Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI EDUKASI KESEHATAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN STROKE PADA LANSIA Chandra Tri Wahyudi; Andy Sirada; Nabila Nasya; Reihana Zakiya; Galuh Nurulita Fitriani; Safa Marwah Ilmanan Rachmah Putri Setiawan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21312

Abstract

Abstrak: Stroke merupakan salah satu penyakit yang berlangsung dalam kurun waktu yang lama, serta dapat mengakibatkan kematian. Selain itu, stroke juga dapat berperan dalam timbulnya masalah demensia dan depresi. Pada lansia sendiri risiko terjadinya serangan stroke dapat meningkat sebanyak dua kali lipat. Tujuan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan gejala stroke dan kemampuan koping, sehingga tindakan yang tepat dapat segera diambil ketika stroke terjadi. Metode Pengabdian dengan metode sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan. Peserta merupakan para lansia yang tergabung dalam komunitas dahlia senja berjumlah 43. Nilai rerata pretes pengetahuan 4.05, sikap 11.93, dan keterampilan 11.65 meningkat menjadi pengetahuan 4.3, sikap 12.07, keterampilan 12.79 pada postes. Hasil yang didapat adalah peningkatan pengetahuan, sikap, serta keterampilan terkait perilaku pencegahan stroke pada lansia.Abstract: Stroke is one of the diseases that occurs over a long period and can lead to death. Additionally, stroke can also play a role in the onset of dementia and depression. In the elderly themselves, the risk of experiencing a stroke can double. The goal of community service is to increase awareness of stroke symptoms and coping abilities, so that appropriate action can be taken promptly when a stroke occurs. The community service method involves pre-testing, counseling, post-testing, and health examinations. Participants are elderly individuals belonging to the Dahlia Senja community, totaling 43. The average pre-test values for knowledge, attitude, and skills are 4.05, 11.93, and 11.65, respectively, which increased to 4.3, 12.07, and 12.79 in the post-test. The results indicate an improvement in knowledge, attitude, and skills related to stroke prevention behavior in the elderly.
Improving Brain and Heart Performance as a Basis for Islamic Household Accounting Practices Septyan, Krisno; Nugraheni, Ranti; Setyawan, Andy; Tri Wahyudi, Chandra
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) (DOAJ & SINTA 3 Indexed)

Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPMM.008.2.09

Abstract

This community service program aimed to raise awareness among housewives about their roles in household management, with a particular focus on financial responsibilities. Utilizing a lecture-based methodology that integrates humanist and theocentric perspectives, the program emphasized that women should not bear sole responsibility for managing household finances. The initiative also incorporated brain exercises to enhance memory, serving as a tool for recording and retaining important household information. These exercises were designed to improve cognitive function while also promoting emotional well- being, highlighting that true peace (sakinah) in the home stems not from material wealth but from spiritual fulfillment and trust in God. Additionally, the program addressed the growing concerns surrounding online financial risks, such as digital loans and online gambling, educating participants on how these threats could deplete household assets. Ultimately, the program aimed to equip housewives with the knowledge and tools to manage household finances effectively, while fostering a balanced approach that integrates cognitive, emotional, and spiritual health, thus contributing to a harmonious and financially secure family life.
TINGKAT STRES DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA GURU SAAT WORK FROM HOME (WFH) DIMASA PANDEMI COVID-19 Tri Wahyudi, Chandra; Panji Asmoro, Muhammad
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 8 No 3 (2024): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI)
Publisher : Nursing Department, Faculty of Health, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52020/jkwgi.v8i3.9210

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan beberapa sektor menjalankan kegiatannya dari rumah atau disebut dengan Work From Home (WFH). Guru menjadi salah satu pekerja yang bekerja dari rumah. Dampak dari WFH ini menimbulkan stres sehingga dapat memicu terjadinya hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada guru SMA saat WFH. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah guru di SMAN 113 Jakarta. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 64 responden. Analisis bivariat menggunakan uji Chi Square dengan hasil nilai p-value = 0,043 yang artinya terdapat hubungan antara tingkat stres dengan kejadian hipertensi. Hasil analisa hubungan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi menunjukkan p-value : 0,003 yang artinya terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi. Peneliti menyarankan agar guru dapat mengelola stres nya dengan baik dengan cara bercerita, berolahraga dan melakukan relaksasi serta melakukan aktivitas fisik seperti melakukan olahraga ringan seperti jogging agar dapat mengurangi resiko hipertensi.
Pengenalan Pelatihan Akuatik: Solusi Aman Dan Menyenangkan Sebagai Alternatif Pelatihan Untuk Kesejahteraan Lansia Sirada, Andy; Anggraeni, Risa Kusuma; Wahyudi, Chandra Tri; Oktarina, Mona; Vittala, Govinda; Rahim, Nur Tsarwah
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i1.1787

Abstract

Abstrak Populasi lansia di Indonesia yang terus meningkat dan mencapai sekitar hampir mencapai 10% dari total penduduk, memerlukan perhatian khusus terhadap kesehatan fisik dan mental mereka. Aktivitas fisik yang aman, seperti pelatihan akuatik, efektif untuk meningkatkan kebugaran lansia. Pelatihan ini dapat mengurangi tekanan pada sendi, meningkatkan keseimbangan, dan kekuatan otot. Dalam pengabdian masyarakat oleh Fakultas Ilmu Kesehatan UPNVJ bersama Paguyuban Warga Lanjut Usia (WULAN) Indonesia, 62 lansia mengikuti penyuluhan terkait manfaat latihan akuatik, dengan peningkatan skor pengetahuan berdasar nilai pre-test rata-rata adalah 6,37, sementara post-test rata-rata 9,10, menunjukkan peningkatan sebesar 2,73 atau 42,8%. Diharapkan, pelatihan ini dapat memotivasi lansia untuk rutin beraktivitas di air, yang lebih menyenangkan dan aman. Kata Kunci: Edukasi Kesehatan, Lansia, Pelatihan Akuatik, Hidroterapi Abstract The elderly population in Indonesia which continues to grow and now accounts for nearly 10% of the total population, requires special attention to their physical and mental health. Safe physical activities, such as aquatic training, are effective in improving the fitness of the elderly. This training can reduce joint stress, improve balance, and strengthen muscles. In a community service program by the Faculty of Health Sciences UPNVJ in collaboration with the Paguyuban Warga Lanjut Usia (WULAN) Indonesia, 62 elderly participants attended a seminar on the benefits of aquatic training. The average pre-test score was 6.37, while the average post-test score was 9.10, showing an improvement of 2.73 or 42.8%. It is hoped that this training will motivate the elderly to engage in regular aquatic activities, which are safer and more enjoyable. Keywords: Health Education, Elderly, Aquatic Training, Hydrotherapy
Family Support on the Adherence to Nutrition Intake among Adults with Primary Hypertension in Kalanganyar, Lebak, Banten, Indonesia Wahyudi, Chandra Tri; Jadmiko, Arief Wahyudi; Ritanti, Ritanti
Journal of Epidemiology and Public Health Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background:
Optimalisasi Peran Kader Posbindu Lansia dalam Perawatan Paliatif Home Care di Wilayah Kerja Kelurahan Limo Wahyudi, Chandra Tri; Tobing, Duma Lumban; Adyani, Sang Ayu Made; Anggraini, Nourmanyansa Vidya; Anggraeni, Risa Kusuma; Citra, Silvi Yulia; Harsono, Indah Nurafriani; Balqis, Ayunissa; Millah, Zulfa Muzayyanatul; Maulana, Erwin; Sandra, Rati Ari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i4.19982

Abstract

ABSTRAK Lansia sering mengalami gejala fisik yang menyakitkan akibat penyakit degeneratif. Perawatan paliatif menjadi pendekatan yang penting untuk mendukung lansia yang menghadapi masalah kesehatan kronis. Kader kesehatan memiliki peran penting dalam memberikan perawatan paliatif berbasis home care. Pelatihan teknik "Pijat Effleurage" sebagai pendekatan non-farmakologis bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam memberikan perawatan paliatif kepada lansia dengan penyakit kronis serta meningkatkan kualitas hidup mereka dengan mengurangi nyeri dan meningkatkan kenyamanan. Metode pelatihan  meliputi ceramah, diskusi, serta demonstrasi dan redemonstrasi teknik pijat effleurage. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan kader, dengan skor pre-test sebesar 64,55 dan post-test mencapai 78,18. Peningkatan keterampilan tercatat dari skor pre-test 63,45 menjadi post-test 86,00. Uji Paired Samples Test menunjukkan p < 0,05, yang mengindikasikan bahwa pelatihan memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader. Diharapkan, pelatihan ini dapat meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan lansia secara keseluruhan, menjadikan terapi pijat effleurage sebagai strategi pemberdayaan yang efektif di Posbindu Dahlia Senja, Kelurahan Limo. Kata Kunci: Kader Posbindu, Kualitas Hidup, Lansia, Pijat Effleurage  ABSTRACT The elderly often experience painful physical symptoms due to degenerative diseases. Palliative care is an important approach to support older people facing chronic health problems. Health cadres have an important role in providing home care-based palliative care. The training on "Effleurage Massage" technique as a non-pharmacological approach aims to increase cadres' knowledge and skills in providing palliative care to elderly with chronic diseases and improve their quality of life by reducing pain and increasing comfort. Training methods included lectures, discussions, and demonstration and redemonstration of effleurage massage techniques. The results showed an increase in cadre knowledge, with a pre-test score of 64.55 and post-test reaching 78.18. Improved skills were recorded from a pre-test score of 63.45 to a post-test of 86.00. Paired Samples Test showed p < 0.05, indicating that the training had a significant impact on improving cadres' knowledge and skills. Hopefully, this training can improve the overall comfort and well-being of the elderly, making effleurage massage therapy an effective empowerment strategy in Posbindu Dahlia Senja, Limo Village. Keywords: Posbindu Cadres, Quality of Life, Elderly, Effleurage Massage
Edukasi Pencegahan dan Deteksi Dini Anemia Pada Siswi Remaja di Sekolah MAN 5 Jakarta Utara Marcelina, Lina Ayu; Anggraeni, Diah Tika; Wahyudi, Chandra Tri; Samaria, Dora; Rokhaidah, Rokhaidah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i5.19031

Abstract

ABSTRAK Anemia merupakan masalah gizi yang sering terjadi di seluruh dunia, baik di negara berkembang maupun di negara maju. Di Indonesia, data menunjukkan bahwa anemia paling banyak terjadi pada remaja putri, dengan prevalensi sebesar 32%, sementara di Jakarta Utara prevalensinya mencapai 6,4%. Kurangnya informasi mengenai anemia pada remaja menjadi salah satu masalah utama yang dihadapi. Oleh karena itu, edukasi mengenai anemia sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat guna mencegah anemia, khususnya pada siswi remaja di MAN 5 Jakarta. Kegiatan edukasi pencegahan dan deteksi dini anemia dilakukan dengan metode kombinasi yang melibatkan penyuluhan melalui pemaparan materi presentasi slide PowerPoint kepada 25 remaja putri. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 31 Mei 2024 di MAN 5 Jakarta, Marunda, Cilincing, dengan menggunakan metode penyuluhan. Berdasarkan hasil nilai pre-test dan post-test, didapatkan peningkatan nilai yang sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan ini berhasil diterima oleh remaja, sehingga mereka dapat memahami anemia dengan lebih baik dibandingkan sebelumnya. Terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan tentang anemia pada remaja putri setelah diberikan edukasi. Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan diperlukan untuk terus meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja perempuan tentang anemia dan pencegahannya. Kata Kunci:  Anemia , Edukasi, Remaja, Siswi  ABSTRACT Anemia is a prevalent nutritional problem worldwide, affecting both developing and developed countries. In Indonesia, data shows that anemia is most common among adolescent girls, with a prevalence of 32%, while in North Jakarta, the prevalence is 6.4%. A significant issue faced by partners is the lack of information about anemia among adolescents. Therefore, education is crucial to enhance knowledge and awareness in the community to prevent anemia, particularly among female students at MAN 5 Jakarta. The educational activities for anemia prevention and early detection were conducted using a combination method that involved presenting material through PowerPoint slides to 25 adolescent girls. The implementation of this community service activity consisted of three stages: preparation, execution, and evaluation. This activity was carried out on Friday, May 31, 2024, at MAN 5 Jakarta, Marunda, Cilincing, using the counseling method. Based on the pre-test and post-test scores, there was a significant improvement in the participants' knowledge. This indicates that the counseling was well-received by the adolescents, enabling them to understand anemia better than before. There is a significant increase in knowledge about anemia among adolescent girls after receiving education. Thus, continuous education is needed to further enhance the knowledge and understanding of adolescent girls regarding anemia and its prevention. Keywords: Education, Anemia, Female Students
TERATASI: Terapi Rendam Kaki Air Hangat dengan Epsom Salt untuk Hipertensi pada Lansia Anggraini, Nourmayansa Vidya; Ratnawati, Diah; Ritanti, Ritanti; Adyani, Sang Ayu Made; Wahyudi, Chandra Tri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i4.18688

Abstract

ABSTRAK World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi medis serius yang secara signifikan meningkatkan risiko penyakit jantung, otak, ginjal, dan penyakit lainnya. Tingginya prevalensi hipertensi di wilayah ini menunjukkan perlunya perhatian khusus terhadap upaya pencegahan dan penanganan penyakit ini. Terapi rendam kaki dengan air hangat yang ditambahkan epsom salt memiliki efek relaksasi yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Kegiatan pengadian kepada masyarakat dilakukan terhadap 40 lansia. Terjadi perubahan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi pada kategori baik dari 47,5% menjadi 57,5%. Berdasarkan hasil analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon, didapatkan nilai koefisien untuk variabel pengetahuan sebesar <0.014 (p-value <0.05). Nilai tersebut menunjukkan bahwa H0 ditolak, artinya terdapat hubungan signifikan antara penyuluhan dan demonstrasi dengan pengetahuan peserta. Setelah dilakukan kegiatan penyuluhan kesehatan pada lansia mengenai hipertensi, didapatkan hasil peningkatan pada pengetahuan lansia mengenai hipertensi. Peningkatan pengetahuan ini juga dipengaruhi oleh pendidikan kesehatan yang dilakukan dengan metode ceramah, demonstrasi dan faktor-faktor yang mendukung yang mendukung. Kata kunci: Hipertensi, Lansia, Rendam Kaki, Terapi   ABSTRACT The World Health Organization (WHO) states that hypertension or high blood pressure is a serious medical condition that significantly increases the risk of heart disease, brain disorders, kidney disease, and other illnesses. The high prevalence of hypertension in this region highlights the need for special attention to prevention and treatment efforts. Warm foot soak therapy with the addition of Epsom salt has a relaxing effect that can help lower blood pressure. A community service activity was conducted involving 40 elderly participants. There was an improvement in public knowledge about hypertension, with the "good" category increasing from 47.5% to 57.5%. Based on bivariate analysis using the Wilcoxon test, the coefficient value for the knowledge variable was <0.014 (p-value <0.05). This result indicates that H0 is rejected, meaning there is a significant relationship between counseling and demonstrations with participants' knowledge. Following health education activities for the elderly on hypertension, an increase in their knowledge about hypertension was observed. This improvement in knowledge was also influenced by health education delivered through lectures, demonstrations, and supporting factors. Keywords: Hypertension, Elderly, Foot Soak, Therapy
Pelatihan Pengukuran Tekanan Darah dan Gula Darah Kepada Kader Kecamatan Sawangan Kota Depok Tahun 2024 Wahyudi, Chandra Tri; Ilmi, Ibnu Malkan Bakhrul; Anwar, Khoirul; Marjan, Avliya Quratul; Simanungkalit, Sintha Fransiske; Wirayudha, Gibran; Putri, Devia Amanda; Yasmin, Salwa; Kineisha, Phoebe
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18262

Abstract

Pendahuluan: Pemeriksaan tekanan darah dan gula darah adalah langkah awal untuk mendeteksi hipertensi dan diabetes. Hipertensi dan Diabetes melitus (DM) khususnya tipe 2 adalah penyakit degeneratif yang angka kejadian dan komplikasinya semakin meningkat seiring berjalannya waktu. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan terkait pengukuran tekanan darah dan gula darah para kader kesehatan di kecamatan Sawangan kota Depok. Metode: Ceramah dan praktik. Hasil: Adanya peningkatan nilai dari 57,88 menjadi 77,27 pada materi pengukuran tekanan darah, dan perubahan nilai dari 58,79 menjadi 81,12 pada materi pengukuran gula darah. Kesimpulan: Pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat dan juga kader di Sawangan Kota Depok tentang pengukuran tekanan darah dan gula darah.
The The Relationship between Sleep Duration and Sedentary Behavior with the Incidence of Obesity in School-Age Children: A Literature Review Munyati, Nessa Ishmah; Wahyudi, Chandra Tri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 17 No 3 (2025): JIKM Vol 17, Issue 3, August 2025
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v17i3.704

Abstract

Background: Obesity is a growing public health issue among school-age children. Children with obesity are characterized by excessive accumulation of body fat. Various factors, for instance, lifestyle changes and sleep duration, can potentially increase the risk of obesity. This literature review aimed to identify the relationship between sleep duration, sedentary behavior, and obesity in school-age children. Method: In this review, journal articles published in the last five years were included. All relevant articles were obtained from several databases, including NCBI, ScienceDirect, PubMed and Google Scholar. The search strategy utilized the following keywords: “obesity”, “school-age children”, “sedentary”, and “sleep duration”. Results: A total of 255 articles were found in the initial search. These articles were subsequently screened using the PICOS framework. No more than 30 articles were eligible for inclusion. Conclusion: The results of the analysis show that sleep duration and sedentary behavior are factors that influence the incidence of obesity in school-age children.
Co-Authors Andy Sirada Andy Sirada Anggraeni, Diah Tika Anggraeni, Risa Kusuma Anggraini, Nourmanyansa Vidya Ansar, Nabilah Aulia Arga Buntara Arief Wahyudi Jadmiko Arum Pratiwi Asti Nurrizki Astuti Yuni Nursasi Avliya Quratul Marjan Balqis, Ayunissa Cahyani, Clara Oktalia Catur Septiawan Gunarto, Catur Septiawan Citra, Silvi Yulia Diah Ratnawati Diah Ratnawati Diah Ratnawati Diorarta, Raphita Dora Samaria Duma Lumban Tobing Elbees, Safira Diyanti Ester Ronauli Evangeline, Marsaulina Priscilla Farach Nabila Farah Aprilia Farha Farhana Fatmawati, Iin Fijriah, Fina Fina Fijriah Firlia Ayu Arini Galuh Nurulita Fitriani Harsono, Indah Nurafriani Herlina, Santi Ilmi, Ibnu Malkan Bakhrul Indah Permatasari Kartini, Ajeng Khoirul Anwar Kineisha, Phoebe Krisno Septyan La Ode Abdul Rahman Lina Ayu Marcelina Mariyam, Fidelmia Marni Marwah, Safa Maulana, Erwin Millah, Zulfa Muzayyanatul Munyati, Nessa Ishmah Nabila Nasya Nabila Nasya Nabila, Farach Nabilah Aulia Ansar Nadhifa, Dhia Wita Nadia Shahidda Nailus Suaidah Nasution Nasution, Nurul Aryani Ningtiyas, Astuti Nirmala Nirmala Nourmayansa Vidya Anggraini Novia Aprilianawati Novita Dyah Yuliarti Nur Intania Sofianita Nurrizki, Asti Nurwahyuni, Atik Oematan, Grouse Oktarina, Mona Panji Asmoro, Muhammad Pebriyanti, Regita Cahya Putri, Alia Resti Andri Putri, Devia Amanda Putri, Widya Kartika Rahim, Nur Tsarwah Ranti Nugraheni Ratnawati, Diah Regita Cahya Pebriyanti Reihana Zakiya Reihana Zakiya Reima Albary Ritanti Ritanti Ritanti, Ritanti Rokhaidah, Rokhaidah Safa Marwah Ilmanan Rachmah Putri Setiawan Salsabila, Talita Alifa Sandra, Rati Ari Sang Ayu Made Sang Ayu Made Adyani Sang Ayu Made Adyani Sang Ayu Made Adyani Santi Herlina Setyawan, Andy Shahidda, Nadia Sintha Fransiske Simanungkalit Siregar, Tatiana Suci Rahmanti, Septia Suciantie, Pramesti Dwi Sucika, Dara Sulistya Nur’aeni Wisudawati Suratmini, Dwi Vittala, Govinda Winarti, Wiwin Wirayudha, Gibran Wisudawati, Sulistya Nur'aeni Wisudawati, Sulistya Nur’aeni Yasmin, Salwa Zetira, Geby