Claim Missing Document
Check
Articles

UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ETANOL BATANG PEPAYA (Carica papaya L.) PADA MENCIT PUTIH JANTAN MELALUI PENENTUAN LD50 Primadiamanti, Annisa; Shelina, Shelina; Wulandari, Shinta
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.12982

Abstract

Abstrak: Uji Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Batang Pepaya (Carica papaya L.) Pada Mencit Putih Jantan Melalui Penentuan LD50. Uji toksisitas akut merupakan uji yang berguna untuk mengukur derajat efek toksik suatu senyawa dengan waktu tertentu setelah pemberian dosis tunggal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat toksisitas dari ekstrak etanol batang pepaya (Carica papaya L.) terhadap mencit putih jantan. Dalam penelitian ini menggunakan metode perhitungan Thomson dan Weil, yang menggunakan 25 ekor mencit masing-masing 5 ekor jantan yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan. Kelompok perlakuan I Na-CMC 0,5% sebagai kontrol negatif. Kelompok perlakuan II diberi ekstrak etanol dosis 100 mg/20gBB. Kelompok perlakuan III diberi ekstrak etanol dosis 150 mg/20gBB. Kelompok perlakuan IV diberi ekstrak etanol batang pepaya dosis 200 mg/20gBB dan kelompok perlakuan V diberi ekstrak etanol batang pepaya dengan dosis 250 mg/20gBB. Sediaan uji diberikan secara oral dengan hanya satu kali pemberian pada awal masa penelitian. Hasil penelitian yang didapatkan nilai LD50 yang diperoleh dari hasil pengujian toksisitas akut ekstrak etanol batang pepaya (Carica papaya L.)  yaitu sebesar 4,746 mg/Kg BB. Kategori toksisitas esktrak etanol batang pepaya (Carica papaya L.) termasuk dalam kategori “Supertoksik”.
HUBUNGAN FAKTOR SOSIODEMOGRAFI DAN PENGETAHUAN TERKAIT PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA MASYARAKAT KOTA BANDAR LAMPUNG, INDONESIA Primadiamanti, Annisa; Saputri, Gusti Ayu Rai; Suri, Nurma
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 3 (2023): Volume 7 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i3.11988

Abstract

Abstrak: Hubungan Faktor Sosiodemografi Dan Pengetahuan Terkait Penggunaan Antibiotik Pada Masyarakat Kota Bandar Lampung. Faktor sosiodemografi diketahui sebagai faktor yang mempengaruhi perilaku penggunaan antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data sosiodemografi yang berhubungan dengan pengetahuan terkait penggunaan antibiotik pada masyarakat kota Bandar Lampung, Indonesia. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur. Penelitian dilakukan di fasilitas kesehatan primer, yaitu 31 puskesmas dari 17 kecamatan di Kota Bandar Lampung. Responden dalam penelitian ini adalah masyarakat Kota Bandar Lampung yang berkunjung ke puskesmas di Kota Bandar Lampung selama periode penelitian dengan total responden 418 orang. Kuesioner telah divalidasi dan diuji reliabilitasnya dengan menggunakan Cronbach’s Alpha. Data sosiodemografi dianalisis secara deskriptif. Analisis statistik menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara faktor sosiodemografi dan tingkat pengetahuan terkait penggunaan antibiotik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan terkait penggunaan antibiotik menunjukkan bahwa sebanyak 223 responden (53,30%) masih memiliki pengetahuan kurang, 153 responden (36,60%) memiliki pengetahuan cukup dan hanya 42 responden (10,00%) yang memiliki pengetahuan baik. Hasil analisis chi-square menunjukkan p-value <0.05 untuk semua faktor sosiodemografi terhadap tingkat pengetahuan responden. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara faktor sosiodemografi dan pengetahuan terkait penggunaan antibiotik.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP KEYAKINAN DAN SIKAP PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA MASYARAKAT DI PUSKESMAS KEMILING KOTA BANDAR LAMPUNG Dalita, Rama; Primadiamanti, Annisa; Indah Safitri, Erika
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.11806

Abstract

Abstrak: Hubungan Pengetahuan Terhadap Keyakinan dan Sikap Penggunaan Antibiotik Pada Masyarakat Di Puskesmas Kemiling Kota Bandar Lampung. Penggunaan antibiotik pada masyarakat perlu disertai dengan pengetahuan, keyakinan dan sikap yang baik tentang penggunaan antibiotik. Pemberian antibiotik tanpa resep dokter menimbulkan bahaya kesehatan cukup parah seperti menyebabkan pengurangan sumber daya dan memperparah penyakit. Resistensi merupakan kekuatan bakteri dengan tujuan menetralkan atau mengurangi efektivitas antibiotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hubungan pengetahuan terhadap keyakinan dan sikap penggunaan antibiotik pada masyarakat di Puskesmas Kemiling, Beringin Raya dan Pinang Jaya Kota Bandar Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non-eksperimental dengan desain cross sectional. Pengambilan data dilakukan secara cluster sampling dengan menggunakan kuesioner. Hasil hubungan pengetahuan terhadap keyakinan dan sikap penggunaan antibiotik dapat disimpulkan yaitu pengetahuan terhadap keyakinan diperoleh koefisien korelasi 0,085 menunjukkan bahwa nilai signifikansi > 0,05 yang artinya tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan keyakinan dan hasil hubungan antara pengetahuan terhadap sikap dapat disimpulkan yaitu pengetahuan terhadap sikap diperoleh koefisien korelasi 0,128 menunjukkan bahwa nilai signifikansi > 0,05 yang artinya tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan sikap penggunaan antibiotik.
EVALUASI PENGELOLAAN OBAT DI GUDANG FARMASI RUMAH SAKIT PENAWAR MEDIKA TULANG BAWANG Primadiamanti, Annisa; Hermawan, Dessy; Kumalasari, Fadila Isti
Jurnal Analis Farmasi Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jaf.v8i2.11779

Abstract

Pengelolaan obat adalah suatu manajemen instalasi farmasi yang sangat penting. Pengelolaan obat adalah salah satu kegiatan medis yang dimulai dengan pemilihan, perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pemusnahan, dan penarikan, serta pemantauan dan evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian pengelolaan obat di gudang Instalasi Farmasi Rumah Sakit Penawar Medika Tulang Bawang terhadap pedoman atau standar dari Kementrian Kesehatan No. 72 Tahun 2016. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan analisis data secara kualitatatif. Pengumpulan data yang dilakukan berdasarkan wawancara mendalam, telaah dokumen dan observasi yang bersumber dari beberapa informan yakni Kepala IFRS, Kepala Gudang dan Tenaga Teknis Kefarmasian. Populasi dan sampel adalah seluruh data pengelolaan obat. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentasi kesesuaian. Hasil penelitian menunjukkan pemilihan obat sebesar 100%, perencanaan 100% pengadaan 50%, penerimaan 100%, penyimpanan 100%, pendistribusian 85,7%. Faktor yang menyebabkan ketidak sesuaian pengadaan diantaranya pengadaan obat BPJS belum dilakukan dengan sistem e-purchasing dan pendistrubusian obat yang masih menggunakan sistem sentralisasi. Sistem pengelolaan obat di Rumah Sakit Penawar Medika Tulang Bawang berjalan dengan baik yang dilihat dari presentase urutan yang paling besar yaitu Pemilihan 100%, Penerimaan 100%, Penyimpanan 100%, Pendistribusian 85,7%. Sementara itu untuk Pengadaan 50% dalam katagori belum sesuai standar dari Kementrian Kesehatan No. 72 Tahun 2016.
Uji Efek Antiinflamasi Ekstrak Etanol Batang Pepaya (Carica papaya L.) Pada Tikus Jantan Putih (Rattus novergicus) Primadiamanti, Annisa; Hermawan, Dessy; Arja, Andria Dhesvia
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 3 (2024): Volume 8 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i3.14392

Abstract

Tumbuhan pepaya (Carica papaya L.) telah diidentifikasi sebagai bahan alami potensial untuk pengembangan obat antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek ekstrak etanol batang pepaya (Carica papaya L.) sebagai antiinflamasi terhadap tikus putih (Rattus novergicus) yang diinduksi dengan karagenan 1% . Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan kontrol negatif. Tikus jantan putih (Rattus novergicus) sebanyak 25 ekor digunakan dalam penelitian ini, yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan sebagai berikut: Kelompok I sebagai kontrol negatif dengan pemberian Na-CMC, Kelompok II dengan pemberian suspensi natrium diklofenak, Kelompok III dengan pemberian ekstrak etanol batang pepaya (Carica papaya L.) pada dosis 40 mg/kgBB, Kelompok IV dengan pemberian ekstrak etanol batang pepaya (Carica papaya L.) pada dosis 60 mg/kgBB , dan Kelompok V dengan pemberian ekstrak etanol batang pepaya) pada dosis 80 (Carica papaya L.) mg/kgBB. Pengamatan yang dilakukan setiap 1 jam selama 6 jam. Hasil analisis menunjukan bahwa semua konsetrasi ekstrak etanol batang pepaya(Carica papaya L) pada dosis 40 mg/kgBB, 60 mg/kgBB, 80 mg/kgBB memiliki aktivitas antiinflamasi, Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok perlakuan dengan dosis ekstrak etanol batang pepaya (Carica papaya L.) sebesar 80 mg/kgBB dan natrium diklofenak mengalami penurunan diameter udema yang signifikan pada jam ke 1 hingga jam ke 6 setelah pengobatan. Hal ini menandakan bahwa batang pepaya berpotensi efektivitas sebagai antiinflamasi.
UJI EFEKTIVITAS PEMBERIAN SALEP EKSTRAK DAUN SAWO (Manilkara zapota L) UNTUK PROSES PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA KELINCI JANTAN Nopiyansyah, Nopiyansyah; Utami, Yolanda Putri; Primadiamanti, Annisa
Jurnal Analis Farmasi Vol 9, No 2 (2024): JURNAL ANALIS FARMASI
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jaf.v9i2.12111

Abstract

Luka sayat merupakan sebagian luka yang disebabkan oleh benda tajam seperti pisau, silet, pecahan kaca, dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan efektivitas ekstrak daun sawo dalam bentuk salep, penyembuhan luka sayat pada kelinci, dan untuk menentukan dosis tercepat pada penyembuhan luka sayat. Penelitian ini menggunakan metode maserasi untuk ekstraksi daun sawo dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak yang diperoleh diformulasikan sediaan salep untuk penyembuhan luka sayat. Hewan uji yang digunakan kelinci jantan dibagi menjadi 5 kelompok yang diberikan secara topikal. Hasil menunjukan bahwa salep ekstrak daun sawo (Manilkara zapota L) memiliki efektivitas pada penyembuhan luka sayat karena memiliki kandungan flavonoid, saponin dan tanin, salep ekstrak daun sawo menunjukan dosis terbaik yaitu pada konsentrasi ekstrak etanol daun sawo 10% memiliki efek penyembuhan 100% pada hari ke-7 dibandingkan dengan konsentrasi 8%, dan 12%. Pada konsentrasi 8% menunjukan penyembuhan 100% pada hari ke-10, pada konsentrasi ke 12% menunjukan penyembuhan 100% pada hari ke-9.
UJI EFEKTIVITAS PEMBERIAN SALEP EKSTRAK DAUN SAWO (Manilkara zapota L) UNTUK PROSES PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA KELINCI JANTAN Nopiyansyah, Nopiyansyah; Utami, Yolanda Putri; Primadiamanti, Annisa
Jurnal Analis Farmasi Vol 9, No 2 (2024): JURNAL ANALIS FARMASI
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jaf.v9i2.12111

Abstract

Luka sayat merupakan sebagian luka yang disebabkan oleh benda tajam seperti pisau, silet, pecahan kaca, dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan efektivitas ekstrak daun sawo dalam bentuk salep, penyembuhan luka sayat pada kelinci, dan untuk menentukan dosis tercepat pada penyembuhan luka sayat. Penelitian ini menggunakan metode maserasi untuk ekstraksi daun sawo dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak yang diperoleh diformulasikan sediaan salep untuk penyembuhan luka sayat. Hewan uji yang digunakan kelinci jantan dibagi menjadi 5 kelompok yang diberikan secara topikal. Hasil menunjukan bahwa salep ekstrak daun sawo (Manilkara zapota L) memiliki efektivitas pada penyembuhan luka sayat karena memiliki kandungan flavonoid, saponin dan tanin, salep ekstrak daun sawo menunjukan dosis terbaik yaitu pada konsentrasi ekstrak etanol daun sawo 10% memiliki efek penyembuhan 100% pada hari ke-7 dibandingkan dengan konsentrasi 8%, dan 12%. Pada konsentrasi 8% menunjukan penyembuhan 100% pada hari ke-10, pada konsentrasi ke 12% menunjukan penyembuhan 100% pada hari ke-9.
Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Kesadaran Resistensi Antibiotik Di Masyarakat Kelurahan Kemiling Permai Bandar Lampung Atmaja, Yorano; Samor, Vania Amanda; Primadiamanti, Annisa
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 23 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14586300

Abstract

Excessive and inappropriate use of antibiotics can cause the body more susceptible to disease, which complicates treatment as pathogens develop resistance to antibiotics. The aim of this research is to see and describe how much knowledge and awareness the people of Kemiling Permai Village, Bandar Lampung have regarding the use of antibiotics Methods: The research was conducted cross-sectionally using a questionnaire adapted from the WHO multicountry survey with analytical descriptive analysis with the Statistical Product and Service Solutions (SPSS 22) instrument. Based on 100 respondents, ot the respondent were men (54%) with ages between 30 – 50 (49%), high school education (65%), ASN/Private employment (70%) and income of 2 – 4 million (54%) It was found that the community Kemiling Permai Subdistrict has a low level of knowledge of antibiotic use, (39%) and a good level of awareness of antibiotic use, (81%), which indicates a lack of knowledge of the good use of antibiotics and the need for dissemination of knowledge about antibiotic use. The results of the Chi-square analysis did not show a significant relationship between knowledge and awareness of the factors gender, age, education, employment, but there was a significant relationship between the income factor and knowledge and awareness with a p-value of P = 0.036 < 0,05 and P = 0.016 < 0,05 due to the economic level. low and medium will tend to buy antibiotics without prescription to save medical costs, so it can be concluded 39% of the people of Kemiling Permai Subdistrict, Bandar Lampung, own it high level of knowledge regarding antibiotic use and 61% have a low level of knowledge. 81% of the Village community Kemiling Permai Bandar Lampung has a high level of awareness related to antibiotic use and 19% had a high level of awareness low.
Hubungan Kadar Hemoglobin dan Gangguan Fungsi Ginjal Pada Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD Menggala Tahun 2021 Putri, Vivit Millani; Nofita, Nofita; Primadiamanti, Annisa
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 2.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Today, there are many genetic diseases that cause chronic complications. The 2018 Riskesdas report states that there was an increase in prevalence in DM patients by 2.0% in 2013 and to 3.4% in 2018 of the total number of DM patients in Indonesia (Riskesdas, 2018). The purpose of this study was to see the relationship between hemoglobin levels and impaired kidney function in type 2 diabetes mellitus at Menggala Hospital in 2021. This study used recorded data obtained from Menggala Hospital. The results of this study indicate that CKD patients with a history of Type 2 DM at the Menggala Hospital with the most gender characteristics are women as many as 63 people (56.8 %). The most age is 51-55 as many as 48 people (43.6%). The highest duration of illness characteristic was 5 years as many as 25 people (22.7%). Then it can be concluded that the relationship between Hb levels, GFR, and frequency of hemodialysis with patient characteristics all have a significant relationship / there is a relationship, except for the relationship between hemodialysis frequency and gender characteristics
Evaluasi Efek Samping Obat Anti Tuberkulosis (Oat) Pasien Tuberkolusis Paru Dewasa Di Rumah Sakit Imanuel Bandar Lampung Putri, Tiara Aprilia; Primadiamanti, Annisa; Angin, Martianus Perangin
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 5.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on data from the Lampung Provincial Health Office in 2019, the highest TB case finding was in Bandar Lampung City (2,050 male cases, 1,435 female cases, and 361 cases in children aged 0-14 years). Based on the condition of TB treatment which has a long duration of drug administration and many types of drugs, there will be a high risk of side effects or toxicity. This study is a quantitative study using an analytical survey design. The study and data collection were conducted at the Imanuel Hospital, Bandar Lampung in April 2024. The population in this study were all adult TB patients at the Imanuel Hospital, Bandar Lampung, in the period January - March 2024, totaling 31 pasients. The instrument used was a direct observation sheet. Analysis of ESO events using presented in a peer review. Based on the results of monitoring pulmonary TB patients at the Imanuel Hospital, Bandar Lampung City, it can be concluded that the proportion of patients who experience the most side effects of OAT is joint pain. Other side effects that are often experienced by TB patients are nausea, loss of appetite, dizziness and tingling
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Aziz Abdul Hamid Alfikri Ade Maria Ulfa Adilio Sangfirgus Triananda Afri Asia Nata Nyaman Agung, Rahmat Aini, Fadhilah Aji Putra Rosmiawan Amabel, Deby Andrianti, Windi ANGIN, MARTIANUS PERANGIN Anisah Febrianti Anjar Jaulin Apriliana, Sukma Ardiela, Putri Agil Ariza Setya Ningrum Ariza, Angga Dwi Arja, Andria Dhesvia Atmaja, Yorano Auliya Nurrahmah Ayu Rai Saputri, Gusti Ciecilia Dewi, Mentari Cucu Ria Savita Dalita, Rama Dananta Tri Hani Umpuan davit muhamad muslim Destri Lina Sari Dewa Ayu Ketut Devi Diandini, Alvina Trisna Dwi Difa Aryan Maulana Dila Yuni Antika Dimas Rizki Oktavian Dira Yuniar, Trisia Dwi Mentari Dwi Susanti Dwiyanti, Made Endah Lestari, Yovita Entin Rositasari Erdina Erdina Erika Indah Safitri Erisandy, Fika Eustacia Evelline Oktaviani Fadilla, Aliza Nur Farra Hayka Salsabila Faskal Nadi Alim Fegy Seftia Ferry Pratama Fitri Amalia Fitri Yanti Gusti Ayu Putri Mei Restuti Gusti Ayu Rai Saputri Gusti Ayu Rai Saputri Habib Abdul Muiz Hayka Salsabila, Farra Hermawan, Dessy Hersa Novitasari Hetti Rusmini Hidayaturahmah, Rizky Iga Jelita Budiono Indah Safitri, Erika Intan Marisa Joko Sunowo, Joko Kartini, Qhory Cahya Putri Kh, Miftakhul Kumalasari, Fadila Isti Lia Amura Lidia Dwi Oktarianti Linda Safitri Malinda, Yun Maria Ulfa, Ade Marina, Cici Marleni Irama Juita Martianus Perangin Angin Martianus Perangin Angin Meithia, Artha Mutiara, Mutiara Oktarima Niken Feladita Niken Feladita Niken Feladita Niken Feladita Santoso Nikhita Anindya Salsabilla Ninuk Tri Meilina Nirwan Fachrozi, Muhammad Nofita Nofita Nofita, Nofita Nopiyansyah, Nopiyansyah Noviyanti, Fadhila Nur Alfi Mufida Hasni Nurul Huda Oktarima, Mutiara Oktavia Rudi, Renna Oktavia, Maria Maya Eka Peranginangin, Martinus Purnama, Robby Candra Putri Amalia Putri Anggraini Putri, Tiara Aprilia Putri, Vivit Millani Rahayu Septia Ayuni Rahmat Agung Rai Saputri, Gusti Ayu Rama Cahya Pranayudha Ramadhani, Muhammad Rani Juliana Ranti Mailinda Sari Ratih Dwi Pramana Saraswati Ratna Silvi Sundari Reni Erlisa Renna Oktavia Rudi Retnaningsih, Agustina Riza Aulia Rizky Hidayaturahmah Rizky, M. Ali Robby Chandra Purnama Rokhimah, Intan Ainur Rr Salwa Zasya Aura Kharisma S, Septi Nurhaliza Samino Samino Samino Samino Samor, Vania Amanda Saputri, Gusti Ayu Rai Sari, Septi Widya Sekar Pratiwi, Arum Selvi Marcellia Septi Susanti Shelina, Shelina Shinta Wulandari Shinta Wulandari, Shinta Sigit Sukmawan Sitepu, Debora Egyita Siti Khamidaturrohmah Siti Khamidhaturrohmah Suri, Nurma Syahrul, Fadhila Hasana Tenisia Artianti Tri Murti Andayani Triananda, Adilio Sangfirgus Trisia Dira Yuniar Tutik Tutik Ummi, Eiga Auliya Utami, Yolanda Putri Uvit Sarimanah Vani Wahyudiningrum Vida Elsyana Vika Imroatul Qoni&#039;ah Visca Nabella Wahid Datul Awalliyyah Winahyu, Diah Astika Yunda Taqqiyah Ramadhana Zasya Aura Kharisma, Rr Salwa