Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN INFUSA TANAMAN HERBA MENIRAN SEBAGAI ALTERNATIF PENGOBATAN PENYAKIT DISENTRI DI KELURAHAN KEDAUNG KOTA BANDAR LAMPUNG Susanti, Dwi; Primadiamanti, Annisa; Ramadhani, Muhammad
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v7i2.18185

Abstract

Disentri masih menjadi salah satu masalah kesehatan serius di Indonesia dan Dunia. Infeksi pada saluran pencernaan ini yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan parasit dapat menyebabkan diare berdarah, lendir pada feses, dan nyeri pada saat buang air besar. Herba meniran merupakan salah satu tanaman yang berpotensi sebagai antibakteri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penyuluhan bertujuan untuk memberikan edukasi dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat tentang pemanfaatan infusa tanaman herba meniran sebagai alternatif pengobatan penyakit disentri di Kelurahan Kedaung Kota Bandar Lampung. Penyuluhan ini menggunakan metode ceramah, demonstrasi, diskusi, dan tanya jawab dengan alat bantu kuesioner, leaflet, video, dan alat demonstrasi. Hasil pretest dari 31 peserta penyuluhan menunjukkan persentase tingkat pengetahuan masyarakat masih rendah 45,7%, sedangkan tingkat pengetahuan tinggi 94% pada hasil posttest. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan keterampilan masyarakat di Kelurahan Kedaung Kota Bandar Lampung tentang pemanfaatan infusa tanaman herba meniran sebagai alternatif pengobatan penyakit disentri meningkat secara signifikan setelah dilakukan penyuluhan, sehingga turut berkontribusi dalam upaya penanganan penyakit disentri.
PENYULUHAN PENCEGAHAN STUNTING DI PEKON MARGOYOSO KECAMATAN SUMBEREJO KABUPATEN TANGGAMUS Amalia, Putri; Saputri, Gusti Ayu Rai; Susanti, Dwi; Primadiamanti, Annisa; Noviyanti, Fadhila; Aini, Fadhilah
Jurnal Abdimas Kedokteran & Kesehatan Vol 2, No 1 (2024): Volume 2 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jakk.v2i1.14578

Abstract

Stunting masih menjadi masalah utama dalam bidang kesehatan masyarakat di Indonesia.  Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang tidak cukup dalam jangka waktu cukup lama yang tidak memenuhi kebutuhan pertumbuhan anak.  Stunting terjadi antara 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) awal janin dan dua tahun setelah melahirkan. Stunting menghambat pertumbuhan fisik, perkembangan mental, dan kesehatan anak.  Selain itu, menyebabkan anak lebih rentan terhadap penyakit baik menular ataupun tidak menular.  Ibu mempunyai peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak mulai dari sebelum kehamilan hingga setelah melahirkan.  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Pekon Margoyoso Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus dilakukan melalui penyuluhan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuai ibu-ibu terkait pencegahan stunting.  Metode penyampaian materi pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk ceramah, diskusi, dan tanya jawab seputar faktor penyebab, dampak, dan cara pencegahan stunting.  Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa penyampaian materi efektif dalam peningkatan pemahaman dan pengetahuan ibu-ibu di Pekon Margoyoso Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus terkait pencegahan stunting.Kata kunci: Stunting, asupan gizi, makanan bergizi
EFFECT OF GIVING WHITE WALET BIRD'S NEST (Collacalia fuciphaga) TO THE BRONCHIOLUS MUSCLE OF FEMALE MENCITES    PENGARUH PEMBERIAN SARANG BURUNG WALET PUTIH (Collacalia fuciphaga) TERHADAP OTOT POLOS BRONKIOLUS MENCIT BETINA: Effect Of Giving White Walet Bird's Nest (Collacalia Fuciphaga) To The Bronchiolus Muscle Of Female Mice Dwiyanti, Made; Primadiamanti, Annisa; Nofita, Nofita
JFL : Jurnal Farmasi Lampung Vol. 14 No. 2 (2025): JFL : Jurnal Farmasi Lampung
Publisher : Program Studi Farmasi-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/xvjdgb90

Abstract

Penyakit saluran pernapasan seperti asma dan PPOK masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas global, sementara alternatif terapi alami dengan efek antioksidan dan antiinflamasi masih terbatas. Kandungan asam sialik dalam sarang burung wallet yang berpotensi menekan inflamasi saluran napas dengan menghambat pelepasan sitokin pro-inflamas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian larutan sarang burung walet (Collacalia sp) terhadap otot polos bronkiolus pada mencit betina yang diinduksi ovalbumin. Penelitian menggunakan desain true experimental post-test only control group design dengan 36 ekor mencit betina yang dibagi menjadi enam kelompok, yaitu kontrol normal, kontrol negatif (OVA + Na-CMC), kontrol positif (teofilin), serta dua kelompok perlakuan dengan larutan sarang burung walet dosis 0,1 mg/kgBB, dan 1 mg/kgBB. Induksi asma dilakukan dengan sensitisasi dan paparan ovalbumin, kemudian perlakuan diberikan sesuai kelompok. Ketebalan otot polos bronkiolus dianalisis melalui preparat histopatologi pewarnaan Hematoksilin-Eosin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian larutan sarang burung walet putih dosis 1 mg/kgBB terbukti signifikan menurunkan ketebalan otot polos bronkiolus mencit yang diinduksi ovalbumin, dengan efek yang mendekati kontrol positif teofilin.   Respiratory diseases such as asthma and COPD remain a major cause of global morbidity and mortality, while natural therapeutic alternatives with antioxidant and anti-inflammatory effects are still limited. The content of sialic acid in swallow's nest has the potential to suppress airway inflammation by inhibiting the release of pro-inflammatory cytokines. This study aims to determine how the effect of swallow's nest solution (Collacalia sp) on bronchiolar smooth muscle in ovalbumin-induced female mice. The study used a true experimental post-test only control group design with 36 female mice divided into six groups, namely normal control, negative control (OVA + Na-CMC), positive control (theophylline), and two treatment groups with swallow's nest solution doses of 0.1 mg/kgBB, and 1 mg/kgBB. Asthma induction was performed by sensitization and exposure to ovalbumin, then treatment was given according to the group. Bronchiolar smooth muscle thickness was analyzed through Hematoxylin-Eosin staining histopathology preparations. The results showed that the administration of white swallow nest solution at a dose of 1 mg/kgBB proved to significantly reduce the thickness of bronchiolar smooth muscle in mice induced by ovalbumin, with an effect close to the positive control of theophylline.
Evaluasi Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan Di Rumah Sakit Imanuel Bandar Lampung Amabel, Deby; Primadiamanti, Annisa; Saputri, Gusti Ayu Rai; Meithia, Artha
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 4 (2025): Volume 9 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i4.20271

Abstract

Secara global, hampir 8 juta orang meninggal akibat hipertensi setiap tahunnya. Di Indonesia, hipertensi merupakan faktor utama mortalitas dan morbiditas. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengevaluasi tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi rawat jalan di rumah sakit imanuel bandar lampung. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode cross sectional dan pengambilan data dilakukan menggunakan dua tahap yaitu tahap pertama mengambil data kepatuhan dengan cara membagikan kuisioner MMAS-8 dan tahap kedua dilakukan secara prospektif berdasarkan rekam medik pasien hipertensi rawat jalan di Rumah Sakit Imanuel Bandar Lampung pada bulan Januari-Maret 2023 sebanyak 83 responden dengan teknik non probabillity sampling dan purposive. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil frekuensi tingkat kepatuhan minum obat penderita hipertensi di Rumah Sakit Imanuel yaitu 16% dengan kepatuhan tinggi, 35% kepatuhan sedang, 49% responden kepatuhan rendah. Tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pasien hipertensi yang berobat di Rumah Sakit Imanuel Bandar Lampung mayoritas termasuk dalam tingkat kepatuhan rendah. Hasil analisis uji Chi Square dapat disimpulkan bahwa pada hanya data lama menderita yang memiliki pengaruh terhadap kepatuhan pasien untuk minum obat antihipertensi dengan nilai signifikansi sebesar 0,036 (p 0,05). hal ini menunjukkan bahwa terdapat variabel subyek penelitian yang berpengaruh terhadap kepatuhan minum obat antihipertensi.
EDUKASI MENDAPATKAN MENYIMPAN DAN MEMBUANG OBAT DENGAN BENAR (DAGUSIBU) DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS MALAHAYATI Primadiamanti, Annisa; Hasanah, Liina Shonaatul; Haska, Anjhellika; Hillari, Gladys
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v8i2.19951

Abstract

Peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan obat sangat penting untuk mengurangi risiko kesalahan dalam mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang program DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) melalui kegiatan pengabdian masyarakat di Universitas Malahayati, dengan melibatkan 15 petugas kebersihan sebagai responden. Kegiatan ini dilakukan dalam satu sesi pertemuan yang meliputi survei lokasi, penyusunan administrasi, persiapan materi, penyuluhan, dan post-test. Penyuluhan berlangsung selama 40 menit menggunakan media poster dan presentasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam tingkat pemahaman responden, dengan keberhasilan dari 47% pada pretest menjadi 100% pada post-test. Mayoritas responden mencapai kategori pemahaman baik. Edukasi DAGUSIBU memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan obat, serta mengurangi dampak negatif seperti pencemaran lingkungan akibat pembuangan obat yang tidak tepat. Penelitian ini merekomendasikan pelaksanaan kegiatan serupa secara berkelanjutan dan dengan responden yang lebih variatif untuk data yang lebih representatif.
Edukasi dan Pemeriksaan Kadar Asam Urat (Gout) pada Masyarakat di Kecamatan Gedong Tataan, Provinsi Lampung Primadiamanti, Annisa; Selli Marselena M; Tiarani, Putri Nanda; Saputri, Tarisa; Saputri, Sella; Afifa, Syifa Nurul
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jpni.v7i2.1804

Abstract

Uric acid disease (gout) remains a prevalent metabolic health issue, particularly among adults and the elderly. Low awareness of early detection and limited knowledge regarding risk factors are major obstacles to preventing complications. This community service activity aimed to improve public understanding and conduct early screening of uric acid levels in Gedong Tataan District, Lampung Province. The implementation methods included health education through interactive lectures and discussions, digital uric acid testing, and knowledge evaluation using pre-test and post-test instruments. Fifty participants attended the activity, predominantly aged 51–60 years. The results showed a significant increase in knowledge, with the average score rising from 35.6 in the pre-test to 88.3 in the post-test (p-value = 0.00). The screening identified several residents with uric acid levels above the normal threshold. This activity proved effective as a promotive and preventive effort to encourage healthy lifestyle changes and increase community awareness regarding the importance of routine health monitoring to prevent gout complications.
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PENYULUHAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) DI DINAS SOSIAL UPTD REHABILITASI SOSIAL PENYANDANG DISABILITAS BANDAR LAMPUNG Gusti Ayu Rai Saputri; Annisa Primadiamanti; Samino Samino; Rr Salwa Zasya Aura Kharisma; Farra Hayka Salsabila; Trisia Dira Yuniar; Rahmat Agung; Renna Oktavia Rudi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.597-600

Abstract

Melakukan pencucian tangan menggunakan sabun tergolong ke dalam salah satu perilaku hidup sehat dan bersih (PHBS) yang sekarang sedang menjadi perhatian dunia disebabkan praktik mencuci tangan yang kurang baik menjadi suatu permasalahan  khususnya di negara berkembang karena kebanyakan dari masyarakatnya masih lupa untuk melakukan tangan. Berdasar pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2011, Penyandang disabilitas atau penyandang cacat adalah orang dengan keterbatasan baik mental, intelektual, fisik maupun sensorik yang bersifat jangka panjang yang dapat menjadi penyebab dalam menghambat mereka untuk melakukan interaksi dengan lingkungan dan sikap masyarakatnya sebagai bentuk partisipasi penuh dan efektif yang didasarkan pada kesetaraan hak. Program dilakukan dengan cara memberikan informasi dan edukasi menggunakan media teknologi berupa laptop dengan media power point. Power point berisi tentang definisi, tujuan, manfaat, dampak, kapan waktu cuci tangan dan langkah-langkah mencuci tangan. Setelah itu dibagikan kuesioner untuk mengetahui pengetahuan teman-teman. Hasil yang didapat dari kegiatan penyuluhan kepada penyandang disabilitas sebelum dilakukan penyuluhan, terdapat sekitar 60% dari total peserta masih banyak yang belum tau apa itu pentingnya cuci tangan pakai sabun (CTPS). Setelah dilakukan penyuluhan, persentase berubah cukup signifikan, terdapat 90% yang sudah memahami apa pentingnya dan manfaat cuci tangan memakai sabun. Hasil persentase ini didapat dari kuesioner pre-test dan post-test. Kesimpulannya sebelum diberikan materi, masih banyak yang belum mengerti dan paham terkait pentingnya cuci tangan pakai sabun. Lalu setelah dilakukan penyuluhan, dapat dilihat bahwa sudah cukup banyak hampir semua peserta memahami apa itu pentingnya dan manfaat cuci tangan pakai sabun (CTPS).
UJI ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BATANG PEPAYA (Carica papaya L) DENGAN PENGUKURAN KADAR MALONDIALDEHID (MDA) MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETER UV-Vis PADA MENCIT Adilio Sangfirgus Triananda; Annisa Primadiamanti; Martianus Perangin Angin
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 8, No. 01 April (2023) Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v8i1.2023.p45-55

Abstract

Malondialdehid (MDA) radikal bebas dari hasil metabolit peroksida secara luas digunakan sebagai biologis untuk menilai stress oksidatif. Radikal bebas dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada DNA yang menyebabkan gangguan pada pembelahan sel. Pemilihan MDA sebagai parameter untuk mengetahui adanya kerusakan sel akibat pemberian antioksidan yang dapat mempengaruhi kadar MDA. Tanaman pepaya telah dipercaya masyarakat mepunyai manfaat seperti antioksidan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah antioksidan dalam tanaman pepaya mapu menghambat MDA pada hewan uji mencit. Pada penelitian ini menggunakan metode ekstraksi maserasi dengan pelarut etanol 96%. Rendemen yang didapat sebasar 10% dan hasil peneliian bahwa ekstrak pepaya pada 3,9 g/kgBB dan 7,8 g/kgBB memperlihatkan adanya aktivitas antioksidan. Kata kunci: Antioksidan, Batang Pepaya, Malandialdehid, Maserasi.
BIOAKTIVITAS ANTIOKSIDAN LOTION SENYAWA EKSOPOLISAKARIDA DARI MIKROALGA Spirulina sp. Diah Astika Winahyu; Annisa Primadiamanti
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 02 October (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i2.2020.p169-177

Abstract

Spirulina sp. merupakan jenis mikroalga yang mengandung komposisi senyawa kimia bermanfaat antara lain senyawa eksopolisakarida. Senyawa eksopolisakarida merupakan biopolimer yang memiliki aplikasi sangat luas, antara lain aplikasi penggunaan sebagai antioksidan, Spirulina sp. berpotensi dikembangkan sebagai bahan antioksidan secara alami. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi bioaktivitas antioksidan senyawa eksopolisakarida Spirulina sp dalam sediaan lotion. Senyawa eksopolisakarida yang dihasilkan dari Spirulina sp. dianalisis gugus fungsi dengan FTIR, kemudian  diformulasikan dalam sediaan lotion. Formulasi lotion kemudian dianalisis aktivitas antioksidan. Lotion hasil formulasi dengan senyawa eksopolisakarida dari mikroalga Spirulina sp. memiliki potensi sebagai lotion yang bersifat antioksidan. Nilai IC50 yang dihasilkan dari lotion F1 sebesar 42,429 ppm, F2 sebesar 35,986 ppm, F3 sebesar 29,726 ppm. Nilai IC50 lotion senyawa eksopolisakarida yang diperoleh termasuk jenis antioksidan yang memiliki aktivitas sangat kuat.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i2.2020.p169-177 
Penggunaan Antibiotik yang Rasional untuk Mencegah Resistensi Antimikroba di SMK Islam Nurul Iman Annisa Primadiamanti; Cahya Media Kusuma; Chalista Azzahra; Desi Nurjanah; Dia Kurnia Anggraini; Eka Safitri
Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Mei :Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/jipm-nalanda.v4i2.2232

Abstract

The irrational use of antibiotics is a significant factor in the development of antimicrobial resistance in the community. A low level of knowledge, particularly among adolescents, contributes to the practice of using antibiotics without a prescription and not in accordance with proper guidelines. The objective of this community service activity was to enhance the understanding of pupils at SMK Islam Nurul Iman Lampung Timur, Muara Gading Mas Village, regarding the appropriate use of antibiotics in order to prevent antimicrobial resistance. The method used was health education through interactive lectures, discussions, and the administration of questionnaires before and after the educational session. A total of 30 students participated in this activity. The findings revealed that there was an enhancement in the level of knowledge among students following the educational intervention since the average test result increased from 66.66% to 78.26%. The analysis proved that there was a significant difference between the level of knowledge before and after the educational intervention (p < 0.05).
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Aziz Abdul Hamid Alfikri Ade Maria Ulfa Adilio Sangfirgus Triananda Afifa, Syifa Nurul Afri Asia Nata Nyaman Aini, Fadhilah Aji Putra Rosmiawan Amabel, Deby Andrianti, Windi ANGIN, MARTIANUS PERANGIN Anisah Febrianti Anjar Jaulin Apriliana, Sukma Ardiela, Putri Agil Ariza Setya Ningrum Ariza, Angga Dwi Arja, Andria Dhesvia Atmaja, Yorano Auliya Nurrahmah Cahya Media Kusuma Chalista Azzahra Ciecilia Dewi, Mentari Cucu Ria Savita Dalita, Rama Dananta Tri Hani Umpuan davit muhamad muslim Desi Nurjanah Destri Lina Sari Dewa Ayu Ketut Devi Dia Kurnia Anggraini Diandini, Alvina Trisna Dwi Difa Aryan Maulana Dila Yuni Antika Dimas Rizki Oktavian Dwi Mentari Dwi Susanti Dwiyanti, Made Eka Safitri Endah Lestari, Yovita Entin Rositasari Erdina Erdina Erika Indah Safitri Erisandy, Fika Eustacia Evelline Oktaviani Fadilla, Aliza Nur Farra Hayka Salsabila Faskal Nadi Alim Fegy Seftia Ferry Pratama Fitri Amalia Fitri Yanti Gusti Ayu Putri Mei Restuti Gusti Ayu Rai Saputri Gusti Ayu Rai Saputri Habib Abdul Muiz Hasanah, Liina Shonaatul Haska, Anjhellika Hermawan, Dessy Hersa Novitasari Hidayaturahmah, Rizky Hillari, Gladys Iga Jelita Budiono Indah Safitri, Erika Intan Marisa Joko Sunowo, Joko Kartini, Qhory Cahya Putri Kh, Miftakhul Kumalasari, Fadila Isti Lia Amura Lidia Dwi Oktarianti Linda Safitri Malinda, Yun Maria Ulfa, Ade Marina, Cici Marleni Irama Juita Martianus Perangin Angin Martianus Perangin Angin Meithia, Artha Mutiara, Mutiara Oktarima Niken Feladita Niken Feladita Niken Feladita Niken Feladita Santoso Nikhita Anindya Salsabilla Ninuk Tri Meilina Nirwan Fachrozi, Muhammad Nofita Nofita Nofita, Nofita Nopiyansyah, Nopiyansyah Noviyanti, Fadhila Nur Alfi Mufida Hasni Nurul Huda Oktarima, Mutiara Oktavia, Maria Maya Eka Peranginangin, Martinus Purnama, Robby Candra Putri Amalia Putri Anggraini Putri, Tiara Aprilia Putri, Vivit Millani Rahayu Septia Ayuni Rahmat Agung Rai Saputri, Gusti Ayu Rama Cahya Pranayudha Ramadhani, Muhammad Rani Juliana Ranti Mailinda Sari Ratih Dwi Pramana Saraswati Ratna Silvi Sundari Reni Erlisa Renna Oktavia Rudi Retnaningsih, Agustina Riza Aulia Rizky, M. Ali Robby Chandra Purnama Rokhimah, Intan Ainur Rr Salwa Zasya Aura Kharisma Rusmini, Hetti S, Septi Nurhaliza Samino Samino Samor, Vania Amanda Saputri, Gusti Ayu Rai Saputri, Sella Saputri, Tarisa Sari, Septi Widya Sekar Pratiwi, Arum Selli Marselena M Selvi Marcellia Septi Susanti Shelina, Shelina Shinta Wulandari Shinta Wulandari, Shinta Sigit Sukmawan Sitepu, Debora Egyita Siti Khamidaturrohmah Siti Khamidhaturrohmah Suri, Nurma Syahrul, Fadhila Hasana Tenisia Artianti Tiarani, Putri Nanda Tri Murti Andayani Triananda, Adilio Sangfirgus Trisia Dira Yuniar Tutik Tutik Ummi, Eiga Auliya Utami, Yolanda Putri Uvit Sarimanah Vani Wahyudiningrum Vida Elsyana Vika Imroatul Qoni&#039;ah Visca Nabella Wahid Datul Awalliyyah Winahyu, Diah Astika Yunda Taqqiyah Ramadhana