Claim Missing Document
Check
Articles

Kebijakan Pendidikan Islam dalam Menghadapi Generasi Z Farraz Aulia Ihsan; Dinda Aulia; Dhea Puja Puspita; Ayu Safrida Yanti; Juliani Juliani
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/fdb0m956

Abstract

Pendidikan Islam memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter bangsa dan memperkuat nilai-nilai moral serta spiritual peserta didik. Namun, di tengah perkembangan globalisasi, digitalisasi, dan dinamika sosial-keagamaan, kebijakan pendidikan Islam menghadapi tantangan kompleks baik dari aspek regulasi, implementasi kurikulum, maupun pengembangan sumber daya manusia pendidik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur (library research) dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, seperti jurnal nasional dan internasional, buku akademik, serta dokumen kebijakan pemerintah yang relevan pada periode 2020–2025. Data dianalisis melalui metode analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi arah kebijakan, kecenderungan pengembangan, serta hambatan implementatif dalam konteks pendidikan Islam modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa arah kebijakan pendidikan Islam di Indonesia bergerak menuju integrasi nilai keislaman dengan kemajuan teknologi, penguatan moderasi beragama, dan inklusivitas pendidikan. Namun, tantangan utama masih ditemukan pada aspek pemerataan kualitas pendidikan, digital literacy guru, serta sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan studi kebijakan pendidikan Islam serta rekomendasi praktis untuk memperkuat tata kelola pendidikan berbasis nilai-nilai Islam yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Kebijakan Akreditasi Madrasah untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan Islam Ahmad Fauzi; Juliani Juliani; Isnda Ya Dilla; Anisa Dwi Lestari; Annisa Suge Hartati
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/7d3szr51

Abstract

Akreditasi madrasah merupakan salah satu instrumen strategis dalam kebijakan pendidikan nasional yang bertujuan untuk menjamin dan meningkatkan mutu pendidikan Islam di Indonesia. Proses akreditasi menjadi tolak ukur pencapaian standar nasional pendidikan, sekaligus mendorong madrasah agar memiliki tata kelola, kurikulum, serta sumber daya manusia yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan akreditasi madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam, dengan meninjau aspek kebijakan, implementasi, serta dampak terhadap mutu kelembagaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi dokumen kebijakan Kementerian Agama, wawancara mendalam dengan kepala madrasah, pengawas, serta asesor akreditasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan akreditasi memberikan dampak positif terhadap peningkatan profesionalitas guru, tata kelola madrasah, dan akuntabilitas publik lembaga pendidikan Islam. Namun, masih ditemukan kendala seperti disparitas sarana prasarana, keterbatasan SDM, serta pemahaman standar akreditasi yang belum merata di madrasah pedesaan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pendampingan berkelanjutan serta penguatan sistem digital akreditasi berbasis data. Dengan demikian, akreditasi tidak hanya menjadi mekanisme administratif, tetapi juga budaya mutu yang terinternalisasi dalam sistem pendidikan Islam.
Pengembangan Kebijakan Kelembagaan Pendidikan Islam di Indonesia: Analisis Literatur Hesti Indah Sari; Fatiyyah Fitri; Amanda Kuslaina; Calvin Apriando Ginting; Juliani Juliani
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/0sfags40

Abstract

Pengembangan kebijakan kelembagaan pendidikan Islam di Indonesia memiliki peran penting dalam merespons berbagai perubahan sosial, politik, dan kemajuan ilmu pengetahuan di era modern. Pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai sarana penanaman nilai-nilai keislaman, tetapi juga dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dengan arus globalisasi, perkembangan teknologi, serta kebijakan pendidikan yang berlaku secara nasional. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara menyeluruh arah serta perkembangan kebijakan kelembagaan pendidikan Islam di Indonesia melalui pendekatan kajian literatur. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai sumber, seperti buku, artikel jurnal ilmiah, peraturan pemerintah, dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan kelembagaan pendidikan Islam dipengaruhi oleh regulasi pemerintah, kebutuhan masyarakat, serta berbagai tantangan internal lembaga pendidikan Islam, termasuk kualitas pengelolaan, kompetensi sumber daya manusia, dan sistem tata kelola kelembagaan. Selain itu, arah kebijakan kelembagaan pendidikan Islam saat ini lebih menekankan pada peningkatan mutu pendidikan, penguatan akuntabilitas, serta upaya integrasi nilai-nilai keislaman dengan sistem pendidikan nasional. Melalui kajian ini, diharapkan dapat memberikan manfaat baik secara teoretis maupun praktis bagi pembuat kebijakan, pengelola lembaga pendidikan Islam, dan peneliti dalam merancang kebijakan kelembagaan yang lebih responsif dan berkelanjutan.
Kebijakan Pelatihan Guru Pendidikan Berbasis Teknologi Reza Valevi; Juliani Juliani; Pranata Seju Surbakti; M. Wahyu Rizki Ardana
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/3yed8h26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pelatihan guru pendidikan berbasis teknologi dan dampaknya terhadap peningkatan kompetensi guru dalam konteks pembelajaran abad ke-21. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) melalui telaah dokumen kebijakan, buku, artikel ilmiah, dan regulasi terkait pengembangan kompetensi guru serta pemanfaatan teknologi dalam pendidikan. Data dianalisis secara deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi arah strategis, model implementasi, dampak, serta tantangan kebijakan pelatihan guru berbasis teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ini berperan strategis dalam meningkatkan kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan digital guru. Implementasi dilakukan melalui model daring, blended learning, workshop interaktif, dan komunitas belajar guru yang memberikan pengalaman praktis langsung dalam penggunaan teknologi dan inovasi pedagogis. Pelatihan berbasis teknologi juga mendukung pengembangan kreativitas, berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi guru, sejalan dengan prinsip 21st Century Skills. Meskipun terdapat tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, perbedaan literasi digital antar guru, resistensi terhadap perubahan, serta kurangnya pendampingan pascapelatihan, kebijakan ini tetap menjadi strategi penting untuk membentuk guru sebagai fasilitator pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan pendidikan modern. Simpulan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan pelatihan guru berbasis teknologi memerlukan dukungan berkelanjutan, integrasi dengan sistem penjaminan mutu, serta kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, dan masyarakat agar dapat meningkatkan mutu pendidikan secara berkesinambungan.
Pendidikan Karakter Islami dalam Kebijakan Kurikulum Nasional Juliani Juliani; Nabila Azura Nasution; Nurhayati Nurhayati; Dinda Syahada; Nurmala Syahfitri
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/m4s01n76

Abstract

Pendidikan karakter Islami menjadi aspek strategis dalam membentuk generasi Indonesia yang berakhlak mulia, religius, dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, implementasi, peran guru dan stakeholder, serta dampak pendidikan karakter Islami dalam kebijakan kurikulum nasional. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari dokumen resmi kebijakan kurikulum nasional, buku, jurnal, dan literatur terkait pendidikan karakter Islami. Analisis dilakukan melalui teknik isi (content analysis) dengan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseptualisasi pendidikan karakter Islami mencakup dimensi spiritual, moral, dan sosial yang diintegrasikan secara holistik dalam kurikulum. Implementasi nilai-nilai karakter Islami dilakukan melalui mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, integrasi nilai dalam mata pelajaran umum, program ekstrakurikuler, pembiasaan perilaku positif, serta penggunaan media dan teknologi pembelajaran yang relevan. Peran guru sebagai teladan, kepala sekolah sebagai penggerak budaya sekolah, dan keterlibatan orang tua serta masyarakat sangat menentukan keberhasilan pendidikan karakter. Dampak pendidikan karakter Islami terlihat pada peningkatan religiusitas, moralitas, empati, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial peserta didik. Meskipun terdapat tantangan, seperti perbedaan nilai antara lingkungan sekolah dan luar sekolah serta pengaruh media digital, integrasi pendidikan karakter dengan literasi digital dan sinergi ekosistem pendidikan diyakini mampu meningkatkan efektivitasnya. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pendidikan karakter Islami melalui kebijakan kurikulum nasional tidak hanya memperkuat prestasi akademik, tetapi juga membentuk generasi yang matang secara moral, sosial, dan spiritual, siap menghadapi tantangan global dengan integritas yang kuat.
Arah dan Tantangan Kebijakan Pendidikan Islam Berbasis Studi Literatur Rizky Alfi Syahrin; Juliani Juliani; Silvi Sahpitri; Yulia Rama Salsabilla
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/4ksf0543

Abstract

Pendidikan Islam merupakan bagian integral dari sistem pendidikan nasional yang memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter, moral, dan kompetensi peserta didik. Perkembangan global serta tuntutan era Society 5.0 mendorong perlunya kebijakan pendidikan Islam yang adaptif, inovatif, dan berorientasi masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis arah dan tantangan kebijakan pendidikan Islam di Indonesia berdasarkan kajian literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber berupa buku, artikel jurnal ilmiah, dan regulasi kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arah kebijakan pendidikan Islam mengalami pergeseran menuju penguatan kualitas pendidikan, integrasi nilai keislaman dan ilmu pengetahuan, digitalisasi pembelajaran, serta penguatan moderasi beragama. Namun demikian, implementasi kebijakan tersebut masih menghadapi berbagai tantangan, seperti ketimpangan mutu antar lembaga pendidikan Islam, keterbatasan kompetensi pendidik, lemahnya manajemen pendidikan, serta kesenjangan antara kebijakan normatif dan praktik di lapangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan pendidikan Islam memerlukan penguatan pada aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi agar mampu menjawab tantangan zaman dan berkontribusi optimal dalam pembangunan masyarakat madani Indonesia.
Masuknya Islam di Indonesia Denny Taufiq Hidayad; Juliani Juliani
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 3 No. 2 (2026): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/zj149t73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses masuknya Islam di Indonesia melalui pendekatan studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber literatur yang berkaitan dengan sejarah perkembangan Islam di Nusantara. Masuknya Islam ke Indonesia merupakan proses historis yang berlangsung secara bertahap melalui berbagai jalur, seperti perdagangan, pendidikan, perkawinan, tasawuf, dan dakwah para ulama. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan berbagai referensi berupa buku sejarah, artikel ilmiah, dan sumber akademik lainnya yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam masuk ke Indonesia melalui hubungan perdagangan antara pedagang Muslim dengan masyarakat Nusantara, terutama di wilayah pesisir, kemudian berkembang melalui peran para ulama, kerajaan Islam, serta lembaga pendidikan Islam. Proses penyebaran Islam berlangsung secara damai dengan mengakomodasi budaya lokal sehingga Islam dapat diterima dan berkembang luas di berbagai wilayah Indonesia. Kajian ini memberikan pemahaman mengenai dinamika historis masuknya Islam serta faktor-faktor yang mendukung perkembangan Islam sebagai salah satu agama terbesar di Indonesia.
Membangun Karakter Remaja yang Berintegritas melalui Aktivitas Bermasyarakat di Dusun VIII Desa Kolam Kecamatan Percut Sei Tuan Juliani Juliani; Satriyadi Satriyadi; Syahbudin Syahbudin; Rama Maulana; Sindia Putri Bahagia
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Maret
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i1.1159

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan menganalisis keterlibatan remaja dalam aktivitas kemasyarakatan sebagai sarana pembentukan karakter berintegritas. Kegiatan dilaksanakan di Dusun VIII Desa Kolam Kecamatan Percut Sei Tuan dengan melibatkan kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan remaja sebagai informan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data model Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan bahwa partisipasi remaja dalam kegiatan sosial seperti gotong royong, bakti sosial, pengajian, pelestarian lingkungan, dan organisasi kepemudaan menanamkan nilai tanggung jawab, kepedulian, kerja sama, disiplin, serta kepemimpinan. Peran orang tua dan tokoh masyarakat terbukti krusial dalam mendorong keterlibatan remaja, sehingga nilai karakter tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan nyata. Program ini berkontribusi pada penguatan integritas remaja, peningkatan kepedulian sosial, serta solidaritas masyarakat. Dengan demikian, aktivitas bermasyarakat menjadi media efektif dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, berdaya saing, dan siap menjadi agen perubahan di lingkungannya.
Co-Authors Ade Lylyana Ahmad Alma Ariz Ahmad Fauzi Aisyah akhmalia fitri Akbar Al Fadillah Alfadli Buhory Sirait Amanda Kuslaina Ananda Indri Anisya Ananda Siddik Andi Syaputra Andika Hagia Ginting Andini Andini Andre Fazarianto Anisa Dwi Lestari Annisa Auliya Annisa Raudhatul Jannah Annisa Suge Hartati Annur muharridha Arif Akbar Atiqah Zahrah Aulya Thaharahnisa Aura Mahdiyyah Aviny Tiffania Ahda Ayu Nisa Lestari Ayu Safrida Yanti Ayu Wardani Bagas Herawan Bella Charisma Bella Nabilla Bilbina, Aljaiti Bintang Zahrani Calvin Apriando Ginting Dara Putri Cia Dea puspita sari Denny Taufiq Hidayad Dewi Agustin Dhea Puja Puspita Diah Kumalasari Dian Dana Ramadhan Dinda Aldini Dinda Aulia Dinda Syahada Dio Septiawan Diwani Elfarisyah Durroh MA Dwi Andini Dwi Khairunisapril Egianisa Br Sitepu Eka Ervina Br Pasaribu Elia Fitri Elsa Azzura Emi Pratiwi Br. Surbakti Erik Aldi Yansyah Erimawahti Erimawahti Eva Marsela Fadhillah Syahfitri Fadzar Irawan Syahputra Faiz Zahfa Farlentia era dewi Farraz Aulia Ihsan Fathimah Sitepu Fatiyyah Fitri Feby Yuvi Cintasyah Fikri Farhanul Khoir Fiqi Fahlevi Heriyanto Heriyanto Hesti Indah Sari Husain Alfath Ibadur Rahman Ihsan Maulana Iklil Nadaa Imamuddin Imamuddin Imelda Ariska Indah Sri Ratih Indri Natasya Isfah Nurhadillah Rizki Isnda Ya Dilla Jariyah Jariyah Jihan Fira Azizah Julaiha Julaiha Kanaya Maisa Mulia Karisma Annisa Kelara Sriduwanti Khairani Balqis Khairul Ahmadi Khairul Hidayat Khairul Muzni khairunnisa Harahap Kliven Brema Ginting Kristiana Kristiana Lely Yuliani Lintang alifia lubis Lisa Seprina Br. Sembiring M. Arfinal M. Azzubair M. Fauzan Ramadhan M. Hendryk M. Wahyu Rizki Ardana Masrianto Masrianto Maulana Muhammad Ikhwan Maulana, Rama Meisya Fatiha Andrianti Mhd Aslam Fikri Lubis Mhd Wahyu Miftahul Zuraidah Mudia Hawa Nur Muhammad Abdi Fadillah Ritonga Muhammad Afiv Sa’dan Muhammad Aldi Muhammad Alif Fiqri Muhammad ikhsan prabudi Muhammad Rasyid Ridha Muhammad Yusuf Aulia Nasution Nabila Azura Nasution Nada Nabilah Nadia Nadia Nadila Pratiwi Nadilla Yolanda Najla Fadhilah Nazwa Azzahra Siregar Nazwa Fathiyatul Haq Nazwa Intani Nessa Anjani Nia Nazlia Nida Khafia Lubis Nova Indrianti Nur Syifa Arida Nuraini Nuraini Nurhafni Nurhafni Nurhayati Nurhayati Nurma Nurma Nurmala Syahfitri Nurul Arsi Nurul Husna Hasibuan Nurul Jannah Pingkan Nabila Pitri Rahmawati poppy poppy Pranata Seju Surbakti Puspita Sari Raina Sari Raisha, Nazwa Rama Dhania Br. Sitepu Rama Maulana Ramanda Syahpitri Rana Sinta Rasyiq Kasbil Ghani Reni Julianty Reni Purnama Sari Reza Valevi Rina Juliana Rina Puspita Amalia Rizky Alfi Syahrin Rosa Miana Rustom Irshandi sabariani sabariani Salsabila Balqis Sarah Riza Saskia Lyra Satria Wahyu Ramadhan Satriyadi Satriyadi Sella Amelia Selpi Trianda Sari Seno Lugito Septia Pandini Septiani Septiani Shalahuddin Azzaki Shelvi Triana dewi Silvi Sahpitri Sindia Putri Bahagia Sindy Cahyani Sintia Sintia Siti Ardianti Rumanda Siti Rahayu Siti Selvira Siti Sya’idah Siti Umairoh Wulan Sari Sri Devi Sri Maulida Syahputri Sri Rahayu Sulistia Safitri Suri Susanti Nst Sutia Nur Aulia Liza Syahbudin Syahbudin Syahrapi, Ridho Bayu Syazwani Salsabila Syomi Romadoni Tawakkal Khoiri Tiara Melysa Br Sembiring Tiara Tri Yuningsih Tri Septiana Rahmadani Tri Umaya Sari Ulpa Sari Uriani Lase Veryna Zahra Alrandy Viola Asiska Virda Virda Wahyu Khairunnisa Br Bangun Wijaya, Candra Windy Widya Wiransyah Wiransyah Wulandari Wulandari Yetty, Milfa Yohana Syabila Yulia Rama Salsabilla Zakiah Ulfah