Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kemampuan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan di SMP Negeri 1 Miri dengan Metode Simulasi Arief Wahyudi Jadmiko; Wiwin Winarti; Chandra Triwahyud; Arum Pratiwi
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 1 (2019): April 2019
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.183 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v3i1.207

Abstract

ABSTRACTInjuries caused by accidents in children have increased. The most frequent place to cause an accident that is at home and school environment. Children are vulnerable to accident, high curiosity and the inability of children to analyze risks in every activity is a frequent cause of accidents. Improper first aid causes worsening injuries and death threats. An effort needs to be made to improve the ability of lay people in providing theoretical first aid, skill and confidence level. This activity aims to improve the ability of theoretical, skill and level of confidence in conducting the management of first aid in an accident. The method that is done is by using the method of simulation and evaluation learning with pretest and posttest method. The result of this activity is simulation method have positive impact to knowledge, skill and level of self confidence of participant in helping casualty by accident. This is known from the acquisition of theoretical value and the prakek of the participants at the postest level compared with the pretest valueKeywords: first aid in accident, simulation, injury, child ABSTRAKCedera yang disebabkan oleh kecelakaan pada anak mengalami peningkatan. Tempat yang paling sering menyebabkan terjadinya kecelakaan yaitu dirumah dan dilingkungan sekolah. Anak merupakan usia yang rentan dengan kejadian kecelakaan, keingintahuan yang tinggi dan ketidakmampuan anak dalam menganalisa resiko dalam setiap aktifitasnya merupakan hal yang sering menyebabkan kecelakaan. Pertolongan pertama yang tidak sesuai menyebabkan bertambah parahnya cedera yang terjadi dan ancaman kematian. Perlu suatu upaya untuk meningkatkan kemampuan penolong awam dalam memberikan pertolongan pertama secara teoritik, skill dan tingkat kepercayaan diri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan ssecara teoritik, skill dan kesadaran/ tingkat kepercayaan diri dalam melakukan penatalaksanaan pertolongan pertama pada kecelakaan. Metode yang dilakukan yaitu dengan menggunakan metode pembelajaran simulasi dan evaluasi dengan metode pretest dan posttest. Adapun hasil dari kegiatan ini yaitu metode simulasi mempunyai dampak positif terhadap pengetahuan, skill dan tingkat kepecayaan diri peserta dalam menolong korban dengan kecelakaan. Hal ini diketahui dari hasil perolehan nilai teori dan prakek peserta saat postest yang dibandingkan dengan nilai pretest.Kata Kunci: pertolongan pertama pada kecelakaan, simulasi, cedera, anak
Pengaruh Pola Makan dan Aktivitas Fisik terhadap Peningkatan Kadar Glukosa Darah Klien Diabetes Melitus Tipe II: Studi Literatur Chandra Tri Wahyudi; Ester Ronauli; Nabila Nasya
NURSING ANALYSIS: Journal of Nursing Research Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang memiliki prevalensi yang cukup tinggi. Di dunia sendiri, sekitar 425 juta orang terdiagnosis diabetes mellitus. Sedangkan di indonesia sendiri penyakit diabetes mellitus menjadi angka penyebab kematian tertinggi ketujuh, dengan angka kejadian terbesar berada di provinsi Jakarta dengan presentase sejumlah 3,4%. Diabetes mellitus sendiri dapat dipengaruhi oleh pola makan dan aktivitas fisik. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan peningkatan kadar glukosa darah. Literatur review merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Literatur didapatkan dengan mengidentifikasi publikasi yang sesuai dengan kriteria inklusi serta ekslusi dan memiliki keterkaitan dengan masalah penelitian yang diangkat. Proses pencarian literatur menggunakan berbagai database elektronik seperti Pubmed, Google Scholar, Scopus, serta Wiley Online Library yang diterbitkan antara tahun 2016-2020. Dalam proses pencarian literatur frasa “Dietary” “Diet” “Blood Glucose Level” “Glycemic Control” “Hyperglycemia” “Physical Activity” “Activity” “Type 2 Diabetes Mellitus” digunakan untuk menemukan publikasi yang sesuai dengan permasalahan penelitian. Berdasarkan hasil pencarian ditemukan terdapat 30 publikasi yang sesuai dengan kriteria inklusi serta permasalah penelitian yang diangkat. Setelah dilakukan analisis terhadap berbagai publikasi yang ditemukan, disimpulkan terdapat hubungan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan peningkatan kadar glukosa darah klien diabetes mellitus.
HEALTH COACHING SUCCESS TIPS : A LITERATURE REVIEW Chandra Tri Wahyudi; Astuti Yuni Nursasi
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 8 No 1 (2021): JANUARY 2021
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v8i1.594

Abstract

Health coaching is a way of expanding the scope of health services through health promotion and disease prevention efforts by giving information in order to improve preventive behaviour in the community. The success of health coaching is determined by health workers’ understanding of the influencing factors. However, not many researches have been done in this area. Outlining evidence-based information within nursing field in regard to factors that determine the success of health coaching. This study is a non-systematic literature review analysing 10 related journals. The success of health coaching is determined by several factors including, agreement between both parties, good trainer (confidence, responsible, thorough, and appreciative), supportive trainer, motivated patients, collaboration between trainer and patients, good communication skills, frequency and duration of interaction between them. Several studies conducting telephone-based health coaching showed a significant success in converting patients’ behaviour into preventive behaviour. Keywords: Health Coaching; Health Promotion; Disease Prevention; Literature Review
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN CARA MANAJEMEN STRES PADA REMAJA KARANG TARUNA DI RW 06 KELURAHAN LIMO DEPOK Duma Lumban Tobing; Sang Ayu Made Adyani; Chandra Tri Wahyudi; Regita Cahya Pebriyanti; Asti Nurrizki; Farach Nabila; Fina Fijriah; Nabilah Aulia Ansar
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.2893

Abstract

Remaja merupakan fase transisi dari masa kanak-kanak menuju dewasa. Menurut WHO, fase remaja dimulai ketika berusia 10-19 tahun. Pada proses ini akan terjadi banyak sekali perubahan dan perkembangan pada diri remaja baik secara fisik, psikis, maupun sosial. Proses transisi ini menyebabkan cara berpikir remaja akan sangat berbeda dengan cara berpikir pada dewasa maupun pada anak-anak. Perbedaan tersebut yang mempengaruhi munculnya tekanan/stresor pada remaja. Tekanan yang terjadi ini dapat menimbulkan berbagai gejala stres baik secara fisik maupun mental. Dengan begitu, kami melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan memberikan pendidikan kesehatan pada remaja di daerah Karang Taruna RW 06 Kelurahan Limo-Depok. Kegiatan pengabdian masyarakat yang diberikan berupa penyuluhan pengenalan stres dan cara mengatasi stres pada remaja. Kegiatan penyuluhan ini menggunakan metode ceramah interaktif dengan menampilkan powerpoint, diskusi, dan tanya jawab kepada remaja. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada remaja tentang stres dan cara manajemen stres dengan kenaikan persentase antara hasil pre test dan post test yaitu 8,75%
Bye-Bye Dementia: Prevent dementia in the elderly with brain gym Nourmayansa Vidya Anggraini; Diah Ratnawati; Ritanti Ritanti; Sang Ayu Made Adyani; Chandra Tri Wahyudi; Nirmala Nirmala; Sulistya Nur’aeni Wisudawati; Nadia Shahidda; Farah Aprilia
Community Empowerment Vol 9 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.10317

Abstract

Elderly individuals often encounter various health issues, including mental and psychological decline such as dementia. One solution to address this is through brain gym therapy. The aim of this community service is to enhance the knowledge of the elderly regarding dementia, improve their ability to perform brain gym exercises, and observe the effects on their blood pressure levels. Counseling and interventions were conducted with 25 participants aged over 45 years residing in RT 03/RW 05, Limo Village, Depok. Educational methods included lectures, distribution of educational leaflets, and demonstrations of brain gym. This service successfully increased the elderly's knowledge about dementia, with the majority scoring between 51-100, comprising 14 individuals (56%). Additionally, there was a decrease in the average systolic and diastolic blood pressure levels.
STUDI LITERATUR: POLA MAKAN DAN INDEX MASSA TUBUH BERPENGARUH TERHADAP PENINGKATAN TEKANAN DARAH USIA DEWASA Wahyudi, Chandra Tri
Jurnal JKFT Vol 9, No 1 (2024): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v9i1.11103

Abstract

Latar belakang: Hipertensi adalah penyakit yang ditandai dengan adanya peningkatan tekanan darah. Pencegahan hipertensi sangat diperlukan karena hipertensi merupakan penyakit yang paling banyak diderita. Apabila hipertensi dibiarkan, maka dapat menyebabkan gangguan lainnya pada kardiovaskular, penyakit jantung iskemik, stroke, dan gagal ginjal kronis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola makan dan indeks massa tubuh terhadap peningkatan tekanan darah pada usia dewasa. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan total 30 jurnal yang berhasil didapatkan sesuai dengan topik, dan untuk sumber yang ditetapkannya yaitu pada rentang tahun 2015-2020. Kata kunci yang dipakai dalam melakukan pencarian jurnalnya yaitu "hipertensi atau tekanan darah tinggi", "dewasa atau orang dewasa", "pendekatan diet atau pola makan", "indeks massa tubuh". Hasil: Berdasarkan hasil analisis 30 jurnal pada penelitian ini, diketahui bahwa makanan yang tinggi natrium dan tinggi lemak dapat menyebabkan hipertensi. Sebaliknya, makanan seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan dapat menurunkan tekanan darah. Seseorang yang memiliki IMT berlebih (>25 kg/m2), cenderung tekanan darah darahnya meningkat. Oleh karena itu, penting untuk memerhatikan kesehatan dengan merubah perilaku salah satunya dengan menjaga pola makan agar dapat mengendalikan tekanan darah. Sejalan dengan teori jonhson, yang mengatakan bahwa penting sekali untuk menjaga perilaku kesehatan guna mencegah terjadinya hipertensi. Kesimpulan: Pola makan dan index massa tubuh berpengaruh terhadap kenaikan tekanan darah seseorang, sehingga usia dewasa seharusnya sudah mulai merubah perilaku kesehatannya kearah yang lebih baik agar dapat menurunkan risiko terjadinya hipertensi.
Hubungan Kebiasaan Menggosok Gigi Dan Frekuensi Konsumsi Makanan Kariogenik Dengan Karies Gigi Pada Anak Usia Di Sdn Pancoran Mas 2 wahyudi, chandra tri; Elbees, Safira Diyanti
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 8 No 04 (2018): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia edisi Desember 2018
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.562 KB) | DOI: 10.33221/jiiki.v8i04.142

Abstract

Karies gigi adalah lesi gigi yang merusak dan progresif, yang jika tidak ditangani akan menyebabkan kerusakan total pada gigi yang terkena. Jenis penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kebiasaan menyikat gigi dan frekuensi konsumsi makanan kariogenik dengan karies gigi di SDN Pancoran Mas 2. Rancangan penelitian dianalisis secara kuantitatif menggunakan teknik deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan teknik stratified random sampling. Subyek penelitian adalah 152 siswa. Analisis univariat menggunakan uji proporsi dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Dari hasil uji statistik chi-square p value 0,005 dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan menyikat gigi dengan karies gigi dan OR = 2,716 rata-rata potensi menggosok karies gigi. Dari uji statistik chi-square bahwa p value 0,000 dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara frekuensi konsumsi makanan kariogenik dengan karies gigi dan OR = 3,609 frekuensi konsumsi makanan kariogenik berarti peluang karies gigi. Dari hasil penelitian ini diharapkan lebih banyak anak untuk menjaga kesehatan gigi
Produktivitas Kerja Perawat Ruang Rawat Inap wahyudi, chandra tri; Gunarto, Catur Septiawan
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 9 No 01 (2019): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Edisi Maret 2019
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.141 KB) | DOI: 10.33221/jiiki.v9i01.210

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung serta besarannya motivasi kerja, beban kerja dan kepemimpinan kepala ruangan terhadap produktivitas kerja perawat ruang rawat inap di RS Bhineka Bhakti Husada (BBH) Tangerang Selatan 2014. Penelitian ini berfokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja perawat di ruang rawat inap di rumah sakit. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional pada 80 orang perawat ruang rawat inap RS BBH yang diperoleh dengan tehnik total sampling. Hasil uji koefisien parameter antara beban kerja terhadap produktivitas kerja menunjukkan terdapat pengaruh langsung sebesar 15,57%, sedangkan untuk pengaruh tidak langsung sebesar 2,17%. Hasil lainnya antara motivasi terhadap produktivitas kerja menunjukkan terdapat pengaruh langsung sebesar 26,77%. Hasil uji koefisien parameter antara kepemimpinan terhadap produktivitas kerja menunjukkan terdapat pengaruh langsung sebesar 27,90%, sedangkan untuk pengaruh tidak langsung sebesar 8,22%. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa variabel produktivitas dipengaruhi oleh beban kerja, kepemimpinan, dan motivasi secara stimultan sebesar 80,63%.
Dukungan Keluarga Berpengaruh Kualitas Hidup Pada Lansia dengan Diagnosa Diabetes Melitus Ratnawati, Diah; Wahyudi, Chandra Tri; Zetira, Geby
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 9 No 02 (2019): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Edisi Juni 2019
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.224 KB) | DOI: 10.33221/jiiki.v9i02.229

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang sangat membutuhkan perawatan medis dalam waktu lama dan berakibat terjadinya komplikasi yang dapat mempengaruhi tingkat kualitas hidup seseorang terutama lansia. Kualitas hidup lansia bergantung dari dukungan keluarga sebagai komponen utama dalam mengontrol penyakit diabetes mellitus agar lansia dapat menikmati kehidupan masa tua dengan bahagia dan membantu lansia dalam menjalankan aktivitas sehari-hari secara teratur. Penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain Cross Sectional (potong lintang). Tujuan penelitian ini untuk melihat adanya hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia diabetes melitus di Kelurahan Citayam Bogor. Cara pengambilan sampel melalui teknik startified sampling dan mendapatkan jumlah sampel sebanyak 134 orang. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan dukungan keluarga yang positif sebanyak 71 responden (53%) sedangkan untuk kualitas hidup positif sebanyak 67 responden (50%). Hasil analisis data diperoleh hasil p value=0,000 dan OR= 4,210 (2,043-8,679). Ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia diabetes melitus di Kelurahan Citayam Bogor. Lansia yang memiliki dukungan keluarga kurang baik mempunyai peluang 4,21 kali untuk kualitas hidup baik.
Gizi Seimbang pada Remaja Putri di Sekolah Menengah Fatmawati, Iin; Wahyudi, Chandra Tri
Jurnal Pengabdian Gizi dan Kesehatan Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): Agustus
Publisher : Ikatan Sarjana Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53823/jpgkm.v1i1.55

Abstract

Status gizi lebih masih menjadi masalah yang terus meningkat prevalensinya di Indonesia. Pola makan berlebih dan tidak sehat merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya peningkatan status gizi. Remaja cenderung memiliki pola makan yang tidak sehat, diantaranya kebiasaan mengkonsumsi makanan tinggi kalori, tinggi lemak dan tinggi gula. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan edukasi kepada remaja putri mengenai gizi seimbang dan pola makan sehat untuk remaja. Pemberian edukasi dilakukan melalui virtual meeting. Materi edukasi diberikan melalui video yang berisi penjelasan tentang gizi seimbang pada remaja dan pola makan sehat. Video yang diberikan berdurasi 10 menit. Sebelum menonton video terlebih dahulu responden mengisi soal pre tes yang berisi pertanyaan mengenai pengetahuan gizi remaja. Setelahnya responden kembali mengisi soal post test yang berisi pertanyaan yang sama dengan pre tes mengenai pengetahuan gizi remaja. Peningkatan pengetahuan responden dapat dilihat dalam data yang didapatkan yaitu data pre dan pos tes. Selain data pre dan pos test responden juga diperoleh data mengenai status gizi responden. Data status gizi diperoleh dari data pengukuran berat badan dan tinggi badan yang dilakukan sendiri oleh responden (self reported). Rata-rata nilai pengetahuan sebelum pemberian penyuluhan gizi (Pretest) adalah 52.45 dengan standar deviasi 12.1788. Pada pengetahuan setelah intervensi (Post-test) didapatkan nilai rata-rata 67.19 dengan standar deviasi 8.8144. Terlihat selisih nilai mean antara pengukuran pertama dan kedua adalah 3.36 dan hasil uji statistik menunjukkan nilai yang signifikan p = 0.000. dapat disimpulkan bahwa edukasi gizi seimbang pada remaja putri dengan menggunakan video memiliki pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan gizi remaja putri.
Co-Authors Andy Sirada Andy Sirada Anggraeni, Diah Tika Anggraeni, Risa Kusuma Anggraini, Nourmanyansa Vidya Ansar, Nabilah Aulia Arga Buntara Arief Wahyudi Jadmiko Arum Pratiwi Asti Nurrizki Astuti Yuni Nursasi Avliya Quratul Marjan Balqis, Ayunissa Cahyani, Clara Oktalia Catur Septiawan Gunarto, Catur Septiawan Citra, Silvi Yulia Diah Ratnawati Diah Ratnawati Diah Ratnawati Diorarta, Raphita Dora Samaria Duma Lumban Tobing Elbees, Safira Diyanti Ester Ronauli Evangeline, Marsaulina Priscilla Farach Nabila Farah Aprilia Farha Farhana Fatmawati, Iin Fijriah, Fina Fina Fijriah Firlia Ayu Arini Galuh Nurulita Fitriani Harsono, Indah Nurafriani Herlina, Santi Ilmi, Ibnu Malkan Bakhrul Indah Permatasari Kartini, Ajeng Khoirul Anwar Kineisha, Phoebe Krisno Septyan La Ode Abdul Rahman Lina Ayu Marcelina Mariyam, Fidelmia Marni Marwah, Safa Maulana, Erwin Millah, Zulfa Muzayyanatul Munyati, Nessa Ishmah Nabila Nasya Nabila Nasya Nabila, Farach Nabilah Aulia Ansar Nadhifa, Dhia Wita Nadia Shahidda Nailus Suaidah Nasution Nasution, Nurul Aryani Ningtiyas, Astuti Nirmala Nirmala Nourmayansa Vidya Anggraini Novia Aprilianawati Novita Dyah Yuliarti Nur Intania Sofianita Nurrizki, Asti Nurwahyuni, Atik Oematan, Grouse Oktarina, Mona Panji Asmoro, Muhammad Pebriyanti, Regita Cahya Putri, Alia Resti Andri Putri, Devia Amanda Putri, Widya Kartika Rahim, Nur Tsarwah Ranti Nugraheni Ratnawati, Diah Regita Cahya Pebriyanti Reihana Zakiya Reihana Zakiya Reima Albary Ritanti Ritanti Ritanti, Ritanti Rokhaidah, Rokhaidah Safa Marwah Ilmanan Rachmah Putri Setiawan Salsabila, Talita Alifa Sandra, Rati Ari Sang Ayu Made Sang Ayu Made Adyani Sang Ayu Made Adyani Sang Ayu Made Adyani Santi Herlina Setyawan, Andy Shahidda, Nadia Sintha Fransiske Simanungkalit Siregar, Tatiana Suci Rahmanti, Septia Suciantie, Pramesti Dwi Sucika, Dara Sulistya Nur’aeni Wisudawati Suratmini, Dwi Vittala, Govinda Winarti, Wiwin Wirayudha, Gibran Wisudawati, Sulistya Nur'aeni Wisudawati, Sulistya Nur’aeni Yasmin, Salwa Zetira, Geby