Claim Missing Document
Check
Articles

FORMULASI SEDIAAN ANTIOKSIDAN FACIAL WASH EKSTRAK METANOL DAUN GANITRI (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) DENGAN VARIASI SODIUM LAURIL SULFAT SEBAGAI SURFAKTAN Evi Marlina; Naelaz Zukhruf Wakhidatul Kiromah; Titi Pudji Rahayu
Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51352/jim.v8i1.599

Abstract

Ganitri leaves (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) contain flavonoid compounds that function as antioxidants. Antioxidants in cosmetics are used to prevent skin damage due to exposure to free radicals. Facial Wash is a cosmetic preparation to help remove dead skin cells, rejuvenate the skin, remove dirt, oil and provide moisture. This study aims to obtain a facial wash formula that has good characteristics and is effective as an antioxidant by varying the concentration of sodium lauryl sulfate, namely F1 (0.25%), F2 (0.5%) and F3 (1%) as surfactant. The results showed that variations in SLS concentration had a significant effect on the physical evaluation of the preparation with a p value of <0.05. Formula 3 (SLS 1%) provides the best facial wash characteristics with the results of the test parameters meeting the standards. The results of the antioxidant activity test showed that formula 3 had an IC50 value of 17.36 ppm which was categorized as very strong with ascorbic acid as a comparison of 10.70 ppm and a negative control of 54.11 ppm.
In Silico Study of the Potential of Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi) for the Treatment of Type 2 Diabetes Mellitus Rachman Aziz, Dwinuari; Supriyanto, Sugeng; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Herniyatun; Saputra, Aditya Mahe; Pratama, Dimas Aji
Chempublish Journal Vol. 8 No. 2 (2024): Chempublish Journal
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/chp.v8i2.36624

Abstract

Uji Angka Lempeng Total (ALT) Dan Angka Kapang Khamir (AKK) Pada Jamu Gendong Di Pasar Tradisional Wonokriyo Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen Hasanah, Saniati; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Fitriyati, Laeli
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 10 No. 1 (2023): February
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v10i1.4195

Abstract

Latar Belakang: Jamu gendong merupakan salah satu obat tradisional yang sangat diminati oleh masyarakat dikarenakan manfaatnya yang dapat menjaga kesehatan serta mengobati penyakit. Jamu gendong tidak memerlukan izin edar, tetapi kualitas jamu harus tetap diperhatikan sehingga sediaan jamu aman dikonsumsi. Tujuan: Mengetahui ada tidaknya cemaran mikroba berupa bakteri dan kapang khamir pada sediaan jamu gendong beras kencur, kunyit asam, temulawak dan pahitan yang dijual di pasar tradisional Wonokriyo, Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen. Metode: Sampel jamu diambil dari empat penjual yaitu penjual A, B, C dan D. Tahapan penelitian meliputi pengambilan sampel, homogenisasi sampel, uji angka lempeng total (ALT) dan uji angka kapang khamir (AKK). Data kemudian dianalisis menggunakan uji statistic One Way ANOVA.  Hasil: Jamu gendong beras kencur, kunyit asam, temulawak dan pahitan yang dijual oleh penjual A, B, C dan D diperoleh nilai ALT yang memenuhi persyaratan yaitu tidak lebih dari >105 koloni/ml. Sedangkan jamu beras kencur yang dijual oleh penjual D diperoleh nilai ALT >105 koloni/ml sehingga tidak memenuhi persyaratan. Jamu gendong beras kencur, kunyit asam, temulawak dan pahitan diperoleh nilai AKK tidak lebih dari 103 koloni/ml sehingga memenuhi persyaratan. Tidak ada perbedaan yang signifikan (P>0,05) pada nilai ALT dan AKK dari semua jenis sampel jamu gendong yang berasal dari keempat penjual. Kesimpulan: Semua jamu memenuhi persyaratan mutu dilihat dari nilai AKK dan ALT, namun 1 sampel jamu beras kencur yang tidak memenuhi syarat ALT.
Edukasi dan Pemberian Informasi Obat Penyakit Asam Urat di Kampung Biru Banjarmasin: Education and Provision of Information on Gout Medication in Kampung Biru Banjarmasin Rahmawati, Rahmawati; Azhari, Tasya Khairunisa; Hamzah, Hasyrul; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Ismail, Rahmat
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 10 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i10.10231

Abstract

Gout disease, also known as gouty arthritis, is a condition characterized by elevated blood uric acid levels, typically above 7.5 mg/dL. This occurs due to a disruption in purine metabolism that triggers an increase in uric acid. This disease is a degenerative condition that affects the joints and is most commonly found in the community, particularly among the elderly. The implementation of community service was carried out in Kampung Biru, Kampung Melayu sub-district. The number of community service members was 24. The purpose of this community service was to provide education and drug information services, as well as guidance on how to take medication correctly, to increase public awareness about gout and its management. The stages carried out were providing a pre-test, followed by an educational presentation using media in the form of leaflets, health checks, and drug information services provided by the community service team. General practitioners issued prescriptions, and a post-test was subsequently administered. The average results obtained during the pre-test were 3.75, and the post-test results were 4.05. These results indicate an increase in knowledge before and after receiving education, with a positive impact on participants regarding the importance of health awareness.
Peningkatan Pengetahuan tentang Obat melalui Kegiatan Apoteker Kecil untuk Siswa Sekolah Dasar di Desa Selogiri Kecamatan Karanggayam Kabupaten Kebumen Widiastuti, Tri Cahyani; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Ledianasari, L
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan masyarakat mengenai dunia kesehatan, terutama obatmasih sangat terbatas, padahal obat merupakan bahan yang mudah kitatemukan di sekitar kita. Obat harus selalu digunakan secara benar agarmemberikan manfaat klinik yang optimal. Salah satu elemen yangmemiliki keahlian dan dapat menjadi sumber informasi mengenai obatadalah apoteker atau farmasis. Peran Apoteker dalam bidang kesehatanyaitu memberikan Konsultasi, Informasi dan Edukasi (KIE),mengarahkan pasien untuk melakukan pola hidup sehat, dan melakukanmonitoring. Target atau sasaran pendidikan kesehatan dan pelayanankesehatan yang ditujukan kepada kelompok atau populasi umur tertentusangat menentukan keberhasilan suatu program kesehatan, salahsatunya adalah anak usia sekolah. Pelaksanaan program Apoteker Kecilpada siswa SD Negeri 4 Selogiri kelas 5 dan 6. SD Negeri 4 Selogirimerupakan salah satu SD Negeri yang terletak di Dukuh SipanjangDesa Selogiri, Kecamatan Karanggaram, Kabupaten Kebumen. Tujuandari kegiatan tersebut adalah meningkatkan eksistensi Apoteker dantugasnya sehingga pelaksanaan program Apoteker kecil dapat sebagaiperwujudan kader sadar obat sejak dini. Selain itu, Pengetahuan anaktentang obat semakin baik sehingga anak dapat ikut andil dalammenyampaikan informasi obat dan kepatuhan penggunaan obat secaraumum kepada keluarga dan lingkungannya sejak dini. Pelaksanaankegiatan meliputi, pengenalan apoteker, penyampaian materi mengenaipenggolongan obat, jenis obat, informasi pada kemasan dan brosurobat, cara penggunaan obat, efek samping obat, cara penyimpananobat, obat rusak dan kadaluwarsa serta praktek meracik obat. Hasil darikegiatan tersebut adalah adanya perbedaan nilai antara pre test danpost test, dimana hasil nilai rata-rata post test lebih tinggi daripada pretest. Hal ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh hasil penyampaianmateri terhadap tingkat pemahaman dan pengetahuan tentang obat danapoteker.
PENGARUH PENYULUHAN JAJANAN SEHAT TERHADAP PENGETAHUAN SISWA SEKOLAH DASAR Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Miyarso, Chondrosuro; Khuluk, Khusnul; Majidah, Khobiratul; Tagawuningsih, Asriani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kandungan gizi merupakan salah satu aspek yang harus diperhatikan untuk menunjang pertumbuhan,perkembangan, dan kesehatan seseorang. Ketersediaan dan keamanan pangan merupakan hak dasar manusia. Saat ini masalah tersebut menjadi keprihatinan dunia telah dilaporkan bahwa manusia dilaporkan menderita keracunan pangan, dan kelompok masyarakat yang sering mengalami keracunan makanan adalah anak sekolah dasar.Potensi anak di sekolah dapat terganggu akibat anak mengkonsumsi jajanan tidak sehat. Sehingga tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan anak sekolah dasar dalam memilih jajanan sehat. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan menggunakan metode ceramah yang kemudian dilanjutkan dengan menonton video tentang akibat mengkonsumsi jajanan tidak sehat. Kegiatan penyuluhan yang dilakukan disertai dengan pretest dan posttest. Hasil yang diperoleh pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah siswa yang mengikuti penyuluhan jajanan sehat paling banyak siswa kelas IV (32%) dengan jumlah keseluruhan 57 siswa/siswi. Sebagian besar merupakan siswa/siswi yang berusia 9 tahun (23%), sebagian besar berjenis kelamin laki-laki (63%). Hasil evaluasi menurut penilaian pretest dan posttest diketahui sebagaian besar memiliki pengetahuan yang meningkat (66,67%. Rata-rata nilai evaluasi posttest lebih baik daripada pretest. Hal ini menandakan adanya efektivitas penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan anak sekolah dasar tentang jajanan sehat.
MEMBANGUN KESADARAN MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN OBAT MELALUI METODE CBIA Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Widiastuti, Tri Cahyani; Kurniasih, Kurniasih; Supriyanto, Sugeng
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Swamedikasi adalah sebuah tindakan yang umum dilakukan oleh masyarakat, dan secara tidak langsung membantu pemerintah dalam upaya pemeliharaan kesehatan nasional. Swamedikasi harus dilakukan sesuai dengan penyakit yang dialami. Pelaksanaannya sedapat mungkin harus memenuhi kriteria penggunaan obat yang rasional, antara lain ketepatan pemilihan obat, ketepatan dosis obat, tidak adanya efek samping, tidak adanya kontraindikasi, tidak adanya interaksi obat, dan tidak adanya polifarmasi. Dukuh Sikebo terletak di desa Selogiri, Kecamatan Karang Gayam, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Secara umum, kondisi geografis desa Selogiri berupa pegunungan dengan sarana dan prasarana pendukung terutama jalan yang masih sangat minim. Kondisi geografis yang sedemikian rupa di desa Selogiri membuat warga dituntut untuk bisa mandiri mengupayakan pertolongan pertama ketika mengalami sakit, sebelum mereka mencari pertolongan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat Berdasarkan informasi diatas maka perlu kiranya diadakan penyuluhan mengenai pengunaan obat yang baik dan benar berdasarkan ilmu kefarmasian kepada masyarakat setempat untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai obat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode Cara Belajar Insan Aktif (CBIA) atau “community based interactive approach”. Metode ini melibatkan para ibu agar lebih aktif dalam mencari informasi mengenai obat yang digunakan oleh keluarga. Hasil dari kegiatan ini didapatkan informasi bahwa kebiasaan masyarakat dalam melakukan pengobatan sendiri atau swamedikasi masih kurang. Masyarakat apabila merasakan sakit lebih memilih untuk pergi ke fasilitas kesehatan atau tenaga medis atau tenaga kesehatan lainnya dibandingkan dengan melakukan pengobatan sendiri hal ini dikarenakan tingkat pemahaman masyarakat masih kurang mengenai informasi obat yang tertera di kemasan atau brosur.
Edukasi Penggunaan Antibiotik Kepada Kader PKK Desa Condongcampur, Kabupaten Kebumen Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Kurniawan, Yusuf; Awalia, Luluk; Khasanah, Uswatun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antibiotik merupakan obat yang penting digunakan dalam pengobatan infeksi bakteri. Perilaku penggunaan antibiotik yang tidak tepat oleh masyarakat disebabkan kurangnya pengetahuan tentang antibiotik yang menyebabkan terjadinya resistensi bakteri terhadap antibiotik. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan edukasi dengan metode penyuluhan secara langsung di desa Condongcampur. Tentang penggunaan antibiotik yang rasional dan bijak. Pengabdian masyarakat ini merupakan pengabdian masyarakat deskripsi dengan metode pendekatan crossectional, menggunakan instrument kuesioner. Total 33 responden dalam pengandian masyarakat ini adalah kader PKK desa condongcampur, kecamatan Sruweng kabupaten Kebumen. Hasil yang diperoleh dari pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan tingkat pengetahuan masyarakat Desa Condongcampur tentang penggunaan antibiotik yang rasional dan bijak. Berdasarkan hasil pengabdian masyarakabt ini dapat disimpulkan bahwa edukasi dengan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan antibiotik.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) dari Kabupaten Kebumen terhadap Bakteri Salmonella typhi Septiani, Sinta Wahyu; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Rahayu, Titi Pudji
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Mahasiswa Student Paper
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam tifoid merupakan penyakit infeksi yang diakibatkan oleh bakteri Salmonella typhi. Daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) merupakan salah satu bahan alam yang memiliki aktivitas antibakteri, namun belum dimanfaatkan dan belum pernah diteliti di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan konsentrasi minimal ekstrak etanol daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) untuk menghambat bakteri Salmonella typhi. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi kertas cakram. Seri konsentrasi ekstrak etanol daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) yang digunakan adalah 10, 20, 30, 40, 50 dan 100% dengan kontrol positif berupa amoksisilin 5% serta kontrol negatif berupa akuades steril. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji One Way ANOVA. Ekstrak etanol daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) memiliki aktivitas antibakteri yang tergolong sangat kuat dengan dibuktikan terbentuknya zona hambat setelah masa inkubasi. Hasil uji statistik ANOVA menunjukkan nilai p=0.001 (p<0,05) yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antar seri konsentasi ekstrak. Konsentrasi minimal ekstrak etanol daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) untuk menghambat bakteri Salmonella typhi adalah konsentrasi 10% dengan zona hambat sebesar 21.16 mm yang dikategorikan sangat kuat.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN GANITRI (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans Rahmatulloh, Wahyu; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Rahayu, Titi Pudji
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi di Indonesia. Karies gigi disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, salah satunya yaitu Streptococcus mutans.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan mengetahui perbedaan diameter zona hambat ekstrak etanol daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) terhadap bakteri Streptococcus mutans. Pengujian antibakteri menggunakan metode difusi disk pada konsentrasi 10; 20; 30; 40; 50 dan 100%. Ekstrak etanol daun ganitri mengandung senyawa aktif fenol, flavonoid, tanin, saponin, triterpenoid dan glikosida. Serta memiliki aktivitas sebagai antibakteri dengan ditandai adanya zona hambat yang terbentuk. Diameter zona hambat yang terbentuk tidak berbeda signifikan terhadap konsentrasi satu dengan lainnya. Zona hambat terbesar pada konsentrasi 100% dengan diameter hambatan sebesar 19.79 mm ± 2.25.
Co-Authors Afif Hussein Kholid Bahrisy Agung Setiawan agung setiawan Ainni, Ayu Nissa Arnika Dwi Asti Asriani Tagawuningsih Astri Ayu Febri Yuliani Awalia, Luluk Azhari, Tasya Khairunisa Bahrisy, Afif Hussein Kholid Billa, Zalsa Chondrosuro Miyarso Chondrosuro Miyarso Churrohmah, Syifa Condro Suro Miyarso Dwiki Fitri EkaWuri Handayani Eko Prasetyo Ery Purwanti Ery purwanti Evi Marlina Farda, Zais Fatimah, Ayu Febrialfiyan, Sukma Edhie Fiana, Fuan Maharani Fitriyati, Laeli Fuan Maharani Fiana Hamzah, Hasyrul Handayani, Eka Wuri Hasanah, Saniati Herniyatun Herniyatun, H Khobiratul Majidah Khuluk, Khusnul Khuluq, Muh Husnul Khusnul Khuluk Krisdiyanti, Yayu Kumalasari, Siska Kurniasih Kurniasih Kurniasih Kurniasih L Ledianasari L Ledianasari Laeli Fitriyati Laeli Fitriyati Laeli Fitriyati Ledianasari, L Majidah, Khobiratul Melisa, Leni Miyarso, Chondrosuro Miyarso, Condro Suro Muchromin Muchromin Muhammad Luthfi Mulyana, Satria Eta Nafarina, Eka Rezki Tri Ningsih, Eka Ratna Pamungkas, Anindya Arya Pratama, Dimas Aji pratiwi, lia nur Pratiwi, Noviani Pravitasari, Rokhania Eka Rachman Aziz, Dwinuari Rachmawati, Indah Rahayu, Titi Pudji Rahayu, Venny Septiana Rahmat Ismail Rahmawati Rahmawati Sadam Husein Sadam Husein Sadam Husein Sahro, Intan Fatimah Saputra, Aditya Mahe Sholihah, Rizka Hidayatus Sinta Wahyu Septiani Sugeng Supriyanto Supriyanto, Sugeng Tagawuningsih, Asriani Tangawuningsih, Asriani Titi Pudji Rahayu Titi Pudji Rahayu TITI PUDJI RAHAYU Tri Cahyani Widiastuti Tri Cahyani Widiastuti Tri Cahyani Widiastuti Tri Cahyani Widiastuti Uswatun Hasanah Utomo, Hijan Dzulfadhli Wahyu Rahmatulloh Widiastuti, Tri Cahyani Yayu Krisdiyanti Yayu Krisdiyanti Yusuf Kurniawan Yusuf Kurniawan Zubaidah, Siti Nur