Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kemampuan Membaca Al Quran Santri TPQ Al Mustaqim dengan Bimbingan Fashohatul Lisan Mazidatul Faizah; Siska Binti Qoirot; Mohamad Nasirudin
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membaca Al-Qur’an adalah amalan yang mulia. Sebelum membaca Al Quran kita harus mempelajari makhraj dan tajwid dengan baik dengan begitu akan dapat membaca al quran dengan fashih, baik dan benar. Sebagian besar para santri TPQ Al Mustaqim kurang maksimal dalam melafalkan huruf huruf hijaiyah ketika membaca al quran. Banyaknya santri dan terbatasnya waktu pengajar dan kemampuan pengajar membuat kegiatan TPQ kurang maksimal dan santri TPQ mengalami kurangan wawasan dan pengetahuan tentang ilmu makhorijul huruf. Metode pendekatan yang digunakan pada kegiatan ini yaitu dengan Tutorial dan Klasikal yang dilakukan dengan santri TPQ Al Mustaqim. Hal ini dilakukan karena salah satu cara yang efektif karena dapat menyimak langsung dan mengecek pemahaman serta membetulkan pelafalan huruf hijaiyah santri TPQ Al Mustaqim.Dengan bimbingan ini mahasiswa juga dapat lebih dekat dengan mitra. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat, dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan dan pemaham santri TPQ Al Mustaqim tentang makhorijul huruf dan sifat huruf hijaiyah, setelah kegiatan pelatihan cara melafalkan huruf huruf hijaiyahsehingga dapat membaca al quran dengan baik dan benar, serta membantu pihak lembaga TPQ untuk meningkat kualitas membaca al quran para santri TPQ Al Mustaqim.
Pendalaman Ilmu Tajwid pada Pelajar “Menjaga Generasi Islam Bangsa untuk Cerdas Membaca Al Qur’an Sesuai Tajwid” Mohamad Nasirudin; Mazidatul Faizah; Mariatul Zulfa; Siti Mukarromah
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adapun target luaran yang menjadi sasaran pada kegiatan ini adalah lembaga pendidikan dasar di Desa Karangdagangan yang diharapkan memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, keterampilan dan kemampuan belajar peserta didik Desa Karangdagangan.. Adapun metode pendekatan untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian pada PPM ini meliputi metode ceramah dan diskusi kelas yang terbagi dalam kelas privat. Untuk metode pengambilan data diambil dari orang tua murid yang melaksanakan les privat dengan melalui aplikasi google form. Melalui metode pengambilan data ini diharapkan dapat mengetahui bagaimana respon wali murid terkait pendampingan belajar yang sudah di jalankan oleh TIM PPM di Desa Karang Dagangan.. Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat pada skema PPM dilakukan di bulan Oktober 2020 dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi, dan pendampingan belajar melalui beberapa kali pertemuan atau tatap muka. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan di tempat bimbel yang sudah disediakan oleh pemilik bimbel sekitar untuk di pakai sebagai tempat pembelajaran siswa. Kegiatan pembelajaran daring sebagai tambahan pembelajaran siswa dilaksanakan di bimbel AL-KHOLIDAH Desa Karangdagangan. Adapun hasil dari kegiatan PPM ini adalah perizinan untuk melakukan kegiatan PPM sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Menerapkan metode dan media yang menarik yang bertujuan untuk memberikan pengaruh terhadap peningkatan dan efektifitas pembelajaran siswa.
Menjaga Generasi Islam Bangsa untuk Cerdas Membaca Al Qur’an sesuai Tajwid Mohamad Nasirudin; Salim Ashar; Siti Sulaikho; Dawam Cahya; Sholeh Abdul Baqi
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2021): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of community service activities in this PPM scheme is expected to provide the best results for the community, TPQ students, the targets subject to the program. The first problem is the knowledge constraints possessed by TPQ students related to the knowledge of recitation. The solution given is through tajwid learning. The approach method for implementing community service activities in this PPM scheme includes providing material, discussion, and practice. The provision of material and discussion was carried out at the beginning of the learning activity and the introduction of the Tajweed media. The material taught in this activity is tajwid material and the nature of the letters and their macros through written form and intensive mentoring until students can read the Qur'an correctly according to their recitation and makhroj. Through this learning activity it is hoped that it can solve the problems faced by parents. This activity aims to see the activeness and skills of teachers in teaching and delivering recitation knowledge. This activity is carried out by assisting the teacher in learning tajwid independently in the classroom. Through observation activities in the classroom, the teacher is very skilled in providing recitation in the classroom. In addition, the learning is also in accordance with the targeted material from the start. The application of this learning shows that students in the class are very enthusiastic and actively interact with the teacher during learning. In addition, this learning can improve students' understanding of recitation.
Perbandingan Usahatani Bawang Merah Sistem Konvensional Dengan Sistem Automatic Solar Blue Light Trap Mohamad Nasirudin; Anggi Indah Yuliana; Rizka Mudyanti
JSEP (Journal of Social and Agricultural Economics) Vol 15 No 3 (2022): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN (J-SEP)
Publisher : University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jsep.v15i3.34408

Abstract

There are two types of shallot planting systems in Sudimoro Village: the conventional system and the Automatic solar blue light trap system. The conventional system is planting shallots with the general treatment being to apply only synthetic chemical pesticides, while the Automatic solar blue light trap system is planting shallots by applying synthetic chemical pesticides and applying Automatic solar blue light traps. The purpose of this study was to compare the conventional system of shallot farming and the automatic solar blue light trap application system in Sudimoro Village. The population of this study was all shallot farmers in Sudimoro Village, which amounted to 9 farmers, consisting of 5 conventional farmers and 4 farmers applying Automatic solar blue light traps. This study uses a quantitative descriptive approach. The results of this study can be seen that the value of the R/C ratio of the conventional system is 1.33, while the system applies the Automatic solar blue light trap 3.36. These results indicate that both shallot farming systems are feasible to cultivate. While the value of the B/C ratio for the conventional system is 0.33, while the system applies the Automatic solar blue light trap 2.36, these results indicate that the shallot farming in Sudimoro Village, the conventional system is not feasible to continue, while the system applying the Automatic solar blue light trap is feasible to be continued.
Workshop dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) untuk Mengurangi Biaya Pembelian Pupuk Kimia Septian Ragil Anandita; Rohmat Hidayat; Mohamad Nasirudin; Ahmad Septyo Baktiar; Richi Yasir Arrokhim; Bachtiar Ali
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasper.v4i1.3274

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarkat yang diwujudkan melalui pelatihan pengolahan hasil pertanian, jagung dan buah pisang, ini bertujuan untuk meningaktkan daya saing masyarakat melalui pengolahan hasil pertanian dalam bentuk olahan pangan talam jagung dan smoothies pisang. Metode pada pengabdian ini ialah menggunakan metode Aset Based Communities Development (ABCD). Metode ini merupakan salah satu model pendekatan dalam pengembangan masyarakat. Pendekatan ini menekankan pada inventarisasi aset dimasyarakat yang dinilai dapat mendukung kegiatan pemberdaaan masyarakat. Dalam metode ini terdapat empat metode yang harus dilalui, yaitu inkulturasi, design, define, dan refleksi. Khalayak sasaran pada kegiatan   ini   adalah   ibu-ibu   PKK desa Gongseng kecamatan Megaluh kabupaten Jombang. Kegiatan   ini   dijalankan pada Minggu, 2 Oktober 2022 bertempat di Balai Desa Gongseng dengan jumlah  peserta sekitar  25  orang. Narasumber yang telibat dalam program ini adalah dosen ahli dari Fakultas Pertanian Universitas KH. A. Wahab Hasbullah yang berpengalaman dan telah menguasai materi di bidang pengolahan hasil pertanian. Respon mitra dari pelatihan tersebut  menunjukkan  bahwa peserta  pelatihan  sangat  antusias  dalam  mengikuti  sosialisasi  pelatihan  yang  dilakukan dengan hasil angket menunjukkan sebagaian besar peserta dapat memahami dengan baik proses pengolahan hasil panen dan perlunya peningkatan masa edar produk yang masih relatif pendek.
Pelatihan Pembuatan Ecoprinted Totebag sebagai Materi Prakarya Ramah Lingkungan bagi Siswa Sekolah Dasar Septian Ragil; Hadi Saptiono; Riska Rahmawati; Mohamad Nasirudin; M Farid Nasrulloh; M Aliyul Wafa; Salim Ashar; Saihul Atho’ A’laul Huda
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimaspen.v4i2.3275

Abstract

The purpose of community empowerment in this training is the researcher invites students or partners to make motifs on tote bags (tote bags) using the Eco print technique. The Service Learning approach is a method in this training process. The Service Learning approach aims to shape the personality of the younger generation who are able to solve problems, manage emotions, be able to work in a work team, and have a respectable identity. Through the Service Learning project, students are very enthusiastic about working and feel proud because they can make their own work and innovate with their own mindset. Service Learning activities are actualized in the form of training on making Eco print tote bags. Through this training, students can express joy and pride about what they do. From the results of the questionnaire regarding students' initial understanding regarding the Eco print technique, it was found that only 1 student had made batik crafts, but none of the students had heard of or made the Eco print technique. This caused all students who participated in this activity to feel interested and want to be creative by using leaves as a medium for giving colors and motifs to the Eco print technique. Of all the aspects evaluated, the average score is "yes", which shows that the workshop and training activities for making Eco print tote bags are running and well received. Based on the results of the activities that have been carried out at this time, there is great hope for researchers that schools can carry out the continuation of this program because this activity is very useful for developing students' talents and creativity in the field of works of art.
Peningkatan Ketrampilan Remaja Desa Gongseng Jombang Melalui Pelatihan Desain Grafis Rohmat Hidayat; Mohamad Nasirudin; Umar Khasan; Mulia Ni’matul Jannah; Mohammad Hanif Yuhdi; Moh Marzuki
Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasif.v4i1.3348

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan dan memanfaatkan Teknologi Informasi untuk meningkatkan ketrampilan desain melalui pelatiahan desain grafis pada remaja desa Gongseng.  Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah PLA (Participatory Learning and Action), metode  pemberdayaan  masyarakat  yang  terdiri  dari proses belajar tentang suatu topik dan selanjutnya diikuti dengan aksi riil yang relevan dengan materi pemberdayaan. Pendekatan yang dijalankan dalam program ini adalah sosialisasi, praktik, dan pendampingan sampai peserta pelatihan dapat mengenal tentang aplikasi Canva, bagaimana cara memanfaatkan atau menggunakan aplikasi tersebut. Khalayak sasaran kegiatan pelatihan desain grafis ini adalah remaja desa Gongseng Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang. Kegiatan ini berlangsung di Musollah Baitul Jami’ yang ada di desa Gongseng dengan jumlah peserta 18 remaja desa Gongseng. Secara umum kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik dengan hasil yang sesuai dengan yang diharapkan. Peserta antusias dalam mengikuti jalannya pelatihan. Hasil evaluasi pasca pelatihan melalui data pengisian angket untuk mengukur seberapa dalam pemahaman peserta dan seberapa mampu meraka mempraktikan apa yang telah didapatkan dalam pelatihan menunjukkan bahwa peserta pelatihan mengalami peningkatan pemahaman materi mulai dari pengetahuannya. Berdasar pada hasil angket yang telah disebarkan kepada 18 peserta menunjukkan hasil 93% dari 18 remaja setuju bahwa setelah melakukan praktik peserta sudah dapat membuatl desain grafis melalui aplikasi Canva
Respon Dua Varietas Bawang Merah (Allium Ascolonicum L.) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Kascing dan Pupuk Anorganik Idi Afrili Adam; Mohamad Nasirudin; Yudhy Wardhani
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 3, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang respon dua varietas bawang merah terhadap pemberian pupuk organik kascing dan pupuk anorganik, telah dilaksanakan mulai bulan Juni 2019 sampai Agustus 2019 pada musim kemarau di Desa Megaluh, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang dengan ketinggian ± 38 m di atas permukaan laut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui varietas yang paling respon terhadap pemberian pupuk organik kascing dan anorganik, untuk mengetahui efisiensi pemberian pupuk organik kascing dan anorganik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah dan untuk mengetahui interaksi antara varietas tanaman bawang merah dengan pemberian pupuk organik kascing dan anorganik. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah varietas bawang merah yang terdiri dari dua varietas yaitu VF (varietas Filipina) dan VB (varietas Bauji), faktor kedua adalah pemberian pupuk organik kascing dan anorganik yang terdiri dari enam level yaitu P1 (100% Kascing dan 0% Anorganik), P2 (100% Kascing dan 25% Anorganik), P3 (100% Kascing dan 50% Anorganik), P4 (100% Kascing dan 75% Anorganik), P5 (100% Kascing dan 100% Anorganik), P6 (0% Kascing dan 100% Anorganik).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Varietas Filipina memberikan respon yang lebih baik dari pada varietas Bauji terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi, diameter umbi, bobot berangkasan basah dan bobot berangkasan kering. Perlakuan pemberian pupuk organik kascing dan anorganik berbeda tidak nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi, diameter umbi, bobot berangkasan basah dan bobot berangkasan kering. Terdapat interaksi yang tidak nyata antara perlakuan varietas dengan pemberian pupuk organik kascing dan anorganik.
Food safety education for PKK cadres in Mancilan Village, Jombang Regency through borax and formalin detection training Anggi Indah Yuliana; Mohamad Nasirudin; Siti Nur Qomariyah
Community Empowerment Vol 8 No 10 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.10307

Abstract

We need to exercise caution regarding the distribution of instant foods that may potentially contain borax and formaldehyde in order to minimize the risk of health issues within families. However, the majority of people, including the residents of Mancilan Village in Mojoagung District, Jombang Regency, are not yet knowledgeable about how to identify food products that may be tainted with borax or formaldehyde. Therefore, the objective of this community service initiative is to enhance the understanding of Mancilan Village PKK cadres regarding the hazards posed by borax and formaldehyde to family health. Additionally, it aims to enhance and develop the cadres' skills in detecting borax and formaldehyde content in food items. The methods employed in this initiative encompass workshops, demonstrations, simulations, and focus group discussions, involving 30 participants. The socialization activities have had a significant impact on improving the cadres' knowledge concerning additional food ingredients (an increase of 21.6 points), the characteristics and risks associated with borax (an increase of 20 points), and the characteristics and dangers of formaldehyde (an increase of 23.3 points). The training activities have qualitatively succeeded in enhancing the skills for the detection of borax and formalin contamination.
Pelatihan dan Pendampingan Pembelajaran Ilmu Fiqih di Desa Tanggalrejo Jombang Mohamad Nasirudin; Mochammad Syafiuddin Shobirin; M Aliyul Wafa; Ahmad Hamdan Zainul Hasan; Muhammad Ichlasul Amal; Widya Pertiwi; Laila Ma'rufah
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v5i1.4104

Abstract

Daterejo Village is a village in Mojoagung District, Jombang Regency, East Java Province. has hamlets namely, Kalibening, Mojoranu, Semen, Jonggrong, Sonokerep and Daterejo. The Daterejo State Elementary School Education Service is one of the educational institutions that was founded in 1963. In Kalibening Hamlet there is a BABUSSALAM Islamic Boarding School and MI, MTs, MA, STAI schools. The Diniyyah Miftahussalam Madrasah students in Daterejo Village have many religious fields but are still lacking in depth. His religious studies, especially in the field of Fiqh. Therefore, we had the idea to hold Fiqh Learning Training and Mentoring for Santri Madrasah Diniyyah Miftahussalam in Daterejo Village, Mojoagung District. By using the practical Fiqh book learning module chapter thaharah (purification) and prayer. Method The approach taken for community service in Daterejo village is by using the SL (Service Learning) method. One of them is by applying coercion methods, educational games, training and local community approaches so that indirectly, students in Daterejo village can grasp the material well. Based on the results of community service activities on the PPM theme, the following can be concluded: (a) Santri Madrasah Diniyah TPQ Miftahussalam have become more understanding and can also carry out Fiqh practice regarding the chapter on purification and prayer properly and correctly. (b) Fiqh learning at TPQ Madrasah Diniyah Miftahussalam now has a guidebook regarding how to practice Fiqh related to the chapter on purification and prayer. (c) Teachers and Students of Madrasah Diniyah TPQ Miftahussalam Become increasingly motivated in getting to know the chapter on purification and prayer.
Co-Authors Abdul Latif abdul Latif Abu Na’im Abu Na’im Achmad Kholilur Rahman Achmad Krisdianto Achmad Miftahul Huda Adi Ardiansyah, Adi Adinda Tiara Choirunnisa Afdholi, Zakiyuddin Al Afif Kholisun Nashoih Afifuddin Afifuddin Aghni Akbar Hidayat, Muhammad Agung Pramana Warih Marhendra Agus Suhadi Agus Suhadi Ahmad Hamdan Zainul Hasan Ahmad Septyo Baktiar Ainin Mukarromah Aji Setyo Hartono Al Ibrahim, Tegar Bara Alan Hafinudin Ali, M. Musyafa Alifadeyana, Laily Amal, Muhammad Ichlasul Ambar Susanti Ambar Susanti Ambar Susanti Amin Setyo Leksono Ana Mariatul Khiftiyah Anandita, Septian Ragil Andani, Nur Faisal Anggi Indah Yuliana Anggi Indah Yuliana Anton Muhibuddin Anton Muhibuddin Anwar, Achmad Sholichul Ardiansya, Widi Ardyah Ramadhina Irsanti Putri Ari Viqri Zakaria Arifuddin Ahmad Ario Wibowo, Rendy ashar, salim Aviv, Romadhon Luqman Azhar Irfana Gangsar Bachtiar Ali Baehaqi Bajuri, Mohammad Fahmi Bima Prakasa Budi Kiswanto Cahaya , Fitria Nur Canggih Nailil Maghfiroh Choirul Anam Dawam Cahya Defi Kartika Dyah Ayu Sri Hartanti Effendi, Akmal Hidayat Fachry Abda El Rahman Faizah, Mazidatul Febrianti, Arista Sasa Bela Fitriana, Dista Fitroh Choirunisa Fitroh, Mayada Fatwatul Galuh Ramadhan, Galuh Gatot Ciptadi Gladys Agnescia Sumampouw Hadi Saptiono Hambali, Nur Habib Ahmad Hari Winarno, Dwi Hariono, Tholib Hasan, Ahmad Hamdan Zainul himmatul Aliyah, himmatul Idi Afrili Adam Indah Fitriani Indana, Izzatul Indradewa, Rhian Islakhul Anam, Muhammad Izzatul Indana Juwita Ratna Dewi Kartika, Defi Khakim, Achmad Latif Nur Khanifah, Dian Khasanah, Kharisma Wahyu Khasanah, Siti Nikmatun Khoir, Muhammad Abil Kholifatul Fuadah Khotim Fadhli Khusnul Mei Sintia Laila Ma'rufah Lailatul Fitria Lailatus Saadah Leila Bella Lucky Aulia Ayu Luthfi Mufidatur Rohmah M Abdu Na'im M Abdu Naim M Afim Ihza Fernanda M Amir Ma'sum M Yoga Hadi M. Aliyul Wafa M. Wildan Tijanuddaroro Ma'rufah, Laila Maf'ulah, Siti Maghfiroh , Canggih Naili Maghfiroh, Canggih Nailil Maharani Pertiwi K. Mahfudin, Sayyid Majidah, Ni'matul Maratus Sholihah Mariatul Zulfa Maulida, Pusparani Maulidiya, Fifin Izzatul Mazidatul Faizah Mega Kirana Dewi Mei Sintia, Khusnul Meiliawati, Wanda Mochammad Syafiuddin Shobirin Moh. Edy Marzuki Mohamad Sahrul Putra Soleh Mohammad Hanif Yuhdi Mokhammad Saifulloh Al Aziz Mufidah, Khusna Niswatul Muhamad Iin Pranata Muhammad Arif Hakim Muhammad Farid Nasrulloh Muhammad Ichlasul Amal Muhammad Nur Iman Nudin Mulia Ni’matul Jannah Nerisa Agnesia Widianto Nia Kurniawan Nora Asya Wibawanti Nur Cahaya , Fitria Nur Laili Laili Sa’adah Nur Qomariah, Umi Kulsum Nur Sa’adah Nuriyah, Selvia Azka Nurul Annisa Sholehah Nurul ‘Aini Pangesti, Meligia Diage Primaadi Airlangga Puspaningrum , Yessita Puspaningrum, Yessita QOMARIYAH, SITI NUR Qomariyah, Umi Kulsum Nur Qurotul Ainiyah Qusyairiy, Dewi Masruroh Ahmad Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmad Yulianto, Rahmad Ramadhani Firdaus Richi Yasir Arrokhim Rihlatil Hajjah Riska Damayanti Riska Rahmawati Rizka Mudyanti Rizqi Nurul Huda Robihah, Ismi Rohman, Achmad Ali Fathur Rohmat Hidayat Rohmat Hidayat Rohmat Hidayat Rohmat Hidayat Rohmawati, Arizka RR. Ella Evrita Hestiandari Saihul Atho’ A’laul Huda Salim Ashar Saputra, Fajar Sidik Dwi Seken, Ido Adimas Sholeh Abdul Baqi Sifaunajah, Agus Siska Binti Qoirot Siti Aminah Siti Aminah Siti Aminataz Zuhriyah Siti Aminatuz Zuhria Siti Mukarromah Siti Nur Qomariyah Siti Nur Qomariyah Siti Sulaikho Solly Aryza Sudarminto, Ahmad Suhadi, Agus Sujono Sujono Sulthon Ali Musti Susanti, Ambar Susanti, Ambar Syamsiar, Syamsiar Syaviratul Mughoyaroh Umar Khasan Ursila Fitri Viona Ananda Widya Pertiwi Widya Pertiwi Yessita Puspaningrum Yudhy Wardhani Yudhy Wardhani Yudithia Adi Wicansa Zahrotun Nisak Zakaria, Ari Viqri Zuhria , Siti Aminatuz Zuhria, Siti Aminatuz Zulfikar