limo Kota Depok Jawa Barat bertujuan untukmeningkatkan kemampuan kelompok pendukung dalam melakukan pengontrolan kadar gula darah pada lansia dengan diabetes mellitus.Kelompok pendukung menunjukkan bahwa intervensi yang berbasis dukungan sosial ini efektif untuk diberikan di masyarakat. Program IbM Kelompok Lansia Penderita DM ini melakukan pelatihan kelompok pendukung dengan pemantauan melalui Kartu Pemantauan Mandiri Lansia DM (KPM Lansia DM) terhadap penilaian status gizi lansia, kebutuhan kalori perhari, kecukupan aktifitas fisik dan kekebalan stres. Selain itu, kelompok pendukung juga diajarkan terapi komplementer seperti terapi herbal dengan daun sirih merah dan relaksasi BEBAS DM (Berkombinasi Benson, Meditasi dan Afirmasi Stres DM) serta perawatan mandiri seperti perawatan kaki dan senam kaki untuk mengontrol kadar gula darah lansia dengan DM di keluarga, kelompok, dan komunitas. Tim pelaksana IbM melakukan beberapa penyuluhan dan pelatihan pada kelompok pendukung pada dua lokasi berbeda, dengan jumlah tiap kelompok masing-masing sebanyak 30 orang lansia, dan kegiatan yang dilakukan berupa: pendidikan kesehatan mengenai penyakit diabetes mellitus, gaya hidup sehat, modifikasi diet DM, aktifitas/olahraga untuk Diabetesi – Senam Kaki & Senam Diabetes, perawatan dan pencegahan anggota tubuh dari luka diabetes, serta Manajemen Stress dengan Relaksasi Benson, dan pengecekan GDS oleh Tim pelaksana IbM.Hasil evaluasi selama proses kegiatan berlangsung didapatkan pada kelompok pertama: sebanyak 93% (28 lansia) keluarga mendukung pengobatan dan perawatan lansia dengan DM dibandingkan kelompok kedua hanya 47,6% (20 lansia). Hasil hitung IMT kelompok 1 yang mengalami obesitas sebanyak 70% (21 lansia) hampir sama dnegan kelompok 2 sebanyak 63% (19 lansia), sedangkan dari hasil ukur GDS yangmengalami katagorik GDS tinggi > 299 gr% di kelompok 1 ada 1 lansia (3,3%) kelompok 2 ada 2 lansia (6,7%).Kata kunci: Kelompok pendukung, Lansia DM, Senam kakiABSTRACTlbM activity by elders who suffer DM on Puskesmas Limo Depok, Jawa Barat area is addressed to improve the ability of the support group in controlling blood sugar on elders with diabetes melitus. The support group shows that intervention that based on this social support is effective to be given to the society. This lbM group program by elders who suffers DM train the support groups by monitoring Independent DM Elders Monitoring Card or Kartu Pemantuan Mandiri Lansia DM (KPM Lansia DM) to score elders nutrition status, calory needs per day, physical activities, dan immunity to stress. Other than that, the support group also trained complementary therapy like herbal therapy with red sirih leaf and free DM relaxation (Benson combination, Meditation, and Stress Affirmation DM) and independent treatment like foot treatment and foot gymnastic to control blood sugars in elders with DM in families, group, and community. The IbM implementation do some counseling and training to support group on two different location, with each groups consisting of 30 elders, and activities like health education about diabetes mellitus diseases, healthy lifestyle, DM diet modification, activities/sport for Diabetes - Foot exercise and Diabetes exercise, treatment and body parts prevention from diabetes wounds, and also Stress management with Benson Relaxation, and GDS checking by IbM implementation team. Evaluation result for the executed activites found on the first group: about 93% (28 elders) families support medication and treatment for elders who suffers DM compared to the second group by 47,6% (20 elders). IMT Calculation result on group 1 who suffers obesity as much 70% (21 elders) almost same with 2 groups as much as 63% (19 elders), while GDS measurement who suffers high GDS categorical > 299 gr% in group 1 there is 1 elder (3,3%) group 2 there are 2 elders (6.7%).Keywords : ( DM elders, foot exercise, support group, )
HYGIENE BEHAVIOR OF FEMALE ADOLESCENT DURING MENSTRUATION IN THE RURAL AREA OF SERANG REGENCY , BANTEN: HYGIENE BEHAVIOR OF FEMALE ADOLESCENT DURING MENSTRUATION IN THE RURAL AREA OF SERANG REGENCY, BANTEN Ritanti Ritanti; Chandra Tri Wahyudi; Indah Permatasari
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2021): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.161 KB) | DOI: 10.36082/qjk.v15i1.206

Abstract

Salah satu akar permasahan infeksi yang berhubungan dengan organ reproduksi remaja bersumber pada higiene yang tdak baik saat menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah melihat pengaruh karakteristik remaja, paparan kesehatan reproduksi dan peran ibu terhadap perilaku higiene remaja putri selama menstruasi. Desain penelitian menggunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional,. Sejumlah 367 remaja putri yang diwilayah Kecamatan Baros Serang berpartisipasi dalam penelitian. Hasil uji pemodelan dengan regresi logistic berganda terdapat 5 (lima) variabel yang berpengaruh terhadap perilaku hygiene remaja perempuan yaitu umur, keikutsertaan dalam organisasi, jumlah sumber informasi, jumlah media informasi, dan peran ibu sebesar 98,5 %.. Peneliti merekomendasikan hasil penelitian dapat dijadikan dasar kebijakan pelayanan dan pengembangan kesehatan reproduksi remaja di wilayah Dinas kesehatan Provinsi Banten.
Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader kesehatan melalui pelatihan bantuan hidup dasar Santi Herlina; Wiwin Winarti; Chandra Tri Wahyudi
Riau Journal of Empowerment Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.835 KB) | DOI: 10.31258/raje.1.2.11

Abstract

Depok City has status as RW Siaga which has been upgraded to RW Siaga Aktif. So that the community, especially health cadres involved in it, are more active in preventing and managing diseases within the community. The government's efforts to reduce mortality are one of forming health cadres in each region. Health cadres have the role in assisting health workers in day-to-day health emergency response. Therefore, basic community-based life assistance training needs to be developed. The purpose of this community service activity is to increase the knowledge and skills of the Limo City Depok health cadre about providing basic life support in emergency conditions within the community so that first aid can be given before the patient taken to the hospital. The method of carrying out activities is training health cadres on basic life support and preparing the modules of basic life support which can later be the guide for health cadres. The result of this activity is that the increasing independence of the community in the health sector with the results of basic life support knowledge increased to 53%, and 80% of health cadres were able to carry out basic life support skills.
THE CORRELATION TEST ANXIETY AND SLEEP QUALITY WITH LEARNING CONCENTRATION Chandra Tri Wahyudi
Indonesian Journal of Health Development Vol 1 No 2 (2019): IJHD
Publisher : Fakultas Ilmu kesehatan UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.19 KB) | DOI: 10.52021/ijhd.v1i2.15

Abstract

Nursing students were required to concentrate on the lecture activities. Learning concentration was an important aspect for better result in academic performance. Test anxiety and sleep quality were one of the factors that can influence it. The aim of this study was to analyze correlation between test anxiety and sleep quality with learning concentration of nursing students in UPN “Veteran” Jakarta. This study used descriptive analysis with cross sectional approach. Sampling technique used stratified random sampling with sample amounted to 209 respondents. The results of statistical test chi square was obtained p-value 0,019 (p-value < 0,05), indicated there was significant correlation between test anxiety with learning concentration. The results of statistical test chi square was obtained p-value 1,000 (p-value > 0,05), indicated there was no significant correlation between sleep quality with learning concentration. Learning concentration caused not only by test anxiety and sleep quality, but also caused by environment, psychology, learn modality, and social intercourse. Test anxiety can give positive and negative effects, depends perception of each individual. When it leads to negative effects, stress management was needed to overcome test anxiety. Bad sleep quality can reduce learning concentration. This condition should be addressed by changing sleep patterns in each individual.
Kenali dan Atasi Nyeri Haid pada Remaja Putri Melalui Teknik Abdominal Stretching Sang Ayu Made Adyani; Farha Farhana; Chandra Tri Wahyudi; Duma Lumban Tobing
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 3 (2022): June, Pages 355-611
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v3i3.622

Abstract

Masa remaja sebagai masa peralihan mengalami banyak perubahan bio-psiko-sosio-spiritual. Remaja putri mengalami kematangan organ reproduksi dan mengalami haid. Remaja sering dihadapkan kepada rasa tidak nyaman dan nyeri haid, hal ini sangat mengganggu aktifitas produktifitas remaja. Remaja bahkan tidak bisa pergi ke sekolah ketika mengalami nyeri haid atau dismenore, mengatasi nyeri hanya dengan tidur saja atau meminum obat penghilang rasa nyeri. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi dan Latihan Teknik Abdominal Stretching sebagai salah satu upaya dalam mengaatasi masalah dismenore pada remaja. Pengabdian dilakukan melalui penyuluhan kesehatan dilanjutkan dengan pemutaran video teknik abminal stretching, demontrasi dan redemonstrasi. Remaja sangat antusias mengikuti kegiatan, pengetahuan meningkat setelah diberikan penyuluhan kesehatan. Remaja juga mampu mempraktikkan kembali langkah-langkah abdominal stretching.
Motivasi Diri Dan Dukungan Keluarga Dalam Mengontrol Tekanan Darah Lansia Hipertensi Chandra Tri Wahyudi; Novia Aprilianawati
Jurnal JKFT Vol 7, No 1 (2022): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v7i1.6232

Abstract

Hipertensi ialah salah satu permasalahan kesehatan yang masih sebagai ancaman di indonesia. Mengendalikan tekanan darah menggambarkan upaya mengurangi angka peristiwa hipertensi. Guna menghindari komplikasi lebih lanjut dibutuhkan pengontrolan tekanan darah dengan dibutuhkannya motivasi diri lanjut usia serta dukungan keluarga yang kokoh dalam melaksanakannya. Tujuan riset ini yakni untuk mengenali hubungan motivasi diri serta dukungan keluarga dengan sikap pengontrolan tekanan darah lanjut usia hipertensi. Metode yang digunakan deskriptif analitik dengan jumlah sampel sebanyak 197 responden. Analisa informasi dalam riset ini menggunakan uji chi- square. Hasil riset didapatkan terdapat hubungan motivasi diri serta dukungan keluarga dengan sikap pengontrolan tekanan darah lanjut usia dengan hipertensi. Hasil ini meyakinkan kalau motivasi diri serta dukungan keluarga sangat berfungsi dalam mengendalikan tekanan darah untuk lanjut usia dengan hipertensi dibuktikan dengan nilai P- value( 0, 000)≤ 0, 05.
HUBUNGAN PERILAKU VULVA HYGIENE DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA SISWI SMA Novita Dyah Yuliarti; Chandra Tri Wahyudi
NURSING ANALYSIS: Journal of Nursing Research Vol 1, No 1 (2021): NURSING ANALYSIS: Journal of Nursing Research
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.392 KB)

Abstract

HUBUNGAN PERILAKU VULVA HYGIENE DENGANKEJADIAN KEPUTIHAN PADA SISWI SMA Novita Diyah Yuliarti, Chandra Tri Wahyudi*Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan,Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta *Penulis korespondensi: chand.tw.1987@gmail.com ABSTRAKKesehatan reproduksi memiliki peran yang sangat penting bagi wanita, salah satunya adalah perilaku menjaga kebersihan organ kewanitaan (vulva hygiene). Kebersihan alat kelamin yang kurang menjadi salah satu penyebab keputihan. Keputihan yang berlebihan disertai rasa gatal ternyata banyak dialami oleh remaja putri dan diduga penyebabnya karena berkaitan dengan perilaku vulva hygiene. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku vulva hygiene dengan kejadian keputihan pada siswi kelas X dan XI di SMA YADIKA 6 Tangerang Selatan. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling dan didapatkan sebanyak 112 siswa. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah perilaku vulva hygiene dan variabel terikatnya adalah kejadian keputihan. Hasil uji statistik chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang kuat antara perilaku vulva hygiene dengan keputihan pada siswa kelas X dan XI di SMA YADIKA 6, Kota Tangerang Selatan (p-value=0.001). Perawat maternitas dan perawat komunitas yang berpraktik di tatanan sekolah memiliki peran yang sangat penting untuk memfasilitasi pendidikan kesehatan tentang perawatan dan kebersihan organ genital sedini mungkin untuk mencegah terjadinya keputihan yang abnormal. Kata Kunci: Keputihan, Perilaku Vulva Hygiene, Remaja Putri THE RELATIONSHIP OF VULVA HYGIENE BEHAVIOR WITH VAGINAL DISCHARGE AMONG TEENAGE GIRLHIGH SCHOOL STUDENTS ABSTRACTReproductive health has a very important role for women, one of which is the behavior of maintaining the cleanliness of the female organs (vulva hygiene). Lack of genital hygiene is one of the causes of vaginal discharge. Excessive vaginal discharge accompanied by itching turns out to be a lot experienced by teenage girl and it is suspected that the cause is related to vulvar hygiene behavior. This study aims to determine the relationship between vulvar hygiene behavior and the incidence of vaginal discharge in class X and XI students at SMA YADIKA 6 South Tangerang. The design of this study used descriptive analytic with a cross sectional approach. Sampling was done by random sampling technique and obtained as many as 112 students. The independent variable in this study was vulva hygiene behavior and the dependent variable was the incidence of vaginal discharge. The results of the chi-square statistical test showed that there was a strong relationship between vulva hygiene behavior and vaginal discharge in grade X and XI students at SMA YADIKA 6 South Tangerang (p-value = 0.001). Maternity nurses and community nurses who practice in school settings have a very important role to facilitate health education about the care and hygiene of the genital organs as early as possible to prevent abnormal vaginal discharge. Keywords: Teenage Girl, Vaginal Discharge, Vulva Hygiene Behavior
TINGKAT PENGETAHUAN DAN PENGATURAN MAKAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA Nailus Suaidah Nasution; Chandra Tri Wahyudi
NURSING ANALYSIS: Journal of Nursing Research Vol 2, No 1 (2022): NURSING ANALYSIS: JOURNAL OF NURSING RESEARCH
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.412 KB)

Abstract

LEVEL OF KNOWLEDGE AND EATING REGULATION WITH THE INCIDENCE OF HYPERTENSION IN THE ELDERLY Nailus Suaidah Nasution, Chandra Tri Wahyudi*Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Jakarta, Indonesia *korespondensi author: chandratriwahyudi@upnvj.ac.id ABSTRACTElderly is someone who has reached the age of 60 years and over where a person experiences the aging process which is indicated by a failure to maintain a healthy balance and is susceptible to various diseases such as high blood pressure. High blood pressure is an increase in systolic blood pressure above 140 mmHg and diastolic above 90 mmHg. This research intends to determine the relationship between the level of insight and regulation of diet (diet) with high blood pressure in the elderly in Tugu Cimanggis Village, Depok City. The research method used is descriptive analytic with a cross sectional approach. The sampling technique used was total sampling with a total sample of 129 respondents. The results of the Spearman statistical test prove that the p value is 0.002 (< 0.05), which means that there is a bond between the level of insight and the incidence of high blood pressure. The results of statistical experiments on the Pearson relationship prove that the p-value is 0.025 (<0.05), which means that there is a relationship between dietary regulation and high blood pressure. This research is expected to be able to share insights for the elderly with high blood pressure regarding proper management of diet (diet) so that complications do not occur.Keywords Eating Regulation, Elderly, Hypertension, Knowledge TINGKAT PENGETAHUAN DAN PENGATURAN MAKAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA ABSTRAKLanjut usia merupakan seseorang yang sudah menggapai umur 60 tahun ke atas dimana seseorang mengalami proses penuaan yang diisyarati dengan kegagalan dalam melindungi keseimbangan kesehatan serta rentan kepada bermacam penyakit seperti darah tinggi. Darah tinggi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik di atas 140 mmHg serta diastolik di atas 90 mmHg. Riset ini bermaksud untuk mengetahui hubungan antara tingkatan wawasan serta pengaturan pola makan( diet) dengan peristiwa darah tinggi pada lanjut usia di Kelurahan Tugu Cimanggis Kota Depok. Metode riset yang digunakan merupakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengumpulan sampel memakai total sampling dengan jumlah sampel sebesar 129 responden. Hasil uji statistik Spearman membuktikan angka p value 0, 002 (< 0, 05) yang berarti terdapat ikatan antara tingkatan wawasan dengan peristiwa darah tinggi. Hasil percobaan statistik hubungan pearson membuktikan angka p-value sebesar 0, 025 (<0, 05) yang berarti terdapat ikatan antara pengaturan pola makan dengan peristiwa darah tinggi. Riset ini diharapkan bisa membagikan wawasan pada lanjut usia pengidap darah tinggi hal pengelolaan pola makan( diet) yang tepat supaya tidak terjalin komplikasi yang terjadi.Kata Kunci:Hipertensi, Lanjut Usia, Pengetahuan, Pengaturan Makan   
Studi Literature : Signifikansi Asupan Zat Besi dan Pola Menstruasi dengan Peristiwa Anemia Bagi Remaja Putri Chandra Tri Wahyudi
Jurnal JKFT Vol 7, No 2 (2022): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v7i2.6786

Abstract

Di seluruh dunia, dari negara maju hingga negara berkembang, anemia banyak terjadi, termasuk di Indonesia. The Worldwide Prevalence of Anemia menyebutkan bahwa pada tahun 2015 terjadi peningkatan kejadian anemia sebesar 40-88%. Menurut WHO Regional Office South East Asia Region Organization (ROSEARO) prevalensi anemia pada remaja putri adalah 25-40% dari anemia ringan sampai berat. Kajian literatur ini untuk menganalisis jurnal terkait hubungan kadar asupan zat besi (Fe) dan pola menstruasi dengan kasus anemia pada remaja putri. Studi pustaka menggunakan 30 jurnal internasional untuk menganalisis sesuai topik dengan menilai kualitas jurnal tersebut. Sebagian besar jurnal yang telah direview didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan antara tingkat asupan zat besi dan pola menstruasi dengan kasus anemia dan dari hasil penilaian kualitas jurnal didapatkan nilai yang baik. Penelitian ini diharapkan agar Pemerintah Indonesia menetapkan kebijakan pemberian suplemen zat besi kepada remaja putri untuk mencegah dan mengatasi masalah anemia. Kata Kunci: Anemia, Zat Besi, Remaja Putri, Menstruasi
Implementasi Senam Hipertensi pada Kelompok Dewasa Penderita Hipertensi Chandra Tri Wahyudi; Reihana Zakiya; Sang Ayu Made Adyani; Duma Lumban Tobing
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 5 (2022): October Pages 785 - 943
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v3i5.676

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang paling umum dan banyak diderita oleh masyarakat salah satunya orang dewasa. Penyakit hipertensi yang diderita dapat menjadi penyebab seseorang mengalami kematian dengan keluhan dan tanpa keluhan karena penyakit ini sering disebut sebagai silent killer. Seorang yang menderita dan terdiagnosis mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi bila angka sistol mencapai ≥ 140 mmHg dan diastole ≥ 90 mmHg. Hipertensi dapat dicegah dan dikontrol nilainya apabila penderita menjalankan terapi farmakologis maupun nonfarmakologis. Salah satu terapi farmakologis dengan meminum obat penurun tekanan darah dan terapi nonfarmakologisnya dapat melakukan aktivitas fisik. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi dan melakukan latihan nonfarmakologis untuk penderita hipertensi melalui senam hipertensi sebagai salah satu upaya untuk mengatasi masalah hipertensi pada orang dewasa. Metode pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan edukasi kesehatan dan dilanjut dengan melakukan demonstrasi senam anti hipertensi diiringi dengan musik. Hasil yang dicapai menunjukan bahwa orang dewasa yang mengalami hipertensi setelah dilakukan pendidikan kesehatan dan dilakukannya senam anti hipertensi, menambah wawasan baik dari pengetahuan, sikap maupun keterampilan. Kesimpulan bahwa pendidikan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan sasaran dan kegiatan senam yang dilakukan dapat dilakukan secara rutin untuk mencegah terjadinya peningkatan tekanan darah.
Co-Authors Andy Sirada Andy Sirada Anggraeni, Diah Tika Anggraeni, Risa Kusuma Anggraini, Nourmanyansa Vidya Ansar, Nabilah Aulia Arga Buntara Arief Wahyudi Jadmiko Arum Pratiwi Asti Nurrizki Astuti Yuni Nursasi Avliya Quratul Marjan Balqis, Ayunissa Cahyani, Clara Oktalia Catur Septiawan Gunarto, Catur Septiawan Citra, Silvi Yulia Diah Ratnawati Diah Ratnawati Diah Ratnawati Diorarta, Raphita Dora Samaria Duma Lumban Tobing Elbees, Safira Diyanti Ester Ronauli Evangeline, Marsaulina Priscilla Farach Nabila Farah Aprilia Farha Farhana Fatmawati, Iin Fijriah, Fina Fina Fijriah Firlia Ayu Arini Galuh Nurulita Fitriani Harsono, Indah Nurafriani Herlina, Santi Ilmi, Ibnu Malkan Bakhrul Indah Permatasari Kartini, Ajeng Khoirul Anwar Kineisha, Phoebe Krisno Septyan La Ode Abdul Rahman Lina Ayu Marcelina Mariyam, Fidelmia Marni Marwah, Safa Maulana, Erwin Millah, Zulfa Muzayyanatul Munyati, Nessa Ishmah Nabila Nasya Nabila Nasya Nabila, Farach Nabilah Aulia Ansar Nadhifa, Dhia Wita Nadia Shahidda Nailus Suaidah Nasution Nasution, Nurul Aryani Ningtiyas, Astuti Nirmala Nirmala Nourmayansa Vidya Anggraini Novia Aprilianawati Novita Dyah Yuliarti Nur Intania Sofianita Nurrizki, Asti Nurwahyuni, Atik Oematan, Grouse Oktarina, Mona Panji Asmoro, Muhammad Pebriyanti, Regita Cahya Putri, Alia Resti Andri Putri, Devia Amanda Putri, Widya Kartika Rahim, Nur Tsarwah Ranti Nugraheni Ratnawati, Diah Regita Cahya Pebriyanti Reihana Zakiya Reihana Zakiya Reima Albary Ritanti Ritanti Ritanti, Ritanti Rokhaidah, Rokhaidah Safa Marwah Ilmanan Rachmah Putri Setiawan Salsabila, Talita Alifa Sandra, Rati Ari Sang Ayu Made Sang Ayu Made Adyani Sang Ayu Made Adyani Sang Ayu Made Adyani Santi Herlina Setyawan, Andy Shahidda, Nadia Sintha Fransiske Simanungkalit Siregar, Tatiana Suci Rahmanti, Septia Suciantie, Pramesti Dwi Sucika, Dara Sulistya Nur’aeni Wisudawati Suratmini, Dwi Vittala, Govinda Winarti, Wiwin Wirayudha, Gibran Wisudawati, Sulistya Nur'aeni Wisudawati, Sulistya Nur’aeni Yasmin, Salwa Zetira, Geby