Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENYULUHAN JAJANAN SEHAT TERHADAP PENGETAHUAN SISWA SEKOLAH DASAR Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Miyarso, Chondrosuro; Khuluk, Khusnul; Majidah, Khobiratul; Tagawuningsih, Asriani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kandungan gizi merupakan salah satu aspek yang harus diperhatikan untuk menunjang pertumbuhan,perkembangan, dan kesehatan seseorang. Ketersediaan dan keamanan pangan merupakan hak dasar manusia. Saat ini masalah tersebut menjadi keprihatinan dunia telah dilaporkan bahwa manusia dilaporkan menderita keracunan pangan, dan kelompok masyarakat yang sering mengalami keracunan makanan adalah anak sekolah dasar.Potensi anak di sekolah dapat terganggu akibat anak mengkonsumsi jajanan tidak sehat. Sehingga tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan anak sekolah dasar dalam memilih jajanan sehat. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan menggunakan metode ceramah yang kemudian dilanjutkan dengan menonton video tentang akibat mengkonsumsi jajanan tidak sehat. Kegiatan penyuluhan yang dilakukan disertai dengan pretest dan posttest. Hasil yang diperoleh pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah siswa yang mengikuti penyuluhan jajanan sehat paling banyak siswa kelas IV (32%) dengan jumlah keseluruhan 57 siswa/siswi. Sebagian besar merupakan siswa/siswi yang berusia 9 tahun (23%), sebagian besar berjenis kelamin laki-laki (63%). Hasil evaluasi menurut penilaian pretest dan posttest diketahui sebagaian besar memiliki pengetahuan yang meningkat (66,67%. Rata-rata nilai evaluasi posttest lebih baik daripada pretest. Hal ini menandakan adanya efektivitas penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan anak sekolah dasar tentang jajanan sehat.
MEMBANGUN KESADARAN MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN OBAT MELALUI METODE CBIA Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Widiastuti, Tri Cahyani; Kurniasih, Kurniasih; Supriyanto, Sugeng
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Swamedikasi adalah sebuah tindakan yang umum dilakukan oleh masyarakat, dan secara tidak langsung membantu pemerintah dalam upaya pemeliharaan kesehatan nasional. Swamedikasi harus dilakukan sesuai dengan penyakit yang dialami. Pelaksanaannya sedapat mungkin harus memenuhi kriteria penggunaan obat yang rasional, antara lain ketepatan pemilihan obat, ketepatan dosis obat, tidak adanya efek samping, tidak adanya kontraindikasi, tidak adanya interaksi obat, dan tidak adanya polifarmasi. Dukuh Sikebo terletak di desa Selogiri, Kecamatan Karang Gayam, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Secara umum, kondisi geografis desa Selogiri berupa pegunungan dengan sarana dan prasarana pendukung terutama jalan yang masih sangat minim. Kondisi geografis yang sedemikian rupa di desa Selogiri membuat warga dituntut untuk bisa mandiri mengupayakan pertolongan pertama ketika mengalami sakit, sebelum mereka mencari pertolongan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat Berdasarkan informasi diatas maka perlu kiranya diadakan penyuluhan mengenai pengunaan obat yang baik dan benar berdasarkan ilmu kefarmasian kepada masyarakat setempat untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai obat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode Cara Belajar Insan Aktif (CBIA) atau “community based interactive approach”. Metode ini melibatkan para ibu agar lebih aktif dalam mencari informasi mengenai obat yang digunakan oleh keluarga. Hasil dari kegiatan ini didapatkan informasi bahwa kebiasaan masyarakat dalam melakukan pengobatan sendiri atau swamedikasi masih kurang. Masyarakat apabila merasakan sakit lebih memilih untuk pergi ke fasilitas kesehatan atau tenaga medis atau tenaga kesehatan lainnya dibandingkan dengan melakukan pengobatan sendiri hal ini dikarenakan tingkat pemahaman masyarakat masih kurang mengenai informasi obat yang tertera di kemasan atau brosur.
Edukasi Penggunaan Antibiotik Kepada Kader PKK Desa Condongcampur, Kabupaten Kebumen Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Kurniawan, Yusuf; Awalia, Luluk; Khasanah, Uswatun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antibiotik merupakan obat yang penting digunakan dalam pengobatan infeksi bakteri. Perilaku penggunaan antibiotik yang tidak tepat oleh masyarakat disebabkan kurangnya pengetahuan tentang antibiotik yang menyebabkan terjadinya resistensi bakteri terhadap antibiotik. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan edukasi dengan metode penyuluhan secara langsung di desa Condongcampur. Tentang penggunaan antibiotik yang rasional dan bijak. Pengabdian masyarakat ini merupakan pengabdian masyarakat deskripsi dengan metode pendekatan crossectional, menggunakan instrument kuesioner. Total 33 responden dalam pengandian masyarakat ini adalah kader PKK desa condongcampur, kecamatan Sruweng kabupaten Kebumen. Hasil yang diperoleh dari pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan tingkat pengetahuan masyarakat Desa Condongcampur tentang penggunaan antibiotik yang rasional dan bijak. Berdasarkan hasil pengabdian masyarakabt ini dapat disimpulkan bahwa edukasi dengan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan antibiotik.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) dari Kabupaten Kebumen terhadap Bakteri Salmonella typhi Septiani, Sinta Wahyu; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Rahayu, Titi Pudji
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Mahasiswa Student Paper
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam tifoid merupakan penyakit infeksi yang diakibatkan oleh bakteri Salmonella typhi. Daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) merupakan salah satu bahan alam yang memiliki aktivitas antibakteri, namun belum dimanfaatkan dan belum pernah diteliti di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan konsentrasi minimal ekstrak etanol daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) untuk menghambat bakteri Salmonella typhi. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi kertas cakram. Seri konsentrasi ekstrak etanol daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) yang digunakan adalah 10, 20, 30, 40, 50 dan 100% dengan kontrol positif berupa amoksisilin 5% serta kontrol negatif berupa akuades steril. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji One Way ANOVA. Ekstrak etanol daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) memiliki aktivitas antibakteri yang tergolong sangat kuat dengan dibuktikan terbentuknya zona hambat setelah masa inkubasi. Hasil uji statistik ANOVA menunjukkan nilai p=0.001 (p<0,05) yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antar seri konsentasi ekstrak. Konsentrasi minimal ekstrak etanol daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) untuk menghambat bakteri Salmonella typhi adalah konsentrasi 10% dengan zona hambat sebesar 21.16 mm yang dikategorikan sangat kuat.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN GANITRI (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans Rahmatulloh, Wahyu; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Rahayu, Titi Pudji
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi di Indonesia. Karies gigi disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, salah satunya yaitu Streptococcus mutans.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan mengetahui perbedaan diameter zona hambat ekstrak etanol daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) terhadap bakteri Streptococcus mutans. Pengujian antibakteri menggunakan metode difusi disk pada konsentrasi 10; 20; 30; 40; 50 dan 100%. Ekstrak etanol daun ganitri mengandung senyawa aktif fenol, flavonoid, tanin, saponin, triterpenoid dan glikosida. Serta memiliki aktivitas sebagai antibakteri dengan ditandai adanya zona hambat yang terbentuk. Diameter zona hambat yang terbentuk tidak berbeda signifikan terhadap konsentrasi satu dengan lainnya. Zona hambat terbesar pada konsentrasi 100% dengan diameter hambatan sebesar 19.79 mm ± 2.25.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Dan Akuades Daun Ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) Dengan Metode Dpph (2,2-Difenil-1-Pikrihidrazil) Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Fitriyati, Laeli; Husein, Sadam
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radikal bebas merupakan atom atau molekul yang mengandung elekton tidak berpasangan sehingga dilakukan penelitian mengenai uji aktivitas antioksidan ekstrak daun ganitri dengan pelarut metanol dan akuades. Tujuan penelitian ini yaitu menentukan kelompok senyawa dan aktivitas antioksidan ekstrak daun ganitri. Hasil uji kelompok senyawa diketahui kedua ekstrak daun ganitri positif mengandung senyawa fenol dan flavonoid. Identifikasi flavonoid dilakukan menggaunkana metode kromatografi dan menghasilkan nilai Rf 0.97 dengan bercak noda berwarna biru kehitaman yang pekat. Uji aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH dan didapatkan hasil bahwa kedua ekstrak memiliki aktivitas antioksidan snagat kuat dengan nilai IC50 sebesar 3,213 ppm pada ekstrak metanol dan 4,788 ppm pada ekstrak akuades.
Study On Anti-Bacterial Activity Of Methanol Extract Of Ganitri (Elaeocarpus Ganitrus Roxb.) Leaves Against Staphylococcus Epidermidis Bacteria Pravitasari, Rokhania Eka; Rahayu, Titi Pudji; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) merupakan salah satu tanaman berpotensi sebagai antibakteri yang dapat digunakan sebagai suatu alternatif untuk mengatasi bau badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak metanol daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.). Metode penelitian ini merupakan metode eksperimental menggunakan ekstrak metanol daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) yang dilakukan uji kandungan senyawa menggunakan uji tabung dan kromatografi lapis tipis. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi disk. Seri konsentrasi yang digunakan adalah 10, 20, 30, 40, 50 dan 100%. Kontrol positif berupa kloramfenikol 0,3% dan kontrol negatif berupa akuades steril. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji One Way Anova. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) mengandung senyawa flavonoid, tanin dan alkaloid serta hasil uji kromatografi lapis tipis menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun ganitri terdapat kandungan flavonoid dengan rf 0,79. Aktivitas antibakteri antibakteri ekstrak metanol daun ganitri menunjukkan aktivitas antibakteri kuat pada konsentrasi 100% dengan diameter zona hambat sebesar 11 mm terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis. Berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) tidak mempunyai perbedaan signifikan dengan kontrol positif dan kontrol negative dengan p<0.05. Akan tetapi tidak ada perbedaan yang signifikan antar seri konsentrasi baik ekstrak etanol maupun metanol dengan p<0.05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aktivitas antibakteri ekstrak metanol tidak tergantung dengan konsentrasi dimana semakin tinggi konsentrasi ekstrak metanol tidak menunjukkan semakin tinggi aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis.
Formulation Of Handsanitizer Extract Ganitri Leave (Elaeocarpus Ganitrus Roxb) With The Variation Of Carbopol 940 Against Eschericia Coli Bacteria Tangawuningsih, Asriani; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Rahayu, Titi Pudji
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Escehericia coli merupakan salah satu jenis bakteri yang dapat ditemukan pada telapak tangan. Penggunaan hand sanitizer sebagai alternatif untuk cuci tangan saat ini sangat diminati di masyarakat. Penggunaan hand sanitizer dengan bahan kimia secara terus menerus dapat menimbulkan efek samping pada kulit. Tujuan penelitian ini adalah membuat sediaan gel hand sanitizer dari ekstrak etanol daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb) dengan menggunakan variasi basis karbopol 940 terhadap bakteri Eschericia coli. Sediaan hand sanitizer dibuat menjadi 3 formula dengan variasi karbopol 940 0,2%; 0,5% dan 0,8% Sediaan yang telah dibuat dan dilakukan evaluasi fisik kemudian diujikan terhadap bakteri Eschericia coli dengan menggunakan metode sumuran. Hasil dari penelitian ini menunjukkan basis gel karbopol 940 mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap daya lekat, daya sebar dan pH sediaan dengan p<0.05, Formula 2 dengan konsentrasi karbopol 0,5% merupakan sediaan handsanitizer yang menghasilkan evaluasi sediaan paling baik. Aktivitas antibakteri terhadap Eschericia coli sebesar 15,8 mm dengan kategori kuat namun tidak memiliki perbedaan aktivitas terhadap kontrol positif dengan p (0.098)>0.05.
The Effectiveness of Aquades Extract of Jackfruit (Artocarpus Heterophyllus L.) Leaves as Analgetic in Acetic Acid-Induced Mouse (Mus Musculus) Pratiwi, Noviani; Rahayu, Titi Pudji; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun nangka (Artocarpus heterophyllus L.) merupakan salah satu tumbuhan alam yang mengandung flavonoid yang dapat dimanfaatkan sebagai analgetik. Tujuan dari peneltian ini untuk mengetahui efektivitas ekstrak akuades daun nangka (Artocarpus heterophyllus L.) sebagai analgetik pada mencit yang diinduksi asam asetat. Metode yang digunakan dalam uji analgetik yaitu metode rangsang kimia menggunakan asam asetat 1% pada 25 ekor mencit putih jantan galur swiss yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan. Kelompok I sebagai kontrol positif (asam mefenamat), Kelompok II sebagai kontrol negatif (CMC-Na), Kelompok III,IV dan V berturut-turut sebagai ekstrak akuades daun nangka (Artocarpus heterophyllus L.) dengan dosis 125, 250 dan 250 mg/kgBB. Bahan uji diberikan secara peroral, setelah 30 menit hewan uji diinduksi dengan perangsang nyeri asam asetat 1% secara intraperitonial. Hewan uji kemudian diamati geliatnya tiap masing-masing kelompok tiap 30 menit selama 120 menit. Data dari penelitian dimana berupa geliat kumulatif selanjutnya dihitung daya analgetiknya (% proteksi efek analgetik). Berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan bahwa kontrol positif mempunyai perbedaan yang bermakna pada dosis 125 mg/kgBB dengan p>0.05 namun tidak mempunyai perbedaan bermakna pada dosis 250 dan 500 mg/kgBB tidak mempunyai perbedaan yang bermakna dengan p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak akuades daun nangka (Artocarpus heterophyllus L.) dosis 250 dan 500 mg/kgBB memiliki efek analgetik yang paling baik dengan presentase proteksi daya analgetik sebesar 81,28% dan 86,44% dibandingkan dengan dosis 125 mg/KgBB.
Test Of Analgesic Effect Of The Aquadest Extract Of Sousoup Leaf (Annona Muricata L)) On Mice (Mus Musculus) Rahayu, Venny Septiana; Miyarso, Chondrosuro; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang, Daun Sirsak (annona muricata L) merupakan salah satu tanaman yang berkhasiat sebagai analgetik atau menghilangkan rasa nyeri. Nyeri merupakan suatu pengalaman emosional dan sensorik yang berkaitan dengan jaringan serta memberikan tanda bahwa terdapat gangguan- gangguan di dalam tubuh. Tujuan Penelitian, Penelitian ini bertujuan ntuk mengetahui aktivitas analgesik ekstrak akuades daun sirsak (annona muricata L) terhadap mencit jantan dengan metode rangsang kimia. Metode Penelitian, Penelitian ini dilakukan dengan metode rangsang kimia pada 25 ekor mencit jantan galur swiss yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan. Kelompok I sebagai kontrol positif (asam mefenamat), kelompok II sebagai kontrol negatif (CMC Na 1%), kelompok III, IV, dan V sebagai ekstrak dengan dosis 1,5 g/Kg BB, 3 g/Kg BB, dan 6 g/Kg BB. Larutan uji diberikan secara peroral 30 menit sebelum diinduksi nyeri menggunakan asam asetat 1%. Pengamatan dilakukan 10 menit diinduksi kemudian geliat diamati selama 2 jam dengan ditandai adanya tarikan kaki kebelakang hingga abdomen menyentuh dasar ruang yang ditempati. Hitung % proteksi dari masing-masing larutan uji. Data yang telah diperoleh kemudian diuji statistik dengan One Way ANOVA dan Post Hoc Games-Howell. Hasil Penelitian, Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak akuades daun sirsak (annona muricata L) dengan dosis 6 g/Kg BB memiliki aktivitas analgetik yang baik karena memiliki % proteksi paling tinggi karena dapat menurunkan geliat hewan uji yang lebih baik. Semua kelompok perlakuan memiliki perbedaan yang signifikan dengan kontrol negatif (p<0.05). kontrol positif mempunyai perbedaan yang signifikan dengan dosis ekstrak sebesar 6 g/Kg BB dengan p 0.48 < 0.05. Kesimpulan, Berdasarkan hasil penelitian, efek analgetik ekstak akuades daun sirsak (annona muricata L) paling baik pada dosis 6g/Kg BB dengan nilai persen proteksi sebesar 95.8% dan memiliki efek analgetik yang lebih baik daripada kontrol positif. Saran, Perlu dilakukan penelitian yang lebih lanjut dengan menggunakan metode analgetik yang berbeda dan perlu dilakukan uji toksisitas pada ektrak akuades daun sirsak.
Co-Authors Afif Hussein Kholid Bahrisy agung setiawan Agung Setiawan Ainni, Ayu Nissa Arnika Dwi Asti Asriani Tagawuningsih Astri Ayu Febri Yuliani Awalia, Luluk Azhari, Tasya Khairunisa Azizah, Rizki Nur Bahrisy, Afif Hussein Kholid Billa, Zalsa Chondrosuro Miyarso Chondrosuro Miyarso Churrohmah, Syifa Condro Suro Miyarso Dwiki Fitri EkaWuri Handayani Eko Prasetyo Ery purwanti Ery Purwanti Evi Marlina Farda, Zais Fatimah, Ayu Febrialfiyan, Sukma Edhie Fiana, Fuan Maharani Fitriyati, Laeli Fuan Maharani Fiana Hamzah, Hasyrul Hasanah, Saniati Herniyatun Herniyatun, H Inayah, Siti Khobiratul Majidah Khuluk, Khusnul Khuluq, Muh Husnul Khusnul Khuluk Krisdiyanti, Yayu Kumalasari, Siska Kurniasih Kurniasih Kurniasih Kurniasih L Ledianasari L Ledianasari Laeli Fitriyati Laeli Fitriyati Laeli Fitriyati Ledianasari, L Majidah, Khobiratul Melisa, Leni Miyarso, Chondrosuro Miyarso, Condro Suro Muchromin Muchromin Muhammad Luthfi Mulyana, Satria Eta Nafarina, Eka Rezki Tri Ningsih, Eka Ratna Pamungkas, Anindya Arya Pratama, Dimas Aji pratiwi, lia nur Pratiwi, Noviani Pravitasari, Rokhania Eka Rachman Aziz, Dwinuari Rachmawati, Indah Raharjo, Rahmat Budhi Rahayu, Titi Pudji Rahayu, Venny Septiana Rahmat Ismail Rahmawati Rahmawati Sadam Husein Sadam Husein Sadam Husein Saputra, Aditya Mahe Septiani, Sinta Wahyu Sholihah, Rizka Hidayatus Sinta Wahyu Septiani Sinta Wahyu Septiani Sugeng Supriyanto Supriyanto, Sugeng Tagawuningsih, Asriani Tangawuningsih, Asriani TITI PUDJI RAHAYU Titi Pudji Rahayu Titi Pudji Rahayu Tri Cahyani Widiastuti Tri Cahyani Widiastuti Tri Cahyani Widiastuti Tri Cahyani Widiastuti Uswatun Hasanah Utomo, Hijan Dzulfadhli Wahyu Rahmatulloh Wahyuni, Septi Widiastuti, Tri Cahyani Yayu Krisdiyanti Yayu Krisdiyanti Yusuf Kurniawan Yusuf Kurniawan Zubaidah, Siti Nur