cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 22,841 Documents
Dinamika Psikologis pada Individu dengan Ragam Gender: Studi Fenomenologis di Sulawesi Selatan Cahyaningrum, Kartika; Widyastuti, Widyastuti; Gangka, Nur Arrad Tenri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Keberagaman gender merupakan fenomena yang semakin diakui dalam kajian psikologi kontemporer, namun pemahaman mendalam tentang dinamika psikologis yang dialami individu dengan ragam gender masih terbatas, terutama dalam konteks Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami dinamika psikologis yang dialami oleh individu dengan ragam gender dalam konteks budaya Sulawesi Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis, melibatkan 12 partisipan yang mengidentifikasi diri dalam spektrum ragam gender, berusia 20-45 tahun, dan berdomisili di Sulawesi Selatan minimal 5 tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipan, dan catatan reflektif, kemudian dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil: Analisis mengidentifikasi empat tema superordinat: (1) perjalanan menuju self-discovery dan penerimaan identitas yang melibatkan fase-fase eksplorasi, konflik internal, dan eventual acceptance; (2) kompleksitas kognitif-emosional yang mencakup ambivalensi, cognitive dissonance, dan proses rekonstruksi self-concept; (3) pengembangan strategi adaptasi yang meliputi pencarian dukungan sosial, selective disclosure, dan advokasi; serta (4) navigasi ruang sosial-relasional dalam konteks budaya yang masih menekankan binaritas gender. Kesimpulan: Temuan menunjukkan bahwa individu dengan ragam gender mengalami dinamika psikologis yang kompleks dan multidimensional, yang dipengaruhi oleh interaksi antara faktor internal (kognitif, emosional) dan eksternal (sosial, budaya). Hasil penelitian memberikan implikasi penting bagi pengembangan layanan kesehatan mental yang affirmative, culturally sensitive, dan berbasis bukti untuk populasi ini di Indonesia.
Relevansi Paradigma Post-Positivisme dalam Konteks Pendidikan Islam Rahma, Ainun; Melviana, Melviana; Nurhayati, Nurhayati; Latjuba, Mizan Sul Amalia; Sofiah, Revatus; Fauzia, Fauzia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu Pengetahuan yang semakin mengalami perkembangan di era modern tidaklah luput dari pengaruh paradigma post-positivisme, yang merupakan bentuk kritikan dari paradigma sebelumnya, yakni paradigma positivisme, disebabkan karena keterbatasan paradigma positivisme yang terlalu menekankan objektivitas dan empirisme, sehingga mengabaikan nilai-nilai spiritual serta dimensi kemanusiaan dalam pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan menjelaskan relevansi paradigma post-positivisme dalam konteks pendidikan Islam, dengan penyajian yang lebih komprehensif dan kontekstual terhadap realitas sosial. Metode yang digunakan ialah jenis penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif melalui studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber ilmiah terkait teori dan praktik pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma post-positivisme memiliki relevansi dalam konteks Pendidikan Islam, paradigm Post-Positivisme mampu mendorong integrasi antara ilmu agama dan ilmu umum, serta memperkuat peran guru sebagai fasilitator reflektif dalam membentuk karakter peserta didik yang ilmiah, kritis, dan berakhlak. Kesimpulannya, paradigma post-positivisme relevan sebagai dasar filosofis bagi pengembangan pendidikan Islam yang seimbang antara aspek rasional, moral, dan spiritual.
Peran Institusi Keilmuan dalam Pembentukan Peradaban Islam Masa Dinasti Ayyubiyah di Mesir Prasetiyo, Annisa Eka Putri; Manurung, Faisal Amri; Sarif, Kamaluddin Alfatih; Kandedes, Iin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menelusuri peran lembaga keilmuan dalam membangun peradaban Islam pada masa Dinasti Ayyubiyah di Mesir. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, data diperoleh melalui kajian kritis terhadap dokumen sejarah, literatur klasik, dan jurnal ilmiah terkait pendidikan Islam. Hasil penelitian mengungkap bahwa madrasah berfungsi sebagai instrumen ideologis, sosial, dan epistemik dalam memperkuat identitas Sunni serta menjaga stabilitas sosial-politik. Kajian ini menegaskan relevansi teori institusionalisme dan memberikan refleksi praktis bagi penguatan pendidikan Islam modern yang berakar pada nilai historis, serta mendorong eksplorasi sumber primer di masa mendatang.
Peran Gen Z dalam Menjaga Identitas Budaya di Era Digital Jolivina, Josephine; Tumanggor, Raja Oloan; Surjana, Cindy Aurielle; Tania, Sherline; Wijaya, Kimberly; Valencia, Mudita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i3.32888

Abstract

Perkembangan globalisasi dan kemajuan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), membawa dampak signifikan terhadap identitas budaya, terutama bagi generasi muda sebagai penerus bangsa. Identitas budaya mencerminkan jati diri suatu kelompok melalui nilai, tradisi, bahasa, seni, dan praktik sosial, yang berperan dalam membentuk pola pikir dan perilaku individu. Namun, arus modernisasi dan paparan budaya asing menyebabkan sebagian generasi muda menilai budaya lokal kurang relevan dan lebih tertarik pada budaya global. Fenomena ini menimbulkan risiko berkurangnya kepedulian terhadap pelestarian warisan budaya. Pada sisi lain, AI memiliki potensi untuk mendukung pelestarian budaya melalui digitalisasi, dokumentasi, interpretasi, serta penyebaran informasi budaya secara luas. Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk menganalisis peran kritis generasi muda dalam menjaga identitas budaya di era kecerdasan buatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa generasi muda tidak hanya berperan sebagai konsumen budaya digital, tetapi juga sebagai produsen konten budaya lokal yang mampu merepresentasikan nilai-nilai tradisi dengan cara yang relevan dengan kehidupan modern. Penggunaan AI secara etis dan kritis dapat meningkatkan literasi digital generasi muda sekaligus memperkuat kesadaran mereka terhadap pentingnya pelestarian budaya. Oleh karena itu, keseimbangan antara inovasi teknologi dan pemeliharaan budaya menjadi kunci agar identitas budaya tetap terjaga bagi generasi mendatang. Penelitian ini menegaskan bahwa peran aktif generasi muda dalam konteks digital sangat penting untuk keberlanjutan warisan budaya Indonesia.
Strategi Bisnis PT. Sianok Indah Holiday Cabang Bukittinggi dalam Melakukan Rekrutmen Jamaah Ervina, Ervina; Dewi, Yenti Astarie
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini didasarkan pada beberapa masalah yang dihadapi PT. Sianok Indah Holiday Cabang Bukittinggi, salah satunya adalah keterbatasan strategi bisnis yang belum optimal dalam rekrutmen jamaah. Hambatan dan kesulitan dalam menghadapi preferensi calon jamaah dan persaingan yang ketat Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi PT. Sianok Indah Holiday Cabang Bukittinggi dalam menarik calon pelanggan serta masalah yang dihadapi oleh PT. Sianok Indah Holiday Cabang Bukittinggi dalam menarik calon pelanggan. Metode analisis yang digunakan termasuk data deskriptif kuantitatif dan informasi yang berkaitan dengan strategi perusahaan untuk merekrut jamaah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi bisnis adalah rencana atau pendekatan yang digunakan oleh sebuah perusahaan untuk mencapai tujuan jangka panjang dan bertahan dalam persaingan di pasar. Dalam penelitian ini, PT. Sianok Indah Holiday Cabang Bukittinggi menggunakan strategi bisnis yang dikenal sebagai "5 Pasti Umrah", yang memberikan jaminan kepada calon jamaah mengenai perjalanan, jadwal, penerbangan, hotel, dan visa. Dalam proses rekrutmen jamaah, mereka diwajibkan untuk Tantangan yang dihadapi termasuk keterbatasan staf, persaingan harga yang ketat dengan agen lain, dan instruksi pelanggan yang lebih menyukai harga murah daripada kualitas. PT. Sianok Indah Holiday fokus pada kualitas layanan dan klien puas . Perusahaan menyediakan staf berbahasa Arab untuk menangani masalah seperti kesulitan bahasa, dan prosedur yang ketat yang digunakan untuk mengatur keberangkatan jamaah. Selain itu, perusahaan selalu memeriksa dan menangani keluhan pelanggan secara menyeluruh untuk memastikan bahwa kualitas layanan tetap terjaga.
Integrasi Ilmu dan Agama: Telaah Ruang Lingkup Filsafat Ilmu dalam Perspektif Pendidikan Islam Pohan, Selamat; Mustofa, Ali; Mayasari, Tri Endi; Siregar, Laila Armila; Nasution, Habib Anshori
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinamika zaman modern yang ditandai dengan dikotomi ilmu pengetahuan dan agama menimbulkan krisis multidimensi, termasuk dalam dunia pendidikan. Pendidikan Islam dituntut untuk merespons hal ini dengan menawarkan paradigma integratif. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep integrasi ilmu dan agama melalui pendekatan filsafat ilmu dan merelevansikannya dengan ruang lingkup Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan filosofis-analitis. Data dikumpulkan dari literatur primer dan sekunder terkait filsafat ilmu, integrasi ilmu-agama, dan pendidikan Islam, kemudian dianalisis secara kritis untuk membangun argumentasi. Filsafat ilmu, dengan ruang lingkupnya yang membahas ontologi, epistemologi, dan aksiologi, memberikan kerangka teoretis yang kokoh untuk integrasi. Ontologi integratif melihat realitas sebagai kesatuan yang bersumber dari Allah SWT (Tauhid). Epistemologi integratif menyatukan wahyu, akal, dan indera sebagai sumber ilmu yang sahih. Aksiologi integratif menempatkan ilmu sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memakmurkan bumi (khalifah). Dalam perspektif Pendidikan Islam, integrasi ini diwujudkan dalam bentuk kurikulum yang menyatukan ilmu-ilmu naqliyah dan aqliyah, serta pendekatan pembelajaran yang menekankan pada penanaman nilai. Integrasi ilmu dan agama bukan hanya mungkin, tetapi merupakan suatu keniscayaan dalam bangunan Pendidikan Islam. Filsafat ilmu berperan sebagai pisau bedah yang mengonstruksi landasan ontologis, epistemologis, dan aksiologis bagi terwujudnya pendidikan yang holistik dan bermakna, yang melahirkan insan ulul albab yang utuh.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Quizwhizzer untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa dalam Materi Beriman Kepada Allah SWT kelas VII Marwah, Siti; Jasiah, Jasiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menganalisis efektivitas media pembelajaran berbasis Quizwhizzer dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Beriman kepada Allah SWT pada kelas VII MTs Raudhatul Jannah. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pada tahap analisis ditemukan bahwa siswa kurang antusias dalam pembelajaran konvensional sehingga diperlukan media interaktif yang mampu meningkatkan motivasi belajar. Media Quizwhizzer dikembangkan melalui validasi ahli materi, media, dan bahasa hingga dinyatakan layak digunakan. Implementasi dilakukan kepada 24 siswa dan memperoleh respon sangat positif dengan persentase rata-rata 96,5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Quizwhizzer mampu meningkatkan partisipasi, motivasi, dan pemahaman siswa terhadap materi ajar. Temuan ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang menyatakan bahwa media berbasis permainan edukatif efektif dalam meningkatkan hasil belajar. Dengan demikian, Quizwhizzer layak digunakan sebagai media evaluasi inovatif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Pelestarian dan Pemanfaatan Cagar Budaya Rumah Tuo Rantau Panjang sebagai Media Pembelajaran Sejarah Lokal Nurlidianti, Nurlidianti; Saputra, Muhammad Adi; Purnomo, Budi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui sejarah terbentuknya Cagar Budaya Rumah Tuo Desa Rantau Panjang, nilai filosofis yang terkandung di dalamnya, serta pemanfaatannya sebagai sumber belajar sejarah lokal di SMA Negeri 6 Merangin. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara dan observasi di Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Tuo merupakan peninggalan abad ke-14 yang mencerminkan arsitektur tradisional dan identitas Suku Batin. Rumah ini mengandung nilai-nilai moral dan filosofis seperti gotong royong, kesantunan, serta penghormatan terhadap sesepuh. Selain berfungsi sebagai lembaga adat dan pusat pendidikan kearifan lokal, Rumah Tuo juga dimanfaatkan sebagai media pembelajaran sejarah yang efektif dalam menumbuhkan minat, pemahaman, dan kesadaran budaya siswa. Dengan demikian, Rumah Tuo memiliki peran penting dalam pelestarian nilai budaya serta penguatan identitas daerah bagi generasi muda.
Efektivitas Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Siswa Alfarisy, Ahhmad Kharis; Suriyana, Suriyana; Fitriana, Ika Sari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah efektifitas pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatuf deskriptif. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMPI Nurul Yaqien Ar Rahbini Kubu Raya semester genap tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 13 peserta didik. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dan observasi. Soal tes yang digunakan yaitu 4 butir soal esay yang menguji kemampuan pemecahan masalah siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data maka dapat disimpulkan bahwa pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa SMPI Nurul Yaqien Ar Rahbini Kubu Raya efektif karena ada tiga kriteria efektif tersebut terpenuhi, terbukti dari presentase tiap kritertia yaitu: 1) Peningkatan atau N-gain berada pada kriteria sedang, dari uji N-gain peserta didik rata-rata yang didapatkan adalah 0,70 berada pada kriteria sedang. 2) Presentase Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) lebih dari 80% yaitu 92% atau 12 orang dari 13 peserta didik nilai Posstest nya memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimum dengan nilai ≥=70. 3) Hasil obsevarsi pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan RME terlaksana dengan baik, dengan rata-rata keterlaksanaan sintaks sebesar 80% yang termasuk dalam kategori “baik”.
Analisis Kemampuan Penalaran Induktif Siswa Kelas VII dalam Menyelesaikan Soal Cerita Bilangan Bulat di MTs Habib Sholeh Kubu Raya Ridwan, Muhammad; Nurdiana, Riyanti; Fitriana, Ika Sari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran induktif siswa kelas VII dalam menyelesaikan soal cerita bilangan bulat di MTs Habib Sholeh Kubu Raya. Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis secara mendalam bagaimana siswa mengumpulkan informasi, menemukan pola, dan menarik kesimpulan atau hipotesis berdasarkan data yang diperoleh dari soal cerita matematika. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita secara logis, serta kurangnya soal-soal yang menstimulasi penalaran induktif dalam proses pembelajaran di kelas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa kelas VII, yang dikelompokkan ke dalam tiga kategori kemampuan berdasarkan skor tes dan hasil wawancara, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Instrumen penelitian berupa tiga soal cerita bilangan bulat yang disusun berdasarkan indikator penalaran induktif: (1) mengumpulkan data (data gathering), (2) menemukan pola (finding pattern), dan (3) menarik hipotesis (hypothesis generation). Validasi terhadap instrumen dilakukan dengan indeks Aiken, yang menunjukkan bahwa seluruh instrumen berada dalam kategori valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan tinggi (27%) dapat menjalankan semua tahapan penalaran induktif dengan tepat. Mereka mampu mengidentifikasi informasi penting dari soal, menemukan pola secara konsisten, dan menyusun hipotesis secara logis serta sesuai dengan data yang diperoleh. Dalam wawancara, siswa dalam kategori ini mampu menjelaskan proses berpikir mereka secara reflektif dan runtut. Sementara itu, siswa dengan kemampuan sedang (60%) umumnya mampu menyelesaikan soal dengan benar, namun masih terdapat ketidaktepatan dan ketidaklengkapan dalam menyajikan data maupun dalam menarik kesimpulan. Mereka cenderung memahami maksud soal, tetapi kesulitan menuliskan proses secara lengkap dan logis. Sedangkan siswa dengan kemampuan rendah (13%) mengalami hambatan signifikan sejak tahap awal, seperti dalam memahami maksud soal, mencatat informasi yang relevan, hingga menyusun pola dan hipotesis. Menariknya, beberapa dari mereka memberikan jawaban yang benar, tetapi berdasarkan dugaan atau keberuntungan, bukan dari proses penalaran yang terstruktur. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa kemampuan penalaran induktif siswa dalam menyelesaikan soal cerita bilangan bulat masih sangat bervariasi. Mayoritas siswa belum mampu mengaitkan informasi secara utuh dan logis untuk menyusun solusi yang tepat. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi pembelajaran yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan induktif siswa secara bertahap. Saran praktis diberikan kepada siswa agar lebih aktif dalam melatih kemampuan berpikir logis melalui soal cerita yang menantang. Guru juga diharapkan menyusun soal yang sesuai dengan indikator penalaran induktif dan mendorong siswa untuk mengeksplorasi pola serta menarik kesimpulan sendiri. Penelitian ini juga membuka peluang bagi penelitian selanjutnya untuk mengkaji faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi kemampuan penalaran induktif, seperti gaya belajar, motivasi, dan kecerdasan emosional.