Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Efektivitas Biaya antara Salbutamol dengan Aminofilin pada Pasien Asma di Rumah Sakit Mutiara Bunda Periode Juli-Desember 2021 Lidia Dwi Oktarianti; Annisa Primadiamanti; Rizky Hidayaturahmah
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v6i1.8107

Abstract

Asma merupakan salah satu masalah kesehatan didunia yang disebabkan oleh penyempitan saluran pernapasan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas biaya terapi pasien asma yang menggunakan salbutamol dan aminofilin di Rumah Sakit Mutiara Bunda periode Juli-Desember 2021. Penelitian ini menggunakan metode retrospektif dengan mengambil data melalui rekam medik pasien (n=33) periode Juli-Desember 2021. Metode analisis biaya yang digunakan adalah CEA (Cost-effectiveness Analysis) dengan melihat dari biaya medik langsung pasien meliputi biaya pengobatan dan biaya perawatan. CER (Cost-effectiveness Ratio) digunakan untuk menganalisis antiasma yang paling cost-effective. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah terbanyak pasien asma terjadi pada perempuan (73%) dan pasien usia 26-35 (49%). Berdasarkan analisis efektivitas biaya, dengan analisis CER terapi antiasma dengan salbutamol merupakan terapi yang paling cost-effective dengan jumlah sebesar Rp 5.024. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan antiasma yang dijadikan pilihan atau standar dalam pengobatan asma adalah salbutamol.
EDUKASI TENTANG HUBUNGAN ANTARA KETERPAPARAN ASAP ROKOK DAN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) DI SMAN 1 KATIBUNG,LAMPUNG SELATAN Annisa Primadiamanti; Auliya Nurrahmah; Dewa Ayu Ketut Devi; Difa Aryan Maulana; Fegy Seftia; Ferry Pratama
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v6i1.10722

Abstract

Kebiasaan merokok merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat. Dampak kesehatan yang paling jelas terlihat adalah terkait munculnya penyakit-penyakit degeneratif akibat rokok seperti Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). World Health Organization (WHO) menyebutkan PPOK merupakan penyebab kematian ketiga di dunia. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi tentang hubungan keterpaparan bahaya asap rokok pada Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). Edukasi menggunakan data kuisioner dengan sampel 30 responden siswa SMAN 1 Katibung. Data pretest diperoleh dari kuisioner awal sebanyak 30 lembar yang dibagikan kepada 30 responden yang hadir, kemudian dilakukan scoring. Kemudian penyampaian materi terkait asap rokok dan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) selama 45 menit dan dilanjutkan sesi diskusi. Data posttest diperoleh dari kuisioner yang dibagikan setelah penyampaian materi. Kemudian dilakukan scoring. Penilaian akhir dilakukan dengan melihat peningkatan persentase pemahaman peserta. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah berdasarkan data kuisioner awal yang telah diberikan kepada 30 responden, terdapat 67% peserta yang belum memahami materi. Sedangkan, setelah penyampaian materi pada pengisian kuisioner terakhir yang telah diberikan kepada 30 responden, terdapat 90% peserta yang sudah memahami materi yang disampaikan.  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil dari edukasi ini memberikan peningkatan pengetahuan kepada siswa SMA Negeri 1 Katibung yang berada di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan.
EVALUASI PENGELOLAAN OBAT DI GUDANG FARMASI RUMAH SAKIT PENAWAR MEDIKA TULANG BAWANG Primadiamanti, Annisa; Hermawan, Dessy; Kumalasari, Fadila Isti
Jurnal Analis Farmasi Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jaf.v8i2.11779

Abstract

Pengelolaan obat adalah suatu manajemen instalasi farmasi yang sangat penting. Pengelolaan obat adalah salah satu kegiatan medis yang dimulai dengan pemilihan, perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pemusnahan, dan penarikan, serta pemantauan dan evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian pengelolaan obat di gudang Instalasi Farmasi Rumah Sakit Penawar Medika Tulang Bawang terhadap pedoman atau standar dari Kementrian Kesehatan No. 72 Tahun 2016. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan analisis data secara kualitatatif. Pengumpulan data yang dilakukan berdasarkan wawancara mendalam, telaah dokumen dan observasi yang bersumber dari beberapa informan yakni Kepala IFRS, Kepala Gudang dan Tenaga Teknis Kefarmasian. Populasi dan sampel adalah seluruh data pengelolaan obat. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentasi kesesuaian. Hasil penelitian menunjukkan pemilihan obat sebesar 100%, perencanaan 100% pengadaan 50%, penerimaan 100%, penyimpanan 100%, pendistribusian 85,7%. Faktor yang menyebabkan ketidak sesuaian pengadaan diantaranya pengadaan obat BPJS belum dilakukan dengan sistem e-purchasing dan pendistrubusian obat yang masih menggunakan sistem sentralisasi. Sistem pengelolaan obat di Rumah Sakit Penawar Medika Tulang Bawang berjalan dengan baik yang dilihat dari presentase urutan yang paling besar yaitu Pemilihan 100%, Penerimaan 100%, Penyimpanan 100%, Pendistribusian 85,7%. Sementara itu untuk Pengadaan 50% dalam katagori belum sesuai standar dari Kementrian Kesehatan No. 72 Tahun 2016.
EVALUASI PENGARUH PEMBERIAN INSULIN SLIDING SCALE TERHADAP KEJADIAN HIPOGLIKEMIA PADA PASIEN RAWAT INAP PENYAKIT DALAM DI RS IMANUEL BANDAR LAMPUNG Angin, Martianus Perangin; Syahrul, Fadhila Hasana; Primadiamanti, Annisa
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i11.12347

Abstract

Abstrak: Evaluasi Pengaruh Pemberian Insulin Sliding Scale Terhadap Kejadian Hipoglikemia Pada Pasien Rawat Inap Penyakit Dalam Di Rs Imanuel Bandar Lampung. Diabetes Melitus (DM) penyakit kronik kompleks, pankreas tidak menghasilkan cukup insulin, tubuh tidak efektif menggunakan insulin, hingga membutuhkan perawatan medis terus menerus dengan strategi mengurangi risiko multifaktorial selain dari pengendalian glukosa darah. Hipoglikemia kadar glukosa darah ≤70 mg/dl (3,9 mmol/L). Metode sliding scale menerapkan dosis insulin berdasarkan rentang glukosa darah yang telah ditentukan, memiliki resiko hipoglikemia. Penelitian bertujuan mengevaluasi pengaruh pemberian insulin sliding scale terhadap kejadian hipoglikemia pada pasien rawat inap penyakit dalam di RSImanuel Bandar Lampung periode tahun 2022. Penelitian dilakukan Maret - Mei tahun 2023. Penelitian obesevasional analitik dengan rancangan cross sectional  data diambil secara retroprospektif, analisis data rekam medik dari pasien diabetes melitus yang menerima pemberian insulin sliding scale berjumlah 70 sampel pasien, selanjutnya dilakukan analisis evaluasi episode hipoglikemia dilihat dari kadar gula darah pasien, analisis data menggunakan persentase. Hasil penelitian dari 70 sampel pasien yang mengalami hipoglikemia setelah pemberian insulin sliding scale 69 pasien. Rasionalitas penggunaan insulin sliding scale dari 70 sampel, pasien tepat dosis terapi pemberian insulin siding scale berjumlah 1 sampel pasien dan 69 sampel pasien tidak tepat dosis karena mengalami hipoglikemia setelah pemberian insulin sliding scale.
EFEKTIVITAS DAUN SONGGA (Strychnos ligustrina) TERHADAP TUKAK LAMBUNG PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus novergicus) Sari, Septi Widya; Primadiamanti, Annisa; Rai Saputri, Gusti Ayu
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i1.12326

Abstract

Abstrak : Efektivitas Daun Songga (Strychnos ligustrina) Terhadap Tukak Lambung Pada Tikus Jantan Putih (Rattus novergicus). Penyakit tukak lambung merupakan salah satu gangguan saluran pencernaan yang memiliki pravelensi yang tinggi. Kematian akibat tukak lambung di Indonesia mencapai 1,081 atau sekitar 0,08% dari total kematian (WHO,2014). Masyarakat saat ini sering mengkonsumsi obat sintetik dalam mengatasi masalah tukak lambung. Obat sintetik memiliki efek samping yang relatif tinggi dibandingkan obat tradisional. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun songga (Strychnos ligustrina) terhadap kondisi tukak lambung pada tikus (Rattus novergicus). Metode ekstraksi yang digunakan pada penelitian ini adalah metode maserasi dan sediaan yang digunakan adalah suspensi yang dibuat menggunakan Na CMC 0,5% sebagai pensuspensi dan dilarutkan dengan aquades. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen laboratorium dengan 5 hari perlakuan pada tikus yang diinduksi dengan alkohol absolut sebanyak 1ml/gBB dengan cara dikorbankan 3 hewan dari setiap perlakuan pada hari ke 3 dan ke 5 kemudian dilakukan pembedahan. Hewan uji coba dibagi menjadi 5 kelompok terdiri dari kelompok (K-),(K+), dosis 75mg, dosis 125mg, dan dosis 175mg. Hasil menunjukan bahwa pada kelompok dosis 75mg,125mg dan 175mg memiliki persentase kesembuhan 25,94%, 36,95%, 54,80% (pada hari ke 3) dan 39,56%, 50,85%, 68,37% (pada hari ke 5). Hasil uji statistik menunjukan bahwa nilai sig <0.05 berarti terdapat perbedaan secara signifikan antar kelompok perlakuan. Kesimpulan pada penelitian adalah ekstrak daun songga dapat memperbaiki keparahan pada tukak lambung. Dosis yang paling efektif adalah 175mg. 
Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat Gastritis Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung Erisandy, Fika; Angin, Martianus Perangin; Primadiamanti, Annisa; Sunowo, Joko
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v7i2.11137

Abstract

ERISANDI, F., 2022, EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT GASTRITIS PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT PERTAMINA BINTANG AMIN BANDAR LAMPUNG, SKRIPSI, PROGRAM STUDI FARMASI, FAKULTAS ILMU KESEHATAN, UNIVERSITAS MALAHAYATI, BANDAR LAMPUNG. Gastritis salah satu penyakit yang mengganggu aktivitas seharihari, baik bagi remaja maupun orang dewasa dan menimbulkan bahaya seperti rusaknya fungsi lambung sehingga sampai pada tahap kanker lambung sampai menyebabkan kematian. Gastritis dapat terjadi secara tiba-tiba atau secara bertahap.Tujuan dalam penelitian ini untuk mengevaluasi penggunaan obat gastritis pada pasien di instalasi rawat inap di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif menggunakan metode Retrospektif yang bersifat noneksperimental, data diperoleh dari rekam medik pasien gastritis yang menggunakan obat gastritis rawat inap di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 36 pasien yang menggunakan obat gastritis di rawat inap yang diperoleh pasien terbanyak yaiu perempuan sebanyak 22 pasien (61%) dan pasien usia 14-45 sebesar (56%), Tepat obat 100, Tepat dosis (100%), tepat cara pemberian (100%), tepat pasien (100%), Rasionalitas (100%), penyakit penyerta(3%), Golongan obat (97,2%). Penggunaan obat gastritis pada pasien rawat inap diinstalasi Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin sudah rasionalitas.
RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT DEMAM BERDARAH DENGUE PADA PASIEN ANAK RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT PERTAMINA BINTANG AMIN BANDAR LAMPUNG Rizky, M. Ali; Primadiamanti, Annisa; Hidayaturahmah, Rizky
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v7i1.8838

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengueyang banyak menyerang anak-anak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi rasionalitas penggunaan obat pada pasien anak DBD di Rumah Sakit Pertamina Bintang Bandar Lampung periode Januari-Desember 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu retrospektif yang bersifat non-eksperimental. Data diambil dari rekam medik pasien selama bulan Januari-Desember 2021 dan sampel diperoleh 62 pasien. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 62 pasien DBD yang diperoleh pasien terbanyak yaitu laki-laki sebanyak 32 (52%) pasien dan pasien usia 7-12 tahun yaitu (55%), terapi yang digunakan adalah pemberian cairan Ringer Laktat sebanyak 54 (87,09%) resep dan terapi Analgetik-Antipiretik adalah Parasetamol sebanyak 62 (100%) resep. Rasionalitas penggunaan obat DBD berdasarkan tepat diagnosis (100%), tepat obat (81,18%), tepat cara pemberian (100%), tepat dosis (82,86%), tepat indikasi (81,18%), tepat interval waktu pemberian (100%), tepat pasien (100%). Penggunaan obat DBD di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung sebagian besar sudah rasional.
PENYULUHAN MENGENAI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK YANG RASIONAL DI LINGKUNGAN SDN 3 BANDAR SAKTI Primadiamanti, Annisa; Fadilla, Aliza Nur; Diandini, Alvina Trisna Dwi; Ariza, Angga Dwi
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v7i1.14909

Abstract

Antibiotik merupakan obat golongan antimikroba yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri. Resistensi adalah keaadaan dimana obat yang digunakan untuk membunuh bakteri sudah berkurang keefektifannya. Pengetahuan masyarakat tentang antibiotik yang minim, dapat memengaruhi sikap dan perilaku kesehatan, termasuk dalam penggunaan antibiotik yang tidak rasional. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dalam penggunaan antibiotik yang rasional, dan dapat mencegah timbulnya resistensi terhadap antibiotik. Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan. Sasaran kegiatan ini yaitu masyarakat, guru serta pegawai yang ada di SDN 3 Bandar Sakti. Hasil yang diperolah kepada 10 peserta menunjukkan bahwa pada nilai sesudah penyuluhan dari kategori baik dengan nilai 90-95 poin sebanyak lima (5) peserta yaitu pada responden 3,4,5, dan 6, pada nilai sesudah penyuluhan dari kategori cukup yaitu 80-85 poin sebanyak lima (5) peserta yaitu pada responden 1,2,7,8 dan 10, artinya memiliki peningkatan hasil lebih tinggi sesudah penyuluhan dibandingkan sebelum penyuluhan, maka hampir semua peserta mengalami peningkatan pengetahuan sesudah penyuluhan dibandingkan dengan sebelum penyuluhan. Sedangkan untuk kategori buruk < 40%, hanya terdapat 1 responden didalamnya, dengan penurunan nilai dari pretest 60 poin, menjadi 50 poin. Hal tersebut dikarenakan masih kurangnya informasi yang diterima oleh masyarakat tentang penggunaan obat antibiotik yang tepat baik dari pihak dinas kesehatan maupun petugas kesahatan. Kata Kunci: antibiotik, edukasi, penggunaan, pengetahuan
PENCEGAHAN PERILAKU BULLYING SEBAGAI SALAH SATU FAKTOR RISIKO DEPRESI PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 17 GEDONG TATAAN Primadiamanti, Annisa; Ciecilia Dewi, Mentari; Kh, Miftakhul; Nirwan Fachrozi, Muhammad
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v6i2.13396

Abstract

Peristiwa bullying seringkali terjadi di Sekolah Dasar. Bentuk penyimpangan perilaku yang terjadi pada siswa SD tidak hanya berupa kekerasan, adapun hal lainnya mulai dari sekedar mengejek temannya,  memukul, mencubit, menjambak dan menjegal temannya saat berjalan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi sikap dan perilaku bullying kepada siswa sekolah dasar serta memberi pemahaman kepada pihak sekolah tentang dampak bullying terhadap kesehatan mental anak, yaitu depresi. Peserta kegiatan ini adalah siswa/siswi kelas enam (VI) di SD Negeri 17 Gedong Tataan yang berjumlah 33 siswa. Kegiatan ini menggunakan intsrumen kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan nilai mean dan disajikan dalam distribusi frekuensi. Hasil observasi sesudah penyuluhan dengan data kuesioner yang diberikan sebanyak 13 butir pertanyaan diperoleh hasil yaitu sebanyak (37%) siswa/i yang memilih setuju. Pada sisw/i yang memilih setuju memiliki dua pengertian yaitu sebagian siswa/i masih menganggap bullying itu adalah perilaku atau tindakan yang wajar, dan sebagian lainnya lagi merupakan jawaban setuju dari sikap positif yang menggambarkan tindakan yang tidak boleh dilakukan oleh seseorang dan dampak yang ditimbulkan bagi seseorang yang mengalami bullying. Selanjutnya sebanyak (63%) siswa yang memilih tidak setuju mengenai perilaku bullying yang terjadi.
UJI EFEKTIVITAS ANTIDIARE EKSTRAK ETANOL DAUN DAN BATANG PEPAYA ( Carica papaya L ) TERHADAP TIKUS JANTAN PUTIH ( Rattus norvegicus ) Primadiamanti, Annisa; Saputri, Gusti Ayu Rai; Marina, Cici
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.12070

Abstract

Abstrak: Uji Efektivitas Antidiare Ekstrak Etanol Daun Dan Batang Pepaya ( Carica papaya L ) Terhadap Tikus Jantan Putih ( Rattus norvegicus ).Tumbuhan pepaya (Carica papaya L.) telah diakui sebagai sumber potensial untuk obat antidiare yang alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengaktifkan efektivitas ekstrak daun dan batang pepaya sebagai terapi antidiare pada tikus jantan (Rattus norvegicus) yang diinduksi dengan oleum riccini. Penelitian ini mengadopsi desain eksperimental dengan kelompok kontrol dan melibatkan 25 tikus jantan putih yang dibagi menjadi lima kelompok perlakuan yang berbeda. Kelompok I menjadi kelompok kontrol negatif yang menerima Na-CMC, sementara Kelompok II diberi suspensi loperamid HCl. Kelompok III menerima ekstrak etanol daun dan batang pepaya dengan perbandingan 1:1 pada dosis 40 mg/kgBB: 40 mg/kgBB. Kelompok IV menerima ekstrak etanol daun dan pepaya dalam perbandingan 1:2 pada dosis 40 mg/kgBB: 80 mg/kgBB, dan Kelompok V menerima ekstrak etanol daun dan batang pepaya dalam perbandingan 2:1 pada dosis 80 mg/kgBB: 40 mg /kgBB. Pengamatan dilakukan setiap 30 menit selama 5 jam. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua konsentrasi ekstrak etanol daun dan batang pepaya (1:1), (1:2), dan (2:1) memiliki aktivitas antidiare, dengan dosis (1:2) menunjukkan efektivitas terbaik dalam mengurangi konsistensi dan frekuensi diare. Penelitian ini mengkonfirmasi bahwa ekstrak etanol daun pepaya dan ekstrak etanol batang pepaya pada perbandingan (1:2) memiliki potensi sebagai obat antidiare yang lebih efektif, menawarkan prospek untuk pengembangan produk obat berbasis pepaya.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Aziz Abdul Hamid Alfikri Ade Maria Ulfa Adilio Sangfirgus Triananda Afri Asia Nata Nyaman Agung, Rahmat Aini, Fadhilah Aji Putra Rosmiawan Amabel, Deby Andrianti, Windi ANGIN, MARTIANUS PERANGIN Anisah Febrianti Anjar Jaulin Apriliana, Sukma Ardiela, Putri Agil Ariza Setya Ningrum Ariza, Angga Dwi Arja, Andria Dhesvia Atmaja, Yorano Auliya Nurrahmah Ayu Rai Saputri, Gusti Ciecilia Dewi, Mentari Cucu Ria Savita Dalita, Rama Dananta Tri Hani Umpuan davit muhamad muslim Destri Lina Sari Dewa Ayu Ketut Devi Diandini, Alvina Trisna Dwi Difa Aryan Maulana Dila Yuni Antika Dimas Rizki Oktavian Dira Yuniar, Trisia Dwi Mentari Dwi Susanti Dwiyanti, Made Endah Lestari, Yovita Entin Rositasari Erdina Erdina Erika Indah Safitri Erisandy, Fika Eustacia Evelline Oktaviani Fadilla, Aliza Nur Farra Hayka Salsabila Faskal Nadi Alim Fegy Seftia Ferry Pratama Fitri Amalia Fitri Yanti Gusti Ayu Putri Mei Restuti Gusti Ayu Rai Saputri Gusti Ayu Rai Saputri Habib Abdul Muiz Hayka Salsabila, Farra Hermawan, Dessy Hersa Novitasari Hetti Rusmini Hidayaturahmah, Rizky Iga Jelita Budiono Indah Safitri, Erika Intan Marisa Joko Sunowo, Joko Kartini, Qhory Cahya Putri Kh, Miftakhul Kumalasari, Fadila Isti Lia Amura Lidia Dwi Oktarianti Linda Safitri Malinda, Yun Maria Ulfa, Ade Marina, Cici Marleni Irama Juita Martianus Perangin Angin Martianus Perangin Angin Meithia, Artha Mutiara, Mutiara Oktarima Niken Feladita Niken Feladita Niken Feladita Niken Feladita Santoso Nikhita Anindya Salsabilla Ninuk Tri Meilina Nirwan Fachrozi, Muhammad Nofita Nofita Nofita, Nofita Nopiyansyah, Nopiyansyah Noviyanti, Fadhila Nur Alfi Mufida Hasni Nurul Huda Oktarima, Mutiara Oktavia Rudi, Renna Oktavia, Maria Maya Eka Peranginangin, Martinus Purnama, Robby Candra Putri Amalia Putri Anggraini Putri, Tiara Aprilia Putri, Vivit Millani Rahayu Septia Ayuni Rahmat Agung Rai Saputri, Gusti Ayu Rama Cahya Pranayudha Ramadhani, Muhammad Rani Juliana Ranti Mailinda Sari Ratih Dwi Pramana Saraswati Ratna Silvi Sundari Reni Erlisa Renna Oktavia Rudi Retnaningsih, Agustina Riza Aulia Rizky Hidayaturahmah Rizky, M. Ali Robby Chandra Purnama Rokhimah, Intan Ainur Rr Salwa Zasya Aura Kharisma S, Septi Nurhaliza Samino Samino Samino Samino Samor, Vania Amanda Saputri, Gusti Ayu Rai Sari, Septi Widya Sekar Pratiwi, Arum Selvi Marcellia Septi Susanti Shelina, Shelina Shinta Wulandari Shinta Wulandari, Shinta Sigit Sukmawan Sitepu, Debora Egyita Siti Khamidaturrohmah Siti Khamidhaturrohmah Suri, Nurma Syahrul, Fadhila Hasana Tenisia Artianti Tri Murti Andayani Triananda, Adilio Sangfirgus Trisia Dira Yuniar Tutik Tutik Ummi, Eiga Auliya Utami, Yolanda Putri Uvit Sarimanah Vani Wahyudiningrum Vida Elsyana Vika Imroatul Qoni&#039;ah Visca Nabella Wahid Datul Awalliyyah Winahyu, Diah Astika Yunda Taqqiyah Ramadhana Zasya Aura Kharisma, Rr Salwa