Claim Missing Document
Check
Articles

Wacana Sinkronis Digital sebagai Inovasi Media Pembelajaran Analisis Wacana pada Mahasiswa TBIN UIN Madura Zainuri Ihsan; Mochamad Arifin Alatas; Aldi Firnanda
MARDIBASA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/jpbsi.2025.5.2.81-93

Abstract

This study discusses the use of Digital Synchronous Discourse as an innovation in learning media, especially in the context of discourse analysis by students of the Indonesian Language Education Study Program (TBIN) at IAIN Madura. This innovation emerged as a response to the need for a more interactive learning method, relevant to technological developments, and able to encourage active student involvement. The purpose of this study was to examine the effectiveness and implementation of digital synchronous discourse in discourse analysis learning and to determine its impact on students' understanding and analytical skills. The method used was descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation of classroom learning activities. The results of the study showed that the use of digital media synchronously was able to increase student participation, enrich the sources of discourse analyzed, and provide a wider space for reflection in understanding the context and structure of discourse. In conclusion, Digital Synchronous Discourse is an effective and innovative approach in supporting discourse analysis learning, especially in the digital era that demands flexibility and interactivity in the teaching and learning process.
Pemanfaatan Media Wordwall sebagai Evaluasi Pembelajaran Teks Prosedur pada Siswa Kelas VII Mts Nurul Ulum Teja Barat Kurnadi, Anita Sari; Wachidah, Liana Rochmatul; Alatas, Mochamad Arifin
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebermanfaatan media Wordwall dalam evaluasi pembelajaran pada teks prosedur serta untuk mengetahui hasil belajar. Siswa setelah menggunakan media Wordwall. Penelitian ini hanya membahas sampai pada tahap pemanfaatan media wordwall dalam evaluasi pembelajaran, hasil data evaluasi pembelajaran serta respon siswa terhadap pemanfaatan media wordwall saja. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan beberapa cara, yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pada permainan 1) pengurutan grup rata-rata nilai siswa yaitu 91,5 yang membuktikan kategori “Sangat baik”. 2) Permainan kartu lampu kilat yaitu dengan rata-rata nilai 100 yang masuk kategori “Sangat baik”. 3) Permainan memukul tikus mondok (Whack a-mole) yaitu dengan memperoleh rata-rata nilai siswa 79,17 masuk kategori “Baik” dan dapat dikatakan bahwa permainan yang terakhir ini hanya sebagai refleksi pembelajaran saja. Hal ini membuktikan bahwa pemanfaatan media Wordwall dalam evaluasi pembelajaran materi teks prosedur dapat dikatakan berhasil dan meningkatkan hasil belajar siswa.
Penerapan Aplikasi Wordwall Sebagai Alat Evaluasi dalam Pembelajaran Teks Ekplanasi di SMP Nasyrul Ulum Aengdake Sumenep Aini, Qurrotul; Wachidah, Liana Rochmatul; Romadhon, Sahrul; Alatas, Mochamad Arifin
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107416

Abstract

This study aims to describe the responses and learning outcomes of students through Wordwall-based formative evaluation in explanatory text learning. Various challenges in 21st-century learning require evaluation innovations that not only measure academic achievement, but are able to foster active involvement, collaboration, and overall student learning motivation. This study uses the Classroom Action Research (CAR) design of the Kemmis and McTaggart model with a descriptive qualitative approach, involving 27 ninth-grade students of Nasyrul Ulum Middle School as purposively selected subjects. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation with expert-validated instruments, analyzed using the Miles and Huberman interactive model, and validated through triangulation and member check techniques. The results show an increase in student understanding from 61.11% in cycle I to 80.22% in cycle II, accompanied by enthusiasm, active participation, and higher learning motivation. Wordwall has been proven to be effective in producing interactive and interactive evaluations, as well as other digital media as innovative alternatives in learning.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respons dan hasil belajar siswa melalui evaluasi formatif berbasis Wordwall dalam pembelajaran teks eksplanasi.Berbagai tantangan dalam pembelajaran abad ke-21 menuntut adanya inovasi evaluasi yang tidak hanya mengukur capaian akademik, tetapi juga mampu menumbuhkan keterlibatan aktif, kolaborasi, dan motivasi belajar siswa secara menyeluruh.Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melibatkan 27 siswa kelas IX SMP Nasyrul Ulum sebagai subjek yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi dengan instrumen yang divalidasi ahli, dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, serta divalidasi melalui teknik triangulasi dan member check.Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dari 61,11% pada siklus I menjadi 80,22% pada siklus II, disertai antusiasme, partisipasi aktif, dan motivasi belajar yang lebih tinggi.Wordwall terbukti efektif menciptakan evaluasi yang interaktif dan bermakna, serta mendorong pengembangan media evaluasi digital lainnya sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran.
Inovasi Pembelajaran Digital Menulis Puisi melalui Media Canvapoet pada Siswa Kelas VII SMPN 1 Pragaan Sumenep Jamilah, Kamilatun; Alatas, Mochammad Arifin; Susanti, Aria Indah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107305

Abstract

The rapid development of digital technology opens up opportunities for teachers to present learning media that are more interactive and relevant to the characteristics of the digital generation. This study aims to describe the implementation of Canvapoet media in learning to write poetry for seventh grade students of SMPN 1 Pragaan. The method used is descriptive qualitative with observation and interview techniques. The research subjects were seventh grade students, while the focus of the research object was directed at changes in the structure and aesthetics of poetry after the application of CanvaPoet media. Data analysis techniques were carried out following the Miles and Huberman model, which includes three important stages, namely; Data reduction, Data presentation and Conclusion drawing. The results of the study showed a significant increase in student interest and creativity, especially in aspects of diction, imagery, and better poetry organization. CanvaPoet also encourages students to dare to express themselves through a combination of text and visual elements. Obstacles such as limited internet access and technical capabilities can be overcome through intensive guidance and gradual learning. The conclusion of this study is that CanvaPoet is an effective digital learning innovation for developing students’ multiple intelligences and supporting sustainable literacy learning.Perkembangan teknologi digital yang pesat membuka peluang bagi guru untuk menghadirkan media pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan dengan karakteristik generasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media Canvapoet dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VII SMPN 1 Pragaan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII, sementara fokus objek penelitian diarahkan pada perubahan struktur dan estetika puisi setelah penerapan media CanvaPoet. Teknik analisis data dilakukan dengan mengikuti model Miles dan Huberman, yang meliputi tiga tahap penting yaitu;Reduksi data,Penyajian data dan Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam minat dan kreativitas siswa, terutama pada aspek diksi, imaji, serta pengorganisasian puisi yang lebih baik. CanvaPoet juga mendorong siswa untuk berani berekspresi melalui kombinasi teks dan elemen visual. Kendala seperti keterbatasan internet dan kemampuan teknis dapat diatasi melalui bimbingan intensif dan pembelajaran bertahap. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa CanvaPoet merupakan inovasi pembelajaran digital yang efektif untuk mengembangkan kecerdasan majemuk siswa serta mendukung pembelajaran literasi yang berkelanjutan.
Ceribox: Inovasi Media Pembelajaran dalam Menulis Teks Observasi Siswa Kelas X MA Matsaratul Huda Panempan Pamekasan. Khair, Febriana Nikmatul; Alatas, Mochamad Arifin; Albaburrahim, Albaburrahim
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107314

Abstract

Learning observational texts requires objective direct observation, in addition to the limited digital access in Islamic boarding school-based schools, encouraging the need for non-digital media innovations such as Ceribox. This study aims to introduce and describe Ceribox media in learning to write observation texts for class X students of MA Matsaratul Huda Panempan Pamekasan. The method used is descriptive qualitative with data collection techniques, namely observation, interviews, and documentation. Data analysis was carried out with the stages of data reduction, presentation, and conclusion. The results of the study showed that Ceribox media can provide real observation experiences and increase student involvement to be active in learning. Teacher and student responses to Ceribox media were also very positive, with its advantages in supporting observation text learning and its disadvantages that can still be overcome. It can be concluded that Ceribox media is effective as an alternative to non-digital learning media, especially in schools with limited digital technology.Pembelajaran teks observasi membutuhkan pengamatan langsung yang objektif, selain itu keterbatasan akses digital di sekolah berbasis pondok pesantren mendorong perlunya inovasi media non-digital seperti Ceribox. Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menggambarkan media Ceribox dalam pembelajaran menulis teks observasi siswa kelas X MA Matsaratul Huda Panempan Pamekasan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Ceribox dapat memberikan pengalaman observasi secara nyata dan meningkatkan keterlibatan siswa untuk aktif dalam pembelajaran. Respon guru dan siswa mengenai media Ceribox juga sangat positif, dengan kelebihannya dalam menunjang pembelajaran teks observasi dan kekurangannya yang masih dapat diatasi. Dapat disimpulkan bahwa media Ceribox efektif digunakan sebagai alternatif media pembelajaran non-digital, terutama di sekolah dengan keterbatasan teknologi digital.
Penggunaan Chat GPT dalam Pembelajaran Bahasa: Perspektif Mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia IAIN Madura Alatas, Mochamad Arifin; Romadhon, Sahrul; Rachmayanti, Irma
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91833

Abstract

Ilmu pengetahuan dan teknologi semakin berkembang dan memperngaruhi kegiata belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi perspektif mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia IAIN Madura terhadap penggunaan Chat GPT dalam pembelajaran bahasa. Chat GPT sebagai aplikasi kecerdasan buatan (AI) menawarkan berbagai manfaat dalam proses pembelajaran, termasuk membantu menyelesaikan tugas, memahami materi, dan meningkatkan keterampilan bahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran kuantitatif dan kualitatif. Metode pengumpulan data kuantitatif dengan angket yang disebarkan ke mahasiswa. Sedangkan kualitatif melalui wawancaran, observasi, dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Chat GPT memiliki dampak positif signifikan, membantu mahasiswa dalam mengerjakan tugas dan mencari referensi materi. Frekuensi penggunaannya bervariasi, dengan sumber informasi utama dari teman dan media sosial. Mayoritas mahasiswa merasa terbantu dan menilai positif penggunaan Chat GPT, meskipun ada tantangan dalam menilai keakuratan informasi. Sebagian besar responden merasa bahwa Chat GPT cukup atau sangat mempengaruhi hasil belajar dan membantu memahami materi, serta efektif dalam pengembangan keterampilan menulis.
TubeReport: Inovasi Media Pembelajaran Youtube dalam Menulis Teks Berita pada Siswa Kelas VIII SMPN 1 Galis Pamekasan Fitriyah, Desi Lusiana; Alatas, Mochamad Arifin; Effendy, Moh Hafid; Firnanda, Aldi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107249

Abstract

Learning to write news texts is often perceived as difficult by students because the material presented is less related to real life. The purpose of this research is to describe the implementation of the TubeReport media innovation, the results of its use in news texts, and the students' responses in learning. This research uses descriptive qualitative methods. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. The research results show that the application of TubeReport media helps students in writing news texts that adhere to journalistic structure, from the application of the 5W+1H elements to the use of clear and informative language. Students responded positively through active participation in discussions, enhanced critical thinking skills, and greater interest in the world of journalism. In conclusion, TubeReport is an innovative learning medium that helps students write news texts by utilizing video broadcasts that are contextual, visual, and close to the realities of students' lives. Pembelajaran menulis teks berita kerap dirasakan sulit oleh siswa karena materi yang disampaikan kurang berkaitan dengan kehidupan nyata. Tujuan penelitian ini menggambarkan pelaksanaan inovasi media TubeReport, Hasil penggunaan dalam teks berita, dan respon siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media TubeReport membantu siswa dalam menulis teks berita yang sesuai dengan struktur jurnalistik, mulai dari penerapan unsur 5W+1H hingga penggunaan bahasa yang lugas dan informatif. Siswa memberikan respon positif melalui partisipasi aktif dalam diskusi, kemampuan berpikir kritis yang lebih terasah, serta ketertarikan yang lebih besar terhadap dunia jurnalistik. Kesimpulannya, TubeReport adalah media pembelajaran inovatif yang membantu siswa dalam menulis teks berita dengan memanfaatkan tayangan video yang bersifat kontekstual, visual, dan dekat dengan realitas kehidupan siswa.
Inovasi Media Pembelajaran Powtoonsimakvasi Dalam Meningkatkan Kemampuan Menyimak Teks Observasi Kelas X Sekolah Menengah Atas Da’i, Moh.; Alatas, Mochamad Arifin; Adriana, Iswah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107370

Abstract

The development of the digital era, which demands the integration of technology in learning, requires innovative media that can actively and reflectively sharpen students' listening skills, such as using PowToonSimakvasi as an interactive medium in learning observational report texts. This research aims to examine the application of the PowToonSimakvasi learning media in improving students' listening skills for observational report text material. This research was conducted in class X of Raudlatul Jannah High School using a descriptive qualitative approach with observation and documentation techniques. Data analysis techniques used data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study indicate that the implementation of PowToonSimakvasi is able to increase concentration, active participation of students, and improve students' understanding of observational report texts. The advantages of this medium lie in its use of engaging audio-visual elements for students, its flexibility, and its ease of access, which will optimally support learning achievement goals. However, this media is also influenced by the availability of adequate infrastructure and the competence of teachers to apply this digital platform. Therefore, PowToonSimakvasi media can be recommended as a relevant medium for the demands of the digital age, effective in supporting Indonesian language learning, especially for observational report text material.Perkembangan era digital yang menuntut integrasi teknologi dalam pembelajaran, dibutuhkan media inovatif yang dapat mengasah keterampilan menyimak siswa secara aktif dan reflektif, seperti penggunaan PowToonSimakvasi sebagai media interaktif dalam pembelajaran teks laporan observasi. Peneltian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan media pembelajaran PowToonSimakvasi dalam meningkatkan keterampilan menyimak siswa terhadap materi teks laporan observasi. Penelitian ini dilakukan pada kelas X SMA Raudlatul Jannah dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasanya implementasi PowToonSimakvasi mampu meningkatkan konsentrasi, partisipasi aktif dari peserta didik, dan meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap teks laporan observasi. Keunggulan media ini terletak pada penggunaan audio-visual yang menarik pada siswa, fleksibelitas pengunaannya, serta kemudahan dalam aksesnya, sehingga akan mendukung terhadap tujuan capaian pembelajaran secara optimal. Namun, media ini juga dipengaruhi oleh ketersedian infrastruktur yang memadai dan juga kompetensi guru untuk mengaplikasikan platform digital ini. Oleh karena itu media PowToonSimakvasi dapat direkomendasikan sebagai media relevan dengan tuntutan di era digital yang efektif dalam mendukung pembelajaran bahasa indonesia, terlebih khusu dalam materi teks laporan observasi.
Penggunaan Media Flipgrid dalam Pembelajaran Keterampilan Berbicara pada Siswa Kelas XI SMA Mambaul Ulum Abdussalam, Abdussalam; Alatas, Mochamad Arifin; Toha, Mohammad
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107184

Abstract

This research discusses the use of the digital media Flipgrid in improving students' speaking skills in Indonesian language learning, specifically for 11th-grade students at SMA Mambaul Ulum. Flipgrid is a video-based learning media that allows students to record and upload their own videos, as well as interactively respond to each other. The research method used is qualitative with a literature study approach. The research results show that the use of Flipgrid not only enhances fluency and clarity in speaking but also encourages students' confidence, motivation, and active participation. In addition, interaction between teachers and students, as well as among students, increased thanks to the comment and discussion features in the application. Flipgrid also encourages students' creativity in creating video content. Thus, this media has proven to be effective and relevant for application in 21st-century learning to develop speaking skills in a more engaging, flexible, and meaningful way.Pembelajaran berbicara seringkali mengalami kendala dalam hal partisipasi aktif dan kepercayaan diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media Flipgrid dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas XI SMA Mambaul Ulum. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur terhadap berbagai penelitian sebelumnya. Data dianalisis dari temuan empiris yang telah dipublikasikan terkait implementasi Flipgrid dalam pembelajaran berbasis video. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan Flipgrid meningkatkan kefasihan, kejelasan berbicara, serta rasa percaya diri dan motivasi siswa. Interaksi antara guru dan siswa juga meningkat melalui fitur komentar dan umpan balik yang disediakan platform ini. Selain itu, siswa menjadi lebih kreatif dan aktif dalam pembelajaran. Dengan demikian, Flipgrid terbukti efektif sebagai media pembelajaran abad ke-21 dalam pengembangan keterampilan berbicara.
Listentagram: Inovasi Media Pembelajaran Instagram dalam Keterampilan menyimak pada Siswa Kelas X MA An-Najah I Karduluk Sumenep Fitri, Novi Amilia; Alatas, Mochammad Arifin; Jamaluddin, Muhammad
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107397

Abstract

This study is motivated by the low interest and effectiveness of listening learning among tenth-grade students, as well as the development of digital technology. The aim of this research is to describe the implementation of an innovative learning media called ListenTagram (Listening via Instagram) in listening lessons for tenth-grade students at MA An-Najah I Karduluk Sumenep. The subjects of this study were the Indonesian language teacher and 25 tenth-grade students. This research employed a descriptive qualitative approach with data collection techniques including observation and interviews. The data analysis techniques used were data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that using Instagram as a listening learning medium created a more interactive, enjoyable, and contextual learning atmosphere. Instagram features such as short videos, captions, and comment sections were utilized to train students in understanding meaning, capturing key information, and developing critical responses to audio-visual content. Student participation also increased as they were not only passively listening but also actively interacting with the material and their peers. The conclusion of this study is that ListenTagram is effective as a digital learning innovation that supports the enhancement of listening skills while fostering sustainable learning interest in the digital era.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan efektivitas pembelajaran menyimak pada siswa kelas X serta adanya perkembangan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media pembelajaran inovatif bernama ListenTagram (Listening via Instagram) dalam pembelajaran menyimak pada siswa kelas X MA An-Najah I Karduluk Sumenep. Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dan siswa kelas X yang berjumlah 25 orang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Instagram sebagai media pembelajaran menyimak menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan kontekstual. Fitur-fitur Instagram seperti video pendek, caption, dan kolom komentar dimanfaatkan untuk melatih siswa memahami makna, menangkap informasi penting, serta mengembangkan respons kritis terhadap konten audio-visual. Partisipasi siswa juga meningkat karena mereka tidak hanya menyimak secara pasif, tetapi juga aktif berinteraksi dengan materi dan rekan sejawat. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa ListenTagram efektif sebagai inovasi pembelajaran digital yang mendukung penguatan keterampilan menyimak sekaligus menumbuhkan minat belajar yang berkelanjutan di era teknologi.
Co-Authors Abadiyah, Din Rahmah Abd. Wafir Ramadhani Abdussalam Abdussalam, Abdussalam Adilla Zilfana Safira Agik Nur Efendi Agus Purnomo Ahmad Putikadyanto Ahmad Putikadyanto, Agus Purnomo Akhtem A. Dzhelilov Albaburrahim Aldi Firnanda Aldi Firnanda Ali, Anis Safira Amin, Moh. Badruddin Ananda Yogi Desiana Aria Indah Susanti Awaliyah Rohmatul Ayu Trisnawati Ayuni, Silviana Qurrotul Azizah, Siti Darni Darni Da’i, Moh. Didik Nurhadi Diningrum, Sahwa Desvita Fakhrur Rozi Farichatuz Zahroh Firnanda, Aldi Fitri, Novi Amilia Fitriyah, Desi Lusiana Gita Ananda Putri Henny Subandiyah Herawati, Yulita Hesty Kusumawati Hollila Hilyatun Nisa In’am In’am Irma Rachmayanti Irma Rachmayanti Irma Rachmayanti Irma Rachmayanti Irma Rachmayanti Irma Rachmayanti Irma Rachmayanti Istiqomah, Alifiyani Nur Iswah Adriana Isya Sayunani Jamilah, Kamilatun Jannah, Kamilatul Khair, Febriana Nikmatul Kiptiyah, Nurul Kurnadi, Anita Sari Liana Rochmatul Wachidah Liana Rochmatul Wachidah Liana Rochmatul Wachidah Linda Safitri Maniah Maniah Maniah Mintowati Mintowati Mintowati Mintowati Mita Cintiya Sari Mochammad Ilyas Junjunan Moh Hafid Effendy Moh. Badruddin Amin Moh. Hafid Effendy Moh. Hafid Effendy Moh. Hafid Effendy Moh. Hafid Effendy, Moh. Hafid Mohammad Toha, Mohammad Muchlis Sholichin MUHAMMAD JAMALUDDIN Naila Imtiyaz Mufid Novi Maulidia Nurul Kiptiyah Putikadyanto, Agus Purnomo Ahmad Qurrotul Aini Rachmayanti, Irma Rahmawati, Mila Ramadhani, Abd. Wafir Rizal, Mohammad Khoirul Rohmatul, Awaliyah Romadhon, Sahrul Sahril Hamdani Sahrul Romadhon Sahrul Romadhon Sahwa Desvita Diningrum Sahwa Desvita Diningrum Saiful Hadi Siti Rohmatun Sri Wulandari Supandi Supandi Suyatno Suyatno Suyatno Suyatno Syamsul Sodiq Syamsul Sodiq Titik Indarti Yesiyatus Sakinah Yulita Herawati Yuniseffendri Yuniseffendri Zahroh, Farichatuz Zainuri Ihsan