p-Index From 2021 - 2026
8.349
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Analisis: Jurnal Studi Keislaman Suhuf TARBAWI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Manajemen Pendidikan Al-Ibrah : Jurnal Pendidikan dan Keilmuan Islam Al Ishlah Jurnal Pendidikan QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran qolamuna : Jurnal studi islam al-Afkar, Journal For Islamic Studies Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Jurnal Penelitian Medan Agama Tribakti: jurnal pemikiran keIslaman EduReligia : Jurnal Pendidikan Agama Islam Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Jurnal PTK dan Pendidikan Jurnal PAI Raden Fatah Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Research and Thought on Islamic Education (JRTIE) Paedagogie: Jurnal Pendidikan dan studi ISlam EDUKASI Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam JoEMS : Journal of Education and Management Studies JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education Edukasi Edu Aksara : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan IERA, Islamic Education and Research Academy E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman Ngaji Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Sumbula : Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Urwatul Wutsqo : Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Bhakti: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Moral Mahasiswa dalam Menyikapi Ketidakjujuran Akademik Analisis Emile Durkheim Damayanti, Titik; Huda, Mochammad Fatkur; Sari, Tiya Nur Indah; PS, Alaika M. Bagus Kurnia
Jurnal Edu Aksara Vol 1 No 2 (2022): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.7545895

Abstract

Pada penelitian ini mahasiswa sebagai objek, dikarenakan menegakkan kaidah moralitas dalam ruanglingkup mahasiswa sangat diperlukan untuk kesenjangan akademik menjadi lebih baik lagi. Dengan diketahuinya moralitas yang ada, akan membuat para akademisi untuk mengkaji ulang sampai sejauh mana pola pendidikan ini diterapkan. Jika kurang baik akan direvisi kembali, jika sudah baik akan lebih ditingkatkan lagi. Dengan menggunakan teknik analisis teori dari Emile Durkheim dan metode pengambilan data dengan menyebarkan formulir online ke setiap pengguna sosial media dengan harapan sudah mencakup batasan batasan yang ditentukan pada pengambilan data. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini, bahwa masih ada banyak mahasiswa yang menegakkan kaidah moralitas akademis dengan bertindak jujur dan adil dalam setiap urusan akademik. Masih ada juga mahasiswa yang belum sepenuhnya menerapkan kaidah moralitas namun tidak banyak.
Peran Tasawuf Kebangsaan dalam Menumbuhkan Nasionalisme dan Harmoni Sosial (Telaah Atas Pemikiran Tasawuf Kebangsaan KH. Achmad Shiddiq dan Habib Luthfi bin Yahya) Muvid, Muhamad Basyrul; Wahyudi, Mukhammad; Bagus Kurnia PS, Alaika M.
EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 14 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54180/elbanat.2024.14.2.346-368

Abstract

The dichotomy between national identity and religious values often appears to operate separately. However, the integration of spirituality into national life is crucial for sustaining peace, unity, and prosperity. This study examines how the concepts of tasawuf kebangsaan (national Sufism) as advocated by Kyai Achmad Siddiq and Habib Lutfi bin Yahya contribute to developing patriotism through educational paradigms in the face of rapid modernization. Using a qualitative methodology with a literature-based approach, this research explores books, journals, and primary sources authored by both figures. The data analysis employs interpretative and comparative techniques to distill their philosophies into actionable models for cultivating nationalism through religious principles. The findings reveal that the national Sufism introduced by these scholars promotes tolerance, social harmony, and collective unity. Their teachings highlight the importance of balancing spiritual devotion with social responsibility, emphasizing love for one's country as an expression of faith. This approach integrates humanistic Sufi principles into education, guiding society to respect diversity while working together toward national progress. The study concludes that this model offers a viable framework for modern civic education, countering materialism and individualism through ethical and spiritual enrichment
Called Al-Qur’an Digital Perspective; Answer To Raising Hoax In Era Of Disruption Savhira D.L., Risma; Alaika, Alaika M. Bagus Kurnia PS; Firdaus, Dhomirotul
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 31 No. 2 (2020): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman
Publisher : Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v31i2.1063

Abstract

Disruption provides a myriad of benefits to people's lives. However, on the other hand it cannot be denied that the era of disruption has brought quite dangerous obstacles. Due to the lack of a person's moral standing in responding to the era of disruption, resulting in various problems arise. One of the big problems born in the era of disruption is the phenomenon of hoaxes. Hoax is triggered by a lack of attention to ethics in communicating with high social media user numbers. The use of this research writing method takes the form of a conceptual framework and is qualitative in nature. Some literature and observations taken from several media issues related to hoax news as data retrieval, and using a phenomenological analysis approach. This paper produces a digital piety concept that can be implemented through tabayyun attitude Qs review. al-H{ujura>t verses 6-8, politeness in language review Qs. T{aha> verse 44, and local wisdom in the language review Qs. al-Hujurat verse 12 obtained from the study of the contents of the Qur'an.
The Role of Islamic Religious Education Teachers in Advocating for Muslim Minority Students in Denpasar, Bali Muthohharoh, Nur Millah; PS, Alaika M. Bagus Kurnia; Putri, Andini Riswanda; Mubaddilah, Ari Fika; Muvid, Muhamad Basyrul
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 16 No. 1 (2024): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v16i1.4113

Abstract

The role of the teacher as an educator is not only to transfer knowledge to the perpetrators of Islamic education in Denpasar, Bali. They also need to strengthen religion in the aspect of Aqeedah. Because the weakness in practicing and familiarizing with religious practices is considerably less, this study aims to explain how PAI teachers do PAI services in the school setting of Denpasar State Senior High School / Vocational School. This research took four schools as the objects of research. Therefore, this research results from the implication that the teachers are doing service defensively. They give enriching, strengthening, and practicing Aqeedah knowledge to the students (male or female) in Denpasar State High School/Vocational School, Bali. In the presence of strengthening, besides maintaining quantity volume, the quality volume also delivers good impacts when someone has already graduated from an education unit.
MEMBEDAH PEMIKIRAN IKHWAN AL-SAFA TENTANG SINERGI SAINS DAN AGAMA Ivani, Muhammad; PS, Alaika M. Bagus Kurnia
AL - IBRAH Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pandangan dunia modern, sains selalu terpisah dengan agama. Sains merupakan ilmu yang bersifat ilmiah, sementara agama bersifat non-ilmiah berasal dariTuhan. Sains dapat di cari keberadaan nya dengan cara sebuah penelitian terhadap sesuatu. Sementara agama sudah tercantum dalam suatu rangkaian tulisan yaitu kitab suci yang memuat firman-firman Tuhan. Dari sini terjadilah pengecualian dengan pemisahan antara sains dengan agama. Penelitian ini menjelaskan tentang hubungan antara ilmu pengetahuan atau sains dengan agama menurut sebuah kelompok filosof di daerah Timur yakni Ikhwan al-Safa. Dalam pemikiran Ikhwan al-SafaSains dan agama adalahdua aspek Ketuhanan yang memiliki kesamaan dalam tujuan tertinggi yaitu Tuhan yang Maha Esa.
Called Al-Qur’an Digital Perspective; Answer To Raising Hoax In Era Of Disruption Savhira D.L., Risma; Alaika, Alaika M. Bagus Kurnia PS; Firdaus, Dhomirotul
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 31 No. 2 (2020): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman
Publisher : Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v31i2.1063

Abstract

Disruption provides a myriad of benefits to people's lives. However, on the other hand it cannot be denied that the era of disruption has brought quite dangerous obstacles. Due to the lack of a person's moral standing in responding to the era of disruption, resulting in various problems arise. One of the big problems born in the era of disruption is the phenomenon of hoaxes. Hoax is triggered by a lack of attention to ethics in communicating with high social media user numbers. The use of this research writing method takes the form of a conceptual framework and is qualitative in nature. Some literature and observations taken from several media issues related to hoax news as data retrieval, and using a phenomenological analysis approach. This paper produces a digital piety concept that can be implemented through tabayyun attitude Qs review. al-H{ujura>t verses 6-8, politeness in language review Qs. T{aha> verse 44, and local wisdom in the language review Qs. al-Hujurat verse 12 obtained from the study of the contents of the Qur'an.
Analisis Kurikulum Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Kelas X Pada Madrasah Aliyah Dwi Pratama, M.Yogy Qorri; Fachruddin, Moh. Annas; HS, M. Luthfi; PS, Alaika M Bagus Kurnia
Jurnal Penelitian Medan Agama MEDAN AGAMA, VOL. 14, NO. 2, DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58836/jpma.v14i2.14167

Abstract

Mata pelajaran aqidah akhlak di Madrasah Aliyah adalah salah satu mata pelajaran yang mempelajari tentang aspek-aspek aqidah akhlak dengan menunjukkan tanda-tanda perilaku kehidupan sehari-sehari baik individu maupun sosial. Dalam pembelajaran aqidah akhlak pastinya terdapat banyak tantangan dan hambatan dalam mengimplementasikan kompetensi pengetahuan baik sikap dan keterampilan. Pada hasil pembelajaran aqidah akhlak siswa kelas X pastinya sangat beragam dan tidak selalu memuaskan. Ada siswa yang hasil belajar aqidah akhlaknya tinggi, ada yang sedang dan ada juga beberapa dari mereka yang hasil belajarnya rendah. Tentu banyak faktor yang mempengaruhi hasil dari proses pembelajaran tersebut tentunya yaitu pentingnya yaitu Guru dalam menganalisis suatu metode pembelajaran yang harus digunakan dalam setiap mata pelajaran. Penyesuian metode sangat penting dalam sebuah interaksi antara Guru dengan siswa agar dapat meningkatkan hasil pembelajaran yang lebih efektif serta meningkatkan hasil dari pembelajaran tersebut. Jika metode pembelajaran sudah diterapkan maka faktor implementasi sosial yang juga sangat penting terhadap penerapan dari hasil pembelajaran yaitu dari pihak individu serta tentunya juga dipengaruhi oleh faktor internal seperti motivasi belajar. Pelajaran aqidah bukan hanya sekedar sebuah pembelajaran akan tetapi juga bagaimana Guru dapat membentuk karakter siswa baik itu di dalam lingkungan sekolah maupun di lingkungan luar sekolah seperti kepada keluarga, masyarakat dan teman-teman mereka
Implementasi Strategi Inkuiri Posesif Sebagai Aktualisasi Pembelajaran Aktif (Active Learning) Pada Materi Sejarah Kebudayaan Islam Di MTSn 2 Sidoarjo PS, Alaika M. Bagus Kurnia; Larasati, Dinda Kenanga; Effanda, Bagus Raditya; Antikah, Dia Antikah
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 9 No. 01 (2024): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jtw.v9i01.13269

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan dari Implementasi Strategi Inkuiri sebagai Aktualisasi Pembelajaran Aktif (Active Learning) Pada Materi “SKI”di MTsN 2 Sidoarjo Pada Siswa Kelas 7-D. Dalam menerapkan strategi inkuiri, yakni pembelajaran tidak hanya berpusat pada guru saja, melainkan juga berpusat pada siswa. Dengan demikian, siswa dapat melatih kemampuannya untuk berfikir secara kritis dalam memecahkan suatu masalah, sehingga dapat terjadi proses pembelajaran yang aktif (active learning). Hal ini dapat terjadi jika terdapat sebuah komunikasi atau kerjasama dua arah, yakni guru dan siswa. Penelitian ini memakai sumber data yang berasal dari hasil observasi atau pengamatan dan library research. Dalam hal ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kualittaif deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasannya strategi inkuiri dapat diterapkan secara baik dengan memperoleh sebuah pembelajaran yang aktif jika sang guru sebelum memulai pembelajaran menyiapkan alat peraga untuk menghindari kebosanan siswa, karena pada umumnya materi SKI hanya disampaikan dengan metode ceramah. Dan siswa pun siap dalam menerima materi yang disampaikan oleh guru. Dalam proses pembelajaran SKI tersebut, guru membuat permainan dengan tanya jawab agar siswa tidak bosan, permainan tersebut melatih konsentrasi siswa, serta hasil dari proses tersebut membuat siswa semangat.
Tadarruj dan Tikrar Terhadap Evaluasi Pembelajaran Tartil al-Qur'an Dalam Perspektif Kitab Muqaddimah Ibn Khaldun PS , Alaika M Bagus Kurnia; Aliah , Nelud Darajaatul
Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman Vol. 7 No. 1 (2021): March 2021
Publisher : LPPPM STAI Darul Hikmah Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35309/alinsyiroh.v7i1.185

Abstract

This study aims to examine more deeply the evaluation of the ideal tartil al-Quran learning in Ibn Khaldun's view. This study uses a qualitative descriptive method using a phenomenological approach. The data collection techniques use observation data, interviews and related references. The data analysis technique also uses four stages, namely data reduction, data classification by structuring several points of analysis related to the conclusion of the analysis. As for the results of this study, (1) only some teachers implemented the tikrar concept. (2) Whereas the tadarruj at Khadijah Middle School was well systematic
Deradicalization of Religion Through Aswaja Course at Lamongan Islamic University PS , Alaika M Bagus Kurnia; Ridho , Muh. Makhrus Ali; Bachri , Affan
Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman Vol. 8 No. 1 (2022): March 2022
Publisher : LPPPM STAI Darul Hikmah Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35309/alinsyiroh.v8i1.207

Abstract

One of the phenomena that occur in this contemporary era is that the teachings of radicalism are increasingly rising amid the dynamics of people's lives. Some even think that cases of radicalism in Indonesia are getting chronic and have entered the red category or are very dangerous. It is very important to act to deradicalize, the deradicalization process needs a Religion and Ideology approach. Lamongan Islamic University strives to take preventive steps or can be called anticipating and breaking deviant religious understandings (radical understanding). Among these preventive steps are having a vision and mission of having faith and practicing the treatise of Islamiyah Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah and requiring all students to take Aswaja courses. Some of the main steps are making the Aswaja course a radical bulwark, understanding more deeply the basics of Aswaja amaliyah and practicing it consistently, conveying the main Aswaja which is a firqoh or group of survivors (al-Firqah al-Najiyah), paying attention to the continuation of the scientific sanad that Aswaja has until Rasulullah Muhammad SAW, then students are equipped with Aswaja values, namely tawassuth (moderate), tasamuh (tolerant), tawazun (balanced) and I’tidal (fair).
Co-Authors 'Izzah, Nur ‘Izzah Maulidiya Abdurrohman Wahid Ach Dicky Dzulkarnain Achmad Yulianto Widodo Affan Bachri Affandi, Nur Ihsan Afwa Elfira Zulfa Ahmad Yukha Dalhari Akrima Wachidah Wachidah Alauddin, Muhammad Badat Aliah , Nelud Darajaatul Alisha Azfa Elvirda Zuhri Amalia Nur Fadilla Amelia Khoirunisa Amelia Khoirunisa Ana Aliyatul Farodisah Andini Riswanda Putri Anggraeni, Arista Anis Humaidi, Anis Anisah Kholifatul Wafiah Antikah, Dia Antikah Anugerah Ilma Dinilillahi Ari Fika Mubaddilah Ariska Maghfiroh Aryani, Nur Rachma Assalami, M. Ihlal Fauqi Azzahrah, Ardaniyatus Bachri , Affan Bambang Gunawan Bidayatul Hubbil Iffah Dahlia, Dahlia Damayanti Sholikhah Damayanti, Titik Daniel Happy Putra Dewi Zulaicho Dian, Dian Astria Puspa Ningrum Dwi Pratama, M.Yogy Qorri Effanda, Bagus Raditya Eko Budi Santoso Ermawan, Bintang Erviana Iradah Ulya Fachruddin, Moh. Annas Fahmi Suryo Suryo Firdaus, Dhomirotul Firmansyah Firmansyah Gaung Perwira Yustika Hamzawi, Mohammad Adib Hariyanto, Ahmad Hayaa, Ata Badrul Hilyah Ashoumi Hisyam Muhammad Fiqyh Aladdiin HS, M. Luthfi Huda, Mochammad Fatkur Husnul Khotimah Ilham Aly Ardhana Ilmi Zahrotin Faidzullah Al Hamidy Ilmiyah, Lailatul Imam Fawaid Indah Fitriya Ivani, Muhammad Julio, Fary Achmad Khodijah, Unziya Khoirunisa, Amelia Khuluq, M Khusnul Kurniawan, Moch Rizqi Bagus Laelatun Naajichiyyah Lailatul Fitria Fitria Lailatul Ilmiyah Larasati, Dinda Kenanga Lestari, Risma Savhira Dwi Lidwan, Nanang Lilis Syifa’yah M. Aliyul Wafa M. Dhiyaulhaq Alfarihi M. Dhiyaulhaq Alfarihi M. Reza Pahlevi M. Wafiyul Ahdi Mafazah, Naili Mafazah Mafazah, Naili Mafazah Miftahul Jannah Jannah Miladi Aini Zahra Moch Jamilul Latif Moch Jamilul Latif Moch Wahyu Qodarullah Mochamad Abdul Ghofur MOCHAMAD Abdul Ghofur, MOCHAMAD Abdul Moh. Faizin Mohammad Baharuddin Mubaddilah, Ari Fika Muh. Makhrus Ali Ridho Muhamad Basyrul Muvid Muhamad Basyrul Muvid Muhamad Iqbal Nashrullah Muhammad Akbar Khan Muhammad Fairuz nasrullah Muhammad Fairuz nasrullah Muhammad Iqbal Nashrullah Muhammad Ivani Muhammad Shodiq Muhammad Shodiq Muhammad Shodiq, Muhammad Munasofah Muntafi’ah, Mas Umi Musbichin Musbichin Muthohharoh, Nur Millah Muvid, Muhamad Basyrul Muvid, Muhamad Basyrul Muvid Nelud Darajaatul Aliah Nia Novita Sari Nur Hikmah Balighah Hikmah Nur Ihsan Affandi Nur Millah Muthohharoh Nur Rachma Aryani Nurul Hidayati Pramarine Nevyasandi Putri, Andini Riswanda Qurrota Aa'yuni Ridho , Muh. Makhrus Ali Rinta Rizkiyah Rizkiyah Risma Savhira D. L. Risma Savhira D. L. Risma Savhira Dwi Lestari Rohmah, Dwi Erlindatur Saihul Atho Alaul Huda Sari, Fitri Ullynda Sari, Tiya Nur Indah Savhira D.L., Risma Selvia Armianda Septian Ragil Anandita Siahul Atho Alaul Huda Singgih Shodiqin Singgih Shodiqin Shodiqin Sonia, Sonia Rahmawati Suryo, Fahmi Suryo SUTIKNO Sutikno Sutikno Sutikno, Sutikno Sutikno Syarifah Nahdliyah Syofiatul Hasanah Toha Makhsun Umi Muntafi’ah Ummu Sa’diyah Usman Yudi Wahid, Abdurrohman Wahyudi, Mukhammad Werdini, Yoessy Etna Wiwin Luqna Hunaida Yustika, Gaung Perwira Yustika, Gaung Perwira Yusuf, M Asror