Abstrak: Pengetahuan tentang kesehatan kehamilan memiliki peranan yang penting untuk mendukung keselamatan ibu, penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), dan pengoptimalan seribu hari pertama kehidupan bagi anak. Ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik mampu mengenali tanda bahaya secara dini, mengambil keputusan tepat, menjalani pemeriksaan rutin, serta merencanakan persalinan dan kehamilan berikutnya dengan lebih matang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan hard skill berupa pengetahuan kesehatan kehamilan melalui edukasi. Metode kegiatan mencakup pengerjaan pre-test, pemaparan materi, praktik dan tanya jawab, serta pengerjaan post-test. Soal pre-test dan post-test berjumlah 10 soal. Kegiatan berlangsung di posyandu yang menjadi wilayah kerja dari Puskesmas Kecamatan Limo, Kota Depok, terdiri dari Kelurahan Grogol, Limo, Meruyung, dan Krukut pada bulan Mei sampai Juli 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 38 ibu hamil. Hasil yang dicapai yaitu peningkatan pengetahuan antara sebelum dan sesudah edukasi berdasarkan nilai rata-rata sebesar 69,27%. Pemberian edukasi bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai kesehatan kehamilan sehingga program ini perlu dilaksanakan secara berkala serta mengembangkan media edukasi agar informasi semakin mudah diterima dan diingat oleh ibu hamil.Abstract: Knowledge about antenatal care plays an important role in supporting maternal health, reducing the maternal mortality ratio (MMR), and optimizing the first thousand days of life for children. Pregnant women with good knowledge can conduct early detection of dangerous signs, make informed decisions, complete antenatal care, carefully plan for childbirth and further pregnancies. This activity aims to improve knowledge of pregnancy health through education. The activitiesy includes a pre-testing, a presentation of material presentation, practice, a question-and-answer session, and a post-testing. The pre-test and post-test each contain 10 questions. The activity took place in the working area of Limo Health Center in Depok City, consisted of 4 sub-districts: Grogol, Limo, Meruyung, and Krukut. A total of 38 pregnant women participated in the activity from May to July 2025. The results showed a significant improve in knowledge, with an average increase of 69.27% from before to after the educational intervention. These educational programs should be implemented regularly to improve pregnant women's knowledge of antenatal care, and educational media should be developed to make information more easily received and memorized.