Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Lansia melalui “ Terapi Tawa” untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia di Wilayah Kerja Kelurahan Limo Tobing, Duma Lumban; Adyani, Sang Ayu Made; Wahyudi, Chandra Tri; Sucika, Dara; Suciantie, Pramesti Dwi; Shahidda, Nadia; Wisudawati, Sulistya Nur’aeni; Nadhifa, Dhia Wita; Ningtiyas, Astuti; Evangeline, Marsaulina Priscilla; Millah, Zulfa Muzayyanatul; Balqis, Ayunissa
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.17627

Abstract

ABSTRAK Proses penuaan pada lansia sering kali disertai dengan penurunan fungsi tubuh yang berkontribusi pada munculnya penyakit kronis dan juga berdampak pada kondisi psikologis lansia, yang dapat memengaruhi kualitas hidup mereka secara signifikan. Pemberdayaan kelompok lansia melalui terapi tawa merupakan salah satu pendekatan nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia terkait perawatan penyakit kronis yang dialami, serta meningkatkan kemampuan mereka dalam mengatasi masalah-masalah yang diakibatkan oleh penyakit kronis, sehingga kualitas hidup mereka dapat meningkat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan diskusi mengenai penyakit kronis dan dampaknya terhadap kesehatan mental dan kualitas hidup, yang kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi terapi tawa. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada lansia, yang ditunjukkan dengan nilai pretest sebesar 59,46 dan nilai posttest sebesar 81,35. Terdapat peningkatan nilai sebesar 21,89 poin dari pretest ke posttest. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam melakukan terapi tawa sebagai salah satu bentuk manajemen stres. Diharapkan upaya ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup lansia secara keseluruhan. Dengan demikian, terapi tawa merupakan strategi pemberdayaan yang efektif dalam meningkatkan kualitas hidup lansia di Posbindu Dahlia Senja, Kelurahan Limo. Kata Kunci: Kualitas Hidup, Lansia, Terapi Tawa  ABSTRACT The aging process in the elderly is often accompanied by a decline in bodily functions, which contributes to the development of chronic diseases and also impacts their psychological condition, significantly affecting their quality of life. Empowering elderly groups through laughter therapy is a non-pharmacological approach that can be used to enhance their quality of life. This community service activity aims to increase the elderly's knowledge about managing the chronic diseases they are experiencing, as well as improve their ability to address the challenges posed by these diseases, ultimately leading to a better quality of life. The methods used in this activity include lectures and discussions about chronic diseases, their impact on mental health, and their effects on quality of life. These are followed by a demonstration of laughter therapy. The results of this activity show an improvement in the elderly's knowledge, as indicated by a pretest score of 59.46 and a posttest score of 81.35, reflecting an increase of 21.89 points. This service activity successfully enhanced the knowledge and skills of elderly individuals in practicing laughter therapy as a form of stress management. It is hoped that this initiative will contribute to improving the overall quality of life for the elderly. In conclusion, laughter therapy serves as an effective empowerment strategy for improving the quality of life of the elderly at Posbindu Dahlia Senja, Limo Village. Keywords: Quality of Life, Elderly, Laughter Therapy
Edukasi PHBS Rumah Tangga, Pengukuran Status Gizi dan Tekanan Darah di Kampung Pemulung Pondok Kelapa Jakarta Timur Fatmawati, Iin; Marjan, Avliya Quratul; Wahyudi, Chandra Tri; Jadmiko, Arief Wahyudi; Arini, Firlia Ayu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i1.12841

Abstract

ABSTRAK Kesadaran untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) perlu ditingkatkan karena adanya kendala di masyarakat akibat kurangnya akses dan fasilitas. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengedukasi masyarakat di Kampung Pemulung dalam menerapkan PHBS dan memantau status gizi dan kesehatan untuk menghindari risiko penyakit di tingkat rumah tangga. Metode pengabdian kepada masyarakat ini adalah melakukan asesmen gizi dan tekanan darah yang merupakan bagian dari PHBS serta sosialisasi PHBS kepada 45 orang ibu di RT 02 Kampung Pemulung Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Berdasarkan hasil asesmen, lebih dari separuh peserta mengalami obesitas dan hipertensi. Berdasarkan observasi selama pengabdian masyarakat, sebagian besar peserta mempunyai pola makan yang tidak seimbang. Saat kami menggalakkan PHBS, diketahui bahwa sebagian besar peserta belum pernah mendengar tentang PHBS dan tidak mengetahui cara penerapannya di tingkat rumah tangga. Pengabdian masyarakat ini berhasil dengan antusiasme peserta dan aktif bertanya seputar PHBS. Dari pengabdian masyarakat ini, kami berharap peserta dapat menambah pengetahuannya tentang PHBS dan memperbaiki pola hidup agar terhindar dari risiko penyakit baik menular maupun tidak menular. Kata Kunci: Tekanan Darah, Kampung Pemulung, Asesmen Gizi, Promosi PHBS.  ABSTRACT Awareness of implementing Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS/ Healthy Living) needs increments because there was obstacles in community due to lack of access and facilities. The purpose of this community service was to educate community at Kampung Pemulung to implementing PHBS and monitoring nutritional and health status to avoid disease risk at household level. Method of this community service were obtaining nutritional and blood pressure assessment which are part of PHBS and promote PHBS to 45 mothers from RT 02 Kampung Pemulung Pondok Kelapa, East Jakarta. According to assessment result, more than half of participants were obese and hypertension. Due to observation during the community service, most of participants had unbalance diet pattern. As we promote PHBS, it was known that most of participants had never been heard about PHBS and they did not know how to implementing at household level. This community service were succeeded by participants enthusiasm and they were active to ask about PHBS. From this community service, we hope that participants could increase their knowledge about PHBS and improve their life pattern to avoid disease risk whether communicable nor non communicable. Keywords: Blood Pressure, Kampung Pemulung, Nutrtitional Assessment, PHBS Promotion.
Peran efikasi dan persepsi diri dalam kepatuhan minum obat antihipertensi Wahyudi, Chandra Tri
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Nursing Department, Faculty of Health, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52020/jkwgi.v6i2.4398

Abstract

Hipertensi saat ini menjadi masalah kesehatan serius. Pengobatan hipertensi yang tidak rutin menjadi penyebab peningkatkan angka kesakitan dan kematian akibat hipertensi. Penelitian ini  dilakukan untuk melihat bagaimana peranan efikasi diri dan persepsi pasien hipertensi dalam kepatuhan minum obat antihipertensi. Metode penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling ditentukan secara purposive pada agregat dewasa penderita hipertensi yang sedang menjalani pengobatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peranan efikasi diri dengan kepatuhan minum obat, namun tidak ditemukan peran persepsi penyakit secara signifikan dengan kepatuhan minum obat pada responden (p> 0,005). Hasil riset diharapkan memberikan pengaruh positif untuk penderita hipertensi guna melindungi pola hidup sehat serta menaati penyembuhan supaya menghindari terbentuknya komplikasi efek hipertensi.  
Optimalisasi Peningkatan Kemampuan Remaja dalam Penatalaksanaan Henti Jantung di Komunitas melalui Metode Flipped Learning Jadmiko, Arief Wahyudi; Wahyudi, Chandra Tri; Buntara, Arga; Oematan, Grouse; Marni
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.21090

Abstract

Latar Belakang: Henti jantung merupakan salah satu penyebab utama mortalitas dengan angka kejadian yang relatif tinggi baik secara global maupun nasional. Intervensi cepat dan tepat melalui tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP) telah terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan peluang kelangsungan hidup pasien. Namun demikian, tingkat pengetahuan dan keterampilan kelompok remaja, dalam melakukan pertolongan awal masih rendah.. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode flipped classroom dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja terkait resusitasi jantung paru (RJP). Metode: Peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dilakukan dengan menggunakan metode pembelajaran flipped classroom (edukasi berbasis video yang dikirimkan sebelum pembelajaran tatap muka, pelatihan tatap muka yang mencakup diskusi dan praktik RJP). Untuk mengetahui efektifitas dari kegiatan dilakukan dengan membandingkan nilai pre-test, post-test, dan observasi keterampilan dalam melakukan RJP. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Sebanyak 57 siswa SMA di Kupang Barat berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan skor pengetahuan dari 4,84 menjadi 6,67 (p < 0,001) serta peningkatan keterampilan praktik RJP. Kesimpulan: Metode flipped classroom  terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas remaja sebagai kader kesehatan sekolah yang mampu berperan sebagai penolong awal dalam situasi gawat darurat khususnya henti jantung.
OPTIMALISASI KUALITAS HIDUP LANSIA DENGAN PROGRAM DETEKSI DINI RISIKO JATUH DAN GANGGUAN KOGNITIF DI POSYANDU LANSIA Anggraeni, Risa Kusuma; Marjan, Avliya Quratul; Nazhira, Fidyatul; Wahyudi, Chandra Tri
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 12 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i12.3004

Abstract

Lansia merupakan kelompok rentan yang berisiko tinggi mengalami jatuh akibat penurunan kekuatan otot, gangguan keseimbangan, dan penurunan fungsi kognitif. Jatuh dapat menyebabkan cedera serius, menurunkan kemandirian, dan berdampak pada kualitas hidup. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan intervensi promotif dan preventif yang aplikatif di tingkat komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan lansia dalam mencegah risiko jatuh melalui edukasi kesehatan dan latihan keseimbangan berbasis teknologi digital. Metode kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan awal, penyuluhan interaktif tentang risiko jatuh dan gangguan kognitif, praktik balance exercise, serta evaluasi pengetahuan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana pemahaman peserta naik dari 60% sebelum kegiatan menjadi 95% setelah kegiatan. Selain itu, peserta tampak lebih percaya diri melakukan latihan keseimbangan, didukung oleh media digital berupa video tutorial yang dapat diakses mandiri di rumah. Keterlibatan kader posyandu berperan penting dalam keberlanjutan program dan meningkatkan keaktifan peserta. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis komunitas dengan dukungan teknologi digital efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia, serta berpotensi mengurangi risiko jatuh.
IMPLEMENTASI EDUKASI KESEHATAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN STROKE PADA LANSIA Wahyudi, Chandra Tri; Sirada, Andy; Nasya, Nabila; Zakiya, Reihana; Fitriani, Galuh Nurulita; Setiawan, Safa Marwah Ilmanan Rachmah Putri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21312

Abstract

Abstrak: Stroke merupakan salah satu penyakit yang berlangsung dalam kurun waktu yang lama, serta dapat mengakibatkan kematian. Selain itu, stroke juga dapat berperan dalam timbulnya masalah demensia dan depresi. Pada lansia sendiri risiko terjadinya serangan stroke dapat meningkat sebanyak dua kali lipat. Tujuan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan gejala stroke dan kemampuan koping, sehingga tindakan yang tepat dapat segera diambil ketika stroke terjadi. Metode Pengabdian dengan metode sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan. Peserta merupakan para lansia yang tergabung dalam komunitas dahlia senja berjumlah 43. Nilai rerata pretes pengetahuan 4.05, sikap 11.93, dan keterampilan 11.65 meningkat menjadi pengetahuan 4.3, sikap 12.07, keterampilan 12.79 pada postes. Hasil yang didapat adalah peningkatan pengetahuan, sikap, serta keterampilan terkait perilaku pencegahan stroke pada lansia.Abstract: Stroke is one of the diseases that occurs over a long period and can lead to death. Additionally, stroke can also play a role in the onset of dementia and depression. In the elderly themselves, the risk of experiencing a stroke can double. The goal of community service is to increase awareness of stroke symptoms and coping abilities, so that appropriate action can be taken promptly when a stroke occurs. The community service method involves pre-testing, counseling, post-testing, and health examinations. Participants are elderly individuals belonging to the Dahlia Senja community, totaling 43. The average pre-test values for knowledge, attitude, and skills are 4.05, 11.93, and 11.65, respectively, which increased to 4.3, 12.07, and 12.79 in the post-test. The results indicate an improvement in knowledge, attitude, and skills related to stroke prevention behavior in the elderly.
ANALISIS CROSS-SECTIONAL SIKAP KELUARGA BERDASARKAN PENINGKATAN PENGETAHUAN DALAM MERAWAT LANSIA STROKE Sarah Fitria; Chandra Tri Wahyudi
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v12i1.2174

Abstract

Stroke in older adults often causes physical, cognitive, and emotional limitations that require long-term care at home. In this condition, the family acts as the primary caregiver, making family knowledge and attitudes important factors in the success of caring for older adults with Stroke. Although many studies have discussed the role of families in Stroke care, most focus on caregiver burden or patient quality of life, while studies examining the relationship between family knowledge and attitudes in caring for older adults with Stroke in the community remain limited. This study aimed to analyze the relationship between the level of knowledge and family attitudes in caring for older adults with Stroke in Limo District, Depok City. This study used a quantitative analytic design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 124 families caring for older adults with Stroke, selected using a total sampling technique. Data were collected using the Stroke Knowledge Assessment Tool (SKAT) questionnaire to measure knowledge and the Family Caregiver Patient Stroke questionnaire to assess family attitudes. Data were analyzed using the Chi-Square test. The results showed that most families had low knowledge levels and negative attitudes toward caring for older adults with Stroke. Bivariate analysis showed a significant relationship between knowledge level and family attitudes (p < 0.001). These findings indicate that family knowledge plays an important role in shaping attitudes toward caring for older adults with Stroke at home.
Pengaruh Penyuluhan Manajemen Laktasi terhadap Pengetahuan Ibu dengan Balita di Kota Depok Firlia Ayu Arini; Chandra Tri Wahyudi; Iin Fatmawati; Nur Intania Sofianita
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i01.2719

Abstract

Background: Menurut WHO, pada usia 0-6 bulan pertama kehidupan, anak diberikan ASI secara eksklusif dan dilanjutkan pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) pada usia 6 bulan. Angka pemberian ASI eksklusif di Indonesia masih kurang dari capaian persentase cakupan yang ditetapkan pemerintah yaitu 80%. Berdasarkan data Profil Kesehatan Kota Depok tahun 2020, capaian ASI eksklusif masih di bawah target pemerintah yaitu 68,49%. Artinya, masih terdapat bayi yang tidak mendapat ASI eksklusif dan kemungkinan mendapat MP-ASI dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk memberikan penyuluhan gizi mengenai manajemen laktasi, agar pengetahuan ibu meningkat dan ibu dapat memberikan ASI secara eksklusif. Metode: Kegiatan ini dilakukan dengan metode memberikan ceramah dan diskusi menggunakan lembar balik dan mempraktikkan pemijatan laktasi yang dapat melancarkan ASI. Jumlah ibu dari balita yang mengikuti kegiatan ini yaitu 21 orang yang berasal dari 2 kelurahan. Sebelum penyuluhan, peserta melakukan pretest, kemudian menerima materi manajemen laktasi. Setelah penyuluhan manajemen laktasi diikuti praktik melakukan pijat oksitosin, peserta diminta mengerjakan posttest. Hasil: Setelah menerima penyuluhan manajemen laktasi, pengetahuan ibu balita mengenai ASI eksklusif dan manajemen laktasi meningkat secara signifikan, hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna antara nilai pretest dan posttest (p= 0,003). Sebanyak 51,7% peserta memiliki skor posttest yang lebih tinggi dari pretest. Kesimpulan: Penyuluhan manajemen laktasi meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai ASI eksklusif dan manajemen laktasi. Setelah mendapatkan penyuluhan ini, diharapkan ibu balita dapat memberikan ASI secara eksklusif dan mempraktikkan manajemen laktasi dengan tepat.
Intervensi Senam Hipertensi dan Edukasi Kesehatan untuk Pengendalian Tekanan Darah Lansia Di Kelurahan Grogol, Kota Depok Wahyudi, Chandra Tri; Ratnawati, Diah; Adyani, Sang Ayu Made; Tobing, Duma Lumban; Nasya, Nabila
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21406

Abstract

Pendahuluan: Kelompok lanjut usia termasuk dalam populasi yang memiliki kerentanan tinggi terhadap suatu penyakit seperti hipertensi. Kondisi ini dapat berdampak kepada penurunan kualitas hidup, serta meningkatkan risiko komplikasi. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan lansia dalam mengontrol tekanan darah melalui penyuluhan kesehatan dan senam hipertensi. Metode: Pengabdian ini dilaksanakan dengan pendekatan intervensi edukatif dan aktivitas fisik terstruktur. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan 24 orang lansia di Kelurahan Grogol, Kota Depok, dengan metode pre-post intervention, dengan memberikan intervensi edukasi kesehatan dan senam hipertensi. Hasil: Hasil analisis memperlihatkan peningkatan yang bermakna pada aspek pengetahuan (4,04 menjadi 4,71), sikap (13,21 menjadi 16,63), dan keterampilan (11,00 menjadi 14,46). Selain itu, terjadi penurunan tekanan darah sistolik (147,08 mmHg menjadi 139,08 mmHg) dan diastolik (91,67 mmHg menjadi 84,92 mmHg) setelah senam hipertensi. Kesimpulan: Intervensi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas lansia dalam pengendalian hipertensi secara non-farmakologis.
OPTIMALISASI FUNGSI KOGNITIF LANSIA MELALUI EDUKASI DAN PRAKTIK SENAM LANSIA Risa Kusuma Anggraeni; Meiza Anniza; Chandra Tri Wahyudi; Andy Sirada
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.39541

Abstract

Abstrak: Penurunan fungsi kognitif merupakan salah satu masalah yang sering dialami lansia dan dapat memengaruhi kemandirian dalam aktivitas sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia mengenai pentingnya aktivitas fisik dalam menjaga fungsi kognitif melalui edukasi dan praktik senam lansia. Mitra kegiatan adalah Sekolah Lansia Meruyung, Kota Depok, dengan jumlah peserta sebanyak 50 lansia. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, dan praktik langsung senam lansia. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test sebanyak 10 soal untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta observasi untuk melihat partisipasi peserta selama kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari 40 menjadi 90, atau meningkat sebesar 125% dibandingkan skor awal. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif selama praktik senam. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi yang dipadukan dengan praktik senam lansia dapat menjadi pendekatan sederhana untuk mendorong perilaku hidup aktif pada lansia. Abstract: Cognitive decline is a common problem among older adults and may affect their independence in daily activities. This community service activity aimed to improve older adults’ knowledge and awareness of the importance of physical activity in maintaining cognitive function through education and elderly exercise practice. The partner of this activity was Sekolah Lansia Meruyung, Depok City, involving 50 older adults. The methods included health education, interactive discussion, and direct practice of elderly exercise. Evaluation was conducted using pre-test and post-test questionnaires to measure knowledge improvement, as well as observation to assess participant engagement during the activity. The results showed an increase in the average knowledge score from 40 to 90, representing a 125% improvement from the initial score. Participants also demonstrated enthusiasm and active involvement during the exercise session. This activity indicates that education combined with elderly exercise practice can serve as a simple and applicable approach to promoting an active lifestyle among older adults.
Co-Authors Andy Sirada Andy Sirada Anggraeni, Diah Tika Anggraeni, Risa Kusuma Anggraini, Nourmanyansa Vidya Ansar, Nabilah Aulia Arga Buntara Arief Wahyudi Jadmiko Arum Pratiwi Asti Nurrizki Astuti Yuni Nursasi Avliya Quratul Marjan Balqis, Ayunissa Cahyani, Clara Oktalia Catur Septiawan Gunarto Citra, Silvi Yulia Diah Ratnawati Diah Ratnawati Diorarta, Raphita Dora Samaria Duma Lumban Tobing Dwi Suratmini Ester Ronauli Evangeline, Marsaulina Priscilla Farach Nabila Farah Aprilia Farha Farhana Fatmawati, Iin Fijriah, Fina Fina Fijriah Firlia Ayu Arini Fitriani, Galuh Nurulita Geby Zetira Harsono, Indah Nurafriani Herlina, Santi Ilmi, Ibnu Malkan Bakhrul Indah Permatasari Kartini, Ajeng Khoirul Anwar Kineisha, Phoebe Krisno Septyan La Ode Abdul Rahman Lina Ayu Marcelina Mariyam, Fidelmia Marni Marwah, Safa Maulana, Erwin Meiza Anniza Millah, Zulfa Muzayyanatul Munyati, Nessa Ishmah Nabila Nasya Nabila, Farach Nabilah Aulia Ansar Nadhifa, Dhia Wita Nadia Shahidda Nailus Suaidah Nasution Nasution, Nurul Aryani Nasya, Nabila Nazhira, Fidyatul Ningtiyas, Astuti Nirmala Nirmala Nourmayansa Vidya Anggraini Novia Aprilianawati Novita Dyah Yuliarti Nur Intania Sofianita Nurrizki, Asti Nurwahyuni, Atik Oematan, Grouse Oktarina, Mona Panji Asmoro, Muhammad Pebriyanti, Regita Cahya Putri, Alia Resti Andri Putri, Devia Amanda Putri, Widya Kartika Rahim, Nur Tsarwah Ranti Nugraheni Ratnawati, Diah Regita Cahya Pebriyanti Reihana Zakiya Reima Albary Risa Kusuma Anggraeni Ritanti Ritanti Ritanti, Ritanti Rokhaidah, Rokhaidah Safira Diyanti Elbees Salsabila, Talita Alifa Sandra, Rati Ari Sang Ayu Made Sang Ayu Made Adyani Sang Ayu Made Adyani Sang Ayu Made Adyani Santi Herlina Sarah Fitria Setiawan, Safa Marwah Ilmanan Rachmah Putri Setyawan, Andy Shahidda, Nadia Sintha Fransiske Simanungkalit Siregar, Tatiana Suci Rahmanti, Septia Suciantie, Pramesti Dwi Sucika, Dara Sulistya Nur’aeni Wisudawati Vittala, Govinda Winarti, Wiwin Wirayudha, Gibran Wisudawati, Sulistya Nur'aeni Wisudawati, Sulistya Nur’aeni Yasmin, Salwa Zakiya, Reihana