Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Administration of The Utilization Of Toga as a Stunting Prevention Drug on The Knowledge Level of The Community of Sekotong Central Village. Rachmawati, Indah; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Asti, Arnika Dwi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting is a condition of failure to thrive in children under five years old (toddlers) due to chronic malnutrition and repeated infections, especially in the first 1,000 days of life (1000 HPK). The NTB Health Office (Dikes) noted that in 2018, the average stunting rate in NTB was 33.49%. West Lombok is ranked number three after East Lombok and Dompu, namely West Lombok 33.61%, East Lombok 43.52%, and Dompu 33.83%. The causes of stunting can be divided into direct and indirect causes. The direct causes of stunting include lack of nutritional intake in children and the presence of recurrent disease. The indirect causes of stunting are the lack of stimulation (stimulation) and poor personal and environmental hygiene. Malnutrition and stunting are two interrelated problems. Stunting prevention can be done by using family medicinal plants as traditional medicines in the form of herbs. The community service program was carried out with the aim of increasing the knowledge of the Sekotong Tengah village community regarding the use of TOGA as herbal medicine to prevent stunting. This activity is carried out by means of education and training on the use of TOGA plants as herbs to prevent stunting. Education is carried out by the method of counseling and filling out questionnaires. This method is used to analyze the effect of counseling on the level of community knowledge. This type of analysis is pre-experimental with one group pre-post test design. Community service was carried out in the village of Sekotong Tengah, West Lombok Regency. The target in this community service is the village community of Central Sekotong, West Lombok Regency. Data collection techniques in the form of direct interviews with respondents and measuring the level of knowledge through the provision of questionnaires before and after counseling. The statistical test used is the paired t-test. From the results of the analysis that has been carried out, there is a change in the level of community knowledge. Prior to the counseling, it was known that 50% of respondents had less knowledge, 30% of respondents had sufficient knowledge, and 20% of respondents had less knowledge. After counseling, 20% of respondents have sufficient knowledge, and 80% of respondents have good knowledge. The results of the pretest and posttest scores before and after the counseling showed significant differences, indicating an increase in public knowledge that occurred after the counseling.
Tingkat Pengetahuan Remaja terhadap Swamedikasi Obat Analgesik pada Dismenorea di Desa Jenggala, Lombok Utara, NTB Hasanah, Uswatun; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Herniyatun, H
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation) B
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescence is a period of transition from children to adulthood, it is characterized by physical, psychological and psychosocial changes. The process of adolescents experiencing puberty, one of the characteristics is knowing menstruation, it is not uncommon for adolescents to experience reproductive problems, one of which is dysmenorrhea or menstrual pain. Management of dysmenorrhea can be done with pharmacological and non-pharmacological treatment, this is based on the knowledge of the individual about self-medication of analgesic drugs. This activities was conducted to determine the knowledge of adolescents on analgesic drugs in self-medication of menstrual pain. Data analysis used the Shapiro-Wilk test with a significance level of 0.05 (p = 0.05), the results of data that were not normally distributed were then carried out with the Wilcoxon test, the significant value obtained was 0.000 (p <0.05) which indicates a relationship or influence on the level of knowledge of adolescents in Jenggala village before and before counseling.
Edukasi Kepatuhan Penggunaan Obat Diabetes Melitus dan Hipertensi Pada Masyarakat Desa Pekuncen Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Ainni, Ayu Nissa; Fatimah, Ayu
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes melitus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hasil survei dari informasi Pustu (Puskesmas pembantu) desa Pekuncen didapatkan bahwa pengetahuan masyarakat mengenai kepatuhan penggunaan obat hipertensi dan diabetes melitus masih kurang. Hal tersebut dikarenakan bahwa perilaku masyarakat yang masih kurang peduli dengan pentingnya meminum obat dan memodifikasi gaya hidup agar kondisi tekanan darah dan kadar gula darah senantiasa dalam batas normal. Intervensi edukasi yang diberikan kepada 32 responden, dengan metode aktif dan participatory learning, menghasilkan peningkatan nilai pengetahuan pada skore minimum dan maksimum sebelum dan sesudan dilakukan edukasi.
Krim Antioksidan Ekstrak Daun Pepaya Jepang (Cnidoscolus aconitifolius) Dengan Variasi Asam Stearat Sebagai Emulgator Fatimah, Ayu; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Rahayu, Titi Pudji
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan kulit dapat berdampak pada kesehatan maupun penampilan yang mendukung kepercayaan diri seseorang. Radikal bebas merupakan salah satu penyebab yang berperan dalam gangguan dermatologis kulit. Penggunaan antioksidan diperlukan untuk menangkal radikal bebas, namun antioksidan sintetik memberikan efek yang berbahaya apabila digunakan dalam jangka panjang. Daun pepaya jepang merupakan salah satu tanaman yang memiliki potensi sebagai antioksidan alami. Penggunaan ekstrak antioksidan dinilai kurang efektif sehingga perlu inovasi pembuatan kosmetik dalam bentuk krim. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan formula sediaan krim yang memiliki karakteristik fisik yang baik dan efektif sebagai antioksidan. Sediaan krim yang dibuat dengan memvariasikan konsentrasi asam stearat yaitu F1 (5%), F2 (10%), F3 (15%) dan F4 (20%). Formula yang menunjukkan karakteristik terbaik dari hasil uji organoleptik, pH, daya sebar, daya lekat, dan homogenitas selanjutnya dilakukan uji aktivitas antioksidan dengan metode FRAP. Hasil menunjukkan bahwa pengaruh variasi konsentrasi asam stearat tidak berpengaruh terhadap evaluasi fisik sediaan dengan nilai p > 0,05. Formula 2 (asam stearat 10%) memberikan karakteristik sediaan krim terbaik dengan hasil parameter pengujian memenuhi standar. Hasil uji aktivitas antioksidan formula 2 memiliki nilai IC50 sebesar 30,68 ppm dengan asam askorbat sebagai kontrol positif sebesar 21,41 ppm. Formula 2 sediaan krim ekstrak daun pepaya jepang dengan konsentrasi asam stearat 10% memiliki karakteristik fisik yang baik dan efektif sebagai antioksidan dengan kategori sangat kuat.
Formulasi Sediaan Tisu Basah Ekstrak Etanol Daun Pandan Wangi (Pandanus Amaryllifolius) Sebagai Antibakteri Rachmawati, Indah; Rahayu, Titi Pudji; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menjaga kebersihan kulit penting dilakukan untuk mengurangi agen infeksi serta mencegah penyebaran penyakit. Keterbatasan sarana cuci tangan dan alasan kepraktisan memunculkan produk tisu basah antibakteri. Membersihkan tangan dengan tisu basah dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun. Penggunaan bahan kimia dalam pembuatan tisu basah perlu diminimalisir karena kurang aman untuk kesehatan. Daun pandan wangi mengandung flavonoid yang berpotensi sebagai antibakteri alami. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat sediaan tisu basah dengan baik dan efektif sebagai antibakteri. Metode penelitian ini adalah membuat sediaan tisu basah dalam 5 formula dengan memvariasikan zat aktif ekstrak etanol daun pandan wangi yaitu F1(6,25%), F2(12,5%), F3(25%), F4(50%) dan F5(100%). Pengujian dilakukan terhadap sediaan tisu basah yang meliputi uji fisik sediaan (uji organoleptik, uji kesukaan), uji daya antibakteri, dan uji iritasi kulit. Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil ekstrak etanol daun pandan wangi mengandung senyawa flavonoid. Hasil uji statistik menunjukan adanya perbedaan yang signifikan antar formula ditandai dengan nilai p<0,05. Evaluasi fisik sediaan menunjukkan formula 1,2, dan 3 adalah formula terbaik. Uji antibakteri menunjukkan formula terbaik adalah F3. Uji iritasi menunjukkan formula terbaik adalah formula 1,2,3,dan 4. Dapat ditarik kesimpuan bahwa Formula sediaan tisu basah ekstrak etanol daun pandan wangi terbaik, berdasarkan hasil evaluasi stabilitas fisik, uji antibakteri serta uji iritasi adalah formula 3 dengan konsentrasi ekstrak etanol daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius) 25%.
Uji Efektivitas Antibakteri Ekstrak Kombinasi Etanol-Akuades Daun Ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) terhadap Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Hasanah, Uswatun; Miyarso, Chondrosuro; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan konsentrasi yang paling efektif dari ekstrak kombinasi etanol-akuades daun ganitri terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Metode penelitian ini menggunakan metode difusi sumuran untuk uji antibakteri. Hasil diameter zona hambat dianalisis secara statistik menggunakan One Way Anova dan uji Pos Hoc. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak kombinasi etanol-akuades daun ganitri, semakin besar aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Hasil uji statistik antibakteri terhadap Escherichia coli, konsentrasi 125 ug/ml berbeda signifikan terhadap konsentrasi 250, 500, dan 1000 ug/ml serta kontrol positif, konsentrasi 250 ug/ml tidak berbeda signifikan terhadap konsentrasi 500 ug/ml yang ditunjukkan nilai p=0,079, konsentrasi 500 ug/ml tidak berbeda signifikan terhadap konsentrasi 1000 ug/ml ditunjukkan nilai p=0,158, sedangkan pada bakteri Staphylococcus aureus memiliki perbedaan yang signifikan antar konsentrasi yang ditunjukkan nilai p<0,05. Ekstrak kombinasi etanol-akuades daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) memiliki efektivitas sebagai antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Konsentrasi yang paling efektif dari ekstrak kombinasi etanol-akuades daun ganitri dalam menghambat bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus pada konsentrasi 1000 ug/ml.
Efektivitas Kombinasi Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) Dan Lidah Buaya (Aloe vera L.) Terhadap Candida Albicans Melisa, Leni; Rahayu, Titi Pudji; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kandidiasis oral merupakan salah satu penyakit infeksi pada rongga mulut karena adanya pertumbuhan berlebih dari jamur Candida albicans. Daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) dan daun lidah buaya (Aloe vera L.) merupakan tanaman yang memiliki potensi sebagai antijamur dan dapat digunakan sebagai pengobatan alternatif kandidiasis oral. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas kombinasi ekstrak daun sirih merah dan daun lidah buaya dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans. Penelitian ini menggunakan metode difusi paper disk dengan seri konsentrasi kombinasi ekstrak yang digunakan adalah 5%:5%, 10%:10%, 10%:20% dan 20%:10%. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak daun sirih merah dan daun lidah buaya seri konsentrasi 10%:10% menunjukkan aktivitas antijamur berbeda signifikan dengan seri konsentrasi lain dengan nilai p<0.05. Hal tersebut membuktikan bahwa konsentrasi 10%:10% memiliki daya hambat terbaik namun hasilnya tidak lebih baik dari kontrol positif dengan diameter daya hambat 8,1 mm kategori sedang.
Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Jambu Mete (Anacardium occidentale. L) Dan Daun Mangga Arumanis (Mangifera indica. L. var. arumanis) Sebagai Antibakteri Staphylococcus aureus Sholihah, Rizka Hidayatus; Fitriyati, Laeli; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun jambu mete dan daun mangga arumanis merupakan tanaman yang berpotensi sebagai antibakteri dan dapat digunakan sebagai suatu alternatif untuk mengobati penyakit infeksi yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus. Daun jambu mete mengandung senyawa flavonoid, fenol, steroid, triterpen, asam anakardat, saponin, tanin, alkaloid dan minyak atsiri. Senyawa yang memiliki potensi sebagai antibakteri yaitu flavonoid dan tanin. Daun mangga arumanis mengandung senyawa mangiferin, flavonoid, alkaloid, steroid, polifenol, saponin dan tanin. Senyawa yang memiliki potensi sebagai antibakteri yaitu flavonoid. Flavonoid sebagai antibakteri dengan cara merusak membrane sel bakteri dan tanin sebagai antibakteri dengan cara memprepitasi protein sehingga sel bakteri tidak dapat terbentuk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri kombinasi ekstrak daun jambu mete dan daun mangga arumanis. Metode yang digunakan untuk uji aktivitas antibakteri yaitu dengan metode difusi sumuran. Zona hambat tertinggi terdapat pada perbandingan 2:1 Baik konsentrasi 6,25% maupun 12,5% dengan zona hambat 14,7 dan 15,6mm. hasil tersebut menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak etanol daun jambu mete dan daun mangga arumanis memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus, dengan hasil uji statistik nilai p=0.00<0.05.
Antibacterial Activity Test of the Combination of Methanol Extract of Arumanis Mango Leaves (Mangifera indica L) and Taro Leaves (Colocasia esculanta L) on Escherichia coli Bacteria Causes of Diarrhea Diseases Kumalasari, Siska; Fitriyati, Laeli; Rahayu, Titi Pudji; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul
Jurnal Pijar Mipa Vol. 19 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v19i1.5850

Abstract

Arumanis mango leaves (Mangifera indica L) and taro leaves (Colocasia esculanta L) are plants that have the potential to be antibacterial and can be used as an alternative to treat infectious diseases caused by bacteria. Arumanis mango leaves contain secondary metabolite compounds, including flavonoids, alkaloids, steroids, polyphenols, tannins, and saponins, and taro leaves contain secondary metabolite compounds in the form of saponins, tannins, flavonoids, formic acid, glucosides, citric acid, and several minerals. Secondary metabolite compounds that have potential as antibacterials are flavonoids and tannins. This study aims to determine the antibacterial activity of a combination of methanol extracts of arumanis mango leaves (Mangifera indica L) and taro leaves (Colocasia esculanta L) against Escherichia coli bacteria. The research was carried out starting from the plant determination and preparation of simplisia, extraction, phytochemical screening of extracts and KLT tests, and antibacterial testing using the disc paper method. The concentration series of extract combinations used are 6.25%, 12.5%, and 25%. The antibacterial test results of the combination of arumanis mango leaf extract (Mangifera indica L) and taro leaf (Colocasia esculanta L), which showed the highest inhibition zone diameter was at a concentration of 6.25% (1:1), a concentration of 12.5% (1:2). At a concentration of 25% (2:1). From the results of this study, a single extract of arumanis mango leaves and taro leaves with a concentration of 6.25%; 12.5%; 25% and a combination of extracts in a ratio of 1:1. 1:2, 2:1, which has potential antibacterial activity against Escherichia coli bacteria, so that further research can be carried out by utilizing a combination of arumanis mango leaf extracts and taro leaves and as a source of information and insight into the combination of arumanis mango leaves and taro leaves that have antibacterial properties.
Formulation and Physical Evaluation of Papaya Leaf (Carica papaya L.) Ethyl Acetate Fraction Cream Preparation as Anti Acne Against Propionibacterium acne Bacteria Farda, Zais; Rahayu, Titi Pudji; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul
Jurnal Pijar Mipa Vol. 19 No. 2 (2024): March 2024
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v19i2.6146

Abstract

Acne or acne vulgaris is a disease in the form of inflammation of multiple sebaceous glands caused by the bacteria Propionibacterium acne. Papaya leaves are a plant that can potentially be used as an acne treatment. To determine the antiacne activity of papaya leaf ethyl acetate fraction cream preparations caused by Propionibacterium acne bacteria. The ethyl acetate fraction of papaya leaves are made into a cream preparation with varying concentrations of ten, fifteen, and twenty percent. The results of the cream preparation test met the physical property standards. Still, the viscosity in formulation three did not meet the standards, and formulas two and three did not meet the cream stability test standards. Antibacterial tests show that all formulas have inhibitory power against bacteria. The average inhibition zone results in formula one, formula two, and formula three were 4.99 ± 0.48 mm, 6.85 ± 0.48 mm and 10.12 ± 1.42 mm. Formula One papaya leaf fraction cream fulfills all the physical characteristics of the preparation. All papaya leaf ethyl acetate fraction cream preparations are antibacterial against Propionibacterium acne. So, research can be developed using the ethyl acetate fraction of papaya leaves in various preparations, and activity tests against other bacteria can be carried out.
Co-Authors Afif Hussein Kholid Bahrisy Agung Setiawan agung setiawan Ainni, Ayu Nissa Arnika Dwi Asti Asriani Tagawuningsih Astri Ayu Febri Yuliani Awalia, Luluk Azhari, Tasya Khairunisa Azizah, Rizki Nur Bahrisy, Afif Hussein Kholid Billa, Zalsa Chondrosuro Miyarso Chondrosuro Miyarso Churrohmah, Syifa Condro Suro Miyarso Dwiki Fitri EkaWuri Handayani Eko Prasetyo Ery purwanti Ery Purwanti Evi Marlina Farda, Zais Fatimah, Ayu Febrialfiyan, Sukma Edhie Fiana, Fuan Maharani Fitriyati, Laeli Fuan Maharani Fiana Hamzah, Hasyrul Handayani, Eka Wuri Hasanah, Saniati Herniyatun Herniyatun, H Inayah, Siti Khobiratul Majidah Khuluk, Khusnul Khuluq, Muh Husnul Khusnul Khuluk Kinanti, Ayu Pratama Krisdiyanti, Yayu Kumalasari, Siska Kurniasih Kurniasih Kurniasih Kurniasih L Ledianasari L Ledianasari Laeli Fitriyati Laeli Fitriyati Laeli Fitriyati Ledianasari, L Lestari, Apriani Majidah, Khobiratul Maulida, Rizqina Melisa, Leni Miyarso, Chondrosuro Miyarso, Condro Suro Muchromin Muchromin Muhammad Luthfi Mulyana, Satria Eta Nabilah, Zukhrufina Muthiah Nafarina, Eka Rezki Tri Ningsih, Eka Ratna Pamungkas, Anindya Arya Pratama, Dimas Aji pratiwi, lia nur Pratiwi, Noviani Pravitasari, Rokhania Eka Rachman Aziz, Dwinuari Rachmawati, Indah Raharjo, Rahmat Budhi Rahayu, Titi Pudji Rahayu, Venny Septiana Rahmat Ismail Rahmawati Rahmawati Sadam Husein Sadam Husein Sadam Husein Sahro, Intan Fatimah Saputra, Aditya Mahe Septiani, Sinta Wahyu Sholihah, Rizka Hidayatus Sinta Wahyu Septiani Sinta Wahyu Septiani Sugeng Supriyanto Supriyanto, Sugeng Tagawuningsih, Asriani Tangawuningsih, Asriani Titi Pudji Rahayu TITI PUDJI RAHAYU Titi Pudji Rahayu Tri Cahyani Widiastuti Tri Cahyani Widiastuti Tri Cahyani Widiastuti Tri Cahyani Widiastuti Uswatun Hasanah Utomo, Hijan Dzulfadhli Wahyu Rahmatulloh Wahyuni, Septi Widiastuti, Tri Cahyani Yayu Krisdiyanti Yayu Krisdiyanti Yusuf Kurniawan Yusuf Kurniawan Zubaidah, Siti Nur