Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Dokter Di Poliklinik Rawat Jalan Rumah Sakit Islam Asy-Syifaa Bandar Jaya Lampung Tengah Tahun 2020 Yelfi Yanti; Samino Samino; Nurhalina Sari
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i2.3467

Abstract

Latar Belakang: Kinerja merupakan gambaran pencapaian pelaksanaan (achievement) suatu program kegiatan perencanaan strategis dan operasional organisasi (efforts) oleh seseorang atau kelompok orang dalam suatu organisasi (Nursalam, 2015).Masalah yang ditemukan dalam penelitian ini yang pertama adalah kepuasan pasien masih di bawah 90 %, kedua yaitu evaluasi terhadap kinerja dokter belum pernah di lakukan. Hasil survei kepuasan pasien terhadap pelayanan dokter di Poliklinik Rumah Sakit Islam Asy-Syifaa pada Januari 2020, didapatkan bahwa dari 100 responden terdapat 87 orang (87%) menyatakan puas dan 13 orang (13%) tidak puas.Tujuan: Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kinerja dokter di Poliklinik Rumah Sakit Islam Asy-Syifaa  Lampung Tengah Tahun 2020.Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sasaran penelitian ini adalah seluruh dokter yang berjumlah 35 orang dan praktek di Poliklinik Rawat Jalan Rumah Sakit Islam Asy-Syifaa Bandar Jaya Lampung Tengah Tahun 2020. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat, analisis bivariat dan multivariat dengan Uji Korelasi Pearson.Hasil: Hasil penelitian diketahui 17 (48,6%) dari 35 dokter  kinerjanya baik. Hasil uji korelasi; dari hasil penelitian di dapatkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara kepuasaan kerja, kepemimpinan, dan budaya organisasi terhadap kinerja, Ada pengaruh signifikan dengan derajad lemah kepuasan kerja terhadap kepemimpinan p-value = 0,021 (< ? = 0,05) dan r hitung = 0.389, ada pengaruh signifikan dengan derajad sedang kepemipinan terhadap budaya organisasi p-value = 0,000 (< ? = 0,05) dan r hitung = 0.079579 di Poliklinik Rumah Sakit Islam Asy-Syifaa Bandar Jaya Lampung Tengah Tahun 2020Kesimpulan: Tidak ada pengaruh faktor kepuasan kerja, kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap kinerja dokter di Poliklinik Rumah Sakit Islam Asy-Syifaa  Bandar Jaya Lampung Tengah Tahun 2020. Kata kunci             : Faktor kinerja dokter, kepuasaan, kepemimpinan, budaya organisasiKepustakaan          : 35 (2003-2019)
Hubungan Citra Tubuh, Pengetahuan Gizi dan Perilaku Makan terhadap Status Gizi Remaja di SMA Negeri 5 Kota Metro tahun 2017 Amalia Amraini; Dhiny Easter Yanti; Nurhalina Sari
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v9i2.2916

Abstract

Status gizi remaja berhubungan dengan berbagai macam faktor yang mempengaruhinya, di antaranya adalah asupan energi dan zat gizi, jenis kelamin, pendidikan, pengetahuan, perilaku makan, kebiasaan konsumsi serat (buah dan sayur), aktivitas fisik, perilaku, merokok, citra tubuh dan faktor genetik yaitu status gizi orang tua. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan citra tubuh, pengetahuan gizi dan perilaku makan terhadap status gizi remaja di SMA Negeri 5 Kota Metro. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode crossectional. Waktu penelitian yaitu bulan Juli-Agustus 2017 dengan populasi 421 dan mengambil sampel 130 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling sederhana. Pengumpulan data menggunakan alat ukur tinggi badan dan berat badan serta kuesioner.Analisis data menggunakan univariat dan analisis bivariat.Hasll uji Chi square diketahui bahwa dari 130 siswa  yang diteliti yang memiliki status gizi kurus sebanyak 23 orang (17,7%), normal 91 orang (70%), gemuk 16 orang (12,3%). Adapun hubungan dengan status gizi remaja pada SMA N 5 Metro yaitu citra tubuh p value  = 0,874, pengetahuan gizi nilai p value  = 0,765 dan perilaku makan nilai p value  = 0,354. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara citra tubuh, pengetahuan gizi dan perilaku makan terhadap status gizi remaja di SMA Negeri 5 Kota Metro. Adapun saran yaitu memberikan informasi kepada remaja terkait kebutuhan zat gizi serta perilaku makan yang baik guna menjaga agar tidak terjadi penyimpangan terkait citra tubuh.
ANALISIS FAKTOR STRES KERJA PADA PERAWAT RAWAT INAP DI RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG Samino Samino; Nurhalina Sari; Kiki Karlina
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v7i3.506

Abstract

Stres kerja adalah ketidakmampuan individu dalam memenuhi tuntutan-tuntutan pekerjaannya sehingga ia merasa tidak nyaman dan tidak senang. Tingginya beban kerja kerja perawat menyebabkan tingginya stres kerja pada perawat. Tujuan penelitian diketahui hubungan tuntutan tugas, tuntutan peran, tuntutan antarpersonal dan kepribadian dengan stres kerja. Desain penelitian cross sectional,dengan 116 orang perawat di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung 2017.Analisis menggunakan uji chi square, dengan tingkat kepercayaan 95%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara tuntutan peran terhadap stres kerja pada perawat (p=0,047), dan kepribadian (p=0,040) dengan stres kerja pada perawat.Sedangkan tidak ada hubungan tuntutan tugas(0,241) dan tuntutan antarpersonal (p=0,927) dengan stres kerja. Disimpulkan bahwa variabel tuntutan peran dan kepribadian merupakan faktor stres kerja pada perawat.Sedangkan variabel tuntutan tugasdan antarpersonal tidak terbukti sebagai penyebab stres kerja perawat. Disarankan bagi kepala ruangan untuk melakukan brefing secara rutin agar mengurangi stres kerja perawat
Metode Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) terhadap Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) melalui di Desa Tanjung Agung Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Tahun 2019 Dina Dwi Nuryani; Nurhalina Sari; Prince Syahtri
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v9i1.3781

Abstract

ABSTRAKMasih sekitar 70 juta penduduk Indonesia yang Buang Air Besar Sembarangan (BABS), dengan jumlah terbesar berada di perdesaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui metode pemicuan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) terhadap perubahan perilaku buang air besar sembarangan (BABS).Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan/desain penelitian  quasy experiment  pendekatan  Times  Series  Design. Penelitian dilaksanakan di Desa Tanjung Agung Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran. Sampel sebanyak 24 kepala rumah tangga menggunakan teknik Cluster Sampling, Jenis data yang digunakan adalah data primer. Analisa bivariat ini dilakukan pengujian statistik Uji repeated anova. Hasil penelitian didapatkan ada pengaruh penerapan metode pemicuan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) terhadap perubahan perilaku buang air besar sembarangan (BABS) dengan nilai ρ-value perilaku sebesar <0,01 dengan rata-rata perubahan perilaku sebelum dilakukan STBM terhadap perilaku sesudah dilakukan pemicuan sebesar 14,45. Setelah diberikan pemicuan masyarakat berkomitmen untuk menjalankan apa yang telah mereka ketahui terkait masalah kebersihan dan kesehatan serta berubah perilakunya dari buang air besar sembarangan ke arah perilaku hidup bersih dan sehat yang lebih baik sesuai dengan kaidah kesehatan masyarakat dibanding pada saat atau awal kegiatan berjalan.Kata Kunci    : Buang Air Besar Sembarangan, Perilaku, dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat 
Efektivitas Pendidikan Kesehatan perhadap Motivasi Diit Hipertensi Pada Lansia Hipertensi di Posyandu Lansia Desa Makarti Tulang Bawang Barat Tahun 2020 Rita Utari; Nurhalina Sari; Fitri Eka Sari
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i1.3550

Abstract

Hipertensi atau biasa disebut “Silent Killer” tanpa disadari dapat menyebabkan kematian karena merupakan penyakit yang terkadang tidak memiliki gejala atau tanda-tanda dan dapat terjadi pada siapa saja baik pria maupun wanita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pendidikan kesehatan terhadap motivasi diit hipertensi pada lansia hipertensi di Posyandu Lansia Desa Makarti Tulang Bawang Barat tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan Quasy Experiment dengan desain penelitian two group pretest and posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia dengan riwayat hipertensi yang mengikuti kegiatan Posyandu Lansia di Desa Makarti Tulang Bawang Barat yang berjumlah 90 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat (Wilcoxon dan Mann Whitney). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan rata-rata motivasi diit hipertensi sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan dengan media leaflet pada lansia hipertensi di Posyandu Lansia Desa Makarti Tulang Bawang Barat tahun 2020 dengan p-value = 0,001. Serta ada perbedaan rata-rata motivasi diit hipertensi sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan dengan media booklet pada lansia hipertensi di Posyandu Lansia Desa Makarti Tulang Bawang Barat tahun 2020 dengan p-value = 0,001. Namun tidak ada perbedaan efektifitas pendidikan kesehatan terhadap motivasi diit hipertensi pada lansia hipertensi menggunakan media leaflet dan booklet di Posyandu Lansia Desa Makarti Tulang Bawang Barat tahun 2020 dengan p value 0,380. Diharapkan setelah dilakukannya penelitian ini, lansia penderita hipertensi tetap tekun melaksanakan diit hipertensi agar tekanan darah tetap stabil.
DETERMINAN FERTILITAS MELALUI PENDEKATAN TOTAL FERTILITY RATE (TFR) DI INDONESIA: ANALISIS DATA SURVEI DEMOGRAFI KESEHATAN INDONESIA (SDKI) TAHUN 2007 Nurhalina Sari
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v6i2.480

Abstract

Stagnansi Total Fertility Rate (TFR) Indonesia sebesar 2,6 yang sudah berlangsung selama 10 tahun (2002-2012) menyebabkan tidak tercapainya tujuan Keluarga berencana (KB) sebagai dampak dari perubahan pola determinan fertilitas. Peneliti ingin mengetahui lebih dalam terkait perubahan pola determinan fertilitas melalui pendekatan pendekatan TFR berdasarkan wilayah provinsi. Determinan yang diteliti meliputi layanan kesehatan reproduksi, karakteristik sosial ekonomi (pendidikan wanita dan suami/pasangan, pekerjaan suami/pasangan dan wanita, status ekonomi keluarga, dan daerah tempat tinggal) dan perilaku reproduksi wanita (umur kawin pertama dan melahirkan pertama, jumlah anak yang diinginkan, metode kontrasepsi, dan mortalitas anak). Penelitian ini menggunakan data SDKI 2012 dalam daftar blok sensus dengan stratifikasi dua tahap. Sebanyak 29.615 wanita usia subur (WUS) berumur 15-49 tahun berstatus pernah kawin dipilih sebagai sampel. Analisis proporsi menunjukkan pada 2012 terdapat perbedaan yang cukup besar antara wilayah dengan TFR tinggi dan rendah. Regresi logistik multivariabel dengan sampel komplek menunjukkan determinan yang paling berpengaruh adalah jumlah anak yang diinginkan dan pendidikan wanita. Setiap pemodelan multivariabel menghasilkan persamaan yang berbeda. Hal ini menunjukkan bahwa masalah yang dihadapi beragam.Kata kunci: Fertilitas, KB, stagnansi.
STUDY COHORT : ANALISIS SURVIVAL PADA PENYAKIT GINJAL KRONIK DENGAN KOMORBIDITAS DIABETES MELITUS DENGAN MENGGUNAKAN COX REGRESSION Nova Muhani; Nurhalina Sari
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v8i4.1911

Abstract

Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan masalah kesehatan masyarakat global dengan prevalensi dan insidens gagal ginjal yang meningkat, prognosis yang buruk dan biaya yang tinggi. PGK merupakan penyebab kematian. Secara global, penyebab PGK terbesar adalah komorbiditas dengan  diabetes mellitus. Berdasarkan survei pendahuluan di unit hemodialisis dari tahun 2014-2017 masing-masing 165,172,238,306 kasus menunjukkan adanya peningkatan jumlah pasien baru dengan diagnosis PGK yang harus menjalani hemodialisis. Semakin meningkatnya pasien baru PGK di RSUDAM Bandar Lampung. Tujuan penelitian mengetahui satatus demografi (umur, jenis kelamin,) dan lama ketahanan hidup pasien PGK yang menjalani hemodialisis berdasarkan komorbiditas diabetes melitus, luaranya Mengetaui probabilitas dan besaran risiko kematian PGK. Desain kohort retrospektif, sampel sebesar 249 responden. Penelitian menggunakan data dari laporan  harian unit hemodialisis dan rekam medis Analisis yang digunakan analisis survival. sebanyak 249 responden bahwa terjadi kematian (Event) sebesar 46%, terdapat 27,3% pasien PGK dengan Komorbiditas Diabetes Melitus. Responden hemodialisa berdasrkan jenis kelamin presentasinya tidak jauh berbeda antara laki-laki (51%) dan perempuan (49%). Hasil uji statistik diperoleh nilai-p=0.001. Dengan α=0,05, (RR=1,9).
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN PERILAKU STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN (BABS): STUDI PADA PROGRAM STBM DI DESA SUMBERSARI METRO SELATAN 2016 Windy Febriani; Samino Samino; Nurhalina Sari
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v5i3.467

Abstract

Desa Sumbersari Kecamatan Metro Selatan menjadi salah satu kelurahan yang berhasil melaksanakan Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dan mampu merubah perilaku BAB di jamban sehat. Masyarakat di desa tersebut mulai berubah perilaku setelah dilakukan kegiatan pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyrakat ( STBM ) dan adanya Sani FOAM bertujuan untuk menganalisa perubahan perilaku pada program sanitasi. Tujuan penelitian adalah m engetahui factor - faktor y ang mempengaruhi perubahan perilaku BABS di desa Sumbersari Metro Selatan . Jenis penelitian kuantitatif menggunakan desain cross sectional . Sampel Penelitian ini berjumlah 394 Kepala Keluarga (KK). Analisis Data menggunakan Uji chi square , dengan derajat k epercayaan 95%. H asil penelitian yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa keberhasilan program STBM dipengaruhi oleh akses/ketersediaan sanitasi, pengetahuan, dukungan sosial, sikap dan keyakinan masyarakat di Desa Sumbersari Kota Metro 2016. Disaran kan bagi pemegang program STBM, hasil penelitian diharapkan dapat digunakan sebagai pemicu daerah lainnya agar berhasil untuk STOP BABS , dengan mengaktifkan aparat desa dan jajaranya, dan meningkatkan pengetahuan dan dukungan masyarakat serta peningkatan a kses kepada masyarakat dengan memberikan penyuluhan tentang STBM. Kata Kunci : Faktor perilaku stop BABS
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA ANAK BALITA USIA 1- 5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKARAJA NUBAN KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Dhiny Easter Yanti; Nurhalina Sari
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v7i4.1083

Abstract

Tahun 2015 kasus pneumonia Provinsi Lampung sebesar 22,2% dan Kabupaten Lampung Timur menduduki posisi ke dua di Provinsi Lampung sebesar 22,0%. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada anak balita usia 1-5 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Sukaraja Nuban Lampung Timur Tahun 2018. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak balita usia 1-5 tahun yang ada di wilayah kerja Puskesmas dengan jumlah sampel 133 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling, dilakukan pada bulan Juni 2018. Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik berganda. Hasil uji chi-square didapatkan faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA adalah keterpaparan asap rokok (p=0,002; OR=3,3), status gizi (p=0,001; OR=10,4), pemberian asi esklusif (p<0,001; OR=4,6) dan riwayat imunisasi (p=  0,002; OR=3,3). Hasil uji multivariat didapatkan faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian ISPA adalah status gizi (OR=9,8) setelah dikontrol variabel lainnya. Status gizi dipengaruhi oleh berbagai faktor sehingga ibu disarankan untuk dapat memberikan makanan dengan menu sederhana tapi bervariasi yang mengandung gizi seimbang dan didukung dengan pemberian ASI esklusif serta imunisasi lengkap.
Infeksi Covid-19 pada tenaga kesehatan di wilayah kota Bandar Lampung Destriana Hasan; Nurhalina Sari; Nova Muhani
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 16, No 4 (2022)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v16i4.5122

Abstract

Background: Indonesia requires the government to continue to carry out integrated prevention efforts through several steps including the involvement of health workers who are the main component in preventing the transmission of Covid-19, with the higher involvement of health workers, the higher the number of confirmed cases of Covid-19 among health workers. The high number of health workers who are positive for Covid-19 is due to the lack of optimization of health protocols.Purpose: Knowing the relationship between vaccination and the application of health protocols with Covid-19 infection in health workers at the Bandar Lampung Health CenterMethod: Quantitative research. The population of this research is health workers in Tanjung Karang, Kemilling and Sukarame Public Health Centers totaling 80. By using total sampling as respondents. Measuring tools and data collection used in this study in the form of a questionnaire. Data analysis using univariate and bivariate analysis.Results: The average age of respondents was 38.93 years, the majority were male, 81.3%, long working 3.78 years, dominant education was bachelor degree 58.7%, incidence of infection was 50%, vaccination was 91.3%, wearing masks 68.8%, washing hands 80%, maintaining distance 61.3%, avoiding crowds 53.8%, limiting mobility 56.3%, applying correct coughing and sneezing etiquette 77.6%.Conclusion: There is a significant relationship between using masks, washing hands, maintaining distance, avoiding crowds and limiting mobility with the incidence of Covid-19 in health workers with p-value <0.05. And there is no relationship between vaccination and applying cough and sneeze etiquette with the incidence of Covid-19 in health workers, with p-value >0.05.Keywords: Infection; Covid-19; Health Workers.Pendahuluan: Indonesia mengharuskan pemerintah terus melakukan upaya penanggulangan secara terpadu melalui beberapa langkah termasuk keterlibatan tenaga kesehatan yang menjadi komponen utama dalam melakukan pencegahan penularan Covid-19, dengan semakin tingginya keterlibatan tenaga kesehatan maka kasus terkonfirmasi postif Covid-19 pada tenaga kesehatan juga semakin tinggi, masih tingginya tenaga kesehatan yang positif Covid-19 dikarenakan kurangnya optimalisasi protokol kesehatan.Tujuan: Mengetahui hubungan antara vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan dengan penularan Covid-19 pada tenaga kesehatan di kota Bandar LampungMetode: Penelitian kuantitatif dan populasinya tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Tanjung Karang, Kemilling dan Sukarame yang berjumlah 80. Dengan menggunakan total sampling sebagai responden. Alat ukur dan pegumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner. Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat.Hasil: Rata-rata umur responden 38.93 tahun, mayoritas jenis kelamin laki-laki 81.3%, lama bekerja 3.78 tahun, pendidikan dominan S1 58.7%, kejadian terinfeksi 50%, vaksinasi 91.3%, pemakaian masker 68.8%, mencuci tangan 80%, menjaga jarak 61.3%, menghindari kerumunan 53.8%, membatasi mobilitas 56.3%, menerapkan etika batuk dan bersin yang benar 77,6%.Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas dengan kejadian Covid-19 pada tenaga kesehatan dengan hasil p-value < 0.05. Dan tidak ada hubungan antara vaksinasi dan menerapkan etika batuk dan bersin dengan kejadian Covid-19 pada tenaga kesehatan, dengan hasil p-value >0.05.  
Co-Authors Abdullah, Rochman Aribowo Aditia Arief Firmanto Afriza, Zelda Nora Agung Aji Perdana Agung Supriyadi Alwa Ayu Azzahra Alwa Ayu Azzahra Amalia Amraini Anisa, Zahra Apriyani, Risma Aprizal Hendardi Ardika, Muhammad Fajar Aryastuti, Nurul Aryawati, Wayan Aulyya Rahmah Chanita Sari Manulang Christin Angelina F Christin Angelina Febriani Delima Selviyani Putri Desna Sari Putri Destriana Hasan Desy Fatmawaty Devi Kurnia Sari Dewi Sri Sumardilah Dewi, Friska Novira Maya Diah Astika Winahyu Diah Astika Winahyu Diana Sari Diana, Liza Dias Dumaika Dias Dumaika Diki Septian Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dinda Dwi Fajarwati Dwi Nuryani, Dina Dwita Canggi Siregar Dwiyana, M Rizal Easter Yanti, Dhiny Echa Rafika Eka Yuliana Eka Yuliana Eka Yuliana Eliza Eka Nurmala Endang Setiawati Fahrul Syah Fani Santika Hermawan Farich, Achmad Fatmawaty , Desy Fatmawaty, Desy Febrianti Febrianti Febrianti Febrianti Febrianti Febrianti, Christin Angelina Firdayunsari, Firdayunsari Fitri Eka Sari Fitri Eka Sari Fitri Eka Sari Friska N M Dewi Hafiratul Fitri Usfa Hardini Ariningrum Hermawan, Dessy Hikmah Ifayanti K Widhi Indra Pagestu Khoidar Amirus Kiki Karlina Koidar Amirus Kurniati, Mala Lolita Sary Madeleine Randell Manjorang, Marlida Yuliza Manulang, Chanita Sari Marlida Yuliza Manjorang Miftah Lisalwa Lubis mislianti - Mislianti Mislianti Muhammad Ricky Pratama Muhani, Nova Nadia Nur Azizah Nanang Dismiantoni Nanang Dismiantoni Natalina Natalina Ni Gusti Ayu Dewi Rismasari Nova Muhani Nova Muhani Nova Muhani Nova Muhani Nova Muhani Nurmala, Eliza Eka Nurul Atika Prima Dian Furqoni Prince Syahtri Prince Syahtri Putra, Agung Pradana Putra, Indra Jaya Putri, Desna Sari Rafika, Echa Rahmadhan, Arif Rahmah, Aulyya Ramadayanti, Desty Monica Randell, Madeleine Rissa Afni Matinouva Rita Utari Rivan Nur Rizki Riyanti Riyanti Riyanti Riyanti Rizka Rahmawati, Rizka Robby Dewan Tanjung Samino Samino Samino Samino Samino Samino Samino Samino Saputra, Firman Dwi Sari, Fitri Eka Sekar Dewi Cahyani Selviyani Putri, Delima SETIAWATI, ENDANG Slamet Widodo Sri Wulandari Sri Wulandari Suralaga, Febri Anindita Susanto Susanto Taufiqqurokhim, Taufiqqurokhim Torry Duet Irianto Torry Duet Irianto Trisia Dira Yuniar Usfa, Hafiratul Usfa, Hafiratul Fitri Wayan Aryawati Winahyu, Diah Astika Windy Febriani Yanti, Dhiny Easter Yasi, Indi Iska Yelfi Yanti Yuli Yandara Yuliati Amperaningsih Yuniar, Trisia Dira Yusuf, Ghina Gabrilla Zakiyah Zakiyah Zakiyah Zakiyah Zaleha Ulfa Zelda Nora Afriza