cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,560 Documents
Pelatihan Pengembangan Materi dan Metodologi Pembelajaran pada Guru SMP Negeri 22 Kota Jambi Saharudin; Harsyah, Ahmad Syauqi; Putri, Regita Riani; Rozali, Muhamad
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.8617

Abstract

Keterampilan mendesain, memilih, menggunakan metode mengajar serta mengembangkan bahan ajar yang tepat merupakan suatu bentuk keterampilan yang sangat dibutuhkan oleh setiap guru. Materi pembelajaran yang baik dipadu dengan metode mengajar yang tepat merupakan suatu keahlian dan kecakapan yang harus dimiliki oleh setiap guru Sekolah Menengah Pertama. Tujuan pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan tentang bagaimana memilih dan menentukan metode  mengajar, mengadaptasi, dan membuat materi ajar dengan menggunakan sumber belajar yang tersedia di lingkungan dengan berpedoman pada kurikulum yang digunakan disekolah. Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kemampuan guru SMP untuk dapat secara terampil dalam memilih, mengadaptasi, dan membuat materi ajar dan metode yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Kegiatan pelatihan ini diharapakan mampu memberikan manfaat kepada guru berupa kemampuan mendisain dan mengembangkan materi ajar serta menggunakan metode pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa di SMP dengan berdasar pada Kurikulum yang digunakan disekolah masing masing.Kegiatan Pelatihan metode pembelajaran ini sangat erat kaitannya dengan kegitan keseharian guru sebagai pengajar dan fasilitator pada kegiatan proses pembelajaran di SMP. Selain keterkaitan tugas, kegiatan ini juga sangat erat hubungannya dengan analisis Kurikulum Pendidikan Sekolah Menengah Pertama, kegiatan MGMP, dan kegiatan pengayaan kemampuan dan keterampilan guru lainnya. Pelatihan ini telah dilaksanakan dengan baik dengan hasil yang sangat memuaskan. Tanggapan yang sangat positif dari komisi dewan guru dengan harapan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di SMP Negeri 22 dengan materi yang juga dapat memberikan pelatihan bagaimana menindak lanjuti hasil pelatihan dengan berupa pelaksanaan tindakan kelas.  Pada pelatihan ini, telah dilatih 27 orang guru dengan latar belakang bidang studi yang berbeda, seperti Pendidikan IPS, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Fisika, Biologi, Bimbingan Konseling, dan Sejarah
Pelatihan Penerapan Model Pembelajaran Saintifik di Pondok Pesantren Al-Rusydiny Kecamatan Jeromaru Kabupaten Lombok Timur Sumardi, Lalu; Zubair, Muh.; Alqadri, Bagdawansyah; Sawaludin; Hudori, Ahmad; M. Alhadika
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.8669

Abstract

In learning, the quality of the process is a concern for every teacher because the learning process determines learning outcomes. There are four competencies that must be possessed by teachers to be able to create a quality learning process, namely: content competence, pedagogic competence, social competence, and personality competence. This training aims to improve the pedagogical competence of teachers at PONPES Al-Rusydiny in applying learning models based on a scientific approach. The methods used in this training activity are lectures, brainstorming, discussions, and context analysis. To determine the impact of the training on teachers' understanding, measurements were taken using an online test based on Google Forms. Meanwhile, to determine the quality of the process, observation and interview techniques were used. Based on the test, it is known that their understanding of scientific learning models has increased. From the pretest, it is known that 12.5% of teachers have the wrong understanding of scientific learning models. As for the posttest, 100% of the teachers understood it well. Based on observation and interview techniques, it is known that the activities carried out are fun, interactive, and easy to follow. So, it can be concluded that the training conducted was able to improve the understanding of teachers at PONPES Al-Rusydiny about scientific learning models.
PEMANFAATAN LIMBAH AYAM POTONG MENJADI PUPUK ORGANIK BERKUALITAS DAN BERNILAI EKONOMIS DI DESA KARANGAN, KECAMATAN BARENG, KABUPATEN JOMBANG Purwadi, Purwadi; Hidayat, Ramdan; Purnomo Edi Sasongko
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.8671

Abstract

Geographically, the Bareng District area, Jombang Regency is located at 50 East Longitude and 70 South Latitude with an area of more than 6,422 ha with 3,192 ha of rice fields, 2,243 ha of dry land and 237 ha of community forest with great potential for the development of agricultural industries based on food and horticultural commodities. The livelihoods of the people of Karangan Village largely rely on produce from gardens and agricultural labor. There are several chicken cages in the Bareng District area with a volume of chicken manure waste of approximately 6 tons per day. On the other hand, chicken manure waste can be recycled as manure and charcoal products as well as chicken manure waste ash which have sales value and have the potential to be managed in small and medium scale enterprises (UKM) "Agro Makmur Lestari" which is quite promising. The objectives of community service activities are: (1) Providing understanding, socialization, and assistance in utilizing abundant broiler chicken manure waste, and (2) Providing a demonstration for making solid organic fertilizer and organic liquid fertilizer (POC) including its application on agricultural land, so that farmers become used to doing it and produce fertilizer continuously. Implementing the activity begins with socialization, making organic fertilizer and Liquid Organic fertilizers (POC) from raw materials from slaughtered chicken manure, packaging, and labeling. The results of this community service are solid organic fertilizer products with a content of N = 2.89%, P = 2.02%, and K = 2.63%. Meanwhile, the content of Liquid Organic Fertilizer (POC) contains N = 3.54%, P = 1,27%, and K = 2.49%. The content of solid and liquid organic fertilizer meets quality organic fertilizer standards. Keywords: POC, chicken manure waste, organic fertilizer
Penyuluhan Tentang Gizi Seimbang Untuk Mencegah Diabetes Melitus Pada Anak Kusmiyati; Rasmi, Dewa Ayu Citra; Sedijani, Prapti; Saputri, Andini
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.8718

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman tentang gizi seimbang untuk mencegah diabetes melitus pada anak. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada tanggal 13 Juli 2024 di SDN 2 Sesela, Gunungsari Lombok Barat. Penyampaian materi dilakukan dengan metode diskusi dan tanya jawab. Untuk mengetahui peningkatan pemahaman tentang gizi seimbang dilakukan pretes dan postes, hasil pretes dan postes dihitung gain ternormalisasi, kemudian dikonsultasikan ke dalam kategori rendah, sedang atau tinggi. Pada waktu pelaksanaan kegiatan, antusias peserta sangat tinggi, terlihat pada saat mengerjakan pretes maupun postes semua peserta didik mengerjakan dengan sungguh-sungguh dan bekerja sendiri-sendiri. Pada waktu penyampaian materi mereka merespon dengan sangat baik. Hasil penghitungan gain ternormalisasi sebesar 0,43 yang berarti pengetahuan peserta tentang gizi seimbang untuk mencegah diabetes melitus meningkat dengan kategori sedang. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah: (1). Pemahaman tentang gizi seimbang untuk mencegah diabetes melitus peserta didik SDN 2 Sesela Lombok Barat meningkat dalam kategori sedang; (2). Menjalankan pedoman makan gizi seimbang dalam isi piringku dan tumpeng gizi seimbang serta sepuluh pesan gizi seimbang, akan menunjang perilaku gizi baik dan perilaku hidup bersih sehat, sehingga dapat mencegah diabetes melitus.
Legalisasi Produk Kopi Mangrove Melalui Pengurusan Izin Edar Pada UMKM Bale Mangrove Alvian, Muhamad Riki; Tantri, Ni Luh Putu Diah; Ilmi, Amalia; Fahreza, Muhammad Naufal Rifa; Aidilla, Inggit Hawa; Afriani, Risca Nur; Arti, Meisya Auliya Nanda; Ismunandar, Adam; Yohana, Sri; Ramadhaniarsyah, Sekar Wahyu; Karyawan, I Dewa Made Alit
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.8762

Abstract

Jerowaru Village, located in the Jerowaru subdistrict of East Lombok, West Nusa Tenggara, is known for its significant blue economy potential, particularly in the sectors of ecotourism and marine products. One of the village’s flagship products is mangrove coffee, a blend of robusta coffee beans and mangrove fruit from Dusun Poton Bako. Although mangrove coffee production began in November 2022, the product faces challenges related to legality and distribution permits, which limit its market reach. To address these issues, the 2024 Community Service Program (KKN PMD) University of Mataram aims to assist MSMEs Bale Mangrove in obtaining distribution permits by applying for a Business Identification Number (NIB) and a Household Industry Food Production Certificate (SPP-IRT). The method used involves supporting MSMEs in the legality process, including stages of planning, implementation of NIB and SPP-IRT creation, and evaluation to meet all licensing requirements. The results of this activity indicate that MSMEs understanding has improved, enabling them to handle the permit process effectively. In conclusion, the assistance provided by KKN PMD students in the licensing process contributes to the efficiency and legality of MSMEs, thereby enhancing the product’s competitiveness in a broader market and ensuring the business's sustainability in the future.
Pelatihan Pembuatan Komposter untuk Penanganan Limbah Hasil Perkebunan di Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah Priyati, Asih; De Side, Gagassage Nanaluih; Sumarsono, Joko; Abdullah, Sirajuddin Haji; Dewi, Endang Purnama; Amaliah, Wenny; Putra, Guyup Mahardhian Dwi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.8817

Abstract

Karang Sidemen Village is one of the villages in North Batukliang Subdistrict, Central Lombok Regency which is adjacent to the forest area and the foot of Mount Rinjani causing adequate water sources with the majority of the population as farmers and planters. The natural conditions and life in Karang Sidemen village which is dominated by agriculture is very supportive of the fulfillment of the needs of cultivation production facilities in the form of compost will be very profitable if it can be provided from the processing of agricultural organic waste. The existence of abundant agricultural waste from various agricultural products has a very good potential to meet the needs of compost that will support the cultivation process, namely to support plant growth. Therefore, one of the alternative solutions that can be offered for handling organic waste in Karang Sidemen Village is by processing waste into compost which can be applied as a soil fertilizer. In this community service activity, training will be conducted on making composter tools for handling organic waste in the Karang Sidemen Village community. The community is given socialization and training on how to make an organic composting device or composter with tools and materials that are easily obtained so that the community is able to make their own composter easily, and can utilize organic waste as soil fertilizer. With this composter making training, it is hoped that the community will find it easier to compost organic materials that are easily obtained in their environment, so as to reduce the hoarding of organic waste generated by the community, and can support the Agrotourism village program to the fullest. In addition, by being able to provide compost independently, the community can further reduce their agricultural production costs so as to increase community welfare and income.
Kontribusi Sosial Pertukaran Mahasiswa Merdeka Inbound Universitas Mataram Angkatan 4 Tentang Penyuluhan Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan di Gili Belek Lombok Timur Hasbi, Nurmi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.8835

Abstract

Social contribution is the sixteenth activity in the entire series of inbound student exchange activities at Mataram University group 13. Social contribution aims to give students experience to chat with students and solve problems in the area. Social contributions are carried out in Gili Belek, East Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province. Social contributions were carried out by 1 Indonesian module lecturer, 1 liaison officer and 23 students. Social contribution activities consist of two activities, namely health education and environmental cleanliness education. The target of social contribution activities is children from early childhood to elementary school in the area. The health education activity began with the team explaining how to maintain personal hygiene, such as bathing twice a day, not using the same towel as other people, washing hands before and after activities and using hand sanitizer. Outreach activities related to efforts to maintain environmental cleanliness are carried out by providing material related to sorting types of organic and inorganic waste, and habits of disposing of waste in its proper place. Social contribution activities are also provided with interesting educational games that impart knowledge to children in the environment. The service team also provided souvenirs to participants in the form of drawing books, drawing pencils, hand sanitizer toothbrushes and six trash cans. Participants participated in this social contribution with enthusiasm and joy. It is hoped that this activity can instill a sense of concern for other independent campus students and a sense of concern for the environment, especially society.
ALKELIN: Pelatihan Pengolahan Sampah Pantai Menjadi Eco-paving dan Eco-brick pada Karang Taruna Tunas Muda, Ampenan Selatan. Hidayanti, Ermia; Lestari, Kurnia; Pratiwi, Sriana; Nurabila, Laylin; Maisaroh, Siti; Priangka, Nabila Aulia
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.8874

Abstract

The Environmental Awareness Action Program (ALKELIN) held at Skip Ampenan Selatan Beach is a training on processing beach waste into eco-paving and eco-bricks for the purpose of developing ecotourism at Skip Ampenan Selatan Beach through empowering Karang Taruna. This program is motivated by the problem of plastic waste piling up at Skip Ampenan Selatan Beach and the lack of knowledge and skills of the community in managing plastic waste and marketing the beach's tourism potential. The ALKELIN program, which was implemented for 3 months, took the form of training for Karang Taruna members on processing plastic waste into economically valuable products such as eco-paving and eco-bricks. Apart from that, the aim of this program is to promote Skip Ampenan Selatan Beach as an environmentally friendly tourist destination. The results of this program show an increase in the knowledge and skills of Karang Taruna members in processing plastic waste and marketing the potential of beach tourism. Apart from that, this program has also produced economically valuable products from plastic waste and increased the number of visitors to Skip Ampenan Selatan Beach. The ALKELIN program shows that community empowerment, especially Karang Taruna, through training and mentoring can be an effective solution for developing ecotourism and overcoming the problem of plastic waste.
Sosialisasi Pembuatan Krupuk Lendong Khas Lombok dari Kulit Sapi di Dusun Montong Belo, Desa Bujak Alyaminy, Ishmah Humaidatul Aminah Zaim; Ihwan, Khaerul; Dwi Kartika Risfianty; Baiq Naili Dewi Atika; Irna Il Sanuriza; Pahmi Husain; Muhammad Shohibul Ihsan; Leny Fitriah; Irfan Jayadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.8917

Abstract

Krupuk kulit sapi merupakan salah satu produk makanan yang ditemukan di Lombok, memiliki rasa yang renyah dan enak. Penggunaan kulit sapi sebagai bahan utama juga sering dikombinasikan dengan rempah-rempah lokal yang khas, memberikan cita rasa unik dan autentik yang sulit ditemukan di produk lainnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah pendampingan dan praktik pembuatan kulit sapi (Lendong) khas Lombok di Dusun Montong Belo, Desa Bujak, Kecamatan Batukliang. Kabupaten Lombok Tengah. Metode kegiatan ini adalah demonstrasi dan pendampingan proses pembuatan krupuk kulit. Langkah-langkah pembuatan krupuk kulit ini antara lain: Pembersihan kulit sapi dari bulu dan kotoran, pemberian rempah-rempah, penjemuran, pemotongan, perendaman menggunakan minyak goring dengan suhu sedang dan penggorengan krupuk. Hasil kegiatan pengabdian ini bahwa sosialisasi pembuatan krupuk kulit (Lendong) khas sasak terlaksana dengan lancar. Proses pembuatan krupuk kulit dilaksanakan dengan 6 tahapan yaitu, pembersihan kulit dari bulu dan kotoran, pemberian rempah-rempah, penjemuran, pemotongan, perendaman menggunakan minyak goreng dengan suhu sedang dan penggorengan krupuk untuk siap disajikan. Peserta pengabdian sangat antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga selesai. Diskusi dan tanya jawab terkait langkah-langkah pembuatan krupuk kulit khas Lombok cukup aktif. Tiap tahapan didemonstrasikan oleh peserta hingga memahami secara seksama tahap pembuatan krupuk.
Optimalisasi pendapatan keluarga melalui ekonomi kreatif pada UKM Tanjung Religius di Desa Kapu , Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat Sulaimiah; Sulhaini; Nururly, Santi; Kususma, Rizaldi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.8931

Abstract

Pengabdian pada masyarakat yang di lakukan pada Usaha kecil mikro seTanjung reiligius desa Kapu , kecamatan Tanjung , Kabupaten Lombok Utara adalah umumnya meningkatkan kemampuan masayarakat mengelola potensi desa yang ada disekitarnya khususnya dari hasil pertanian menjadi kue-kue basah dan kering , dengan berbagaia rasa dan aroma yang menarik at bukan dari kalangan kelas ekonomi bawah tapi juga menargetkan penjualan kearah kaum ekonomi atas sebagai kue-kue atau jajan utama masyarakat dan masyarakat yang di sekitar lokasi pengabdian, bahkan bisa di nikmati kalangan luar atau jauh dari daerah setempat.Mulai dari berproduksi dengan mencari input bahan yang berkualitas, kemudian proses produksi yang di tangani oleh karyawan yang terampil , pengemasan yang menarik .potensi desa dari pertanian sangat besar dan perlu sentuhan yang baik untuk bisa menghasil kualitas produk yang unggul dari pada pesainganya. Pada pengambdian masyarakat ini di berikan penyuluhan tentang produksi dan pengembangan tenaga kerja supaya memliki keterampilan sesuai kebutuhan usaha kecil mikro Tanjung Religius itu sendiri, perlu nya karyawan yang angguh punya jiwa kewirausahaan yang baik, tekun bekerja dan memperhatikan mutu produksi yang di hasilkan.Pemahaman tentang marketing secara lebih baik, membuat kemasan yang menarik, membuat pembukuan yang terperinci. Pelatihan di perlukan untuk menjadikan karyawan lebih terampil dan detil dalam melakukan produksi, mengerti menejemen sumber daya manusia yang baik , marketing yang mumpuni serta pengelolaan keuangan yang memadai, serta melakukan penjualan secara online supaya jangkauan penjualan bisa di lakukan secara lebih luas,, di dalam pelatihan ini di perlukan pendapingan dari tiem pengabdian masayarakat , serta melakukan pendampingan dalam mengikuti pameran-pameran produk yang di lakukan dengan kerja sama dengan intansi terkait.