Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analisis Kompetensi Pedagogik dan Profesionalisme Guru PAUD dalam Pembelajaran Anak Usia Dini di TK Pelangi Aman Simaremare; Michael Yudha Pratama; Dinnda Venintha Pandia; Maria Euagglion Apriliasi Purba; Nada Nisrina
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan salah satu jenjang pendidikan yang sangat penting karena menjadi dasar utama dalam pembentukan karakter, kepribadian, kemampuan sosial, emosional, moral, bahasa, dan kognitif anak. Pada masa usia dini, anak mengalami perkembangan yang sangat pesat sehingga membutuhkan stimulasi pendidikan yang tepat sesuai tahap perkembangannya. Keberhasilan pendidikan anak usia dini sangat dipengaruhi oleh kompetensi pedagogik dan profesionalisme guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Guru PAUD dituntut mampu memahami karakteristik anak, menyusun perencanaan pembelajaran, menggunakan metode dan media pembelajaran yang sesuai, serta melakukan penilaian perkembangan anak secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi pedagogik dan profesionalisme guru PAUD dalam pembelajaran anak usia dini di TK Pelangi serta mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya kompetensi guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melaksanakan pembelajaran dengan cukup baik dan penuh tanggung jawab, namun kompetensi pedagogik dan profesionalisme guru masih perlu ditingkatkan. Permasalahan terlihat pada aspek perencanaan pembelajaran yang masih sederhana, penggunaan metode pembelajaran yang kurang variatif, keterbatasan media pembelajaran, pengelolaan kelas yang belum optimal, serta penilaian perkembangan anak yang belum sistematis. Faktor penyebab rendahnya kompetensi guru meliputi keterbatasan latar belakang pendidikan, kurangnya pelatihan, minimnya fasilitas pembelajaran, rendahnya motivasi pengembangan diri, serta kurangnya penguasaan teknologi pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan melalui pelatihan, seminar, workshop, dan pembinaan profesional agar kualitas pembelajaran anak usia dini menjadi lebih optimal
Desain Model Sekolah Pra Nikah Perspektif Islam Berbasis Kebutuhan Generasi Z Anugrah Setiawan; M Rifai Harahap; Sitti Subaedah; Michael Yudha Pratama; Nurhudayah Muharayu
Haumeni Journal of Education Vol 6 No 1 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v6i1.27530

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kompleksitas persoalan pernikahan pada Generasi Z yang dipengaruhi oleh perubahan sosial, budaya digital, serta rendahnya kesiapan emosional dan spiritual dalam membangun keluarga. Program pra nikah yang ada cenderung bersifat normatif dan belum sepenuhnya adaptif terhadap karakteristik generasi muda muslim. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model Sekolah Pra Nikah perspektif Islam yang berbasis pada kebutuhan Generasi Z. Metode yang digunakan adalah studi literatur dipadukan dengan analisis kebutuhan melalui kajian dokumen, observasi konseptual, dan telaah penelitian terdahulu. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan teknik reduksi data, kategorisasi tema, dan sintesis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan perlunya model pembelajaran integratif yang memadukan nilai maqashid syariah, pendidikan karakter, literasi digital, kesiapan psikologis, dan perencanaan ekonomi keluarga. Model yang dirancang menekankan pendekatan partisipatif, kontekstual, dan aplikatif sesuai karakter digital native Generasi Z. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum pra nikah yang sistematis dan kolaboratif antara lembaga pendidikan, komunitas dakwah, dan instansi keagamaan.
Peran Etika dan Keteladanan Guru dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini di TK Aisyiyah ABA 10 Aman Simaremare; Michael Yudha Pratama; Regina Melviani Br Sebayang; Roito Elya Lumban Batu; Arin Meira Sembiring; Latifa Arminati
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2026): JUNI-JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/76zr8w70

Abstract

Early childhood education is an important stage in shaping children's character and personality. In this process, teachers play a role not only as educators but also as role models in shaping students’ attitudes and behavior. This study aims to determine how teacher ethics and character contribute to the character building of early childhood students at TK Aisyiyah ABA 10. The research used a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques were carried out through direct interviews with teachers at the school. The results of the study showed that character building in children is implemented through habituation, role modeling, good communication, and cooperation between teachers and parents. The character values instilled include discipline, honesty, responsibility, politeness, and religious attitudes. The findings indicate that teachers’ ethics and character have a very important influence on the character development of early childhood children.
Optimalisasi Kompetensi Profesional Guru Melalui Satrategi 3M dan Time Buffer di  SD N 066053 Akasia Silalahi; Winda Lasmita Tambunan; Nadia Apulisa Sukatendel; Kristian Timothy Purba; Muhammad Rafly Huzein Lubis; Michael Yudha Pratama
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi profesional guru di SD Negeri 066053 serta merumuskan solusi inovatif berupa "Strategi 3M dan Time Buffer" guna meningkatkan efektivitas manajemen kelas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian yang memadai, namun masih menghadapi kendala dalam mengelola gangguan kelas yang tidak terduga. Implementasi "Strategi 3M dan Time Buffer" yang mencakup prosedur Mengalihkan, Mencatat, Menindaklanjuti, pemanfaatan waktu cadangan (time buffer), serta kode kelas "Fokus!" terbukti mampu meminimalkan waktu yang terbuang akibat gangguan, menjaga ketuntasan materi, serta mengurangi beban psikologis guru. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan ilmu pendidikan dasar melalui model manajemen waktu yang praktis, adaptif, dan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif.
Integrasi Fungsi Manajemen POAC dan Sistem Kotak Saran Partisipatif dalam Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Sekolah di SDN 101768 Tembung Michael Yudha Pratama; Aman Simaremare; Agustina Mandala Putri Br Sinulingga; Nurmala Dalimunthe; Saffana Mufida Nasution; Shyfa Ezra Azzahra Harahap
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen sekolah yang efektif merupakan prasyarat utama dalam mewujudkan mutu pendidikan dasar yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) di SDN 101768 Tembung dan mengkaji relevansi integrasi sistem kotak saran partisipatif sebagai mekanisme umpan balik yang menguatkan setiap fungsi manajemen tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif pasif dan wawancara mendalam terhadap guru kelas V-B. Data dianalisis secara tematik dengan menghubungkan temuan lapangan pada kerangka teori POAC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat fungsi manajemen telah diterapkan dengan cukup baik, meskipun masih memerlukan penyempurnaan terutama pada aspek fleksibilitas perencanaan dan mekanisme evaluasi yang sistematis. Sistem kotak saran partisipatif diidentifikasi sebagai instrumen potensial yang dapat memperkuat alur komunikasi antara warga sekolah dengan pengelola dalam setiap tahapan POAC. Integrasi ini diprediksi mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan daya tanggap sekolah terhadap kebutuhan riil peserta didik. Implikasi penelitian ini mendorong satuan pendidikan untuk mengembangkan kanal partisipasi yang terstruktur sebagai bagian integral dari sistem manajemen sekolah berbasis komunitas.
Implementasi Kode Etik Guru dalam Pembentukaan Karakter Peserta Didik di SD Tegal Sari Tasya Marbun; Asti Adelin Sihombing; Rani Mustika Pondang Saragih; Sovy Hayrany Daulay; Benny Adiman Habeahan; Michael Yudha Pratama; Aman Simaremare
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi kode etik guru dalam membentuk karakter peserta didik di SD Tegal Sari melalui metode studi literatur. Kode etik guru merupakan pedoman moral dan profesional yang menjadi landasan perilaku guru dalam menjalankan tugas pendidikan. Penelitian ini menganalisis 20 referensi terpilih yang terdiri dari 10 jurnal nasional Indonesia dan 10 buku berbahasa Indonesia untuk mengidentifikasi peran kode etik guru dalam pembentukan karakter peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kode etik guru memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap pembentukan karakter peserta didik. Guru yang menerapkan kode etik dengan konsisten mampu menjadi teladan bagi siswa dalam menanamkan nilai-nilai disiplin, jujur, tanggung jawab, sopan santun, dan saling menghargai. Faktor pendukung implementasi kode etik meliputi komitmen guru, dukungan sekolah, dan kerja sama orang tua, sedangkan faktor penghambatnya meliputi pengaruh negatif media sosial, perbedaan karakter siswa, dan kurangnya perhatian orang tua. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program pembinaan etika profesi guru secara berkelanjutan sebagai upaya sistematis dalam membentuk karakter peserta didik yang berkualitas
Peran Lingkungan Masyarakat dalam Mendukung Pendidikan Seumur Hidup pada Anak Berbasis Digital “Studi pada Anak di Lingkungan Jl. Perhubungan Tembung, Kabupaten Deli Serdang” Angel Kristina panggabean; Ayu Mora Simarmata; Elisabeth Manurung; Estefanie Lamtiur Gultom; Grace Zippora Sembiring; Kasihati Buulolo; Mardiyah Balqis Ritonga; Nursita Win Tambah; Sani Susanti; Michael Yudha Pratama
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran lingkungan masyarakat dalam mendukung pendidikan seumur hidup pada anak berbasis digital. Penelitian ini dilakukan di lingkungan Jl. Perhubungan Tembung, Kabupaten Deli Serdang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dengan melakukan pengamatan langsung terhadap aktivitas belajar anak-anak di lingkungan masyarakat. Subjek penelitian berjumlah sekitar 20 anak sekolah dasar dari tingkatan kelas yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak lebih tertarik memanfaatkan internet sebagai sumber belajar melalui perangkat digital seperti telepon genggam. Selain itu, beberapa orang tua juga memberikan pengawasan dan bimbingan ketika anak menggunakan perangkat digital untuk belajar. Dengan demikian, lingkungan masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung pemanfaatan teknologi digital secara positif sebagai sarana pendidikan seumur hidup bagi anak
Peran Guru dalam Pengelolaan Kelas dan Inovasi Pamakvis untuk Mengatasi Keberagaman Karakter Siswa di Sekolah Dasar Syalwa Arba; Mutiarani Rahma Lubis; Nurlaila Hayati Nasution; Fadillah Nur Helmi; Michael Yudha Pratama; Aman Simaremare
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam pengelolaan kelas sebagai bagian dari manajemen pendidikan di sekolah dasar serta mengusulkan inovasi berupa PAMAKVIS (Papan Manajemen Kelas Visual) sebagai solusi terhadap permasalahan keberagaman karakter siswa yang ditemukan di lapangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara semi-terstruktur kepada guru kelas IV di SDN 064976, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menjalankan pengelolaan kelas dengan baik melalui penetapan tata tertib partisipatif, penggunaan metode diskusi kelompok dan tanya jawab, serta pendekatan individual dalam menangani siswa. Tantangan utama yang dihadapi adalah keberagaman karakter siswa yang sangat beragam. Sebagai solusi, diusulkan inovasi PAMAKVIS yang mengintegrasikan empat komponen: Kartu Peran Siswa (KARIS), Papan Poin Kelompok (PAPIK), Peta Rotasi Tempat Duduk (PETA-RO), dan Papan Kesepakatan Kelas (PAKELAS). PAMAKVIS dirancang bersifat inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan dengan biaya terjangkau (Rp 50.000–150.000), sehingga layak dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif inovasi pengelolaan kelas.
ANALISIS MOTIVASI DAN KESADARAN BELAJAR WARGA BELAJAR DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN MASYARAKAT DI PKBM TAMAN BELAJAR MASYARAKAT Anisa Nur Baidah Ginting; Salwa Zahra; Sasta Glovia Talenta Purba; Elizon Nainggolan; Michael Yudha Pratama
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Januari 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i1.7592

Abstract

. This study aims to analyze the motivation and learning awareness of learners at the Community Learning Center (PKBM) Taman Belajar Masyarakat (Community Learning Center), Jl. Pukas Raya No. 36, Bandar Klippa Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency, from the perspective of the Community Education Philosophy. The study used a descriptive qualitative approach, collecting data through observation, interviews with administrators, tutors, and learners, and photographic documentation. The results indicate that the motivation and learning awareness of learners are diverse and partly low, especially among participants who participate in the program solely to obtain a diploma. Learners with intrinsic motivation are more active and consistent, while the role of tutors through a personal approach and interactive learning methods has proven significant in increasing participation and learning awareness. These findings confirm that the success of learning in PKBM is influenced by the synergy between learners' internal motivation, tutor support, and a conducive learning environment, in line with the principles of empowerment and independence in the community education philosophy.
Karakter dan Moral Warga Belajar dalam Pendidikan Nonformal: Analisis Perilaku SiswaPaket A, B, dan C di PKBM Kreatif dari Perspektif Filsafat Pendidikan Masyarakat Evika Kartika Sari Lawolo; Nova Novita siregar; Serina Betharia Silaban; Citra Nanda Purba; Elizon Nainggolan; Michael Yudha Pratama
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Januari 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i1.7634

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis karakter dan moral warga belajar pada program Paket A, B, dan C di PKBM Kreatif dengan menggunakan perspektif filsafat pendidikan masyarakat. Fokus kajian adalah nilai, sikap, perilaku, serta perubahan moral peserta didik dalam proses pembelajaran nonformal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan tutor PKBM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik memiliki sopan santun yang tinggi, kerja sama yang baik, dan penghargaan terhadap tutor meskipun terdapat perbedaan usia. Perbedaan karakter juga terlihat pada masing-masing paket, dipengaruhi oleh usia, tanggung jawab pekerjaan, serta pengalaman putus sekolah. Lingkungan keluarga dan pergaulan terbukti berpengaruh kuat terhadap sikap moral warga belajar, terutama bagi mereka yang kurang mendapatkan kesempatan bersosialisasi. PKBM berupaya menanamkan karakter dan moral melalui keteladanan, motivasi, pembiasaan, kegiatan sosial, dan pembelajaran kolaboratif. Tantangan terbesar adalah keterbatasan waktu belajar serta beragamnya latar belakang peserta didik, termasuk keberadaan anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menegaskan peran PKBM sebagai ruang pendidikan masyarakat yang humanis dan transformatif dalam membentuk karakter warga belajar.
Co-Authors Adam Elvano Tambunan Agustina Mandala Putri Br Sinulingga Akasia Silalahi Alfi Syahry Aman Simaremare Aman Simaremre Andini Khairiyah Marpaung Angel Kristina Panggabean Anisa Nur Baidah Ginting Anisya Anugrah Setiawan Arin Meira Sembiring Asti Adelin Sihombing Aulia Syafitri Ayu Mora Simarmata Benny Adiman Habeahan Bunga Sinaga Christiana Junita Panjaitan Citra Nanda Purba Corry Devina Simbolon Dedek Fadila Tri Julianta Tarigan Devi Kristina Br Situmorang Dian Flora Gultom Dinnda Venintha Pandia Dwi Yulianti Sitompul Elisabeth Manurung Elizon Nainggolan Enjelina Hutagalung Estefanie Lamtiur Gultom Ester Piani Telaumbanua Evika Kartika Sari Lawolo Fadillah Nur Helmi Fanny Putri Febry Yanti Br Ginting S Fulka Al Uways Nasution Grace Zippora Sembiring Happy Satjaniarti Sihotang juwita Novelina Br Tarigan Juwita Surbakti Kasihati Buulolo Kristian Timothy Purba Lara Sungam Br Ginting Latifa Arminati Latifah Zahra Liza Azzahrah M Rifai Harahap Magdalena Munthe Maharani Cheche Kiranti Marcella Pebrina Br Tarigan Mardiyah Balqis Ritonga Margareta Sibuea Maria Euagglion Apriliasi Purba Mas Iren Niat Anjelina Zebua Mita Aulia Muhammad Rafly Huzein Lubis Mutiara Seven Manalu Mutiarani Rahma Lubis Nada Nisrina Nadia Apulisa Sukatendel Nadia Sabrina Natalia Dela Br Simamora Nazwa Alya Fasya Nidia Margaret Sihaloho Nova Novita Siregar Nurhudayah Muharayu Nurlaila Hayati Nasution Nurmala Dalimunthe Nursita Win Tambah Nuryanti Sitanggang Pritti sinta sihte Putri Revalina Simanullang Putri Tresia Sibuarian Rachel Viktoria Waruwu Rani Mustika Pondang Saragih Regina Br Sinulingga Regina Melviani Br Sebayang Rinci Dian Putriwan Gea Riski Heri Munthe Rista Dwi Putri Mahulae Roito Elya Lumban Batu Saffana Mufida Nasution Salwa Zahra Sani Susanti Sanni Sirait Sartania Aritonang Sasta Glovia Talenta Purba Serina Betharia Silaban Shyfa Ezra Azzahra Harahap Sitti Subaedah Sovy Hayrany Daulay Syabrina Diwani Syalwa Arba Tasya Enjelina Waruwu Tasya Marbun Tiara Akta Maipia Wantika Sari Winda Lasmita Tambunan Yulia Rahmah Rambe