Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Kontribusi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Dalam Mendukung Pendidikan Sepanjang Hayat Bagi Masyarakat Sani Susanti; Michael Yudha Pratama; Rinci Dian Putriwan Gea; Pritti sinta sihte; Sanni Sirait; Happy Satjaniarti Sihotang
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara peran PKBM Rumah dengan pendidikan seumur hidup masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tutor serta peserta didik program Paket C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran PKBM Rumah Kita berkontribusi dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat putus sekolah melalui program kesetaraan. Sistem pembelajaran yang fleksibel memungkinkan peserta didik tetap bekerja sambil belajar, sehingga meningkatkan partisipasi belajar. Selain itu, program pemberdayaan masyarakat yang diselenggarakan mampu meningkatkan keterampilan dan kemandirian peserta didik. Hasil wawancara juga menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar dan kepercayaan diri peserta didik setelah mengikuti program di PKBM. Dengan demikian, semakin optimal peran PKBM, maka semakin besar dukungannya terhadap terwujudnya pendidikan seumur hidup. PKBM Rumah Kita berperan dalam memperluas akses pendidikan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
PEMBINAAN SIKAP DISIPLIN ANAK MELALUI PEMBIASAAN KEGIATAN SEHARI HARI DALAM PRESPEKTIF PENDIDIKAN SEPANJANG HAYAT : STUDI KUALITATIF DI PANTI ASUHAN Sani Susanti; Michael Yudha Pratama; Dedek Fadila Tri Julianta Tarigan; Adam Elvano Tambunan; Ester Piani Telaumbanua; Lara Sungam Br Ginting; Maharani Cheche Kiranti; Nazwa Alya Fasya; Mutiara Seven Manalu; Marcella Pebrina Br Tarigan; Fanny Putri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the development of children’s discipline through habituation of daily activities at the Olivia Zerlinda Orphanage Foundation. This research employed a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving orphanage administrators and children as participants. The data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that discipline is fostered through structured and scheduled daily activities such as group learning, religious practices, and environmental maintenance. Furthermore, the assignment of responsibilities and the role of caregivers as mentors and role models strengthen the formation of disciplined behavior. Children who consistently participate in these activities demonstrate more orderly behavior, greater adherence to rules, and better time management. Therefore, continuous and consistent habituation of daily activities is proven effective in developing discipline among children and supporting character education within the orphanage environment.
Analisis Dampak Kebiasaan Begadang Terhadap Kosentrasi Belajar Mahasiswa Kos di Universitas Negeri Medan Sani Susanti; Michael Yudha Pratama; Natalia Dela Br Simamora; Mas Iren Niat Anjelina Zebua; Christiana Junita Panjaitan; Febry Yanti Br Ginting S; Liza Azzahrah
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kebiasaan begadang terhadap konsentrasi belajar mahasiswa kos di sekitar Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak tiga mahasiswa kos, yaitu mahasiswa Jurusan Biologi, Kimia, dan Sastra Indonesia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden memiliki kebiasaan begadang yang disebabkan oleh tugas kuliah, persiapan presentasi, tugas kelompok, serta penggunaan HP dan media sosial pada malam hari. Kebiasaan begadang menyebabkan mahasiswa mengalami kelelahan, mengantuk saat perkuliahan, kurang fokus, dan kesulitan memahami materi pembelajaran. Selain itu, mahasiswa juga melakukan beberapa upaya untuk mengurangi kebiasaan begadang, seperti mencicil tugas lebih awal dan mengurangi penggunaan HP pada malam hari. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kebiasaan begadang memiliki dampak negatif terhadap konsentrasi belajar mahasiswa kos selama mengikuti perkuliahan.
Penerapan Kode Etik dan Profesionalisme Guru di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 33 Tasya Enjelina Waruwu; Sartania Aritonang; Juwita Surbakti; Aman Simaremare; Michael Yudha Pratama
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kode etik dan profesionalisme guru di TK ABA 33 dalam proses pembelajaran. Guru memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif serta menjadi teladan bagi peserta didik melalui sikap, perilaku, dan tanggung jawab profesional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah salah satu guru di TK ABA 33. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di TK ABA 33 telah berupaya menerapkan kode etik dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Penerapan tersebut terlihat dari kemampuan guru menjaga sikap dan ucapan, memberikan penilaian secara adil, menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan peserta didik, serta melakukan evaluasi diri terhadap proses pembelajaran. Selain itu, kerja sama antarguru juga menjadi faktor pendukung dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme guru. Meskipun demikian, pengembangan kompetensi dan evaluasi secara berkelanjutan masih perlu dilakukan agar kualitas pendidikan menjadi lebih optimal
Analisis Sarana dan Prasarana dalam Mendukung Proses Pembelajaran Anak Usia Dini di TK ABA 10 Aulia Syafitri; Dwi Yulianti Sitompul; Magdalena Munthe; Yulia Rahmah Rambe; Aman Simaremare; Michael Yudha Pratama
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi sarana dan prasarana di TK ABA 10 serta dampaknya terhadap proses pembelajaran anak usia dini. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas pembelajaran di TK ABA 10 masih terbatas, terutama pada ketersediaan media teknologi, alat permainan edukatif (APE), ruang kelas, area bermain, dan bahan literasi anak. Keterbatasan tersebut memengaruhi fokus anak selama pembelajaran, terutama ketika kegiatan berlangsung secara monoton dan kurang melibatkan media konkret. Guru mengatasi kondisi tersebut melalui pemanfaatan bahan alam, seperti daun kering, ranting, batu kerikil, dan biji-bijian sebagai media pembelajaran alternatif. Strategi ini membantu meningkatkan keterlibatan anak, mengurangi kejenuhan, dan mendukung kegiatan bermain sambil belajar. Penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana PAUD perlu dilakukan secara bertahap, kreatif, dan sesuai kebutuhan perkembangan anak
Implementasi Profesionalisme Guru dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di SD Pelangi Medan Corry Devina Simbolon; Aman Simaremare; Michael Yudha Pratama; Putri Revalina Simanullang; Tiara Akta Maipia; Nadia Sabrina
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profesionalisme guru merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan proses pembelajaran dan peningkatan prestasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui upaya guru dalam meningkatkan profesionalisme di sekolah, (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi profesionalisme guru dalam proses pembelajaran, dan (3) mengetahui pengaruh profesionalisme guru terhadap peningkatan prestasi siswa di SD Pelangi Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru kelas IA SD Pelangi Medan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di SD Pelangi Medan telah melakukan berbagai upaya peningkatan profesionalisme, meliputi: pengembangan kompetensi pedagogik melalui penyusunan perangkat pembelajaran yang terstruktur, penerapan metode pembelajaran inovatif, serta peningkatan kompetensi profesional melalui program pelatihan dan musyawarah guru mata pelajaran. Faktor-faktor yang mempengaruhi profesionalisme guru mencakup motivasi internal guru, dukungan kepala sekolah, ketersediaan sarana prasarana, dan keterlibatan orang tua. Penelitian ini menegaskan bahwa profesionalisme guru berkorelasi positif terhadap peningkatan prestasi akademik dan non-akademik siswa. Novelty penelitian ini terletak pada konteks sekolah dasar swasta di wilayah urban Medan dengan karakteristik sosial-demografis yang khas, yang belum banyak dikaji dalam penelitian sebelumnya.
Penerapan Kode Etik Sebagai Upaya Meningkatkan Profesionalisme Guru PAUD di TK ABA 19 Mandala Medan Devi Kristina Br Situmorang; Rachel Viktoria Waruwu; juwita Novelina Br Tarigan; Aman Simaremare; Michael Yudha Pratama
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana penerapan kode etik guru dapat membantu meningkatkan profesionalisme guru di TK ABA 19. Penelitian ini mengadopsi metode kualitatif deskriptif dan mengumpulkan data dengan cara mengamati, melakukan wawancara, dan mengumpulkan dokumen.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di TK ABA 19 telah menerapkan kode etik guru dengan baik. Hal ini terlihat dari sikap disiplin, tanggung jawab, cara berbicara yang sopan, serta kemampuan menjaga hubungan profesional dengan siswa, rekan kerja, dan orang tua. Selain itu, para guru juga berusaha untuk meningkatkan profesionalisme mereka dengan bekerja sama satu sama lain, mengikuti pelatihan, dan menyiapkan alat pembelajaran sebelum mereka mengajar.  Namun, masih ada masalah dalam proses belajar, yaitu guru kadang-kadang lebih banyak membantu satu anak, sehingga perhatian kepada siswa yang lain menjadi tidak merata. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan kode etik guru sangat berhubungan dengan peningkatan profesionalisme guru. Hal ini membantu dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman, disiplin, dan baik bagi perkembangan anak usia dini.
Strategi Implementasi Kode Etik Profesi Guru di SD HKBP Maranatha Nidia Margaret Sihaloho; Putri Tresia Sibuarian; Andini Khairiyah Marpaung; Nuryanti Sitanggang; Wantika Sari; Michael Yudha Pratama
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengimplementasian kode etik profesi guru di SD HKBP Maranatha, kendala yang dihadapi, serta solusi dalam meningkatkan profesionalisme guru. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah SD HKBP Maranatha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kode etik profesi guru dilakukan melalui sosialisasi rutin dalam rapat, pengawasan kedisiplinan guru, pembinaan terhadap pelanggaran, keteladanan kepala sekolah, serta pemberian apresiasi kepada guru yang disiplin. Kendala yang ditemukan antara lain masih adanya guru yang kurang konsisten dalam menerapkan disiplin dan kode etik profesi. Solusi yang dilakukan sekolah yaitu pendekatan personal, pemberian teguran, surat peringatan, serta evaluasi berkala. Dengan demikian, implementasi kode etik profesi guru berkontribusi positif terhadap peningkatan profesionalisme guru dan terciptanya lingkungan belajar yang kondusif.
Implementasi Kode Etik Guru dalam Proses Pembelajaran di Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Syabrina Diwani; Regina Br Sinulingga; Enjelina Hutagalung; Rista Dwi Putri Mahulae; Aman Simaremre; Michael Yudha Pratama
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kode etik guru merupakan seperangkat prinsip moral dan pedoman profesional yang mengatur perilaku pendidik dalam menjalankan tugasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kode etik guru dalam kegiatan belajar mengajar di satuan PAUD, dengan fokus pada sikap profesional, interaksi sosial, dan komitmen terhadap tugas. Menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, penelitian ini melibatkan seorang guru di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 33 Medan sebagai informan penelitian. Hasil menunjukkan bahwa implementasi kode etik guru telah berjalan dengan baik, tercermin dari sikap guru yang disiplin, bertanggung jawab, dan profesional dalam berinteraksi dengan peserta didik, sesama guru, maupun orang tua. Tantangan yang ditemukan adalah menjaga ketertiban kelas secara menyeluruh. Disimpulkan bahwa penerapan kode etik guru secara konsisten berkontribusi signifikan dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif bagi perkembangan anak usia dini.
Analisis Peran Etika Profesi Guru Dalam Pembentukan Karakter Moral Siswa di SDS HKBP Maranatha Medan Dian Flora Gultom; Margareta Sibuea; Alfi Syahry; Riski Heri Munthe; Bunga Sinaga; Michael Yudha Pratama
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran etika profesi kependidikan sebagai keteladanan guru dalam membangun karakter moral siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru kelas VI dan siswa kelas VI di SDS HKBP Maranatha Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika profesi kependidikan dipahami guru sebagai sikap profesional yang diwujudkan melalui kedisiplinan, tanggung jawab, sopan santun, konsistensi tindakan, serta kemampuan mengendalikan emosi dalam situasi sulit. Keteladanan guru terlihat dalam cara berbicara, memperlakukan siswa, dan menjaga batas profesional tanpa menghilangkan kedekatan dengan peserta didik. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa sikap guru yang disiplin, jujur, dan menghargai orang lain memberi pengaruh positif terhadap pembentukan karakter moral siswa, terutama dalam aspek sopan santun, rasa hormat, dan kepatuhan terhadap aturan sekolah. Meski terdapat hambatan seperti kelas yang kurang kondusif dan kelelahan emosional guru, penerapan etika profesi tetap menjadi faktor penting dalam mendukung pembentukan karakter siswa.
Co-Authors Adam Elvano Tambunan Agustina Mandala Putri Br Sinulingga Akasia Silalahi Alfi Syahry Aman Simaremare Aman Simaremre Andini Khairiyah Marpaung Angel Kristina Panggabean Anisa Nur Baidah Ginting Anisya Anugrah Setiawan Arin Meira Sembiring Asti Adelin Sihombing Aulia Syafitri Ayu Mora Simarmata Benny Adiman Habeahan Bunga Sinaga Christiana Junita Panjaitan Citra Nanda Purba Corry Devina Simbolon Dedek Fadila Tri Julianta Tarigan Devi Kristina Br Situmorang Dian Flora Gultom Dinnda Venintha Pandia Dwi Yulianti Sitompul Elisabeth Manurung Elizon Nainggolan Enjelina Hutagalung Estefanie Lamtiur Gultom Ester Piani Telaumbanua Evika Kartika Sari Lawolo Fadillah Nur Helmi Fanny Putri Febry Yanti Br Ginting S Fulka Al Uways Nasution Grace Zippora Sembiring Happy Satjaniarti Sihotang juwita Novelina Br Tarigan Juwita Surbakti Kasihati Buulolo Kristian Timothy Purba Lara Sungam Br Ginting Latifa Arminati Latifah Zahra Liza Azzahrah M Rifai Harahap Magdalena Munthe Maharani Cheche Kiranti Marcella Pebrina Br Tarigan Mardiyah Balqis Ritonga Margareta Sibuea Maria Euagglion Apriliasi Purba Mas Iren Niat Anjelina Zebua Mita Aulia Muhammad Rafly Huzein Lubis Mutiara Seven Manalu Mutiarani Rahma Lubis Nada Nisrina Nadia Apulisa Sukatendel Nadia Sabrina Natalia Dela Br Simamora Nazwa Alya Fasya Nidia Margaret Sihaloho Nova Novita Siregar Nurhudayah Muharayu Nurlaila Hayati Nasution Nurmala Dalimunthe Nursita Win Tambah Nuryanti Sitanggang Pritti sinta sihte Putri Revalina Simanullang Putri Tresia Sibuarian Rachel Viktoria Waruwu Rani Mustika Pondang Saragih Regina Br Sinulingga Regina Melviani Br Sebayang Rinci Dian Putriwan Gea Riski Heri Munthe Rista Dwi Putri Mahulae Roito Elya Lumban Batu Saffana Mufida Nasution Salwa Zahra Sani Susanti Sanni Sirait Sartania Aritonang Sasta Glovia Talenta Purba Serina Betharia Silaban Shyfa Ezra Azzahra Harahap Sitti Subaedah Sovy Hayrany Daulay Syabrina Diwani Syalwa Arba Tasya Enjelina Waruwu Tasya Marbun Tiara Akta Maipia Wantika Sari Winda Lasmita Tambunan Yulia Rahmah Rambe